Author Topic: Merdeka secara iman  (Read 1085 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

August 17, 2009, 01:01:05 PM
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6553
  • Gender: Female
  • I have the simplest taste


Markus 11:24-25
Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu. Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu."

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 17; Matius 17; Amos 3-5

Hanya sedikit orang yang menyadari betapa erat hubungan iman dan pengampunan. Yesus mengajar mengenai hubungan itu dalam khotbah-Nya tentang iman yang memindahkan gunung yang dicatat dalam Markus 11:22-26.

Dia bersabda, "Apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu. Jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah."

Yesus menopang gabungan kedua kalimat itu dengan sengaja. Dia ingin kita tahu bahwa mengampuni orang-orang yang bersalah kepada kita adalah landasan untuk menerima permohonan kita dari Tuhan. Dia ingin memberi kesan pada hati kita mengenai fakta bahwa kita tidak dapat memperoleh pengabulan doa dan dendam di hati kita sekaligus.

Sikap tidak mengampuni menghambat saluran iman dan membuat kmu tidak berkuasa menghadapi gunung-gunung dalam kehidupan mu. Jika kmu telah berdoa untuk sesuatu dan kmu tidak memperoleh jawaban, periksalah hati Anda. Apabila dalam hatimu, kmu menemukan sikap tidak mengampuni, mintalah ROH KUDUS untuk mengeluarkannya. Buanglah sumbatan pada saluran iman maka kmu akan segera menyaksikan bahwa hal-hal yang kmu doakan akan terkabul.

Iman dan pengampunan adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Tanpa iman, kmu tak mungkin bisa mengampuni dan tanpa mengampuni, kmu tak dapat disebut orang beriman.

Sumber: Kenneth & Gloria Copeland – Dari Iman ke Iman
Dear God, please lead me to Your path, not my path. My path is fun, but it's suffering. Your path is abstract, but it's safe.
August 18, 2009, 11:42:03 AM
Reply #1
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6553
  • Gender: Female
  • I have the simplest taste
Pentingnya pengampunan

1.Jika kita tidak mengampuni orang lain, kita berdosa terhadap Allah.

 :) Kita diperintahkan untuk saling mengampuni sama seperti Tuhan sudah mengampuni kita (Efesus 4:32, "Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu."; bandingkan dengan Matius 18:21-22,35; Kolose 3:13).

:rolleye0014:  Jika kita tidak mengampuni orang lain, maka kita melanggar perintah Allah.


2.Jika kita tidak mengampuni orang lain, kita tidak memahami keagungan pengampunan yang telah diberikan kepada kita dalam Kristus Yesus.

:) Jika kita tidak rela mengampuni kesalahan orang lain, maka kita sama seperti hamba yang digambarkan dalam Injil Matius 18:21-35, yang tidak rela menghapuskan hutang kawannya yang kecil kepadanya dibandingkan hutangnya yang besar yang sudah dihapuskan oleh rajanya.

 :wink: Hamba tersebut ditegur dengan keras oleh tuannya, yang melambangkan Allah yang Maha adil: "Melihat itu, kawan-kawannya yang lain sangat sedih lalu menyampaikan segala yang terjadi kepada tuan mereka. Raja itu menyuruh memanggil orang itu dan berkata kepadanya, `Hai hamba yang jahat, seluruh hutangmu telah kuhapuskan karena engkau memohonkannya kepadaku. Bukankah engkau pun harus mengasihani kawanmu seperti aku telah mengasihani engkau?` Maka marahlah tuannya itu dan menyerahkannya kepada algojo-algojo, sampai ia melunaskan seluruh hutangnya."

3.Jika kita tidak mengampuni orang lain, kita mengganggu kesatuan tubuh Kristus.

 :afro: Dalam Firman Tuhan, kita diperintahkan untuk memelihara kesatuan roh dalam tubuh Kristus (Efesus 4:3, "Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera.")

 :rolleye0014: Jika kita tidak rela mengampuni saudara-saudara seiman kita, maka kita tidak memelihara kesatuan tubuh Kristus, malah justru kita mengganggu dan merusak kesatuannya.

4.Jika kita tidak mengampuni, kita memberikan kesempatan kepada Iblis untuk merusak -- bahkan menghancurkan -- hidup kita dan pelayanan kita.

 :afro: Ayat kunci: "Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu dan janganlah beri kesempatan kepada iblis." (Efesus 4:26-27)

 :coolsmiley: Jangan lupa bahwa Iblis akan mengambil setiap kesempatan yang kita berikan kepadanya!

sumber: Buku Panduan Pemulihan Terpadu Dasar v1. Mei 07
Dear God, please lead me to Your path, not my path. My path is fun, but it's suffering. Your path is abstract, but it's safe.
August 18, 2009, 11:48:00 AM
Reply #2
  • Guest
Renungan yang bagus :afro:
August 18, 2009, 01:31:34 PM
Reply #3
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6553
  • Gender: Female
  • I have the simplest taste
Dear God, please lead me to Your path, not my path. My path is fun, but it's suffering. Your path is abstract, but it's safe.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)