Author Topic: Youth cell  (Read 2881 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

February 26, 2010, 12:24:38 PM
Reply #10
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 20
@simplelive :
Aku juga pernah punya persoalan yg sama (bukan berarti sekarang tidak lagi). yg aku lakukan jika mereka lama absen, aku kunjungan ke kos mereka atau sekedar mengajak mereka makan bareng, atau sengaja mengajak mereka menemani aku ke toko buku, toko musik dan kadang menemani belanja kebutuhan bulanan. Intinya adalah bukan untuk nge-judge mereka tapi hanya pengen tau kondisi mereka, barang kali sedang sakit, ada masalah berat, atau lagi jatuh ke dalam dosa. Sebagian dari anak-anak yg aku layani mengatakan mereka malu datang ke CG ketika mereka sedang jatuh dalam dosa atau sedang dalam kondisi down semangatnya.

Aku pernah datang ke kost anak CG yg ku layani, dia sdh beberapa kali absen ke CG, ternyata dia lg tidak memiliki uang dan hari itu dia belum makan sama sekali. Meskipun awalnya dia tidak mau mengakui kalau dia belum makan tapi akhirnya dia mengakui juga...

Intinya adalah perhatian yang benar-benar menyentuh mereka itu yag mereka butuhkan, bukan hanya sekedar menyampaikan sesuatu yang sifatnya jauh dari yang mereka butuhkan.

Aku kurang ngerti kondisi cell yg kamu layani, apakah kelompok mahasiswa, pelajar, orang tua atau seperti apa itu juga bisa mempengaruhi.

kalau aku melayani di CG yang semua anggotanya adalah mahasiswa, meskipun dari kampus yang berbeda.
March 04, 2010, 12:00:36 PM
Reply #11
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 46
  • Gender: Male
    • http://www.hendrymoon.co.cc
Syalomm,...
Saya juga ada pengalaman jadi peritis komsel, tp bukan di youth, saya merintis komsel anak, komsel anak sekolah minggu...
saya dan temen saya sangat terbeban buat melayani anak2 sekolah minggu, akhirnya tanpa sepengetahuan Gembala Anak, kami berencana menbuat komsel anak, jadi kami membiat program dan tujuan dari komsel anak, setelah program kami selesai di buat, kami mulai menbuka komsel anak di sekitar perumahan tempat kami tinggal, komsel anak bukan sekolah minggu, jadi kami bedakan antara komsel anak dengan sekolah minggu, cuma bahan FirTuh kami tetap ambil dari bahan sekolah minggu, di komsel anak kami, lebih banyak ke permainan, ama syaring. Tujuan dari komsel anak, pertama, supaya kami dapat mengetahui, bagaimana keseharian dari anak2 didik (sekolah minggu) kami, antara di rumah, sekolah, dan di gereja. kedua, kami bisa menampung keluhan dari ortu anak2, tentang kenakalan anak2, disinilah tugas utama kami, spy anak2 bisa dikontrol, emang gak gampang sich untuk menghadapi kenakalan anak2. So, semua itu ada kepuasan/kesenangan tersendiri bisa melayani anak2. komsel anak sedah berjalan 8 bulan. Puji Tuhan, komsel anak berkembang, Minggu pertama ada 5org, minggu ke 2 naik ke 10org, dan sampai bulan ini 15org.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)