Author Topic: Mengapa Saksi-Saksi Yehuwa Tidak Menggunakan Salib dalam Ibadat?  (Read 16331 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

December 29, 2012, 09:57:50 PM
Reply #140
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 785
  • Gender: Male
  • Kasihilah sesama akan yang lain
Alasan Orang Kristen Sejati Tidak Menggunakan Salib dalam Ibadat
SALIB dipuja dan dihormati oleh jutaan orang. Encyclopædia Britannica menyebut salib sebagai ”lambang utama agama Kristen”. Meskipun demikian, orang Kristen sejati tidak menggunakan salib dalam ibadat. Mengapa?
Satu alasan penting ialah karena Yesus Kristus tidak mati pada salib. Kata Yunani yang umumnya diterjemahkan menjadi ”salib” adalah stau‧ros′, yang pada dasarnya berarti ”sebuah tiang pancang atau tonggak yang lurus”. The Companion Bible mengatakan, ”[Stau‧ros′] tidak pernah berarti dua batang kayu yang dipasang bersilangan dengan sudut tertentu . . . Bahasa Yunaninya [dalam Perjanjian Baru] bahkan tidak menyiratkan dua batang kayu.”
Dalam beberapa ayat, para penulis Alkitab menggunakan kata lain untuk alat yang mengakibatkan kematian Yesus, yaitu kata Yunani xy′lon. (Kisah 5:30; 10:39; 13:29; Galatia 3:13; 1 Petrus 2:24) Kata itu sekadar berarti ”kayu” atau ”sebuah tongkat, pentung, atau pohon”.
Ketika menjelaskan mengapa hanya sebuah tonggak yang sering digunakan untuk melaksanakan hukuman mati, buku Das Kreuz und die Kreuzigung (Salib dan Penyaliban), karya Hermann Fulda, menyatakan, ”Di tempat yang dipilih untuk melaksanakan hukuman mati di depan umum, tidak selalu ada pohon. Maka, sebuah balok kayu biasa ditancapkan ke tanah. Tangan dan kadang-kadang juga kaki si terdakwa direntangkan di sepanjang tiang lalu diikat atau dipakukan pada tiang itu.”
Tetapi, bukti yang paling meyakinkan berasal dari Firman Allah. Rasul Paulus mengatakan, ”Dengan membeli kita, Kristus melepaskan kita dari kutuk Hukum dengan menjadi orang yang dikutuk menggantikan kita, karena ada tertulis, ’Terkutuklah setiap orang yang digantung pada sebuah tiang [”kayu”, Terjemahan Lama; ”pohon”, King James Version].’” (Galatia 3:13) Di ayat itu, Paulus mengutip Ulangan 21:22, 23, yang jelas-jelas menyebutkan sebuah tiang, bukan salib. Dengan dihukum mati pada alat seperti itu, si terdakwa menjadi ”orang yang dikutuk”. Maka, patung Kristus yang dipakukan tidak pantas dijadikan hiasan di rumah seorang Kristen.
Tidak ada bukti bahwa selama 300 tahun setelah kematian Kristus orang yang mengaku Kristen menggunakan salib dalam ibadat. Tetapi, pada abad keempat, Kaisar Konstantin yang kafir berganti agama ke Kekristenan yang sesat dan memasyarakatkan salib sebagai lambang Kristen. Apa pun motif Konstantin, salib tidak ada hubungannya dengan Yesus Kristus. Faktanya, salib berasal dari kekafiran. New Catholic Encyclopedia mengakui, ”Salib terdapat dalam kebudayaan pra-Kristen maupun non-Kristen.” Berbagai narasumber lain menghubungkan salib dengan penyembahan alam dan upacara seks kekafiran.
Maka, mengapa lambang kafir itu diagungkan? Tampaknya, agar orang kafir lebih mudah menerima apa yang mereka sebut Kekristenan. Tetapi, pemujaan lambang kafir apa pun jelas-jelas dikutuk oleh Alkitab. (2 Korintus 6:14-18) Alkitab juga melarang semua bentuk penyembahan berhala. (Keluaran 20:4, 5; 1 Korintus 10:14) Maka, orang Kristen sejati mempunyai alasan yang kuat untuk tidak menggunakan salib dalam ibadat.

Mengganti salib dengan tongkat tetap saja masih melambangkan bahwa Yesus Kristus menanggung dosa manusia.

Saatnya tiba salib dipatahkan.

Maksudnya adalah setiap orang menanggung dosa mereka masing-masing karena Dia datang sebagai hakim bagi mereka yang harus dihakimi dan sebagai Mesias bagi mereka yang menerima Dia.
Sebab Kristus datang untuk yang terakhir kalinya maka hiduplah dalam Dua Kasih Terutama.
December 30, 2012, 01:10:02 PM
Reply #141
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 39216
Mengganti salib dengan tongkat tetap saja masih melambangkan bahwa Yesus Kristus menanggung dosa manusia.

Saatnya tiba salib dipatahkan.

Maksudnya adalah setiap orang menanggung dosa mereka masing-masing karena Dia datang sebagai hakim bagi mereka yang harus dihakimi dan sebagai Mesias bagi mereka yang menerima Dia.

manusia sudah berdosa dan upah dosa adalah maut / kematian kekal. . .

tetapi oleh KASIH ALLAH maka IA mengutuskan ANAKNYA YANG TUNGGAL, supaya siapa yang percaya, tidak binasa melainkan beroleh hidup kekal. . . .

sebab itu Yesus mengatakan :

Yoh 14:6  Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Kis 4 : 12  Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."

Yes 1:18  Marilah, baiklah kita berperkara! — Firman Tuhan — Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.


December 30, 2012, 07:20:02 PM
Reply #142
  • Global Moderator
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9802
  • ForumKristen.com
Diskusi tentang kerudung sudah saya pindahkan ke topik yang lebih sesuai
http://forumkristen.com/index.php?topic=46881.0

@lus: harap diskusi sesuai topik saja.

Salam
Kesalahan-kesalahan dalam Kesaksian Meiga Fitri
Pancasila bukan Jimat, oleh Franz Magnis Suseno
Ahok Diwawancara CCTV
December 30, 2012, 07:51:45 PM
Reply #143
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 785
  • Gender: Male
  • Kasihilah sesama akan yang lain
Memang dalam hal salib, Saksi-Saksi Yehuwa (SSY) berusaha tampil lebih baik.

Dengan pemikiran pada jaman keemasan Katolik pembacaan kitab suci atau penafsiran orang awam jarang.
Dan dijaman sekarang setiap orang bisa membaca dan menafsirkan kitab suci.
Penafsiran kitab suci kemudian ditambah permasalahan nyata dalam kehidupan yang sering menimbulkan masalah dan konflik, membuat SSY berusaha meniadakan salib.

Mungkin benar mungkin juga tidak benar bahwa ada kemungkinan Kristen awal menggunakan salib supaya menarik orang tidak percaya menjadi orang percaya, dan SSY melihat bahwa sudah saatnya hal itu dilepaskan pada jaman ini.

Yang aku berusaha sampaikan disini berbeda.
Makna salib yang lebih kuperhatikan.

Bahwa setiap orang diakhir jaman ini tidak bisa lagi memikul salib, sebab Dia akan datang menghakimi setiap orang tanpa menanggung dosa; itulah sebabnya aku katakan mematahkan salib.
Sebab Kristus datang untuk yang terakhir kalinya maka hiduplah dalam Dua Kasih Terutama.
December 31, 2012, 01:46:09 AM
Reply #144
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12360
  • tidak menyimpan kepahitan
Memang dalam hal salib, Saksi-Saksi Yehuwa (SSY) berusaha tampil lebih baik.

Dengan pemikiran pada jaman keemasan Katolik pembacaan kitab suci atau penafsiran orang awam jarang.
Dan dijaman sekarang setiap orang bisa membaca dan menafsirkan kitab suci.
Penafsiran kitab suci kemudian ditambah permasalahan nyata dalam kehidupan yang sering menimbulkan masalah dan konflik, membuat SSY berusaha meniadakan salib.

Mungkin benar mungkin juga tidak benar bahwa ada kemungkinan Kristen awal menggunakan salib supaya menarik orang tidak percaya menjadi orang percaya, dan SSY melihat bahwa sudah saatnya hal itu dilepaskan pada jaman ini.

Yang aku berusaha sampaikan disini berbeda.
Makna salib yang lebih kuperhatikan.

Bahwa setiap orang diakhir jaman ini tidak bisa lagi memikul salib, sebab Dia akan datang menghakimi setiap orang tanpa menanggung dosa; itulah sebabnya aku katakan mematahkan salib.

Menurut saya justru sebaliknya, yaitu setiap orang --di jaman akhir ini-- HARUS memikul salibnya sendiri-sendiri sesuai dengan amaran Yesus Kristus.

Mat. 16:24   Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.

Artinya, menggunakan lambang salib boleh-boleh saja asalkan pemaknaannya tepat dan benar --sesuai dengan maksud Kebenaran--

Salam,
« Last Edit: December 31, 2012, 01:50:55 AM by sizxbn »
December 31, 2012, 06:24:00 AM
Reply #145
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 4
Numpang comment, sebelumnya maaf kalau saya salah karena cuma pendapat pribadi

Bro Megi,
Korintus 22-24 : ...........tetapi kami memberitakan kristus yang disalibkan; ......

Yesus mati di tiang kayu Salib, bukan tiang tunggal (tegak lurus)
Secara harfiah salib adalah bentuk dua silang simetris  (umumnya fertikal + horizontal meskipun tidak selalu begitu)   

Bentuk tiang lurus fertikal tunggal  sebagaimana menurut anda, tentu saja tidak dapat disebut salib.

Dengan pemikiran pada jaman keemasan Katolik pembacaan kitab suci atau penafsiran orang awam jarang.
Dan dijaman sekarang setiap orang bisa membaca dan menafsirkan kitab suci.
Penafsiran kitab suci kemudian ditambah permasalahan nyata dalam kehidupan yang sering menimbulkan masalah dan konflik, membuat SSY berusaha meniadakan salib.
Saya pikir bukan masalah benar atau salah dalam menafsirkan kitab suci. Golongan SSY kelihatan lebih Alkitabiyah dibanding Kristen laiinnya (meskipun SSY dianggap bukan dalam susunan Kristen). Ritual ibadah dengan simbol salib (ornamen, bentuk, gambar, tanda salib  ataupun prosesi gerak  Symbolizing  Bapa, Putera dan ROH KUDUS) memang tidak ada dalam Alkitab.
Tak seorangpun  tahu persis (setidaknya belum ditemukan referensi source yang akurat)  sejak kapan/siapa yang memulai menggunakan symbol salib dalam ritual ibadah, mungkin juga bukan karena kemiripan dgn simbol-simbol liturgi dari ajaran pagan pra-kristus sehingga  golongan trinitarian pasca Kristus mengadopsi ke dalam ajaran Kristen. (Mungkin) karena kebetulan Yesus mati disalib maka  tanda salib (misalnya dgn gerakan tangan, signum crucis) menjadi lebih estetis  bagi relevansi Bapa (atas), Putera dan ROH KUDUS (kanan dan kiri )padahal murid-murid yesus (bahkan Yohannes pembabtis) tidak pernah melakukan ritual itu. 

Meskipun bukan satu-satunya dlm susunan Kekristenan, golongan SSY meng-klaim bhw ritual ibadah dengan menggunakan simbol salib adalah perbuatan bidat (bid'ah). saya berpendapat  bid'ah semacam itu tidak salah, terpulang pada tujuannya, bukankah semua agama samawi (Kristen, Islam, Yahudi) tidak satupun yang bersih dari bid'ah.

sementara logika sederhana tidak dapat menerima bahwa seharusnya Kristen berterimakasih kepada Yahudi karena telah menyalibkan Yesus, dan seharusnya Salib menjadi  benda terkutuk  bukan malah menjadi simbol  keselamatan, pengorbanan Yesus bagi pengampunan dosa manusia.

Mungkin benar mungkin juga tidak benar bahwa ada kemungkinan Kristen awal menggunakan salib supaya menarik orang tidak percaya menjadi orang percaya, dan SSY melihat bahwa sudah saatnya hal itu dilepaskan pada jaman ini.
Ya mungkin anda benar, lebih jauh menurut saya, Kristen awal menggunakan simbol salib sebagai tanda pengenal atau identitas diri/golongan

Perang Salib (perang Kristen vs islam abad 11~13) : disebut 'Perang Salib' karena tentara Kristen Romawi menggunakan simbol salib pada pakaian mereka (lencana, baju, perisai, jubah) .
Bayangkan kalau mereka tidak pake tanda pengenal, mungkin mereka saling bunuh sesama sendiri.

Lagipula, jika yesus mati di tiang lurus (menurut SSY), maka bukan lagi 'Perang Salib' namanya tapi 'Perang tiang lurus' .....

Yang aku berusaha sampaikan disini berbeda.
Makna salib yang lebih kuperhatikan.
Bahwa setiap orang diakhir jaman ini tidak bisa lagi memikul salib, sebab Dia akan datang menghakimi setiap orang tanpa menanggung dosa; itulah sebabnya aku katakan mematahkan salib.
Bukan karena saya seorang Muslim, tapi kok pendapat anda mirip dgn pandangan Islam?
Kalau diperkenankan (mohon tidak di banned) , sekedar referensi tentang Yesus (Isa Al-masih, sang mesias) menurut pandangan Islam

Q.S. An nissa 157~158 : .........padahal mereka tidak membunuhnya, dan tidak juga menyalibnya, tapi yang mereka bunuh adalah orang yang diserupakan dengan Isa: ...........

Islam meyakini bahwa Yesus akan datang lagi di akhir zaman, menghakimi manusia yang tidak mengikuti ajarannya, dan mematahkan salib , harfiah): declaring that he never died on the cross
    (jangan diartikan yesus pergi kesana-kemari mencari salib utk dipatah-patahin lho....)
-- dan yang paling utama : Yesus menegakkan Tauhid (God's oneness) declaring that He is not God, nor the son of God
   
GBU All

Merry Christmas and Happy New Year 2013
Zai as Tracery, Dec.31.2012
                               

 
December 31, 2012, 11:31:47 AM
Reply #146
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 39216
Memang dalam hal salib, Saksi-Saksi Yehuwa (SSY) berusaha tampil lebih baik.

Dengan pemikiran pada jaman keemasan Katolik pembacaan kitab suci atau penafsiran orang awam jarang.
Dan dijaman sekarang setiap orang bisa membaca dan menafsirkan kitab suci.
Penafsiran kitab suci kemudian ditambah permasalahan nyata dalam kehidupan yang sering menimbulkan masalah dan konflik, membuat SSY berusaha meniadakan salib.

Mungkin benar mungkin juga tidak benar bahwa ada kemungkinan Kristen awal menggunakan salib supaya menarik orang tidak percaya menjadi orang percaya, dan SSY melihat bahwa sudah saatnya hal itu dilepaskan pada jaman ini.

Yang aku berusaha sampaikan disini berbeda.
Makna salib yang lebih kuperhatikan.

Bahwa setiap orang diakhir jaman ini tidak bisa lagi memikul salib, sebab Dia akan datang menghakimi setiap orang tanpa menanggung dosa; itulah sebabnya aku katakan mematahkan salib.

kamu hanya melihat dari penampilan.. . . .
apakah penampilan itu sudah mencerminkan sesungguhnya dari dalam hati ??

1Sam 16:7  Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: "Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati."



ajaran mereka ssy, sangat menyimpang dengan ajaran Tuhan Yesus. . .
November 06, 2014, 11:36:17 PM
Reply #147
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 785
  • Gender: Male
  • Kasihilah sesama akan yang lain
Salam damai sejahtera untuk semua.

Harus diingat, pada awalnya Kristen diperintahkan menjauh dari Israel menuju ke ujung-ujung bumi untuk memberitakan tidak lagi berkuasanya Sepuluh Perintah menurut hukum Taurat terhadap orang-orang yang menerima hidup dalam Dua Kasih Terutama.
Dua Kasih Terutama inilah yang dihidupkan oleh Yesus Kristus sampai harus mengorbankan diriNya.

Dalam memberitakan Dua Kasih Terutama, orang-orang Kristen mula-mula tidak memiliki tata cara ibadah langsung dari Mesias, tetapi seiring waktu hal itu diadakan dalam sebuah gereja.

Tetapi sudah tiba waktunya pemberita-pemberita ditarik kembali dari ujung-ujung bumi menuju titik akhir semula yaitu Israel. Dan hal ini harus meniadakan salib.

Memang salib dengan tulisan INRI melambangkan Yesus Kristus telah bangkit dari kematian, yang artinya menunjukkan bahwa Dia telah menang dan telah berhasil mengalahkan kuasa Sepuluh Perintah menurut hukum Taurat, yang terbukti tidak berhasil menguasainya karena hidupnya Dua Kasih Terutama yang diberitakanNya ternyata sesuai kehendak Allah; hal ini terjadi dari pihak Allah.

Tetapi inilah saatnya bagi orang-orang percaya untuk menerima sepenuhnya hidup dalam Dua Kasih Terutama.
Siapakah yang mampu membuka seluruh rencana Allah yang tertulis dalam kitab suci dan memberikannya secara cuma-cuma bagi semua orang? Seperti ada tertulis, hanya Dia yang akan membukakan seluruh rahasia kebenaran dalam kitab suci bagi semua orang, dan memberikan kitab kehidupan, karena Dia adalah Firman Allah.

Pematahan salib termasuk penting.
Karena jika Dia tetap menanggung dosa setiap orang, bagaimana Dia bisa menghakimi dan membenarkan orang-orang yang percaya kepada Allah?

Bukankah dosa berkuasa atas mereka yang mengharapkan kebenaran dari Sepuluh Perintah menurut hukum Taurat?

Tentang Islam. Ya, didalamnya  ada Dua Kasih Terutama.
Tetapi tidak ada yang mampu mengertinya karena memang waktunya belum genap.



Sebab Kristus datang untuk yang terakhir kalinya maka hiduplah dalam Dua Kasih Terutama.
November 07, 2014, 10:56:39 AM
Reply #148
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 39216
Salam damai sejahtera untuk semua.


Memang salib dengan tulisan INRI melambangkan Yesus Kristus telah bangkit dari kematian, yang artinya menunjukkan bahwa Dia telah menang dan telah berhasil mengalahkan kuasa Sepuluh Perintah menurut hukum Taurat, yang terbukti tidak berhasil menguasainya karena hidupnya Dua Kasih Terutama yang diberitakanNya ternyata sesuai kehendak Allah; hal ini terjadi dari pihak Allah.



bisakah anda menyebutkan SEPULUH PERINTAH MENURUT HUKUM TAURAT yang menurut anda DIA telah menang dan berhasil mengalahkannya ??
November 07, 2014, 11:02:42 AM
Reply #149
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 39216
Salam damai sejahtera untuk semua.


Pematahan salib termasuk penting.
Karena jika Dia tetap menanggung dosa setiap orang, bagaimana Dia bisa menghakimi dan membenarkan orang-orang yang percaya kepada Allah?

Bukankah dosa berkuasa atas mereka yang mengharapkan kebenaran dari Sepuluh Perintah menurut hukum Taurat?


bukan dosa setiap orang, tetapi dosa setiap orang yang MAU PERCAYA KEPADANYA.

bila anda KAWABAKI percaya TUHAN YESUS KRISTUS sebagai TUHAN DAN JURUSELAMAT PRIBADI, maka segala dosa anda diambil alih oleh TUHAN YESUS, sehingga anda yang mestinya dikuasai oleh MAUT DAN NERAKA, terbebas oleh DARAH YESUS.
inilah ANUGRAH KESELAMATAN YANG DIBERIKAN ALLAH SECARA CUMA CUMA KEPADA MANUSIA YANG MAU PERCAYA KEPADA TUHAN YESUS.
« Last Edit: November 07, 2014, 11:04:49 AM by jannet »
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)