Author Topic: Allah yang dimaksudkan oleh Mzm.82:6 adalah Manusia.  (Read 1687 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

June 08, 2015, 04:36:17 AM
Reply #10
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2400
  • Denominasi: Percaya Yesus pasti selamat masuk sorga.
Coba kita pahami apa jawaban Yesus
Yohanes 10:34  Kata Yesus kepada mereka: "Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah allah?

Jadi, apakah ELOHIM yg dimaksud Yesus itu sama dgn di Kej 1 ? ??? Manusia kah atau ...  Silakan berpikir semuanya.

Tidak sama.

Pernyataan Yesus ini tidak mengajar bahwa orang percaya harus menganggap dirinya allah.

Justru sebaliknya, mereka yang menyatakan dirinya allah akan dihukum Allah (Yer 10:11).


Istilah "allah" (Ibr. _elohim_) mengacu kepada tokoh-tokoh pemimpin dan hakim Israel yang ditugaskan sebagai wakil Allah dalam melaksanakan keadilan, melindungi yang lemah, dan menolong membebaskan mereka dari para penindas.

Jadi istilah ini bahwa mereka dapat menjadi wakil Allah dengan kuasa dan wibawa untuk menjatuhkan hukuman dan melaksanakan keadilan mungkin pada masa hakim-hakim yang belum ada seorang raja yang memimpin bangsa Israel

"kamu adalah 'allah' " ini diucapkan Yesus kepada para pemimpin Israel yang tidak benar karena membela orang fasik serta kejam terhadap anak-anak (Mazm 82:1-4).

Para pemimpin ini yang menganggap dirinya allah, akan menerima hukuman dan binasa (Mazm 82:7;

Jadi jelaskan bahwa manusia tidak bisa menjadi Allah klo Allah menjadi sama seperti manusia itu bisa.
« Last Edit: June 08, 2015, 04:45:31 AM by scout »
Roma. 3:25 Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya.
June 08, 2015, 03:31:53 PM
Reply #11
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
Tidak sama

Dalam Kitab Kejadian pasal 1:26 kan sudah jelas, bahwa Allah membuat nama baru bagi dirinya sendiri, yaitu: "Manusia".

"Baiklah Kita menjadikan manusia --sebagai nama-- menurut gambar dan rupa Kita".

Pernyataan Yesus ini tidak mengajar bahwa orang percaya harus menganggap dirinya allah.

Justru sebaliknya, mereka yang menyatakan dirinya allah akan dihukum Allah (Yer 10:11).
Tidak ada orang yang menganggap dirinya ELOHIM!!
Justru TUHAN sendiri yang berfirman dan menyatakan bahwa kita (manusia) itu adalah ELOHIM! --baca Mzm. 82:6--

Istilah "allah" (Ibr. _elohim_) mengacu kepada tokoh-tokoh pemimpin dan hakim Israel yang ditugaskan sebagai wakil Allah dalam melaksanakan keadilan, melindungi yang lemah, dan menolong membebaskan mereka dari para penindas.

Jadi istilah ini bahwa mereka dapat menjadi wakil Allah dengan kuasa dan wibawa untuk menjatuhkan hukuman dan melaksanakan keadilan mungkin pada masa hakim-hakim yang belum ada seorang raja yang memimpin bangsa Israel

"kamu adalah 'allah' " ini diucapkan Yesus kepada para pemimpin Israel yang tidak benar karena membela orang fasik serta kejam terhadap anak-anak (Mazm 82:1-4).

Para pemimpin ini yang menganggap dirinya allah, akan menerima hukuman dan binasa (Mazm 82:7;
Pengertian manusia sebagai "WAKII" ELOHIM itu sbb:

Karena ELOHIM itu roh (tidak kelihatan), maka ELOHIM menciptakan manusia untuk "MEWAKILI" eksistensinya....
Artinya, Manusia itu adalah ELOHIM!

Soal manusia yang mewakili ELOHIM, berbuat adil atau tidak adil, itu persoalan lain.

Jadi jelaskan bahwa manusia tidak bisa menjadi Allah klo Allah menjadi sama seperti manusia itu bisa.
Yang ngotot bilang manusia bisa menjadi ELOHIM itu siapa???  :cheesy:


Salam,
June 08, 2015, 09:21:24 PM
Reply #12
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
Yoh. 10:34   Kata Yesus kepada mereka: "Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah Allah?
Yoh. 10:35   Jikalau bukan mereka, kepada siapa Firman Tuhan disampaikan, disebut Allah--sedang Kitab Suci tidak dapat dibatalkan--.



Salam,
« Last Edit: June 09, 2015, 11:17:15 PM by sizxbn »
June 09, 2015, 11:14:05 PM
Reply #13
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
Yang ngomong ini siapa?
6. Aku sendiri telah berfirman: "Kamu adalah allah, dan anak-anak Yang Mahatinggi kamu sekalian. --

Asaf atau TUHAN?
Menurutmu sendiri siapa, Fren?
Menurut saya --berdasarkan bacaan Kitab Suci---, adalah TUHAN yang ngomong, bahwa Allah (ELOHIM) itu sama dengan Kita (Manusia).

’ănî-  ’ā·mar·tî  ’ĕ·lō·hîm  ’at·tem;  ū·ḇə·nê  ‘el·yō·wn  kul·lə·ḵem.



Salam,
June 10, 2015, 10:14:49 AM
Reply #14
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9590
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
kalau yang ini Tuhan yang omong juga bukan sob?

Mazmur 82
7. Namun seperti manusia kamu akan mati dan seperti salah seorang pembesar kamu akan tewas."

silahkan sekalian ditampilkan kajian bahasa aslinya
June 10, 2015, 11:16:23 AM
Reply #15
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
kalau yang ini Tuhan yang omong juga bukan sob?

Mazmur 82
7. Namun seperti manusia kamu akan mati dan seperti salah seorang pembesar kamu akan tewas."

silahkan sekalian ditampilkan kajian bahasa aslinya
Mzm. 82:6-8 merupakan Firman Tuhan yang disampaikan kepada seorang Imam yang bernama Asaf pada masa pemerintahan raja Saul; Sedangkan ayat 1-5 nya merupakan ungkapan perasaan Asaf sendiri yang melihat suasana kehidupan para penguasa/pembesarnya pada masa itu.

Mazmur ini kemudian dipandang sebagai representatif sikap raja Saul yang tidak adil (semena-mena) terhadap Daud.


Salam,
« Last Edit: June 10, 2015, 11:23:00 AM by sizxbn »
June 10, 2015, 12:10:58 PM
Reply #16
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9590
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
ah pertanyaan saya belum terjawab

kalau yang ini Tuhan yang omong juga bukan sob?

Mazmur 82
7. Namun seperti manusia kamu akan mati dan seperti salah seorang pembesar kamu akan tewas."

silahkan sekalian ditampilkan kajian bahasa aslinya
June 10, 2015, 01:33:20 PM
Reply #17
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
ah pertanyaan saya belum terjawab

kalau yang ini Tuhan yang omong juga bukan sob?

Mazmur 82
7. Namun seperti manusia kamu akan mati dan seperti salah seorang pembesar kamu akan tewas."

silahkan sekalian ditampilkan kajian bahasa aslinya
Kan sudah saya katakan bahwa Mzm. 82:6-8 adalah Firman Tuhan? yang artinya TUHAN yang ngomong!

Salam,
June 10, 2015, 01:37:15 PM
Reply #18
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9590
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
Ya sudah

uwis jelas

dalam konteks ayat tersebut

manusia yang dikatakan / "diangkat" jadi tuhan oleh Tuhan akan tewas juga oleh Tuhan

ada yang mau menggenapi Firman ini? monggo
June 11, 2015, 05:03:26 AM
Reply #19
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2400
  • Denominasi: Percaya Yesus pasti selamat masuk sorga.
Dalam Kitab Kejadian pasal 1:26 kan sudah jelas, bahwa Allah membuat nama baru bagi dirinya sendiri, yaitu: "Manusia".

"Baiklah Kita menjadikan manusia --sebagai nama-- menurut gambar dan rupa Kita".
Tidak ada orang yang menganggap dirinya ELOHIM!!
Justru TUHAN sendiri yang berfirman dan menyatakan bahwa kita (manusia) itu adalah ELOHIM! --baca Mzm. 82:6--
Pengertian manusia sebagai "WAKII" ELOHIM itu sbb:

Karena ELOHIM itu roh (tidak kelihatan), maka ELOHIM menciptakan manusia untuk "MEWAKILI" eksistensinya....
Artinya, Manusia itu adalah ELOHIM!

Soal manusia yang mewakili ELOHIM, berbuat adil atau tidak adil, itu persoalan lain.
Yang ngotot bilang manusia bisa menjadi ELOHIM itu siapa???  :cheesy:


Salam,

Ahh...anda menafsirkan maz 82 ini secara pisah-pisah yang seharusnya tidak demikian, sebaiknya dibaca 1 perikop penuh;

Kitab Mazmur ditulis dengan bahasa puisi (syair); oleh karena itu utk memahaminnya isi kitab Mazmur harus dipahami secara tersirat karena banyak arti yang bermakna secara Alegoris.

Dari ayat 1- sampai seterusnya bahwa dari susunan kalimat ini kita dapat mengetahui, kata 'ELOHIM yang pertama adalah ditujukan kepada Allah Sang Pencipta.

Kedua kata  'ELOHIM yang kedua adalah bermakna "hakim-hakim" ini dilihat dari seluruh  konteks secara keseluruhan.
 
Jadi Mazmur 82 ini sebenarnya berbicara mengenai para hakim yang lupa diri. Ketika mazmur ini ditulis, para hakim tidak hanya menjalankan tugas yudikatif (hukum), tapi juga eksekutif (pemerintahan) dan legislatif (pembuat undang-undang).

Sebagai hakim, mereka harus memerintah dengan adil dan menghukum kejahatan (Ulangan 25:1).

Oleh karena itulah kita bisamelihat seluruh konteksnya bahwa Allah berdiri di hadapan para "allah" untuk menghakimi mereka.

Ayat ini menulis kata  "allah" (jamak, terjemahan dengan huruf latin kecil), mereka bukan mendapat suatu pujian karena mereka sebagai para hakim yang seharusnya menjadi wakil Allah, namun mereka para hakim ini seakan-akan menjadi "Allah", jadi jelas secara keseluruhan prikopnya ayat ayat tsb merupakan sindiran yang keras.

jadi yang benar bahwa "hakim-hakim" (para allah) dalam Mazmur pasal 82 ini?


Mereka adalah orang-orang yang mengangkat diri menjadi allah-allah palsu sehingga Allah mau menunjukkan identitas-Nya  bahwa Allah sendirilah yang sebagai Hakim yang adil itu.

Jadi Allah akan menumpahkan geram-Nya (ayat 7) di dalam "kebesaran-Nya", bahwa mereka akan dihempaskan, karena wewenang telah disalah-gunakan mereka.
Jadi posisi HAKIM dalam dunia sekuler biasanya mereka juga mempunyai posisi sebagai seorang hakim "yang maha kuasa" sebagai otoritas final menentukan seorang bersalah/tidak, dihukum/tidak dst.....

Makanya dalam peradilan kita menyebut hakim dengan sebutan "yang mulia" atau "your highness", kebiasaan ini lazim dalam persidangan di seluruh dunia.

Mazmur 82,  ini ditutup dengan suatu permohonan pada Allah agar Ia segera mengulurkan tangan-Nya, membela kaum-Nya, dan menghajar para pemimpin yang sewenang-wenang yang menjadi diri mereka sebagai allah-allah palsu.

Mazmur ini ini adalah suatu pernyataan iman bahwa Allah tidak pernah menutup mata terhadap segala kejahatan dan penyimpangan karena Allah sendirilah yang menjadi Hakim yang adil itu.
 
« Last Edit: June 11, 2015, 05:05:42 AM by scout »
Roma. 3:25 Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)