Author Topic: Doktrin Tritunggal Yusuf Rony dan B.Noorsena yg aneh  (Read 14087 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

July 31, 2016, 02:21:40 PM
Reply #100
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 627
  • Denominasi: Kristen
Inilah bukti dari seorang yang selalu apriori, di halaman terakhir, saya memberikan buku referensi dimana saya menulis artikel tersebut, Julia Blum diantaranya. Misalnya, Anda dulu baca khusus buku2 tulisan Julia Blum, dia seorang Yahudi yang percaya Yesus Kristus adalah Tuhan dan Allah.

Saya selalu terbuka menulis darimana saya mendapat referensi tulisan.

PARDES adalah metode menafsir, PARDES itu bukan "believe", bukan "doktrin", bukan "isme." Sepenuhnya "metode/ cara" saja. Bahwa sebelum seseorang itu mengklaim tafsirannya dari "pencerahan ROH KUDUS" dia harus membaca ayat dengan secara lurus/ polos/ apa adanya (PESHAT), baru naik ke level selanjutnya..... sampai dengan level tertinggi "SOD."

Metode "PARDES" dapat digunakan dalam membahas apa saja, Rasul Paulus-pun sebelum dia ber"Midrash/ Derash" dalam penjabarannya di Galatia pasal 4, dia tentu membaca ayat denga cara "PESHAT."

Kalau Anda mau belajar, saya mau ngasih tahu.... tapi jangan menganggap segala sesuatu harus "dibantah" pokoknya BN salah, dia ber-Arabisasi, Trinitasnya aneh, ga' cocok.
Anda masih perlu banyak belajar sebelum menuduh orang secara premature.


Makanya kalau kamu anggap BN betul dan saya apriori,skeptis dan premature dan segala tuduhan lanjutannya nanti jawab dong lebih dulu semua pertanyaan saya  bukannya komentar kosong yg nggak nyambung seperti ini.

Dimana ada diskusi kamu maunya komentar sendiri semaunya tanpa memperhatikan apa pertanyaan lawan diskusimu,anda kelihatannya hanya ngoceh sendirian belaka,dan sembarangan menuduh tanpa bukti.


Quote
Quote from: saksang on July 31, 2016, 09:16:53 AM
Metode Pardes dari Rabi Yahudi ??? Apa yg mau diharapkan pemahaman Tritunggal dari seorang Rabi Yahudi penganut Yudaisme yg sampai sekarang tidak percaya bahwa Yesus adalah Allah dan Tuhan ???


PARDES sekali lagi adalah sebuah "metode" untuk menafsir, bukan "believe" bukan "doktrin" bukan "isme." Meski saya menggunakan metode Yahudi, coba temukan apa ada di tulisan saya tsb yang bertentangan dengan Kekristenan secara mainstream? Apakah ada yang melawan doktrin "Trinitas"?
Dalam kajian yang saya berikan di situ justru meneguhkan bahwa Yesus Kristus adalah Allah yang inkarnasi. Yesus Kristus adalah Tuhan dan Allah. Dan di sinilah titik krusial dari doktrin Trinitas.

Saya pribadi tetap berpegang teguh, sepanjang seorang Kristen dapat mengimani Yesus Kristus adalah Tuhan dan Allah, dia dengan sendirinya memahami "DOktrin Trinitas."


Bagaimana mau mengkaji kalau lain yg dipersoalkan (Tritunggal) lain lagi yg kamu kutip topiknya (Abraham dan anaknya).

Mana ajaran Pardesmu itu yg membahas Tritunggal,silahkan kutip dong.

Siapa nama Profesor guru Yahudimu itu,kok nggak ada jawaban ?


Syalom
« Last Edit: July 31, 2016, 03:00:21 PM by saksang »
July 31, 2016, 02:35:13 PM
Reply #101
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 627
  • Denominasi: Kristen
Berikut saya kutip buku Firman Menjadi Manusia tulisan M. Purwatma, Pr (terbitan Kanisius) hal 135:

Pantas dicatat bahwa dalam dialog dengan saudara-saudara Muslim, para penulis Kristen Arab lebih menggunakan kata sifah, yang berarti sifat khas atau aspek, untuk menunjuk hipostasis dalam Allah Tritunggal. Sebagaimana umat muslim mengakui ada sekian banyak sifah Allah, umat Kristiani mengakui tiga sifah Allah yang utama, yaitu tiga sifah yang intrinsik dalam diri Allah, yaitu yang transenden dalam diri-Nya sendiri (Bapa), Firman yang mewujud dalam diri manusia (Putra), dan kehadiran imanen, aktif, dan hidup dalam diri ciptaan (ROH KUDUS). Bapa, Putra, dan ROH KUDUS adalah tiga sifah Allah yang utama, maka seperti Allah ketiga-Nya juga kekal.



Makanya kembali ke "laptop" mana ajaran gereja maupun Kitab Suci bahwa Firman dan Roh itu adalah sifat bukannya pribadi Allah ?

Siapapun anda kutip kalau tidak ada dasar kebenaran Alkitabnya melainkan hanya cocok dgn pikiran anda sendiri tidak valid menurut saya.

Dalam website Sarpag sendiri BP menjelaskan sifat sifat Allah dan tidak ada satupun yang menyangkut "pribadi"(person)  karena memang tidak identik sebab sifat adalah "nature" atau "attributes" bukan "person" (pribadi).


Alkitab tidak berusaha membuktikan bahwa Allah itu ada. Sebaliknya Alkitab menganggap keberadaan-Nya sudah pasti dan menguraikan banyak sifat yang dimiliki Allah. Beberapa sifat ini adalah unik bagi Allah, sedangkan yang lain tampak juga di dalam diri manusia sebagai akibat penciptaan-Nya menurut rupa Allah.

Allah itu Mahahadir
Allah itu Mahatahu
Allah itu Mahakuasa Allah itu Mahatinggi
Allah itu Kekal
Allah Tidak berubah
Allah itu Sempurna dan Kudus
Allah itu baik.
Allah itu kasih.
Allah itu Penyayang dan pengasih
Allah itu Berbelaskasihan.
Allah itu Sabar dan Lamban Marah
Allah adalah Kebenaran
Allah itu Setia

http://www.sarapanpagi.org/sifat-sifat-khas-allah-vt1224.html

Syalom
« Last Edit: July 31, 2016, 05:21:35 PM by saksang »
July 31, 2016, 02:56:43 PM
Reply #102
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 627
  • Denominasi: Kristen
tidak digunakannya kata "pribadi", bukan brarti menolak trinitas
yg perlu dipertanyakan seharusnya adalah percaya/tidak dgn trinitas

syalom

SSY,Mormon,Islam juga percaya Yesus tetapi isinya :

1.   Allah yg pertama diciptakan
2.   Malaikat Michael
3.   Allah yg kawin mawin
4.   Hanya nabi dan Kalam

SSY juga percaya ROH KUDUS tetapi bukan Allah yg berpribadi melainkan hanya kuasa Allah belaka.

YR dan BN jugga percaya Firman dan Roh tetapi hanya sbg sifat saja.

Semua gereja Kristen percaya bahwa Alkitab adalah firman Allah tetapi BN mengatakan bahwa Alkitab bukan firman Allah.

Makanya bro seperti yg sudah saya katakan sebelumnya iman itu harus berdasarkan obyek iman yang benar bukan hanya kesamaan istilah saja.

Mencari persamaan hanya sampai kepada kecocokan belaka tetapi mengetahui perbedaan kita lebih dekat kepada kebenaran.

1 Tesalonika 5:21 Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.


Quote
Quote from: saksang on July 30, 2016, 06:58:14 PM
Memang kenyataannya ada 3 pribadi Allah tetapi jangan pakai pertambahan dong melainkan perkalian saja kalau mau debat kusir tanpa pakai iman,jadinya tetap hanya ada satu Allah saja.

Matematika mana mungkin bisa dipakai untuk mengukur dimensi Roh yg bukan materi dan jauh lebih tinggi dari dimensi alam semesta yg ada ???

Syalom
nah itu dia bro, definisi apakah paling sempurnah menjelaskan trinitas ?
jadi pada tempat kita sama2 menghargai cara menjelaskannya yg berbeda, selama itu masih sejalur trinitas tidak perlu dipersoalkan, trinitas kan milik yg mengimaninya, bukan milik merasa paling benar definisi trinitasnya

soalnya nenek2/kakek2, orang2 dikampungku trmasuk aku, gk pinter menjelaskan definisi trinitas, hanya sebatas mampu mengimaninya

syalom

Makanya untuk memahami Trinitas harus pakai iman bukan sekedar soal definisi dan tanpa iman tidak mungkin ada pengetahuan ttg kebenaran yg sejati.

Siapapun kalau sudah mampu mengimani berarti sudah ada pencerahan ROH KUDUS didalam dirinya walau dia tidak memahami sepenuhnya karena iman lebih besar dari logika,karena Alkitab mengajarkan bahwa percaya selalu mendahului pengertian bukan sebaliknya.


Syalom
« Last Edit: July 31, 2016, 03:54:15 PM by saksang »
July 31, 2016, 03:10:34 PM
Reply #103
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 627
  • Denominasi: Kristen
PERCAYA DULU MENGERTI KEMUDIAN” Mat 16:1-4

Credo ut intelligum, (pronunciation: \krā-dō-ut-in-te-lē-gäm\), prasa dalam bahasa Latin yang mengajarkan pada kita satu hal, yakni believe than understand. Orang harus percaya dulu baru mengerti. Apakah ini tidak terbalik? Biasanya kita percaya kalau kita sudah melihat atau mengalami sesuatu hal terlebih dahulu. Tetapi kalau kita dalami sungguh sungguh makna dari Matius 16:1-4 bacaan kita tadi memang demikian yakni “orang harus percaya mutlak pada Firman Allah”.

Sebagai Kristen sejati, kita harus taat mutlak pada Allah Sang Pencipta. Ketaatan mutlak berarti kita harus kembali pada kebenaran sejati dan apapun alasannya suka tidak suka tetap harus taat. Iman kepercayaan pada Kristus itulah dasar dan pondasi yang menentukan seluruh cara berpikir kita. Dengan demikian baru bisa kita dapat mengerti apa kehendak Bapa di Surga.

Hal ini sangat dipahami oleh Bapa Gereja seperti Agustinus dan ditajamkan oleh Anselmus lalu ditegaskan kembali oleh Calvin. “Hanya dengan kembali kepada Allah dan kebenaran-Nya sajalah kita dapat memahami tentang kebenaran sejati” lalu “semua akan ditambahkan kepadamu”.

Agustinus menegaskan bahwa “iman” adalah “tuan” yang utama dan “rasio” seperti “pembantu“. Pernyataan yang tajam diungkapkan oleh Anselmus, “credo ut intelligum”, “I believe than I understand”. Percaya itu menjadi kunci utama maka seluruh kepercayaan itu akan membangun seluruh pengertian yang sejati.

https://jatipon.wordpress.com/2009/02/28/percaya-baru-mengerti/

Note : Ayat terkait

Yesaya 43:10 "Kamu inilah saksi-saksi-Ku," demikianlah Firman Tuhan, "dan hamba-Ku yang telah Kupilih, supaya kamu tahu dan percaya kepada-Ku dan mengerti, bahwa Aku tetap Dia. Sebelum Aku tidak ada Allah dibentuk, dan sesudah Aku tidak akan ada lagi.

Yohanes 10:38 tetapi jikalau Aku melakukannya dan kamu tidak mau percaya kepada-Ku, percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti, bahwa Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa."

Ibrani 11:3 Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat


IMAN PERCAYA SELALU MENDAHULUI PENGERTIAN DIDALAM IMAN KRISTIANI - FAITH SEEKING UNDERSTANDING

Syalom
« Last Edit: July 31, 2016, 03:39:59 PM by saksang »
July 31, 2016, 03:34:24 PM
Reply #104
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1254
  • Gender: Male
  • Denominasi: Protestan
SSY,Mormon,Islam juga percaya Yesus tetapi isinya :

1.   Allah yg pertama diciptakan
2.   Malaikat Michael
3.   Allah yg kawin mawin
4.   Hanya nabi dan Kalam

SSY juga percaya ROH KUDUS tetapi bukan Allah yg berpribadi melainkan hanya kuasa Allah belaka.

Semua gereja Kristen percaya bahwa Alkitab adalah firman Allah tetapi BN mengatakan bahwa Alkitab bukan firman Allah.

Makanya bro seperti yg sudah saya katakan sebelumnya iman itu harus berdasarkan obyek iman yang benar bukan hanya kesamaan istilah saja.

Mencari persamaan hanya sampai kepada kecocokan belaka tetapi mengetahui perbedaan kita lebih dekat kepada kebenaran.
setahuku mereka adalah non trinitarian, ini jelas
sebaliknya ...
anda, saya, YR & BN adalah sama2 trinitarian, juga ini sangat jelas
jadi pd tempatnya kita2 yg mengimani doktrin trinitas brapologi dgn mereka yg non trinitas, betul demikian ?
kalau saya mengkritisi anda dlm hal konsep trinitas yg notabenenya sama2 trinitarian, ibarat jeruk makan jeruk, betul demikian ?
1 Tesalonika 5:21 Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.


Makanya untuk memahami Trinitas harus pakai iman bukan sekedar soal definisi dan tanpa iman tidak mungkin ada pengetahuan ttg kebenaran yg sejati.

Siapapun kalau sudah mampu mengimani berarti sudah ada pencerahan ROH KUDUS didalam dirinya walau dia tidak memahami sepenuhnya karena iman lebih besar dari logika,karena Alkitab mengajarkan bahwa percaya selalu mendahului pengertian bukan sebaliknya.


Syalom
iya bro, anda, saya YR & BN juga percaya konsep trinitas krn iman, jadi kenapa dipersoalkan memiliki keimanan yg sama ?

oleh sebab dipenuhi ROH KUDUS, antara lain, seseorang tidak merasa PALING BENAR dan MELEMPARKAN KESALAHAN kepada orang lain, betul demikian ?

syalom



July 31, 2016, 03:52:32 PM
Reply #105
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2614
@saksang :

Kenapa ujung-ujungnya Anda jadi berkhotbah ya?

Apakah di hari Minggu ini, Anda tidak mendapatkan jadwal (diundang) khotbah sehingga berkhotbah di mari?

PS : Saya serius dan tidak sedang bercanda.
July 31, 2016, 03:55:51 PM
Reply #106
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 627
  • Denominasi: Kristen
@saksang :

Kenapa ujung-ujungnya Anda jadi berkhotbah ya?

Apakah di hari Minggu ini, Anda tidak mendapatkan jadwal (diundang) khotbah sehingga berkhotbah di mari?

PS : Saya serius dan tidak sedang bercanda.

Saya hanya Kristen awam dan tidak berkotbah melainkan berapologetika sebagai kewajiban semua orang Kristen.

Saya tidak tahu kalau anda merasa kewajiban ini bukan untuk anda sbg seorang Kristen.

Atau bingung tidak tau dan tidak bisa membedakan mana apologetika dan mana kotbah ?

Saya malah duarius.

Syalom
« Last Edit: July 31, 2016, 04:06:36 PM by saksang »
July 31, 2016, 04:04:49 PM
Reply #107
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 627
  • Denominasi: Kristen
setahuku mereka adalah non trinitarian, ini jelas
sebaliknya ...
anda, saya, YR & BN adalah sama2 trinitarian, juga ini sangat jelas
jadi pd tempatnya kita2 yg mengimani doktrin trinitas brapologi dgn mereka yg non trinitas, betul demikian ?
kalau saya mengkritisi anda dlm hal konsep trinitas yg notabenenya sama2 trinitarian, ibarat jeruk makan jeruk, betul demikian ?iya bro, anda, saya YR & BN juga percaya konsep trinitas krn iman, jadi kenapa dipersoalkan memiliki keimanan yg sama ?

oleh sebab dipenuhi ROH KUDUS, antara lain, seseorang tidak merasa PALING BENAR dan MELEMPARKAN KESALAHAN kepada orang lain, betul demikian ?

syalom


Ini kan forum diskusi bro,jadi ketimbang anda seperti Sarpag hanya bisa melempar tuduhan tanpa bukti apalagi seperti si shadow itu alangkah baiknya ada begitu banyaknya bukti yg saya sudah berikan pada postingan yg lalu anda sanggah saja satu persatu dimana kesalahan saya didalam menilai.

2 Timotius 4:2 Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.

Capek deh kalau diskusinya muter muter terus tidak maju maju.

Syalom
« Last Edit: July 31, 2016, 04:15:24 PM by saksang »
July 31, 2016, 04:26:50 PM
Reply #108
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4778
  • Merdeka di dalam Kristus
    • SARAPANPAGI BIBLIKA
TRINITAS itu Doktrin yang baru muncul abad 2 Masehi. Tidak ada istilah Trinitas. Namun demikian ayat2nya bisa dicarikan secara "Peshat" tentunya dasarnya adalah dari Matius 28:19 yang utama, dari Sabda Tuhan Yesus sendiri.
Secara Derash & Remesh bisa kita bandingkan dengan Kejadian 1:1, dimana ELOHIM yang "Jamak" namun menggunakan "Kata kerja singular." Dan jika Trinitas ini ditinjau dari naskah Ibrani, dahsyat sekali, dan itu dimulai sejak Kejadian 1:1. Untuk level tertinggi, yaitu "SOD", adalah ketika ROH KUDUS membukakan hati kita menerima Allah yang inkarnasi ke bumi sebagai manusia. Yesus Kristus adalah Tuhan dan Allah, pengakuan ini adalah SOD, dimana hanya jamahan ROH KUDUS yang membuat manusia mengimaninya.

Eksegesis metode PARDES bisa digunakan dalam menafsir apa saja. Dan yang penting adalah dasarnya, pembacaan ayat secara Peshat yang "plain" baru kemudian masuk ke tahap2 lanjutannya.

Reff: http://www.sarapanpagi.org/doktrin-trinitas-vt19.html

Doktrin Trinitas, saya suka yang original dari Bapa Gereja Tertulianus: "tres personae, una substantia ', "tiga pribadi, satu hakekat ". Simple saja.
Apakah dengan mengatakan kebenaran kepadamu aku telah menjadi musuhmu? (Galatia  4:16)
July 31, 2016, 04:29:13 PM
Reply #109
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 627
  • Denominasi: Kristen
@Sarpag

Kalau anda tidak mau menanggapi semua pertanyaan saya maka saya juga meninggalkan tanggungjawab saya sbg TS dalam menanggapi komentar anda karena saya tidak berminat berdiskusi model pokrol bambu,berjalan ditempat (awful discussion).

Terima kasih atas perhatian anda.

Syalom
« Last Edit: July 31, 2016, 04:33:09 PM by saksang »
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)