Author Topic: Bisakah Pemberkatan Pernikahan di lakukan 2 kali di protestan dan di katholik?  (Read 87 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

April 22, 2019, 11:25:17 AM
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 1
  • Gender: Male
  • Josh
  • Denominasi: Protestan
Syalom,

saya mempunyai teman seorang Protestan dan calonnya seorang Katholik, saat ini yg mempuyai kendala mengenai Pemberkatan Pernikahan.

Dikarenakan pihak orangtua laki2 tidak setuju pemberkatan dilakukan di katholik karena seorang pengurus gereja, dan orangtua Pihak Perempuan tidak setuju karena pengen anaknya di berkati di katholik.

Mengenai Masalah ini bagaimana menurut Teman2 yg ada di forum ini?

Apakah bisa pemberkatan pernikahan dilakukan 2 kali di Gereja katholik dan Gereja Protestan?

Thanks
GBU.

Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu
April 22, 2019, 11:35:01 AM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9533
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
harus dimediasi, salah satu mau gak mau ngalah....

gak tahu kalo di gereja lain, tapi kalo di gereja saya (Protestan), gak boleh pemberkatan nikah 2x, sesama Protestan aja ga boleh apalagi ini satu di Katolik...
April 22, 2019, 07:40:10 PM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3154
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Syalom,
saya mempunyai teman seorang Protestan dan calonnya seorang Katholik, saat ini yg mempuyai kendala mengenai Pemberkatan Pernikahan.
Dikarenakan pihak orangtua laki2 tidak setuju pemberkatan dilakukan di katholik karena seorang pengurus gereja, dan orangtua Pihak Perempuan tidak setuju karena pengen anaknya di berkati di katholik.
Mengenai Masalah ini bagaimana menurut Teman2 yg ada di forum ini?
Apakah bisa pemberkatan pernikahan dilakukan 2 kali di Gereja katholik dan Gereja Protestan?
Thanks
GBU.
Pengikut Kristus adalah orang yang memutuskan mengikut Kristus. Lepas dari latar belakang pemikirannya sampai memilih menjadi pengikut Kristus, bahkan karena orang tuanya adalah pengikut Kristus, idealnya, bila sudah (memutuskan) mejadi pengikut Kristus, berarti, taat dan patuh terhadap segala yang diperintahkan Yesus Kristus. Sepanjang yang kutangkap dari membaca Injil, perkawinan Kristen hanya sekali seumur hidup, hingga Allah memisahkan dengan mengambil seorang dari pasangan kawin itu, atau sekaligus menjemput keduanya.

Untuk menjawab pertanyaan orang Farisi tentang perceraian, kata Yesus Kristus di Mat 19:6 "Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia. Itu di perikop Perceraian (Mat 19:1-12). Selain itu, di Injil Markus dicatat hal yang sama, kata Yesus di Mar 10:9 "Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia di perikop  Perceraian (Mar 10:1-12). Jawaban Yesus itu, ditambah dengan ayat lai di perikop tersebut, diartikan bahwa perkawinan pengikut Kristus adalah perkawinan seumur hidup. Selama pasangan kawin masih hidup, tidak boleh diceraikan manusia.

Bergerak dari pemahaman seperti itu, menurut pendapatku, pengikut Kristus tidak mungkin melakukan perkawinan (pernikahan) dua kali untuk pasangan yang sama, atau pasangan berbeda, jika kedua pasangan masih hidup jasmani. Menurut pemahamanku lainnya, Katolik tidak mengijinkan umatnya menikah di luar Katolik. Jika umat tersebut bandel, mengeraskan hati melakukan pernikahan di luar Katolik, perkawinan (pernikahan) itu tidak dihitung oleh Katolik. Namun, tidak dihukum juga, sih. Seperti pengkhianatan Yudas Iskariot, walaupun pengkhianatan Yudas tidak diijinkan Tuhan, namun Yudas Iskariot saat itu tidak dihukum. Yudas Iskariot sendiri yang menghukum dirinya dengan mengambil jalan bunuh diri.

Salam damai.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
April 23, 2019, 09:55:31 AM
Reply #3
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 10910
kalo ada waktu dan ada rejeki,
gakpapa kali lah pemberkatan dua kali..
itung2 nyumbang di masing-masing gereja..

kalo pengen sekali aja, sewa restoran atau meeting room hotel, undang pendeta dan romonya kesitu, pemberkatan disitu aja..

kalo ngotot tetep gak mau,
mending kawin di luar negeri aja lah, enggak ribet yg GEJE kayak gitu.

soalnya sebenernya kan YANG RESE bilang BOLEH GINI BOLEH GITU itu sebenernya BUKAN TUHAN lho..
cuma manusia-manusia yang merasa dirinya mampu memahami pikiran tuhan..
Tuhan belum tentu pendapatnya sama dengan para pemuka agama itu kok..

mosok Tuhan kok partisan protestan atau mosok tuhan kok partisan katolik??
yang bener aja...
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)