Author Topic: YESUS KRISTUS  (Read 13284 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

April 11, 2008, 12:48:58 PM
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1603
  • Gender: Male
    • http://profiles.friendster.com/dergian
Penjelasan Lengkap

SIAPAKAH YESUS KRISTUS (SYK) ini akan mempelajari tentang apa yang Alkitab ajarkan mengenai Yesus Kristus. Di antaranya yaitu bahwa Yesus adalah Penggenapan Nubuatan PL, Yesus adalah Firman Allah, Anak Allah, Allah yang Sejati, Manusia yang Sejati Tanpa Dosa, Juru Selamat, Tuhan, Berkuasa, Penakluk Kematian, Yesus untuk Semua Orang dan Hakim untuk Semua Orang.

Tujuan

   1. Memahami secara benar tentang pribadi Yesus Kristus.
   2. Semakin teguh di dalam iman kepada Yesus dan memiliki dorongan yang kuat  untuk menyampaikan kebenaran tentang Kristus kepada orang lain.

Materi Pelajaran (6 Pelajaran)

01: YESUS ADALAH PENGGENAPAN NUBUATAN PERJANJIAN LAMA

Tujuan: Yesus Kristus merupakan pribadi yang kedatangan-Nya telah dinubuatkan sebelumnya di dalam Kitab Perjanjian Lama.

02: YESUS ADALAH FIRMAN ALLAH DAN ANAK ALLAH

Tujuan: Yesus Kristus adalah Firman yang menjadi manusia dan satu- satunya Anak Allah yang diberikan bagi manusia.

03: YESUS ADALAH ALLAH SEJATI DAN MANUSIA SEJATI TANPA DOSA

Tujuan:  Yesus Kristus memiliki dua sifat dalam diri-Nya, yaitu sebagai Allah sejati dan sebagai Manusia sejati yang tanpa dosa.

04: YESUS ADALAH JURU SELAMAT DAN TUHAN

Tujuan: Yesus Kristus adalah satu-satunya Juru Selamat dan Tuhan bagi orang percaya.

05: YESUS MEMILIKI SEMUA KUASA DAN PENAKLUK KEMATIAN

Tujuan: Yesus Kristus memiliki kuasa atas seluruh alam semesta, baik yang kelihatan maupun yang tidak kelihatan dan Dia telah menaklukkan kematian.

06: YESUS ADALAH HAKIM UNTUK SEMUA ORANG

Tujuan: Yesus Kristus adalah untuk semua orang dan akan menjadi hakim atas seluruh umat manusia di masa yang akan datang.
MEMAYU HAYUNING BAWONO
April 11, 2008, 12:49:29 PM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1603
  • Gender: Male
    • http://profiles.friendster.com/dergian
Pelajaran I :YESUS ADALAH PENGGENAPAN NUBUATAN PERJANJIAN LAMA

   1. YESUS ADALAH ANAK DOMBA ALLAH YANG DINUBUATKAN

      Pada pelajaran pertama ini, Anda akan mempelajari Yesus Kristus sebagai Anak Domba Allah yang disebutkan dalam kitab PL. Pada masa itu, domba digunakan sebagai korban penghapus dosa (korban yang dibunuh dan diletakkan di atas mezbah) yang sifatnya tidak kekal (karena harus dilakukan setiap tahun). Tetapi Yesus yang adalah Allah sendiri turun ke dalam dunia menjadi Anak Domba untuk dikorbankan sebagai penghapus dosa yang sifatnya kekal, karena dilakukan satu kali untuk selamanya. Di samping itu, Anda juga akan belajar bagaimana kitab PL telah berbicara mengenai prosesi kedatangan Anak Domba Allah ke dalam dunia dan bagaimana kitab Perjanjian Baru (PB) menunjukkan bahwa nubuat-nubuat ini digenapi dalam diri Yesus Kristus. Anda perlu ingat bahwa para nabi PL hidup dan berbicara ratusan tahun sebelum Yesus lahir. Mereka berbicara sebagaimana Tuhan mengajar mereka melalui ROH KUDUS. Dan hal-hal yang mereka katakan itu benar-benar terjadi.

      Ayat Hafalan:

          "Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: "Lihatlah Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia." (Yohanes 1:29)

      Yohanes Pembaptis mengatakan secara langsung bahwa Yesus adalah "Anak Domba Allah". Kata-kata tersebut mempunyai arti yang besar bagi para pendengarnya karena seekor domba mempunyai fungsi sebagai korban penghapus dosa mulai dari zaman PL hingga saat Yohanes mengeluarkan perkataan itu. Jika Anda ingin mengerti dengan benar gambaran yang diberikan kepada Yesus ini dan apa yang sudah Dia perbuat untuk umat manusia, maka kita harus belajar tentang korban anak-anak domba dalam PL.
MEMAYU HAYUNING BAWONO
April 11, 2008, 12:50:06 PM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1603
  • Gender: Male
    • http://profiles.friendster.com/dergian
1. Perlunya Sekor Domba

Dalam PL, ada banyak perintah yang diberikan Allah kepada umat-Nya. Ada hal-hal tertentu yang tidak boleh mereka lakukan. Ada juga hal- hal yang harus mereka lakukan. Bila seseorang mengetahui kehendak Allah dan menolak untuk menaatinya, orang tersebut berdosa terhadap Allah. Dosa adalah penolakan untuk melakukan kehendak Allah karena kita memilih melakukan kehendak kita sendiri.
Sebagai contoh, bayangkanlah seandainya ada seorang laki-laki yang hidup pada masa PL. Laki-laki ini telah berdosa terhadap Allah. Sesudah berdosa, dia sangat menyesal dan mulai berpikir, "Apa yang harus saya perbuat?" Lalu dia pergi kepada Imam dan berkata, "Saya telah berdosa melawan Allah. Apa yang harus saya perbuat?"

      Imam itu akan menjelaskan kepadanya bahwa dosa adalah suatu hal yang sangat serius bagi Allah. Orang itu harus dihukum atau harus ada orang lain yang menggantikan hukuman bagi dosa-dosanya. Yang jelas, dosa membawa akibat, yaitu hukuman. Selanjutnya, imam akan memberitahukan kepadanya bahwa Allah telah memberikan suatu rencana sehingga seekor domba dapat dikorbankan untuk menghapus dosanya. Artinya, domba itu harus menderita hukuman sebagai pengganti orang berdosa tersebut. Dengan demikian dosa-dosanya dapat diampuni. Bacalah Imamat 4:32-35.

      Andai kata orang tadi memohon, "Biarkanlah saya mengakui dosa saya padamu dan barangkali Allah akan mengampuninya." Maka imam itu akan menjawab, "Tidak! Sesuai ketetapan Allah, di mana ada dosa, di situ juga harus ada kematian untuk membayar hukuman atas dosa tersebut."

      Ia mungkin berkata, "Saya berjanji bahwa saya tidak akan melakukan dosa lagi. Dapatkah dosa ini diampuni tanpa mengorbankan seekor domba?" Imam akan menjawab, "Tidak, sesuai dengan ketetapan Allah, jika seseorang ingin agar dosa-dosanya diampuni, maka harus ada darah yang tertumpah" (Ibrani 9:22). Akhirnya, setiap manusia perlu meyadari bahwa jika dia benar-benar menghendaki agar dosa-dosanya dapat diampuni, ia harus mengikuti ketetapan Allah, yaitu mengorbankan seekor anak domba sebagai pengganti.

2. Jenis Domba yang Dibutuhkan

Allah telah menguraikan secara jelas dalam Alkitab bahwa jenis anak domba yang dikorbankan harus yang terbaik atau tanpa cacat; tidak sakit, terluka, atau yang tidak sempurna. Oleh sebab itu, ketika seseorang membawa seekor anak domba kepada Imam, dia akan memeriksanya dengan sangat cermat untuk meyakinkan bahwa anak domba tersebut benar-benar telah memenuhi semua kriteria (memiliki semua kualitas) yang ditetapkan dalam PL.

Allah sendiri telah menyampaikan pernyataan mengenai Yesus demikian, "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan" (Matius 3:17). Yesus adalah satu-satunya pribadi yang memenuhi semua kualifikasi seperti anak domba dalam PL. Dia adalah pribadi yang sempurna dan tanpa dosa. Dengan demikian, Dia dapat menjadi korban "Anak Domba" untuk menggantikan hukuman atas dosa-dosa kita.

3. Kematian Anak Domba adalah untuk Orang Berdosa

Jika domba yang dibawa telah dipandang baik oleh imam, ada dua hal akan terjadi. Pertama, si pembawa korban akan meletakkan tangan mereka di atas kepala anak domba tadi dan mengakui dosanya. Ini adalah suatu gambaran bahwa dosa yang telah diakui orang itu telah dipindahkan dan diletakkan di atas anak domba tersebut.

Kedua, domba yang memikul dosa dan kesalahan orang tadi harus mati. Imam membawa domba tersebut dan dikorbankan menurut petunjuk yang diberikan oleh Allah. Anak domba yang tak bersalah itu telah mati untuk manusia yang bersalah.

Inilah yang terjadi ketika Yesus mati di atas kayu salib. Sebagai Anak Domba Allah, Dia menanggung dosa-dosa kita pada diri-Nya sendiri. Dia menderita dan mati oleh karena dosa-dosa kita. Hal ini terjadi supaya kita memperoleh pengampunan dosa dan kehidupan kekal selama-lamanya. "Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah" (2Korintus 5:21).

4. Jalan Pengampunan Dosa

Melalui pelajaran ini, Anda perlu memahami beberapa hal secara jelas. Ini benar dalam masa PL dan juga masa kini, jika seseorang mencari pengampunan atas dosa-dosanya, hal-hal berikut inilah yang harus terjadi.

1. Dia harus menyadari bahwa dia telah berdosa terhadap Allah. "Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah" (Roma 3:23).
2. Dia harus sungguh-sungguh menyesal atas dosa-dosa-nya. Dia harus mau meninggalkan semua dosa-dosanya. Allah tidak akan menerima suatu korban tanpa ada penyesalan yang dalam (Amos 5:21-24).
3. Dia harus menerima rencana pengampunan Allah. Hanya ada satu cara untuk pengampunan, yaitu melalui Yesus Kristus Anak Domba Allah.

Dengan mengerti hal-hal di atas dan tentang korban domba, Anda dapat lebih mengerti akan apa yang dimaksud Yohanes Pembaptis ketika dia memanggil Yesus dengan sebutan "Anak Domba Allah". Yang dia maksudkan ialah bahwa Yesus adalah Juru Selamat tanpa dosa yang telah Allah utus ke dalam dunia untuk mati menanggung dosa-dosa kita.
MEMAYU HAYUNING BAWONO
April 11, 2008, 12:50:39 PM
Reply #3
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1603
  • Gender: Male
    • http://profiles.friendster.com/dergian
KEHIDUPAN YESUS DI DUNIA TELAH DINUBUATKAN

Dalam pelajaran ini, kita akan mempelajari beberapa kebenaran agung yang berhubungan dengan Tuhan kita, Yesus Kristus, sebagaimana diajarkan dalam Firman Tuhan, yaitu Alkitab. Ratusan tahun sebelum Yesus lahir, para nabi dari Perjanjian Lama (PL) telah banyak berbicara tentang pesan Allah kepada manusia. Pesan itu adalah bahwa Allah akan mengirimkan seorang Juru Selamat (seseorang yang akan membebaskan manusia dari dosa dan menjadikannya benar di hadapan Allah) ke dalam dunia. Mereka tidak hanya membicarakan prosesi kedatangan-Nya, tetapi juga hal-hal tertentu yang akan terjadi dalam kehidupan-Nya.

Ayat Hafalan:

    "Tentang Dialah semua nabi bersaksi, bahwa barang siapa percaya kepada-Nya, ia akan mendapat pengampunan dosa oleh karena nama- Nya." (Kisah Para Rasul 10:43)

Ayat tersebut adalah perkataan Rasul Petrus ketika berkhotbah di hadapan sekelompok orang. Dia mengingatkan mereka akan semua yang telah dikatakan para nabi tentang Yesus dan bagaimana keselamatan (menjadi benar di hadapan Allah) dapat diterima lewat iman dalam Yesus. Artinya, semua hal yang berhubungan dengan diri-Nya telah diberitahukan (dinubuatkan) jauh sebelum ia lahir ke dalam dunia ini.
MEMAYU HAYUNING BAWONO
April 11, 2008, 12:51:10 PM
Reply #4
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1603
  • Gender: Male
    • http://profiles.friendster.com/dergian
1.Tempat Kelahiran-Nya Telah Dinubuatkan Sebelumnya (Mikha 5:1)

Mikha menyampaikan kata-kata ini lebih dari tujuh ratus tahun sebelum Yesus dilahirkan. Memang mustahil bagi manusia bisa mempunyai pengetahuan seperti itu. Hanya oleh ROH KUDUS yang bisa memberitahukannya. Melalui Matius 2:1-6 kita tahu bahwa Yesus adalah orang yang menggenapi nubuat dalam PL ini.

62.Perawan yang akan Melahirkan Telah Dinubuatkan (Yesaya 7:14)

Ketika Yesaya berbicara tentang seorang perawan yang akan melahirkan Yesus, ia sama sekali tidak tahu kapan hal itu akan terjadi. Ini juga merupakan sesuatu yang mustahil bahwa seorang perawan dapat melahirkan, jika bukan karena kuasa dari Allah yang menyebabkan perkara itu bisa terjadi. Tetapi dari Lukas 1:26-35, kita tahu bagaimana Maria, seorang perawan (dia belum menikah), menjadi ibu Yesus. Meskipun Yusuf diketahui sebagai ayah Yesus, firman Allah mengajarkan dengan jelas kepada kita bahwa Yusuf dan Maria tidak hidup bersama sebagai suami istri sampai Yesus lahir. Kita mempelajari hal ini dalam Matius 1:18-25. Semuanya terjadi tepat seperti yang Allah firmankan Allah lewat Nabi Yesaya.

3.Yesus Mempunyai ROH KUDUS yang telah Dinubuatkan (Yesaya 42:1)

Ketika membaca PB, kita menemukan janji yang telah diucapkan oleh Yesaya ini benar-benar digenapi. Yesus dipenuhi Roh Allah, yang disebut ROH KUDUS dalam PB. Bacalah dengan teliti Yohanes 1:32-34. "Sebab siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan firman Allah, karena Allah mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas. Bapa mengasihi Anak dan telah menyerahkan segala sesuatu kepada- Nya" (Yohanes 3:34-35).

4.Penolakan Manusia akan Yesus telah Dinubuatkan (Yesaya 53:3)

Sudah bertahun-tahun orang Israel menantikan seorang Juru Selamat sebagaimana dinubuatkan oleh para nabi. Tetapi mereka tidak tahu seperti apa Juru Selamat yang akan diutus Allah kepada mereka. Mereka mengharapkan seorang Juru Selamat yang bisa menyelamatkan mereka dari musuh-musuh Israel dan memberikan kekayaan dan kuasa yang besar. Tapi Allah mengutus Yesus bukan untuk melakukan keinginan manusia tapi untuk menyelamatkan manusia dari dosa-dosa mereka. Karena itu Yesus datang memberitahukan tentang dosa manusia dan kebutuhan untuk berpaling dari dosa-dosa mereka. Manusia menjadi menolak Yesus. Nubuat ini telah disampaikan lama sebelum terjadi dan dari kitab PB kita membaca bagaimana pemerintah dan pemimpin agama membenci Yesus dan akhirnya memakukan-Nya di atas kayu salib. Bacalah penolakan akan Yesus di dalam Matius 27:22-23, "Kata Pilatus kepada mereka, 'Jika begitu apakah yang harus kuperbuat dengan Yesus yang disebut Kristus?' Mereka semua berseru. 'Ia harus disalibkan!' Katanya, 'Tetapi kejahatan apakah yang telah dilakukan-Nya?' Namun mereka makin keras berteriak, 'Ia harus disalibkan!'"

5.Yesus Masuk ke Yerusalem Telah Dinubuatkan (Zakharia 9:9)

Nubuat ini menerangkan dengan jelas bagaimana Yesus masuk ke Yerusalem dengan kemenangan-Nya, seperti manusia yang rendah hati mengendarai seekor keledai. Sekarang bacalah Matius 21:1-9. Peristiwa ini juga terjadi dalam hidup Yesus tepat seperti yang telah dijanjikan Nabi Zakharia jauh sebelumnya.

6.Pengkhianatan akan Yesus Telah Dinubuatkan (Mazmur 41:10)

Ayat ini menceritakan kepada kita bahwa pengkhianatan terhadap Yesus dilakukan oleh seorang sahabat karib-Nya. Sahabat yang dimaksud ialah Yudas Iskariot. Dia hidup bersama Yesus selama 3 tahun sebagai salah seorang murid-Nya. Dia ikut melayani, tapi hatinya tidak benar dihadapan Allah. Dalam Yohanes 12:6 dikatakan bahwa hal itu dikatakannya bukan karena ia memerhatikan nasib orang- orang miskin, melainkan karena ia adalah seorang pencuri; ia sering mengambil uang yang disimpan dalam kas yang dipegangnya. Karena cintanya akan uang, dia setuju mengkhianati Yesus dan ini merupakan penggenapan dari nubuatan dari Mazmur 41:10, "Bahkan sahabat karibku yang kupercayai, yang makan rotiku, telah mengangkat tumitnya terhadap aku." Bacalah bagaimana nubuat tersebut telah digenapi dalam Matius 26:14-16.
MEMAYU HAYUNING BAWONO
April 11, 2008, 12:51:39 PM
Reply #5
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1603
  • Gender: Male
    • http://profiles.friendster.com/dergian
7. Kematian Yesus telah Dinubuatkan

Dalam PL, banyak nubuat yang menceritakan kematian Yesus, yang tidak bisa dipelajari semuanya dalam pelajaran singkat ini. Kita akan memerhatikan beberapa dari nubuatan-nubuatan itu. Pertama, bacalah kematian Yesus di atas kayu salib dalam Matius 27:27-50. Sekarang, mari kita lihat beberapa ayat dalam PL yang menubuatkan peristiwa-peristiwa yang benar terjadi dari kematian Yesus itu.

   1. Yesus berseru kepada Allah, "Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku? Aku berseru, tetapi Engkau tetap jauh dan tidak menolong." (Mazmur 22:2). Digenapi dalam Matius 27:46, "Kira-Kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: 'Eli, Eli lama sabakhtani?' Artinya: AllahKu AllahKu, mengapa Engkau meninggalkan Aku?"
   2. Manusia mengolok-olok dan membenci Dia. Perhatikan, "Tetapi aku ini ulat dan bukan orang, cela bagi manusia, dihina oleh orang banyak. Semua yang melihat aku mengolok-olok aku, mereka mencibirkan bibirnya, menggelengkan kepalanya. 'Ia menyerah kepada Tuhan; biarlah Dia yang melepaskannya! Bukankah Dia berkenan kepadanya?'" (Mazmur 22:7-9). Bacalah Matius 27:39-43 sebagai penggenapannya.
   3. Paku-paku dipakukan ke dalam tangan dan kaki-Nya. "Sebab anjing- anjing mengerumuni aku, gerombolan penjahat mengepung aku, mereka menusuk tangan dan kakiku" (Mazmur 22:17). Bacalah Yohanes 20:25, "Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya, 'Kami telah melihat Tuhan!' Tetapi Tomas berkata kepada mereka, 'Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya sekali-kali aku tidak akan percaya.'
   4. Mereka bertaruh untuk pakaian Yesus. "Mereka mambagi-bagi pakaianku di antara mereka, dan mereka membuang undi atas jubahku" (Mazmur 22:19). Bandingkan dengan Matius 27:35, "Sesudah menyalibkan Dia mereka membagi-bagikan pakaian-Nya dengan membuang undi."
   5. Kematian-Nya di atas kayu salib adalah karena dosa-dosa kita. "Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita: ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh. Kita sekalian sesat seperti ombak, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian" (Yesaya 53:5-6). Baca dalam 2Korintus 5:21, "Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah."
   6. Dia tetap diam dalam pengadilan. "Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian" (Yesaya 53:7b). Digenapi dalam Matius 27:12-14, "Tetapi atas tuduhan yang diajukan imam-imam kepala dan tua-tua terhadap Dia Ia tidak memberi jawab apa pun. Maka kata Pilatus kepada-Nya: 'Tidakkah Engkau dengar betapa banyaknya tuduhan saksi-saksi ini terhadap Engkau?' Tetapi Ia tidak menjawab satu kata pun sehingga wali negeri itu sangat heran."
   7. Dia dipandang sebagai seorang berdosa. "Sebab itu Aku akan membagikan kepadanya orang-orang besar sebagai rampasan, dan ia akan memperoleh orang-orang kuat sebagai jarahan, yaitu sebagai ganti karena ia telah menyerahkan nyawanya ke dalam maut dan karena ia terhitung di antara pemberontak-pemberontak, sekalipun ia menanggung dosa banyak orang dan berdoa untuk pemberontak- pemberontak" (Yesaya 53:12). Bacalah Markus 15:27, "Bersama dengan Dia disalibkan dua orang penyamun, seorang di sebelah kanan-Nya dan seorang di sebelah kiri-Nya."

8. Kebangkitan Yesus telah Dinubuatkan (Mazmur 16:10)

Sekarang, bacalah Kisah Para Rasul 2:22-27. Ketika Petrus berkhotbah pada hari Pentakosta, dia menggunakan ayat-ayat dari Mazmur 16:10 sebagai bukti bahwa Allah telah menubuatkan kebangkitan Yesus. Ketika Petrus selesai menyampaikan pesannya, banyak orang insaf bahwa Yesus telah memenuhi nubuat-nubuat dalam PL. Mereka kemudian percaya bahwa Yesus pasti Juru Selamat yang dijanjikan dalam PL. Hari itu, sekitar tiga ribu orang berpaling dari dosa- dosa mereka dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat mereka. Ketika mereka melakukan hal ini, mereka menerima pengampunan dosa dan hidup yang kekal.

DOA

"Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mau datang ke dunia ini. Kedatangan-Mu tidak Engkau sembunyikan, tetapi Engkau telah sampaikan lewat para nabi jauh sebelum semuanya terjadi. Engkau datang sebagai Anak Domba Allah yang sempurna dan tanpa dosa dengan tujuan menggantikan hukuman atas dosa-dosaku, sehingga aku beroleh pengampunan dosa dan dinyatakan benar di hadapan Allah. Terima kasih Tuhan. Amin"

Bersambung untuk pelajaran II
MEMAYU HAYUNING BAWONO
April 11, 2008, 12:52:17 PM
Reply #6
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1603
  • Gender: Male
    • http://profiles.friendster.com/dergian
REFERENSI PELAJARAN 01
YESUS ADALAH PENGGENAPAN NUBUATAN PERJANJIAN LAMA

BUKTI NUBUAT SANG MESIAS

Terdapat 322 nubuat mengenai sang Mesias dalam Perjanjian Lama. Berikut ini adalah deskripsi sang Mesias hanya dart nubuat Perjanjian Lama.
Sang Mesias akan diturunkan dari Sem (Kejadian 9,10), Abraham (Kejadian 22:18), Ishak (Kejadian 26:2-4), Yakub (Kejadian 28:14), Yehuda (Kejadian 49:10), Isai (Yesaya 11:1-5), dan Raja Daud (Samuel 7:11-16). Sebuah bintang cemerlang (Bilangan 24:17) akan muncul ketika Ia dilahirkan di kota Betlehem di tanah Efrata (Mikha 5:2). Itu akan merupakan kelahiran mukjizat oleh seorang perawan. (Yesaya 7:14)
Sang Mesias unik, Ia sudah ada sebelum kelahiran-Nya. (Mikha 5:2) Ia akan mengadakan banyak mukjizat: meneduhkan laut (Mazmur 107:29), dan membuat yang buta melihat, yang tuli mendengar, yang lumpuh berjalan, dan yang bisu berbicara. (Yesaya 35:4-6) Ia akan dirujuk dengan banyak cara termasuk: Allah menyertai kita, penasihat ajaib, Allah yang perkasa, Bapa yang kekal dan raja damai. (Yesaya 9:6) Suatu hari Ia akan memerintah atas segalanya-semua bangsa akan sujud bertelut kepada-Nya. (Yesaya 45:23; Mazmur 22)

Sang Mesias, bagaimanapun juga, akan datang untuk menyelamatkan umat manusia. (Yesaya 53) Ia akan menjadi korban dosa manusia (Yesaya 53) dan memberikan diri-Nya kepada Yerusalem sebagai raja yang diurapi sekaligus anak domba Paskah. (Yesaya 53) Ini akan terjadi tepat 173.880 hari setelah dekrit yang dikeluarkan oleh Artahsasta untuk membangun kembali baik Yerusalem maupun Bait Suci. (Daneil 9:20-27) Jadi, empat hari sebelum paskah, sang Mesias akan menghadirkan diri- Nya kepada Yerusalem yang bersukaria dengan menunggang seekor keledai. (Zakharia 9:9) Namun kemudian Ia akan sangat menderita. (Yesaya 53) Ia akan ditolak oleh banyak orang termasuk sahabat- sahabat-Nya. (Yesaya 53) Ia akan dikhianati oleh seorang sahabat (Mazmur 41:9) untuk 30 uang perak. (Zakharia 11:12,13) Belakangan uang itu akan dilemparkan ke lantai bait suci (Zakharia 11:12,13) dan akhirnya akan diberikan kepada penuang logam.18 Ketika diadili Ia tidak akan mem (Yesaya 53) bela diri. Ia tidak akan mengatakan apa-apa kecuali yang diharuskan oleh hukum. Israel akan menolak Dia. (Yesaya 8:14)
Sang Mesias akan dibawa ke sebuah puncak bukit yang diidentifikasi Abraham sebagai "Tuhan menyediakan." (Kejadian 22) Di sana Ia akan disalibkan dengan tangan dan kaki tertusuk. (Mazmur 22) Musuh-musuh- Nya akan mengelilingi Dia, (Mazmur 22) mengolok-olok Dia, dan akan membuang undi untuk pakaian-Nya. (Mazmur 22) Ia akan berseru kepada Tuhan bertanya mengapa Ia "ditinggalkan." (Mazmur 22) Ia akan diberi cuka dan anggur. (Mazmur 69:20-22) Ia akan mati bersama para pencuri. (Yesaya 53) Namun tidak seperti pencuri-pencuri itu, tak satu pun tulang-Nya akan dipatahkan. (Mazmur 22) Jantung-Nya akan gagal (Mazmur 22)... seperti yang diindikasikan oleh darah dan air yang memancar ke luar (Mazmur 22) ketika Ia ditikam dengan sebatang tomak. (Zakharia 12:10) Ia akan dikuburkan di kuburan seorang kaya. (Yesaya 53) Dalam tiga hari Ia akan bangkit dari kematian. (Yesaya 53; Mazmur 22)
MEMAYU HAYUNING BAWONO
April 11, 2008, 12:52:36 PM
Reply #7
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1603
  • Gender: Male
    • http://profiles.friendster.com/dergian
Pelajaran 02 - YESUS ADALAH FIRMAN ALLAH DAN ANAK ALLAH

YESUS ADALAH FIRMAN ALLAH DAN ANAK ALLAH
A.    YESUS ADALAH FIRMAN ALLAH

Ayat Hafalan:
"Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan
kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan
kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan
kebenaran" (Yohanes 1:14)

Sebagaimana Anda pelajari dalam Yohanes 1:1-14, Anda akan membaca istilah "Firman". Mungkin ada pertanyaan dalam pikiran Anda, "Siapakah atau apakah Firman itu?" Ayat hafalan di atas memberikan jawaban bahwa Firman itu telah menjadi manusia dan diam di antara kita. Karena hal ini, setiap orang bisa mengetahui dengan pasti bahwa Firman tersebut adalah Yesus. Tetapi mengapa Yesus disebut Firman? Allah mengirim Yesus dengan tujuan supaya pesan-pesan-Nya diketahui oleh manusia. Melalui Yesuslah kita mengetahui hal-hal yang ada dalam hati Allah, yaitu melalui pengajaran-Nya, tindakan-Nya dan terutama dari sifat- sifat-Nya. Yesus itulah penggenapan pesan Allah, bahkan Yesus itulah pesan Allah sendiri, yaitu Firman-Nya. Dia adalah pesan Allah untuk semua orang di segala zaman. Jadi, kita melihat bahwa "Firman" adalah satu dari beberapa nama untuk menyebutkan Yesus. Sekarang, lihatlah beberapa kebenaran agung tentang Allah yang Yesus perlihatkan kepada kita sebagaimana diungkapkan firman Allah.
MEMAYU HAYUNING BAWONO
April 11, 2008, 12:53:45 PM
Reply #8
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1603
  • Gender: Male
    • http://profiles.friendster.com/dergian
1.    Yesus Mengungkapkan Sifat Alamiah Allah yang Benar

Yesus berkata, "Barang siapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa" (Yohanes 14:9). Banyak orang mempunyai pertanyaan ini dalam hati mereka, "Apa sifat alamiah Allah yang benar?" Tidak mungkin untuk menggambarkan dengan tepat sifat alamiah dari seseorang, apalagi bila orang itu adalah Allah. Akan jauh lebih baik jika kita bisa melihat orang tersebut. Itulah yang telah terjadi dalam diri Yesus. Allah membiarkan kita melihat diri-Nya dalam Yesus Kristus. Nabi-nabi dalam PL telah mencoba beberapa cara yang berbeda untuk menerangkan sifat alamiah Allah yang benar pada manusia. Yang mereka katakan adalah benar, tapi mereka tidak pernah sanggup menerangkan segalanya tentang Allah. Ini hanya bisa diketahui dengan melihat Allah sendiri. Dan kini, manusia bisa melihat Allah seutuhnya dalam diri Yesus Kristus. Yesus adalah firman Allah untuk manusia sehingga manusia boleh sungguh-sungguh mengetahui sifat alamiah Allah.

2.    Yesus Menunjukkan Rencana Allah untuk Keselamatan Manusia

Setiap manusia merasakan kebutuhan yang sama akan Allah dalam hatinya. Mereka mengetahui bahwa mereka telah berdosa terhadap Allah. Mereka tahu bahwa dosa menjadi penghalang antara manusia dan Allah. Mereka mulai berpikir, "Bagaimana saya bisa membuat hal-hal yang benar antara saya dengan Allah?" Dalam usaha mereka melakukan hal-hal yang benar, mereka melakukan hal-hal yang berbeda. Beberapa orang menyembah pada nenek moyang mereka. Beberapa menyembah dewa- dewa yang terbuat dari kayu dan batu. Beberapa orang membunuh binatang untuk sebuah persembahan. Sebagian orang mengikuti pengajaran-pengajaran manusia. Semuanya itu tidak ada yang benar. Jika seorang manusia menginginkan keselamatan dari Allah, dia tidak boleh mengikuti pikiran-pikirannya atau pikiran-pikiran manusia yang lain. Dia harus belajar dan mengikuti rencana Allah.
Yesus adalah firman Allah yang melalui-Nya manusia beroleh jalan kebenaran bagi keselamatan dirinya. Yesus berkata, "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku" (Yohanes 14:6).

3.    Yesus Menunjukkan Kehendak Allah untuk Hidup Orang-orang Kristen

Anda sudah melihat bahwa Yesus adalah firman Allah untuk manusia yang menunjukkan rencana keselamatan Allah kepada manusia. Yesus adalah juga firman Allah untuk manusia yang telah selamat. Jadi, manusia yang sudah diselamatkan tersebut bisa mengetahui bagaimana seharusnya dia hidup. Orang-orang Kristen seharusnya membaca Alkitab dengan saksama. Mereka seharusnya mempelajari kehidupan Yesus. Kehendak Allah, di atas segala-galanya, telah dinyatakan dalam hidup Yesus. Ketika Yesus berpikir tentang penderitaan besar yang akan dialami di atas kayu salib, Dia berdoa pada Allah, "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki" (Matius 26:39). Jika ada cara untuk melarikan diri dari penderitaan di atas kayu salib, Yesus mau melarikan diri. Tetapi hasrat melakukan kehendak Allah lebih besar daripada keinginan untuk melarikan diri dari penderitaan yang akan datang. Karena Yesus meletakkan kehendak Allah di atas keinginan sendiri, ada jalan keselamatan untuk kita pada hari ini.
Kita juga harus mengingat hal ini. Yesus adalah firman Allah untuk semua manusia. Dia tidak hanya menerangkan pada manusia bahwa mereka harus mematuhi Allah, tapi Dia menunjukkan pada mereka bagaimana harus mematuhi Allah. Mereka harus melakukan itu dengan meletakkan keinginan Allah di atas semua keinginan dalam hidup mereka.
MEMAYU HAYUNING BAWONO
April 11, 2008, 12:54:40 PM
Reply #9
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1603
  • Gender: Male
    • http://profiles.friendster.com/dergian
4.    Yesus Menunjukkan Kebenaran mengenai Kehidupan Sesudah Kematian

Seorang guru tidak bisa mengajarkan mata pelajaran yang sulit kepada anak-anak sekolah dasar. Mereka baru mulai belajar. Oleh karena itu, pertama kali mereka akan belajar hal-hal yang sederhana. Kemudian bila mereka belajar dengan baik, mereka siap untuk belajar hal-hal yang lebih tinggi. Perjanjian Lama (PL) adalah seperti sekolah dasar. Permulaan kebenaran yang agung yang diajarkan dalam PL dan kebenaran-kebenaran lain perlu untuk dipelajari dengan baik. Tapi dalam Yesus kita memperoleh pengertian yang lebih banyak tentang Allah dan hidup sesudah kematian. Pengajaran mengenai hidup sesudah mati lebih jelas dalam Perjanjian Baru (PB) daripada dalam PL. Yesus adalah firman Allah yang membuat kebenaran-kebenaran ini menjadi jelas bagi kita. Jika kita ingin mengerti segala sesuatu mengenai kehidupan sesudah kematian, kita harus mempelajari apa yang Dia ajarkan.

5.    Yesus adalah Firman Allah yang Terakhir Bagi Manusia

Bila kebenaran telah diberitakan, hal yang lain tidak perlu ditambahkan. Allah telah berbicara tentang kebenaran yang penuh melalui keselamatan dan hidup orang Kristen dalam Yesus Kristus. Dalam Kolose 1:15, mengenai Yesus kita membaca, "Ia adalah gambar Allah yang tak kelihatan." Allah telah ditunjukkan dengan sempurna dalam Yesus Kristus. Jadi, jika manusia ingin mengetahui kebenaran tentang Allah, dia harus belajar kebenaran ini dari Yesus Kristus. Orang lain berkata, "Tapi Allah memberitahukan pada kami lebih daripada tulisan yang ada dalam Alkitab. Kami mempunyai Alkitab dan kebenaran yang ditambahkan." INI ADALAH SUATU KEBOHONGAN. Hal-hal yang telah Allah tunjukkan tentang diri sendiri sudah dilengkapi dengan sempurna dalam Yesus Kristus.
Jika sebuah gambar telah sempurna dilukis, apa saja yang ditambahkan atau diambil akan merusak gambar itu. Allah telah digambarkan secara sempurna dalam diri Yesus. Kapan saja seseorang mencoba mengambil atau menambahkan sesuatu pada gambar Allah, yang kita lihat dalam Yesus Kristus, maka dia sedang merusak gambar Allah itu.
Allah telah berbicara dengan jelas tentang mereka yang mencoba mengubah Alkitab dengan cara apa pun juga. Dalam buku terakhir di Alkitab, dibuat jelas bahwa seseorang yang datang dengan "penambahan" tidak datang dari Allah. "Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: 'Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, Allah akan menambahkan kepadanya melapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini. Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan- perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini'" (Wahyu 22:18-19).

bersambung pelajaran 2
MEMAYU HAYUNING BAWONO
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)