Author Topic: Tuhan Yesus Kristus tidak mungkin dan tidak dapat berbuat dosa  (Read 9677 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

June 25, 2015, 05:20:14 PM
Reply #80
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9549
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
Hen hen makanya belajar SEJARAH GEREJA, MASA MARTIN LUTHER.

Apa yang di reformasi, yaitu ajaran ajaran yang tidka sesuai Alkitab.

Sehingga motto Reformasi adalah kembali menjadikan Alkitab sebagai pedoman dan dasar hidup orang Kristen.

Jadi kamu adalah orang Reform, karena kamu memakai ALKITAB sebagai dasar dan pedoman hidup kamu.

Semua orang Kristen, yang percaya pada Kristus, menjadikan ALKITAB sebagai pedoman dan dasar hidup sesuai dengan

 2 Tim 3 : 16
3:16 Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.

belajar lagi arti kata2 reform yang sudah saya post ya

sorry banget neh
saya lebih percaya kamus daripada kamu

serius dah
ga boong

dan lain kali biar ga salah kaprah
ngomongnya yang lengkap
reformasi kembali ke alkitab
reform back to bible

kamu ngomong reform doang, apalagi kamu yang ngomong
sudah pasti rekan2 disini mengartikan reformed church

;D

TULIP buka monopoli Calvin.

TULIP dimulai oleh Agustinus, Calvin, Berkeorf  juga Edwin Palmer, R.C. Sproul dan Anthonny Hoekema, ada yang lain belum saya baca.

Jadi menjadikan TULIP adalah Calvin , benar benar terkebur lho Hen hen.

Menunjukkan bahwa hen hen kurang suka membaca buku buku  :char11:

Sorry Hen masuklah ke Library di kemayoran GRII pusat, barulah terbuka mata kamu.

kamu ini benar2 konyol

kamu bilang Agustinus memulai TULIP?
Agustinus itu adalah Bapa Gereja Katolik, Protestan bahkan belum lahir saat itu

nah Katolik pun jelas menentang TULIP
saya baca ajaran Agustinus pun JAUUUUUUUH BUAAANGETTTT dari TULIP
lah kamu klaim Agustinus mendukung TULIP?
udah jelas buanget buanget bahwa TULIP itu ditulis di abad 16 (setelah Agustinus mati) oleh John Calvin
yakin bener Agustinus dukung TULIP? wkwkkwkw

jadi sorry sekali lagi nih
saya jelas lebih percaya penjelasan Katolik tentang Agustinus
lha wong itu Bapa Gerejanya koq

;D

Silakan tunjukkan kalau tiap kata TULIP tidak berdasarkan Alkitab.

Setiap kata TULIP senantiasa didasarkan pada ayat ayat Alkitab.

T kata ini menunjukkan kamu orang berdosa, apakah kamu tidak setuju ????

U kata ini menunjukkan tanpa melihat keadaan manusia, Allah memilih.
Apakah kamu demikian hebatnya sehingga Alalh memilih kamu ????

L kata ini menunjukkan TIDAK SEMUA MANUSIA DIPILIH OLEH ALLAH, 
apakah kamu tidak setuju Allah tidak  memilih semua manusia ????

I kata ini menunjukan Alalh lebih dahulu bekerja dalam diri manusia dan merubahnya melalui lahir kembali , sehingga manusia tidak ada yang menolak anugerah Allah .

Apakah kamu tidak merasakan perubahan dalam diri kamu , pada saat kamu bertobat ????

Apakah kamu dapat menolak untuk TIDAK BERTOBAT ????

P kata ini menunjukkan pemeliharaan dan penyertaan Allah sampai achir hidup kita.
Apakah kamu mampu tanpa pertolongan Tuhan, melawan godaan dosa ?????

Semua nya ada ayat ayat yang emnjadi dasar dari ajaran TULIP, sehingga kalau mengatakan TULIP bukan ajaran ALKITAB.

Maka nyata sekali memang orang ini tidak mengerti sama sekali TULIP.

ah cape ngulang2 penjelasan lagi mah
masuk aja thread tentang tulip dan baca2 lagi disana ya
June 25, 2015, 05:20:42 PM
Reply #81
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 637
  • Gender: Male
  • Denominasi: Protestant - Reformed Injili
dia bilang :

harus reform

dan pada umumnya orang juga tahulah
reform (apalagi kalau si Rita yang ngomong) ya artinya reformed church ----> jujur sajalaaah :)

Jujur bro, sumpeh deh ...

hehehe just kidding, supaya gak tegang ya bro


dan kalau memang saya salah ya sudah, saya minta maaf

Sudah saya maafkan kok :)


namun demikian tetap saja :
kalau mau diartikan reform = back to bible
ya ngaco belo, sudah saya jelaskan diatas :)

anda yang dalam gereja reform aja ga percaya
apalagi saya
nah anda bantu saya jelaskan kepada rekan anda itu toh :)

reformed sudah pasti Calvin, itu kata2 anda sendiri koq
saya pikir semua reformed sama?
dan Calvin? sudah pasti tidak 100% alkitabiah

satuju? :)

Kalimat terakhir kagak setuju. Saya akui ajaran manusia tidak ada yang 100% sempurna, itu yang mendasari saya tidak begitu saja menerima ajaran Calvin. Bahkan Pdt. Stephen Tong sendiri mengatakan, jika suatu saat ada ajaran yang menyimpang, tinggalkan Stephen Tong dan kembali kepada alkitab.

Dan jujur saja, ada beberapa ajaran pak Tong yang saya tidak setuju. Tapi overall, saya mendapat banyak berkat dari beliau. Bahkan pertumbuhan saya banyak dipengaruhi pemikiran beliau.

Makanya anda mencap saya sebagai Calvinist yang ragu2 ya bro :)
June 25, 2015, 05:30:53 PM
Reply #82
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9549
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
Kalimat terakhir kagak setuju. Saya akui ajaran manusia tidak ada yang 100% sempurna, itu yang mendasari saya tidak begitu saja menerima ajaran Calvin. Bahkan Pdt. Stephen Tong sendiri mengatakan, jika suatu saat ada ajaran yang menyimpang, tinggalkan Stephen Tong dan kembali kepada alkitab.

gpp kalau anda ga setuju
saya sih apa adanya ngomong, adalah super absurd kalau ada yang bilang ajaran 1 orang saja itu sudah 100% alkitabiah

bahkan gereja saya sendiri aja ga 100% alkitabiah kok, itu saya akui langsung, ga usah tunggu orang lain ngomong

dan lagipula kan bukan anda yang claim Calvin = 100% alkitab
makanya itu kan bukan ditujukan buat anda :)

Dan jujur saja, ada beberapa ajaran pak Tong yang saya tidak setuju. Tapi overall, saya mendapat banyak berkat dari beliau. Bahkan pertumbuhan saya banyak dipengaruhi pemikiran beliau.

bagus lah bro
santai saja
selama niat kita murni ikut Tuhan dan bukan ikut manusia
dapat pengajaran salah pun akan dijaga oleh Tuhan, dan beban dari salah pengajaran itu adalah kepada pengajarnya, bukan yang diajar
itu yang saya alami sendiri

ini kenapa jadi bahas Dr Tong ya?
saya ga pernah singgung2 beliau ya :)

Makanya anda mencap saya sebagai Calvinist yang ragu2 ya bro :)

betul sekali, apakah saya benar? :)
Calvinist sejati itu seperti Rita dan JaMaSoEl

pokoknya apa yang diomong Calvin pasti benar ga mungkin salah
yang laen boleh salah
June 25, 2015, 05:36:57 PM
Reply #83
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 637
  • Gender: Male
  • Denominasi: Protestant - Reformed Injili
gpp kalau anda ga setuju
saya sih apa adanya ngomong, adalah super absurd kalau ada yang bilang ajaran 1 orang saja itu sudah 100% alkitabiah

bahkan gereja saya sendiri aja ga 100% alkitabiah kok, itu saya akui langsung, ga usah tunggu orang lain ngomong

dan lagipula kan bukan anda yang claim Calvin = 100% alkitab
makanya itu kan bukan ditujukan buat anda :)
Oh maksud anda tidak 100% alkitab, bukan 100% tidak alkitab ya hehehehe salah mengerti.



bagus lah bro
santai saja
selama niat kita murni ikut Tuhan dan bukan ikut manusia
dapat pengajaran salah pun akan dijaga oleh Tuhan, dan beban dari salah pengajaran itu adalah kepada pengajarnya, bukan yang diajar
itu yang saya alami sendiri

ini kenapa jadi bahas Dr Tong ya?
saya ga pernah singgung2 beliau ya :)
Kebetulan lewat saja, intermezo :)

betul sekali, apakah saya benar? :)
Calvinist sejati itu seperti Rita dan JaMaSoEl

pokoknya apa yang diomong Calvin pasti benar ga mungkin salah
yang laen boleh salah

Banyak ajaran calvinist yang saya setuju, namun memang tidak mutlak semua ajarannya harus setuju. Kalau itu mau dikategorikan begitu, baiklah :)
June 25, 2015, 05:47:44 PM
Reply #84
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9549
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
Oh maksud anda tidak 100% alkitab, bukan 100% tidak alkitab ya hehehehe salah mengerti.
Kebetulan lewat saja, intermezo :)

nyahahaha

Banyak ajaran calvinist yang saya setuju, namun memang tidak mutlak semua ajarannya harus setuju. Kalau itu mau dikategorikan begitu, baiklah :)

it's all back to your decision bro
(itu kan kategori saya, bisa jadi juga salah) hahaha

namun saran saya :
jangan pernah mengikuti ajaran 1 orang mati2an, sampai2 bilang diluar itu salah semua
buat saya itu sama saja dengan menabikan/mengkultuskan orang tersebut

selanjutnya ga perlu terlalu kuatir dengan ajaran2 yang ngaco
selama niat kita murni ikut Tuhan dan bukan ikut manusia
penjagaan atas diri kita itu nyata
dan kita masing2 punya ROH KUDUS yang selalu siap membimbing kita
June 25, 2015, 09:44:20 PM
Reply #85
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 8052
  • Denominasi: Newbie Baru Belajar
From a book published in 1933 by THE LUTHERAN LITERARY BOARD, BURLINGTON, IOWA

DISPUTED DOCTRINES -- Chapter Seven
DOCTRINE OF THE IMPECCABILITY OF CHRIST
by C. H. Little, D. D., S. T. D.

...
Sin, in the first place, is a personal matter. It is a personal term, and applies only to personal beings, to intelligent beings endowed with self-consciousness and self-determination. The angels could sin, and some of them did sin. Man, created in the image of God, could sin, and did sin. No non-personal creatures can sin, whatever it may do. No thing or nature can sin, but only a person.

With every child born into the world a new person comes into existence, and that person can and does sin. But this was not so with Jesus Christ. When He was born into the world, no new person came into existence. He was from all eternity the Second Person of the Godhead. Before His incarnation He had but one nature, the Divine nature. The Person was in control of that nature. In the incarnation this Divine Person assumed to Himself a human nature and bestowed His own Divine Personality upon it. Henceforth this Divine Person was possessed of two natures, the Divine, which He had from all eternity, and the human, which He received in time. He was one and the same Person that He had always been. His personality underwent no change when He became man. Henceforth the Person who had eternally been in control of His Divine nature has now equal control over His human nature, and whatever He does, whether through the one nature or the other, is the act of the Person. Hence we can say that the Virgin Mary is the Mother of God. To deny this would be a virtual denial of the essential Deity of the Person whom she brought forth. We can say, God died upon the cross of Calvary, because the Person who died was God. Remembering that sin is a personal term, to say that Christ could sin would be the same as saying that God could sin, which is not only contrary to express Scripture statements, but is a denial of our very conception of God. And Christ's human nature could not sin, because it is only a person that can sin and Christ's human nature was under the absolute control of His person.

The objection is sometimes raised to this doctrine of the impeccability of Christ, that His temptation was a farce, and that it affords no reason whereby we may account for His manifest agony under the temptations that He endured. But this objection rests under a false notion of temptation and also fails to take into account the humiliation of Christ. Temptation means to try, to test, to prove. Because we poor sinners with our corrupt natures so readily fall into sin and succumb to the temptation that is addressed to us, we naturally associate with temptation the possibility of a fall. But where the Person concerned is not a mere human person, but the eternal and almighty God, manifestly no such possibility exists. Even the angels in heaven, who have been confirmed in their holiness cannot sin. Much less dare we say that the Son of God Incarnate could sin. And the agony of the temptation in Christ's case should not be conceived of as due to the idea that He was fearful that He might possibly be overcome and fall. He Himself testifies against any such notion when He says, "The prince of the world cometh, and hath nothing in me." (St. John 14:30). The agony consisted rather in this, that, knowing who He was, He should suffer Himself to be led about from place to place by the devil, the great adversary of God and man, and for the accomplishment of our salvation should submit to have temptations addressed to Him by the author of all the iniquity, degradation and ruin in God's universe, and that He should have to listen to the suggestion of Satan, that He should fall down and worship him. What infinite distress this must have occasioned to the Son of God!

It has been further suggested that, if Christ could not sin, His temptation is robbed of all significance and comfort for us. But this also is a mistaken view. If Christ could sin and didn't, that helps us very little; for we are not Christs, and His overcoming would be no assurance that we poor weaklings would likewise overcome. Our assurance is rather that in Christ we have a mighty Champion whom all the powers of darkness could not touch or harm; that He stood in our place as the new Head of the human race, and that at last we shall come forth more than conquerors through Him that loved us. As Dr. Stump, in his recent dogmatic, "The Christian Faith," well says: "This is the very kind of Saviour we needed."



http://www.confessionallutherans.org/papers/little07.html



 :afro: :happy0062:

Repentance and humility establish the soul. Charity and meekness strengthen it.
- Monk Evagrius
June 25, 2015, 10:00:16 PM
Reply #86
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 8052
  • Denominasi: Newbie Baru Belajar
Is there an official reformed position on whether Jesus could have sinned? If not, what do reformed folks today generally hold to?

Thanks in advance

Repentance and humility establish the soul. Charity and meekness strengthen it.
- Monk Evagrius
June 26, 2015, 08:36:35 AM
Reply #87
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9250
Perlunya kedua natur kemanusiaan dan keilahian didalam diri Kristus Yesus

* Kemanusiaan Kristus

Karena manusia berdosa, maka hukuman dosa haruslah ditanggung oleh manusia juga.

Termasuk pembayaran upah dosa mencakup penderitaan tubuh dan jiwa yang hanya mungkin ditanggung oelh manusia.

Yoh 12 : 27
12:27 Sekarang jiwa-Ku terharu dan apakah yang akan Kukatakan? Bapa, selamatkanlah Aku dari saat ini?

Kis 3 : 18
3:18 Tetapi dengan jalan demikian Allah telah menggenapi apa yang telah difirmankan-Nya dahulu dengan perantaraan nabi-nabi-Nya, yaitu bahwa Mesias yang diutus-Nya harus menderita.

Ibr 2 : 14
2:14 Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka,
supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut;

9:22 Dan hampir segala sesuatu disucikan menurut hukum Taurat dengan darah, dan
tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan.

Kristus harus memiliki natur manusia, dengan semua sifat essensial Nya , tetapi juga dengan kelemahan manusiawi yang mungkin dialami karena kejatuhan manusia.

Kristus harus turun kedalam kerendahan yang paling rendah dimana manusia sudah jatuh kedalam dosa.

Ibr 2
2:17 Itulah sebabnya, maka dalam segala hal Ia harus disamakan dengan saudara-saudara-Nya,
supaya Ia menjadi Imam Besar yang menaruh belas kasihan dan yang setia kepada Allah untuk mendamaikan dosa seluruh bangsa.

2:18 Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai.

Pada saat yang sama Kristus harus menjadi manusai tanpa dosa sebab seorang manusia yang berdosa dan telah kehilangan nyawanya,TIDAK DAPAT menjadi pendamai bagi orang lain.

Ibr 7 :
7:26 Sebab Imam Besar yang demikianlah yang kita perlukan: yaitu yang saleh, tanpa salah, tanpa noda, yang terpisah dari orang-orang berdosa dan lebih tinggi dari pada tingkat-tingkat sorga,

4:15 Sebab Imam Besar yang kita punya,
bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita,
Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.
MENJADI TELADAN YANG SEMPURNA BAGI MANUSIA.

Mat 11 : 29 ; Mark 10 : 39 ; Yoh 13 : 13 ; Fil 2 : 5 - 8 ;
Ibr 12 : 2 - 4 ; 1 Pet 2 : 21 .

Kesimpulannya :

* Kristus adalah menjadi manusia sama dengan kita.
Dapat merasakan seluruh kelemahan kita .

* Kristus dapat jatuh kedalam dosa dan dapat tidak berbuat dosa.

* Kristus sungguh sungguh digoda , tetapi tidak berbuat dosa.

* Kristus belum mengenakan tubuh kemuliaan, karena tubuh kemuliaan tidak merasakan segala kesedihan , kepahitan lagi.

Wahyu 21:4   
Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu."

Tubuh Rohaniah tidak mengalami kematian lagi.

Kristus mengambil tubuh jasmaniah sama dengan kita supaya dapat mati, bukan tubuh rohaniah yang tidak dikuasai oleh Maut.
« Last Edit: June 26, 2015, 08:58:19 AM by RITA RATINA »
June 26, 2015, 09:24:48 AM
Reply #88
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9250
KEILAHIANNYA KRISTUS

Rencana keselamatan Allah melibatkan Allah sebagai PENGANTARA .

Tujuannya :

1. Kristus  dapat membawa korban yang nilainya tanpa batas dan memberi ketaatan yang sempurna kepada hukum Allah.

2. Kristus dapat menanggung murka Allah dan membawa penebusan, sehingga Kristus dapat membebaskan manusia dari kutukan hukum.

3. Kristus dapat menerapkan buah buah karyaNya  yang telah selesaikanNya bagi mereka yang menerima Nya dengan Iman.

Manusia , dengan telah rusak dan berdosa , tidak dapat membayar UPAH DOSA, atau melakukan ketaatan yang sempurna bagi Allah.

Manusia , hanya dapat menanggung murka Allah.

Manusia, memerlukan ANUGERAH ALLAH , untuk membebaskan dirinya dari MURKA ALLAH .
« Last Edit: June 26, 2015, 10:42:16 AM by RITA RATINA »
June 26, 2015, 11:15:07 AM
Reply #89
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 8052
  • Denominasi: Newbie Baru Belajar
Perlunya kedua natur kemanusiaan dan keilahian didalam diri Kristus Yesus
1. Keilahian dlm Person Yesus Kristus:
a. impossible berbuat dosa atau possible berbuat dosa ?
b. capable of sinning atau incapable of sinning ?
c. holy and immutability or a mutable holiness ? (If he’s unchangeably holy, you cannot have a change in holiness)

2. You have a couple of options:
Either God can sin, or Christ is two persons, a man and a God working together.



Pendapat SdT mengenai keilahian Yesus Kristus.

Mal 3:6   I am the Lord. I change not,...
Luk 1:35 ...therefore also that holy thing which shall be born of thee shall be called the Son of God.
Ibr 7:26 For such an high priest became us, who is holy, harmless, undefiled, separate from sinners, and made higher than the heavens;
Ibr 13:8   Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya.


Now if in one text it says that he is holy, and in the other text it says that he is the same yesterday, today and forever, are we not being Scriptural to infer that therefore he is always holy and cannot fall into sin?

So if he’s holy and immutability, you cannot have a mutable holiness. If he’s unchangeably holy, you cannot have a change in holiness.



Repentance and humility establish the soul. Charity and meekness strengthen it.
- Monk Evagrius
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)