Author Topic: Tanda yang menyertai orang percaya  (Read 742 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

May 31, 2019, 08:06:22 AM
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 83
  • Denominasi: Interdenominasi
Kali ini Nidus akan mengulas soal hal yang penting bagi kita, orang-orang yang menyebut diri Kristen yaitu tanda-tanda lahiriah yang menyertai orang percaya. Seperti kita ketahui bahwa Kekristenan bukanlah sekedar Agama untuk dipelajari, Kekristenan adalah kehidupan untuk dijalani dan dibangun setiap hari seperti membangun sebuah rumah. Sejalan dengan Firman Tuhan yang berkata "Orang yang mendengar Firman dan melakukannya adalah sama seperti orang yang mendirikan rumah diatas batu". Untuk mendirikan sesuatu yang benar-benar kokoh, maka jelas diperlukan landasan dasar yang kuat.

Mengapa kita harus memiliki dan mendirikan bangunan kehidupan kita diatas dasar yang kuat?
Karena setiap orang pasti akan "diuji" dan melalui proses pengujian inilah seseorang dapat disebut "ter-uji". Begitu pula kehidupan kita adalah kehidupan yang "pasti akan diuji", seperti emas yang diuji dalam api untuk mencapai kemurniannya, demikian jugalah hidup kita pasti akan diuji. Sebelum membahas tanda-tandanya, Nidus akan bahas dahulu bagaimana kita mendefinisikan orang percaya.

Definisi orang percaya

Nidus menyebut "orang percaya", karena semua orang yang menyebut dirinya sebagai "Kristen" tidak selalu bisa digolongkan sebagai "orang percaya". Singkatnya tidak semua "orang Kristen" bisa disebut "orang percaya". Orang percaya adalah orang yang tidak memiliki keraguan dalam hidupnya, tidak ada kebimbangan yang bisa meruntuhkannya. Dengan demikian Nidus mempersamakan bahwa "orang percaya" adalah orang yang tidak sekedar hanya mendengar Firman, tapi juga mereka yang melakukanya. Sama halnya orang Kristen pasti pernah "mendengar Firman", tapi perhatikan bahwa tidak semua orang Kristen "melakukan Firman" yang telah didengarnya, hanya mereka yang benar-benar mengerjakan Firman itu akan disebut "orang percaya".

Mereka yang melakukanya itu jugalah yang disebut orang ber-iman, karena proses yang mengikuti setelah seseorang mendengar Firman adalah "timbul iman" dari hasil mendengar Firman tersebut. Iman itu juga akan diikuti oleh proses "bertindak", karena iman yang hidup adalah iman didalam tindakan. Ingat sebuah Firman berkata "Iman tanpa perbuatan adalah mati". Pada setiap orang percaya pastilah ada iman yang hidup, yaitu iman yang menjadi perbuatan.

Contoh kasus bagaimana Yesus mengajarkan tindakan orang percaya adalah seperti kasus dalam :

Matius 21:21-22
"Yesus menjawab mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu percaya dan tidak bimbang, kamu bukan saja akan dapat berbuat apa yang Kuperbuat dengan pohon ara itu, tetapi juga jikalau kamu berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! hal itu akan terjadi. Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan, kamu akan menerimanya.""


Dalam kasus ini Yesus "berbuat yaitu mengeluarkan perkataan" mengutuk pohon ara yang tidak berbuah, lalu murid-murinya tercengang karena pohon itu seketika itu juga terkutuk dan menjadi kering seperti perkataan Yesus. Yesus di dalamnya mengajarkan bahwa apabila kita "Percaya dan tidak bimbang", maka "perbuatan"-kita akan berhasil, bahkan dibilang kita bisa melakukan sama seperti apa yang Yesus lakukan. Syaratnya yaitu "percaya dan tidak bimbang".

Perhatikan poin "percaya", "tidak bimbang", "dapat berbuat". Perbuatan yang paling sederhana adalah berkata-kata seperti Yesus contohkan, "... jikalau kamu berkata ...". Dalam hal ini contohnya adalah "perkataan kutuk dari Yesus". Perhatikan disini bahwa "berkata-kata" adalah contoh paling sederhana dari perbuatan yang bisa dilakukan dari merespon kemunculan iman. Persis seperti dikatakan dalam 2 Korintus 4 ayat ke-13 yang mengutip Firman "Aku percaya, sebab itu aku berkata-kata".

Contoh dari keberhasilan orang percaya atau orang beriman adalah kasus perempuan yang sakit pendarahan. Perempuan itu "berkata dalam hatinya":"asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh", perkataan dalam hati ini juga menghasilkan tindakan yaitu menjamah jubah Yesus, sehingga perempuan ini sembuh dari pendarahanya. Cerita dengan alur yang lebih lengkap disampaikan di kitab Markus pasal 5 ayat 25-29 tentang perempuan ini. Perhatikan bahwa awalnya perempuan ini dikatakan "Dia sudah mendengar berita-berita tentang Yesus". Diawali dengan proses "mendengar" inilah,  maka timbulah "iman" yang dapat berkata "asal kujamah saja Jubah-Nya, aku akan sembuh", kemudian tindakan perempuan ini menghasilkan kesembuhan karena iman dan perbuatan.

Jadi orang percaya adalah orang yang "mendengar Firman", "memiliki iman", "berbuat sesuai iman".

bersambung ...
"Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."
(Yohanes 8:31-32)
June 05, 2019, 12:05:50 AM
Reply #1
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 5
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik
ditunggu loh sambungannya   :azn:
"Siapa gerangan ada padaku di sorga selain Engkau?  Selain Engkau tidak ada yang kuingini di bumi."
June 11, 2019, 08:38:28 AM
Reply #2
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 83
  • Denominasi: Interdenominasi
Maaf karena lama sambunganya, dikarenakan liburan lebaran yang cukup panjang dan banyak kegiatan bersama keluarga. Langsung saja Nidus lanjutkan dengan singkat padat dan semoga jelas.

Tanda-tanda yang menyertai orang percaya

1. Mengusir setan-setan demi namaKu
Jelas tidak perlu diterangkan, literal, gamblang, "mengusir setan demi nama Tuhan". Menurut Yakobus 4:7 kunci untuk mengusir Iblis adalah tunduk kepada Tuhan dan lawan si Iblis, maka ia akan lari.

2. Berbicara bahasa-bahasa baru
Berbicara dengan bahasa diluar kemampuan bahasa aslinya, kesaksian orang percaya pada suatu saat akan mencapai tahap dimana kesaksian itu akan didengar oleh orang-orang yang berbicara bahasa yang lain. Saat itulah orang percaya akan dikaruniai bahasa baru agar mereka yang mendengar kesaksian itu bisa mengerti dengan bahasa si pendengar, bukan bahasa si saksi.

3. Memegang ular
Kata memegang dalam bahasa inggris dikatakan "to take away" atau secara literal adalah menyingkirkan. Kata ular yang dipakai disini bukanlah ular binatang reptil melata, namun dikatakan "serpent". Kata dalam bahasa Yunani nya tidaklah sama denga kata yang dipakai dalam firman ini "... memberi ular saat meminta roti" (biblehub.com). Yang lebih tepat bukan ular yang demikian, namun lebih kepada orang-orang yang dikatakan oleh Yesus seperti "ahli taurat & orang farisi" atau yang digolongkan sebagai "orang orang munafik" (Mat 23:27-33). Jadi maksudnya disini adalah menyingkirkan orang-orang munafik.

4. Tidak mendapat celaka sekalipun minum racun maut
Sederhananya diluputkan dari celaka. Siapa yang mau mencelakai? para pembenci kebenaran. Mereka yang terganggu dengan kesaksian orang percaya akan mencoba mencelakai, namun orang percaya akan terluput.

5. Meletakan tangan atas orang sakit, dan orang itu sembuh
Menyembuhkan dengan menumpangkan tangan, bukan hanya berdoa.

Tanda-tanda ini Nidus bahas bukan untuk penghakiman terhadap orang lain, namun untuk mengerti isi Alkitab. Jika teman-teman melihat tanda-tanda diatas pada orang lain, berbahagialah karena teman-teman melihat orang percaya. Belajarlah dari mereka yang telah berhasil melakukannya. Jika teman-teman sudah mencapai tahap orang percaya dan memiliki tanda-tanda yang telah digambarkan diatas, bersaksilah dan kuatkan iman para pendengar firman.

Mulai dari sekarang Nidus akan membahas tiap topik dengan bahasa-bahasa yang singkat padat dan sebisa mungkin dapat jelas, dikarenakan masih banyak topik bahasan yang harus diuraikan.

GB
"Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."
(Yohanes 8:31-32)
June 13, 2019, 01:30:35 PM
Reply #3
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1783
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Contoh kasus bagaimana Yesus mengajarkan tindakan orang percaya adalah seperti kasus dalam :

Matius 21:21-22
"Yesus menjawab mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu percaya dan tidak bimbang, kamu bukan saja akan dapat berbuat apa yang Kuperbuat dengan pohon ara itu, tetapi juga jikalau kamu berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! hal itu akan terjadi. Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan, kamu akan menerimanya.""


Dalam kasus ini Yesus "berbuat yaitu mengeluarkan perkataan" mengutuk pohon ara yang tidak berbuah, lalu murid-murinya tercengang karena pohon itu seketika itu juga terkutuk dan menjadi kering seperti perkataan Yesus. Yesus di dalamnya mengajarkan bahwa apabila kita "Percaya dan tidak bimbang", maka "perbuatan"-kita akan berhasil, bahkan dibilang kita bisa melakukan sama seperti apa yang Yesus lakukan. Syaratnya yaitu "percaya dan tidak bimbang".

Perhatikan poin "percaya", "tidak bimbang", "dapat berbuat". Perbuatan yang paling sederhana adalah berkata-kata seperti Yesus contohkan, "... jikalau kamu berkata ...". Dalam hal ini contohnya adalah "perkataan kutuk dari Yesus". Perhatikan disini bahwa "berkata-kata" adalah contoh paling sederhana dari perbuatan yang bisa dilakukan dari merespon kemunculan iman. Persis seperti dikatakan dalam 2 Korintus 4 ayat ke-13 yang mengutip Firman "Aku percaya, sebab itu aku berkata-kata".

Contoh dari keberhasilan orang percaya atau orang beriman adalah kasus perempuan yang sakit pendarahan. Perempuan itu "berkata dalam hatinya":"asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh", perkataan dalam hati ini juga menghasilkan tindakan yaitu menjamah jubah Yesus, sehingga perempuan ini sembuh dari pendarahanya. Cerita dengan alur yang lebih lengkap disampaikan di kitab Markus pasal 5 ayat 25-29 tentang perempuan ini. Perhatikan bahwa awalnya perempuan ini dikatakan "Dia sudah mendengar berita-berita tentang Yesus". Diawali dengan proses "mendengar" inilah,  maka timbulah "iman" yang dapat berkata "asal kujamah saja Jubah-Nya, aku akan sembuh", kemudian tindakan perempuan ini menghasilkan kesembuhan karena iman dan perbuatan.

Jadi orang percaya adalah orang yang "mendengar Firman", "memiliki iman", "berbuat sesuai iman".
Mantap, Bro!
Karena iman datang dr pendengaran akan Firman Tuhan
Maka iman pun pergi dlm perkataan Firman Tuhan
Katakanlah dgn sungguh dan atau perbuatlah

Salam Damai!

« Last Edit: June 13, 2019, 01:35:50 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
June 25, 2019, 11:37:48 AM
Reply #4
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 473
  • Gender: Male
  • Denominasi: Protestan
Lalu apakah tanda2 tsb. bisa bermanfaat buat orang2 yg membutuhkan pertolongan ?

June 25, 2019, 12:25:44 PM
Reply #5
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1783
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
5. Meletakan tangan atas orang sakit, dan orang itu sembuh
Menyembuhkan dengan menumpangkan tangan, bukan hanya berdoa.
Aku percaya itu dan ini [Yak 5:14-18]:
Kalau ada seorang di antara kamu yg sakit, baiklah ia memanggil para penatua jemaat, spy mereka mendoakan dia serta mengolesnya dgn minyak dlm nama Tuhan. Dan doa yg lahir dr iman akan menyelamatkan org sakit itu dan Tuhan akan membangunkan dia; dan jika ia telah berbuat dosa, maka dosanya itu akan diampuni.

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, spy kamu sembuh. Doa orang yg benar, bila dgn yakin didoakan, sangat besar kuasanya. Elia adalah manusia biasa sama spt kita, dan ia telah ber-sungguh2 berdoa, spy hujan jgn turun, dan hujanpun tidak turun di bumi selama 3-thn 6-bln.  Lalu ia berdoa pula dan langit menurunkan hujan dan bumipun mengeluarkan buahnya.

Salam Damai!
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)