Author Topic: Apakah memang Tuhan maha adil dan maha kasih ?  (Read 10572 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

October 06, 2009, 07:00:09 AM
Reply #140
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 67
  • Gender: Male
@bro zxcvbn
shalom bro....
gitu ya bro..
jadi benernya itu cuma "pemberitahuan".... bukan "penetapan" ?
nah sip.... kalu gitu sih gothic setuju.... :)

tidak ada sanggahan tah dari pihak pendukung predestinasi murni ??

@bro budiman
wah mantap bro.... link sarpagnya.. panjang nih keliatannya yang yudas...
nti gothic baca dulu ya..
thx :)
October 06, 2009, 09:42:57 AM
Reply #141
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2000
  • Gender: Male
Namun demikian, karena Allah itu Maha-Tahu sebagaimana penjelasan saya diatas....  maka Allah telah memberitahukan tentang segala hal yang akan segera terjadi dikemudian hari, termasuk tentang seseorang (Yudas) yang (nantinya akan) menghianati Tuhan Yesus. Itu semua bukanlah rancangan-Nya, melainkan PEMBERITAHUAN-NYA (Nubuat-Nya) karena Allah Maha Tahu.

Jika Allah Maha Tahu, maka ia tentu tahu bahwa sebelum menciptakan Yudas, Allah sudah tahu sebelumnya bahwa Yudas akan mengkhianati Yesus nantinya. Lantas mengapa masih diciptakan?
I live for You, for You have died for me
October 06, 2009, 10:16:08 AM
Reply #142
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 102
J
Quote
ika Allah Maha Tahu, maka ia tentu tahu bahwa sebelum menciptakan Yudas, Allah sudah tahu sebelumnya bahwa Yudas akan mengkhianati Yesus nantinya. Lantas mengapa masih diciptakan?
karena jika Yudas tidak diciptakan, maka tidak akan ada penghianat yg menyerahkan Yesus , jika tidak ada yg menyerahkan Yesus, maka darah anak Domba tidak akan bisa ditumpahkan untuk menebus dosa manusia..
October 06, 2009, 11:36:48 AM
Reply #143
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4100
  • Gender: Male
Namun demikian, karena Allah itu Maha-Tahu sebagaimana penjelasan saya diatas....  maka Allah telah memberitahukan tentang segala hal yang akan segera terjadi dikemudian hari, termasuk tentang seseorang (Yudas) yang (nantinya akan) menghianati Tuhan Yesus. Itu semua bukanlah rancangan-Nya, melainkan PEMBERITAHUAN-NYA (Nubuat-Nya) karena Allah Maha Tahu.

Jika Allah Maha Tahu, maka ia tentu tahu bahwa sebelum menciptakan Yudas, Allah sudah tahu sebelumnya bahwa Yudas akan mengkhianati Yesus nantinya. Lantas mengapa masih diciptakan?
Yudas tidak diciptakan oleh Allah (Allah hanya menciptakan Manusia [Adam- Hawa]).

Keberadaan Yudas di dunia di dasari dari Free-Will yang telah diberikan Allah kepada manusia dari sejak awal penciptaannya.
Dengan adanya Free-Will yang telah diberikan-Nya itu, maka segala sesuatu yang timbul di kemudian hari, bukan lagi kehendak Allah melainkan kehendak manusia itu sendiri; termasuk dengan keberadaan Yudas di dunia ini.



Demikian penjelasan saya bro..
GBU
Yang menyelamatkan manusia adalah mengenal ALLAH di dalam Anak-Nya.
October 06, 2009, 10:15:20 PM
Reply #144
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2000
  • Gender: Male
karena jika Yudas tidak diciptakan, maka tidak akan ada penghianat yg menyerahkan Yesus , jika tidak ada yg menyerahkan Yesus, maka darah anak Domba tidak akan bisa ditumpahkan untuk menebus dosa manusia..

Kalau Anda berkata demikian, secara tidak langsung menyatakan bahwa Tuhan adalah tidak Maha Kasih. Berarti Yudas hanyalah tumbal saja.



Yudas tidak diciptakan oleh Allah (Allah hanya menciptakan Manusia [Adam- Hawa]).

Keberadaan Yudas di dunia di dasari dari Free-Will yang telah diberikan Allah kepada manusia dari sejak awal penciptaannya.
Dengan adanya Free-Will yang telah diberikan-Nya itu, maka segala sesuatu yang timbul di kemudian hari, bukan lagi kehendak Allah melainkan kehendak manusia itu sendiri; termasuk dengan keberadaan Yudas di dunia ini.

Saya sangat sependapat dengan Anda mengenai hal ini. Dan kalau dilihat untuk tingkat yang lebih luas lagi, bisa membantu untuk menjawab pokok permasalahan pada thread ini.
Seperti contoh kasus:
Mengapa Tuhan menciptakan orang-orang yang kelaparan di Afrika?
Mengapa Tuhan menciptakan orang cacat?
Mengapa Tuhan menciptakan manusia untuk menderita dalam hal-hal yang lainnya lagi?

Bukan Tuhanlah yang menciptakan itu semua, namun manusia. Segala kebaikan dan keburukan yang terjadi atas manusia adalah karena perbuatan manusia sendiri yang dapat menjadi sebab-akibat yang melintasi generasi.
I live for You, for You have died for me
October 06, 2009, 11:07:24 PM
Reply #145
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 67
  • Gender: Male
nahhh...
setuju.....
sepertinya pendapat ini bagus untuk menjawab permasalahan....
kalau memang manusia yang menyebabkannya... itu sangat bisa diterima logika..
pendapat bahwa Tuhan campur tangan didalam semuanya ini yang membuat banyak masalah ketidakadilan dan tidak kasih-nya Tuhan...

dan kalau kembali ke doktrin predestinasi, berarti kesimpulan akhirnya adalah Tuhan memang datang untuk menyelamatkan semua manusia... tapi Tuhan tetap memberikan manusia kesempatan untuk memilihNya melalui free will manusia, yang mana karena ke-maha-tahu-an Tuhan, Tuhan tau bahwa orang2 tertentu akan menuju kebinasaan karena tidak percaya Tuhan (tapi bukan karena Tuhan tidak mau membukakan hatinya)...

tapi ini membuat gothic teringat salah satu teori pendukung predestinasi : bahwa orang tidak mgkn bisa percaya kepada Tuhan kalau tidak diberikan ROH KUDUS/tidak dibukakan hatinya oleh Tuhan...
seperti ayat2 seperti (gothic yakin ada, tapi karena gothic gak pernah hapalin ayatnya jadi susah nyarinya.) :
- Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu. {Yohanes 15:16} - ketemu jg di google
- kamu percaya kepada Tuhan bukan karena kekuatanmu tetapi karena anugerah (gak ketemu ayatnya.. tapi gothic yakin ada yang bunyinya kaya gini)

bagaimana untuk penjelasan isi ayat2 (semoga ada yang bisa kasih ayat pas-nya) yang gothic cuplik diatas ? yang sepertinya gak sesuai dengan kesimpulan bahwa manusia tetap bisa dengan freewillnya memilih keselamatan.....
October 07, 2009, 01:22:59 AM
Reply #146
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4100
  • Gender: Male
nahhh...
setuju.....
sepertinya pendapat ini bagus untuk menjawab permasalahan....
kalau memang manusia yang menyebabkannya... itu sangat bisa diterima logika..
pendapat bahwa Tuhan campur tangan didalam semuanya ini yang membuat banyak masalah ketidakadilan dan tidak kasih-nya Tuhan...

dan kalau kembali ke doktrin predestinasi, berarti kesimpulan akhirnya adalah Tuhan memang datang untuk menyelamatkan semua manusia... tapi Tuhan tetap memberikan manusia kesempatan untuk memilihNya melalui free will manusia, yang mana karena ke-maha-tahu-an Tuhan, Tuhan tau bahwa orang2 tertentu akan menuju kebinasaan karena tidak percaya Tuhan (tapi bukan karena Tuhan tidak mau membukakan hatinya)...

tapi ini membuat gothic teringat salah satu teori pendukung predestinasi : bahwa orang tidak mgkn bisa percaya kepada Tuhan kalau tidak diberikan ROH KUDUS/tidak dibukakan hatinya oleh Tuhan...
seperti ayat2 seperti (gothic yakin ada, tapi karena gothic gak pernah hapalin ayatnya jadi susah nyarinya.) :
- Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu. {Yohanes 15:16} - ketemu jg di google
- kamu percaya kepada Tuhan bukan karena kekuatanmu tetapi karena anugerah (gak ketemu ayatnya.. tapi gothic yakin ada yang bunyinya kaya gini)

bagaimana untuk penjelasan isi ayat2 (semoga ada yang bisa kasih ayat pas-nya) yang gothic cuplik diatas ? yang sepertinya gak sesuai dengan kesimpulan bahwa manusia tetap bisa dengan freewillnya memilih keselamatan.....
Shalom bro gothic..


Memang benar bro, kalau manusia dengan free-willnya saja tidak mungkin dapat memilih keselamatan Yang SESUNGGUHNYA....... ia (free-will itu) hanya berkemampuan pada batasan MENGINGINI/MERINDUKAN keselamatan saja.
Fakta itu bisa kita lihat pada hidup semua orang, bahwa mereka semua mengingini/merindukan  hidupnya selamat... namun hanya sebatas keinginan dalam kerinduan.


Btw, ayat yang kamu cari itu mungkin yang ini....

Efesus 2:8-9   
Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.




Semoga membantu
GBU
Yang menyelamatkan manusia adalah mengenal ALLAH di dalam Anak-Nya.
October 07, 2009, 06:18:40 AM
Reply #147
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 67
  • Gender: Male
sip bro.. thx ayatnya...
nah tapi... jadinya kita kembali ke titik awal dong...
kalu manusia dengan freewillnya tidak bisa percaya kepada Tuhan Yesus, yang berarti ia tidak bisa selamat dengan freewillnya,
berarti benar bahwa Tuhan sudah memilih manusia2 yang diselamatkan dan yang tidak diselamatkan dari mula dan bukan hanya tau saja....
jadi ini menguatkan kembali bahwa Tuhan tidak maha adil dan tidak maha kasih karena Ia tidak memberi kesempatan kepada semua orang untuk selamat.. tapi hanya kepada sebagian orang saja..

jadi pusing... dah muter2.. balik lagi ke poin awal...
October 07, 2009, 10:17:10 AM
Reply #148
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4100
  • Gender: Male
Shalom bro.....

Ternyata, kamu ini salah seorang yang sungguh-sungguh ingin memahami maksud dan kehendak Allah bro.... praise the Lord!!

sip bro.. thx ayatnya...
nah tapi... jadinya kita kembali ke titik awal dong...
kalu manusia dengan freewillnya tidak bisa percaya kepada Tuhan Yesus, yang berarti ia tidak bisa selamat dengan freewillnya,
berarti benar bahwa Tuhan sudah memilih manusia2 yang diselamatkan dan yang tidak diselamatkan dari mula dan bukan hanya tau saja....
jadi ini menguatkan kembali bahwa Tuhan tidak maha adil dan tidak maha kasih karena Ia tidak memberi kesempatan kepada semua orang untuk selamat.. tapi hanya kepada sebagian orang saja..

jadi pusing... dah muter2.. balik lagi ke poin awal...

Di titik inilah sebenarnya Allah menantikan kesadaran dan keinsafan anak-anak-Nya yang telah menerima keselamat-Nya, untuk segera melakukan sesuatu dalam menggenapi seluruh maksud dan kehendak-Nya kepada semua orang.

Kita (anak-anak Allah) tahu bahwa tidak ada seorangpun yang mengaku Yesus Tuhan selain pernyataan dari ROH KUDUS..

1Kor. 12:3   Karena itu aku mau meyakinkan kamu, bahwa tidak ada seorangpun yang berkata-kata oleh Roh Allah, dapat berkata: "Terkutuklah Yesus!" dan tidak ada seorangpun, yang dapat mengaku: "Yesus adalah Tuhan", selain oleh ROH KUDUS.

Oleh sebab itulah kita diperintahkan untuk saling mengasihi satu dengan yang lainnya diantara sesama kita manusia.... Hukum itu (sebenarnya) tidak berbicara pada batasan2 lahiriyah melainkan rohaniah; Tetapi, kebanyakkan kita justru memahaminya sebagai bentuk mengasihi sesama manusia secara lahiriyah..... ini sebuah kesalah-pengertian akan maksud dan kehendak-Nya.

Allah menghendaki aga kita (anak-anak-Nya) bersekutu dengan-Nya dengan mengambil bagian dalam tugas pekerjaan-Nya yaitu agar manusia percaya kepada Anak-Nya (Yoh.6:29).


Tuhan Yesus pernah mengatakan demikian:

Luk. 11:13   Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan ROH KUDUS kepada mereka yang meminta kepada-Nya."

Dengan demikian, tidak ada ruang yang tertutup bagi anak-anak-Nya untuk melakukan sesuatu yang menurut pikiran dunia tidak mungkin.
Artinya, kitalah yang dinantikan-Nya untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan-Nya memberikan Roh-Nya kepada setiap orang yang kita doakan.

Mat. 18:18   Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.





Demikian penjelasan saya, semoga manfaat.
GBU
Yang menyelamatkan manusia adalah mengenal ALLAH di dalam Anak-Nya.
October 07, 2009, 10:38:27 AM
Reply #149
  • Local Moderator
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2508
  • Gender: Male
  • Don't worry, be happy....
sip bro.. thx ayatnya...
nah tapi... jadinya kita kembali ke titik awal dong...
kalu manusia dengan freewillnya tidak bisa percaya kepada Tuhan Yesus, yang berarti ia tidak bisa selamat dengan freewillnya,
berarti benar bahwa Tuhan sudah memilih manusia2 yang diselamatkan dan yang tidak diselamatkan dari mula dan bukan hanya tau saja....
jadi ini menguatkan kembali bahwa Tuhan tidak maha adil dan tidak maha kasih karena Ia tidak memberi kesempatan kepada semua orang untuk selamat.. tapi hanya kepada sebagian orang saja..

jadi pusing... dah muter2.. balik lagi ke poin awal...

Ah....samudera pun diberikan hujan, sama dengan gurun juga diberikan hujan.

Pelajaran apa yang kita bisa ambil dari kasus Yudas?
Aku rasa disitulah kita tahu bahwa Tuhan itu Maha Adil dan Maha Tahu atas free will manusia.
Yesus telah memilih manusia.... tidak peduli apakah dia taat atau tidak.
Semua diberikan kesempatan supaya tidak ada yang menggugat keadilan Tuhan.
Yudas juga telah dipilih oleh Yesus untuk menjadi murid, sama dengan murid lainnya.
Dan kehendak bebas atau free will dari Yudas-lah yang menentukan.
Yohanes 13:27 Dan sesudah Yudas menerima roti itu, ia kerasukan Iblis. Maka Yesus berkata kepadanya: "Apa yang hendak kauperbuat, perbuatlah dengan segera."
Itulah kehendak Yudas yang diketahui oleh Yesus.

Jadi....ketika Tuhan telah memilih kita...maka RESPON dari kitalah yang terpenting.
Terima atau tidak, itulah pilihan.

JANGAN PERNAH MENYERAH, SAHABATKU
TIDAK ADA YANG MUSTAHIL, ASAL TAHU CARANYA
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)