Author Topic: Pertanyaan Untuk Katolik: Untuk Apa Membuat Patung?  (Read 14567 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

November 16, 2011, 07:41:20 PM
Reply #40
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 171
  • Denominasi: Katolik
ADALAH BIJAKSANA Bila Bertanya Mengapa kepada orang yang mengerti ataupun sedikit mengerti
biar cakrawala dan wawasan lebih dalam sehingga menjadi orang bijaksana...

YESUS sendiri pernah berkata "Bertolaklah lebih kedalam..." bagi kami Jemaat Katolik selalu diajarkan
terbuka dengan setiap keyakinan lain namun belajar sesuatu juga harus lebih mendalam sekaligus
menjelaskan sesuatu kepada orang lain lebih mendalam tidak hanya sekedar kulitnya saja biar
orang lain dapat memahami meski (barangkali) tidak dapat menerima....

Jawaban atas pendapatan Saudaraku diatas, barangkali sebagai berikut:
Bagi Orang Katolik ada saatnya didunia ini karena kerapuhan dan dosa yang begitu mendalam
merasa tidak sanggup dan layak lagi menyapa langsung kepada Tuhan YESUS.
Bagi setiap orang Katolik meyakini bahwa ketika menerima Sakramen Baptis setiap orang Kristen telah mendapat materai tak pernah terhapuskan dan Tuhan YESUS berkenan memberi seorang Malaikat Pelindung termasuk menjadikan BUNDA ALLAH sebagai BUNDA KITA (pengangkatan Bunda Allah sebagai
Bunda Kita dlm Injil Yohanes 19:26-27 Ketika YESUS melihat ibuNya dan murid yang dikasihiNya disampingnya, berkatalah Ia kepada ibuNya: "Ibu, inilah, anakmu" Kemudian kataNya kepada murid-muridNya: "Inilah ibumu!" dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya.
Nah, ketika kita merasa tak layak berdoa langsung ke YESUS, ada seorang Ibu yang sanggup membawa
keluh kesah kita kepada Anaknya dan sejarah telah mencatat jelas pengaruh Bunda Maria dihadapan
Tuhan YESUS, dimana Bunda Maria bisa merubah Rancangan/Saat Tuhan yaitu ketika peristiwa Mujizat
Pernikahan di Kana (Injil Yohanes 2:3-11), saat Bunda Maria berkeluh kepada YESUS bahwa mereka kehabisan anggur, YESUS berkata mau apakah engkau dari padaKU, ibu Saat KU belum tiba, namun karena IbuNya yang meminta Mujizat terjadi dan YESUS sanggup mendengar keluh kesah ibuNya.
Sehingga orang Katolik selalu berkeyakinan bahwa belum pernah orang yang memohon (dengan penuh iman) pengaruh Bunda Maria untuk mendoakannya kepada YESUS satu satunya Tuhan akan dibiarkan/dikecewakan.

Jadi bukannya orang Katolik ketika berdoa tidak menghadap YESUS, berarti mengabaikanNya, YESUS tahu hati kita (sebagaiman bunyi Amsal Allah melihat hati manusia) saat berdoa bukan menyembah BundaNya karna hanya Yesuslah Tuhan dan patut disembah, namun mereka berdoa bersama Bunda Maria untuk meneruskan Syafaat ataupun keluh kesah kita manusia kehadirat PuteraNya.

Dibawah ini ada sisi lain lagi orang Katolik berdoa memohon belas kasih Kerahiman Ilahi sebagaimana
YESUS ajarkan melalui penampakan kepada St. Faustina, barangkali teman2 sudah pernah melihat gambar ini:

Sekedar Saran, bila gambar ini dipasang dengan penuh iman dalam ruangan, Iblis atau Kuasa Jahat
akan Gemetar, rumah dalam keadaan Damai selalu

Shalom ELOHIM,

Okta
Sang Pembelajar
November 17, 2011, 08:36:17 AM
Reply #41
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 81
  • Denominasi: Kharismatik
Jadi bukannya orang Katolik ketika berdoa tidak menghadap YESUS, berarti mengabaikanNya, YESUS tahu hati kita (sebagaiman bunyi Amsal Allah melihat hati manusia) saat berdoa bukan menyembah BundaNya karna hanya Yesuslah Tuhan dan patut disembah, namun mereka berdoa bersama Bunda Maria untuk meneruskan Syafaat ataupun keluh kesah kita manusia kehadirat PuteraNya.

Repot sekali bunda Maria???
Lalu dianggap apa ROH KUDUS???

Menurut Iman saya seperti yang tertulis dalam injil...
Roh Kuduslah yang mengungkapkan keluh kesah hati kita saat kita berdoa, Ia yang mengungkapkannya kepada Bapa saat kita tak mampu mengucapkannya. Ini zaman ROH KUDUS. Bukan bunda Maria...Tugas Maria sudah selesai. Zaman ini kita dituntut berjalan dengan Tuhan. Bukan dengan Tuhan diperantarai oleh bunda Maria. Just we and God. Agar kita didalam Tuhan dan Tuhan didalam kita....Ini lo tuntutan agar bisa jadi warga negara surga.

Iman menuntut kita percaya terhadap sesuatu yang tidak kelihatan oleh mata jasmani. Lha kalau semua dibuat kelihatan saya kira Iman tidak akan bertumbuh dengan luar biasa. Sehingga saat Yesus datang kali yang ke 2 dan bertanya " adakah iman??" kita bisa jawab " ada Tuhan "

Mari kita renungkan  :afro:
November 17, 2011, 08:44:13 AM
Reply #42
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2055
  • Gender: Male
  • oohh bulan, indah sekali
  • Denominasi: Katolik
Jadi bukannya orang Katolik ketika berdoa tidak menghadap YESUS, berarti mengabaikanNya, YESUS tahu hati kita (sebagaiman bunyi Amsal Allah melihat hati manusia) saat berdoa bukan menyembah BundaNya karna hanya Yesuslah Tuhan dan patut disembah, namun mereka berdoa bersama Bunda Maria untuk meneruskan Syafaat ataupun keluh kesah kita manusia kehadirat PuteraNya.

Repot sekali bunda Maria???
Lalu dianggap apa ROH KUDUS???

Menurut Iman saya seperti yang tertulis dalam injil...
Roh Kuduslah yang mengungkapkan keluh kesah hati kita saat kita berdoa, Ia yang mengungkapkannya kepada Bapa saat kita tak mampu mengucapkannya. Ini zaman ROH KUDUS. Bukan bunda Maria...Tugas Maria sudah selesai. Zaman ini kita dituntut berjalan dengan Tuhan. Bukan dengan Tuhan diperantarai oleh bunda Maria. Just we and God. Agar kita didalam Tuhan dan Tuhan didalam kita....Ini lo tuntutan agar bisa jadi warga negara surga.

Iman menuntut kita percaya terhadap sesuatu yang tidak kelihatan oleh mata jasmani. Lha kalau semua dibuat kelihatan saya kira Iman tidak akan bertumbuh dengan luar biasa. Sehingga saat YESUS datang kali yang ke 2 dan bertanya " adakah iman??" kita bisa jawab " ada Tuhan "

Mari kita renungkan  :afro:
bukankah , sebaiknya ROH KUDUS saja yg langsung memberitahu Allah, Apa anda Kira ROH KUDUS Tidak Sanggup melakukan ini?

jadi lebih asyik, zaman sekarang ngga usah berdoa.
Mari kita renungkan  :afro:
begadang jangan begadang
November 17, 2011, 08:50:56 AM
Reply #43
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 81
  • Denominasi: Kharismatik
bukankah , sebaiknya ROH KUDUS saja yg langsung memberitahu Allah, Apa anda Kira ROH KUDUS Tidak Sanggup melakukan ini?
jadi lebih asyik, zaman sekarang ngga usah berdoa.


Wah jangan brother tetep berdoa ya. itu nafas orang percaya. cuman with Holy Spirit yang jangan ma Bunda. Bunda lagi repot ma Tuhan tuh di surga. Jangan trus timbul rasa malas ya :afro:
November 17, 2011, 02:27:06 PM
Reply #44
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1146
bukankah , sebaiknya ROH KUDUS saja yg langsung memberitahu Allah, Apa anda Kira ROH KUDUS Tidak Sanggup melakukan ini?
jadi lebih asyik, zaman sekarang ngga usah berdoa.


Wah jangan brother tetep berdoa ya. itu nafas orang percaya. cuman with Holy Spirit yang jangan ma Bunda. Bunda lagi repot ma Tuhan tuh di surga. Jangan trus timbul rasa malas ya :afro:

Sampean ini gimana sih....
ROH KUDUS koq berdoa???

Lagipula koq ada zaman-zaman an segala ya???
November 18, 2011, 12:26:17 PM
Reply #45
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 10846
bukankah , sebaiknya ROH KUDUS saja yg langsung memberitahu Allah, Apa anda Kira ROH KUDUS Tidak Sanggup melakukan ini?

jadi lebih asyik, zaman sekarang ngga usah berdoa.

Mari kita renungkan  :afro:

he he he

jadi gak perlu berdoa ya.

klo memang ini adalah iman anda,

maka sangat keliru sekali bila anda gak berdoa.  :'(




November 18, 2011, 04:31:59 PM
Reply #46
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 555
  • Denominasi: Kristen
1. St. Irenaeus (180): “Hawa, dengan ketidaktaatannya [karena berdosa] mendatangkan kematian bagi dirinya dan seluruh umat manusia, … Maria dengan ketaatannya [tanpa dosa] mendatangkan keselamatan bagi dirinya dan seluruh umat manusia…. Oleh karena itu, ikatan ketidaktaatan Hawa dilepaskan oleh ketaatan Maria. Apa yang terikat oleh ketidakpercayaan Hawa dilepaskan oleh iman Maria.”

2. St. Hippolytus (235): “Ia adalah tabut yang dibentuk dari kayu yang tidak dapat rusak. Sebab dengan ini ditandai bahwa Tabernakel-Nya dibebaskan dari kebusukan dan kerusakan.”

3. Origen (244): “Bunda Perawan dari Putera Tunggal Allah ini disebut sebagai Maria, yang layak bagi Tuhan, yang tidak bernoda dari yang tidak bernoda, hanya satu satunya”

4. Ephraim (361): ”Engkau sendiri dan Bunda-Mu adalah yang terindah daripada semua yang lain, sebab tidak ada cacat cela di dalam-Mu ataupun noda pada Bunda-Mu…

5. St. Athanasius (373), “O, Perawan yang terberkati, sungguh engkau lebih besar daripada semua kebesaran yang lain. Sebab siapakah yang sama dengan kebesaranmu, O tempat kediaman Sang Sabda Allah? Kepada ciptaan mana, harus kubandingkan dengan engkau, O Perawan? Engkau lebih besar daripada semua ciptaan, O Tabut Perjanjian, yang dilapis dengan kemurnian, bukannya dengan emas! Engkau adalah Tabut Perjanjian yang didalamnya terdapat bejana emas yang berisi manna yang sejati, yaitu: daging di mana Ke-Allahan tinggal.”

6. Ambrose (387): “Angkatlah tubuhku, yang telah jatuh di dalam Adam. Angkatlah aku, tidak dari Sarah, tetapi dari Maria, seorang Perawan, yang tidak saja tidak bernoda, tetapi Perawan yang oleh rahmat Allah telah dibuat tidak bersentuh dosa, dan bebas dari setiap noda dosa.”

7. St. Gregorius Nazianza (390): Ia [YESUS] dikandung oleh seorang perawan, yang terlebih dahulu telah dimurnikan oleh ROH KUDUS di dalam jiwa dan tubuh, sebab seperti ia yang mengandung layak untuk menerima penghormatan, maka pentinglah bahwa ia yang perawan layak menerima penghormatan yang lebih besar.

8. St. Augustine (415): Kita harus menerima bahwa Perawan Maria yang suci, yang tentangnya saya tidak akan mempertanyakan sesuatupun ketika ia kita membicarakan tentang dosa, demi hormat kita kepada Tuhan; sebab dari Dia kita mengetahui betapa berlimpahnya rahmat untuk mengalahkan dosa di dalam segala hal telah diberikan kepadanya, yang telah berjasa untuk mengandung dan melahirkan Dia yang sudah pasti tidak berdosa

9. Theodotus (446): “Seorang perawan, yang tak berdosa, tak benoda, bebas dari cacat cela, tidak tersentuh, tidak tercemar, kudus dalam jiwa dan tubuh, seperti setangkai lili yang berkembang di antara semak duri.”

10. Proclus dari Konstantinopel (446): “Seperti Ia [YESUS] membentuknya [Maria] tanpa noda dari dirinya sendiri, maka Ia dilahirkan daripadanya tanpa meninggalkan noda.

11. St. Severus (538): “Ia [Maria] …sama seperti kita, meskipun ia murni dari segala noda, dan ia tanpa noda.”

12. St. Germanus dari Konstantinopel (733), mengajarkan tentang Maria sebagai yang “benar- benar terpilih, dan di atas semua, … melampaui di atas semua dalam hal kebesaran dan kemurnian kebajikan ilahi, tidak tercemar dengan dosa apapun.”

sdr bruce.
melandaskan kepercayaan hanya berdasarkan komentar "bapa2 gereja", ini sangat subjektif. mengapa? karena, misalnya, pengikut Arius akan menganggap Arius sebagai "bapa gereja"nya. nah, jika penganut Katolik berdiskusi dengan pengikut Arius, dan keduanya menggunakan komentar "bapa gereja"nya masing2, kan jadi repot.

ada baiknya kita melandaskan kepercayaan hanya berdasarkan Alkitab, karena hanya alkitab tulisan yang diilhamkan Allah, yang berarti tidak akan salah. sedang tulisan lain? ada potensi salah, karena yang menulisnya juga manusia tidak sempurna.

apa yang alkitab katakan tentang manusia, termasuk Maria? (kecuali Maria bukan manusia)

Rom 5:12  Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa.

Rom 3:23  Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,

trims.
"Jehova Sanctus Unus"

"Jehova tu Solus Altissimus in Omni Terra"

"Veritas Liberabit Vos"
November 18, 2011, 04:35:55 PM
Reply #47
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9049
  • Gender: Male
  • Denominasi: Catholic
Quote
ada baiknya kita melandaskan kepercayaan hanya berdasarkan Alkitab, karena hanya alkitab tulisan yang diilhamkan Allah, yang berarti tidak akan salah. sedang tulisan lain? ada potensi salah, karena yang menulisnya juga manusia tidak sempurna.

Sejak awal sudah pernah disampaikan, bahwa, jika cuma membaca ALkitab saja pengertiannya tidak lengkap. Karena Firman Tuhan tidak cukup disampaikan dalam bentuk satu buku saja. Bukti sudah banyak terlihat brur, dengan membaca Alkitab saja, maka Sejak Luther memisahkan diri dari Katolik th 1520an, sekarang sudah 30.000 lebih aliran dari Protestan.

Maka sekali lagi harus saya katakan, bahwa memahami Firman Tuhan hanya dengan Alkitab saja TIDAK CUKUP.
Menghujat sangat mudah, terlebih lagi jika tanpa bukti.
Melakukan sebaik seperti yang dihujat, jauh lebih sulit.
November 18, 2011, 04:45:55 PM
Reply #48
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 555
  • Denominasi: Kristen
Sejak awal sudah pernah disampaikan, bahwa, jika cuma membaca ALkitab saja pengertiannya tidak lengkap. Karena Firman Tuhan tidak cukup disampaikan dalam bentuk satu buku saja. Bukti sudah banyak terlihat brur, dengan membaca Alkitab saja, maka Sejak Luther memisahkan diri dari Katolik th 1520an, sekarang sudah 30.000 lebih aliran dari Protestan.

Maka sekali lagi harus saya katakan, bahwa memahami Firman Tuhan hanya dengan Alkitab saja TIDAK CUKUP.

trims sdr bruce.
tetapi bagaimana dengan ayat ini:
Rev 22:18  Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: "Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini.

bukankah ayat ini dengan jelas mengatakan bahwa kita tidak boleh "menambahkan", terlebih mengingat Wahyu adalah kitab yang terakhir?

juga, percaya bahwa ada ajaran2 penting yang diberikan diluar Alkitab, ini akan membuat tidak adanya patokan untuk ajaran yang benar. mengapa? sebab, katakanlah, ada 20 orang mengaku mendapat pencerahan dari Allah, namun ke-20 nya memiliki pencerahan yang berbeda, maka bagaimana menentukan yang benar?

trims.
"Jehova Sanctus Unus"

"Jehova tu Solus Altissimus in Omni Terra"

"Veritas Liberabit Vos"
November 18, 2011, 04:50:31 PM
Reply #49
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9049
  • Gender: Male
  • Denominasi: Catholic
Quote
Rev 22:18  Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: "Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini.

Kitab mana yang dimaksud oleh penulis revelation itu brur?

:D  Alkitab? Atau kitab revelation?

Jangan lupa juga, bahwa TIDAK ADA seorang KATOLIK pun yang menambah atau mengurangi apa yang sudah ada. Tradisi Lisan sudah ada sebelum tradisi tertulis ada, dan tetap ada hingga sekarang. Tidak ditambah dan tidak dikurangi.

:D
Menghujat sangat mudah, terlebih lagi jika tanpa bukti.
Melakukan sebaik seperti yang dihujat, jauh lebih sulit.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)