Author Topic: Mendua Hati  (Read 2824 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

April 30, 2008, 08:36:34 AM
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1603
  • Gender: Male
    • http://profiles.friendster.com/dergian
                    Mendua Hati

Harus diakui bahwa arah perjalanan hidup manusia dewasa ini makin tidak jelas. Sebagian orang melakukan segala sesuatu hanya untuk mempertahankan hidup. Sebagian lain, tidak sekedar mempertahankan hidup sebab bagi mereka segala kebutuhan sudah terpenuhi, namun mereka berusaha untuk menikmati hidup dengan segala caranya. Kelompok ini terbilang beruntung secara dunia, tetapi malang secara rohani sebab mereka semakin buta dan jauh terhadap kebenaran Allah.

Sangat mengejutkan ternyata terdapat banyak orang Kristen yang tidak memiliki sasaran yang jelas dalam hidup.
Mereka mendua hati, yakni percaya kepada Allah dan berpihak kepada dunia. Ini berarti dalam kehidupan ini ia tidak memiliki arah yang jelas. Kehidupan seperti ini adalah kehidupan yang sangat rentan terhadap pencobaan, sangat rawan terhadap serangan musuh. Kalau sekarang masih dijumpai banyak orang Kristen yang mudah berbuat dosa, malas melayani Tuhan, menolak berkorban bagi pekerjaan Allah dan tidak menyukai ibadah kepada Tuhan, hal ini disebabkan ia masih terikat dengan dunia dan segala kenikmatannya. la belum memilih arah tujuan hidupnya yang tepat, ia masih berdiri di persimpangan antara percaya
kepada Tuhan dan bersahabat dengan dunia.

Itulah ciri-ciri orang yang mendua hatinya, tidak memiliki arah hidup yang jelas dan tepat. Orang percaya tidak dapat hidup berpusat pada Tuhan selama ia masih memiliki hati yang mendua. Alkitab berkata bahwa orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya
(Yakobus 1: 8 ). Karena ia mengabdikan diri kepada dua tuan yang berbeda dan saling bertolak-belakang sifat dan karakternya, bahkan saling bermusuhan. Firman Tuhan mengajarkan agar orang percaya tidak bersahabat dengan dunia, dan di sisi lain dunia mengajak orang-orang menjauh dari Tuhan, inilah yang menyebabkan orang yang mendua hati
tidak akan tenang hidupnya.

Dituliskan bahwa seorang hamba tidak dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang tain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon (Lukas 16:13).

Orang percaya harus memiliki arah hidup yang tepat dan benar, yaitu mengarahkan hidup kepada Allah dan kerajaan Sorga yang kekal. Meskipun masih hidup di dunia, tapi orang percaya harus bersikap tidak bersahabat dengan dunia ataupun kompromi dengan dunia.
Bagaimana dapat bersikap tidak bersahabat dengan dunia, sedangkan kita
masih hidup di dalam dunia? Caranya adalah selalu bersekutu dengan Tuhan, memakai Firman Tuhan sebagai peta dalam kehidupan setiap hari dan mentaati semua yang diajarkan oleh Tuhan. Niscaya, kita akan menjadi sahabat Allah dan sekaligus musuh dunia.
« Last Edit: April 30, 2008, 08:51:47 AM by brembo »
MEMAYU HAYUNING BAWONO
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)