Author Topic: Renungan tentang DOA (Kutipan berbagai Sumber)  (Read 47224 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

April 03, 2008, 09:58:40 PM
Reply #10
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 2870
  • Gender: Male
Ada 3 jawaban tentang doa :
1. Ya
2. Tidak
3. Tunggu

Bener ga bro ?

Bener banget Bro!!
I've HanDs, BuT i Can't aLwaYs ToUcH Ur HanDs.

I've EaRs,But i Can't aLwaYs HeaR Ur vOiCe.
 
I've MouTh,BuT i Can't aLwaYs TaLk To U.
 
I've eYes,But i Can't aLwaYs LooK aT U.
 
But.. I've HEART!!
ThaT HEART aLwaYs PraY FoR U..
April 16, 2008, 01:56:16 AM
Reply #11
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 2870
  • Gender: Male
Doa Yang Berkualitas
“…… yang mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang……” (Lukas 20:47).?

Seorang pendeta bertanya kepada seorang pelayan yang pekerjaannya menyita banyak waktu mengenai apa yang telah ia lakukan bagi Tuhan. Ia menjelaskan bahwa ia tidak mempunyai banyak waktu untuk terlibat dalam berbagai kegiatan di gereja. “Tetapi, “ ia menambahkan, “Aku selalu meletakkan surat kabar di tempat tidurku setiap malam.”

Dengan terkejut pendeta ini bertanya untuk apa ia berbuat seperti itu? “Baiklah,” kata pelayan itu. “Aku akan mencari rubrik tentang berita kelahiran. Aku berdoa agar setiap bayi yang lahir akan dipimpin kepada Kristus dan menjadi berkat bagi dunia ini. Kemudian, aku akan mencari berita tentang pernikahan. Aku berdoa agar pasangan yang berbahagia itu akan selalu saling setia dan membangun rumah tangganya di atas dasar Kristus. Lalu aku akan mencari berita tentang kematian, dan berdoa agar mereka yang ditinggalkan dapat berpaling lagi kepada Kristus.”

Saudara, kita sering menganggap bahwa doa itu hanyalah tentang permintaan. Sebenarnya arti doa lebih daripada itu. Doa adalah komunikasi yang paling dalam antara Allah dengan manusia. Sayangnya, banyak orang berdoa karena ingin dianggap manusia rohani, seperti para ahli Taurat yang mencari pengakuan sebagai manusia paling rohani di Israel dengan doa-doanya yang panjang-panjang, tetapi tanpa arti. Bila Tuhan tidak mengizinkan doa yang panjang-panjang, apakah Tuhan mau kita berdoa dengan singkat? Kalau disuruh doa singkat, kayaknya ini “keahlian” semua orang Kristen. Dengan doa singkat bagaimana mungkin orang Kristen dapat berdoa syafaat seperti pelayan di atas?

Bacalah Nehemia pasal 1. Di sana Anda akan mengerti bagaimana Nehemia berdoa dan berpuasa dan berkabung berhari-hari setelah mendengarkan tembok Yerusalem yang terbongkar (ay. 3, 4). Tidak mungkin Nehemia disuruh berdoa dengan singkat saat itu. Hatinya yang hancur akan nasib bangsanya membuatnya berduka.

Tuhan memang tidak tertarik dengan doa panjang yang bertele-tele, karena doa seperti ini seperti suara sumbang yang memekakan telinga Allah. Tapi Tuhan tertarik dengan doa yang berkualitas, singkat maupun panjang.

Renungan:

Periksalah, apakah doa Anda berkualitas? Apakah Anda berdoa dari dalam hati Anda yang paling dalam? Ataukah Anda berdoa karena terpaksa atau tradisi saja? Perbaiki kualitas doa Anda sejalan dengan usia rohani Anda yang semakin dewasa di dalam Tuhan. Doa adalah untaian kata dari seseorang kepada jantung hatinya.

I've HanDs, BuT i Can't aLwaYs ToUcH Ur HanDs.

I've EaRs,But i Can't aLwaYs HeaR Ur vOiCe.
 
I've MouTh,BuT i Can't aLwaYs TaLk To U.
 
I've eYes,But i Can't aLwaYs LooK aT U.
 
But.. I've HEART!!
ThaT HEART aLwaYs PraY FoR U..
May 10, 2008, 02:22:27 AM
Reply #12
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 2870
  • Gender: Male
Doa Bapa Kami... Interaktif

Bapa kami yang ada di surga Ya??
Jangan menginterupsiku....aku sedang berdoa..... Tapi kau memanggilKU
memanggilMU? aku tidak memanggilMU. Aku sedang berdoa.
Bapa kami yang ada di surga......... Nah, kau melakukannya lagi. melakukan apa?
MemanggilKu. Kau berkata, "Bapa kami yang ada di surga..." Inilah Aku. Apa yang sedang kau pikirkan?

Tapi aku tidak bermaksud apa-apa dengan perkataan itu. aku hanya, yah.... hanya sedang mengatakan doaku untuk hari ini. Aku selalu mengucapkan Doa Bapa Kami. Doa itu membuatku merasa lega dan nyaman, sepertinya aku telah menyelesaikan tugasku.
Baiklah. Teruskan.

Dikuduskanlah NamaMu.
Tahan. Apa yang kau maksud dengan perkataan itu?

Perkataan apa?
perkataan "Dikuduskanlah NamaMu"

Artinya...........Artinya......... aku tidak tau apa artinya itu. Mengapa aku harus tahu? perkataan itu hanyalah bagian dari doa itu saja.
Omong-omong, apa maksud dari perkataan itu?
Artinya.. "Mulia", "Kudus" "Luar Biasa"

Hey, masuk akal juga. Aku tidak pernah berpikir tentang apa artinya "Dikuduskanlah" sebelumnya. Datanglah kerajaanMu, jadilah kehendakMu di bumi seperti di Surga.
Apakah engkau bersungguh-sungguh?

ya, mengapa tidak?
apa yang akan kau lakukan untuk hal itu?

lakukan? tidak ada, kurasa. aku hanya berpikir bahwa dunia ini akan jadi damai jika Kau memegang kontrol/berkuasa atas semuanya di sini seperti yang Kau lakukan di atas sana.
Sudahkah Aku berkuasa atasmu?

hmmm, aku pergi ke gereja
itu bukanlah apa yang Aku tanyakan. Bagaimana dengan kebiasaanmu yang jelek yang kau punya? dan sifat suka marahmu? engkau sungguh-sungguh mempunyai masalah di sana, lo. Dan kemudian...caramu dalam menghabiskan uangmu....semuanya untuk dirimu sendiri. Dan bagaimana dengan jenis buku yang kau baca?

Berhentilah mengkritikku!! aku sama baiknya seperti orang-orang lain yang tidak terlalu fanatik yang ada di gereja.
Maafkan Aku. Kupikir engkau sedang berdoa supaya kehendakKU terjadi. Jika itu yang kau kehendaki untuk terjadi, maka semuanya itu haruslah dimulai oleh orang-orang yang berdoa untuk hal itu. Seperti engkau contohnya.

oh... baiklah!! kurasa aku memang mempunyai beberapa masalah. Sekarang ketika Kau menyebutkannya, aku mungkin dapat menyebutkan beberapa yang lain lagi.
Aku juga dapat.

aku belum memikirkan tentang hal-hal itu sampai sekarang, tapi aku benar-benar ingin lepas dari beberapa dari hal-hal jelek tersebut. aku ingin, Kau tahu, aku ingin benar-benar bebas.
Bagus. sekarang kita sampai pada suatu poin. Kita akan bekerja bersama.....kau dan AKU. Beberapa peperangan dapat benar-benar dimenangkan. Aku bangga akan engkau.

Sebentar Tuhan, aku sungguh-sungguh harus menyelesaikan doa ini. Ini sudah menjadi lebih lama daripada yang biasanya........ berikan pada kami rejeki kami hari ini.....
Kamu perlu untuk bebas dari roti itu juga....kamu telah menjadi terlalu gemuk.......

Hey, tunggu sebentar!!! Apa ini "Hari pengkritikan Saya?" aku sekarang sedang mengerjakan tugas rohaniku, dan tiba-tiba Kau masuk dan mengingatkanku akan semua masalahku.
Berdoa adalah hal yang berbahaya. Kamu dapat mengubah banyak hal. itulah sebabnya Aku berusaha untuk mendekatimu. Kau memanggilku dan di sinilah AKU sekarang. Sudah terlambat untuk berhenti sekarang. Teruslah berdoa. Aku tertarik pada bagian selanjutnya dari doamu.... nah....teruskanlah......

Aku takut.
takut? akan apa?

aku tahu apa yang akan KAU katakan
coba dan lihatlah.

Ampunilah kami seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami.
Bagaimana dengan Mary ?

ya kan!!! aku tahu!!!!! aku tahu ENGKAU akan mengingatkanku akan dia!!! Dia telah mengatakan kebohongan-kebohongan tentang aku, mencurangi aku dalam hal uang, dia tidak pernah membayar kembali utang-utangnya kepadaku. aku bersumpah aku akan membalasnya.
Tapi doamu?.........bagaimana dengan doamu???

aku tidak bersungguh-sungguh dengan doaku.
yah....setidaknya engkau jujur. Tapi tidaklah menyenangkan mempunyai banyak kepahitan di dalam dirimu, kan?

Tidak, tapi aku akan merasa jauh lebih baik begitu aku bisa membalasnya. Aku telah membuat beberapa rencana untuk si Mary. Dia akan berharap dia tidak pernah menyakitiku dulu.
Kamu tidak akan merasa lebih baik. Kamu akan merasa tambah parah. pembalasan tidaklah manis. pikirkanlah betapa tidak bahagianya engkau sekarang. Tapi aku dapat mengubah itu semua.

KAU dapat? bagaimana?
Ampunilah Mary. Kemudian AKU akan mengampunimu. Lalu semua kebencian dan dosa akan menjadi masalah Mary dan bukan masalahmu.kau mungkin telah kehilangan uang, tapi engkau akan mamiliki hatimu.

tapi Tuhan, aku tidak dapat memaafkan Mary.
Kalau begitu AKU juga tidak dapat memaafkanmu.

oh.... KAU benar!!!! KAU selalu benar. dan lebih dari keinginanku untuk balas dendam kepada Mary, aku ingin bersamaMU...Baiklah!! Aku mengampuni dia. Tolonglah dia untuk menemukan jalan yang benar Tuhan. dia telah terikat begitu parah, ......sekarang aku baru memikirkannya. Bagaimanapun caranya, bagaimanapun jalannya, tunjukkan padanya jalan yang benar.
Nah, begitu!!! Bagaimana perasaanmu?

hmmmm....tidak buruk. lumayan juga.... bahkan sekarang aku merasa sangat senang. KAU tahu, aku tidak berpikir aku akan pergi tidur malam ini dengan gelisah untuk pertama kalinya sejak yang dapat kuingat. Mungkin aku tidak akan merasa begitu lelah mulai dari sekarang karena aku tidak istirahat dengan cukup.
kamu belum selesai dengan doamu. Teruskan.

oh... Baiklah.... dan jauhkanlah kami dari pencobaan tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat
Bagus...bagus....AKU akan melakukannya. hanya jangan kau tempatkan dirimu sendiri pada tempat di mana engkau akan dengan mudah dicobai.

apa yang KAU maksudkan Tuhan?
Barhentilah pergi ke tempat-tempat yang tidak baik, melihat acara tv dan film-film yang tidak sepatutnya dilihat, mendengarkan pembicaraan penuh dosa, pergi ke tempat-tempat dimana playboy dan playgirl dijual. Gantilah beberapa hubungan persahabatanmu. Beberapa dari mereka yang menyebut dirinya temanmu sudah mulai mempengaruhimu. mereka akan membuat kamu terlibat dalam hal-hal yang salah dan tidak baik segera. jangan tertipu. mereka selalu mengatakan mereka bersenang-senang dengan hal-hal tersebut, tapi bagimu itu adalah suatu kehancuran. Jangan menggunakanKU sebagai pintu keluar darurat.

aku tidak mengerti
tentu kau mengerti. Kau telah melakukannya banyak kali. saat kau terperangkap dalam situasi yang buruk, masalah yang berat, kamu lari kepadaku. "Tuhan, bantulah aku keluar dari kekacauan ini, dan aku berjanji aku tidak akan melakukannya lagi." Ingatkah kau akan beberapa penawaran yang kau coba buat denganKU?

ya, dan aku malu Tuhan. sungguh aku malu.
yang mana yang kamu ingat?

aku ingat, ketika wanita di sebelah rumah melihatku pergi ke bar di lingkungan ini.... aku telah mengatakan pada suamiku bahwa aku akan pergi ke toko, aku ingat mengatakan padaMU "Tuhan, jangan biarkan dia mengatakan pada suamiku ke mana aku pergi aku janji aku akan berada di gereja setiap hari minggu."
Dia tidak mengatakan apa-apa pada suamimu, tapi engkau tidak memenuhi janjimu, bukan?

ampuni aku Tuhan, aku benar-benar menyesal. Sampai sekarang aku berpikir jika aku berdoa dalam doa Bapa Kami setiap hari, maka aku bisa melakukan apapun yang aku mau, aku tidak mengharapkan apa-apa untuk terjadi sebagaimana mestinya hal itu terjadi.
teruskanlah. selesaikan doamu.

O ya..... karena ENGKAULAH yang empunya kerajaan, dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. AMEN.
Apakah kau tahu apa yang akan membawa kemuliaan padaKU? apa yang akan membuatKU sungguh-sungguh bahagia?

Tidak, tapi aku ingin tahu. Aku ingin menyenangkanMU. Aku telah dapat melihat kekacauan yang telah kubuat dalam hidupku, dan aku dapat melihat bagaimana menyenangkannya dan luar biasanya untuk menjadi salah satu dari pengikutMU yang sungguh-sungguh.
kau baru saja menjawab pertanyaannya.

benarkah?
ya. satu-satunya hal yang akan membuatKU bahagia adalah memiliki orang-orang seperti engkau yang sungguh-sungguh mencintaiKU. dan AKU bisa melihat apa yang sedang terjadi di antara kita. Sekarang... karena beberapa dosa-dosa lama ini sudah rungkap dan dihilangkan, ...... tidak ada perkataan yang dapat menjelaskan apa yang dapat kita lakukan berdua.

Tuhan, marilah lihat apa yang dapat kita buat dari aku, OK?
YA, MARI........

« Last Edit: July 18, 2008, 03:16:25 AM by blessed »
I've HanDs, BuT i Can't aLwaYs ToUcH Ur HanDs.

I've EaRs,But i Can't aLwaYs HeaR Ur vOiCe.
 
I've MouTh,BuT i Can't aLwaYs TaLk To U.
 
I've eYes,But i Can't aLwaYs LooK aT U.
 
But.. I've HEART!!
ThaT HEART aLwaYs PraY FoR U..
May 10, 2008, 02:26:35 AM
Reply #13
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 2870
  • Gender: Male
Apakah Doa itu?

Penulis : Rev. David Yonggi Cho

Kita harus selalu berdoa! Bedanya antara orang Kristen dan non- Kristen adalah orang Kristen itu berdoa.Orang yang belum percaya tidak berdoa, tetapi orang-orang percaya berdoa. Mengapa demikian? Doa adalah membuka hatimu dan mengundang Yesus menjadi Tuhan dan Raja atas kehidupanmu. Jika anda sedang berdoa di rumah anda, maka itu berarti anda sedang membuka pintu rumah anda bagi Yesus Kristus.

Jika anda sedang berdoa di tempat kerja anda, maka itu berarti anda sedang mengundang Yesus Kristus Tuhan ke tempat kerja anda.

Jika seluruh negeri berdoa, maka itu berarti anda sedang mengundang Yesus Kristus untuk menjadi Tuhan dan Raja atas negara tersebut.

Sekarang ini, masalahnya adalah orang-orang tidak mengijinkan Yesus Kristus untuk menjadi Tuhan dan Raja atas kehidupan mereka.

Tuhan tidak menjadi tuan atas kehidupan kita. Jika suatu rumah tidak memiliki tuan, maka rumah itu kosong.Jika tuannya tidak berada di rumah, maka pencuri dapat masuk. Kita menghadapi banyak masalah karena Tuhan tidak menjadi tuan atas rumah kita.

Pencuri tidak dapat masuk ke dalam rumah jika tuan rumahnya ada. Jika sebuah rumah kosong, tujuh setan akan datang untuk menghuni rumah tersebut.

Amerika mendapat serangan teroris, tetapi itu tidak terjadi sebelumnya. Mengapa serangan itu terjadi? Itu terjadi karena tidak ada yang menjadi tuan di dalam rumah mereka.

Mereka sangat makmur, tetapi di dalam rumah mereka, tidak ada yang menjadi tuan. Ketika Amerika baru berdiri, Tuhanlah yang menjadi tuannya, tetapi pemerintah Amerika kemudian mendorong sang tuan keluar dari sekolah-sekolah, keluar dari rumah-rumah, dan Amerika menjadi rumah kosong. Maka semua pencuri datang untuk menghuni rumah tersebut.

Amerika sangat kaya dan memiliki kekuatan militer yang hebat, tetapi uang dan kekuatan tidak dapat melindungi Amerika. Hanya Tuhan Yesus dan Allah Bapa yang dapat melindungi Amerika.

Dalam Mazmur 127, "Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah, sia- sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan Tuhan yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga."

Amerika membangun gedung World Trade Center yang begitu indah, dan gedung tersebut merupakan symbol dari kekuatan ekonomi Amerika. Namun, simbol kekayaan dan kemakmuran tersebut hancur.

Karena Tuhan bukanlah tuan rumah dari gedung tersebut, maka gedung tersebut menjadi tidak terlindungi. Gedung Pentagon merupakan gedung yang kuat, tetapi gedung tersebut juga diremukkan.

Tuan rumah harus berada di dalam rumah. Tuhan harus diundang untuk menjadi tuan atas rumah kita.

Mengapa kita berdoa? Kita berdoa untuk mengundang Sang Tuan Rumah, Tuhan Yesus Kristus untuk datang ke dalam rumah kita.

Kita perlu berdoa di rumah-rumah, di sekolah-sekolah, dan di kantor- kantor pemerintahan. Yesus Kristus sedang mengetuk pintu hatimu.

Ia mengatakan bahwa siapapun yang membukakan pintu, maka Ia akan masuk dan makan bersamanya. Wahyu 3:20, "Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetuk; jikalau ada orang yang mendengar suaraKu dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama- sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku." Bagaimana kita membukakan pintu? Pintu akan terbuka terhadap doamu yang sungguh- sungguh.

Ketika anda berdoa, Yesus masuk ke dalam hatimu, dan Ia akan hidup bersamamu. Anda tidak perlu menjadi kesepian dan tertolak, tetapi melalui doa, anda dapat hidup bersama Dia.

Tuhan rindu untuk membina suatu hubungan dengan anda karena Ia sangat mengasihi anda. Ayah saya sekarang berusia 90 tahun, dan ibu saya berusia 89 tahun, dan ketika saya mengunjungi mereka, mereka menginginkan saya untuk tinggal di sana untuk seterusnya.

Setelah saya berjam-jam berada di sana, mereka berkata kepada saya, "Kamu tidak boleh pergi sekarang, ini masih terlalu pagi."

Orang tua saya sungguh-sungguh mengasihi saya dan mereka rindu berada dekat dengan saya selama berjam-jam. Saya ingin anda mengetahui bahwa Tuhan Allah Bapa sangat mengasihi anda. Yesus sangat mengasihi anda. Dan Ia ingin menghabiskan banyak waktuNya bersama anda.

Ketika anda menyembahNya, memujiNya dan menghabiskan waktu bersamaNya; Tuhan akan merasa gembira. Ketika anda bergembira di dalam Tuhan, Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu.

Mazmur 37:4, "Dan bergembiralah karena Tuhan; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu."

Ketika kita berdoa, kita membuka hati kita dan menjadikan Yesus Kristus Raja dan Tuhan dalam kehidupan kita. Yesus yang disalib menghancurkan pekerjaan Iblis.

Kita harus melawan Iblis, dan kita mengusirnya.

Bangsa Israel diserang oleh bangsa Amalek, dan bangsa Amalek dipersenjatai dengan sangat baik. Sedangkan bangsa Israel tidak memiliki kekuatan yang sama.

Ketika Yosua dan bangsa Israel memerangi bangsa Amalek,mereka dikalahkan.

Maka Musa pergi ke medan perang bersama Harun dan dan Hur untuk berdoa. Ketika Musa berdoa, bangsa Israel menang, tetapi ketika Musa berhenti berdoa, bangsa Israel kalah.

Ada medan pertempuran lainnya yang tidak bisa kita lihat dengan mata kita. Ketika Musa memenangkan peperangan roh yang tidak dapat dilihatnya; Tuhan memenangkan perang fisik yang dapat dilihatnya.

Kita dikelilingi oleh kekuatan Iblis yang kotor dan jahat. Banyak orang tersesat, dan mereka hidup dengan berfoya-foya. Banyak pemerintah yang sangat korup.

Tidak peduli berapa banyak polisi atau jaksa yang kaumiliki di dunia ini, dosa tidak pernah bisa diberantas. Kita kalah dalam peperangan di alam roh.

Jika engkau kalah dalam peperangan di alam roh, maka engkau akan kalah pula dalam peperangan di alam fisik.

Ketika kita pertama kali mengusir setan yang kotor dan jahat, maka kemudian kita akan memiliki komunitas yang bersih. Lalu kebencian, ramalan-ramalan, kebohongan, perzinahan, pemerkosaan dan dosa akan pergi. Kita perlu memikirkan dosa-dosa kita.

Pada waktu gereja pertama saya dibangun, orang-orang tidak menginginkannya, dan mereka melemparinya dengan batu. Mertua perempuan saya dan saya berdoa lima jam setiap hari.

Kami berdoa, dan kami menyebut Darah Yesus, dan kami memiliki iman bahwa Tuhan akan berperang bagi kami. Tiba-tiba setan-setan mulai meninggalkan orang-orang dan mereka mulai mendengarkan apa yang saya katakan.

Satu dalam dua keluarga mulai datang ke gereja kami. Orang-orang mulai digerakkan, disembuhkan dan diselamatkan. Dalam tiga tahun, kami mempunyai 500 orang yang menjadi Kristen.

Anda harus memenangkan peperangan roh sebelum anda bisa memenangkan peperangan fisik.

Ketika anda memenangkan peperangan roh, maka anda juga akan memenangkan peperangan fisik.

Dua orang teman baik saya hendak bercerai. Mereka berdua aktif dipaduan suara, dan saya yang memimpin pernikahan mereka.

Mereka hidup bersama dengan harmonis, dan kemudian mereka mulai membenci satu sama lain. Suatu malam mereka menelpon saya agar datang ke rumah mereka.

Mereka mengatakan, "Malam ini adalah malam dimana kami akan berpisah." Saya meminta mereka untuk menunggu sampai besok pagi. Yang pria mengatakan, "Tidak, kami tidak bisa menunggu selama itu karena kami sudah berkemas dan kami akan pergi malam ini." Saya berkata, "Ini jam satu dini hari, bagaimana saya bisa pergi ke rumah kalian?"

Mereka mengatakan, "Engkau yang berdoa dan yang memberkati kami ketika kami menikah, dan sekarang kami ingin engkau berdoa dan memberkati perpisahan kami." Akhirnya saya berpakaian dan pergi ke rumah mereka.

Ketika saya sampai di sana, suami istri tersebut berada di ruangan yang berbeda, dan saya meminta mereka untuk sama-sama keluar. Mereka mengatakan, "Jangan coba-coba menceramahi kami. Ceramahmu tidak akan berguna. Kami ditakdirkan untuk berpisah. Tolong doakan agar kami berpisah dengan gembira." Saya hanya mengatakan, "Mari," dan saya memegang tangan mereka. Saya dapat melihat setan sedang memisahkan mereka.

Tidak ada cara lain untuk menolong kedua orang ini selain melenyapkan setan yang jahat ini. Maka di dalam Nama dan Darah Yesus Kristus, saya mulai berdoa bagi mereka.

Saya berkata, "Kau roh kebencian, aku ikat engkau di dalam nama Yesus, dan saya perintahkan engkau untuk pergi di dalam nama Yesus." Selama tiga puluh menit saya hanya mengatakan hal itu, dan ketika saya sedang berdoa, saya mulai merasakan beberapa tetes air mata jatuh di tangan saya. Saya membuka mata saya untuk melihat mereka; suami istri tersebut menangis. Saya memeluk mereka, kemudian saya pergi dan mengucapkan, "Selamat malam."

Hari Minggu berikutnya, saya melihat kepaduan suara, dan pasangan ini masih bersama di paduan suara. Setelah kebaktian, pasangan ini datang ke kantor saya, dan saya menanyai mereka mengapa mereka belum berpisah.

Mereka mengatakan bahwa saya telah berdoa selama tiga puluh menit untuk mengusir setan dan sesuatu yang ada di dalam diri mereka telah pergi. Haleluya! Kebencian telah pergi, kesalahpahaman telah pergi, 590 mereka merasa sangat bodoh dengan diri mereka sendiri. Mereka merasa begitu malu karena mereka telah bertengkar seperti anak kecil.

Yang pria mengatakan, "Kami mulai tertawa-tawa setelah anda pergi, dan kami membongkar kembali barang-barang kami. Sekarang kami bahkan tidak ingat mengapa kami begitu marah saat itu." Ketika engkau memenangkan peperangan roh, maka peperangan fisik juga dimenangkan!

Yesus mengatakan bahwa setan datang untuk mencuri, membunuh dan menghancurkan. Yesus datang untuk memberikanmu kehidupan dan kehidupan yang berkelimpahan. Ketika engkau berperang dalam peperangan roh, engkau akan memaksa mundur kekuatan setan, dan engkau akan mengundang kekuatan Tuhan untuk datang.

Ini sebabnya mengapa kita harus berdoa. Kita tidak boleh merasa susah, kita harus berdoa. Kita harus berdoa bagi Amerika, dan untuk perang di Afganistan, dan bagi semua hal.

Kita melihat Amerika diserang secara fisik, dan kita dapat melihat perang di Afganistan, tetapi kita tidak akan pernah memenangkan peperangan ini dengan bom. Kita hanya bisa memenangkan peperangan ini dengan doa dan dengan mengikat setan yang berada di balik semua ini.

Peperangan yang sebenarnya adalah peperangan roh. Gereja di Amerika harus berdoa, dan kita harus menyokong mereka dalam doa. Gereja- gereja di seluruh dunia harus bersatu dan berdoa. Kita harus mengikat setan yang hendak mencuri, membunuh dan menghancurkan. Tuhan akan mengikat musuh dan menghancurkan pekerjaannya yang jahat. Semua otoritas dalam alam roh harus dimulai dengan doa.

Apabila pemimpinnya telah diikat, maka para penjahat tidak dapat masuk ke dalam rumah. Sang pemimpin disini adalah si Iblis, dan ia memegang kendali atas hati orang-orang, tetapi ketika engkau mengikat si Iblis melalui doa, dan mengusirnya, maka engkau dapat membebaskan orang tersebut dari tangan si Iblis.

Kebangkitan dan pertumbuhan dalam gereja datangnya dari doa. Tanpa doa, gereja tidak akan pernah bisa bangkit. Keselamatan jiwa-jiwa tidak dapat terjadi tanpa doa.

Gereja kami telah bertumbuh karena para kepala komunitas selnya sering berdoa. Kami memenangkan peperangan roh. Kita harus bersatu dan berdoa di dalam kasih dan iman untuk semua hal di gereja, di kota, dalam pemerintahan, dalam keluarga, dan dunia.

Doa merupakan peperangan roh, dan ketika musuh telah diikat, maka Yesus dapat masuk dan melakukan pekerjaanNya yang dahsyat. Anda perlu berdoa dengan penuh kerinduan di pagi hari, sepanjang malam dan tanpa henti. Anda harus berdoa dengan segenap hati agar Kerajaan Tuhan datang, dan kehendakNya terjadi di dalam kehidupanmu, di dalam gerejamu, di kotamu, di negeramu, dan di dunia. Amin.

Alasan lain mengapa kita berdoa adalah karena doa dapat menggerakkan tangan Tuhan. Pada saat Perang Korea, orang-orang Korea Utara berusaha mendorong orang-orang Korea Selatan ke laut.

Presiden Rhee mengundang semua pendeta untuk datang ke rumahnya, dan ia berkata, "Ini adalah kesempatan terakhir yang kita miliki." Ia mengatakan bahwa temannya Jenderal McArthur akan mengirim pengebom- pengebom dan mengebom para komunis, tetapi ia mengatakan bahwa sekarang ini adalah musim hujan dan setiap hari turun hujan.

Ia mengatakan bahwa apabila turun hujan, para pengebom tidak bisa terbang dan melakukan tugas mereka, oleh karena itu kami harus berdoa sehingga hujan tidak turun selama musim hujan. Musim hujan berlangsung selama sebulan, tetapi kami tidak akan mampu menahan musuh selama sebulan. Oleh karena itu kami harus berdoa sehingga hujan berhenti.

Presiden Rhee berkata, "Para pendeta, kalian semua harus berdoa bagi kami. Negara ini bisa terus ada atau tidak, tergantung pada doa-doa kalian." Para pendeta berdoa dan berdoa,, dan doa mereka menggerakkan tangan Tuhan, dan Ia menghentikan hujan. Pada tahun 1950, pada pertengahan musim hujan, tidak ada hujan.

Setiap hari pasukan Amerika membombardir pasukan musuh, dan hal itu melumpuhkan kekuatan mereka. Kemudian Jenderal McArthur mendarat di Incheon. Jika para pendeta tidak berdoa selama waktu itu, maka tidak akan ada Korea Selatan. Doa mereka telah menggerakkan tangan Tuhan yang berkuasa.

Matius 18:19, "Dan lagi aku berkata kepadamu: Jika dua orang daripadamu di dunia ini sepakat meminta apapun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh BapaKu yang di sorga."

Jika kita bersatu di dalam kasih, kesatuan dan doa, maka hal itu akan menggerakkan hati dan tangan Tuhan, dan Ia akan mengadakan mujizat yang engkau perlukan. Alkitab mengatakan, "Panggillah Aku, maka Aku akan menjawab engkau, dan Aku akan menunjukkan kepadamu hal-hal yang misterius dan besar."

Ketika engkau berdoa bersama di dalam keluargamu, Tuhan akan mulai melakukan mujizat di dalam keluargamu. Ketika engkau berdoa bersama di tempat kerjamu, Tuhan akan mulai melakukan mujizat di tempat kerjamu. Ketika kita berdoa bersama di dalam kasih dan kesatuan, sejarah akan diubahkan.

Dengan berdoa, kita mengundang Tuhan untuk menjadi Raja atas kehidupan kita, atas rumah kita, atas gereja kita, atas kota kita dan atas dunia. Itulah sebabnya mengapa kita perlu berdoa.

Sumber: Full Gospel Indonesia

I've HanDs, BuT i Can't aLwaYs ToUcH Ur HanDs.

I've EaRs,But i Can't aLwaYs HeaR Ur vOiCe.
 
I've MouTh,BuT i Can't aLwaYs TaLk To U.
 
I've eYes,But i Can't aLwaYs LooK aT U.
 
But.. I've HEART!!
ThaT HEART aLwaYs PraY FoR U..
May 13, 2008, 07:58:30 AM
Reply #14
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1603
  • Gender: Male
    • http://profiles.friendster.com/dergian
 :afro: :afro: mantap..mantap...tapi ada doa supermie juga ya..doa bihun ada gak ya  ;D ;D
MEMAYU HAYUNING BAWONO
May 15, 2008, 10:38:50 PM
Reply #15
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 2870
  • Gender: Male
:afro: :afro: mantap..mantap...tapi ada doa supermie juga ya..doa bihun ada gak ya  ;D ;D

Bisa aja kamu Brem. Brem Brem mang Bajaj ya  ;D
I've HanDs, BuT i Can't aLwaYs ToUcH Ur HanDs.

I've EaRs,But i Can't aLwaYs HeaR Ur vOiCe.
 
I've MouTh,BuT i Can't aLwaYs TaLk To U.
 
I've eYes,But i Can't aLwaYs LooK aT U.
 
But.. I've HEART!!
ThaT HEART aLwaYs PraY FoR U..
June 03, 2008, 12:32:13 AM
Reply #16
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 2870
  • Gender: Male
The Answer of Pray

Yeremia 29:11 Sebab Aku ini mengetahui rancangan-2 apa yang ada pada-Ku mengenai kamu... yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan...

Adalah lebih baik menanti waktu Tuhan... karena waktunya selalu tepat.

Seorang sahabat memberikan tulisan ini kepada saya…

"Bertahun2 lalu aku minta kepada Tuhan seorang pasangan. Seperti yang dikatakan dalam kitab suci "Kamu tidak memiliki karena kamu tidak meminta".

Aku tidak hanya meminta seorang pasangan tetapi bahkan menjelaskan pula pasangan seperti apa yang aku inginkan. Aku ingin seseorang yang baik, lemah lembut, pemaaf, penuh cinta, jujur, penuh damai, baik, penuh pengertian, menyenangkan, hangat, cerdas, humoris, sensual dan dapat dipercaya. Aku bahkan menyebutkan ciri fisik yang aku idamkan.

Dan sejalan dengan waktu, aku semakin menambah daftar ciri-ciri pasangan yang aku inginkan.

Suatu malam dalam doa Tuhan berbicara kepada hatiku dan berkata," AnakKu, Aku tidak dapat memberikan apa yang engkau inginkan."

Aku bertanya."Kenapa Tuhan?" Tuhan menjawab,"Karena Aku adalah Tuhan yang adil dan Tuhan kebenaran dan semua yang Aku lakukan adalah adil dan benar."

Aku bertanya,"Tuhan, aku tidak mengerti mengapa aku tidak bisa mendapatkan apa yang aku aku minta dari-Mu."

Ia menjawab,"Akan Aku jelaskan.” “Adalah tidak adil dan benar bagi-Ku untuk mengabulkan permintaanmu karena Aku tidak dapat memberikan sesuatu yang bukan dirimu sendiri. Adalah tidak adil bagi-Ku untuk memberikan seseorang yang penuh cinta kepadamu apabila kadang-kadang engkau masih penuh kebencian, atau seseorang yang baik hati apabila kadang engkau bisa kejam, seseorang pemarah sementara engkau masih menyimpan dendam, seseorang yang sensitif sedangkan engkau begitu insensitif.

Ia berkata kepadaku,"Daripada menghabiskan waktu untuk mencoba mencari seseorang atau berharap Aku akan memberikan seseorang dengan segala kualitas yang kamu cari, lebih baik engkau mengijinkan Aku memanfaatkan waktu untuk membuatmu menjadi orang - orang seperti yang kamu cari. Karena aku tidak dapat memberikan kepadamu yang bukan dirimu. Dan apabila engkau mengijinkan Aku bekerja dalam rohmu dan membentuk hatimu sesuai keinginan-Ku maka apabila engkau melihat seseorang yang Kusediakan bagimu, engkau akan mampu berkata seperti Adam..."Dia adalah tulang dari tulang ku dan daging dari dagingku" dan kamu akan melihat dirimu di dalam dia dan kalian berdua akan menjadi satu daging."

Thanks and Best Regard

I've HanDs, BuT i Can't aLwaYs ToUcH Ur HanDs.

I've EaRs,But i Can't aLwaYs HeaR Ur vOiCe.
 
I've MouTh,BuT i Can't aLwaYs TaLk To U.
 
I've eYes,But i Can't aLwaYs LooK aT U.
 
But.. I've HEART!!
ThaT HEART aLwaYs PraY FoR U..
June 09, 2008, 12:18:28 AM
Reply #17
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 2870
  • Gender: Male
A. Makna doa
Doa adalah sesuatu yang sangat biasa dan sesehari. Seumpama udara yang kita hirup. Setiap orang tahu apa itu doa. Tetapi kenyataannya tidak sedikit orang yang salah memahami tentang doa, lantas tersandung karena doa. Maka, mari kita bicara tentang makna doa. Apa itu doa?!
Pertama, doa bukan alot untuk memaksakan kehendak kita kepada Tuhan. Doa bukan mantera. Betul, Tuhan Yesus dalam Matius 7:7 mengatakan, "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu." Tetapi ayat itu tidak terhenti sampai di situ. Pada ayat 11 Tuhan Yesus juga mengatakan, "Bapamu yang di sorga akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta-Nya." Yang baik tidak selalu itu yang kita minta, dan yang kita minta belum tentu itu yang baik.
Jadi memang tidak selalu doa kita dikabulkan. Dalam Alkitab juga ada beberapa doa yang tidak terkabul. Musa yang meminta supaya bisa memasuki tanah perjanjian, tetapi Tuhan hanya mengi jinkannya melihat dari jauh (Ul. 34:4). Paulus yang berdoa supaya disembuhkan dari penyakitnya, tetapi Tuhan menjawab: "Cukuplah kasih karunia-Ku kepadamu" (2 Kor. 12:9). Dan Tuhan Yesus sendiri yang di Getsemani memohon agar cawan penderitaan berlalu daripada-Nya, tetapi yang terjadi Dia harus meminumnya juga (Mat. 26:42).
Kedua, doa seringkali tidak melepaskan kita dari masalah, tetapi doa dapat memberi kita kekuatan untuk menghadapi masalah itu. Paulus tetap harus hidup dengan penyakit dan kelemahan fisiknya, tetapi ia mampu menjalaninya dengan tegar, tidak tenggelam atau hanyut dalam keputusasaan. Tuhan Yesus tetap harus melewati jalan perderitaan, via dolorosa, tetapi berkat doa Dia dapat melaluinya dengan hati teguh dan dalam penyerahan diri kepada Allah Bapa-Nya di Sorga.
Kalau diibaratkan, begini: kita sedang berjalan, lalu di depan kita menghadang sebuah gunung yang tinggi. Doa seringkali tidak membuat gunung itu lari dari hadapan kita. Tetapi doa dapat memberi kita kekuatan untuk mendakinya.
Ada cerita tentang seorang tua yang sedang naik pesawat terbang. Di sebelahnya duduk seorang pemuda. Ketika sudah berada di angkasa, pesawat yang mereka tumpangi terbakar. Orang tua itu serta merta melipat tangannya dan berdoa. Tetapi si pemuda mengejeknya, "Apa artinya doa dalam keadaan seperti ini? Apa dengan berdoa kita ini lantas selamat?" Orang tua itu tersenyum dan menjawab, "Anak Muda, doa barangkali tidak mengubah apa-apa dan kita tetap akan terhempas ke bumi. Tetapi dengan berdoa, paling tidak saya tahu kepada siapa saya pergi."
Ketiga, doa adalah landasan hidup kita. Doa bukan jalan terakhir. Doa harus menjadi yang pertama dan utama, langkah awal ketika kita hendak memulai sesuatu di mana pun dan kapan pun.
Jadi keliru kalau kita baru ingat berdoa hanya selagi butuh atau kepepet. Juga keliru, kalau kita baru berdoa setelah usaha lain-lain tidak berhasil. Itu sama saja dengan memperlakukan Tuhan sebagai penjaga gudang. Tempatnya di pojok, dipanggil sesekali kalau lagi membutuhkan. Tetapi kalau ada apa-apa yang tidak sesuai dengan harapan dan keinginan, kita langsung memprotes dan marah.
Oleh karena itu, sebelum kita menyalahknn Tuhan, kecewa dan menyesali Tuhan, baiknya tanyakan dulu pada diri sendiri: Apakah kita sudah memperlakukan Tuhan dengan semestinya?
Keempat, doa bukan sekedar soal kata-kata, tetapi juga soal tindakan. Terwujudnya sebuah doa seringkati merupakan kerja sama antara anugerah Tuhan dan usaha kita. Percuma, misalnya, kita berdoa supaya terhindar dari pencobaan, tetapi kita terus nyerempet-nyerempet bahaya. Percuma kita berdoa supaya mendapat pekerjaan, tetapi kita tidak mau mencarinya. Percuma kita berdoa supaya orang-orang miskin ditolong, tetapi kita sendiri tidak mau menolong orang yang di depan jelas-jelas membutuhkan bantuan.
Ada seorang pemuda yang protes kepada Tuhan, kelika melihat seorong anak gelandangan yang tengah kelaparan di pinggir jalan. "Tuhan, kenapa Engkau membiarkan kemalangan menimpa anak itu?" serunya. Lalu Tuhan menjawab, "Tetapi Aku sudah mengirimkan kamu."
8erdoa dan berusaha ibarat dua sisi dalam satu mata uang yang sama; dapat dibedakan, tetapi tidak dapat dipisahkan. Terkabulnya sebuah doa kerapkali merupakan gabungan antara anugerah Allah dan upaya kita. Seperti kalau kita sakit, kita pergi ke dokter. Dokter memberi nasihat ini dan itu. Tetapi kalau kita tidak melaksanakannya, ya percuma saja.
Itulah doa. Berdoa berarti mempercayakan seluruh pergumulan dan hidup kita kepada Tuhan. Karena itu doa harus dilandasi dengan penyerahan diri kepada Tuhan, dan keyakinan bahwa Tuhan mengetahui apa yang terbaik buat kita. Doa juga harus diiringi dengan upaya.
I've HanDs, BuT i Can't aLwaYs ToUcH Ur HanDs.

I've EaRs,But i Can't aLwaYs HeaR Ur vOiCe.
 
I've MouTh,BuT i Can't aLwaYs TaLk To U.
 
I've eYes,But i Can't aLwaYs LooK aT U.
 
But.. I've HEART!!
ThaT HEART aLwaYs PraY FoR U..
June 09, 2008, 12:19:58 AM
Reply #18
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 2870
  • Gender: Male
B. Bagaimana Berdoa
Doa artinya komunikasi dengan Tuhan. Pengertian ini sudah umum kita ketahui. Sejak Sekolah Minggu kita sudah diajar begitu. Hanya apa maknanya kerap kurang kita sadari dan hayati. Sehingga pengertian itu menjadi sekadar hafalan di luar kepala. Tanpa makna apa-apa.
Lalu apa yang harus kita pahami dengan pengertian tersebut?
Pertama, komunikasi tidak selalu berupa untaian kata-kata yang diucapkan. Kita dapat menjalin komunikasi dengan orang-orang yang dekat dengan kita - misalnya suami, istri, orang tua, atau anak kita - tanpa harus ngomong. Ketika sama-sama berdiam diri dalam suasana tertentu kita tetap dapat saling berkomunikasi. Karena doa adalah komunikasi dengan Tuhan, maka itu berarti berdoa kita tidak selalu berarti berbicara; mengutarakan ini dan itu.
Ada saatnya kita kehabisan kata-kata. Kita tidak tahu harus ngomong apa lagi dalam doa kita. Dalam keadaaan seperti itu daripada kita memaksakan diri bicara padahal tidak tulus, lebih baik kita berdiam diri saja dalam suasana hening. Rasakan kehadiran Tuhan; betapa dekat-Nya Dia. Hayati penyertaan dan kasih Tuhan; betapa baiknya Dia. Tidak usah ngomong apa pun. Itu sudah doa. Mengenai kebutuhan kita, tidak usah kuatir karena Tuhan juga tahu (Mat. 6;8).
Baik juga kalau sambil diiringi dengan lagu rohani dari kaset. Lalu alami sungguh-sungguh lagu itu. Kita renungkan syairnya. Resapi melodinya. Doa kita akan terasa sangat berbeda. Kerap karena kita menganggap berdoa berarti berbicara, lalu kita jadi sibuk ngomong. Kita lupa untuk "mendengarkan" Tuhan.
Kedua, berkomunikasi adalah kebutuhan kita. Bayangkan kalau kita sama sekali tidak diperbolehkan berkomunikasi dengan orang lain; betapa akan sangat menderitanya kita. Di Afrika konon ada sebuah suku yang melaksanakan hukuman mati bagi warganya dengan cara mengusir dan mengucilkan ia dari komunitasnya; tidak boleh seorang pun melakukan kontak dengannya. Apa yang akan terjadi? Si terhukum akan merana sendiri dan mati kesepian.
Jadi doa bukanlah sekadar kewajiban, panggilan atau undangan. Doa merupakan kebutuhan kita. Seperti kita membutuhkan udara untuk hidup jasmani, begitu juga kita membutuhkan doa untuk hidup rohani. Tidak salah kalau dikatakan doa adalah napas orang kristiani. Tanpa napas tubuh jasmani kita mati, tanpa doa tubuh rohani kita kering dan mati pula. Maka, kalau kita merasa hidup ini hampa, kosong, jangan- jangan kita memang kurang berdoa.
Ketiga, karena doa adalah komunikasi dengan Tuhan, maka alamat atau tujuan doa itu adalah Tuhan. Ini penting disadari, sebab kerap sadar atau tidak sadar sekalipun kita berdoa kepada Tuhan, tetapi pikiran dan hati kita malah terarah kepada orang-orang di sekeliling.
Contoh, kadang-kadang ada orang yang mengaku tidak bisa berdoa di depan umum. Alasannya grogi, takut kata-katanya tidak bagus nanti ditertawakan. Tetapi kalau berdoa sendiri atau dalam hati dia bisa. Kenapa begitu? Karena pikirannya lebih terarah kepada orang-orang yang di sekitar dia. Bukan kepada Tuhan. Padahal doa bukan soal kata-kata bagus atau puitis. Doa soal ketulusan dan kesungguhan.
Ada cerita, seorang anak sangat dimanjakan oleh neneknya. Apa yang dia minta selalu diberi. Sekali waktu anak itu berdoa di kamarnya, "Tuhan, berikanlah kepada saya mobil-mobilan yang kemarin saya lihat di toko mainan." Suaranya sangat keras sampai kedengaran ke halaman depan.
Ibunya yang mendengar menegur dia. "Nak, kalau berdoa jangan keras-keras begitu. Cukup dalam hati, Tuhan pasti mendengar kok "
"Iya, bu, berdoa dalam hati Tuhan mendengar," jawab si anak kalem, "Tetapi bagaimana nenek bisa mendengarnya juga."
Contoh lain, orang Yahudi mempunyai aturan doa yang ketat dam kaku. Mereka memiliki waktu-waktu khusus untuk berdoa. Biasanya sehari lima kali; dua kali sebelum dan sesudah matahari terbenam. Lalu tiga kali Iainnya pk. 9.00, pk. 12.00, dan pk. 15.00. Sikap mereka berdoa juga sangat atraktif: berdiri dengan kedua tangan direntangkan ke atas kepala.
Dengan cara dan aturan serupa ini maka doa mudah beralih tujuannya. Bukan untuk berkomunikasi dengan Tuhan, tetapi supaya dipuji orang. Banyak dari mereka yang pada waktu-waktu itu secara sengaja berada di tempat ramai; pasar atau ujung-ujung jalan. Sehingga pas waktunya berdoa, mereka bisa berdoa dan orang-orang lain bisa melihatnya. Lalu memuji mereka sebagai orang saleh.
Karena itu Tuhan Yesus pun berkata ” Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan ,jalan raya, supaya mereka dilihat orang" (Mat. 6:5).
Lalu lanjut-Nya, "Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi" (Mat. 6:6). Maksudnya di sini tentu bukan harafiah, kalau berdoa harus di dalam kamar yang terkunci rapat. Bukan begitu. Tetapi biarlah doa kita betul-betul menjadi sebuah komunikasi pribadi dengan Tuhan.
I've HanDs, BuT i Can't aLwaYs ToUcH Ur HanDs.

I've EaRs,But i Can't aLwaYs HeaR Ur vOiCe.
 
I've MouTh,BuT i Can't aLwaYs TaLk To U.
 
I've eYes,But i Can't aLwaYs LooK aT U.
 
But.. I've HEART!!
ThaT HEART aLwaYs PraY FoR U..
July 18, 2008, 03:35:53 AM
Reply #19
  • SEMANGAT!! \(^.^)/
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 1920
  • Gender: Female
  • "Selalu ada jalan, di mana ada kemauan" \(^_^)/
    • Fedora
ilustrasi: DOA YANG DIJAWAB

Ada seorang kakek yang sudah tua, tinggal di sebuah rumah di pinggiran desa. Kakek ini adalah seorang yang sangat saleh dan rajin beribadah kepada Tuhan. Si kakek dikenal di seluruh desa karena kebaikannya suka menolong orang dan taat beribadah.

Pada suatu hari turun hujan lebat di desa tersebut dan air dengan sangat cepatnya naik ke atas dan telah mencapai sebatas lutut. Orang-orang di desa tersebut telah diinstruksikan untuk mengungsi dan ramai-ramai mereka membawa barang-barangnya keluar dari rumah mereka masing-masing.

Si Kakek yang tinggal di pinggiran desa juga tidak luput dari situasi banjir tersebut dan menjadi cemas karenanya, tetapi sebagai orang yang beriman, dia berusaha berdoa memohon kepada Tuhan untuk menghentikan hujan yang lebat tersebut agar seluruh orang di desa tersebut bisa diselamatkan.

Tak lama setelah dia berdoa, datanglah kepala desa hendak menjemputnya dengan kendaraan jipnya, tetapi si kakek menolak dengan halus dan dia berkata bahwa dia percaya bahwa Tuhan akan mendengarkan doanya dan segera menghentikan hujan lebat tersebut.

Pergilah segera sang kepala desa dengan perasaan cemas, tetapi karena dia percaya bahwa dia memang orang yang saleh, tentunya Tuhan juga pasti akan menolongnya juga. Hujan turun semakin lebatnya dan telah mencapai ketinggian satu meter dan seluruh penduduk desa telah mengungsi ke luar dan si kakek pun sudah berjongkok di atas lemarinya, dengan perasaan yang semakin cemas akhirnya dia berdoa dengan lebih keras lagi memohon kepada Tuhan untuk segera menghentikan hujan lebat tersebut.

Tak lama kemudian datanglah regu penyelamat dengan mengendarai perahu karet dan berteriak-teriak memanggil si kakek. Si kakek pun berteriak kepada regu penyelamat tersebut dan berkata bahwa dia telah berdoa kepada Tuhan dengan lebih bersungguh-sungguh dan Tuhan selama ini tidak pernah tidak mendengarkan doanya dan dia percaya bahwa kali inipun Tuhan pasti mendengarkan doanya.

Akhirnya perahu karet itupun pergi dengan perasaan yang sangat khawatir akan keselamatan si kakek, tetapi karena merekapun merasa bahwa sang kakek memang memiliki iman yang lebih tebal daripada mereka maka merekapun tidak berani memaksa lebih keras lagi. Sepeninggal regu penyelamat dengan perahu karet, hujan malah turun semakin lebatnya dan lebih lebat dari sebelumnya dan kali ini si kakek sudah berdiri di atas atap rumahnya dan berteriak-teriak dengan sangat kerasnya berdoa memohon kepada Tuhan untuk segera menghentikan hujan lebat tersebut.

Dari atas terdengar deru helikopter dengan keras dengan lampu sorotnya dan tampak beberapa orang berteriak dari atas helikopter kepada sang kakek untuk segera menangkap tali yang dilemparkan ke bawah. Dan kali inipun sang kakek menolak dan berkata dengan yakinnya bahwa dia telah berdoa dengan sangat sungguh-sungguh dan kali ini Tuhan pasti akan menghentikan hujan tersebut dan menolong si kakek.

Dengan putus asa helikopter tersebut meninggalkan si kakek yang terus berteriak-teriak memohon kepada Tuhan untuk menghentikan hujan lebat tersebut dan mereka berharap bahwa semoga doa kakek terkabul dan mereka juga tahu bahwa kakek Rahmat adalah orang yang sangat beriman dan selalu menolong orang lain.

Akhir kata hujan tidak juga berhenti dan menenggelamkan si kakek dan dia pun meninggal. Karena selama hidupnya kakek tersebut sangat beriman dan tidak pernah sekalipun berbuat yang tidak baik dihadapan Tuhan, maka si kakek diijinkan masuk ke dalam surga. Di surga, kakek bertemu dengan Tuhan dan lalu menyatakan kekecewaannya karena doanya yang terakhir tidak dikabulkan olehNya.

Tuhanpun berfirman kepadanya :"Kakek yang baik, engkau adalah anakku yang baik dan sepanjang hidupmu engkau selalu menuruti firmanKu, dan Akupun selalu mendengarkan doa-doamu dan mengabulkannya. Pada waktu engkau berdoa yang pertama kalinya, Aku telah mengirim kepala desa untuk menjemputmu dengan mobil jipnya tetapi engkau tolak, lalu doamu yang kedua, Aku mengirimkan regu penyelamat dengan perahu karetnya dan itupun kau tolak dan terakhir engkau berdoa kepadaKu, Aku mengirimkan sebuah helikopter untuk menjemputmu tetapi masih engkau tolak juga.
Aku selalu mendengarkan doamu anakKu."

Inti cerita ini adalah mengenai sebuah kesempatan, dan bagaimana kita mengerti jawaban Tuhan atas doa-doa kita.

TUHAN tau yang terbaik bagi anakNYA. Yang IA berikan bukan yang kita inginkan, tapi yang kita butuhkan. (Matius 6:32b)
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)