ForumKristen.com

Iman Kristen => Pendalaman Alkitab => Started by: Ashes to Ashes on July 15, 2018, 12:54:14 PM

Title: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Ashes to Ashes on July 15, 2018, 12:54:14 PM
Wahyu 11:3 Dan Aku akan memberi tugas kepada dua saksi-Ku, supaya mereka bernubuat sambil berkabung, seribu dua ratus enam puluh hari lamanya.
4. Mereka adalah kedua pohon zaitun dan kedua kaki dian YANG BERDIRI DI HADAPAN TUHAN semesta alam.

Pohon zaitun dan kaki dian adalah dua simbol spiritual khas dalam kehidupan bangsa Yahudi sejak jaman Perjanjian Lama sehingga menunjukkan bahwa ke duanya berasal dari bani Israel.

Original Jewish symbol :
(https://israelolivebond.com/wp-content/uploads/2013/09/Lobi4_600x800_4_7_2.jpg)
Sedangkan BERDIRI DI HADAPAN TUHAN berarti pernah berhadapan MUKA DENGAN MUKA dengan Tuhan tetapi tetap hidup dan hanya ada tiga figur spt itu di kolong langit yakni Henoch, Musa dan Elia. Tetapi Henoch itu tidak tergolong bani Israel.

Mengapa Musa dan Elia mengunjungi Yesus Kristus ketika Dia datang melayani manusia sbg Messiah ?
Karena harus ada dua orang saksi akan Yesus Kristus sbg Messiah dan dua orang adalah jumlah minimal yg telah diharuskan Tuhan sbg saksi.
Ulangan 19:15. "Satu orang saksi saja tidak dapat menggugat seseorang mengenai perkara kesalahan apapun atau dosa apapun yang mungkin dilakukannya; baru atas keterangan dua atau tiga orang saksi perkara itu tidak disangsikan.

Jadi kunjungan mereka berdua adalah dalam rangka sbg kesaksian mereka akan Messiah di jaman kesengsaraan besar menggantikan Gereja Tuhan.
(http://www.ellenwhite.info/images/chapt-illus/EW/RH-Transfiguration.jpg)
Musa mewakili Gereja Tuhan yg telah meninggal dunia sejak awal Gereja yg didirikan para Rasul.
Elia mewakili Gereja Tuhan yg masih hidup ketika Yesus Kristus datang utk mengangkat mereka ke surga
bersama kebangkitan orang mati saat Yesus datang membawa Gereja Tuhan ke surga.   

Musa adalah pemimpin besar yang membawa bani Israel keluar dari tanah Mesir yang kejam ke negeri perjanjian melewati banyak peperangan, pemberontakan, kematian (sampar) selama 40 tahun.
Elia adalah penyelamat bangsa tsb. dari krisis moral dan iman yg membawa mereka kembali takut akan Tuhan.

Bukankah Musa telah meninggal dunia ?
Benar dan hanya Tuhan yg tahu dimana kuburannya
Ulangan  5. Lalu matilah Musa, hamba TUHAN itu, di sana di tanah Moab, sesuai dengan Firman Tuhan.
6. Dan dikuburkan-Nyalah dia di suatu lembah di tanah Moab, di tentangan Bet-Peor, dan tidak ada orang yang tahu kuburnya...

Tetapi Tuhan telah menyuruh malaikat Mikhail utk mengambil jenazah tsb. namun dilawan oleh iblis.
Yudas 9 Tetapi penghulu malaikat, Mikhael, ketika dalam suatu perselisihan bertengkar dengan Iblis mengenai mayat Musa, tidak berani menghakimi Iblis itu dengan kata-kata hujatan, tetapi berkata: "Kiranya Tuhan menghardik engkau!" 
Kita melihat bahwa malaikat dan iblis kerap bertempur sebab orang suci dan bangsa2 spt ketika Gabriel membawa pesan kpd Daniel ttg masa depan bani Israel.
Daniel 10:13. Pemimpin kerajaan orang Persia berdiri dua puluh satu hari lamanya menentang aku; tetapi kemudian Mikhael, salah seorang dari pemimpin-pemimpin terkemuka, datang menolong aku

Tentunya Tuhan mengirim Mikhail ke kuburan Musa bukan utk membersihkan rerumputan dan memperpanjang sewa tanah makam tetapi mengambil jenazah tsb. ke surga untuk dibangkitkan kembali untuk pekerjaan Tuhan di akhir zaman.

Yohanes menuliskan dengan jelas bahwa keduanya adalah NABI, yg jelas menunjuk kepada nabi2 PL dan keduanya akan menyiksa semua orang di atas bumi.
Wahyu 11:10 Dan mereka yang diam di atas bumi bergembira dan bersukacita atas mereka itu dan berpesta dan saling mengirim hadiah, karena KEDUA NABI ITU telah merupakan siksaan bagi semua orang yang diam di atas bumi.

Tetapi bahkan setelah mereka dibunuh dan dibangkitkan, umat manusia belum juga bertobat !
Wahyu 9:20 Tetapi manusia lain, yang tidak mati oleh malapetaka itu, tidak juga bertobat dari perbuatan tangan mereka: mereka tidak berhenti menyembah roh-roh jahat dan berhala-berhala dari emas dan perak, dari tembaga, batu dan kayu yang tidak dapat melihat atau mendengar atau berjalan,
21. dan mereka tidak bertobat dari pada pembunuhan, sihir, percabulan dan pencurian.
(https://era-m.us/media/2014/02/berhala.jpeg)
Dengan segala bentuk2 yang didewakan, dewa langit, dewa bumi, dewi welas asih, bunda suci, dewa rejeki, dewa keadilan, keramat2, yang tidak pernah menciptakan langit dan bumi tapi mencuri kemuliaan Tuhan, sehingga ke 2 Saksi Tuhan harus bersaksi dengan kekerasan karena era ROH KUDUS dan Gereja telah selesai.
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Simatupang@123 on July 27, 2018, 09:36:29 AM
Wahyu 11:3 Dan Aku akan memberi tugas kepada dua saksi-Ku, supaya mereka bernubuat sambil berkabung, seribu dua ratus enam puluh hari lamanya.


Salam Sejahtera bagi kita semua.

menurutku topik mengenai 2 Saksi Tuhan ini adalah topik yang sangat bagus sekali.
saya sangat tertarik untuk membahasnya.

perkenankanlah kubagikan apa yang kuketahui mengenai 2 Saksi Allah dalam Kitab Wahyu 11:3 tersebut..

Mari Kita Simak Kembali kata per perkata dan ayat per ayat dalam perikop tersebut:
2. Tetapi kecualikan pelataran Bait Suci yang di sebelah luar, janganlah engkau mengukurnya, karena ia telah diberikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan menginjak-injak Kota Suci empat puluh dua bulan lamanya."

3. Dan Aku akan memberi tugas kepada dua saksi-Ku, supaya mereka bernubuat sambil berkabung, seribu dua ratus enam puluh hari lamanya.

4. Mereka adalah kedua pohon zaitun dan kedua kaki dian yang berdiri di hadapan Tuhan semesta alam.

5. Dan jikalau ada orang yang hendak menyakiti mereka, keluarlah api dari mulut mereka menghanguskan semua musuh mereka. Dan jikalau ada orang yang hendak menyakiti mereka, maka orang itu harus mati secara itu.

6. Mereka mempunyai kuasa menutup langit, supaya jangan turun hujan selama mereka bernubuat; dan mereka mempunyai kuasa atas segala air untuk mengubahnya menjadi darah, dan untuk memukul bumi dengan segala jenis malapetaka, setiap kali mereka menghendakinya.

7. Dan apabila mereka telah menyelesaikan kesaksian mereka, maka binatang yang muncul dari jurang maut, akan memerangi mereka dan mengalahkan serta membunuh mereka.

8. Dan mayat mereka akan terletak di atas jalan raya kota besar, yang secara rohani disebut Sodom dan Mesir, di mana juga Tuhan mereka disalibkan.

9. Dan orang-orang dari segala bangsa dan suku dan bahasa dan kaum, melihat mayat mereka tiga setengah hari lamanya dan orang-orang itu tidak memperbolehkan mayat mereka dikuburkan.

10. Dan mereka yang diam di atas bumi bergembira dan bersukacita atas mereka itu dan berpesta dan saling mengirim hadiah, karena kedua nabi itu telah merupakan siksaan bagi semua orang yang diam di atas bumi.

11. Tiga setengah hari kemudian masuklah roh kehidupan dari Allah ke dalam mereka, sehingga mereka bangkit dan semua orang yang melihat mereka menjadi sangat takut.

mari kita Bahas 2 Saksi Allah tersebut
Jangka waktu yang disebutkan di sini -- "empat puluh dua bulan," dan "seribu dua ratus enam puluh hari" -- adalah sama, yaitu menggambarkan zaman dimana gereja Kristus menderita penindasan. (1260 hari atau 42 bulan boleh kita bahas kapan kapan..  :afro: :afro:)

Mengenai kedua saksi, nabi selanjutnya mengatakan, "Mereka adalah kedua pohon zaitun dan kedua kaki dian yang berdiri di hadapan Tuhan semesta alam." "Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku." (Wahyu 11:4; Maz. 119:105).

Kedua saksi itu melambangkan Alkitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Kedua-duanya adalah saksi penting mengenai asal mula dan kekekalan hukum Allah. Keduanya juga menjadi saksi rencana keselamatan. Lambang-lambang atau contoh-contoh dan nubuatan-nubuatan Alkitab Perjanjian Lama menunjuk kepada Juru Selamat yang akan datang. Buku Injil dan Surat-surat Rasul-rasul Alkitab Perjanjian Baru menerangkan Juru Selamat yang sudah datang dengan cara yang tepat seperti yang dikatakan sebelumnya oleh lambang dan nubuatan.

"Dan jikalau ada orang yang hendak menyakiti mereka, keluarlah api dari mulut mereka menganguskan semua musuh mereka. Dan jikalau ada yang hendak menyakiti mereka, maka orang itu harus mati secara itu." (Wahyu 11:5). Orang-orang yang menginjak-injak Firman Tuhan tidak bisa bebas dari hukuman. Makna dari perkataan yang mengerikan ini dijelaskan dalam pasal penutup buku Wahyu: "Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: 'Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini. Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini." (Wahyu 22:18,19).

bersambung..
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Simatupang@123 on August 01, 2018, 01:00:12 PM
lanjut, 01/8/2018

Begitulah amaran-amaran yang diberikan Allah kepada manusia supaya mereka jangan mengubah dengan cara apapun apa yang telah dinyatakan-Nya atau diperintahkan-Nya. Pernyataan yang sungguh-sungguh ini berlaku bagi semua orang yang oleh pengaruhnya menuntun orang-orang menganggap enteng hukum Allah. Pernyataan ini harus menyebabkan mereka takut dan gemetar, mereka yang dengan lancang menyatakan bahwa adalah masalah kecil bagi kita menuruti atau tidak hukum Allah. Semua yang meninggikan pendapatnya di atas pernyataan ilahi, semua yang mengganti arti jelas Alkitab dan menyesuaikannya kepada kesenangan mereka, atau demi kepentingan penyesuaian dengan dunia ini, sedang mengambil bagi dirinya suatu tanggungjawab yang mengerikan. Firman yang tertulis dan hukum Allah, akan mengukur tabiat setiap orang, dan menghukum semua mereka yang dinyatakan kurang oleh batu ujian yang tak pernah salah ini.

"Kapan mereka harus menyelesaikan (sedang menyelesaikan) kesaksian mereka."
Masa bilamana kedua saksi itu bernubuat sambil berkabung, berakhir pada tahun 1798. Sementara mereka mendekati akhir pekerjaan mereka yang samar-samar, peperangan akan dilancarkan terhadap mereka oleh kuasa yang dilambangkan sebagai "binatang yang muncul dari jurang maut."

Di banyak bangsa di Eropa, kuasa yang memerintah dalam gereja dan negara selama berabad-abad telah dikendalikan oleh Setan,. Tetapi di sini diperlihatkan manifestasi baru kekuasaan Setan.


Telah menjadi peraturan atau kebijakan Roma, dengan pernyataan rasa hormat kepada Alkitab, untuk tetap membuat Alkitab tertutup dalam bahasa yang tidak bisa dimengerti, dan menyembunyikan dari orang-orang. Di bawah pemerintahan Roma saksi-saksi itu bernubuat sambil "berkabung."

Tetapi kuasa lain -- binatang yang muncul dari jurang maut -- bangkit mengadakan serangan terbuka dengan terang-terangan melawan firman Allah.

"Kota besar" yang di jalan-jalannya saksi-saksi itu dibunuh, dan dimana tubuh mereka tergeletak, "adalah Mesir secara rohani."
Perhatikan !!! Dari semua bangsa yang dinyatakan dalam sejarah Alkitab, Mesirlah yang paling berani menyangkal adanya Allah yang hidup, dan menolak perintah-perintah-Nya. Tidak ada raja yang pernah berani secara terbuka menentang dan menghujat kekuasaan Surga selain raja Mesir. Pada waktu pekabaran dibawa oleh Musa kepadanya dalam nama Tuhan, Firaun dengan sombongnya menjawab, "Siapakah Tuhan itu yang harus kudengarkan firman-Nya untuk membiarkan orang Israel pergi. Tidak kenal aku Tuhan itu dan tidak juga aku akan membiarkan orang Israel pergi." (Keluaran 5:2). Inilah ateisme.

Dan bangsa yang dilambangkan oleh Mesir akan mengucapkan penyangkalan yang sama terhadap Allah yang hidup, dan akan menyatakan roh tidak percaya dan pembangkangan yang serupa. "Kota besar" itu juga dibandingkan "secara rohani" dengan Sodom.

Kebejatan Sodom dalam melangggar hukum Allah secara khusus dinyatakan dalam ketidak-bermoralan. Dan dosa ini juga akan menjadi ciri-ciri yang menonjol dari suatu bangsa yang akan menggenapi nubuatan Alkitab.

Kemudian,, sebelum tahun 1798 beberapa kuasa yang berasal dari Setan akan bangkit untuk memerangi Alkitab. Dan di negeri dimana kesaksian kedua saksi-saksi Allah itu harus didiamkan atau dibungkam, akan tampak ateisme Firaun dan kebejatan moral Sodom.



bersambung...
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Simatupang@123 on August 01, 2018, 01:06:40 PM
Nubuatan ini digenapi dengan sangat tepat dan luar biasa di dalam sejarah Perancis. Selama Revolusi pada tahun 1793 "untuk pertama kalinya dunia ini mendengar suatu perkumpulan orang-orang, yang dilahirkan dan dididik dalam peradaban dan menyombongkan hak untuk memerintah salah satu negara Eropa yang terbaik, mengangkat suara mereka untuk menyangkal kebenaran yang paling khidmat yang diterima oleh jiwa manusia, dan menolak dengan suara bulat kepercayaan dan perbaktian keilahian." -- Scott, Sir Walter, "Life of Napoleon Bonaparte," Vol. I, ch. 17 (ed. 1854).

"Perancis adalah satu-satunya bangsa di dunia yang tercatat dalam catatan otentik, yang sebagai satu bangsa mengangkat tangan memberontak melawan Pencipta alam semesta. Banyaklah penghujat-penghujat, orang yang tidak beriman di Inggeris, Jerman, Spanyol dan dimana-mana baik yang sudah ada maupun yang akan terus ada. Tetapi Perancis menduduki tepat tersendiri dalam sejarah dunia sebagai satu-satunya negara yang oleh keputusan Dewan Perwakilan Rakyatnya (Mahkamah Legislatif), menyatakan bahwa tidak ada Allah. Dan untuk ini seluruh penduduk ibukota, dan kebanyakan dimana-mana, baik laki-laki maupun perempuan, menari dan menyanyi dengan bersukacita menyambut keputusan itu." -- Blackwood's Magazine, November 1870.

Prancis juga menunjukkan ciri-ciri khusus Sodom.
Selama Revolusi ditandai dengan kemerosotan dan kebejatan moral yang sama dengan yang membawa kebinasaan bagi kota lembah itu, yaitu Sodom. Dan ahli sejarah menampilkan bersama-sama ateisme dan kemerosotan moral Perancis, sebagaimana diberikan dalam nubuatan: "Yang erat hubungannya dengan hukum-hukum ini yang mempengaruhi agama ialah yang mengurangi eratnya ikatan pernikahan -- yang paling suci dalam ikatan yang bisa di bentuk oleh manusia, dan yang kelanggengannya membentuk konsolidasi masyarakat yang paling kuat -- menjadi sekedar perjanjian sipil yang sifatnya sementara, yang masing-masing pihak dapat meneruskan atau membatalkan sesuka hatinya . . . .

Jikalau Setan sudah menemukan cara yang paling efektif untuk membinasakan apa saja yang patut dihormati dan baik, atau kehidupan rumah tangga tang permanen, dan memastikan diri pada waktu itu juga bahwa kejahatan yang menjadi tujuannya dapat dipertahankan dari generasi ke generasi, maka mereka tidak akan menciptakan rencana lain yang lebih efektif selain dari merusak dan merendahkan nilai-nilai pernikahan. . . . Sophie Arnoult, seorang aktris terkenal untuk hal-hal jenaka, menerangkan pernikahan kenegaraan sebagai "upacara perzinahan." -- Scott, Vol. I, ch. 17.



Bersambung... (Open to Discuss..)
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Wiltu80 on August 01, 2018, 07:57:11 PM
Perihal 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar. Saya mempunyai beberapa pertanyaan.

1. Apakah Henokh dan Elia adalah dua saksi yang dimaksud dalam kitab Wahyu 11:3 karena mereka berdua yang telah naik ke surga beserta tubuhnya ataukah Musa dan Elia yang menjumpai Yesus pada saat Yesus bertransfigurasi di atas gunung.

2. Bila 2 saksi itu Henokh dan Elia. Apakah Henokh dan Elia sudah benar-benar naik ke Surga atau sebenarnya hanya ke tempat penantian saja(pangkuan Abraham) ?

3. Apakah ketika "naik ke Surga" tubuh Henokh dan Elia mengalami kematian atau tubuh mereka bertransformasi menjadi tubuh kemuliaan terlebih dahulu?
Karena manusia sangat terbatas, tidak dapat hidup diluar atmosfer.

4. Bagaimana membedakan kedua saksi Tuhan ini dengan Antikristus dan nabi palsu? karena mereka semua melakukan mukjizat yang dahsyat.

Mohon dijawab
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: HenHen on August 02, 2018, 07:45:43 AM
1. sampai saat ini best guess adalah : Musa dan Elia

2. sudah naik ke sorga, Elia diangkat ke sorga, Musa mayatnya sampai jadi rebutan

3. transformasi jadi tubuh kemuliaan

4. kalo soal ini, buat saya yang penting kita percaya Yesus, fokus kepada Yesus, tak mengapa menikmati mujizatnya asalkan fokus tetap ke Yesus, bukan kepada 2 saksi tersebut
Israel pun menikmati mujizat yang diberikan oleh Musa walaupun Musa sendiri melanggar kekudusan Tuhan
selama kita ada di pihak Yesus, nothing can grab us away
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Simatupang@123 on August 02, 2018, 01:14:32 PM
Perihal 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar. Saya mempunyai beberapa pertanyaan.

1. Apakah Henokh dan Elia adalah dua saksi yang dimaksud dalam kitab Wahyu 11:3 karena mereka berdua yang telah naik ke surga beserta tubuhnya ataukah Musa dan Elia yang menjumpai Yesus pada saat Yesus bertransfigurasi di atas gunung.

2. Bila 2 saksi itu Henokh dan Elia. Apakah Henokh dan Elia sudah benar-benar naik ke Surga atau sebenarnya hanya ke tempat penantian saja(pangkuan Abraham) ?

3. Apakah ketika "naik ke Surga" tubuh Henokh dan Elia mengalami kematian atau tubuh mereka bertransformasi menjadi tubuh kemuliaan terlebih dahulu?
Karena manusia sangat terbatas, tidak dapat hidup diluar atmosfer.

4. Bagaimana membedakan kedua saksi Tuhan ini dengan Antikristus dan nabi palsu? karena mereka semua melakukan mukjizat yang dahsyat.

Mohon dijawab

syalom bro wilthu.. perkenankanlah kutanggapi berdasarkan apa yang kuketahui..

1. Jadi ke 2 saksi Allah tersebut adalah Firman Tuhan yaitu Alkitab Kita Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, Firman itu adalah saksi Allah yang setia di sepanjang jaman yang menuntun manusia kepada Kasih Allah dan Pertobatan.

Perjanjian Lama menunjuk kepada Penebus yang akan datang, dan
Perjanjian Baru mengingatkan kita selalu atas apa yang sudah dilakukan oleh Tuhan kepada manusia.  :afro: :afro:

2. ke dua saksi itu bukanlah Elia, Musa, ataupun Henokh.

3. ketika Naik Kesurga Tubuh Henokh dan Elia sudah di Transformasi terlebih dahulu. (1 Korintus pasal 15)

4. Gampang sekali.. kita dapat melihat ciri cirinya..
ke dua saksi itu Berkabung selama 1260 hari atau 42 bulan. dalam Nubuatan satu hari dihitung satu tahun (bilangan 14:34, Yeh 4:6)

Jadi selama 1260 Tahun kedua saksi itu akan berkabung.
artinya adalah selama 1260 tahun Firman Tuhan itu tidak terbuka untuk umum, namun walaupun berkabung mereka tetap bernubuat dan bersaksi, artinya walaupun Firman itu tertutup secara umum, akan tetap ada saksi saksi Firman itu dalam bernubuat... walaupun tidak terang terangan.. diantaranya adalah orang orang waldensia..

nah menjelang berakhirnya masa 1260 tahun itu ke dua saksi itu akan muncul binatang dari jurang maut untuk memerangi mereka. nubuatan itu digenapi sangat tepat oleh Prancis tahun 1793..

"Perancis adalah satu-satunya bangsa di dunia yang tercatat dalam catatan otentik, yang sebagai satu bangsa mengangkat tangan memberontak melawan Pencipta alam semesta. Banyaklah penghujat-penghujat, orang yang tidak beriman di Inggeris, Jerman, Spanyol dan dimana-mana baik yang sudah ada maupun yang akan terus ada. Tetapi Perancis menduduki tepat tersendiri dalam sejarah dunia sebagai satu-satunya negara yang oleh keputusan Dewan Perwakilan Rakyatnya (Mahkamah Legislatif), menyatakan bahwa tidak ada Allah. Dan untuk ini seluruh penduduk ibukota, dan kebanyakan dimana-mana, baik laki-laki maupun perempuan, menari dan menyanyi dengan bersukacita menyambut keputusan itu." -- Blackwood's Magazine, November 1870.


jadi sangat jelas untuk membedakan 2 saksi Allah dan Anti Kristus.. gampang sekali.
*2 Saksi Allah (Firman Tuhan) berkuasa untuk menerangi jalan jalan manusia dari Kegelapan
* antikris berusaha menggelapkan jalan jalan manusia itu dengan menyembunyikan Firman itu.

namun 3 setengah hari kemudian menjelang habisnya 1260 tahun itu..
2 saksi Allah itu akan di bunuh dan kemudian bangkit.

tidak lama setelah Reformasi Prancis, Alkitab sangata direndahkan dan dimusnahkan.
muncullah untuk pertama kalinya Alkitab kita ini (Perjanjian Lama dan Baru) di cetak dan diproduksi dan diterjemahkan hampir dalam setiap bahasa di muka bumi ini... munculnya lembaga lembaga Alkitab di setiap negara... dst..

nanti akan saya lanjutkan dalam tulisanku selanjutnya..


salam
TYM
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Ashes to Ashes on August 02, 2018, 01:28:02 PM
1. Jadi ke 2 saksi Allah tersebut adalah Firman Tuhan yaitu Alkitab Kita Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, Firman itu adalah saksi Allah yang setia di sepanjang jaman yang menuntun manusia kepada Kasih Allah dan Pertobatan.

Apakah Bro pernah melihat hujan tidak turun2 dan air berubah menjadi darah ?
Wahyu 7:6. Mereka mempunyai kuasa menutup langit, supaya jangan turun hujan selama mereka bernubuat; dan mereka mempunyai kuasa atas segala air untuk mengubahnya menjadi darah, dan untuk memukul bumi dengan segala jenis malapetaka, setiap kali mereka menghendakinya.
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Ashes to Ashes on August 04, 2018, 05:19:31 PM
2. Bila 2 saksi itu Henokh dan Elia. Apakah Henokh dan Elia sudah benar-benar naik ke Surga atau sebenarnya hanya ke tempat penantian saja(pangkuan Abraham) ?

4. Bagaimana membedakan kedua saksi Tuhan ini dengan Antikristus dan nabi palsu? karena mereka semua melakukan mukjizat yang dahsyat.


Tempat penantian /pangkuan Abraham adalah untuk arwah orang2 yang dikasihi Tuhan.

Ke 2 Saksi Tuhan akan bersaksi tentang Injil yakni bahwa Yesus adalah Messiah, sedangkan antikristus akan mengaku sbg Messiah dan nabi palsu akan mengaku sbg Eliah/sekaligus juga mengaku sbg figur yg dinanti dunia seberang.

Tetapi yg akan menjalankan kekuasaan antikris adalah binatang ke 2 yakni nabi palsu dunia seberang yg juga mengaku sbg Eliah.
Wahyu 13:12. Dan seluruh kuasa binatang yang pertama itu dijalankannya di depan matanya. Ia menyebabkan seluruh bumi dan semua penghuninya menyembah binatang pertama, yang luka parahnya telah sembuh.

13. Dan ia mengadakan tanda-tanda yang dahsyat, bahkan ia menurunkan api dari langit ke bumi di depan mata semua orang.

14. Ia menyesatkan mereka yang diam di bumi dengan tanda-tanda, yang telah diberikan kepadanya untuk dilakukannya di depan mata binatang itu. Dan ia menyuruh mereka yang diam di bumi, supaya mereka mendirikan patung untuk menghormati binatang yang luka oleh pedang, namun yang tetap hidup itu.

15. Dan kepadanya diberikan kuasa untuk memberikan nyawa kepada patung binatang itu, sehingga patung binatang itu berbicara juga, dan bertindak begitu rupa, sehingga semua orang, yang tidak menyembah patung binatang itu, dibunuh.

16. Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya,

17. dan tidak seorangpun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya.

18. Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam.
http://forumkristen.com/index.php?topic=63502.0 (http://forumkristen.com/index.php?topic=63502.0)
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Wiltu80 on August 05, 2018, 12:03:05 PM
Ke 2 Saksi Tuhan akan bersaksi tentang Injil yakni bahwa Yesus adalah Messiah, sedangkan antikristus akan mengaku sbg Messiah dan nabi palsu akan mengaku sbg Eliah/sekaligus juga mengaku sbg figur yg dinanti dunia seberang.

Tetapi yg akan menjalankan kekuasaan antikris adalah binatang ke 2 yakni nabi palsu dunia seberang yg juga mengaku sbg Eliah.

[url]http://forumkristen.com/index.php?topic=63502.0[/url] ([url]http://forumkristen.com/index.php?topic=63502.0[/url])

Bagus sekali penjelasan saudara Ashes to Ashes bahwa kedua saksi akan bersaksi tentang Injil bahwa Yesus adalah Messiah sedangkan antikristus akan mengaku sbg Messiah.
Sudah jelas sekarang bahwa  kedua saksi Tuhan ini dengan Antikristus dan nabi palsu ini bisa dibedakan dengan jelas.
Terimakasih penjelasannya, ternyata cukup sederhana tapi tidak terbayangkan waktu itu.  ;D :afro:


Quote
Apakah Henokh dan Elia sudah benar-benar naik ke Surga atau sebenarnya hanya ke tempat penantian saja(pangkuan Abraham) ?

Hanya saja pertanyaan ini belum dijawab dengan jelas, hanya merujuk orang lain bukan Henokh dan Elia
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Ashes to Ashes on August 05, 2018, 01:27:31 PM
Hanya saja pertanyaan ini belum dijawab dengan jelas, hanya merujuk orang lain bukan Henokh dan Elia
Sulit  bro. utk dpt menemukan ayatnya apakah mereka ke pangkuan Abraham atau benar2 ke Surga.

Mungkin kita harus melihat lewat pengangkatan Gereja Tuhan di akhir zaman bro.
Karena Gereja Tuhan akan diangkat ke surga hidup2 langsung ke depan Tahta Tuhan bersama gereja awal yg akan dibangkitkan dari dalam tanah.

Jika bro. yakin bahwa kita akan diangkat hidup2 ke depan Tahta Tuhan dptkah bro. meyakini bahwa hal itu  telah terjadi kpd Henokh dan Eliah ? 

Wahyu 7:9 Kemudian dari pada itu aku melihat: sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba, memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem di tangan mereka.
14. Mereka ini adalah orang-orang yang keluar dari kesusahan yang besar....


Matius 24:31 Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya  dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain.
Matius 24:40 Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan.
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Wiltu80 on August 05, 2018, 03:00:02 PM
Sulit  bro. utk dpt menemukan ayatnya apakah mereka ke pangkuan Abraham atau benar2 ke Surga.
Baiklah kalau begitu

Mungkin kita harus melihat lewat pengangkatan Gereja Tuhan di akhir zaman bro.
Karena Gereja Tuhan akan diangkat ke surga hidup2 langsung ke depan Tahta Tuhan bersama gereja awal yg akan dibangkitkan dari dalam tanah.

Jika bro. yakin bahwa kita akan diangkat hidup2 ke depan Tahta Tuhan dptkah bro. meyakini bahwa hal itu  telah terjadi kpd Henokh dan Eliah ? 

Wahyu 7:9 Kemudian dari pada itu aku melihat: sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba, memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem di tangan mereka.
14. Mereka ini adalah orang-orang yang keluar dari kesusahan yang besar....


Matius 24:31 Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya  dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain.
Matius 24:40 Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan.
Saya juga mempercayai hal demikian

1 Korintus 15:51-57
15:51. Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah,
15:52 dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah.
15:53 Karena yang dapat binasa ini harus mengenakan yang tidak dapat binasa, dan yang dapat mati ini harus mengenakan yang tidak dapat mati.
15:54 Dan sesudah yang dapat binasa ini mengenakan yang tidak dapat binasa dan yang dapat mati ini mengenakan yang tidak dapat mati, maka akan genaplah Firman Tuhan yang tertulis: "Maut telah ditelan dalam kemenangan.
15:55 Hai maut di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu?"
15:56 Sengat maut ialah dosa dan kuasa dosa ialah hukum Taurat.
15:57 Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.

Jadi berdasarkan 1 Korintus 15:51-57 pada saat kedatangan Yesus yang kedua orang-orang beriman yang telah meninggal akan dibangkitkan dalam tubuh kemuliaan yang tidak dapat binasa, sedangkan orang-orang yang masih hidup tidak mengalami kematian terlebih dahulu tetapi tubuhnya langsung bertransformasi menjadi tubuh kemuliaan yang tidak dapat binasa.
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Simatupang@123 on August 07, 2018, 01:08:56 PM
Apakah Bro pernah melihat hujan tidak turun2 dan air berubah menjadi darah ?
Wahyu 7:6. Mereka mempunyai kuasa menutup langit, supaya jangan turun hujan selama mereka bernubuat; dan mereka mempunyai kuasa atas segala air untuk mengubahnya menjadi darah, dan untuk memukul bumi dengan segala jenis malapetaka, setiap kali mereka menghendakinya.

pertama tama..

kuingatkan dan kutekankan kembali mengenai Pemahamanku mengenai siapa ke dua saksi Allah tersebut.

ke dua saksi Allah tersebut adalah "Firman Tuhan" yaitu Perjanjian Baru dan Perjanjian Lama

ke dua saksi Allah ini (PL dan PB) adalah saksi Allah yang setia, mengamarkan manusia di perjanjian lama untuk bertobat, kembali kepada Hukum Allah dan menunggu kedatangan Mesias,

saksi ini pula yang mengamarkan manusia di Jaman perjanjian baru, untuk bertobat dan mengimani apa yang sudah dilakukan oleh Tuhan ketika di dunia ini, bagaimana dia lahir, besar, mati bangkit dan bukan hanya bangkit tapi menjadi Imam Besar kita yang memperantarai manusia kepada Bapa di Sorga.


dengan mengetahui makna dan arti tentang siapakah ke dua saksi Allah tersebut, maka dengan sangat mudah terjawablah sudah pertanyaan sdr. Ashes to Ashes.. Apakah Bro pernah melihat hujan tidak turun2 dan air berubah menjadi darah ?

maka ku jawab. aku tidak pernah lihat langsung, tapi pernah kubaca, kejadian itu terjadi pada zaman Musa ketika Tuhan mengubah air menjadi darah. dan itu dicatat oleh Saksi Allah di Perjanjian Lama...  :afro: :afro: :afro: :afro:



salam
TYM
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Ashes to Ashes on August 07, 2018, 05:47:00 PM
Apakah Bro pernah melihat hujan tidak turun2 dan air berubah menjadi darah ?[/u][/color]
maka ku jawab. aku tidak pernah lihat langsung, tapi pernah kubaca, kejadian itu terjadi pada zaman Musa ketika Tuhan mengubah air menjadi darah. dan itu dicatat oleh Saksi Allah di Perjanjian Lama...  :afro: :afro: :afro: :afro:

Jadi kalau menurut bro. penglihatan2 yang diturunkan kepada Rasul Yohanes di pulau Patmos itu bukanlah mengenai hal2 yang akan terjadi di akhir zaman tetapi hal2 yang sudah terjadi di jaman 3500 tahun yang lalu di Mesir ya bro ? Monggo bro.

Itu namanya cerita sejarah bro. bukan penglihatan akhir zaman.

Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Simatupang@123 on August 07, 2018, 06:41:23 PM
Jadi kalau menurut bro. penglihatan2 yang diturunkan kepada Rasul Yohanes di pulau Patmos itu bukanlah mengenai hal2 yang akan terjadi di akhir zaman tetapi hal2 yang sudah terjadi di jaman 3500 tahun yang lalu di Mesir ya bro ? Monggo bro.

penghlihatan penglihatan yang dilihat oleh oleh Rasul Yohanes di Pulau Patmos adalah Wahyu Yesus Kristus untuk menyatakan peristiwa peristiwa akhir zaman yang akan terjadi.

Nubuatan dalam Wahyu 11:12  degenapi dengan sangat tepat. ketika Alkitab kita ini dicetak secara Masal, di seluruh dunia, hampir dalam setiap bahasa dan bangsa, Alkitab kita itu (perjanjian lama dan perjanjian baru) disebarkan ke seluruh dunia, menjadi buku terbanyak yang di sebarkan di seluruh dunia.
boleh baca disini: https://www.kompasiana.com/michitra/55010c02a33311c2715126a7/buku-terlaris-di-jagat-raya (https://www.kompasiana.com/michitra/55010c02a33311c2715126a7/buku-terlaris-di-jagat-raya)


dulu pada zaman revolusi perancis pada Tahun 1793.. Alkitab itu sangat direndahkan serendah rendahnya. yang digambarkan sebagai binatang yang muncul dari jurang maut yang membunuh kedua saksi tersebut.

namun 3 setengah hari kemudian, ke dua saksi itu dibangkitkan. yang diwujudkan dalam Pencetakan Firman Itu seluas luasnya dan sebanyak banyaknya. untuk memenuhi kebutuhan umat manusia.

TANPA ADA YANG DAPAT MENGHALANGI DAN MERINTANGI PENCETAKAN DAN PENYEBARANNYA




bersambung dalam tulisanku selanjutnya..

salam
TYM
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Ashes to Ashes on August 07, 2018, 07:01:17 PM
pada zaman revolusi perancis pada Tahun 1793.. Alkitab itu sangat direndahkan serendah rendahnya. yang digambarkan sebagai binatang yang muncul dari jurang maut yang membunuh kedua saksi tersebut.

Jikalau 2 saksi itu adalah PL DAN PB  kenapa tidak keluar api dari Alkitab utk membakar orang2 yg merendahkan Alkitab itu dan kenapa mereka tidak mati spt dituliskan Yohanes :
Wahyu 11:5. Dan jikalau ada orang yang hendak menyakiti mereka, keluarlah api dari mulut mereka menghanguskan semua musuh mereka. Dan jikalau ada orang yang hendak menyakiti mereka, maka orang itu harus mati secara itu.

Quote
TANPA ADA YANG DAPAT MENGHALANGI DAN MERINTANGI PENCETAKAN DAN PENYEBARANNYA
Kenapa di Korea Utara dan TIMUR TENGAH bisa dihalangi bro ?
Juga di negara2 komunis pencetakan dan penyebaran Alkitab ditentang keras tanpa ada api yang keluar dari Alkitab untuk membakar mereka. kenapa mohon dijelaskan.
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Simatupang@123 on August 08, 2018, 09:12:15 AM
Jikalau 2 saksi itu adalah PL DAN PB  kenapa tidak keluar api dari Alkitab utk membakar orang2 yg merendahkan Alkitab itu dan kenapa mereka tidak mati spt dituliskan Yohanes :
Wahyu 11:5. Dan jikalau ada orang yang hendak menyakiti mereka, keluarlah api dari mulut mereka menghanguskan semua musuh mereka. Dan jikalau ada orang yang hendak menyakiti mereka, maka orang itu harus mati secara itu.

sudah baca Link yang ku kasih bro ? https://www.kompasiana.com/michitra/55010c02a33311c2715126a7/buku-terlaris-di-jagat-raya (https://www.kompasiana.com/michitra/55010c02a33311c2715126a7/buku-terlaris-di-jagat-raya)

Begini Sebagian Kutipan dari artikel dalam Link itu:
Alkitab adalah buku yang paling lama bertahan dalam sepanjang sejarah umat manusia.
Voltaire, filsuf ateis dari Prancis, pernah berkata bahwa tidak lama lagi Alkitab akan lenyap dan tidak dibaca orang lagi. Tetapi ternyata karya-karyanya Voltaire justru yang jarang dibaca orang dan akhirnya lenyap.  Bahkan Voltaire sendiri justru hilang dari bumi dalam kematiannya. Sedangkan Alkitab sampai hari dapat dibaca dan sangat dikenal tidak hanya di Amerika, Inggris, Prancis, tetapi juga di seluruh dunia.

Voltaire adalah seorang ateis yang meramalkan Alkitab (PL dan PB) itu akan punah, lenyap dan tidak akan dibaca orang lagi. tapi nyatanya Voltaire sendirilah yang sudah tiada, sudah meninggal dan di lupakan orang.
sementara Alkitab itu yaitu Firman Allah. tetap kokoh berdiri sampai sekarang.
dengan Runtuhnya Uni soviet Penyebaran Alkitab dengan sangat masif memasuki negara negara Komunis.

kalau di Korea Utara aku kurang tau berita terkini,.. tapi saya sangat yakini, walaupun mungkin tersembunyi Firman itu dapat Menjangkau setiap Jiwa,  dapat setiap Jiwa yang rindu dan haus akan Firman itu dapat menjangkaunya.

Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Simatupang@123 on August 08, 2018, 12:16:33 PM
Berlanjut,, 08/08/2018

Kita Bahas Kembali Ayat selanjutnya..

Wahyu 11:17 "Maka binatang yang muncul dari jurang maut akan memerangi mereka (ke 2 saksi Allah),
dan mengalahkan serta membunuh mereka."

* inilah makna dari ayat itu:
Kekuasaan ateis yang memerintah di Perancis selama Revolusi dan Pemerintahan Teror, ikut serta dalam peperangan melawan Allah dan firman-Nya yang kudus sebagaimana dunia belum pernah menyaksikannya sebelumnya. Peribadatan kepada Allah telah dihapuskan oleh Musyawarah Nasional. Alkitab-Alkitab dikumpulkan dan dibakar di depan umum dengan segala manifestasi penghinaan yang mungkin dilakukan. Hukum Allah diinjak-injak. Lembaga-lembaga Alkitab dilenyapkan. Hari istirahat mingguan dikesmpingkan, dan sebagai gantinya setiap sepuluh hari dikhususkan untuk berpesta pora bersenang-senang, dan penghujatan. Acara baptisan dan perjamuan kudus dilarang. Pengumuman-pengumuman yang menarik perhatian ditempelkan di tempat-tempat penguburan, yang menyatakan bahwa kematian adalah keadaan tidur yang kekal.

Takut akan Allah dikatakan bukan sebagai permulaan segala hikmat, tetapi permulaan segala kebodohan. Semua upacara perbaktian agama dilarang, kecuali yang berhubungan dengan kebebasan dan negara.
"Uskup konstitusional Paris ditugaskan memainkan peranan utama dalam olok-olokan yang paling kasar dan sangat memalukan yang pernah dilakukan di hadapan perutusan nasional . . . . Ia ditampilkan dengan penuh arak-arakan atau prosesi, untuk menyatakan kepada Konvensi bahwa agama yang telah diajarkannya beberapa tahun yang lalu, dalam segala hal, hanyalah permainan imam belaka, yang tidak mempunyai dasar sejarah maupun kebenaran yang kudus. Ia menyangkal, dengan istilah khas, keberadaan Tuhan, kepada siapa peribadatan ditujukan ; dan membaktikan dirinya pada hari-hari yang akan datang kepada penghormatan kebebasan, persamaan, kebijakan dan moralitas. Kemudian ia meletakkan hiasan tanda-tanda jasa di atas meja, dan menerima pelukan persaudaraan dari ketua Konvensi. Imam-imam yang telah murtad mengikuti teladan pejabat-pejabat tinggi gereja." -- Scott, Vol. I, ch. 17.

* ayat selanjutnya: Wahyu 11:10 "Dan mereka yang diam di atas bumi bergembira dan bersukacita atas mereka itu dan berpesta dan saling mengirim hadiah, karena kedua nabi itu telah merupakan siksaan bagi semua orang yang diam di atas bumi."

arti ayat itu:
Perancis yang tidak percaya adanya Tuhan telah membungkam suara teguran kedua saksi Allah. Suara kebenaran dibiarkan 'terletak mati' di jalan-jalan, dan mereka yang membenci pembatasan dan tuntutan hukum Allah bergembira dan bersukaria. Manusia menentang raja Surga. Seperti orang-orang berdosa zaman dahulu mereka berteriak, "Bagaimanakah Allah tahu hal itu? Adakah pengetahuan pada Yang Mahatinggi?" (Maz. 73:11).

Dengan keberanian menghujat yang melampaui batas, yang sudah sukar dipercaya, salah seorang imam orde baru berkata, "Allah, jika Engkau memang ada, tuntutlah pembalasan atas nama-Mu yang sudah rusak itu. Saya menentang-Mu! Engkau tetap diam. Engkau tak berani mendatangkan guntur-Mu. Siapakah sesudah ini yang percaya kepada keberadaan-Mu?" -- Lacretelle's "History," Vol. XI, p. 309; dalam Allison's "History of Europe," Vol. I, ch. 10.

Bukankah ini merupakan gema suara tuntutan Firman, "Siapakah Tuhan itu yang harus kudengarkan firman-Nya untuk membiarkan orang Israel pergi? Tidak kenal aku Tuhan itu, dan tidak juga aku membiarkan orang Israel pergi.

Mesir adalah ateisme secara rohani, Perancis adalah Mesir yang secara Rohani. Wahu 11:8 bandingkan dengan Kel. 5:2


bersambung.
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Ashes to Ashes on August 08, 2018, 12:32:29 PM
maka ku jawab. aku tidak pernah lihat langsung, tapi pernah kubaca, kejadian itu terjadi pada zaman Musa ketika Tuhan mengubah air menjadi darah. dan itu dicatat oleh Saksi Allah di Perjanjian Lama...  :afro: :afro: :afro: :afro:
Bro. Waktu Musa mengubah air menjadi darah itu Kitab Perjanjian Lama belum ada apalagi kitab PB.
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Ashes to Ashes on August 08, 2018, 12:40:28 PM
Kekuasaan ateis yang memerintah di Perancis selama Revolusi dan Pemerintahan Teror, ikut serta dalam peperangan melawan Allah dan firman-Nya yang kudus sebagaimana dunia belum pernah menyaksikannya sebelumnya.

Itu skalanya kecil bro dibandingkan  penindasan gerakan Inquisition oleh gereja Katolik spt yg diakui oleh Paus Johanes Paulus II yang telah berlangsung selama 1260 tahun dan korban2 nya sampai angka jutaan, kenapa tidak ada api yg keluar dari Alkitab utk menhanguskan mereka  jika menurut bro. ke 2 saksi Tuhan adalah PL dan PB ? 

Wahyu 11:5. Dan jikalau ada orang yang hendak menyakiti mereka, keluarlah api dari mulut mereka menghanguskan semua musuh mereka. Dan jikalau ada orang yang hendak menyakiti mereka, maka orang itu harus mati secara itu.

Horas Bah.
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Simatupang@123 on August 08, 2018, 01:33:20 PM
Bro. Waktu Musa mengubah air menjadi darah itu Kitab Perjanjian Lama belum ada apalagi kitab PB.

 :)

ya..
Peristiwa itu di Catat oleh Nabi Musa, di  Perjanjian Lama di kitab Keluaran
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Simatupang@123 on August 08, 2018, 02:23:51 PM
Itu skalanya kecil bro dibandingkan  penindasan gerakan Inquisition oleh gereja Katolik spt yg diakui oleh Paus Johanes Paulus II yang telah berlangsung selama 1260 tahun dan korban2 nya sampai angka jutaan, kenapa tidak ada api yg keluar dari Alkitab utk menhanguskan mereka  jika menurut bro. ke 2 saksi Tuhan adalah PL dan PB ? 

Wahyu 11:5. Dan jikalau ada orang yang hendak menyakiti mereka, keluarlah api dari mulut mereka menghanguskan semua musuh mereka. Dan jikalau ada orang yang hendak menyakiti mereka, maka orang itu harus mati secara itu.

Horas Bah.

sudah bro..

di akhir dari Masa 1260 tahun itu Kekuasaan Roma sudah berakhir:
15 Februari 1798 setelah jenderal Louis Alexandre Berthier dari Perancis menyerbu kota Roma pada 10 Februari. Republik Roma merupakan negara klien Perancis dan terdiri dari wilayah yang telah ditaklukan dari Negara Kepausan. Paus Pius VI dibuang ke Perancis dan meninggal di sana pada tahun 1799. Republik ini kemudian segera mengambil alih dua pemerintahan revolusioner bekas paus lainnya, Republik Tiberina dan Republik Ancona.

sumbernya dapat di baca di: https://id.wikipedia.org/wiki/Republik_Roma_(abad_ke-18) (https://id.wikipedia.org/wiki/Republik_Roma_(abad_ke-18))


dengan ditangkapnya Paus Pius oleh Jenderal Bartier dari Perancis maka tamatlah sudah kekuasaan Roma Kepausan di Eropa pada tahun 1798.

Alangkah Luar biasanya, Dahsyat dan Ajaib.. bagaimana ke dua saksi itu bertahan untuk survive..
ibarat, seseorang yang sudah dipukuli, dilempari, di kejar kejar, diserahkan ke binatang buas, di buru, dibakar, disiksa, dihancurkan, namun kembali hidup, dapat bertahan melewati semuanya.

bahkan para pemukul, pengejar, pembakar dan pembinasa sudah binasa ditinggalkan orang dan dilupakan.
bukankah Firman Allah itu luar biasa... ???

Voltaire dari Perancis sudah tiada,
Ateisme Perancis sudah tiada,
Penyelahgunaan dan kesewenangwenangan gereja pada jaman dulu sudah berlalu..
namun Alkitab Kita ini yaitu Firman Allah, Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Bertahan, Berdiri dan Kokoh sampai saat ini...


ajaib bukan.. ??



salam
TYM
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Ashes to Ashes on August 08, 2018, 05:53:55 PM
sudah bro..
di akhir dari Masa 1260 tahun itu Kekuasaan Roma sudah berakhir:
15 Februari 1798 setelah jenderal Louis Alexandre Berthier dari Perancis menyerbu kota Roma pada 10 Februari.
Bro. yang mengakhiri kekuasaan Roma dan Inquisition itu adalah pasukan Perancis, bukan api yg dimaksud Rasul Yohanes :
Wahyu 11:5. Dan jikalau ada orang yang hendak menyakiti mereka, keluarlah api dari mulut mereka menghanguskan semua musuh mereka. Dan jikalau ada orang yang hendak menyakiti mereka, maka orang itu harus mati secara itu.

Tetapi jika bro. beranggapan demikian ya monggo Bro.

GBU
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Simatupang@123 on August 09, 2018, 08:40:53 AM
Bro. yang mengakhiri kekuasaan Roma dan Inquisition itu adalah pasukan Perancis, bukan api yg dimaksud Rasul Yohanes :
Wahyu 11:5. Dan jikalau ada orang yang hendak menyakiti mereka, keluarlah api dari mulut mereka menghanguskan semua musuh mereka. Dan jikalau ada orang yang hendak menyakiti mereka, maka orang itu harus mati secara itu.

Tetapi jika bro. beranggapan demikian ya monggo Bro.

GBU

amen.. Puji Tuhan.
semua orang memiliki kebebasan untuk belajar bagi dirinya sendiri semua ilmu pengetahuan, menginterpretasikan bagi dirinya pengetahuan yang ada.

ya betul, demikianlah makna dan arti dari Penglihatan oleh Rasul Yohanes mengenai ke Dua Saksi Allah menurut pemahamanku.

Kita Bebas dan Merdeka untuk Belajar, Bebas dan Merdeka untuk Mengajar. tapi tidak Punya hak untuk memaksakan kepada orang lain apa yang kita anut dan kita pahami. biarlah semua umat menyembah Tuhan menurut hati nuraninya tanpa paksaan dari orang lain.


Kitab Daniel dan Wahyu walaupun penuh dengan angka dan lambang, kitab itu dikaruniakan Tuhan kepada kita supaya kita mengetahui peristiwa peristiwa Zaman. sangat banyak Informasi, Pengetahuan dan Hikmat yang kita dapat apabila kita ddengan rela hati dan niat yang sungguh sungguh untuk mempelajari Kitab itu.

semoga apa yang kkubagikan mengenai ke Dua Saksi Allah dalam Wahyu pasal 11 itu, dapat menjadi berkat bagi saudara yang belajar, atau paling tidak menjadi Pengetahuan baru, atau paling sedikit menjadi Informasi yang memperkaya pemahaman kita untuk memahami satu dengan yang lain.



saya akan selesaikan sedikit lagi mengenai ke Dua Saksi Allah dalam Kitab Wahyu pasal 11 itu.
Bersambung...

Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Simatupang@123 on August 09, 2018, 12:46:16 PM
Bersambung, 09/08/2018



"Orang bebal berkata dalam hatinya, tidak ada Allah" (Maz. 14:1).
Dan Tuhan menyatakan mengenai penyesat-penyesat kebenaran, "kebodohan mereka akan nyata bagi semua orang" (2 Tim. 3:9).


Sesudah Perancis menolak penyembahan kepada Allah yang hidup, "Yang Mahatinggi dan yang mendiami kekekalan," tidak berapa lama bangsa itu terjerumus ke dalam penyembahan berhala yang menurunkan martabat, oleh pemujaan kepada Dewi Pertibangan, dalam wujud seorang wanita tidak bermoral. Dan ini mereka lakukan di hadapan mahkamah perwalian bangsa itu, dan dihadapan kekuasaan tertinggi sipil dan legislatif! Ahli sejarah berkata, "Salah satu upacara pada saat yang sudah gila ini tidak tertandingi oleh karena perpaduan antara kemustahilan dengan kebejatan. Pintu-pintu Konvensi terbuka lebar bagi para pemusik, yang didahului oleh prosesi khidmat anggota-anggota badan pemerintahan kota, sambil menyanyikan lagu-lagu pujian terhadap kebebasan, dan sambil mengawal sasaran pemujaan mereka di masa yang akan datang, yaitu wujud seorang wanita yang ditutupi, yang mereka sebut Dewi Pertimbangan. Setelah dibawa ke atas meja panjang, lalu dibuka penutupnya seluruhnya, dan ditempatkan di sebelah kanan presiden, yang ternyata ia kenal sebagai penari wanita opera . . . . Dengan alasan ini, sebagai wakil pertimbangan yang mereka sembah, Konvensi Nasional Perancis memberikan penghormatan umum kepadanya.


Kemunafikan dan penyamaran yang tidak beriman dan menggelikan ini mempunyai cara tertentu, dan pelantikan Dewi Pertimbangan ini diperbaharui dan ditiru di seluruh negeri, di tempat-tempat dimana penduduk ingin menunjukkan bahwa mereka sama dengan tingginya Revolusi."
-- Scott, Vol. I, ch. 17.

Kata seorang ahli pidato yang memperkenalkan perbaktian kepada Dewi Pertimbangan, "Para pembuat undang-undang! Fanatisisme telah memberikan jalan kepada pertimbangan. Matanya yang rabun tidak dapat menahan kecemerlangan terang. Pada hari ini telah berkumpul di tempat ini, di bawah kubah bangunan bergaya Gothik ini, banyak orang berdesak-desakan, yang untuk pertamakalinya menggemakan kebenaran kembali. Di sini, orang-orang Perancis telah merayakan perbaktian yang benar satu-satunya, -- yaitu Kebebasan dan Pertimbangan. Di sinilah kita membentuk satu keinginan untuk kemakmuran kekuatan Republik. Di sini kita telah meninggalkan berhala-berhala yang mati demi Pertimbangan dan demi patung hidup, karya agung alam." -- Thiers, M.A., "History of the French Revolution," Vo. II, pp. 370,371.

Pada waktu Dewi itu dibawa ke dalam Konvensi, ahli pidato itu memegangnya seraya berpaling kepada perkumpulan itu, "Orang-orang yang fana, berhentilah gemetar dihadapan suatu Allah yang tidak berdaya, yang telah menciptakan ketakutanmu. Mulai sekarang akuilah bahwa tidak ada keilahian tetapi hanya Pertimbangan. Saya tawarkan kepadamu patungnya yang paling agung dan paling murni. Jikalau engkau harus mempunyai berhala, berilah pengorbananmu hanya kepada yang seperti ini . . . . Sujudlah dihadapan Senat Kebebsan yang agung, oh Dewi Pertimbangan! . . .

"Setelah presiden memeluk dewi itu, ia dnaikkan kereta kencana, dan dituntun melalui kerumunan massa, ke katedral Notre Dame, untuk menggantikan tempat Allah. Disana ia dinaikkan ke atas mezbah yang tinggi, dan menerima penghormatan dari semua yang hadir." -- Allison, Vol. I, ch. 10.


sebagai tambahan bacaan boleh baca disini:
https://books.google.co.id/books?id=uDgwYhPsab8C&pg=PA182&lpg=PA182&dq=dewi+rasio+katedral+notre+dame&source=bl&ots=yi8ImT98rq&sig=0ctKGbLM9wsbWjnA1jTsxeGAC0s&hl=id&sa=X&ved=2ahUKEwj7lNmpnd_cAhUMfH0KHcESDZMQ6AEwCHoECAMQAQ#v=onepage&q=dewi%20rasio%20katedral%20notre%20dame&f=false (https://books.google.co.id/books?id=uDgwYhPsab8C&pg=PA182&lpg=PA182&dq=dewi+rasio+katedral+notre+dame&source=bl&ots=yi8ImT98rq&sig=0ctKGbLM9wsbWjnA1jTsxeGAC0s&hl=id&sa=X&ved=2ahUKEwj7lNmpnd_cAhUMfH0KHcESDZMQ6AEwCHoECAMQAQ#v=onepage&q=dewi%20rasio%20katedral%20notre%20dame&f=false)


bersambung
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: ronny_het on August 09, 2018, 06:14:16 PM
Terlalu sering ngulik PL...lama" bisa berpatokan pada PL...Ntar bisa jadi seperti tetangga sebelah (Ngambil banyak aturan Hukum Taurat). Kenapa ga concern ke PB aja sih...PL itu khan hanya "Kulit"...buat saya hanya sebagai Bacaan Pengantar (Palingan di PL saya suka dengan Abraham aja sebagai Bapa Iman kita).....
Cukup dengan ajaran "KASIH" dari Yesus, itu khan udah Paket Super komplit tuh (ga usah hafal 10 Perintah Allah, hanya dengan Kasih...10 Perintah itu bisa terpenuhi kok). Sebaliknya 10 Perintah Allah, jika tidak dilakukan dengan Kasih...bisa dimurkai Tuhan (Kesombongan Iman)...

Salam Damai Temans...
Tuhan memberkati...
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Simatupang@123 on August 10, 2018, 08:48:23 AM
Terlalu sering ngulik PL...lama"

kurasa tidak masalah, tidak berbahaya dan tidak ada ruginya mengambil pelajaran dari Perjanjian Lama.
sebab Kitab itu juga adalah Firman Allah.
1. Tuhan Jesus pun mengambil Khotbah dan Ajaran dari Perjanjian Lama. Markus 7:6
2. Yohanes Pembabtis juga mengambil Khotbah dan Ajaran dari Perjanjian Lama. Yohanes 1:23
3. Rasul Paulus dan semua rasul rasul mengambil ajaran dan Khotbah mereka dari Kitab Perjanjian Lama. Kisah 8:30

Quote
bisa berpatokan pada PL...Ntar bisa jadi seperti tetangga sebelah (Ngambil banyak aturan Hukum Taurat).

Tetangga sebelah manakah yang brother @Ronny_het maksud ??
sebab sependek yang kuketahui tetangga sebelah tidak menganut ajaran Perjanjian Lama.

Quote
atau mungkin  Kenapa ga concern ke PB aja sih...

tentu kita juga harus concern kepada Kitab PB. sebab PB dan PL adalah Kitab yang diinspirasikan oleh Sumber yang sama, yaitu ROH KUDUS.
Kitab kitab itu sama sama punya kegunaan dan Kuasa untuk memberi Pengajaran.
baik kitab Kejadian yang ditulis oleh Nabi Musa, kitab Mazmur yang ditulis oleh Raja Daud, Amsal yang ditulis oleh raja Salomo, kitab Matius yang ditulis oleh Matius, kitab Kisah para rasul yang yang ditulis oleh para Rasul kitab Roma yang ditulis oleh Rasul Paulus, kitab Wahyu yang ditulis oleh Rasul Yohanes.

semuanya punya kedudukan yang sama, sama sama punya otoritas untuk mengajar, memberi pengetahuan, memberi Hikmat, menuntun orang jahat untuk bertobat. dan kitab itu sama sama meninggikan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat umat manusia.  :afro: :afro:

Quote
PL itu khan hanya "Kulit"...buat saya hanya sebagai Bacaan Pengantar (Palingan di PL saya suka dengan Abraham aja sebagai Bapa Iman kita).....

usulku brother @ronny_het harus mengubah cara pandang. jangan mempelajari kitab Perjanjian lama hanya sebagai pengantar. tapi terimalah itu sebagai kebenaran.
sebab.
mempelajari dan mengimani kitab kejadian akan menolong kita terlepas dari perangkap teori evolusi. dalam kitab Kejadian kita diingatkan bahwa Kita adalah Ciptaan Allah, Adam dan Hawa adalah Nenek Moyang kita. kita bukan berasalh dari Binatang tapi Binatang dan Manusia berasal dari Tuhan.
dst

Quote
Cukup dengan ajaran "KASIH" dari Yesus,

aku Amini dan aku Imani.
dan kutambahkan, dari manakah kita dapat mengetahui ajaran "KASIH" ??
jawabnya adalah dari ke dua saksi Allah yaitu : Kitab PERJANJIAN LAMA dan KITAB PERJANJIAN BARU.

Quote
itu khan udah Paket Super komplit tuh (ga usah hafal 10 Perintah Allah, hanya dengan Kasih...10 Perintah itu bisa terpenuhi kok). Sebaliknya 10 Perintah Allah, jika tidak dilakukan dengan Kasih...bisa dimurkai Tuhan (Kesombongan Iman)...

PL dan PB adalah SURAT CINTA YESUS bagi anda dan saya dan kita semua.
pelajarilah Kitab itu dengan Hormat dan diawali dengan Doa.



Quote
Salam Damai Temans...
Tuhan memberkati...


salam damai
Tuhan Jesus memberkati
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Ashes to Ashes on August 10, 2018, 09:54:35 AM
ke dua saksi Allah tersebut adalah "Firman Tuhan" yaitu Perjanjian Baru dan Perjanjian Lama

Bro. Yohanes jelas2 menulis bahwa ke 2 Saksi itu adalah NABI.
Wahyu 11:10 Dan mereka yang diam di atas bumi bergembira dan bersukacita atas mereka itu dan berpesta dan saling mengirim hadiah, karena KEDUA NABI ITU telah merupakan siksaan bagi semua orang yang diam di atas bumi.

KEDUANYA ADALAH MANUSIA KARENA MEREKA MATI MENJADI MAYAT, bukan Alkitab PL dan PB.
9. Dan orang-orang dari segala bangsa dan suku dan bahasa dan kaum, melihat mayat mereka tiga setengah hari lamanya dan orang-orang itu tidak memperbolehkan mayat mereka dikuburkan


Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Simatupang@123 on August 10, 2018, 09:59:48 AM
Bro. Yohanes jelas2 menulis bahwa ke 2 Saksi itu adalah NABI.
Wahyu 11:10 Dan mereka yang diam di atas bumi bergembira dan bersukacita atas mereka itu dan berpesta dan saling mengirim hadiah, karena KEDUA NABI ITU telah merupakan siksaan bagi semua orang yang diam di atas bumi.

Nabi artinya: Juru Kabar Tuhan.

Alkitab (PL dan PB) adalah Firman Tuhan, yang di dalam-Nya terdapat pesan pesan Tuhan.

Quote
KEDUANYA ADALAH MANUSIA KARENA MEREKA MATI MENJADI MAYAT, bukan Alkitab PL dan PB.
9. Dan orang-orang dari segala bangsa dan suku dan bahasa dan kaum, melihat mayat mereka tiga setengah hari lamanya dan orang-orang itu tidak memperbolehkan mayat mereka dikuburkan

kata "MATI" kuartikan juga dengan dibinasakan, dimusnahkan, ditiadakan atau dihilangkan..




salam
TYM

Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Ashes to Ashes on August 10, 2018, 10:05:52 AM
Nabi artinya: Juru Kabar Tuhan.

Alkitab (PL dan PB) adalah Firman Tuhan, yang di dalam-Nya terdapat pesan pesan Tuhan.

kata "MATI" kuartikan juga dengan dibinasakan, dimusnahkan, ditiadakan atau dihilangkan..

Mereka mati menjadi mayat bro. dan orang2 yg melihat menjadi gembira,
bagaimana caranya jika mereka adalah Alkitab ? Apakah alkitab bisa menjadi mayat yg tergeletak.
Alkitab tidak bisa dikalahkan dan dimatikan oleh siapapun, jika nabi2 dan saksi2 Tuhan itu bisa.
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Simatupang@123 on August 10, 2018, 10:57:10 AM
Mereka mati menjadi mayat bro. dan orang2 yg melihat menjadi gembira,
bagaimana caranya jika mereka adalah Alkitab ? Apakah alkitab bisa menjadi mayat yg tergeletak.
Alkitab tidak bisa dikalahkan dan dimatikan oleh siapapun, jika nabi2 dan saksi2 Tuhan itu bisa.

Nubuatan ini digenapi dengan sangat tepat dan luar biasa di dalam sejarah Perancis. Selama Revolusi pada tahun 1793

"untuk pertama kalinya dunia ini mendengar suatu perkumpulan orang-orang, yang dilahirkan dan dididik dalam peradaban dan menyombongkan hak untuk memerintah salah satu negara Eropa yang terbaik, mengangkat suara mereka untuk menyangkal kebenaran yang paling khidmat yang diterima oleh jiwa manusia, dan menolak dengan suara bulat kepercayaan dan perbaktian keilahian." -- Scott, Sir Walter, "Life of Napoleon Bonaparte," Vol. I, ch. 17 (ed. 1854).

"Perancis adalah satu-satunya bangsa di dunia yang tercatat dalam catatan otentik, yang sebagai satu bangsa mengangkat tangan memberontak melawan Pencipta alam semesta. Banyaklah penghujat-penghujat, orang yang tidak beriman di Inggeris, Jerman, Spanyol dan dimana-mana baik yang sudah ada maupun yang akan terus ada. Tetapi Perancis menduduki tepat tersendiri dalam sejarah dunia sebagai satu-satunya negara yang oleh keputusan Dewan Perwakilan Rakyatnya (Mahkamah Legislatif), menyatakan bahwa tidak ada Allah. Dan untuk ini seluruh penduduk ibukota, dan kebanyakan dimana-mana, baik laki-laki maupun perempuan, menari dan menyanyi dengan bersukacita menyambut keputusan itu." -- Blackwood's Magazine, November 1870.

Alkitab-Alkitab dikumpulkan dan dibakar di depan umum dengan segala manifestasi penghinaan yang mungkin dilakukan. Hukum Allah diinjak-injak. Lembaga-lembaga Alkitab dilenyapkan. Hari istirahat mingguan dikesmpingkan, dan sebagai gantinya setiap sepuluh hari dikhususkan untuk berpesta pora bersenang-senang, dan penghujatan. Acara baptisan dan perjamuan kudus dilarang. Pengumuman-pengumuman yang menarik perhatian ditempelkan di tempat-tempat penguburan, yang menyatakan bahwa kematian adalah keadaan tidur yang kekal.

Dengan keberanian menghujat yang melampaui batas, yang sudah sukar dipercaya, salah seorang imam orde baru berkata, "Allah, jika Engkau memang ada, tuntutlah pembalasan atas nama-Mu yang sudah rusak itu. Saya menentang-Mu! Engkau tetap diam. Engkau tak berani mendatangkan guntur-Mu. Siapakah sesudah ini yang percaya kepada keberadaan-Mu?" -- Lacretelle's "History," Vol. XI, p. 309; dalam Allison's "History of Europe," Vol. I, ch. 10.



dengan melihat kebiadaban, Kelantangan, Kekurangajaran dan penghinaan terhadap Tuhan dan Firman-Nya pada Tahun 1793 (Alkitab dibakar)

itu sama dengan MEMBUNUH atau MEMBINASAKAN FIRMAN ITU.




salam
TYM
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Simatupang@123 on August 14, 2018, 09:02:49 AM
Bersambung, 14/08/2018

Tidak lama sesudah itu, upacara itu diikuti pembakaran Alkitab. Pada suatu kesempatan "Perkumpulan Masyarakat Museum Populer," memasuki gedung balai kota, dan berseru, "Viva la Raison" (Hidup Pertimbangan), dan membawa di ujung sebuah tongkat sisa-sia buku-buku yang setengah terbakar, yang diantaranya terdapat buku penuntun sembahyang bagi para imam, misa dan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, yang "ditebus dalam api besar," kata presiden, "semua kebodohan yang telah dilakukan oleh umat manusia." -- Journal of Paris, 1793, No. 318. Quoted in Buchez-Roux's collection of Parliamentary History, Vol. XXX, pp. 200,201.

sebenarnya Roh kebebasan berjalan bersama-sama dengan Alkitab. Dimana saja Injil diterima, pikiran orang-orang dibangunkan. Mereka mulai membuangkan belenggu yang mengikat mereka dalam perhambaan kebodohan, kebiasaan buruk dan ketakhyulan.

Firman Tuhan yaitu PL dan PB berkuasa membuat manusia  berpikir dan bertindak sebagai manusia.

Pengajaran Alkitab sebenarnya menanamkan di dalam pikiran dan hati manusia azas-azas peradilan, pengendalian diri, kebenaran, keadilan dan kedermawanan, yang menjadi batu penjuru bagi kemakmuran bangsa. "Kebenaran meninggikan derajat bangsa." Dengan demikian "takhta menjadi kokoh." (Amsal 14:34; 16:12).

"Dimana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya." (Yesaya 32:17).

Ia yang menuruti hukum ilahi akan menuruti dan menghormati hukum-hukum negaranya.  Ia yang takut akan Allah akan menghormati raja yang menjalankan semua kejujuran dan wewenangnya yang sah menurut hukum. atau dalam bahasa saya, seorang Penurut Firman pastilah akan menjadi seorang warga negara yang baik. Karena Firman itu menjadikan manusia jadi baik.

Tetapi Perancis yang malang melarang Alkitab dan mengharamkan murid-muridnya. Dari abad ke abad orang-orang yang jujur dan yang setia kepada prinsip, orang-orang yang mempunyai intelek yang tinggi dan moral yang kuat, yang mempunyai keberanian untuk mengakui keyakinannya, dan yang mempunyai iman untuk menderita demi kebenaran, -- untuk selama berabad-abad orang-orang ini bekerja sebagai budak-budak di dapur kapal-kapal, binasa di atas tiang pembakaran, atau membusuk di penjara bawah tanah. Beribu-ribu orang mencari selamat di pelarian, dan hal ini terus berlanjut selama dua ratus lima puluh tahun sesudah Pembaharuan dimulai.

"Jarang ada generasi bangsa Perancis selama jangka waktu yang panjang itu yang tidak menyaksikan murid-murid kabar Injil yang melarikan diri dari hadapan penganiaya yang ganas sambil membawa bersama mereka kepintaran, kesenian kerajinan dan usaha industri, peraturan, dalam hal-hal mana mereka menonjol, sehingga memperkaya negeri-negeri tempat mereka berlindung.Dan dalam perbandingan, sementara mereka memperkaya negara-negara lain dengan kebolehan-kebolehan yang baik ini, dalam pada itu mereka mengosongkan negara mereka dari kebolehan-kebolehan tersebut. Jika sekiranya semua yang telah mengalir keluar itu tetap tinggal di Perancis, jika sekiranya selama tiga ratus tahun ini kecakapan industri orang-orang yang melarikan diri itu mengusahakan tanah negeri itu, jika selama tiga ratus tahun ini bakat artistik mereka meningkatkan manufaktur, jika selama tiga ratus tahun ini kejeniusan kreatifitas dan kemampuan analitik mereka memperkaya literatur dan mengembangkan ilmunya, jika hikmat mereka telah menuntun konsili-konsili mereka, keberanian mereka berjuang dalam peperangan, keadilan mereka membentuk hukum-hukumnya, dan agama Alkitab memperkuat intelek dan memerintah hati nurani rakyat, maka alangkah besarnya kemuliaan yang mengelilingi Perancis sekarang ini! Betapa besarnya, makmurnya, dan bahagianya negara itu -- sebagai teladan bagi bangsa-bangsa lain.

"Akan tetapi kefanatikan yang membabibuta dan tak terhindarkan mengusir dari negerinya guru-guru kebajikan, pelopor-pelopor peraturan dan pembela-pembela setia takhta kerajaan. Perancis berkata kepada orang-orang yang sebenarnya mampu membuat negeri itu 'terkenal dan mulia' di dunia ini, 'mana yang engkau pilih, tiang gantungan pembakaran atau pengasingan'.??
Akhirnya negeri itupun mengalami keruntuhan benar-benar. Tidak ada lagi hati nurani untuk menegur, tidak ada lagi agama yang harus diseret ke tiang gantungan pembakaran. Tidak ada lagi patriotisme untuk diusir ke pengucilan." -- Wylie, b. 13, ch. 20.

Dan akibatnya adalah Revousi dengan segala akibatnya.



bersambung...
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Simatupang@123 on August 16, 2018, 09:32:17 AM
bersambung, 16/08/2018

Kesalahan fatal yang dilakukan oleh bencana ini bagi rakyat Perancis ialah tidak mau tahu mengenai kebenaran besar: bahwa kebebasan yang benar mendengar nasehat dan amaran dari kedua Saksi itu yaitu Firman Allah, Perjanjian Lama dan Perjanjian baru,  terletak pada larangan hukum Allah.

"Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti." "Tidak ada damai sejahtera bagi orang-orang fasik!" Firman Tuhan. "Tetapi siapa mendengarkan Aku, ia akan tinggal dengan aman terlindung dari pada kedahsyatan malapetaka." ( Yes. 48:18; Amsal 1:33).

Para ateis, pelanggar hukum, dan orang-orang yang sudah murtad, menentang dan menolak hukum Allah. Tetapi akibat-akibat dari pengaruh mereka membuktikan bahwa kesejahteraan manusia tergantung kepada penurutan kepada hukum-hukum ilahi. Mereka yang tidak membaca pelajaran dari buku Allah, diminta agar membacanya dalam sejarah bangsa-bangsa..

TAPI PUJI TUHAN.
tidak selama lamanya Firman Allah yaitu ke dua saksi tersebut (PL dan PB) dibungkam. Saksi-saksi Allah yang setia, yang dibunuh oleh kuasa penghujat yang "muncul dari jurang maut" tidak lama tetap berdiam. "Tiga setengah hari kemudian masuklah roh kehidupan dari Allah ke dalam mereka, sehingga mereka bangkit dan semua orang melihat mereka menjadi sangat takut." (Wah. 11:11).

Pada tahun 1793 dekrit penumpasan agama Kristen dan pengesampingan Alkitab, diluluskan oleh Majelis Permusyawatan Perancis. Tiga setengah tahun kemudian suatu resolusi membatalkan dekrit itu. Dengan demikian diberikan toleransi kepada Alkitab pada hari itu juga. Dunia berdiri heran terperanjat melihat banyaknya kejahatan yang diakibatkan oleh penolakan Kitab yang Suci itu, dan manusia menyadari perlunya percaya kepada Allah dan Firman-Nya sebagai landasan kebajikan dan moralitas.

Tuhan bersabda, "Siapakah yang engkau cela dan engkau hujat? terhadap siapakah engkau menyaringkan suaramu dan memandang dengan sombong-sombong? Terhadap Yang Mahakudus, Allah Israel." (Yes. 37:23). "Sebab itu ketahuilah, Aku mau memberitahukan kepada mereka, sekali ini Aku akan memberitahukan kepada mereka kekuasaan-Ku dan keperkasaan-Ku, supaya mereka tahu, bahwa nama-Ku Tuhan." (Yer. 16:21).

Mengenai kedua saksi-saksi, nabi menyatakan lebih jauh, "Dan orang-orang itu mendengar suatu suara yang nyaring dari Surga berkata kepada mereka: 'Naiklah kemari!' Lalu naiklah mereka ke langit di selubungi awan, disaksikan oleh musuh-musuh mereka." (Wah. 11:12). Semenjak Perancis memerangi kedua saksi-saksi Allah itu, maka saksi-saksi itu telah dihormati seperti yang belum pernah sebelumnya.

Pada tahun 1804, British & Foreign Bible Society (Lembaga Alkitab Inggeris & Luar Negeri) telah diorganisasi. Hal ini diikuti organisasi-organisasi yang sama, dengan banyak cabang-cabangnya di benua Eropa . Pada tahun 1816 didirikan American Bible Society (Lembaga Alkitab Amerika). Pada waktu British Society didirikan, Alkitab itu telah dicetak dan diedarkan dalam 50 bahasa. Sejak waktu itu Alkitab telah diterjemahkan kedalam lebih dari 400 bahasa dan bahasa-bahasa daerah. --

Selama lima puluh tahun sebelum tahun 1792, hanya sedikit perhatian diberikan kepada misi-misi luar negeri. Tidak ada lembaga-lembaga didirikan, dan hanya ada sedikit gereja-gereja yang berusaha menyebarkan Kekristenan ke dunia kafir. Tetapi menjelang akhir abad ke delapan belas, terjadi perubahan besar. Orang-orang menjadi tidak merasa puas dengan hasil-hasil nasionalisme, dan menyadari perlunya pernyataan ilahi dan agama eksperimental. Dari waktu ini pekerjaan misi luar negeri mendapat pertumbuhan yang luar biasa. --
Kemajuan dalam bidang percetakan memberikan rangsangan kepada pekerjaan penyebar-luasan Alkitab. Sarana komunikasi yang bertambah antara berbagai negara, runtuhnya hambatan prasangka buruk dan ekslusif kebangsaan, dan hilangnya kekuasaan paus Roma, telah membuka jalan untuk masuknya firman Allah. Untuk selama beberapa tahun Alkitab telah dijual tanpa hambatan dijalan-jalan kota Roma, dan sekarang telah dibawa ke segala penjuru dunia yang berpenduduk.



bersambung...
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Simatupang@123 on August 23, 2018, 09:28:34 AM
sambungan, 23/08/2018


Voltaire, yang tidak percaya kepada Tuhan, suatu kali berkata, "Saya sudah bosan mendengar orang-orang berulang-ulang mengatakan mengenai dua belas orang yang mendirikan agama Kristen. Saya akan membuktikan bahwa seorang saja sudah cukup untuk meruntuhkannya."

Seabad sudah berlalu sejak kematiannya. Berjuta-juta orang telah berjuang bersama-sama memerangi Alkitab. Tetapi nyatanya jauh dari keruntuhan.
* Kalau pada zaman Voltaire ada seratus Alkitab, sekarang ada sepuluh ribu Alkitab, ya, bahkan seratus ribu Alkitab, Buku Allah.

Seorang Pembaharu yang terdahulu berkata mengenai gereja Kristen, :
"Alkitab itu adalah landasan yang telah merusakkan banyak palu."

Tuhan berkata, :
* "Setiap senjata yang ditempa terhadap engkau tidak akan berhasil, dan setiap orang yang melontarkan tuduhan melawan engkau dalam pengadilan akan engkau buktikan salah." (Yes. 54:17).

* "Firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya." "Segala titah-Nya teguh, kokoh untuk seterusnya dan selama-lamanya dilakukan dalam kebenaran dan kejujuran." ( Yes. 40:8; Maz. 111:7,8.).

Apa saja yang didirikan atas kekuasaan manusia akan hancur, tetapi yang didirikan atas landasan batu zaman, firman Allah, akan teguh berdiri sampai selama-lamanya.





...SELESAI...


semoga tulisan yang  kubagikan tersebut memberkati saudara saudara yang memiliki kerinduan untuk belajar.
sebagian besar sumber dari tulisanku diatas saya ambil dari Buku:
http://kemenanganakhir.com/

kalau tertarik boleh di baca pada buku tersebut: http://kemenanganakhir.com/ bab 15.

salam
TYM
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Nidus on November 10, 2018, 12:20:01 PM
Menurut saya demikian:

- Kurang pas jika kita mengartikan kedua saksi itu adalah 2 orang Israel (secara personal) walaupun memang disebutkan disana Musa dan Elia (yang digadang-gadang akan datang lagi ke dunia)
- 2 Orang saksi itu bukan 2 individual, karena 2 orang saksi itu disebutkan di kitab Wahyu sebagai 2 pohon zaitun yang ada di hadapan Tuhan.

Siapa mereka itu 2 saksi yang adalah 2 pohon zaitun di hadapan Tuhan?

Saksi yang pertama yaitu orang Israel yang jelas adalah pohon yang Tuhan tanam sendiri. Kaum Israel (bukan negara) adalah orang-orang yang sangat berpegang pada Musa dan hukum taurat, tapi bukan Musa saksi yang akan datang disebutkan di kitab Wayu itu, melainkan orang Israel yang memegang hukum Musa. Orang Israel pernah mengalami (pimpinan, hukum, kebaikan, mujizat) Tuhan, sehingga mereka layak disebut saksi. (saksi adalah orang yang mengalami kejadian, kalau tidak mengalami kejadian tetapi bersaksi, maka bisa disebut saksi palsu)

Saksi yang kedua adalah orang Kristen / pengikut Kristus yang menempatkan diri mereka sebagai "abdi Tuhan / pelayan Tuhan" seperti halnya Elia adalah "abdi Tuhan". (Orang Kristen yang mengalami Tuhan layak disebut sebagai saksi, karena saksi itu mengalami kejadian dan bisa bersaksi, sekali lagi kalau tidak mengalami tapi bersaksi, maka bisa disebut saksi palsu). Orang Kristen atau yang percaya Yesus adalah pohon zaitun yang kedua, yang ada dihadapan Tuhan semesta alam dan pohon pohon zaitun kedua ini adalah pohon cangkokan oleh Yesus. Disebutkan di Alkitab bahwa Yesus adalah akar / dasar dari pohon, Kekristenan adalah pohon sendiri diluar Israel dan perjanjian hukum taurat, karena kita bukan dicangkokan ke pohon israel dan taurat, akan tapi langsung dicangkokan ke akarnya yaitu Yesus (anugerah perjanjian baru) sehingga tunas cangkokan itu telah tumbuh menjadi pohon sendiri.

Jadi 2 orang saksi yang nanti dibilang akan dibunuh adalah orang-orang Israel dan orang-orang Kristen. (Ini bukan untuk nakut-nakutin, karena orang yang percaya Tuhan pasti siap mati untuk kebenaran).

Tandanya 2 orang saksi (orang-orang Israel dan orang-orang Kristen yang benar-benar saksi/ mengalami Tuhan) adalah pada mereka kuasa seperti halnya pada Musa dan Elia. Coba cek kalau Anda mengalami dan memiliki tanda-tanda kuasa Musa dan Elia, mungkin Anda adalah juga saksi, maka bersaksilah, jangan takut mati karena hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.

GB.
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Simatupang@123 on November 12, 2018, 01:03:24 PM
Menurut saya demikian:

- Kurang pas jika kita mengartikan kedua saksi itu adalah 2 orang Israel (secara personal) walaupun memang disebutkan disana Musa dan Elia (yang digadang-gadang akan datang lagi ke dunia)
- 2 Orang saksi itu bukan 2 individual, karena 2 orang saksi itu disebutkan di kitab Wahyu sebagai 2 pohon zaitun yang ada di hadapan Tuhan.

setuju dan sepakat bahwa:
2 saksi dalam Kitab Wahyu tersebut bukanlah
1. bukan 2 orang Israel
2. bukan Musa dan Elia secara personal
3. bukan Individual..

Quote
Siapa mereka itu 2 saksi yang adalah 2 pohon zaitun di hadapan Tuhan?

2 Saksi tersebut adalah:
Alkitab kita ini yaitu:

Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru..
Firman inilah 2 saksi yang dimaksud...
saksi yang setia..

dan akan tetap menjadi saksi sampai kepada AKhir Zaman...


salam
TYM
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Pencerah888 on December 02, 2018, 11:11:14 AM
Wahyu 11:3 Dan Aku akan memberi tugas kepada dua saksi-Ku, supaya mereka bernubuat sambil berkabung, seribu dua ratus enam puluh hari lamanya.
4. Mereka adalah kedua pohon zaitun dan kedua kaki dian YANG BERDIRI DI HADAPAN TUHAN semesta alam.

Pohon zaitun dan kaki dian adalah dua simbol spiritual khas dalam kehidupan bangsa Yahudi sejak jaman Perjanjian Lama sehingga menunjukkan bahwa ke duanya berasal dari bani Israel.

Original Jewish symbol :
([url]https://israelolivebond.com/wp-content/uploads/2013/09/Lobi4_600x800_4_7_2.jpg[/url])
Sedangkan BERDIRI DI HADAPAN TUHAN berarti pernah berhadapan MUKA DENGAN MUKA dengan Tuhan tetapi tetap hidup dan hanya ada tiga figur spt itu di kolong langit yakni Henoch, Musa dan Elia. Tetapi Henoch itu tidak tergolong bani Israel.

Mengapa Musa dan Elia mengunjungi Yesus Kristus ketika Dia datang melayani manusia sbg Messiah ?
Karena harus ada dua orang saksi akan Yesus Kristus sbg Messiah dan dua orang adalah jumlah minimal yg telah diharuskan Tuhan sbg saksi.
Ulangan 19:15. "Satu orang saksi saja tidak dapat menggugat seseorang mengenai perkara kesalahan apapun atau dosa apapun yang mungkin dilakukannya; baru atas keterangan dua atau tiga orang saksi perkara itu tidak disangsikan.

Jadi kunjungan mereka berdua adalah dalam rangka sbg kesaksian mereka akan Messiah di jaman kesengsaraan besar menggantikan Gereja Tuhan.
([url]http://www.ellenwhite.info/images/chapt-illus/EW/RH-Transfiguration.jpg[/url])
Musa mewakili Gereja Tuhan yg telah meninggal dunia sejak awal Gereja yg didirikan para Rasul.
Elia mewakili Gereja Tuhan yg masih hidup ketika Yesus Kristus datang utk mengangkat mereka ke surga
bersama kebangkitan orang mati saat Yesus datang membawa Gereja Tuhan ke surga.   

Musa adalah pemimpin besar yang membawa bani Israel keluar dari tanah Mesir yang kejam ke negeri perjanjian melewati banyak peperangan, pemberontakan, kematian (sampar) selama 40 tahun.
Elia adalah penyelamat bangsa tsb. dari krisis moral dan iman yg membawa mereka kembali takut akan Tuhan.

Bukankah Musa telah meninggal dunia ?
Benar dan hanya Tuhan yg tahu dimana kuburannya
Ulangan  5. Lalu matilah Musa, hamba TUHAN itu, di sana di tanah Moab, sesuai dengan Firman Tuhan.
6. Dan dikuburkan-Nyalah dia di suatu lembah di tanah Moab, di tentangan Bet-Peor, dan tidak ada orang yang tahu kuburnya...

Tetapi Tuhan telah menyuruh malaikat Mikhail utk mengambil jenazah tsb. namun dilawan oleh iblis.
Yudas 9 Tetapi penghulu malaikat, Mikhael, ketika dalam suatu perselisihan bertengkar dengan Iblis mengenai mayat Musa, tidak berani menghakimi Iblis itu dengan kata-kata hujatan, tetapi berkata: "Kiranya Tuhan menghardik engkau!" 
Kita melihat bahwa malaikat dan iblis kerap bertempur sebab orang suci dan bangsa2 spt ketika Gabriel membawa pesan kpd Daniel ttg masa depan bani Israel.
Daniel 10:13. Pemimpin kerajaan orang Persia berdiri dua puluh satu hari lamanya menentang aku; tetapi kemudian Mikhael, salah seorang dari pemimpin-pemimpin terkemuka, datang menolong aku

Tentunya Tuhan mengirim Mikhail ke kuburan Musa bukan utk membersihkan rerumputan dan memperpanjang sewa tanah makam tetapi mengambil jenazah tsb. ke surga untuk dibangkitkan kembali untuk pekerjaan Tuhan di akhir zaman.

Yohanes menuliskan dengan jelas bahwa keduanya adalah NABI, yg jelas menunjuk kepada nabi2 PL dan keduanya akan menyiksa semua orang di atas bumi.
Wahyu 11:10 Dan mereka yang diam di atas bumi bergembira dan bersukacita atas mereka itu dan berpesta dan saling mengirim hadiah, karena KEDUA NABI ITU telah merupakan siksaan bagi semua orang yang diam di atas bumi.

Tetapi bahkan setelah mereka dibunuh dan dibangkitkan, umat manusia belum juga bertobat !
Wahyu 9:20 Tetapi manusia lain, yang tidak mati oleh malapetaka itu, tidak juga bertobat dari perbuatan tangan mereka: mereka tidak berhenti menyembah roh-roh jahat dan berhala-berhala dari emas dan perak, dari tembaga, batu dan kayu yang tidak dapat melihat atau mendengar atau berjalan,
21. dan mereka tidak bertobat dari pada pembunuhan, sihir, percabulan dan pencurian.
([url]https://era-m.us/media/2014/02/berhala.jpeg[/url])
Dengan segala bentuk2 yang didewakan, dewa langit, dewa bumi, dewi welas asih, bunda suci, dewa rejeki, dewa keadilan, keramat2, yang tidak pernah menciptakan langit dan bumi tapi mencuri kemuliaan Tuhan, sehingga ke 2 Saksi Tuhan harus bersaksi dengan kekerasan karena era ROH KUDUS dan Gereja telah selesai.

Menurut pendapat saya.. Ke 2 saksi Allah, yg terdiri dari 2 pohon zaitun dan 2 Kaki Dian, mengapa  tidak diartikan sebagai 4 Patriakh utama yg didirikan oleh Rasul Kristus langsung., yaitu: Patriakh Antiokhia, Patriakh Roma, Patriakh Yerusalem dan Patriakh Alexandria (sampai sekarang masih eksis kok).

Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Pencerah888 on December 02, 2018, 11:24:33 AM
setuju dan sepakat bahwa:
2 saksi dalam Kitab Wahyu tersebut bukanlah
1. bukan 2 orang Israel
2. bukan Musa dan Elia secara personal
3. bukan Individual..

2 Saksi tersebut adalah:
Alkitab kita ini yaitu:

Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru..
Firman inilah 2 saksi yang dimaksud...
saksi yang setia..

dan akan tetap menjadi saksi sampai kepada AKhir Zaman...


salam
TYM

Diceritakan, bahwa 2 saksi Allah itu, terdiri dari 2 pohon zaitun dan 2 kaki Dian., nubuat ini berbicara tentang, 4 Patriakh utama, yaitu:
1. Patriakh Antiokhia.
2. Patriakh Roma.
3. Patriakh Yerusalem.
4. Patriakh Alexandria.

Secara “ajaib” ke-4 Patriakh ini, terdiri dari 2 pemahaman, yaitu:

A). Patriakh Roma dan Patriakh Yerusalem (satu aliran pemahaman).==> 2 kaki Dian.
B). Patriak Antiokhia dan Patriak Alexandria (satu aliran pemahaman). ==> 2 pohon zaitun

Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: viruskasih on December 02, 2018, 12:49:16 PM
Diceritakan, bahwa 2 saksi Allah itu, terdiri dari 2 pohon zaitun dan 2 kaki Dian., nubuat ini berbicara tentang, 4 Patriakh utama, yaitu:
1. Patriakh Antiokhia.
2. Patriakh Roma.
3. Patriakh Yerusalem.
4. Patriakh Alexandria.

Secara “ajaib” ke-4 Patriakh ini, terdiri dari 2 pemahaman, yaitu:

A). Patriakh Roma dan Patriakh Yerusalem (satu aliran pemahaman).==> 2 kaki Dian.
B). Patriak Antiokhia dan Patriak Alexandria (satu aliran pemahaman). ==> 2 pohon zaitun
Diceritakan oleh siapa, bray?
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Pencerah888 on December 21, 2018, 02:48:46 PM
Diceritakan oleh siapa, bray?
Hahaha .. mencoba membuka wawasan, tapi ndak ada respon.. karena anda merespon, coba mari kita diskusikan.. hahaha

Saksi dalam kitab wahyu itu, bukan merujuk pada Alkitab PL atau PB, bukan juga merujuk pada Musa atau Elia, tetapi ke 2 saksi Allah pada nubuatan kitab wahyu itu, merujuk pada “gereja”.. hahaha ..

Gereja yg ada sekarang, adalah 2 golongan domba Yesus, yang terdiri dari:
(1). Gereja awal dan turunannya sampai saat ini.
(2). Gereja baru dan turunannya yg tidak memiliki hubungan dengan semua gereja awal.

Nah, kedua saksi Allah itu, telah dinubuatkan Yesus, sewaktu Yesus memberikan pengajaran pada murid, dimana Yesus katakan.. aku akan menggembalakan domba2 ini menjadi satu kawana dan domba2 yg lain yg bukan dari kawanan ini menjadi satu kawanan juga.

Jadi, Gereja yg terdiri dari 2 kawanan inilah yg menjadi 2 saksi Allah yg akan memberitakan firman Allah dan bernubuat, sampai akhir jaman, hingga pada akhirnya.. Kebangkitan Anti Kristus akan menghancurkan gereja2 ini, sehingga pada akhirnya .. iman tidak ditemukan lagi di bumi ini, barulah Yesus datang.

Nah, kedua golongan gereja itu, dibagi lagi.. menjadi 2 pohon zaitun dan 2 kaki Dian.

2 pohon zaitun adalah “gambaran dari golongan gereja awal” dan 2 kaki Dian adalah golongan gereja baru yg tidak punya hubungan dgn gereja awal.

2 pohon zaitun yg merupakan gambaran golongan gereja awal, terdiri dari 2 bagian besar, yaitu: Gereja yg mengikuti Konsili Khalsedon dan Gereja yg menolak konsili khalsedon.

Sementara ke 2 kaki Dian, terdiri dari golongan gereja yang mengaku “Yesus adalah Allah yg menjadi manusia” dan golongan gereja yg tidak mengaku Yesus adalah Allah yg menjadi manusia, tetapi kedua-duanya menerima “Yesus adalah Tuhan dan Juruselamatnya”.

Mengapa Pohon zaitun menggambarkan Gereja awal dan kaki Dian menggambarkan gereja yg tidak memiliki hubungan dgn gereja awal ???

Nanti kita lanjutkan pembahasannya, yg penting.. pembaca sudah memahami “maksut dari 2 saksi Allah dalam nubuatan di kitab wahyu tersebut”.

Tuhan Yesus memberkati...
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: HenHen on December 21, 2018, 03:04:26 PM
Yesus itu gak pernah menggolongkan domba-dombanya

dia menggolongkan hanya 2, yaitu : domba dan kambing

tentang domba sudah sangat jelas :
"Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku"

hanya manusia dan iblis aja yang pengen golong2in domba Yesus
seolah2 kelompoknya itu "lebih" daripada yang laen
bahasa kerennya "memecah belah"
makanya Paulus sampe tekankan : kelompok Paulus? kelompok Apollos? gak penting, Paulus menanam, Apollos menyiram, yang penting adalah Allah yang memberi pertumbuhan

Yesus itu datang bawa ide tentang gereja (ecclesia) itu benar, yaitu orang percaya yang hidup saling mendukung dalam suatu komunitas yang baik
tapi bukan agama, itu ide manusia
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: viruskasih on December 21, 2018, 03:30:13 PM
Hahaha .. mencoba membuka wawasan, tapi ndak ada respon.. karena anda merespon, coba mari kita diskusikan.. hahaha
...
Wikwikwik...

Gue kan cuma tanya, "diceritakan oleh siapa...", bray.
Maksudne, biar gue crosscheck ke mbah gugel, gitu loh.
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Pencerah888 on December 22, 2018, 01:15:10 AM
Yesus itu gak pernah menggolongkan domba-dombanya

dia menggolongkan hanya 2, yaitu : domba dan kambing

tentang domba sudah sangat jelas :
"Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku"

hanya manusia dan iblis aja yang pengen golong2in domba Yesus
seolah2 kelompoknya itu "lebih" daripada yang laen
bahasa kerennya "memecah belah"
makanya Paulus sampe tekankan : kelompok Paulus? kelompok Apollos? gak penting, Paulus menanam, Apollos menyiram, yang penting adalah Allah yang memberi pertumbuhan

Yesus itu datang bawa ide tentang gereja (ecclesia) itu benar, yaitu orang percaya yang hidup saling mendukung dalam suatu komunitas yang baik
tapi bukan agama, itu ide manusia
Hahaha .. saya yakin, kamu masih muda belia, sehingga darah muda mu bergolak, saat “mungkin” banyak penjelasan saya tentang Alkitab yg “membuka kelemahan2 denom mu yg tidak sesuai FT”.

Saudara ku .. sekalipun kamu menghina saya, tetapi .. kalau kali ini ROH KUDUS menegur kamu, dengarkan suaranya ..

Nah, terhadap pertanyaan kamu, dapat kamu baca dalam Yohanes 10:16 ..ada lagi pada Ku “domba2 lain yg bukan dari kandang ini”; domba2 itu harus ku tuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara Ku, dan mereka akan menjadi “satu kawanan dengan satu gembala”.

Jbu..
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Pencerah888 on December 22, 2018, 01:24:43 AM
Wikwikwik...

Gue kan cuma tanya, "diceritakan oleh siapa...", bray.
Maksudne, biar gue crosscheck ke mbah gugel, gitu loh.
Ohhhh .. bagaimana anda mencek ke Google, kalau yg menjelaskan kepada saya “ROH KUDUS”?

Mungkin anda katakan saya bohong, tetapi itulah faktanya.

Nah, silahkan “uji” penjelasan saya tentang “2 saksi Allah yg ditulis dalam kitab wahyu tersebut”? Apakah benar dari ROH KUDUS atau bukan.

Biar Kita dan non Kristen lainnya, dapat menguji bersama-sama penjelasan saya, tentang 2 saksi Allah dalam kitab wahyu tsb, saya akan memindahkan topik disini, kedalam Group “non Kristen”.

Mohon ijin ..

Jbu..
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: viruskasih on December 23, 2018, 02:45:36 AM
Ohhhh .. bagaimana anda mencek ke Google, kalau yg menjelaskan kepada saya “ROH KUDUS”?
Ohhhh... jadi semua yang elo ketik di posting sebelumnya itu adalah CERITA dari ROH KUDUS langsung ke elo?

Betewe, justru karena elo gak kasih informasi so gue jadi tanyain itu ke elo, bray. Nah, sekarang masalahnya sudah clear.

Mungkin anda katakan saya bohong, tetapi itulah faktanya.
Gue gak bilang elo bohong, kok. Tapi bisa jadi itu bukan faktanya.


Nah, silahkan “uji” penjelasan saya tentang “2 saksi Allah yg ditulis dalam kitab wahyu tersebut”? Apakah benar dari ROH KUDUS atau bukan.
Sebelum ke situ, gue mau tanya satu hal :

GIMANA CARA ELO MENGKLARIFIKASI KALO YANG CERITA KE ELO ITU ADALAH ROH KUDUS?


Biar Kita dan non Kristen lainnya, dapat menguji bersama-sama penjelasan saya, tentang 2 saksi Allah dalam kitab wahyu tsb, saya akan memindahkan topik disini, kedalam Group “non Kristen”.
Kalo nurut gue sih, ga perlu dipindah, bray.

Tapi ya suka-suka elo deh dan tergantung keputusan Admin juga.
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: ZheZhu on December 23, 2018, 04:10:22 AM
Yesus itu gak pernah menggolongkan domba-dombanya

Tepat.

dia menggolongkan hanya 2, yaitu : domba dan kambing

keliatannya ada yang kurang..
kira2 apa ya yang kurang ?
coba anda inget2 lagi apa kata Yesus..

Oh..ini..nih..

"srigala yang menyamar seperti domba"

benar kagak..?

tentang domba sudah sangat jelas :
"Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku"

betul dong.. jelas sekali itu mah..

hanya manusia dan iblis aja yang pengen golong2in domba Yesus seolah2 kelompoknya itu "lebih" daripada yang laen

semoga anda bukan mengarah ke sini ya..

Pope Eugene IV and the Council of Florence (A.D. 1438 - 1445):

"[The Holy Roman Church] firmly believes, professes, and proclaims that those not living within the Catholic Church, not only pagans, but also Jews and heretics
 and schismatics cannot become participants in eternal life, but will depart `into everlasting fire which was prepared for the devil and his angels' (Matt. 25:41),unless before the end of life the same have been added to the flock; and that the unity of the ecclesiastical body is so strong that only to those remaining in it are the sacraments of the Church of benefit for salvation,and do fastings, almsgiving, and other functions of piety and exercises of Christian service produce eternal reward, and that
no one, whatever almsgiving he has practiced, even if he has shed blood for the name of Christ, can be saved, unless he has remained in the bosom and unity of the Catholic Church."

"Gereja Roma yang Kudus benar-benar mempercayai, meyakini dan menyatakan bahwa mereka yang tidak hidup dalam Gereja Katolik, tidak hanya Kafir, tapi juga penganut Yudaisme,bidat dan skismatik tidak bisa menjadi participant dalam kehidupan kekal, tapi akan pergi 'ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya' (Mat 25:41),kecuali sebelum akhir hidupnya mereka ditambahkan ke kumpulan domba; dan kesatuan dari tubuh Gereja begitu kuatnya sehingga hanya kepada mereka yang berada didalam kesatuan tersebut sakramen Gereja berdaya untuk keselamatan.Dan [hanya didalam Gerejalah] puasa, kemurahan dan fungsi kebaikan Kristen lain bisa memberikan hadiah, dan bahwa tidak seorangpun, apapun kemurahan yang dia lakukan, bahkan bila dia telah menumpahkan darah untuk nama Kristus, bisa diselamatkan, kecuali dia berada didalam pelukan dan kesatuan dari Gereja Katolik."

Maka Kekristenan diluar Gereja Katolik termasuk Protestantism adalah bidaah (orang yang memeluk "bidaah" disebut "bidat" atau bahasa Inggrisnya "heretic")

Kutiban dari :
http://www.sarapanpagi.org/diskusi-diluar-gereja-katolik-sesat-vt2768.html (http://www.sarapanpagi.org/diskusi-diluar-gereja-katolik-sesat-vt2768.html)

bahasa kerennya "memecah belah"

Oya, klo bahasa pada zamannya Pope Eugene IV and the Council of Florence (A.D. 1438 - 1445) kira2 apa ya??? coba anda bagiin juga ke kita2..

bersambung...

Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: ZheZhu on December 23, 2018, 04:18:24 AM
sambungan..

makanya Paulus sampe tekankan : kelompok Paulus? kelompok Apollos? gak penting, Paulus menanam, Apollos menyiram, yang penting adalah Allah yang memberi pertumbuhan
menanam dan menyiram di sini termasuk juga didalam saling mengingatkan ya kan ..

misalnya :
mengingatkan bahwa praktek berdoa kepada arwah adalah kekejian bagi Allah..

betul gk ?

atau yang saya katakan misalnya ini, mau anda katakan bukanlah tergolong dalam menyiram dan menanam karena nyesat2in domba Allah ?

anda inget2 lho apa yang Yesus katakan..
ada domba
ada kambing
dan...ada srigala yang menyamar sebagai domba.

Yesus itu datang bawa ide tentang gereja (ecclesia) itu benar, yaitu orang percaya yang hidup saling mendukung dalam suatu komunitas yang baik
tapi bukan agama, itu ide manusia
Saya kira yang namanya saling mendukung ini tidak termasuk mendukung juga ajaran yang menyimpang dari firman Allah kan.. terlepas dari yang menjalankan ajaran itu adalah yang mengaku-ngaku sebagai domba domba Allah.

semoga masih ada nalar sehat..

TUHAN YESUS MEMBERKATI
ZheZhu
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Pencerah888 on December 23, 2018, 07:34:40 AM
Ohhhh... jadi semua yang elo ketik di posting sebelumnya itu adalah CERITA dari ROH KUDUS langsung ke elo?

Betewe, justru karena elo gak kasih informasi so gue jadi tanyain itu ke elo, bray. Nah, sekarang masalahnya sudah clear.
Gue gak bilang elo bohong, kok. Tapi bisa jadi itu bukan faktanya.

Sebelum ke situ, gue mau tanya satu hal :

GIMANA CARA ELO MENGKLARIFIKASI KALO YANG CERITA KE ELO ITU ADALAH ROH KUDUS?

Kalo nurut gue sih, ga perlu dipindah, bray.

Tapi ya suka-suka elo deh dan tergantung keputusan Admin juga.
Maksut saya pindahkan, bukan semua topik ini saya pindahkan, tetapi pertanyaan anda, saya pindahkan ke topik non Kristen dan sudah saya jelaskan panjang lebar disana.

Silahkan menanggapi disana.. hahaha.,

Jbu
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Pencerah888 on December 23, 2018, 07:48:23 AM
...cut..
Sebelum ke situ, gue mau tanya satu hal :

GIMANA CARA ELO MENGKLARIFIKASI KALO YANG CERITA KE ELO ITU ADALAH ROH KUDUS?[/color
FT berkata .. “ujilah setiap Roh..”

Nah, pertanyaan anda adalah sama dgn pertanyaan ..bagaimana kita bisa tahu, bahwa kitab yg ditulis si A atau si B dalam Alkitab, adalah berasal dari “bimbingan ROH KUDUS”?

Seperti kata FT .. ujilah setiap Roh, apakah ia berasal dari Allah atau bukan.

Demikian juga septua ginta dalam menyusun Alkitab, dimana kitab yg satu di uji oleh kitab yg lain, apakah saling mendukung atau saling bertentangan.

Nah, jika kitab yg satu tidak bertentangan atau saling mendukung dgn kitab yg lain, maka semua kitab yg saling mendukung itulah, yg merupakan “kitab yg ditulis oleh bimbingan ROH KUDUS”.

Demikian juga terhadap penafsiran2 yg dilakukan oleh manusia, termasuk saya sendiri.. maka semua penafsiran tsb, “harus di uji” dengan Alkitab, apakah penafsiran itu “ada” bertentangan dgn ayat2 FT yg ada di Alkitab atau tidak ?

Nah, jika  hasil “pengujian” terhadap tafsir yg dilakukan oleh manusia, tidak ada yg bertentangan dgn FT yg tertulis di Alkitab, maka artinya .. tafsiran manusia tsb “berasal dari bimbingan ROH KUDUS”., sebab “hanya ROH KUDUS” yg dapat membimbing manusia, untuk memahami Firman Allah dgn benar.

Jbu..
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: HenHen on December 24, 2018, 08:30:56 AM
justru itu

domba2ku yang laen itu akan disatukan Yesus pada akhirnya
why tau2 di Wahyu bisa diartikan ada 2 golongan domba lagi....

tapi ya semua itu domba
ada domba di kandang
ada domba diluar kandang
sebutannya sama2 domba, syarat untuk jadi dombanya baik diluar kandang maupun didalam kandang ya sama : mendengar suaraNya, pada akhirnya juga akan jadi satu kandang oleh kehendakNya
so pada akhirnya ya hanya ada domba dan kambing
bukan 2 golongan domba

sy mah cuma nyatakan apa adanya berdasarkan pemahaman sy so far
silahkan kalo mau diskusi kok :)
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Ashes to Ashes on December 24, 2018, 10:46:27 AM
Diceritakan, bahwa 2 saksi Allah itu, terdiri dari 2 pohon zaitun dan 2 kaki Dian., nubuat ini berbicara tentang, 4 Patriakh utama, yaitu:
1. Patriakh Antiokhia.
2. Patriakh Roma.
3. Patriakh Yerusalem.
4. Patriakh Alexandria.
Bagaimana anda jelaskan bahwa mereka
1. bernubuat selama 1260 hari :
Wahyu 11:3 Dan Aku akan memberi tugas kepada dua saksi-Ku, supaya mereka bernubuat sambil berkabung, seribu dua ratus enam puluh hari lamanya.

2. Menyiksa semua orang yang diam di atas bumi.
Wahyu 11:10 ...karena KEDUA NABI ITU telah merupakan siksaan bagi semua orang yang diam di atas bumi.

Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Ashes to Ashes on December 24, 2018, 10:49:03 AM
Jadi 2 orang saksi yang nanti dibilang akan dibunuh adalah orang-orang Israel dan orang-orang Kristen.

Jika demikian kenapa mereka menyiksa semua orang diatas bumi.
Wah 11:10 ....karena KEDUA NABI ITU telah merupakan siksaan bagi semua orang yang diam di atas bumi.

Apakah anda suka menyiksa orang ?  :'( :'( :'(
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Ashes to Ashes on December 24, 2018, 10:57:35 AM
tidak selama lamanya Firman Allah yaitu ke dua saksi tersebut (PL dan PB) dibungkam. S

Sejak kapan di langit tidak turun hujan selama PL dan PB diberitakan dan air menjadi darah ?
Wah 11:6. Mereka mempunyai kuasa menutup langit, supaya jangan turun hujan selama mereka bernubuat; dan mereka mempunyai kuasa atas segala air untuk mengubahnya menjadi darah, dan untuk memukul bumi dengan segala jenis malapetaka, setiap kali mereka menghendakinya.

Dimanaaaaa dimanaaaaaa dimaaaaaaana.
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Isac on December 24, 2018, 12:09:34 PM
mungkin saya akan diserang karena pandangan ini, tapi kita perlu melihat dari sudut pandang lain dan bukan berarti saya tidak percaya dengan Alkitab. Justru kita harus menempatkan tulisan-tulisan Alkitab sesuai dengan tujuan penulis dan tidak menariknya keluar dari konteks penulisan.

Sebelum kita mengutip ayat dan melakukan tafsir. ada baiknya mengetahui jenis2 tulisan di Alkitab.
Khususnya kitab Wahyu dan Daniel yang sering kita pakai untuk menafsirkan akhir jaman dan mencocokannya dengan kejadian masa kini.

Mereka tergolong tulisan Apokaliptik. Jenis tulisan ini biasa dipakai sebagai tulisan untuk menyemangati bangsa Israel/orang Kristen yang tertindas oleh penguasa. Oleh karena itu, banyak perumpamaan, simbolisme, dan hal hal yang bersifat figuratif.

Quote
Apocalyptic literature, literary genre that foretells supernaturally inspired cataclysmic events that will transpire at the end of the world. A product of the Judeo-Christian tradition, apocalyptic literature is characteristically pseudonymous; it takes narrative form, employs esoteric language, expresses a pessimistic view of the present, and treats the final events as imminent.

The earliest apocalypses are Jewish works that date from about 200 BCE to about 165 BCE. Whereas earlier Jewish writers, the Prophets, had foretold the coming of disasters, often in esoteric language, they neither placed these disasters in a narrative framework nor conceived of them in eschatological terms. During the time of the Hellenistic domination of Palestine and the revolt of the Maccabees, however, a pessimistic view of the present became coupled with an expectation of an apocalyptic scenario, which is characterized by an imminent crisis, a universal judgment, and a supernatural resolution.


Kitab Daniel dituliskan pada saat:

Quote
The Book of Daniel presents a collection of popular stories about Daniel, a loyal Jew, and the record of visions granted to him, with the Babylonian Exile of the 6th century BCE as their background. The book, however, was written in a later time of national crisis—when the Jews were suffering severe persecution under Antiochus IV Epiphanes (reigned 175–164/163 BCE), the second Seleucid ruler of Palestine

Quote
The most famous and influential of the early Jewish apocalypses is the last part of the biblical Book of Daniel (chapters 7–12), written about 167 BCE and attributed to a revered wise man who supposedly lived some four centuries earlier at the time of the Babylonian captivity. “Daniel” recounts a series of visions, the first of which (chapter 7) is the most succinct. He sees a succession of four terrible beasts, evidently representing a succession of earthly persecutors culminating in the contemporary Hellenistic tyrant Antiochus IV Epiphanes (the “eleventh horn” of the fourth beast).

Bait Allah ditunggang balikan, oleh Epiphanes. Bangsa Israel dipaksa meninggalkan tradisi mereka. (jika saya tidak salah, bahkan ia membawa babi ke dalam bait Allah).

Alhasil bangsa Israel memberontak yang bisa kita lihat dalam kitab Makabe.

Quote
For many centuries the apocalyptic character of the Book of Daniel was overlooked, and it was generally considered to be true history, containing genuine prophecy. In fact, the book was included among the prophetic books in the Greek canon. It is now recognized, however, that the writer’s knowledge of the exilic times was sketchy and inaccurate. His date for the fall of Jerusalem, for example, is wrong; Belshazzar is represented as the son of Nebuchadrezzar and the last king of Babylon, whereas he was actually the son of Nabonidus and, though a powerful figure, was never king; Darius the Mede, a fictitious character perhaps confused with Darius I of Persia, is made the successor of Belshazzar instead of Cyrus. By contrast, the book is a not inconsiderable historical source for the Greek period. It refers to the desecration of the Temple in 167 and possibly to the beginning of the Maccabean revolt. Only when the narrative reaches the latter part of the reign of Antiochus do notable inaccuracies appear—an indication of a transition from history to prediction. The book is thus dated between 167 and 164 BCE.
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Isac on December 24, 2018, 12:09:49 PM
Untuk Wahyu sendiri:
Quote
Written in Asia Minor about 95 CE by a Christian named John (the fact that the author gives his true name is the one major exception to the rule of pseudonymity), the Revelation offers a vibrant, sometimes lurid, account of imminent crisis, judgment, and salvation. Evidently obsessed by the persecution of Christians by the Roman Empire, which he refers to as “Babylon,” John recounts a series of visions that foretell a crescendo of persecutions and martyrdoms followed by universal judgment, retribution for the forces of evil, and rewards for the faithful.

he seer was probably involved in an actual historical situation in the late 80s under Domitian, a time when there was open conflict between the church and the Roman state. There is a tradition supported by Irenaeus, a 2nd-century bishop of Lyons, that in this persecution punishment was death or banishment. John’s prominence might have led to banishment to Patmos, an isle off the coast of Asia Minor, from his homeland in or around Ephesus. From Patmos he wrote a circular letter to the churches in Asia...

Even the apocalyptic, however, is “anti-apocalyptic” in that the seer’s message is open and the mysteries serve not to conceal but to heighten what is seen and to be expected. Apocalyptic schemata and motifs are, however, used toward this purpose, and allegorical incorporation of sources is more a demonstration of the true, ultimate message than a literary device. Blurred images (e.g., God, Christ, and angels; chiliastic [1,000-year] eras and temporal duplications; as well as interpretations) are part of the apocalyptic style, but a current concrete historical situation is the foundation. Revelation is written in fantastic imagery, blending Jewish apocalypticism, Babylonian mythology, and astrological speculation. It is pictorial, dramatic, and poetic...

The recapitulations of the seven seals, trumpets, and bowls may be deliberate schematization. The purpose of such repetition and increasing revelation can be a way of heightening enthusiasm to encourage the church.

Quote
Many scholars, however, agree that Revelation is not simply an abstract spiritual allegory divorced from historical events, nor merely a prophecy concerning the final upheaval at the end of the world, couched in obscure language. Rather, it deals with a contemporary crisis of faith, probably brought on by Roman persecutions. Christians are consequently exhorted to remain steadfast in their faith and to hold firmly to the hope that God will ultimately be victorious over his (and their) enemies.

Kitab ini juga ditulis ketika konflik antara orang Kristen, Yahudi dengan Romawi. Penulis ingin menyemangati gereja-gereja yang dipersekusi

Sumber 1 (https://www.britannica.com/art/apocalyptic-literature)
Sumber 2 (https://www.britannica.com/topic/biblical-literature/Job#ref597861)
Sumber 3 (https://www.britannica.com/topic/Revelation-to-John)
Sumber 4 (https://www.britannica.com/topic/biblical-literature/The-Pastoral-Letters-I-and-II-Timothy-and-Titus#ref73469)
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Isac on December 24, 2018, 12:11:34 PM
Saran saya sebelum melepaskan satu ayat dan menafsirkannya. Kita perlu tahu latar belakang penulisan, tujuan penulisan, siapa penerima tulisan dan penulis, hal-hal yang terjadi pada saat penulisan dll.
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Isac on December 24, 2018, 12:18:28 PM
sambungan..
menanam dan menyiram di sini termasuk juga didalam saling mengingatkan ya kan ..

misalnya :
mengingatkan bahwa praktek berdoa kepada arwah adalah kekejian bagi Allah..

betul gk ?

atau yang saya katakan misalnya ini, mau anda katakan bukanlah tergolong dalam menyiram dan menanam karena nyesat2in domba Allah ?

anda inget2 lho apa yang Yesus katakan..
ada domba
ada kambing
dan...ada srigala yang menyamar sebagai domba.
Saya kira yang namanya saling mendukung ini tidak termasuk mendukung juga ajaran yang menyimpang dari firman Allah kan.. terlepas dari yang menjalankan ajaran itu adalah yang mengaku-ngaku sebagai domba domba Allah.

semoga masih ada nalar sehat..

TUHAN YESUS MEMBERKATI
ZheZhu

Si Upin Ipin, apapun topik diskusinya pasti nyambungnya ke

menanam dan menyiram di sini termasuk juga didalam saling mengingatkan ya kan ..

misalnya :
mengingatkan bahwa praktek berdoa kepada arwah adalah kekejian bagi Allah..

betul gk ?

Anda waras??? ;D ;D ;D
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Simatupang@123 on December 27, 2018, 09:22:18 AM
Diceritakan, bahwa 2 saksi Allah itu, terdiri dari 2 pohon zaitun dan 2 kaki Dian., nubuat ini berbicara tentang, 4 Patriakh utama, yaitu:
1. Patriakh Antiokhia.
2. Patriakh Roma.
3. Patriakh Yerusalem.
4. Patriakh Alexandria.

Secara “ajaib” ke-4 Patriakh ini, terdiri dari 2 pemahaman, yaitu:

A). Patriakh Roma dan Patriakh Yerusalem (satu aliran pemahaman).==> 2 kaki Dian.
B). Patriak Antiokhia dan Patriak Alexandria (satu aliran pemahaman). ==> 2 pohon zaitun

kalau menurutku ke 2 Saksi tersebut tidak memiliki Pemahaman yang berbeda beda..
sebab kalau Paham sudah berbeda.. maka Pesan dan ajaran yang disampaiakan oleh ke dua saksi tersebutpun sudah pasti akan berbeda..

kalau menurutku. ke dua saksi itu memiliki Pesan yang sama, dasar yang sama, kuasa yang sama, tujuan yang sama, sumber yang sama.
yaitu meninggikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat dunia.
Saksi Pertama menunjuk kepada kedatangan Sang Mesias, sebagai Juruselamat Dunia. (Perjanjian Lama)
Saksi Kedua mengingatkan kembali apa yang telah dilakukan oleh Sang Mesias bagi dunia. (Perjanjian Baru)

ke dua saksi tersebut adalah Firman Allah.
yaitu Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru..


Salam
TYM
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: viruskasih on December 28, 2018, 02:00:27 AM
FT berkata .. “ujilah setiap Roh..”

Nah, pertanyaan anda adalah sama dgn pertanyaan ..bagaimana kita bisa tahu, bahwa kitab yg ditulis si A atau si B dalam Alkitab, adalah berasal dari “bimbingan ROH KUDUS”?

Seperti kata FT .. ujilah setiap Roh, apakah ia berasal dari Allah atau bukan.

Demikian juga septua ginta dalam menyusun Alkitab, dimana kitab yg satu di uji oleh kitab yg lain, apakah saling mendukung atau saling bertentangan.

Nah, jika kitab yg satu tidak bertentangan atau saling mendukung dgn kitab yg lain, maka semua kitab yg saling mendukung itulah, yg merupakan “kitab yg ditulis oleh bimbingan ROH KUDUS”.
Lengkapnya kek gini, bray :

Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia.

Kalo untuk segala sesuatu yang tertulis di Alkitab, kayaknya gak perlulah elo ngomongin panjang x lebar x tinggi karena sudah diuji oleh Gereja sebelum dijilid jadi satu, bray. Toh, yang gue tanyaain  ke elo bukan soal apa yang tertulis di Alkitab kan?


Demikian juga terhadap penafsiran2 yg dilakukan oleh manusia, termasuk saya sendiri.. maka semua penafsiran tsb, “harus di uji” dengan Alkitab, apakah penafsiran itu “ada” bertentangan dgn ayat2 FT yg ada di Alkitab atau tidak ?
Penafsiran? Lho, kok jadi penafsiran sih, bray ?

Kan elo sendiri yang bilang bahwa elo DICERITAKAN OLEH ROH KUDUS???

Kok sekarang ngomongnya jadi penafsiran...??? Duh, gimana sih elo, bray ????


Nah, jika  hasil “pengujian” terhadap tafsir yg dilakukan oleh manusia, tidak ada yg bertentangan dgn FT yg tertulis di Alkitab, maka artinya .. tafsiran manusia tsb “berasal dari bimbingan ROH KUDUS”., sebab “hanya ROH KUDUS” yg dapat membimbing manusia, untuk memahami Firman Allah dgn benar.
Sekarang bilang TAFSIR, sebelumnya elo bilang DICERITAKAN OLEH ROH KUDUS...


Hati-hati, bray :

Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia.
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Pencerah888 on December 29, 2018, 02:01:01 AM
Lengkapnya kek gini, bray :

Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia.

Kalo untuk segala sesuatu yang tertulis di Alkitab, kayaknya gak perlulah elo ngomongin panjang x lebar x tinggi karena sudah diuji oleh Gereja sebelum dijilid jadi satu, bray. Toh, yang gue tanyaain  ke elo bukan soal apa yang tertulis di Alkitab kan?

Penafsiran? Lho, kok jadi penafsiran sih, bray ?

Kan elo sendiri yang bilang bahwa elo DICERITAKAN OLEH ROH KUDUS???

Kok sekarang ngomongnya jadi penafsiran...??? Duh, gimana sih elo, bray ????

Sekarang bilang TAFSIR, sebelumnya elo bilang DICERITAKAN OLEH ROH KUDUS...


Hati-hati, bray :

Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia.
Hahaha ...saya sudah jelaskan secara detail di topik non Kristen, silahkan anda tanggani disana..
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Pencerah888 on December 29, 2018, 02:09:20 AM
Bagaimana anda jelaskan bahwa mereka
1. bernubuat selama 1260 hari :
Wahyu 11:3 Dan Aku akan memberi tugas kepada dua saksi-Ku, supaya mereka bernubuat sambil berkabung, seribu dua ratus enam puluh hari lamanya.

2. Menyiksa semua orang yang diam di atas bumi.
Wahyu 11:10 ...karena KEDUA NABI ITU telah merupakan siksaan bagi semua orang yang diam di atas bumi.
Begini saudara ku .. perkataan “nubuat” disana, tidak boleh dipahami dengan arti literal “bernubuat”, mengapa ?? Sebab jika kita pahami sbg “nubuat”, maka kitab wahyu bukanlah kitab terakhir.

Kemudian, tentang kedua nabi dalam perkataan wahyu tsb, tidak boleh juga dipahami secara literal dgn arti “nabi”, mengapa ?? Sebab jika dipahami demikian, maka setelah Yesus masih ada 2 nabi lagi.

Jbu
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Pencerah888 on December 29, 2018, 02:13:35 AM
kalau menurutku ke 2 Saksi tersebut tidak memiliki Pemahaman yang berbeda beda..
sebab kalau Paham sudah berbeda.. maka Pesan dan ajaran yang disampaiakan oleh ke dua saksi tersebutpun sudah pasti akan berbeda..

kalau menurutku. ke dua saksi itu memiliki Pesan yang sama, dasar yang sama, kuasa yang sama, tujuan yang sama, sumber yang sama.
yaitu meninggikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat dunia.
Saksi Pertama menunjuk kepada kedatangan Sang Mesias, sebagai Juruselamat Dunia. (Perjanjian Lama)
Saksi Kedua mengingatkan kembali apa yang telah dilakukan oleh Sang Mesias bagi dunia. (Perjanjian Baru)

ke dua saksi tersebut adalah Firman Allah.
yaitu Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru..


Salam
TYM
Kalau 2 saksi itu, dipahami sbg kirap PL dan PB, maka .. bagaimana penjelasannya terhadap wahyu pasal 11, yg mengatakan ..ke 2 saksi itu mati, kemudian  setelah 3.5 hari, Roh Tuhan turun atas ke 2 saksi itu, sehingga saksi itu bangkit.==> jadi tidak mungkin dimaksudkan untuk PL dan PB.

Jbu
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: viruskasih on December 29, 2018, 04:30:45 AM
Hahaha ...saya sudah jelaskan secara detail di topik non Kristen, silahkan anda tanggani disana..
WikWikWik... Gue gak peduli soal siapa 2 saksi tersebut, bray.


Kan elo sendiri yang loh bilang kalo ROH KUDUS lah yang ceritain (jelasin) ke elo.

Nah, pertanyaan gue kan simpel bingits tuh, bahwa gimana cara elo mengklarifikasi bahwa yang ceritain (jelasin) ke elo itu adalah ROH KUDUS?

Sekarang elo malah lari ke soal TAFSIR segala. Elo bisa konsisten dikit gak, bray?
Karena kalo dari awal yang elo bilang itu adalah TAFSIR, gue gak bakalan reply komen elo, bray.


Sekarang gini deh, gue mau konfirmasi sekali lagi untuk memastikan apa gue mau lanjut atau tidak diskusi di trit ini dengan elo :

Diceritakan, bahwa 2 saksi Allah itu, terdiri dari 2 pohon zaitun dan 2 kaki Dian., nubuat ini berbicara tentang, 4 Patriakh utama, yaitu:
1. Patriakh Antiokhia.
2. Patriakh Roma.
3. Patriakh Yerusalem.
4. Patriakh Alexandria.

Secara “ajaib” ke-4 Patriakh ini, terdiri dari 2 pemahaman, yaitu:

A). Patriakh Roma dan Patriakh Yerusalem (satu aliran pemahaman).==> 2 kaki Dian.
B). Patriak Antiokhia dan Patriak Alexandria (satu aliran pemahaman). ==> 2 pohon zaitun

Saksi dalam kitab wahyu itu, bukan merujuk pada Alkitab PL atau PB, bukan juga merujuk pada Musa atau Elia, tetapi ke 2 saksi Allah pada nubuatan kitab wahyu itu, merujuk pada “gereja”.. hahaha ..

Gereja yg ada sekarang, adalah 2 golongan domba Yesus, yang terdiri dari:
(1). Gereja awal dan turunannya sampai saat ini.
(2). Gereja baru dan turunannya yg tidak memiliki hubungan dengan semua gereja awal.

Nah, kedua saksi Allah itu, telah dinubuatkan Yesus, sewaktu Yesus memberikan pengajaran pada murid, dimana Yesus katakan.. aku akan menggembalakan domba2 ini menjadi satu kawana dan domba2 yg lain yg bukan dari kawanan ini menjadi satu kawanan juga.

Jadi, Gereja yg terdiri dari 2 kawanan inilah yg menjadi 2 saksi Allah yg akan memberitakan firman Allah dan bernubuat, sampai akhir jaman, hingga pada akhirnya.. Kebangkitan Anti Kristus akan menghancurkan gereja2 ini, sehingga pada akhirnya .. iman tidak ditemukan lagi di bumi ini, barulah Yesus datang.

Nah, kedua golongan gereja itu, dibagi lagi.. menjadi 2 pohon zaitun dan 2 kaki Dian.

2 pohon zaitun adalah “gambaran dari golongan gereja awal” dan 2 kaki Dian adalah golongan gereja baru yg tidak punya hubungan dgn gereja awal.

2 pohon zaitun yg merupakan gambaran golongan gereja awal, terdiri dari 2 bagian besar, yaitu: Gereja yg mengikuti Konsili Khalsedon dan Gereja yg menolak konsili khalsedon.

Sementara ke 2 kaki Dian, terdiri dari golongan gereja yang mengaku “Yesus adalah Allah yg menjadi manusia” dan golongan gereja yg tidak mengaku Yesus adalah Allah yg menjadi manusia, tetapi kedua-duanya menerima “Yesus adalah Tuhan dan Juruselamatnya”.

Nah, dua komen elo di atas itu adalah PENJELASAN ROH KUDUS ke elo atau TAFSIR pribadi ?


Betewe, kalo elo gak mau jawab, ya gpp juga sih. Elo bebas merdeka untuk itu.
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Simatupang@123 on January 02, 2019, 12:21:15 PM
Kalau 2 saksi itu, dipahami sbg kirap PL dan PB, maka .. bagaimana penjelasannya terhadap wahyu pasal 11, yg mengatakan ..ke 2 saksi itu mati, kemudian  setelah 3.5 hari, Roh Tuhan turun atas ke 2 saksi itu, sehingga saksi itu bangkit.==> jadi tidak mungkin dimaksudkan untuk PL dan PB.

Jbu

apakah bro @Pencerah888 sudah membaca seluruh tulisanku pada topik ini.. ?
pertanyaan bro tersebut sudah terjawab dengan padat dan jelas.

kmatian ke 2 saksi itu (PL dan PB), digenapi pada saat revolusi perancis dimana Firman Tuhan sangat dihina, direndahkan dan dipunahkan..

namun ke 2 saksi itu (PL dan PB) akan bangkit kembali yaitu digenapi pada saat timbul perhatian besar di seluruh dunia untuk kembali kepada Firman Tuhan, Firman itu sangat ditinggikan, lembaga lembaga Alkitab didirikan. dan untuk pertama kalinya setelah peristiwa itu Alkitab dicetak dan diproduksi dalam skala yang sangat besar. tidak ada Kitab di seluruh dunia ini yang dapat menyamai Produksi Firman Tuhan.
Semua mata, semua usia, semua Suku, semua bahasa, apapun latar belakang dan kepercayaan-nya.. dengan bebas memiliki Akses kepada Firman Tuhan.
itulah artinya ke 2 saksi itu akan dibangkitkan dan ditinggikan..


 :) :) :)
salam
TYM

Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Ashes to Ashes on January 03, 2019, 11:59:31 AM

namun ke 2 saksi itu (PL dan PB)

Tolong dijawab sejak kapan PL dan PB menjadi siksaan bagi semua orang yg diam diatas bumi ?
Wah 11:10 ....karena KEDUA NABI ITU telah merupakan siksaan bagi semua orang yang diam di atas bumi.

Sejak kapan di langit tidak turun hujan selama PL dan PB diberitakan dan air menjadi darah ?
Wah 11:6. Mereka mempunyai kuasa menutup langit, supaya jangan turun hujan selama mereka bernubuat; dan mereka mempunyai kuasa atas segala air untuk mengubahnya menjadi darah, dan untuk memukul bumi dengan segala jenis malapetaka, setiap kali mereka menghendakinya.

Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Simatupang@123 on January 03, 2019, 12:42:20 PM
Tolong dijawab sejak kapan PL dan PB menjadi siksaan bagi semua orang yg diam diatas bumi ?

sebenarnya Sifat Firman Tuhan itu adalah Pembawa Damai.  para Penurut Firman biasanya akan menjadi warga negara yang baik, jujur dan suka damai dengan para tetangganya.

namun sekalipun Firman Tuhan tersebut selalu bersifat membawa Damai.
Firman Tuhan tidak pernah berkompromi terhadap pelanggaran, ketidakadilan dan kepada dosa.

Dosa tetaplah dosa, dan dengan setia para saksi tersebut (Firman Tuhan) akan tetap menyatakan dosa itu sebagai dosa dan mengamarkan akibat akibat yang akan terjadi disebabkan pelanggaran dan dosa tersebut.

dalam Hal inilah Firman Tuhan tersebut disebut sebagai Pedang.
karena dengan Setia Firman itu akan menyatakan benar itu benar dan salah itu adalah salah. tidak pernah Kesalahan menjadi kebenaran dan Kebenaran menjadi Kesalahan.

kesetiaan Firman itu menyatakan Kebenaran dan menelanjangi kepalsuan adalah merupakan siksaan bagi yang mempertahankan Kesalahan, kepalsuan, pelanggaran dan dosa.

dunia ini pernah membungkam ke 2 saksi tersebut (PL dan PB), Firman Tuhan tidak bebas dicetak, dimiliki dan dipelajari di muka umum. kurang lebih hampir selama 1800 tahun.
Firman Tuhan itu ibarat dirantai, karena Tidak diberi kebebasan kepada manusia untuk mengajar dan memberi Tuntunan.
Dunia Tanpa Firman tersebut di kenal sebagai Zaman Kegelapan. https://id.wikipedia.org/wiki/Zaman_Kegelapan_(historiografi) (https://id.wikipedia.org/wiki/Zaman_Kegelapan_(historiografi))
yaitu Dunia tanpa Firman Tuhan.
Firman itu dibungkam karena merupakan siksaan bagi individu, kelompok dan organisasi korup dan kotor.

silahkan baca link berikut ini: https://id.wikipedia.org/wiki/Zaman_Kegelapan_(historiografi) (https://id.wikipedia.org/wiki/Zaman_Kegelapan_(historiografi))


salam
TYM
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Pencerah888 on February 02, 2019, 07:14:49 AM
WikWikWik... Gue gak peduli soal siapa 2 saksi tersebut, bray.


Kan elo sendiri yang loh bilang kalo ROH KUDUS lah yang ceritain (jelasin) ke elo.

Nah, pertanyaan gue kan simpel bingits tuh, bahwa gimana cara elo mengklarifikasi bahwa yang ceritain (jelasin) ke elo itu adalah ROH KUDUS?

Sekarang elo malah lari ke soal TAFSIR segala. Elo bisa konsisten dikit gak, bray?
Karena kalo dari awal yang elo bilang itu adalah TAFSIR, gue gak bakalan reply komen elo, bray.


Sekarang gini deh, gue mau konfirmasi sekali lagi untuk memastikan apa gue mau lanjut atau tidak diskusi di trit ini dengan elo :

Nah, dua komen elo di atas itu adalah PENJELASAN ROH KUDUS ke elo atau TAFSIR pribadi ?


Betewe, kalo elo gak mau jawab, ya gpp juga sih. Elo bebas merdeka untuk itu.
Maaf, saya tidak mau merespon orang2 yg tidak paham “etika” dalam berdiskusi, sebab dari pada menimbulkan dosa, lebih baik tidak diterus kan.

Jbu
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Pencerah888 on February 02, 2019, 07:20:50 AM
apakah bro @Pencerah888 sudah membaca seluruh tulisanku pada topik ini.. ?
pertanyaan bro tersebut sudah terjawab dengan padat dan jelas.

kmatian ke 2 saksi itu (PL dan PB), digenapi pada saat revolusi perancis dimana Firman Tuhan sangat dihina, direndahkan dan dipunahkan..

namun ke 2 saksi itu (PL dan PB) akan bangkit kembali yaitu digenapi pada saat timbul perhatian besar di seluruh dunia untuk kembali kepada Firman Tuhan, Firman itu sangat ditinggikan, lembaga lembaga Alkitab didirikan. dan untuk pertama kalinya setelah peristiwa itu Alkitab dicetak dan diproduksi dalam skala yang sangat besar. tidak ada Kitab di seluruh dunia ini yang dapat menyamai Produksi Firman Tuhan.
Semua mata, semua usia, semua Suku, semua bahasa, apapun latar belakang dan kepercayaan-nya.. dengan bebas memiliki Akses kepada Firman Tuhan.
itulah artinya ke 2 saksi itu akan dibangkitkan dan ditinggikan..


 :) :) :)
salam
TYM
Tidak Bro .. 2 saksi Allah yg dimaksudkan adalah gereja, dan saya sudah menjelaskan tentang 2 saksi tersebut pada topik terpisah di forum ini.

Gereja yg dimaksudkan sebagai 2 saksi Allah, adalah Gereja yg lahir sebelum konsili khalsedon yg digambarkan dgn Pohon Zaitun dan kemudian gereja yg lahir setelah konsili khalsedon yg digambarkan sbg Kaki Dian.

Dst .. dst .. silahkan baca dalam penjelasan saya tersebut, di topik tentang 2 saksi Allah yg saya angkat pada forum disini.

Jbu..
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Ashes to Ashes on February 03, 2019, 03:34:41 PM
Tidak Bro .. 2 saksi Allah yg dimaksudkan adalah gereja, dan saya sudah menjelaskan tentang 2 saksi tersebut pada topik terpisah di forum ini.


Tolong dijawab sejak kapan gereja menjadi siksaan bagi semua orang yg diam diatas bumi ?
Wah 11:10 ....karena KEDUA NABI ITU telah merupakan siksaan bagi semua orang yang diam di atas bumi.

Sejak kapan di langit tidak turun hujan selama gereja memberitakan Injil dan air menjadi darah ?
Wah 11:6. Mereka mempunyai kuasa menutup langit, supaya jangan turun hujan selama mereka bernubuat; dan mereka mempunyai kuasa atas segala air untuk mengubahnya menjadi darah, dan untuk memukul bumi dengan segala jenis malapetaka, setiap kali mereka menghendakinya.
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Pencerah888 on February 05, 2019, 05:37:02 AM
Tolong dijawab sejak kapan gereja menjadi siksaan bagi semua orang yg diam diatas bumi ?
Wah 11:10 ....karena KEDUA NABI ITU telah merupakan siksaan bagi semua orang yang diam di atas bumi.

Sejak kapan di langit tidak turun hujan selama gereja memberitakan Injil dan air menjadi darah ?
Wah 11:6. Mereka mempunyai kuasa menutup langit, supaya jangan turun hujan selama mereka bernubuat; dan mereka mempunyai kuasa atas segala air untuk mengubahnya menjadi darah, dan untuk memukul bumi dengan segala jenis malapetaka, setiap kali mereka menghendakinya.
Dapat anda baca penjelasan saya, tentang 2 saksi allah pada forum disini.

Tapi singkatnya untuk menjawab pertanyaan saudara:”Sejak kapan gereja menjadi siksaan bagi orang yg berdiam di bumi”?

Jawabnya: Silahkan baca dan pelajari sejarah Katholik Roma, dimana pada masa berkuasanya Paus dahulu, telah mengakibatkan “jutaan martir” bagi penentang Paus.

Jbu
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Simatupang@123 on February 06, 2019, 04:31:41 PM
Dapat anda baca penjelasan saya, tentang 2 saksi allah pada forum disini.

Tapi singkatnya untuk menjawab pertanyaan saudara:”Sejak kapan gereja menjadi siksaan bagi orang yg berdiam di bumi”?

Jawabnya: Silahkan baca dan pelajari sejarah Katholik Roma, dimana pada masa berkuasanya Paus dahulu, telah mengakibatkan “jutaan martir” bagi penentang Paus.

Jbu

dari segi apapun dan dari sudut pandang apapun tidak pas dan tidak cocok kalau menafsirkan ke 2 Saksi itu adalah Gereja..

tolong bantu untuk di jawab:
1. apa artinya ke dua saksi itu bernubuat dan berkabung 1260 hari.. ?
2. sesuai penjelasan saudara dimana letak hubungannya antara 2 Pohon Zaitun atau 2 Kaki Dian, dengan matinya jutaan Martir oleh Gereja Katolik Roma, sesuai penjelasan saudara diatas.
3. apa artinya keluar api dari ke dua mulut saksi tersebut.. ?
4. apa itu binatang dari Jurang Maut dan apa artinya binatang dari Jurang Maut itu mengalahkan dan membunuh ke 2 saksi itu.
5. apa artinya mayat 2 saksi itu tergelak di jalan raya yang secara Rohani di sebut Sodom dan Mesir.. ?
6. apa artinya ke 2 mayat saksi itu tidak dikuburkan 3.5 tahun lamanya.. ?
7. mengapa seluruh penduduk Bumi bergembira atas kematian ke 2 saksi itu.. ?
8. apa artinya 3.5 tahun kemudian ke 2 saksi itu bangkit kembali.. ?
9. apa artinya ke 2 saksi itu naik ke langit.. ??


kalau tidak nyambung jawabannya berarti tidak pas dan tidak cocok untuk menafsirkan bahwa ke 2 saksi itu adalah gereja..


salam
TYM
Title: Re: 2 Saksi Tuhan di jaman Kesengsaraan Besar
Post by: Pencerah888 on February 07, 2019, 06:02:57 AM
dari segi apapun dan dari sudut pandang apapun tidak pas dan tidak cocok kalau menafsirkan ke 2 Saksi itu adalah Gereja..

tolong bantu untuk di jawab:
1. apa artinya ke dua saksi itu bernubuat dan berkabung 1260 hari.. ?
2. sesuai penjelasan saudara dimana letak hubungannya antara 2 Pohon Zaitun atau 2 Kaki Dian, dengan matinya jutaan Martir oleh Gereja Katolik Roma, sesuai penjelasan saudara diatas.
3. apa artinya keluar api dari ke dua mulut saksi tersebut.. ?
4. apa itu binatang dari Jurang Maut dan apa artinya binatang dari Jurang Maut itu mengalahkan dan membunuh ke 2 saksi itu.
5. apa artinya mayat 2 saksi itu tergelak di jalan raya yang secara Rohani di sebut Sodom dan Mesir.. ?
6. apa artinya ke 2 mayat saksi itu tidak dikuburkan 3.5 tahun lamanya.. ?
7. mengapa seluruh penduduk Bumi bergembira atas kematian ke 2 saksi itu.. ?
8. apa artinya 3.5 tahun kemudian ke 2 saksi itu bangkit kembali.. ?
9. apa artinya ke 2 saksi itu naik ke langit.. ??


kalau tidak nyambung jawabannya berarti tidak pas dan tidak cocok untuk menafsirkan bahwa ke 2 saksi itu adalah gereja..


salam
TYM
Secara garis besar, semua pertanyaan anda, sudah saya jelaskan secara panjang lebar, pada topik yg saya angkat “tentang 2 saksi Allah”, di board non Kristen, silahkan anda baca disana.

Jbu ..