Author Topic: Ada berapa macam katholik sekarang ini ya??  (Read 31306 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

August 15, 2012, 06:08:56 PM
Reply #50
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 6955
  • Gender: Male
  • Denominasi: Back to Bible
cut . ......................................................................
Dan lain sebagainya ...


Salam ..
Thx Bro utk penjelasannya,
GBU
Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami . . .  tetapi seandainya tidak, . . . kami tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu." - Daniel 3:17-18
August 15, 2012, 06:24:39 PM
Reply #51
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 171
  • Denominasi: Katolik
Bukan niru katolik, memang dari awalnya begitu.
Yesus ngajar pake PL, para rasul juga ngajar pake PL.  :D
Ikut Yesus, semua beres. Amen???

GBU

Shalom Sister,
Gimana kalo Sister Dya saya kirimin Rosario sekedar oleh-oleh tapi Rasorio yang beneran versi Katolik karena sekarang ada Rosario versi NEW AGE = Rosario Anti Kris/GS (Dimana salib ada lingkaran Ular)

Infokan alamatnya ya

Salam
Sang Pembelajar
August 17, 2012, 04:20:02 AM
Reply #52
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1030
  • Denominasi: katolik
Shalom Sister,
Gimana kalo Sister Dya saya kirimin Rosario sekedar oleh-oleh tapi Rasorio yang beneran versi Katolik karena sekarang ada Rosario versi NEW AGE = Rosario Anti Kris/GS (Dimana salib ada lingkaran Ular)

Infokan alamatnya ya

Salam
Sang Pembelajar

Kayanya sis Dya bakalan kabur lagi, dulu aja mau saya kirim-i jacket santa Maria langsung kabur.
apalagi kalu di kirimi ROSARIO , bisa engga dia nyebuit nama MARIA waktu dia doa Rosario nanti ??
Entahlah , sis Dya mungkin punya perassan dosa sama bunda maria sehingga begitu "Ketakutan " sama benda benda yang menyangkut nama "Maria"

GBU
HANYA DENGAN FIRMAN YANG KELUAR DARI MULUT ALLAH ,MANUSIA DAPAT HIDUP
August 17, 2012, 08:07:53 AM
Reply #53
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1030
  • Denominasi: katolik
1. Katholik Roma telah merubah kepercayaan akan Hakikat Allah yang Esa dalam 3 Kepribadian berbeda, menjadi Hakikat Allah adalah 3 dalam satu kesatuan Tunggal yang memiliki 3 Kepribadian yang berbeda pula, dimana setiap Hakikat dan Kepribadian terbatas akan Hakikat dan Kepribadian yang lainnya, sehingga Bapa benar2 berbeda dengan Anak dan ROH KUDUS dan sebaliknya, sementara dalam Kepercayaan kami, seperti yang dituangkan dalam Kredo Nicea, maka Hakikat Allah adalah Esat atau Tunggal, namun Hakikat yang Esa itu memiliki 3 Kepribadian ataupun 3 Personifikasi yang berbeda, dimana setiap personifikasi dari Sang Hakikat adalah berbeda, NAMUN hakikat nya adalah SAMA ataupun Satu.

bisa bro jesuit menjelaskan lebih rinci  ??? misalnya dengan contoh/analogi  ??
sepertinya tidak ada perbedaan pengertian cuma beda istilah saja , satua llah tiga bribadai dengan tiga pribadi tetapi satu allah  ??
perlu di ingat bahwa tidak seorangpun dapat memhami/ mengenal allah dengan tepat selagi semua hanya dari penafsiran ayat alkitab saja. sebab dari kaum yang mengaku trinitarian saja didapat penjelasan yang berbeda beda


2. Fatwa Puas dalam Roma Katholik adalah Keputusan mutlak yang harus ditaati dan tidak dapat disanggah, walaupun Fatwa tersebut akan bertentangan dengan Alkitab, maka semua umat Katholik Roma harus mentaati Fatwa tersebut, sebab Paus dalam Katholik Roma, diimani sebagai Wakil Kristus yang tidak dapat dipersalahkan, sedangkan dalam  Ordo kami, Fatwa Paus dalam Struktur organisasi gereja, tidak dapat disanggah, tetapi semua Fatwa yang berhubungan dengan Pemahaman Alkitab, harus dibawa pada Sidang Komuni umat, sehingga keputusan sidang komuni umat inilah yang akan menjadi pedoman umat dalam memahami Alkitab, dimana jika setelah Fatwa diumumkan, ternyata ditemukan bukti baru dalam Alkitab, bahwa Fatwa itu adalah keliru, maka harus dilakukan sidang komuni umat kembali, untuk meluruskan kekeliruan tersebut.

mau tanya
1)mau tanya apakah katolik ortodox anda juga mempunyai PAUS yang apostholik (mewariskan)  ??
2) apakah katholik ortodox anda umamnya pakai jubah hitam dengan memaki tanda di dahi ??
GBU
HANYA DENGAN FIRMAN YANG KELUAR DARI MULUT ALLAH ,MANUSIA DAPAT HIDUP
August 17, 2012, 08:09:46 AM
Reply #54
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1030
  • Denominasi: katolik

3. Perihal pembabtisan, dalam Katholik Roma dan Juga Turunannya, dipercaya bahwa Babtisan itu adalah Simbol dari Keselamatan, tetapi dalam Ordo kami, maka babtisan itu dipercaya sebagai Simbol Keselamatan dan Simbol Pertobatan, sehingga dalam hal tata cara pembabtisan, kami tidak menolak Babtisan kanak2 dan juga tidak menolak babtisan bagi orang dewasa yang benar2 belum mengenal Yesus dengan Benar, dimana babtisan tersebut akan masuk dalam Kategori Babtisan Pertobatan., Sementra babtisan kanak2, kami percaya sebagai suatu tanda Keselamatan yang telah diwarisi dari orang tua mereka yang telah menerima keselamatan dalam Kristus.

rasanya engga ada perbedaan mendasar ,m mungkin cuma tata cara saja, babtis katolik ortodox anda babtis selam atau percik ?
4. Dalam Hal Neraka, Katholik Roma dan turunannya yang mengadopsi pemahaman Neraka ini dari budaya kuno eropa, telah mengajarkan bahwa neraka adalah tempat siksaan yang disediakan Allah bagi setiap orang yang tidak percaya pada Allah, sewaktu manusia itu hidup di bumi, tetapi dalam Ajaran Kami mengajarkan, bahwa Allah itu adalah Maha Kasih dan Kasih Allah tidak berkesudahan, sehingga Neraka dalam Ajaran kami dipahami, sebagai tempat manusia itu menyesali semua perbuatannya selama hidup di bumi, karena mereka tidak mentaati perintah Allah, dimana keadilan Allah tidak dapat lagi menyelamatkan mereka dari penyesalan yang mereka lakukan sendiri ataupun yang mereka pilih sendiri.==> Inilah yang membedakan Ajaran kami dengan seluruh Ajaran Kepercayaan dan Agama yang ada dibumi ini.


kurang jelas, apakah maksud anda tidak ada neraka,
yaitu
1)apakah orang berdosa yang tidak selamat akan dimusnahkan langsung menjadi tidak ada lagi
atau
2) orang yang berdosa akan di reinkarnasikan ke bumi dan menyesal disana

3 ) orang berdosa akan ke surga juga tapi disana bolak balik menyesali diri ?



5. Dalam Hal Maria, kami sangat menghormati Maria sebagai Bunda Kristus, artinya : Yang telah Melahirkan Kristus dalam Rupa Manusia., tetapi harus dibedakan pada Orthodox Antiokhia ( Non Oriental ), karena dahulunya kami adalah satu, tetapi setelah Konsili Khalsedon terpecah menjadi dua, yaitu : Orthodox Antiokhia dan Orthodox Oriental Antiokhia, dimana orthodox antiokhia yang tunduk pada Vatikan, mempercayai bahwa Maria adalah Bunda Allah yang telah melahirkan Allah dalam Rupa manusia.

Sementara dalam Hal Yesus, maka kita semua sama-sama percaya dan yakin dalam Iman, bahwa Yesus adalah Raja diatas segala Raja, Allah yang Sejati dan Hidup Yang Kekal.
no 5 tidak ada perbedaan..
HANYA DENGAN FIRMAN YANG KELUAR DARI MULUT ALLAH ,MANUSIA DAPAT HIDUP
August 17, 2012, 01:03:30 PM
Reply #55
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1543
bisa bro jesuit menjelaskan lebih rinci  ??? misalnya dengan contoh/analogi  ??
sepertinya tidak ada perbedaan pengertian cuma beda istilah saja , satua llah tiga bribadai dengan tiga pribadi tetapi satu allah  ??
perlu di ingat bahwa tidak seorangpun dapat memhami/ mengenal allah dengan tepat selagi semua hanya dari penafsiran ayat alkitab saja. sebab dari kaum yang mengaku trinitarian saja didapat penjelasan yang berbeda bedamau tanya
1)mau tanya apakah katolik ortodox anda juga mempunyai PAUS yang apostholik (mewariskan)  ??
2) apakah katholik ortodox anda umamnya pakai jubah hitam dengan memaki tanda di dahi ??
GBU

Saudara ku, permasalahan Struktur dan jabatan organisasi kegerejaan, juga tata cara kebaktian dan segala hal yang berhubungan dengan itu, Orthodox Oriental memiliki kesamaan sekitar 97% dengan Katholik Roma, sebab tata cara itu semua adalah dasar2 yang telah ditetapkan oleh Para Rasul, jadi adanya perbedaan sekitar 3%, menurut pendapat saya pribadi, diakibatkan oleh asimilasi budaya tempat berkembangnya Orthodox Oriental yang berbeda dengan budaya tempat berkembangnya Katholik Roma.

Permasalahan Tritunggal, jika Tritunggal di yakini dan di imani, sebagai Satu Hakikat Allah dalam 3 Kepribadian atau 3 Kepribadian dalam Satu Hakikat Allah, maka pemahaman ini DAPAT  SAYA  TERIMA, karena pemahaman ini adalah sama dengan pemahaman kami dan sesuai dengan Kredo Nicea.

Tetapi jika Pemahaman Tritunggal di imani dan di percaya bahwa : Allah itu memiliki 3 Hakikat dalam satu kesatuan Tunggal pada 3 Kepribadian yang berbeda, serta sebaliknya, maka Pemahaman inilah yang KAMI  TOLAK, sebab tidak sesuai dengan Kredo Nicea dan Alkitab.

Maksutnya : Kami MENOLAK pemahaman yang mengatakan bahwa Hakikat Bapa, berbeda dengan Hakikat Anak ataupun ROH KUDUS, walaupun ketiganya ada dalam Satu Kesatuan Tunggal, sebab pemahaman ini BERTENTANGAN dengan Kredo Nicea, sebab Jika Hakikat Bapa berbeda dengan Anak dan ROH KUDUS, maka artinya : Ketgia Hakikat Allah itu, memiliki KETERBATASAN, dimana Hakikat yang satu TERBATAS dengan Hakikat yang lainnya. => Inilah yang kami TENTANG sebagai suatu Ajaran Yang Keliru, sebab Allah itu TIDAK  TERBATAS.

Yang benar dan sesuai dengan Kredo Nicea dan Alkitab adalah :

Bapa, Anak dan ROH KUDUS adalah SEHAKIKAT atau memiliki HAKIKAT  YANG  SAMA, tetapi Hakikat yang SAMA itu berpersonifikasi dalam 3 Kepribadian atau Hakikat Allah yang SATU itu, hadir, berperan, menyatakan diri dalam 3 Kpribadian yang berbeda, yaitu : Sebagai Pencipta, maka Ia Hadir dalam sebutan ataupun Kepribadian Bapa, sebab dari pada-Nya segala sesuatu ini ada, kemudian sebagai Penyelamat, maka Ia hadir dalam sebutan Anak Allah, sebab Ia telah menjadi manusia dan sebagai Penghibur dan Penolong, Ia Hadir dalam Hakikat Aslinya ( sejatinya ), yaitu ROH KUDUS, itulah sebabnya .. setiap orang yang menghujat ROH KUDUS ( Hakikat Allah yang sejati ), maka tidak ada lagi pengampunan baginya, sebab mereka menghina ataupun menghujat Hakikat Allah yang sejati itu.


Salam ...
August 17, 2012, 01:25:45 PM
Reply #56
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1543
rasanya engga ada perbedaan mendasar ,m mungkin cuma tata cara saja, babtis katolik ortodox anda babtis selam atau percik ?
kurang jelas, apakah maksud anda tidak ada neraka,
yaitu
1)apakah orang berdosa yang tidak selamat akan dimusnahkan langsung menjadi tidak ada lagi
atau
2) orang yang berdosa akan di reinkarnasikan ke bumi dan menyesal disana

3 ) orang berdosa akan ke surga juga tapi disana bolak balik menyesali diri ?


no 5 tidak ada perbedaan..

Saudara ku, perihal yang lain dari pertanyaan anda, telah saya jawab pada jawaban sebelum ini, dan perihal neraka, maka kami mempercayai adanya "Neraka", tetapi pemahaman keberadaan neraka antara kami dan Katholik Roma serta turunannya tersebut, memiliki perbedaan besar, yaitu :

Dengan dasar Keadilan Allah dan Kasih Allah yang tidak berkesudahan, maka kami memahami Neraka sebagai suatu tempat yang disediakan oleh Allah, bagi setiap orang yang tidak melaksanakan perintah Allah, selama mereka hidup di bumi ini, untuk "MENYESALI" semua perbuatan mereka.

Saudara ku, Allah itu Maha Kasih dan Kasih-Nya tidak berkesudahan, jadi tidak mungkin Allah itu akan menghukum manusia dengan penyiksaan2 di Neraka, karena kalau Allah itu melakukan penghukuman dengan penyiksaan terhadap manusia di neraka, maka apa bedanya Allah itu dengan Pembunh, perampok dan lain sebagainya, mungkin Allah itu akan lebih kejam dari pada pembunuh. ==> Pemahaman inilah yang tidak dapat kita terima, sebab menurut pendapat saya, Ajaran yang mengajarkan Neraka sebagai tempat Allah untuk menghukum orang2 berdosa dengan melakukan penyiksaan terhadap mereka di neraka itu, maka Ajaran tersebut BUKAN  berasal dari Allah, tetapi Ajaran tersebut hanya lahir dari pemikiran manusia semata-mata, karena mereka tidak mengenal Allah itu sendiri.

Nah .. Penderitaan yang paling berat  yang dialami oleh manusia, bukanlah karena manusia itu disiksa fisiknya, bukan karena manusia itu mati terbakar ataupun tergilas oleh benda  yang sangat berat, tetapi penderitaan yang paling berat yang akan dialami oleh manusia adalah "PENYESALAN", karena itulah peribahasa mengatakan, bahwa penyesalan itu selalu datang terlambat, Penyesalan benar2 suatu penderitaan yang paling berat yang dirasakan oleh manusia, sehingga penyesalan bisa membunuh manusia dengan sadis dan bisa membunuh manusia dengan perlahan2, dan penyesalan bisa pula merubah hidup manusia secara tragis.

Jadi, pemahaman neraka bagi kami adalah : Suatu tempat yang disediakan oleh Allah, bagi setiap manusia yang melanggar perintah Allah, untuk menyesali semua perbuatannya itu sampai selama-lamanya, nah .. karena manusia menghukum dirinya sendiri dengan menyesali semua perbuatannya itu di neraka, maka Keadilan Allah tidak dapat lagi untuk menyelamatkan manusia itu dari neraka, sebab manusia itu sendirilah yang telah memutuskan pilihan hidupnya, sewaktu manusia itu diberikan kesempatan hidup di bumi oleh Allah.==> Inilah maksut Firman Allah, bahwa Allah itu TIDAK  menginginkan kebinasaan orang2 Fasik, melainkan Pertobatannya, sebab Kasih Allah itu tidak terbatas, sehingga karena Kasih Allah yang tidak terbatas itu, Allah tidak menginginkan seorangpun akan masuk kedalam Neraka, tetapi Allah menginginkan semua manusia itu agar dapat masuk kedalam Surga, NAMUN Keadilan Allah tidak dapat menyelamatkan orang2 Fasik itu dari neraka, sebab mereka telah memutuskan untuk memilih tidak mentaati perintah Allah, sewaktu mereka hidup di bumi ini, sehingga setelah mereka mati, maka mereka semua akan menyesali semua perbuatannya tersebut di tempat yang telah disediakan oleh Allah bagi mereka, yang kita kenal dengan istilah Neraka.

Catatan Penting : Penderitaan yang paling berat yang dialami oleh manusia adalah :"PENYESALAN".


Salam ...
August 17, 2012, 05:03:42 PM
Reply #57
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1845
Saudara ku, permasalahan Struktur dan jabatan organisasi kegerejaan, juga tata cara kebaktian dan segala hal yang berhubungan dengan itu, Orthodox Oriental memiliki kesamaan sekitar 97% dengan Katholik Roma, sebab tata cara itu semua adalah dasar2 yang telah ditetapkan oleh Para Rasul, jadi adanya perbedaan sekitar 3%, menurut pendapat saya pribadi, diakibatkan oleh asimilasi budaya tempat berkembangnya Orthodox Oriental yang berbeda dengan budaya tempat berkembangnya Katholik Roma.

Permasalahan Tritunggal, jika Tritunggal di yakini dan di imani, sebagai Satu Hakikat Allah dalam 3 Kepribadian atau 3 Kepribadian dalam Satu Hakikat Allah, maka pemahaman ini DAPAT  SAYA  TERIMA, karena pemahaman ini adalah sama dengan pemahaman kami dan sesuai dengan Kredo Nicea.

Tetapi jika Pemahaman Tritunggal di imani dan di percaya bahwa : Allah itu memiliki 3 Hakikat dalam satu kesatuan Tunggal pada 3 Kepribadian yang berbeda, serta sebaliknya, maka Pemahaman inilah yang KAMI  TOLAK, sebab tidak sesuai dengan Kredo Nicea dan Alkitab.

Maksutnya : Kami MENOLAK pemahaman yang mengatakan bahwa Hakikat Bapa, berbeda dengan Hakikat Anak ataupun ROH KUDUS, walaupun ketiganya ada dalam Satu Kesatuan Tunggal, sebab pemahaman ini BERTENTANGAN dengan Kredo Nicea, sebab Jika Hakikat Bapa berbeda dengan Anak dan ROH KUDUS, maka artinya : Ketgia Hakikat Allah itu, memiliki KETERBATASAN, dimana Hakikat yang satu TERBATAS dengan Hakikat yang lainnya. => Inilah yang kami TENTANG sebagai suatu Ajaran Yang Keliru, sebab Allah itu TIDAK  TERBATAS.

Yang benar dan sesuai dengan Kredo Nicea dan Alkitab adalah :

Bapa, Anak dan ROH KUDUS adalah SEHAKIKAT atau memiliki HAKIKAT  YANG  SAMA, tetapi Hakikat yang SAMA itu berpersonifikasi dalam 3 Kepribadian atau Hakikat Allah yang SATU itu, hadir, berperan, menyatakan diri dalam 3 Kpribadian yang berbeda, yaitu : Sebagai Pencipta, maka Ia Hadir dalam sebutan ataupun Kepribadian Bapa, sebab dari pada-Nya segala sesuatu ini ada, kemudian sebagai Penyelamat, maka Ia hadir dalam sebutan Anak Allah, sebab Ia telah menjadi manusia dan sebagai Penghibur dan Penolong, Ia Hadir dalam Hakikat Aslinya ( sejatinya ), yaitu ROH KUDUS, itulah sebabnya .. setiap orang yang menghujat ROH KUDUS ( Hakikat Allah yang sejati ), maka tidak ada lagi pengampunan baginya, sebab mereka menghina ataupun menghujat Hakikat Allah yang sejati itu.


Salam ...

ikut nimbrung ya bro Jesuit
kalau demikian pengertian bro maka sbenarnya sama denggan paham Trinitarian Katholik, mungkin bro salah pkai istilah saja sehingga bro ditolak bikin thread di board lain ataukah mungkin berbeda dengan paham Trinitarian non katholik  ??

tapi ada satu hal yang menggannjal di hati saya, kalau tidak salah bro pernah tulis bahwa pemahaman .bro, pribadi alah bapa dan pribadi yesus sama besar (maaf kalau bro tidak pernah tulis demikian,karena saya lupa entah  dimana saya pernah baca tullisan bro itu, jika benar bro pernah menulis demikian mohon konfirmasinya,jika tidak  sekali lagi mohon maaf)
Tuhan Yesus memberkati

Han
TIDAK SEMUA ISI ALKITAB ADALAH FIRMAN ALLAH DAN TIDAK SEMUA FIRMAN ALLAH TERTULIS DALAM ALKITAB
August 17, 2012, 06:40:52 PM
Reply #58
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2289
BTT aja ya om   :tongue:
tritunggal kalau dibahas kagak ada ujungnya, sebab katolik sendiri kagak jelas konsepnya karena yang dibahas adalah Tuhan.

Kalau membicarakan masalah inquisisi FK, nanti debat kusir ama mas Jesuit DM.
Mending om Han bikin ID baru lalu gabung lagi kan beres.  :D
( atau sudah ?? )


GBU
« Last Edit: August 17, 2012, 06:54:45 PM by Dya1^_^ »
August 17, 2012, 09:45:23 PM
Reply #59
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1543
ikut nimbrung ya bro Jesuit
kalau demikian pengertian bro maka sbenarnya sama denggan paham Trinitarian Katholik, mungkin bro salah pkai istilah saja sehingga bro ditolak bikin thread di board lain ataukah mungkin berbeda dengan paham Trinitarian non katholik  ??

tapi ada satu hal yang menggannjal di hati saya, kalau tidak salah bro pernah tulis bahwa pemahaman .bro, pribadi alah bapa dan pribadi yesus sama besar (maaf kalau bro tidak pernah tulis demikian,karena saya lupa entah  dimana saya pernah baca tullisan bro itu, jika benar bro pernah menulis demikian mohon konfirmasinya,jika tidak  sekali lagi mohon maaf)
Tuhan Yesus memberkati

Han

Saudara ku, karena Bapa, Anak dan ROH KUDUS adalah satu hakekat ataupun sehakekat, maka kehadiran Sang Hakekat dalam 3 Pribadi ataupun dalam 3 Personifikasi yang berbeda, memiliki Kesataraan yang sama, dimana Kehadiran Bapa ( sebagai Sang Pencipta ) tidak lebih besar dari Kehadiran Sang Anak ( Sebagai Penyelamat ), sebab segala ciptaan tidak akan berarti tanpa ada Keselamatan yang dibawa oleh Sang Anak, demikian juga halnya terhadap Kehadiran ROH KUDUS, sebab Keselamatan yang dibawa Sang Anak, tidak akan berarti kalau manusia itu jatuh kembali ke dalam dosa, sehingga Peran ROH KUDUS dalam menolong setiap orang yang telah diselamatkan adalah Sama besar dan sama pentingnya dengan Kehadiran Sang Bapa dan Sang Anak, jadi Kehadiran 3 Pribadi adalah Hadir dalam Kesetaraan yang sama, itulah sebabnya dalam Filipi 2 : 6 dikatakan .. tidak menganggab kesetaraan dengan Allah itu, sebagai miliki yang harus dipertahankan ..

Lalu, perbedaan kepercayaan saya dengan Katholik Roma dan Keturunannya, terletak pada saat Yesus hidup didalam dunia ini, yaitu : Kami mempercayai bahwa Firman itu telah menjadi manusia ( Yohanes 1 : 14 ), Artinya Sang Firman itu telah Inkarnasi menjadi manusia, benar2 menjadi manusia yang sama, seperti saya dan saudara semua, dimana karena Sang Firman itu telah menjadi manusia, maka Ia diberi kemuliaan sebagai Anak Tunggal Allah, sebab Roh dari Sang Firman itu adalah Roh Allah sendiri., Hal ini ditegaskan berulang2 dalam tulisan2 Para Rasul, termasuk oleh Rasul Yohanes, Rasul Petrus, Rasul Paulus dan Rasul2 lainnya., sehingga dalam hidup-Nya didunia ini, Yesus tidak dapat lagi disebutkan Sebagai Allah, sebab Roh Allah itu telah menjadi manusia.

Tetapi setelah Kebangkitan-Nya, maka Yesus yang menang melawan maut, kembali kepada Kemuliaan-Nya sebagai Allah yang sejati dan bahkan "MELEBIHI  KEMULIAAN  YANG  DIMILIKI  SEBELUMNYA", sebab sebelum kedatangan-Nya sebagai manusia, Ia hanya memiliki Kemuliaan Ke-Allahan, tetapi setelah kedatangan-Nya sebagai Manusia, Ia memiliki 2 kemuliaan, yaitu : Kemuliaan Ke-Allahan ( sebagai Bapa ) dan Kemuliaan ke-Manusiaan ( Sebagai Anak ), itulah sebabnya, Yesus diberikan "Nama diatas Segala Nama" dan "Raja diatas segala Raja", dimana Nama Bapa telah dianugerahkan kepada Yesus., dan itulah makna "Nama diatas segala Nama", artinya : Nama Yesus, setelah kebangkitan-Nya telah "MELEBIHI" kemuliaan dari nama Bapa itu sendiri.


Salam ..
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)