Author Topic: Pengakuan Seorang Ayah Super Bejat  (Read 3950 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

May 23, 2008, 01:58:58 AM
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 469
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kristen Protestan
Amstetten - Rasanya tak ada yang melebihi kebejatan dan kesadisan perbuatan Josef Fritzl. Pria Austria berusia 73 tahun ini telah menyekap anak perempuannya, Elizabeth Fritzl selama 24 tahun di gudang bawah tanah. Bukan cuma itu, dia juga menghamili putrinya itu hingga membuahkan 7 anak!

Semua itu diakui oleh Josef kepada kepolisian Austria seperti dilansir harian News.com.au, Selasa ( 29/4/2008 ).

"Dia telah mengaku kalau dia mengurung anak perempuannya selama 24 tahun dan dia merupakan ayah dari 7 anaknya dan dia mengurung mereka di gudang bawah tanah," kata Franz Polzer, kepala unit investigasi kriminal di Provinsi Lower Austria.

Bahkan dikatakan Polzer, Josef mengaku telah membakar tubuh salah seorang bayi Elizabeth yang meninggal tiga hari setelah dilahirkan. Tubuh bayi itu dilemparkan ke tempat pembakaran sampah di apartemen Josef di Amstetten , Austria timur.

Selama 24 tahun, Elizabeth dikurung di ruangan tanpa jendela yang tingginya kurang dari 2 meter. Selama kurun waktu itu, wanita yang kini berusia 42 tahun itu, harus melayani nafsu seks ayahnya, Josef.

Hubungan incest itu menghasilkan 7 anak, namun seorang anak meninggal tak lama setelah dilahirkan. Dari keenam anak yang hidup, tiga di antaranya ikut dikurung bersama Elizabeth . Ketiganya adalah seorang anak perempuan yang kini berumur 19 tahun dan dua anak laki-laki yang berumur 18 tahun dan 5 tahun.

Sedangkan tiga anak lainnya diasuh oleh Josef dan istrinya, Rosemarie, setelah Josef mengklaim bahwa ketiga anak itu ditaruh begitu saja di pintu apartemen mereka. Josef bahkan memaksa Elizabeth menulis surat yang mengatakan dirinya tak sanggup merawat anak-anak tersebut.

Ibu Elizabeth, Rosemarie mengaku tidak tahu sama sekali penderitaan anak perempuannya itu. Menurutnya, Elizabeth kabur dari rumah pada tahun 1984 dan meninggalkan surat yang isinya meminta orangtuanya tidak mencari dirinya. Kepada para tetangga, Josef mengklaim bahwa Elizabeth meninggalkan rumah untuk mengikuti sebuah sekte.



( ita / nrl )
YM and Facebook : neo_bahamut_zero_custom@yahoo.com

"But by the grace of God I am what I am, and His grace to me was not without effect."
1 Corinthians 15:10a

"Your word is a lamp to my feet and a light for my path."
Psalms 119:105
May 23, 2008, 01:59:33 AM
Reply #1
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 469
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kristen Protestan
Amstetten - Kalau saja salah seorang anak Elizabeth Fritzl tidak sakit parah, perbuatan biadab Josef Fritzl mungkin tak akan pernah terbongkar.

Selama 24 tahun, Josef menyekap putrinya, Elizabeth di gudang bawah tanah. Selama itu pula, Josef memperkosa Elizabeth hingga membuahkan 7 anak, namun yang seorang meninggal beberapa hari setelah dilahirkan.

Dari enam anak Elizabeth yang hidup, tiga di antaranya dikurung bersama Elizabeth di sebuah ruangan tanpa jendela di apartemen Josef di Kota Amstetten , Austria timur. Tiga lainnya diasuh oleh Josef dan istrinya, Rosemarie, setelah Josef mengklaim ketiga anak itu ditinggalkan begitu saja di depan pintu rumah mereka.

Nah, delapan hari lalu, Kerstin (19), salah satu dari ketiga anak yang ikut dikurung bersama Elizabeth , sakit parah. Gadis itu bahkan tak sadarkan diri. Josef kemudian membawa Kerstin ke rumah sakit. Demikian seperti diberitakan The Times, Selasa ( 29/4/2008 ).

Namun para dokter tidak bisa memastikan penyakit gadis itu. Mereka kemudian menelepon polisi untuk membantu mencarikan ibu gadis tersebut supaya dia bisa memberitahu sejarah medis Kerstin. Sebelumnya, Josef telah mengatakan kepada para dokter kalau ibu Kerstin adalah Elizabeth yang telah lama kabur dari rumah.

Entah kenapa Josef akhirnya membebaskan Elizabeth dan dua anaknya yang masih dikurung di basement. Namun kepada istrinya, Rosemarie, Josef berdusta bahwa putri mereka, Elizabeth , yang telah lama menghilang akhirnya memilih pulang ke rumah.

Dari sinilah kebiadaban Josef terkuak. Kepada polisi, Elizabeth membeberkan semua penderitaan yang dialaminya selama 24 tahun disekap ayahnya. Awalnya wanita yang kini berusia 42 tahun itu ragu-ragu untuk menceritakan kisahnya.

Namun setelah mendapat kepastian dari polisi bahwa dirinya tak akan pernah lagi bertemu ayahnya, barulah Elizabeth bersedia membeberkan semuanya.

Psikolog kepolisian saat ini masih memberikan konseling kepada Elizabeth dan enam anaknya. Juru bicara kepolisian mengatakan, tiga anak Elizabeth yang dikurung di basement sama sekali tak pernah melihat cahaya matahari dalam hidup mereka.

Ketiga anak itu diberi pakaian dan makanan oleh Josef, namun mereka tak diizinkan keluar ruangan apalagi ke sekolah. Elizabethlah yang mengajari ketiga anak hasil incest itu membaca, menulis dan berbicara. ( ita / nrl )


YM and Facebook : neo_bahamut_zero_custom@yahoo.com

"But by the grace of God I am what I am, and His grace to me was not without effect."
1 Corinthians 15:10a

"Your word is a lamp to my feet and a light for my path."
Psalms 119:105
May 23, 2008, 02:00:08 AM
Reply #2
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 469
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kristen Protestan
Amstetten - Sungguh menyedihkan melihat kondisi anak-anak hasil incest Josef Fritzl dengan putrinya, Elizabeth yang disekap selama 24 tahun. Apalagi kondisi 3 anak yang sejak lahir ikut disekap di ruang bawah tanah bersama ibu mereka, Elizabeth .

Selain kondisi fisik yang lemah dan pucat, perkembangan intelektual mereka pun terganggu.

Dari 6 anak Elizabeth yang hidup, tiga di antaranya ikut disekap bersama wanita berusia 42 tahun. Ketiganya adalah seorang gadis bernama Kerstin (19), dan dua adik laki-lakinya, Stefan (18) dan Felix (5).

Kondisi menyedihkan terlihat pada Stefan dan Felix. Kedua anak tersebut tidak bisa bicara dengan lancar seperti halnya anak-anak sebaya mereka. Keduanya hanya bisa mengeluarkan kata-kata yang sulit dimengerti orang lain.

Mereka banyak mengeluarkan suara menggeram seperti binatang dan berbisik. Keduanya juga banyak menggunakan bahasa isyarat. Parahnya lagi, Felix lebih suka merangkak daripada berjalan tegak. Padahal bocah itu sebenarnya bisa berjalan.

Demikian diutarakan seorang pejabat kepolisian Austria , Leopold Etz seperti dilansir harian Inggris, Daily Telegraph, Jumat ( 2/5/2008 ).

"Mereka berkomunikasi dengan suara-suara yang merupakan gabungan menggeram dan berbisik. Jika mereka ingin mengatakan sesuatu supaya orang lain paham, mereka harus fokus dan benar-benar konsentrasi sehingga tampaknya itu (berbicara) sangat melelahkan mereka," kata Etz.

Selama disekap Josef, kedua anak laki-laki itu, juga Kerstin yang saat ini tengah terbaring koma di rumah sakit, sama sekali tak pernah melihat cahaya matahari. Mereka juga tak pernah membaca buku. Selama disekap mereka cuma bisa menonton televisi.

Tak heran begitu bebas dari ruang bawah tanah, anak-anak itu kerap terheran-heran dengan banyak hal yang mereka lihat di sekitar mereka. Seperti ketika Felix melihat bulan, bocah itu spontan bertanya, "Tuhan ada di sana ?"

Menurut para dokter yang menangani anak-anak Elizabeth , mereka kemungkinan butuh terapi selama 8 tahun untuk benar-benar bisa menjadi anak-anak normal lainnya. ( ita / nrl )


Entah apa yang terjadi dengan kejiwaan Josef Fritzl (73). Pria yang menyekap dan memperkosa anaknya, Elisabeth, sehingga melahirkan tujuh anak ini mengaku gembira dan senang bisa menyekap putrinya.

Seperti dikutip The Sun, Jumat (9/5/2008), Fritzl secara terang-terang pernah "berkhayal" untuk menyekap Elisabeth tanpa ada cahaya matahari dan menjadi ayah dari keluarga keduannya.

Menurut pengacara Fritzl, Rudolf Mayer, ketika berhasil mewujudkannya dirinya mengatakan sangat gembira dan senang. Bahkan, istrinya tidak pernah curiga dengan kelakuan anehnya tersebut.

Pikiran menyimpang Fritzl ini terungkap, setelah dia bercerita kepada pengacaranya dan memintanya untuk membuat pengakuan publik.
YM and Facebook : neo_bahamut_zero_custom@yahoo.com

"But by the grace of God I am what I am, and His grace to me was not without effect."
1 Corinthians 15:10a

"Your word is a lamp to my feet and a light for my path."
Psalms 119:105
May 23, 2008, 02:08:51 AM
Reply #3
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 469
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kristen Protestan

Joseff


Elizabeth


Rumah penyekapan


Lorong menuju ruang bawah tanah


Toilet


Salah satu sudut ruang bawah tanah
YM and Facebook : neo_bahamut_zero_custom@yahoo.com

"But by the grace of God I am what I am, and His grace to me was not without effect."
1 Corinthians 15:10a

"Your word is a lamp to my feet and a light for my path."
Psalms 119:105
August 11, 2008, 11:30:38 AM
Reply #4
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 302
  • Gender: Male
  • Shalom, God Bless You
Ih kejem amat... biarlah apa yang dia tabur, akan dia tuai...
biarlah Tuhan yang akan menjadi hakimnya...
Hi Everbody ^-^
August 11, 2008, 11:38:30 AM
Reply #5
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1603
  • Gender: Male
    • http://profiles.friendster.com/dergian
super duper bejat banget......
punya ganguan kejiwaan ya..
MEMAYU HAYUNING BAWONO
August 11, 2008, 11:45:27 AM
Reply #6
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 302
  • Gender: Male
  • Shalom, God Bless You
Mungkin, karena dia pernah berkhayal untuk menyekap putrinya... mungkin juga dia nga sanggup tinggal sendirian, tanpa pendamping, sampai dia menyekap dan memperkosa anaknya..
Hi Everbody ^-^
January 17, 2009, 12:25:23 PM
Reply #7
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 50
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)