Author Topic: Sharing Cara Penginjilan  (Read 1060 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

May 30, 2016, 02:35:36 PM
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 621
  • percaya predestinasi tapi ga percaya siksaan kekal
  • Denominasi: Topik fav.: eskatologi, setanologi, creationism, conditional immortality
Jika kita mengaku mengasihi Bapa maka sudah sepantasnya kita berusaha melakukan kehendak Bapa

Kehendak Bapa khusus kepada orang2 yg telah percaya secara ringkas adalah menyebarkan Injil seperti tertuang dalam Matius 28. Di situ orang2 percaya diminta pergi menjadikan semua bangsa menjadi murid2Nya.

Menyebarkan Injil adalah tugas yg tidak gampang. Banyak orang yg tidak akan percaya kepada pemberitaan Injil apalagi di zaman modern ini yg mana ekstrim yg satu terdapat toleransi umat beragama yg harus dihargai dan ekstrim yg lain terdapat sifat manusia modern yg tidak mau tahu urusan agama.

Para ahli teologia berpendapat bahwa untuk menyebarkan Injil diperlukan tekad, kemauan, teknik, strategi, kesabaran, doa, kerja keras dan dukungan dari banyak orang2 percaya.

Para ahli berpendapat strategi terbaik dalam menyebarkan Injil adalah melakukan dalam jumlah kecil tapi serentak dan menyeluruh oleh orang2 terdekat. Hal ini lebih efektif dibandingkan dengan sistem massal seperti KKR yg mana banyak orang telah mempertanyakan keefektifan KKR atau kualitas hasil penginjilan melalui KKR.

Penginjilan melalui teman2 terdekat, saudara2 terdekat yg mana mereka menginjili teman/saudara mereka yg belum percaya dinilai jauh lebih baik daripada KKR.

Penginjilan melalui teman dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja asalkan situasi dan kondisi sudah tepat. Kita tidak perlu takut gagal, yang penting kita berusaha.

Untuk membantu penyebaran Injil beberapa ahli juga telah merumuskan beberapa metode atau protokol penginjilan seperti: Evangelism Explosion (EE), Alpha Course (keduanya pernah dilakukan di gereja sy) dan lain-lain.

Kelakuan sehari2 sering dijadikan batu sandungan dalam melakukan penginjilan. Beberapa orang malu menginjili karena kelakuannya sendiri tidak terlalu baik. Untuk itu kita tidak perlu memikirkan hal2 seperti itu, itu memang penting tapi ingat juga bahwa semua manusia pasti mempunyai dosa/kesalahan. Apabila kita menemukan situasi dan kondisi yang tepat ketika kita bersama teman/saudara maka cobalah untuk memulai pembicaraan yang berbau agama, kita mulai "masuk" dari obrolan santai tentang agama dan dari situ kita bisa mengembangkannya. Kita bisa juga mengikuti tips2 dari metode EE atau Alpha Course.

Sebelum memberitakan Injil tentunya kita juga harus meningkatkan pemahaman Alkitab kita sendiri dan berdoa memohon kekuatan Tuhan. Kita juga harus berdoa diberi kesempatan menginjili.

Setelah kita mendapatkan "jiwa" maka kita bisa menaruhnya di gereja kita sendiri atau mungkin disesuaikan dengan tempat tinggalnya.
« Last Edit: May 30, 2016, 02:41:07 PM by acidking001 »
Kita tdk membunuh, mencuri tapi: bohong, sombong/serakah, program/film/lagu bajakan, manipulasi gaji/pajak, nyontek, langgar janji/lampu merah, malas, tunda/curi waktu, berkata kasar, canda/benci/iri/marah keterlaluan, abaikan Firman, ortu, org sakit, org miskin, gosip/fitnah, cabul. Jgn menghakimi.
August 11, 2016, 11:48:30 PM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 516
  • Denominasi: Kharismatik
Tinggallah dalam kasih-Ku maka kamu akan berbuah ===> kata Yesus Kristus
Jika kita mengaku mengasihi Bapa maka sudah sepantasnya kita berusaha melakukan kehendak Bapa

Kehendak Bapa khusus kepada orang2 yg telah percaya secara ringkas adalah menyebarkan Injil seperti tertuang dalam Matius 28. Di situ orang2 percaya diminta pergi menjadikan semua bangsa menjadi murid2Nya.

Menyebarkan Injil adalah tugas yg tidak gampang. Banyak orang yg tidak akan percaya kepada pemberitaan Injil apalagi di zaman modern ini yg mana ekstrim yg satu terdapat toleransi umat beragama yg harus dihargai dan ekstrim yg lain terdapat sifat manusia modern yg tidak mau tahu urusan agama.

Para ahli teologia berpendapat bahwa untuk menyebarkan Injil diperlukan tekad, kemauan, teknik, strategi, kesabaran, doa, kerja keras dan dukungan dari banyak orang2 percaya.

Para ahli berpendapat strategi terbaik dalam menyebarkan Injil adalah melakukan dalam jumlah kecil tapi serentak dan menyeluruh oleh orang2 terdekat. Hal ini lebih efektif dibandingkan dengan sistem massal seperti KKR yg mana banyak orang telah mempertanyakan keefektifan KKR atau kualitas hasil penginjilan melalui KKR.

Penginjilan melalui teman2 terdekat, saudara2 terdekat yg mana mereka menginjili teman/saudara mereka yg belum percaya dinilai jauh lebih baik daripada KKR.

Penginjilan melalui teman dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja asalkan situasi dan kondisi sudah tepat. Kita tidak perlu takut gagal, yang penting kita berusaha.

Untuk membantu penyebaran Injil beberapa ahli juga telah merumuskan beberapa metode atau protokol penginjilan seperti: Evangelism Explosion (EE), Alpha Course (keduanya pernah dilakukan di gereja sy) dan lain-lain.

Kelakuan sehari2 sering dijadikan batu sandungan dalam melakukan penginjilan. Beberapa orang malu menginjili karena kelakuannya sendiri tidak terlalu baik. Untuk itu kita tidak perlu memikirkan hal2 seperti itu, itu memang penting tapi ingat juga bahwa semua manusia pasti mempunyai dosa/kesalahan. Apabila kita menemukan situasi dan kondisi yang tepat ketika kita bersama teman/saudara maka cobalah untuk memulai pembicaraan yang berbau agama, kita mulai "masuk" dari obrolan santai tentang agama dan dari situ kita bisa mengembangkannya. Kita bisa juga mengikuti tips2 dari metode EE atau Alpha Course.

Sebelum memberitakan Injil tentunya kita juga harus meningkatkan pemahaman Alkitab kita sendiri dan berdoa memohon kekuatan Tuhan. Kita juga harus berdoa diberi kesempatan menginjili.

Setelah kita mendapatkan "jiwa" maka kita bisa menaruhnya di gereja kita sendiri atau mungkin disesuaikan dengan tempat tinggalnya.
September 01, 2016, 02:51:45 PM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4732
  • Gender: Male
Jika kita mengaku mengasihi Bapa maka sudah sepantasnya kita berusaha melakukan kehendak Bapa

Kehendak Bapa khusus kepada orang2 yg telah percaya secara ringkas adalah menyebarkan Injil seperti tertuang dalam Matius 28. Di situ orang2 percaya diminta pergi menjadikan semua bangsa menjadi murid2Nya.

Menyebarkan Injil adalah tugas yg tidak gampang. Banyak orang yg tidak akan percaya kepada pemberitaan Injil apalagi di zaman modern ini yg mana ekstrim yg satu terdapat toleransi umat beragama yg harus dihargai dan ekstrim yg lain terdapat sifat manusia modern yg tidak mau tahu urusan agama.

Para ahli teologia berpendapat bahwa untuk menyebarkan Injil diperlukan tekad, kemauan, teknik, strategi, kesabaran, doa, kerja keras dan dukungan dari banyak orang2 percaya.

Para ahli berpendapat strategi terbaik dalam menyebarkan Injil adalah melakukan dalam jumlah kecil tapi serentak dan menyeluruh oleh orang2 terdekat. Hal ini lebih efektif dibandingkan dengan sistem massal seperti KKR yg mana banyak orang telah mempertanyakan keefektifan KKR atau kualitas hasil penginjilan melalui KKR.

Penginjilan melalui teman2 terdekat, saudara2 terdekat yg mana mereka menginjili teman/saudara mereka yg belum percaya dinilai jauh lebih baik daripada KKR.

Penginjilan melalui teman dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja asalkan situasi dan kondisi sudah tepat. Kita tidak perlu takut gagal, yang penting kita berusaha.

Untuk membantu penyebaran Injil beberapa ahli juga telah merumuskan beberapa metode atau protokol penginjilan seperti: Evangelism Explosion (EE), Alpha Course (keduanya pernah dilakukan di gereja sy) dan lain-lain.

Kelakuan sehari2 sering dijadikan batu sandungan dalam melakukan penginjilan. Beberapa orang malu menginjili karena kelakuannya sendiri tidak terlalu baik. Untuk itu kita tidak perlu memikirkan hal2 seperti itu, itu memang penting tapi ingat juga bahwa semua manusia pasti mempunyai dosa/kesalahan. Apabila kita menemukan situasi dan kondisi yang tepat ketika kita bersama teman/saudara maka cobalah untuk memulai pembicaraan yang berbau agama, kita mulai "masuk" dari obrolan santai tentang agama dan dari situ kita bisa mengembangkannya. Kita bisa juga mengikuti tips2 dari metode EE atau Alpha Course.

Sebelum memberitakan Injil tentunya kita juga harus meningkatkan pemahaman Alkitab kita sendiri dan berdoa memohon kekuatan Tuhan. Kita juga harus berdoa diberi kesempatan menginjili.

Setelah kita mendapatkan "jiwa" maka kita bisa menaruhnya di gereja kita sendiri atau mungkin disesuaikan dengan tempat tinggalnya.

Jangan memperumit diri sendiri. Memberitakan Kabar Baik, adalah menjadi saksi-Nya. Mewartakan betapa Allah telah menjamah hidup anda, merubah hidup anda, menolong anda dalam keseharian. Ceritakanlah iman kamu, kasih kamu dan pengharapan kamu yang kamu terima dari Allah. Itulah inti dari menginjil. Bukan mengajak orang pindah agama atau siap diajak debat agama. Jadilah saksi Kristus itu sudah lebih dari cukup, sebab selanjutnya Roh Allah yang bekerja, kita hanya alat bukan kuasa pertobatan itu sendiri.

Saat anda berniat, ROH KUDUS sudah bekerja. Saat anda membuka mulut bersaksi, menyaksikan bagaimana Yesus bekerja dalam hidup anda sendiri, maka anda akan terkejut saat melihat orang-orang bertobat dan memberi diri didamaikan dengan Allah melalui Yesus Kristus. Sebab bukan anda yang bekerja, tetapi ROH KUDUS.

Apakah anda butuh sekolah theologia dulu untuk menceritakan Yesus dalam hidup anda? Jika anda tidak pernah berjalan bersama Yesus, tentu tidak ada yang anda dapat saksikan tentang Dia...
September 04, 2016, 01:45:41 PM
Reply #3
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 141
  • Denominasi: kristen
Jika kita mengaku mengasihi Bapa maka sudah sepantasnya kita berusaha melakukan kehendak Bapa

Kehendak Bapa khusus kepada orang2 yg telah percaya secara ringkas adalah menyebarkan Injil seperti tertuang dalam Matius 28. Di situ orang2 percaya diminta pergi menjadikan semua bangsa menjadi murid2Nya.

Menyebarkan Injil adalah tugas yg tidak gampang. Banyak orang yg tidak akan percaya kepada pemberitaan Injil apalagi di zaman modern ini yg mana ekstrim yg satu terdapat toleransi umat beragama yg harus dihargai dan ekstrim yg lain terdapat sifat manusia modern yg tidak mau tahu urusan agama.

Para ahli teologia berpendapat bahwa untuk menyebarkan Injil diperlukan tekad, kemauan, teknik, strategi, kesabaran, doa, kerja keras dan dukungan dari banyak orang2 percaya.

Para ahli berpendapat strategi terbaik dalam menyebarkan Injil adalah melakukan dalam jumlah kecil tapi serentak dan menyeluruh oleh orang2 terdekat. Hal ini lebih efektif dibandingkan dengan sistem massal seperti KKR yg mana banyak orang telah mempertanyakan keefektifan KKR atau kualitas hasil penginjilan melalui KKR.

Penginjilan melalui teman2 terdekat, saudara2 terdekat yg mana mereka menginjili teman/saudara mereka yg belum percaya dinilai jauh lebih baik daripada KKR.

Penginjilan melalui teman dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja asalkan situasi dan kondisi sudah tepat. Kita tidak perlu takut gagal, yang penting kita berusaha.

Untuk membantu penyebaran Injil beberapa ahli juga telah merumuskan beberapa metode atau protokol penginjilan seperti: Evangelism Explosion (EE), Alpha Course (keduanya pernah dilakukan di gereja sy) dan lain-lain.

Kelakuan sehari2 sering dijadikan batu sandungan dalam melakukan penginjilan. Beberapa orang malu menginjili karena kelakuannya sendiri tidak terlalu baik. Untuk itu kita tidak perlu memikirkan hal2 seperti itu, itu memang penting tapi ingat juga bahwa semua manusia pasti mempunyai dosa/kesalahan. Apabila kita menemukan situasi dan kondisi yang tepat ketika kita bersama teman/saudara maka cobalah untuk memulai pembicaraan yang berbau agama, kita mulai "masuk" dari obrolan santai tentang agama dan dari situ kita bisa mengembangkannya. Kita bisa juga mengikuti tips2 dari metode EE atau Alpha Course.

Sebelum memberitakan Injil tentunya kita juga harus meningkatkan pemahaman Alkitab kita sendiri dan berdoa memohon kekuatan Tuhan. Kita juga harus berdoa diberi kesempatan menginjili.

Setelah kita mendapatkan "jiwa" maka kita bisa menaruhnya di gereja kita sendiri atau mungkin disesuaikan dengan tempat tinggalnya.

Kalau menginjili menurut saya beritakan saja kabar baik sesuai Alkitab dan biarkan ROH KUDUS yg akan bekerja.

 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)