Author Topic: Mencoba Memahami Tritunggal dari Sudut Seorang Awam  (Read 6401 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

January 11, 2017, 07:32:42 PM
Reply #60
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12407
  • Gender: Male
    • http://www.mypage.com/
  • Denominasi: Protestan Injili/Evangelikal
Menurut trinitarian, pov para Rasul yg sedang hidup di jaman tsb
a. Bapa = pribadi Allah yg bernama YHWH
b. Bapa = salah satu pribadi dari suatu hakekat yg bernama YHWH
Yang a atokah yg b ya cosmic ?

kedua2nya bro oda, a dan b karena pengertiannya sama saja.

Quote
Yang a atokah yg b ya cosmic ?
 So, secara pov trinitarian di jaman sekarang :
- person Bapa masih tetep bernama YHWH
- person Anak bisa bernama YHWH bisa juga bernama Yesus
- person RK masih tetep bernama YHWH

Makasih atas masukan2nya cosmic  :happy0062:

Betul.

Tambahan.

Mengapa tritunggal?
Begini bro oda.
Karena dalam alkitab, Bapa dan Anak dan ROH KUDUS ialah tiga person distinct.
Dan pada waktu yang sama, alkitab mengajar bahwa YHWH/Allah ADALAH tunggal.
Alkitab juga mengajar bahwa Bapa adalah Allah; Anak adalah Allah dan ROH KUDUS adalah Allah.
Dan karena pengajaran alkitab tak boleh bertentangan makanya dirumus doktrin tritunggal untuk menjelaskan hubungan Bapa dan Anak dan ROH KUDUS dan mengapa ketiga-Nya ADALAH Allah sedangkan Allah adalah tunggal.
Hanya konsep tritunggal dapat memecahkan persoalan alkitab ini.
Saya percaya alkitab diilhamkan Allah maka saya imani doktrin tritunggal karena memang begitu pengajaran alkitab.
Sebagian menolak tritunggal karena bagi mereka, ia tak masuk akal dan tak bisa dicerna atau dijelaskan pakai otak. Dan mereka pun mau yang gampang2 saja, kayak agama tetangga. Jadi mereka tak menyukai tritunggal. Di jelaskan apa saja mereka akan tolak karena memang tak menyukai konsep yang sedemikian. Dulunya saya begitu bro, makanya saya masuk ssy. Tetapi begitu saja saya selidiki alkitab dan dengan bantuan buku2 para teolog besar yang mengupas secara detail doktrin ini maka saya yakin bahkan sangat yakin, itulah pengajaran alkitab.
Persoalannya, mau pakai otak atau pakai alkitab. Saya pilih alkitab. After all why believe?

Salam.
« Last Edit: January 11, 2017, 07:37:47 PM by CosmicBoy »
Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau kata-Ku salah, tunjukkan kesalahannya tapi jikalau kata-Ku benar, mengapakah engkau menampar Aku?" (Injil riwayat Yuhana 18:23)
January 11, 2017, 10:59:45 PM
Reply #61
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12813
    • fossil coral cantik
@ Odading:

Tritunggal pada dasarnya adalah berbicara tentang pribadi (who), bukan tentang apa (what). Tri-nya adalah pribadi, tunggal-nya juga demikian.
Nah itu bold. Makanya saya ngerujuk-nya ya yang diperihal bold.

Tunggal-nya itu pribadi (SBJ, eternal)

Tri-nya personified :
pribadi itu sendiri (SBJ, eternal)
pribadi Firman (SBJ, eternal)
pribadi RK (SBJ, eternal)

Tri-nya manifested :
pribadi itu sendiri ---> disebut pribadi Bapa
pribadi Firman ---> disebut pribadi Anak
pribadi RK ---> disebut pribadi Penolong (???)

Quote
Karena rumus sejatinya adalah: 1 pribadi X 1 pribadi x 1 pribadi = 1 pribadi (bukan 1 hakekat).
Masih membingunkan buat saya. Begimana itu ceritanya [pribadi Bapa dikali pribadi Anak dikali pribadi RK] yah ?

Quote
Demikian pula dengan manusia yang diciptakanNya menurut gambaranNya. Alkitab banyak menunjukan bahwa roh adalah pribadi dan bukan sesuatu (what).
IMO, perlu kita liat dari sudut pandang (pov) yang kayak begimana.

Diketika sso bilang : "cuplis naksir saya"
Maka (imo) secara dari sudut pandang si yg bilang ini TIDAK berupa didalam pengertian "pribadi roh nya dari pribadi cuplis naksir saya", melainkan simpel : "pribadi cuplis naksir saya". Tidak berbeda pabila digunakan tambahan kosakata [ini/itu] : "orang ini naksir saya" ---> ngerujuk ke pribadi orang itu sendiri, BUKAN ngerujuk ke : pribadi jiwa dari orang ybs atopun pribadi roh dari orang ybs atopun pribadi tubuh dari orang ybs.

Quote
Karena itu meski tubuhnya telah mati, ia tetap dikenali sebagai pribadi
Ya... dan selanjutnya ketika orang bilang "cuplis masih memperhatikan saya", secara dari pov yg bilang ini tidak berupa didalam pengertian "pribadi tubuh dari pribadi cuplis masih memperhatikan saya" - namun tetep ngerujuk ke pribadi person cuplis itu sendiri yg otomatis sekarang sudah tidak bertubuh daging lagi.

Nggak usah sampe mati jasmani, sso yang bilang "jiwamu membelah jiwaku" maka yg keliatan disitu jiwa sbg person dari pov yang bicara. Tapi kalo dari pov observer, how can you define "jiwa" as a person ? you can't. Ujung2nya palingan kembali lagi ngerujuk ke person X yg bertubuh+jiwa+roh.

Quote
Ayat-ayat tersebut bicara tentang pribadi (dalam bentuk roh), dan bukan sesuatu.
Saya mengerti. Kadang juga jiwa menjadi pribadi. Namun (imo) perlu diliat dari sudut pandang mana pembicaraannya, sg. AWAL suatu pribadi manusia itu terbentuk kan secara default ada bersama-sama dgn tubuh.

Quote
Jadi, tubuh, roh dan jiwa juga adalah pribadi dalam kesatuan pribadi ('tritunggal'), bukan 1 sesuatu (tubuh) X 1 sesuatu (roh) X 1 sesuatu (jiwa) = 1 pribadi.
Tapi pengertian saya bukan 1 x 1 x 1 loh :). Melainkan satu pribadi (cuplis) terdiri dari tubuh, roh dan jiwa.
Tubuhnya ---> tubuhnya siapa ? ---> tubuhnya pribadi cuplis
Rohnya ---> rohnya siapa ? ---> rohnya pribadi cuplis
Jiwanya ---> jiwanya siapa ? ---> jiwanya pribadi cuplis.

Ungu adalah awal pengetahuan kita thdp suatu pribadi manusia.

Quote
Penyataan Allah sendiri mengenai tritunggal sudah sejak masa PL
Secara versi pengertian saya, penggunaan kosakata Allah itu sendiri sudah as a person, sg.

Sekarang kalo kayak gini :
Bapanya ---> Bapanya siapa ? ---> Bapanya si Anak ---> pribadi Bapa adalah bokap dari pribadi Anak
Anaknya ---> Anaknya siapa ? ---> Anaknya si Bapa ---> pribadi Anak adalah anak dari pribadi Bapa.
Kedua pribadi tsb eternal

Tidakkah oranye membingungkan, sg ?

IMO, rasanya nggak pas spt sbb :
secara pov orang Israel di jaman PL, Ha ELOHIM itu adalah a person.
namun karena blakangan diketahui ada tiga person oleh pihak observer - maka dengan demikian kesimpulannya: [selama itu orang2 Israel nggak tau bhw Ha ELOHIM itu BUKAN person, melainkan hakekat yang terdiri dari tiga person].

Dengan kata lain, kesimpulannya : [selama itu orang2 Israel telah salah mengira bhw Ha ELOHIM itu a person, tapi kesalahan mereka bisa dimaklumin karena mereka belon dikasih tau oleh salah satu (salah dua - salah tiga) dari person person tsb bhw Ha ELOHIM itu tiga person]

Setidaknya di pov saya : kok terasa janggal ya kesimpulan demikian ?  :char12: :char11: :rolleye0014:

:)
salam.
January 11, 2017, 11:55:04 PM
Reply #62
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12813
    • fossil coral cantik
Bukan donk.

Mksdnya, kita anggap saja itu hakekat dimana bisa siapa saja diantara ketiga Pribadi itu sdg bicara.
Oh oke. Jadi "hakekat" adalah anggapan.

Soalnya sebelumnya siip punya gambaran :
Manusia ---> ini BUKAN a person, melainkan hakekat.
person cuplis person meylan person unyil ---> 1 hakekat (one substance) 3 pribadi (three persons).

Akibatnya oda sbb :
Allah ---> ini BUKAN a person, melainkan hakekat.
person Bapa person Anak person RK ---> 1 hakekat (one substance) 3 pribadi (three persons)

Dan ini ternyata odading SALAH.
Akibatnya odading bertanya : jadi maksudnya apa yang [one substance] yah ?  :char11:

Quote
Dg kata lain, YHVH yg sdg bekerja di PL itu kita lihat sbg Allah saja (hakekat), ngga usah dipersonifikasikan yg ini Bapa, yg itu Firman, yg ono ROH KUDUS.
Saya nggak mengerti kenapa jadi-nya mesti dianggap hakekat, siip.

IMO, pas-nya kan sbb :
YHWH yg ada di PL itu ya kita lihat sbg Allah ---> as a person.
Cumaaaa... [apakah itu yang person Bapa, ataukah itu yang person Anak, ataukah itu yang person RK] kita nggak dikasih tau. Ini masih dirahasiakan oleh ketiga person tsb.... walopun Israel jaman PL ada juga menyebut Allah itu sbg person Bapa, namun ini BELON TENTU person Bapa, mungkin person Anak, mungkin pula person RK.


Pabila siip ngajuin-nya spt yang oranye, ya saya nggak ngejar2 lagi berupa "person yang mana, siip ? person Bapa ? person Anak ? person RK ?" ....hehehe...  :char11:

Dilain sisi,
pabila siip ngajuin-nya yg spt ungu, ya otomatis saya bilang "kalo gitu hakekat tsb personified - karena hakekat tsb BUKAN a person":D :wink: :happy0025:

Quote
Segala upaya mempersonifikasi itu hanya penafsiran, bukan kepastian.
Lah emang iya.... Upaya saya "mempersonifikasi" adalah tafsiran kelogisan saya, siip. Di pov saya, Bapa VS Anak itu personified. Bapa/Anak adalah sebutan diketika personified Firman manifested.

Quote
Skali lagi Bro,
Yg bicara pasti Person tp tidak ada cukup informasi pd saat itu siapa Person tsb.
oke oke.... saya baru nyampe ke kalimat siip di quote atas. Anyway, saya sudah ajukan versi "pas" saya yg spt oranye. Dan saya rasa demikianlah oranye yang siip maksudkan.  :afro:

Quote
Maka kita pembaca saat ini menganggap saja yg bicara adalah Allah (una substantia) tanpa perlu memastikan siapa person yg sedang bicara.
Nah itu. Di pov si pembuat istilah "one substance", ini kayak begimana yah ?
oranye-kah ? ---> one substance ---> is a person, but unknown which one.
ataukah ungu ? ---> one substance ---> is a substance - NOT a person.

Quote
Nah, apakah scr aktual semua aktivitas YHVH di PL sudah pasti adalah Person Bapa di pov Kristen?
Belum tentu, krn insufficient information.
Ya... itu dah. Yang oranye diatas  :happy0062:

Quote
Ini persoalan sampingan yg rasanya tidak terlalu esensial utk dibahas sampai teknisnya.
Tapi saya kepingin tau... :char11:
Karena buat saya jadi menarik utk dipertanyakan ketika saya terapkan time-frame (era) yang berbeda beda... akan kayak jadi begimana itu pov orang2nya yang mengalami era yg berbeda-beda tsb ?

Misal :
1. Para Rasul memanggil Allah dengan ujaran Bapa (semasa remaja mereka sebelum kenal Yesus)
2. Para Rasul memanggil Allah dengan ujaran Bapa (semasa bersama Yesus)
3. Para Rasul memanggil Allah dengan ujaran Bapa (semasa mereka menginjili setelah Yesus gak dibumi).

Nah ada di point mana dari ketiga point diatas dimana Para Rasul akhirnya tau bhw kosakata [Bapa] yang pernah mereka ujarkan sbg person Bapa tsb ternyata belon tentu itu person Bapa, melainkan mungkin person Anak, mungkin juga person RK ?

:)
salam.
January 12, 2017, 01:06:29 AM
Reply #63
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12813
    • fossil coral cantik
kedua2nya bro oda, a dan b karena pengertiannya sama saja.
Ya cosmic. Berdasarkan masukan siip sekarang udah lumayan jelas. Penjelasan secara versi siip saya rasa kayaknya spt kalimat oranye saya di post #62. Jatoh2nya saya rasa mirip dgn jawaban cosmic di quote atas.  :happy0062: :afro:.

Quote
Mengapa tritunggal?
Begini bro oda.
Karena dalam alkitab, Bapa dan Anak dan ROH KUDUS ialah tiga person distinct.
Sebenernya "problem"nya ada pada diri saya. Yakni ya dikarenakan ada perbedaan pengertian mengenai sudut pandangnya, cosmic.

Saya sendiri tidak menyangkal kalimat bold pada quote diatas.

Namun secara versi pengertian saya :
itu setelah personifikasi - dimana personified Firman manifested (inkarnasi).
Allah = Allah itu sendiri + Firman + RK.
Manifested Firman = Allah didalam daging + Firman + RK

Sedangkan secara versi Kristen :
itu BUKAN personifikasi. Bapa dan Anak SBJ sudah eksis, eternally eksis.
Allah = mungkin pribadi Bapa, mungkin pribadi Anak, mungkin pribadi RK.

Quote
Dan pada waktu yang sama, alkitab mengajar bahwa YHWH/Allah ADALAH tunggal.
Alkitab juga mengajar bahwa Bapa adalah Allah; Anak adalah Allah dan ROH KUDUS adalah Allah.
Nah... kalo secara versi pengertian saya pada kalimat bold adalah : Sebutan Bapa ngerujuk ke pribadi Allah (non-corporeal). Sebutan Anak ngerujuk ke pribadi Allah yg berdaging / pernah berdaging (corporeal semasa inkarnasi), ataupun ngerujuk ke personified Firman, ataupun personified Firman manifested (semasa inkarnasi)

Quote
Sebagian menolak tritunggal karena bagi mereka, ia tak masuk akal dan tak bisa dicerna atau dijelaskan pakai otak.
Saya nggak menolak Tritunggal. Namun ya itu dah... versi pengertian saya berbeda dgn Kekristenan. Kemungkinan versi pengertian saya yang disebut Unitarian ? Namun saya sendiri merasa kayaknya nggak juga deh kalo versi saya itu Unitarian.  :D



Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.

versi pengertian saya :
kosakata [Firman] pada kalimat ayat diatas, personified (not manifested yet).
Akibatnya otomatis saya tidak berpendapat bahwa ["in the beginning" (SBJ - eternally) : Pada mulanya adalah Anak; Anak itu bersama-sama dengan Bapa dan Anak itu adalah Bapa].

Melainkan,
Pada mulanya adalah Firman (personified) = Pada mulanya adalah Allah itu sendiri.
Firman itu bersama-sama dengan Allah = spt yang saya ilustrasikan ke member LOT berupa ["oak oek" (personified) itu ada bersama sama dgn person bayi itu sendiri].
Model pengertian saya ini tidak berbeda dgn Wisdom di Amsal 8, dimana secara versi pengertian saya Wisdom personified, hanya saja personified Wisdom nggak manifested.



Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.

versi pengertian saya :
secara dari pov yg bicara, kosakata [Dia] ngerujuk ke personified Firman.
namun secara pov Allah yang ngedenger kalimat si yang bicara, kosakata [Dia] ngerujuk ke diriNya sendiri as a person.
Akibatnya otomatis saya tidak berpendapat bhw [segala sesuatu dijadikan HANYA oleh person Anak, tanpa person Anak tidak ada suatupun jadi]. Melainkan [segala sesuatu dijadikan oleh person Allah itu sendiri, dimana Firman (personified) proceed].



Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

versi pengertian saya :
Setelah personified Firman manifested (inkarnasi), maka eksis-lah itu sebutan Anak dan sebutan Bapa.
Namun secara pov "in the beginning" (SBJ), nggak ada itu event kalimat merah, karena "in the beginning" ya belon ada itu sebagai Bapa - belon ada itu sebagai Anak. Adanya personified Firman (Allah itu sendiri) dan person Allah itu sendiri, Mulia.

Makanya saya bingung pabila saya berangkat patokannya : [person Bapa dan person Anak eksis SBJ], karena menimbulkan pertanyaan "begimana itu ceritanya, kok person Bapa memberikan kemuliaan ke person Anak ?".

Yah ... kira begitu dah versi pengertian saya, cosmic.
Apakah versi saya ini masuk ke kategori Unitarian ya ?

:)
salam.
« Last Edit: January 12, 2017, 01:09:28 AM by odading »
January 13, 2017, 09:56:51 PM
Reply #64
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 621
  • percaya predestinasi tapi ga percaya siksaan kekal
  • Denominasi: Topik fav.: eskatologi, setanologi, creationism, conditional immortality
sy iseng mencari2 contoh analogi tritunggal pada manusia dan sy sepertinya menemukannya. tritunggal itu mungkin hampir seperti dua manusia yg 'bersatu' dalam satu tubuh. Satu tubuh dua kepala (dua kesadaran), coba google abby and brittany hensel. Tubuh org tersebut satu secara tampak luar, tapi jantung dan otak/kepalanya masing2 tersendiri.
Kita tdk membunuh, mencuri tapi: bohong, sombong/serakah, program/film/lagu bajakan, manipulasi gaji/pajak, nyontek, langgar janji/lampu merah, malas, tunda/curi waktu, berkata kasar, canda/benci/iri/marah keterlaluan, abaikan Firman, ortu, org sakit, org miskin, gosip/fitnah, cabul. Jgn menghakimi.
January 14, 2017, 12:16:44 AM
Reply #65
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12813
    • fossil coral cantik
sy iseng mencari2 contoh analogi tritunggal pada manusia dan sy sepertinya menemukannya. tritunggal itu mungkin hampir seperti dua manusia yg 'bersatu' dalam satu tubuh. Satu tubuh dua kepala (dua kesadaran), coba google abby and brittany hensel. Tubuh org tersebut satu secara tampak luar, tapi jantung dan otak/kepalanya masing2 tersendiri.
mantep acid  :afro:. Saya nggak sampe kepikiran yang kayak model di quote atas.

Anyway, berangkat secara model diatas - menurut acid begimana itu gambaran sikonnya di sorga dan di bumi diketika satu tubuh dgn dua kesadaran (kesadaran Bapa dan kesadaran Anak) blakangan kesadaran Anak berdaging ? Sebelum kesadaran Anak berdaging, begimana itu ceritanya masing2 mempunyai kesadaran : [kamu yang P1 saya yang P2 - kamu yang P2 saya yang P1] ?

Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri

Anak bilang bhw Anak tidak dapat berbuat apa-apa dari diriNya sendiri
Apakah Bapa juga tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Nya sendiri ?

:)
salam.
January 16, 2017, 09:59:25 AM
Reply #66
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6470
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
sy iseng mencari2 contoh analogi tritunggal pada manusia dan sy sepertinya menemukannya. tritunggal itu mungkin hampir seperti dua manusia yg 'bersatu' dalam satu tubuh. Satu tubuh dua kepala (dua kesadaran), coba google abby and brittany hensel. Tubuh org tersebut satu secara tampak luar, tapi jantung dan otak/kepalanya masing2 tersendiri.

Lebih pasnya spt keluarga.
Alkitab mengatakan bhw suami dan isteri keduanya menjadi satu (esa) daging (satu kesatuan keluarga alias satu keluarga).

Dua person satu hakikat.
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
January 16, 2017, 10:45:52 AM
Reply #67
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9602
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
1 tubuh 2 kepala itu alien dong

wkwkwk
January 16, 2017, 12:05:08 PM
Reply #68
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 621
  • percaya predestinasi tapi ga percaya siksaan kekal
  • Denominasi: Topik fav.: eskatologi, setanologi, creationism, conditional immortality
1 tubuh 2 kepala itu alien dong

wkwkwk
kalau menyamakan org tersebut sebagai alien, hati2 'kualat'.
sbetulnya kita harus merasa trenyuh sama keadaan org tersebut, bukannya menganggapnya alien.

kalo di manusia itu tdk wajar, kalo di sifat2 Tuhan berupa tiga di dalam satu bisa saja itu kewajaran. tiga pribadi dalam satu.
Kita tdk membunuh, mencuri tapi: bohong, sombong/serakah, program/film/lagu bajakan, manipulasi gaji/pajak, nyontek, langgar janji/lampu merah, malas, tunda/curi waktu, berkata kasar, canda/benci/iri/marah keterlaluan, abaikan Firman, ortu, org sakit, org miskin, gosip/fitnah, cabul. Jgn menghakimi.
January 16, 2017, 12:23:42 PM
Reply #69
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9602
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
sy mah ngga menyamakan kek gitu bro :cheesy:

kiasan aja
sy tau ada kasus org punya 2 kepala :)

namun trinitas itu ngga tepat kalo disamakan dengan 1 tubuh 3 kepala
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)