Author Topic: Mencoba Memahami Tritunggal dari Sudut Seorang Awam  (Read 6213 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

January 16, 2017, 12:33:29 PM
Reply #70
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 621
  • percaya predestinasi tapi ga percaya siksaan kekal
  • Denominasi: Topik fav.: eskatologi, setanologi, creationism, conditional immortality
sy mah ngga menyamakan kek gitu bro :cheesy:

kiasan aja
sy tau ada kasus org punya 2 kepala :)

namun trinitas itu ngga tepat kalo disamakan dengan 1 tubuh 3 kepala
kalo org tsb membaca 'kan tetap sakit hati dibilang alien?? sy kalo membaca kata2 candaan model begini sy selalu menempatkan diri sebagai org tersebut.
Kita tdk membunuh, mencuri tapi: bohong, sombong/serakah, program/film/lagu bajakan, manipulasi gaji/pajak, nyontek, langgar janji/lampu merah, malas, tunda/curi waktu, berkata kasar, canda/benci/iri/marah keterlaluan, abaikan Firman, ortu, org sakit, org miskin, gosip/fitnah, cabul. Jgn menghakimi.
January 16, 2017, 12:45:16 PM
Reply #71
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9513
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
lah sy ngga becanda konteksnya kesono broh

saya becanda nyindir kamu yang menyamakan prinsip trinitas dengan 1 tubuh banyak kepala
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
January 18, 2017, 08:57:52 AM
Reply #72
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 621
  • percaya predestinasi tapi ga percaya siksaan kekal
  • Denominasi: Topik fav.: eskatologi, setanologi, creationism, conditional immortality
1 tubuh 2 kepala itu alien dong

wkwkwk

sy mah ngga menyamakan kek gitu bro :cheesy:

kiasan aja
sy tau ada kasus org punya 2 kepala :)

namun trinitas itu ngga tepat kalo disamakan dengan 1 tubuh 3 kepala

lah sy ngga becanda konteksnya kesono broh

saya becanda nyindir kamu yang menyamakan prinsip trinitas dengan 1 tubuh banyak kepala
Sy ngerti tapi masalahnya adalah ada orang yg seperti itu di dunia ini dan sy sedang memberikan/membicarakan analogi berupa contoh kasus orang dengan dua kepala tersebut.

Hilangkanlah bercanda yg secara tidak langsung mengatakan orang lain itu begini begitu seperti model begitu (kita gak merasa dan gak bermaksud seperti itu, tapi yg mengalaminya yg merasakan), karna itu bisa dengan mudah dan secara tidak sengaja membuat org lain sakit hati. Sy bagikan pengalaman aja..
« Last Edit: January 18, 2017, 09:01:29 AM by acidking001 »
Kita tdk membunuh, mencuri tapi: bohong, sombong/serakah, program/film/lagu bajakan, manipulasi gaji/pajak, nyontek, langgar janji/lampu merah, malas, tunda/curi waktu, berkata kasar, canda/benci/iri/marah keterlaluan, abaikan Firman, ortu, org sakit, org miskin, gosip/fitnah, cabul. Jgn menghakimi.
January 18, 2017, 09:55:55 AM
Reply #73
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9513
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
sante aje bos

baperan amat

sudah sy jelaskan maksud sy ngga kesitu

maaf kalo bikin salah sangka
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
January 18, 2017, 06:13:12 PM
Reply #74
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 27
  • Denominasi: Kristen
@ Odading:

Tritunggal, sekali lagi, maknanya adalah Allah adalah pribadi yang terdiri dari 3 pribadi yang menyatu (esa). Jadi, Allah bukanlah either (a) 1 pribadi yang terdiri dari 3 unsur atau (b) 1 hakekat yang terdiri dari 3 pribadi yang ada secara bersama. Tidak mudah memang memahami 'definisi' tersebut, namun ketidakmudahan tersebut tidak boleh kemudian menyebabkan kita menafsirkan saja sesuai kemampuan logika kita yang terbatas (lagipula, secara logika juga keliru kalau manusia yang terbatas menganggap dirinya mampu memahami secara utuh keberadaan Allah yang tak-terbatas).

Kendati demikian, Alkitab berulang kali membantu kita untuk memahami keberadaan Allah Tritunggal. Kejadian 18: 1-15 adalah salah satu yang paling eksplisit. Sayangnya Odading menghindari pembahasan mengenai ayat ini. Padahal ayat ini menunjukan dengan jelas bahwa setidaknya Abraham dan penulis Kitab Kejadian telah mengenali keberadaan Allah Tritunggal. Umat Israel pun sebenarnya sudah mengenali keberadaan Allah Tritunggal seperti ditunjukan dari penggunaan kata ELOHIM (jamak) dan berbagai ungkapan di Perjanjian Lama tentang Roh Allah. Jadi konsep Tritunggal bukan sesuatu yang asing apalagi belum dikenal oleh umat Israel.

salam
January 30, 2017, 01:10:36 AM
Reply #75
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12669
    • fossil coral cantik
quote-1
@ Odading:

Tritunggal, sekali lagi, maknanya adalah Allah adalah pribadi yang terdiri dari 3 pribadi yang menyatu (esa). Jadi, Allah bukanlah either (a) 1 pribadi yang terdiri dari 3 unsur atau (b) 1 hakekat yang terdiri dari 3 pribadi yang ada secara bersama. Tidak mudah memang memahami 'definisi' tersebut
oke.

quote-2
Quote
Kejadian 18: 1-15 adalah salah satu yang paling eksplisit.
Saya nggak mengerti, SG.
Apabila quote-2 itu SG bilang eksplisit, maka kelogisan selanjutnya quote-1 itu MUDAH utk dipahami - kan SG ?

dilain sisi,
pabila quote-1 itu tidak mudah utk dipahami, maka quote-2 itu TIDAK eksplisit - kan SG ?

Quote
ayat ini menunjukan dengan jelas bahwa setidaknya Abraham dan penulis Kitab Kejadian telah mengenali keberadaan Allah Tritunggal.
Oke. Kita masuk ke yang perihal event realita-nya dulu ya. Yakni Abraham. Diketika Abraham mengalami event terkait. Saya mohon penjelasan SG dalam hal ini, karena sewaktu saya mencoba mengkhayal bhw diri saya adalah Abraham yang mengalami event yang spt dikisahkan di Kej 18:1-15 ... saya tetep merasa tidak bisa tau, bhw itu adalah Allah Tritunggal.


Kemudian TUHAN menampakkan diri kepada Abraham dekat pohon tarbantin di Mamre, sedang ia duduk di pintu kemahnya waktu hari panas terik.

Sikon :
saya lagi di Mamre, duduk di pintu kemah yg lokasinya deket pohon tarbantin.
kpala terangguk angguk, mata setengah merem karena ngantuk sambil kipas2 pake daon pisang sakit panas teriknya saat itu. Tiba tiba ada swara di benak saya : "Tuhan dateng".


Ketika ia mengangkat mukanya, ia melihat tiga orang berdiri di depannya. Sesudah dilihatnya mereka, ia berlari dari pintu kemahnya menyongsong mereka, lalu sujudlah ia sampai ke tanah,

Sayapun melek dan ngangkat muka, dan ada tiga orang berdiri di depan saya. Segera saya menyongsong ketiga orang tsb dan sujud dihadapan mereka.

Nah... sampe sini aja dulu.
Saya kemukakan apa yang ada di benak kesimpulan saya saat mengalami kejadian tsb, yakni : "ketiga sosok yang ada didepan saya tersebut adalah Tuhan yang berwujud orang secara didalam jumlah tiga dimana 1+1+1 = 3 (definite)".

Nah... taroh kata SG adalah Abraham yg ngalamin event diatas, kira2 apa yang ada di benak SG ?
Apakah sama seperti saya, yakni ungu ?

:)
salam.
« Last Edit: January 30, 2017, 01:12:54 AM by odading »
January 31, 2017, 12:17:35 PM
Reply #76
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 27
  • Denominasi: Kristen
@ Odading:

Pertama, pernyataan saya bahwa 'tidak mudah' (untuk memahami pribadi yang terdiri dari 3 pribadi yang menyatu/esa) tidak bertentangan dengan pernyataan saya tentang (penyataan Allah) 'secara eksplisit'. Sebab, yang tengah dibicarakan adalah Allah yang maha kuasa, yang keberadaanNya tidak mungkin sepenuhnya dipahami oleh nalar, logika dan segenap pengetahuan manusia yang tidak maha kuasa alias terbatas. Bahkan penyataan yang sudah eksplisit pun masih sulit dimengerti oleh pikiran manusia, sebagaimana terlihat dari perdebatan selama ini tentang konsep Tritunggal. Hanya ketika Allah menyatakan diriNya sepenuhnya saat di Sorga nanti barulah manusia (yang diselamatkan) akan mengerti keberadaan Allah.

Kedua, mengenai Kej 18. Kisah itu memang penyataan paling eksplisit Allah mengenai keberadaan 'tri'-Nya, sama seperti penekanan di Kej 1:26. Namun ketiga pribadi itu tidak boleh dipahami sebagai 3 pribadi yang 'sekedar ada secara bersama-sama', karena pemahaman demikian gagal memahami bahwa ketiganya adalah satu kesatuan (esa). Ada secara bersama-sama mengimplikasikan Allah terdiri dari 3 pribadi yang terpisah, dan bukan esa, mirip mitologi bangsa atau agama lain tentang dewa-dewi. Dan memang dalam kenyataannya pada momen lain Allah menyatakan keberdaan 'tunggal'-Nya, misalnya pada Yehezkiel  1:26-28. 3 pribadi yang ditemui Abraham dan 1 pribadi yang dilihat Yehezkiel adalah Allah yang sama. Hal ini mengajarkan kita bahwa Allah adalah 3 pribadi yang menyatu dalam/sebagai 1 pribadi, atau 1 pribadi yang terdiri dari 3 pribadi yang menyatu. Oleh karena itu 'rumusnya' bukan penjumlahan, tetapi perkalian; bukan 1+1+1=3, tetapi 1X1X1=1.

Jadi, sekali lagi, tidak mudah memahami keberadaan Allah Tritunggal --kendati Ia telah menyatakan diriNya secara eksplisit kepada beberapa orang. Persoalan bagaimana Allah menyatakan diriNya adalah otoritas Allah. Pastilah Ia punya alasan tersendiri mengapa menyatakan diriNya berbeda kepada tiap orang. Yang penting bagi kita adalah tidak mereka-reka keberadaan Allah sesuai keterbatasan inderawi kita.

Salam
February 01, 2017, 12:11:20 AM
Reply #77
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12669
    • fossil coral cantik
Kedua, mengenai Kej 18. Kisah itu memang penyataan paling eksplisit Allah mengenai keberadaan 'tri'-Nya
Oleh karena itu saya pingin tau, (pada asumsi SG adalah Abraham saat itu) begimana itu caranya SG saat bertemu 3 sosok tsb benak SG langsung nyampe "oh .... Allah itu ternyata Tritunggal (pribadi yang terdiri dari 3 pribadi yang menyatu/esa)" ?

:)
salam.

February 01, 2017, 06:22:20 PM
Reply #78
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 27
  • Denominasi: Kristen
@Odading:

Pada kisah itu tidak dijelaskan bagaimana pemahaman Abraham tentang keberadaan Allah yang menyatakan diriNya dalam 3 pribadi (yang esa). Tetapi harus diingat bahwa sebelum peristiwa itu, Allah telah pernah menampakan diri pada Abraham (Kej 12:7). Mungkin itu juga sebabnya ketika Allah menampakan diri kembali di Kej 18, Abraham segera dapat mengenaliNya.

Dan yang pasti, setelah peristiwa itu, Abraham maupun penulis Kitab Kejadian tetap mengenali Allah sebagai pribadi yang esa, dan bukan 3 pribadi yang berbeda dan sekedar ada secara bersama-sama. Perhatikan kata yang digunakan (lebih jelas dalam Alkitab berbahasa Inggris seperti versi NKJ), yang menunjuk pada orang pertama atau orang ketiga tunggal, seperti Aku, He, Himself, His angles, I, Myself, dll. (Kej 22:8, 16-17; 24:7).

Singkatnya, Abraham tahu pasti bahwa 3 pribadi Allah itu adalah satu kesatuan (esa), sehingga ia tetap menyebut Allah orang ketiga tunggal dan bukan jamak. Ia tahu pasti bahwa 'rumusnya adalah 1X1X1=1".

Salam
February 03, 2017, 10:18:28 PM
Reply #79
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12669
    • fossil coral cantik
@Odading:

Pada kisah itu tidak dijelaskan bagaimana pemahaman Abraham tentang keberadaan Allah yang menyatakan diriNya dalam 3 pribadi (yang esa).
Ya... saya sependapat dengan kalimat di quote atas, SG.

Quote
Padahal ayat ini menunjukan dengan jelas bahwa setidaknya Abraham dan penulis Kitab Kejadian telah mengenali keberadaan Allah Tritunggal
Kembali lagi pertanyaannya :
begimana itu Abraham bisa dengan jelas tau bahwa keberadaan Allah itu Tritunggal di event Kej 18: 1-15 ?

Quote
Mungkin itu juga sebabnya ketika Allah menampakan diri kembali di Kej 18, Abraham segera dapat mengenaliNya.
Saya masih ingin tau, begimana itu ceritanya Abraham segera dapat mengenaliNya bhw keberadaanNya itu Tritunggal ?

Quote
Dan yang pasti, setelah peristiwa itu, Abraham maupun penulis Kitab Kejadian tetap mengenali Allah sebagai pribadi yang esa, dan bukan 3 pribadi yang berbeda dan sekedar ada secara bersama-sama
Setau saya, pov Tritunggal jaman sekarang adalah [3 pribadi yang berbeda].
Lalu kok pengenalan Abraham saat itu [pribadi yang esa BUKAN 3 pribadi yang berbeda ?].

Quote
Perhatikan kata yang digunakan (lebih jelas dalam Alkitab berbahasa Inggris seperti versi NKJ), yang menunjuk pada orang pertama atau orang ketiga tunggal, seperti Aku, He, Himself, His angles, I, Myself, dll. (Kej 22:8, 16-17; 24:7).
Makanya di thread laen saya sempet nanyain : "itu dimaksudkan ke pribadi yang ke berapa ? Pribadi yang esa ? ataukah salah satu dari ketiga pribadi tsb ?

Kalimat :
Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan

Dari situ kan dikatakan bahwa :
1. Yang sedang bicara saat itu adalah pribadi Bapa (Pk1)
2. kosakata [anak] didalam kalimat tsb adalah pribadi Anak (Pk2)

Quote
Singkatnya, Abraham tahu pasti bahwa 3 pribadi Allah itu adalah satu kesatuan (esa), sehingga ia tetap menyebut Allah orang ketiga tunggal dan bukan jamak.
Pertanyaannya, dari mana Abraham bisa tau bhw 3 sosok yang dia kasih makan itu adalah 3 pribadi Allah yang terdiri Bapa Anak dan RK ?

Diketika berjumpa dengan 3 sosok tsb, begimana Abraham bisa tau dari ketiga sosok tsb :
yang ini pribadi Bapa - yang ini pribadi Anak - yang ini pribadi RK, dengan demikian Allah itu Tritunggal

:)
salam.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)