Author Topic: Mencoba Memahami Tritunggal dari Sudut Seorang Awam  (Read 6474 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

February 08, 2017, 05:27:23 AM
Reply #80
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 27
  • Denominasi: Kristen
@ Odading:

Seperti saya jelaskan, fakta bahwa Allah menampakan diri kepada Abraham sebagai 3 pribadi di Kej 18, namun Abraham (dan penulis kitab Kejadian) tetap menggunakan kata ganti orang pertama dan ketiga tunggal dalam penyebutan Allah di ayat-ayat selanjutnya, adalah bukti bahwa Abraham (dan penulis kitab Kejadian) mengenali keberadaan Allah Tritunggal. Mereka tidak menenali 3 pribadi itu sebagai pribadi yang terpisah, tetapi sebagai yang pribadi esa. Juga perlu diingat, pengenalan akan tritunggal sebagai Bapa, Firman dan ROH KUDUS bukan baru terjadi di masa Perjanjian Baru, karena sudah sejak kisah penciptaan di kitab Kejadian hal itu dinyatakan.

Pertanyaan-pertanyaan Anda lainnya, termasuk mengenai 'pribadi mana yang berbicara' sudah pernah saya jelaskan di posting2 sebelumnya. Silahkan dipelajari saja kembali. Yang pasti, kalau ada pertanyaan Anda yang menurut Anda tidak ada jawabannya di Alkitab, kemungkinannya ada 2: either Alkitab belum perlu menjelaskan hal itu saat ini, atau pertanyaan itu memang tidak penting untuk dijawab.

Salam
February 08, 2017, 03:02:11 PM
Reply #81
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 956
  • Denominasi: Protestan
Seperti saya jelaskan, fakta bahwa Allah menampakan diri kepada Abraham sebagai 3 pribadi di Kej 18, namun Abraham (dan penulis kitab Kejadian) tetap menggunakan kata ganti orang pertama dan ketiga tunggal dalam penyebutan Allah di ayat-ayat selanjutnya, adalah bukti bahwa Abraham (dan penulis kitab Kejadian) mengenali keberadaan Allah Tritunggal. Mereka tidak menenali 3 pribadi itu sebagai pribadi yang terpisah, tetapi sebagai yang pribadi esa. Juga perlu diingat, pengenalan akan tritunggal sebagai Bapa, Firman dan ROH KUDUS bukan baru terjadi di masa Perjanjian Baru, karena sudah sejak kisah penciptaan di kitab Kejadian hal itu dinyatakan.
Sebagai perbandingan tafsiran :

Perjanjian Lama juga diinterpretasikan memberi pertanda Trinitas, dengan menyebut firman Allah (Mzm 33:6),  Roh-Nya (Yes. 61:1) dan Hikmat (Ams. 9:1) serta narasi-narasi seperti penampakan ketiga orang kepada Abraham (Kej. 18). Bagaimanapun, secara umum terdapat kesepakatan di antara para akademisi Kristen Trinitaris bahwa mengorelasikan gagasan-gagasan tersebut secara langsung dengan doktrin Trinitaris kemudian adalah di luar intensi dan semangat Perjanjian Lama.

Beberapa Bapa Gereja meyakini bahwa pengetahuan tentang misteri ini diberikan kepada para nabi dan orang-orang suci Perjanjian Lama, dan bahwa mereka mengidentifikasi utusan ilahi dalam Kejadian 16:7, 21:17, 31:11, Keluaran 3:2 dan Hikmat dalam kitab-kitab hikmat dengan Putra, dan "roh Tuhan" dengan ROH KUDUS. Bapa Gereja yang lain, misalnya Gregorius Nazianzen, berpendapat dalam Orasi-Orasi karyanya bahwa penyataan atau pengungkapan tersebut terjadi secara bertahap, mengklaim bahwa Bapa dinyatakan secara terbuka di dalam Perjanjian Lama, tetapi Putra hanya samar-samar, karena "tidaklah aman, sewaktu Ketuhanan Bapa belum diakui, secara terang-terangan memproklamirkan Putra".

Kejadian 18–19 diinterpretasikan oleh kalangan Kristen sebagai salah satu teks Trinitaris. Narasi tersebut dianggap mengisahkan Tuhan yang menampakkan diri kepada Abraham, yang dikunjungi oleh tiga orang (Kej. 18:1–2). Kemudian dalam Kejadian 19, "kedua malaikat" mengunjungi Lot di Sodom. Interaksi antara Abraham di satu sisi dan Tuhan/tiga orang/kedua malaikat di sisi lainnya merupakan suatu teks menarik bagi mereka yang percaya pada satu Allah dalam tiga pribadi. Yustinus Martir dan juga Yohanes Calvin, menafsirkannya bahwa Abraham dikunjungi oleh Allah, yang didampingi oleh dua malaikat. Yustinus menganggap bahwa Allah yang mengunjungi Abraham berbeda dengan Allah yang tetap berada di dalam surga tetapi tetap diidentifikasi sebagai Allah (monoteistik). Yustinus mencocokkan Allah yang mengunjungi Abraham dengan Yesus, pribadi kedua Trinitas.

Agustinus berpandangan lain, ia menyatakan bahwa ketiga orang yang mengunjungi Abraham adalah ketiga pribadi Trinitas. Ia tidak melihat indikasi bahwa para pengunjung tersebut tidak setara, sebagaimana Yustinus menafsirkannya. Dan dalam Kejadian 19 dua dari pengunjung Lot disapa olehnya dalam bentuk tunggal: "Kata Lot kepada mereka: "Janganlah kiranya demikian, -- tuanku --." (Kej. 19:18) Agustinus melihat bahwa Lot menyapa mereka sebagai satu kesatuan ("tuanku") karena mereka merupakan satu substansi tunggal, kendati dalam pluralitas pribadi.
February 08, 2017, 03:02:32 PM
Reply #82
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 956
  • Denominasi: Protestan
Menurut Emanuel Swedenborg, ketiga malaikat yang menampakkan diri kepada Abraham merepresentasikan Trinitas, tetapi Trinitas dari satu hakikat: Yang Ilahi Itu Sendiri, Manusia Ilahi, dan Hembusan Ilahi. Satu hakikat yang direpresentasikan itu diindikasikan oleh fakta bahwa Ketiganya disebut dalam bentuk tunggal sebagai Tuhan. Alasan mengapa hanya dua dari para malaikat tersebut yang pergi mengunjungi Sodom dan Gomora adalah karena mereka mewakili Manusia Ilahi dan Hembusan Ilahi, serta mereka memiliki aspek-aspek penghakiman Yang Ilahi, sebagaimana Yesus menyatakannya bahwa semua penghakiman dipercayakan oleh Bapa kepada Putra (Yoh. 5.22).

Ketiga malaikat menampakkan diri kepada Abraham sebagai tiga orang, namun dipandang sebagai suatu representasi simbolis Trinitas, yang tidak seharusnya diartikan secara harfiah sebagai tiga pribadi berbeda. Dalam Perjanjian Lama, Swedenborg mendapati referensi langsung yang paling awal akan suatu Tritunggal dalam Keilahian pada kisah perjumpaan Musa dengan Tuhan di dalam Kitab Keluaran yang menyatakan, "Berjalanlah TUHAN lewat dari depannya dan berseru: "TUHAN, TUHAN, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih-Nya dan setia-Nya." (Kel. 34:6)

Beberapa kalangan Kristen menginterpretasikan berbagai teofani atau penampakan Malaikat Tuhan sebagai pengungkapan seorang pribadi yang berbeda dengan Allah, namun tetap disebut Allah. Interpretasi seperti demikian setidaknya dapat ditemukan mulai dari masa Yustinus Martir dan Melito dari Sardis, serta mencerminkan ide-ide yang telah terkandung dalam karya tulis Filo. Semua teofani dalam Perjanjian Lama karenanya dipandang sebagai Kristofani, masing-masing merupakan "penampakan prainkarnasi Mesias".

Sumber : SINI


TETAPI dari kesemuanya tidak ada yang menyimpulkan kalo Abraham memiliki pengetahuan Allah tritunggal.
« Last Edit: February 08, 2017, 03:08:11 PM by viruskasih »
February 09, 2017, 11:28:38 AM
Reply #83
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12923
    • fossil coral cantik
@ Odading:

Seperti saya jelaskan, fakta bahwa Allah menampakan diri kepada Abraham sebagai 3 pribadi di Kej 18, namun Abraham (dan penulis kitab Kejadian) tetap menggunakan kata ganti orang pertama dan ketiga tunggal dalam penyebutan Allah di ayat-ayat selanjutnya, adalah bukti bahwa Abraham (dan penulis kitab Kejadian) mengenali keberadaan Allah Tritunggal.
SG, saya masih bisa menerima yang [penulis kitab Kejadian mengambil kesimpulan Allah Tritunggal pada event 3 sosok mengunjungi Abraham, possible].

Namun ungu itupun mesti didalam syarat :
Penulis mempunyai pengetahuan dari A s/d Z, barulah dia menulis.

ataupun alternatif lain :
sebelum mendapat Wahyu utk pertama kalinya, penulis udah dikasih tau duluan bhw "DiriKU ini Tritunggal loh ya".




IMO, adalah impossible pabila :
penulis dapet Wahyu event Gen 1
lalu penulis menuliskannya
penulis dapet Wahyu event Gen 2
lalu penulis menuliskannya
penulis dapet Wahyu event Gen 3
lalu penulis menuliskannya

dst s/d

penulis dapet Wahyu event Gen 18
lalu penulis menuliskannya
dan ujug2 penulis tau bhw 3 sosok tsb Allah Tritunggal.

bahkan tetep impossible taroh kata penulis mendapat Wahyu sekaligus dari keseluruhan isi Genesis, ujug2 penulis tau bhw 3 sosok tsb Allah Tritunggal

Nah... apalagi Abraham.
Begimana itu ceritanya Abraham kedatengan 3 sosok
ujug2 Abraham tau bahwa itu Allah Tritunggal ?

Jangan lupa, sewaktu event realita - bisa bisa saja Abraham didatengin 10 sosok.
dan adalah impossible ujug2 Abraham berkesimpulan bahwa itu Allah Dasatunggal  :char11:.



SG,  (imo) kelogisan yang ada itu adalah :
orang mesti punya patokan kesimpulan dulu mengenai Tritunggal atopun orang sudah duluan mempunyai pengetahuan Tritunggal.

Untuk menempatkan Abraham ujug2 tau bhw 3 sosok yang nongol itu Tritunggal, maka sebelumnya Abraham harus sudah punya pikiran bahwa Allah yg dia kenal itu Allah Tritunggal. Sewaktu ada 3 sosok nongol, maka barulah logis Abraham mengenal bhw saat pertemuan tsb itu Tritunggal.



Quote
Yang pasti, kalau ada pertanyaan Anda yang menurut Anda tidak ada jawabannya di Alkitab, kemungkinannya ada 2: either Alkitab belum perlu menjelaskan hal itu saat ini, atau pertanyaan itu memang tidak penting untuk dijawab.
Well, SG sendiri udah duluan membuat suatu [perihal yang tidak ada di Alkitab di event X]. Ketika selanjutnya saya menanyakan hal hal yang terkait [perihal yg tidak ada di Alkitab di event X] tsb, ya otomatis jawabannya tidak ada di Alkitab, SG.

bersambung
« Last Edit: February 09, 2017, 11:39:15 AM by odading »
February 09, 2017, 11:36:06 AM
Reply #84
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12923
    • fossil coral cantik
Quote
namun Abraham (dan penulis kitab Kejadian) tetap menggunakan kata ganti orang pertama dan ketiga tunggal dalam penyebutan Allah
Betul, Abraham sewaktu ketemu ketiga sosok tsb - dia menggunakan kata ganti orang pertama tunggal.

Dilain sisi,

setiap kali lawan bicara Abraham tsb berbicara :
A. penulis ada menggunakan kata ganti orang ketiga jamak. '
Apabila kepengen konsisten dengan tulisan yang dituliskan si penulis, maka kesimpulan kita sbg para pembaca adalah : event realitanya setiap kali ada respond ke Abraham, ketiga sosok itu slalu berbicara rame-rame berbarengan. Mirip ibarat group trio kwek kwek yg lagi nyanyi.

B. penulis ada pula menggunakan kosakata yang directly disebut TUHAN.
Berangkat dari ijo, jadi kita sbg pembaca sekarang mau berpendapat begimana di event realita point B ini ?
Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Abraham: Mengapakah Sara tertawa ---> ini ketiga sosok tsb berbicara rame-rame ? ataukah salah satu sosok saja yang berkata di event realitanya ?



Konsep Allah Tritunggal kan didapet oleh pembaca, setelah pembaca membaca keseluruhan kisah yg ada di Alkitab. Maka diketika pembaca flashback ke ayat tertentu di suatu event X, benak pembaca udah duluan berisi [Allah Tritunggal], akibat selanjutnya - ya otomatis ayat tertentu di suatu event X tsb jadinya sesuai. Dan ini kan sirkular, SG.

Pada asumsi : Rasul yg belon menjadi Rasul karena belon ketemu Yesus membaca kitab para Nabi...
maka impossible Rasul bisa menarik kesimpulan [Allah Tritunggal] di kitab para Nabi tsb.

Bahkan diketika ada swara inilah AnakKu yang Kukasihi ---> adalah impossible Petrus, Yakobus dan Yohanes ujug2 berbenak "oh... ini Allah Tritunggal, yang bicara pribadi Bapa, yang salah satu berdiri dari ketiga sosok tsb adalah pribadi Anak, yang entah dimana nggak ketauan adalah pribadi RK".

Laen cerita apabila yang baca kitab para Nabi tsb adalah pihak yang oranye atopun pembaca yang udah duluan punya patokan [Allah Tritunggal] tanpa pernah membaca keseluruhan Alkitab. Maka diketika pihak ini membaca kitab para Nabi dan terbaca ada event dimana event ini melibatkan 3 sosok ---> ya nggak mengherankan event 3 sosok di kitab Nabi ini jadinya di"akurin" oleh pihak ini ke Tritunggal.

:)
salam.
« Last Edit: February 09, 2017, 11:40:43 AM by odading »
February 09, 2017, 11:40:04 AM
Reply #85
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12923
    • fossil coral cantik
TETAPI dari kesemuanya tidak ada yang menyimpulkan kalo Abraham memiliki pengetahuan Allah tritunggal.
Nah... itu dah yang saya maksudkan dan saya cerewetin ke SG :char11:

Makasih atas artikelnya, viruskasih   :happy0062:
February 09, 2017, 11:48:13 AM
Reply #86
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1792
  • Gender: Male
  • Damai Di Bumi, Damai di FK
  • Denominasi: Lutheran

TETAPI dari kesemuanya tidak ada yang menyimpulkan kalo Abraham memiliki pengetahuan Allah tritunggal.

 :afro: :afro:
Mengatakan bhw Abraham sdh memiliki pengetahuan tentang Allah Tritunggal

sama dengan

mengatakan Gajahmada sdh memiliki pengetahuan tentang Pancasila dan UUD'45 :cheesy: :cheesy:
REV 3:11 Behold, I come quickly: hold that fast which thou hast, that no man take thy crown.
February 09, 2017, 11:56:37 AM
Reply #87
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9610
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
khusus kasus Abraham....

udah jelas tertulis itu ada 2 malaikat....
mana bisa disebut jadi tritunggal disitu....

kalo disebut ini "melambangkan" mungkin masih masuk
February 09, 2017, 04:07:16 PM
Reply #88
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6471
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Udah pernah dibahas kl ketritunggalan Allah itu baru diwahyukan pd era pasca Yesus Kristus.

Sblm itu tidak diwahyukan kpd siapapyuuuun, makanya disebut rahasiaaaa.
Secretttt.

So siapapun yg melihat penampakan Allah pd masa sblm Kristus nggak akan nyambung-nyambungin ini dg tritunggal.

Hanya kita-kita aja nih yg udah tau ketritunggalan yg akan nyambung-nyambungin ityuuuu.

Pas Abraham bertemu Allah, Abraham ngga akan nanya: ini yg datang Bapak, atau Firman atau Roh ya?
Abraham taunya: Ini Allah tokkkk.

Allah udah tritunggal dari sononya, tp di pov manusia era PL mreka ngga tau hal ini.
Allah pun merahasiakannya.

Ketika Yesus Kristus bicara soal Bapa/Allah, di pov org Yahudi mreka nangkepnya itu Allah tok (krn bagi mreka Yesus bukan Allah).
Hanya kpd mreka yg sudah diwahyukan, mreka akan berubah pov-nya bhw Bapa/Allah yg dicritakan Yesus Kristus adalah Pribadi Bapa, sdgkn kehadiran Allah di PL bisa berarti kehadiran Bapa ataupun Firman ataupun Roh.
« Last Edit: February 09, 2017, 04:10:36 PM by Siip »
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
February 13, 2017, 02:38:55 AM
Reply #89
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 27
  • Denominasi: Kristen
Bahwa Abraham dan penulis Kitab Kejadian tidak menyatakan secara eskplisit konsep tritunggal tidak berarti mereka tidak mengetahui konsep itu. Persoalannya adalah pada kemampuan atau ketidakmampuan kita menarik kesimpulan dari sejumlah besar petunjuk yang telah diberikan oleh mereka, baik dalam pengalaman yang dikisahkan ataupun penggunaan istilah, kata ganti, dsb. Konsep tritunggal sebagaimana yang mereka pahami menjadi sempurna setelah penyataan Tuhan Yesus sendiri, sebagaimana yang bapa gereja dan kita miliki saat ini.

Mengenai Kejadian 18 dan 19, justeru tidak ada petunjuk bahwa tiga pribadi yang datang kepada Abraham adalah Allah bersama 2 malaikat --dan setelah itu Allah kembali ke Sorga dan 2 malaikat itu pergi ke Sodom. Itu adalah kesimpulan yang diambil secara arbitrer dengan mengbuhungkan antara ayat terakhir Kej 18 dengan ayat 1 Kej 19 saja.

Salam
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)