Author Topic: Sola Scriptura  (Read 130063 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

June 15, 2008, 12:01:09 AM
Reply #80
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 31
1 kor 1 : 19-30,
cuma ngengetin aja, bahwa TUHAN, mencemooh orang2 berhikmat, grj bolehlah merasa telah ''melakukan'' sesuatu bagi TUHAN. tapi dlm perjalanannya. dapat dilihat. dimana kah ALLAH bebas bekerja. di KATOLIK atau PROTESTAN?
 

sedikit kritik. orang yg melakukan sesuatu bagi seseorang, blm tentu mengenal hati orang itu.

GBU
Melihat Hal yang BESAR yang tersembunyi dibalik FORUM Kristen
June 15, 2008, 03:17:58 PM
Reply #81
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 20
Kembali ke pertanyaan saya semula,
apakah semua sudah final dinyatakan injil diluar kanonisasi sekarang tdk mungkin lagi bergabung dgn Injil yg kita kenal sekarang?
SIAPA YANG TELAH MENGATAKAN BHW INJIL/PERJANJIAN BARU SEKARANG SUDAH FINAL ATAU BELUM FINAL (DAN DISERTAI DGN BUKTI2 DOKUMEN)? 

Anda bertanya seolah-olah ada kemungkinan dikemudian hari nanti kitab Perjanjian Baru akan ditambahkan kitab2 lainnya. Hal ini tidak mungkin terjadi

Kenapa? sebab saya sudah pernah memberikan kriteria Gereja dalam menerima dan menyelidiki apakah suatu kitab layak diakui sebagai Kitab Suci atau tidak. Dan juga bahwa ada janji Tuhan utk membimbing umatNya utk mengenali firmanNya dari semula (Yoh 14:26, Yoh 16:13)

Jika bisa ada kitab lainnya yg dimasukkan kedalam Alkitab Perjanjian Baru, bagaimana dengan umat Tuhan selama 2000 tahun yang tidak mempunyai kitab tsb? Mengapa Tuhan membiarkan baru sampai sekarang kitab tersebut ditemukan?

Tentu saya tdk mau berspekulasi terhdp kemungkinan perkembangan kitab Perjanjian Baru (apakah bertambah atau berkurang). Yang perlu ditekankan adalah:
1. Yesus tdk pernah tersurat menyuruh para pengikutnya utk menulis Kitab Suci seputar diriNya dan ajaranNya, apalagi menentukan jenis2 kitab dalam PB! Namun, perkembangan Gereja semakin menunjukkan bhw Tradisi Suci yang Hidup dan Kuasa Gereja (Magisterium) sebagai Standar Iman tidaklah cukup, perlu ada suatu standar Firman Allah secara tertulis utk mendukung kedua hal di atas.
2. Kitab Perjanjian Baru dan sebagaimana Perjanjian Lama adalah hasil dari Kuasa Gereja (secara spesifik disebut Magisterium) dalam menemukan dan menyusun Firman Allah. Kuasa Gereja ini tentu saja tdklah melebihi Kuasa Allah itu sendiri, justru dgn Terang dari ROH KUDUS lah maka PB dpt tersusun spt yg kita terima saat ini melalui Kuasa Gereja. Dengan demikian Alkitab tdk lebih tinggi dari Kuasa Gereja sebagai sumber kebenaran, tetapi ini menegaskan bhw Alkitab (PB dan PL), Kuasa Gereja (Magisterium) dan Tradisi Suci yang Hidup adalah sejajar dan saling mendukung sebagai sumber Kebenaran ibarat Trinitas itu sendiri.
3. Adalah hal yang logis bhw dalam kanonisasi PB ditetapkan pada sumber2 kitab yang ditulis pada abad ke-1. Sesuai dengan istilah kanonisasi itu sendiri (yang berarti standarisasi), maka standarisasi tdk hanya meliputi kesamaan jenis kitab yg diterima dan keseragaman kalimat2 yg tertulis dlm kitab2 tsb. Standarisasi terhdp Iman dan kehidupan Gereja dgn mengacu kpd Injil dan kehidupan Gereja Awal di mn para jemaatnya terutama para rasul dan murid di sekitar Yesus masih hidup dan menjadi Gembala. Kehidupan Gereja Awal ini penting utk memberikan gambaran langsung bgm jemaat itu harus hidup dan bertumbuh sepeninggal Yesus si Pembawa Ajaran itu dan notabene mereka masih merupakan saksi2 hidup Yesus itu sendiri.
4. Menyambung pada Point 3, maka tetap terbuka peluang utk munculnya Injil yang memiliki wibawa yang sama dgn ke-4 Injil yg sdh ada dan surat2 kegembalaan para rasul. Juga terbuka peluang utk koreksi kitab2 dalam PB yg ada sekarang. Dengan adanya PB saat ini tentu kita tdk ingin membatasi Firman Allah yg ada di sekitar Yesus dan surat2 kegembalaan lainnya yg mgkn bersifat unik dan belum ada pada PB yg skrg. Ini tentunya sifatnya sangat spekulatif!

Pertanyaanya sehubungan dgn no. 4 mgknkah Gereja saat ini dpt tersesat di kemudian hari dgn menggunakan KS (PB dan PL) versi saat ini jika dikemudian hari diketemukan Kitab yang berwibawa sama dgn Injil dan Surat Para Rasul atau Kitab2 yg ada sekarang ternyata harus dikoreksi sesuai dengan naskah yang lebih otentik (telah diketemukan di kemudian hari)?
Gereja Katolik menyadari dan mengimani sepenuhnya bhw Gereja tdk akan pernah tersesat atau dikuasai alam maut (Mat 16:18). Menjawab tuntutan jamanlah maka dilakukan kanonsisasi KS (PL dan PB) sehingga dihasilkan Firman Allah secara standar dan tertulis. Dengan demikian, apapun perkembangan ke depan dalam penyelidikan Kitab Suci, penggunaan Kitab Suci dari dulu, saat ini dan pada masa tertentu ke depannya tdk akan membuat sesat atau mendekatkan Gereja ke dalam alam maut. Dengan kata lain, apapun perkembangan KS ke depannya, penggunaan KS saat ini tdklah sesat utk jaman ini, dan penggunaan KS secara sepenggal-penggal di masa prakanonisasi tdklah sesat pada masa itu!

Masih berlanjut, mohon jgn ditanggapi dulu! GBU.
June 19, 2008, 09:31:08 PM
Reply #82
  • FK Friend
  • FK - Senior
  • ******
  • Posts: 314
  • Gender: Male
Tentu saya tdk mau berspekulasi terhdp kemungkinan perkembangan kitab Perjanjian Baru (apakah bertambah atau berkurang). Yang perlu ditekankan adalah:
1. Yesus tdk pernah tersurat menyuruh para pengikutnya utk menulis Kitab Suci seputar diriNya dan ajaranNya, apalagi menentukan jenis2 kitab dalam PB! Namun, perkembangan Gereja semakin menunjukkan bhw Tradisi Suci yang Hidup dan Kuasa Gereja (Magisterium) sebagai Standar Iman tidaklah cukup, perlu ada suatu standar Firman Allah secara tertulis utk mendukung kedua hal di atas.

Apa sekarang anda mau bilang bahwa gereja anda yg menentukan kanon Alkitab?
Dimana buktinya? Jangan hanya berikan ‘khotbah’, tapi tolong berikan bukti terlebih dulu bahwa Gereja Roma Katolik adalah sama dengan Gereja mula2 . Dan kalau bisa, tolong tunjukkan darimana gereja anda dapatkan dogma Maria diangkat kesurga tanpa mengalami kematian? Apakah dogma itu berasal dari Gereja mula-mula? Kalau iya, berikan buktinya kapan dan oleh siapa.

Quote
2. Kitab Perjanjian Baru dan sebagaimana Perjanjian Lama adalah hasil dari Kuasa Gereja (secara spesifik disebut Magisterium) dalam menemukan dan menyusun Firman Allah. Kuasa Gereja ini tentu saja tdklah melebihi Kuasa Allah itu sendiri, justru dgn Terang dari ROH KUDUS lah maka PB dpt tersusun spt yg kita terima saat ini melalui Kuasa Gereja. Dengan demikian Alkitab tdk lebih tinggi dari Kuasa Gereja sebagai sumber kebenaran, tetapi ini menegaskan bhw Alkitab (PB dan PL), Kuasa Gereja (Magisterium) dan Tradisi Suci yang Hidup adalah sejajar dan saling mendukung sebagai sumber Kebenaran ibarat Trinitas itu sendiri.

Benarkah demikian bahwa kitab PL dan PB adalah keputusan dari Magisterium?
Sekali lagi yg kita temukan adalah sekedar suatu assertion tanpa bukti.

Kalau memang Gereja anda yg menentukan kitab PL, lalu darimana orang Yahudi yang hidup 100 tahun sebelum Kristus lahir kedunia mengetahui yang mana adalah Kitab Suci dan yg  mana bukan? Apakah Gereja anda sudah ada sebelum Kristus lahir ke dunia?

Apakah Alkitab mengajarkan bahwa Kitab Suci dilahirkan oleh Gereja Roma Katolik,  spt yg org2 pembela iman Roma Katolik sering utarakan? 

Tidak, sebab 2 Petrus 1:20-21 menulis bahwa Kitab Suci lahir oleh Allah sendiri lewat dorongan ROH KUDUS dan bukan karena Gereja, apalagi Gereja Roma Katolik:

Quote
Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri. sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan ROH KUDUS orang-orang berbicara atas nama Allah.

Kitab Suci adalah Firman Allah. Dan pada dasarnya Firman Allah adalah kekal, sedangkan Gereja bukanlah sesuatu yg kekal adanya, ini bukti bahwa Firman Allah melebihi otoritas Gereja. Gereja dipercayai Allah untuk meninggikan FirmanNya dan bukannya untuk dijadikan setara dengan FirmanNya. Tugas Gereja adalah untuk memberitakan Firman Allah dan bukan untuk menyainginya.

Walaupun Gereja lebih dulu ada dari PB, itu bukan berarti Gereja yg menentukan Alkitab PB. Kebenaran yg ada dalam PB adalah kebenaran yg kekal, yang juga ada dalam PL. Dan kebenaran ini diberitakan pertamanya secara oral dan kemudian secara tertulis (menjadi Alkitab).

Apa yg diberitakan secara oral, itu juga yg ditulis dalam PB. Dan Gereja ada karena kebenaran tsb. Dan apa yg merupakan Gereja yg benar harus ditemukan didalam Alkitab sebagai bukti bahwa Gereja itu sungguh2 Gereja yg benar.

Oleh karena itu St. Augustine menulis bahwa hanya Alkitab yg harus diselidiki untuk kita menemukan Gereja, dan bukannya percaya perkataan atau opini manusia:
Quote
We ought to find the Church, as the Head of The Church, in the Holy Canonical Scriptures, not to enquire for it in the various reports and opinions and words and visions of men (De Unitate Ecclesiase, PL 43:429)

Quote
4. Menyambung pada Point 3, maka tetap terbuka peluang utk munculnya Injil yang memiliki wibawa yang sama dgn ke-4 Injil yg sdh ada dan surat2 kegembalaan para rasul. Juga terbuka peluang utk koreksi kitab2 dalam PB yg ada sekarang. Dengan adanya PB saat ini tentu kita tdk ingin membatasi Firman Allah yg ada di sekitar Yesus dan surat2 kegembalaan lainnya yg mgkn bersifat unik dan belum ada pada PB yg skrg. Ini tentunya sifatnya sangat spekulatif!

Jika memang ada ‘peluang’ yg dimaksud, silahkan berikan contohnya. Kitab abad 1 mana yg pantas masuk kanon Alkitab selain yg memang sudah masuk bagian Alkitab?


Quote
Pertanyaanya sehubungan dgn no. 4 mgknkah Gereja saat ini dpt tersesat di kemudian hari dgn menggunakan KS (PB dan PL) versi saat ini jika dikemudian hari diketemukan Kitab yang berwibawa sama dgn Injil dan Surat Para Rasul atau Kitab2 yg ada sekarang ternyata harus dikoreksi sesuai dengan naskah yang lebih otentik (telah diketemukan di kemudian hari)?
Gereja Katolik menyadari dan mengimani sepenuhnya bhw Gereja tdk akan pernah tersesat atau dikuasai alam maut (Mat 16:18).

Lagi-lagi ayat favoritnya orang Katolik Roma keluar (Mat 16:18).

Silahkan baca topik yg sudah khusus membahas mengenai Mat 16:18, dan lihat apakah interpretasi Gereja anda bisa membuktikan adanya Kepausan di Alkitab
For I determined not to know anything ... except Jesus Christ and Him crucified.
June 19, 2008, 09:49:17 PM
Reply #83
  • FK Friend
  • FK - Senior
  • ******
  • Posts: 314
  • Gender: Male
Orang Roma Katolik paling sering bertanya darimana seseorang yang percaya sola scriptura tahu daftar kanon Alkitab itu apa. Mereka berargumen bahwa karena Alkitab tidak memberikan daftar lengkap kitab yang ada dalam Alkitab, maka harus ada suatu Tradisi dan suatu Magisterium yang menetapkan kanon Alkitab tersebut

Argumen ini sekilas kelihatan sangat masuk akal dan cukup kuat, tapi kalau kita sungguh-sungguh pelajari sejarah Gereja, maka akan kita temukan bahwa Gereja setelah jaman para rasul tidak mempunyai otoritas untuk menetapkan kanon Alkitab, melainkan dipimpin oleh ROH KUDUS untuk mengenali firmanNya, yaitu Alkitab.

Tidak ada seorang Roma Katolikpun yang akan menuduh orang Protestan tidak konsisten dengan prinsip sola scripturanya jika si Protestan tersebut menolak membunuh seseorang dengan senjata tembak, walaupun senjata tembak tidak ada dalam Alkitab. Lalu mengapa orang Roma Katolik selalu menekan orang Protestan untuk membuktikan adanya kanon Alkitab dalam Alkitab?

Yang harus kita perhatikan adalah prinsip dari Alkitab mengenai larangan membunuh, dan bukannya soal membunuh pakai senjata apa. Dan karena prinsip Alkitab menyatakan bahwa pembunuhan itu dilarang, maka membunuh dengan senjata tembak merupakan juga sesuatu yang terlarang, sebab itu adalah implikasi dari prinsip yang sudah ditetapkan oleh Alkitab

Demikian pula dengan sola scriptura. Hanya karena Alkitab tidak menyebut satu-persatu kitab-kitab yang ada dalam Alkitab bukan berarti sola scriptura adalah ajaran yang salah dan ajaran adanya suatu Tradisi dan Magisterium (seperti yang orang Roma Katolik sering nyatakan) harus ada menjadi otomatis benar.

Walaupun Kitab Suci tidak memberikan suatu daftar kitab-kitab yang termasuk dalam Alkitab, Alkitab memberikan prinsip / cara untuk mengenali apa yang merupakan bagian dari Alkitab itu sendiri.
For I determined not to know anything ... except Jesus Christ and Him crucified.
June 19, 2008, 10:10:58 PM
Reply #84
  • FK Friend
  • FK - Senior
  • ******
  • Posts: 314
  • Gender: Male
Protestan dapat percaya akan otoritas Alkitab lewat sesuatu bukti yang berada diluar Alkitab tanpa harus melanggar prinsip sola scriptura. Sama seperti Yesus melakukan mujizat dan mujizat itu merupakan tanda atau bukti bahwa Dia adalah Mesias dan mempunyai otoritas diatas segalanya.

Tidak ada suatu pedoman iman yang ada dengan sendirinya dalam kekosongan. Suatu pedoman iman hanya bisa dilihat lewat bukti atau tanda yang menyertai pedoman iman tersebut. Suatu pedoman iman adalah kesimpulan dari adanya suatu bukti / evidence yang memimpin ke pedoman iman yang bersangkutan itu. Jika seseorang berpikir bahwa bukti yang ada menunjuk kepada Gereja Roma Katolik sebagai Gereja yang benar, maka orang itu akan menjadi orang Roma Katolik, begitu pula jika ada yang berpikir bahwa bukti yang ada menunjuk kepada Alkitab sebagai satu-satunya otoritas tertinggi yang infallible, maka orang itu akan percaya kepada sola scriptura. Adalah sesuatu yang tidak logical jika kita dipaksa harus hanya percaya akan apa yang hanya ada dalam Alkitab tanpa diperbolehkan melihat bukti-bukti yang ada diluar Alkitab, sebab sola scriptura adalah kesimpulan dari bukti-bukti didalam dan diluar Alkitab yang dapat kita temukan.

Jadi kanon Alkitab yang tidak terdapat dalam Alkitab bukan merupakan suatu violation dari prinsip sola scriptura. Roma Katolik sering kali membuat suatu pernyataan yang memojokkan sola scriptura dengan berkata bahwa tanpa adanya Gereja Magisterium yang menentukan kanon Alkitab maka tidak mungkin kita bisa tahu dengan pasti apa isi kanon Alkitab itu. Hal ini terus menerus didengungkan oleh mereka walaupun sejarah memberikan fakta bahwa Gereja mula-mula bukanlah Gereja Roma Katolik dan Yesus sendiri dan para rasul tidak pernah mengajarkan bahwa Gereja akan berpusat di Roma dengan Paus sebagai Kepala Gereja.

Walaupun sepertinya merupakan sesuatu ide yang sangat menarik untuk berpikir bahwa Gerejalah yang menentukan kanon Alkitab, hal itu bukanlah apa yang sesungguhnya terjadi. Orang Kristen mula-mula tidak mengikuti cara approach seperti ini, melainkan menggunakan suatu kriteria lain untuk mengenali kitab-kitab yang merupakan ilham ROH KUDUS itu (Alkitab)

 
« Last Edit: June 19, 2008, 10:54:27 PM by sandpiper »
For I determined not to know anything ... except Jesus Christ and Him crucified.
June 19, 2008, 10:41:12 PM
Reply #85
  • FK Friend
  • FK - Senior
  • ******
  • Posts: 314
  • Gender: Male
Lalu kriteria apa yang digunakan oleh orang-orang Kristen mula-mula untuk mengenali kitab mana yang adalah Alkitab dan yang mana yang bukan?

Ahli sejarah Gereja mula-mula, JND Kelly menulis bahwa salah satu kriteria yang digunakan untuk mengenali suatu kitab Alkitab adalah kriteria apostolik, yaitu kitab yang bersangkutan harus ditulis oleh rasul atau mereka yang dipercayai dan diberikan otoritas oleh para rasul sebagai seorang pendamping pelayanan mereka. JND Kelly menulis:
Quote
the criterion which ultimately came to prevail was apostolicity. Unless a book could be shown to come from the pen of an apostle, or at least to have the authority of an apostle behind it, it was peremptorily rejected, however edifying or popular with the faithful it might be ("Early Christian Doctrines" Hal.60)

Alkitab sendiri memberikan prinsip seperti ini yang dapat kita baca:

Quote
Jawab-Nya: "Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya.
Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau ROH KUDUS turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi. (Kisah Rasul 1:7-8)

supaya kamu mengingat akan perkataan yang dahulu telah diucapkan oleh nabi-nabi kudus dan mengingat akan perintah Tuhan dan Juruselamat yang telah disampaikan oleh rasul-rasulmu kepadamu (2 Petrus 3:2)

Jadi dapat kita lihat bagaimana kanon Alkitab ditentukan oleh kriteria apostolik dan bukannya karena suatu Gereja yang berpusat di Roma menentukannya buat kita.

Selain itu, Gereja di Roma pada awalnya tidak menerima kitab Ibrani sebagai bagian dari Alkitab, membuktikan bahwa pernyataan orang Roma Katolik bahwa Gerejanya yang menentukan kanon Alkitab adalah suatu pernyataan tanpa disertai bukti. Baru setelah adanya opini meluas bahwa Paulus adalah penulis Ibrani, Gereja di Roma menerima kitab tersebut sebagai bagian dari Alkitab.

Ahli Alkitab dan scholar Roma Katolik yang bernama Raymond Brown menulis:
Quote
Hebrews was not Scriptures by the Roman criterion. Only when the opinion that Paul wrote it won the day (ca 400) was Rome willing to accept it as the fourteenth letter of the apostle (Antioch And Rome: New Testament Cradle Of Christianity. Hal 148)

Jelas bahwa kriteria Gereja mula-mula dalam menentukan kanon Alkitab bukanlah dengan menuruti apa yang Gereja di Roma katakan, melainkan ada suatu standard kriteria lain yang digunakan dan standard kriteria inilah yang "menentukan" kitab mana yang masuk kanon Alkitab.
For I determined not to know anything ... except Jesus Christ and Him crucified.
June 22, 2008, 05:49:10 PM
Reply #86
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 20
@sandpiper

anda sangat bersemangat menanggapi tulisan saya. maaf, saya kurang sehat sdh hampir 2 minggu terakhir ini. saya tdk menangapi seluruh tulisan anda (hanya sebatas sejarah dan filosofi penulisan alkitab sehubungan dgn sola scriptura), tapi saya berikan anda lagi satu pertanyaan utk menguji pemahaman anda terhdp Alkitab dan pemahaman anda apa itu Firman Tuhan, magisterium dan Tradisi Gereja.

Benar atau salahkan pernyataan saya di bwh ini:
Bhw PL dan PB masing-masing berisi Firman Allah, magisterium Musa/Gereja dan Tradisi? Berikan alasan utk masing2 pilihan jawaban anda (benar/salah).

Thanks. GBU.
June 23, 2008, 11:24:31 AM
Reply #87
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 44
@sandpiper

anda sangat bersemangat menanggapi tulisan saya. maaf, saya kurang sehat sdh hampir 2 minggu terakhir ini. saya tdk menangapi seluruh tulisan anda (hanya sebatas sejarah dan filosofi penulisan alkitab sehubungan dgn sola scriptura), tapi saya berikan anda lagi satu pertanyaan utk menguji pemahaman anda terhdp Alkitab dan pemahaman anda apa itu Firman Tuhan, magisterium dan Tradisi Gereja.

Benar atau salahkan pernyataan saya di bwh ini:
Bhw PL dan PB masing-masing berisi Firman Allah, magisterium Musa/Gereja dan Tradisi? Berikan alasan utk masing2 pilihan jawaban anda (benar/salah).

Thanks. GBU.

Sandpiper tulisnya panjang - panjang kok anda abaikan begitu saja? Bagaimana bisa berdiskusi dengan baik?
Jika anda memang meng-iya-kan semuanya, kenapa ngga akui aja?

Sudah begitu, belum selesai komentar semuanya, mau bertanya lagi?

Ini namanya anda cuma mau menyerang tanpa mau berdiskusi. Sama aja dengan member - member islam lainya disini. Cuma menyerang tanpa berdiskusi.

Jika mau berdiskusi, ya setidaknya, komentar apa yang sandpiper tulis.
June 23, 2008, 06:10:55 PM
Reply #88
  • FK Friend
  • FK - Senior
  • ******
  • Posts: 314
  • Gender: Male

Benar atau salahkan pernyataan saya di bwh ini:
Bhw PL dan PB masing-masing berisi Firman Allah, magisterium Musa/Gereja dan Tradisi? Berikan alasan utk masing2 pilihan jawaban anda (benar/salah).

Pertama, anda membelah dua satu hal yang semustinya tidak dibelah. Yaitu Tradisi dan Firman Allah. Tradisi yg dimaksud dalam Alkitab (terutama yg dimaksud Paulus disuratnya)adalah sama dengan pemberitaan / penginjilan akan Firman Allah itu sendiri

Quote
Sebab itu, berdirilah teguh dan berpeganglah pada ajaran-ajaran yang kamu terima dari kami, baik secara lisan, maupun secara tertulis
(2 Tes 2:15)

Apa yg dimaksud Paulus mengenai ayat ini? apa ayat ini mengajarkan adanya suatu ajaran lisan yg berbeda dengan ajaran tertulis (spt yg dipercayai orang Roma Katolik)?

Tidak, sebab diayat 14 Paulus menulis bahwa dia sedang berbicara mengenai satu hal, yaitu Injil yg dia beritakan.
Quote
Untuk itulah Ia telah memanggil kamu oleh Injil yang kami beritakan, sehingga kamu boleh memperoleh kemuliaan Yesus Kristus, Tuhan kita
(ayat 14)

Dan Injil inilah yang dia sampaikan baik secara tertulis lewat surat2nya maupun secara lisan saat bertemu muka dengan umat. Tapi apakah mau lewat tertulis atau lisan, the message is the same, yaitu the Gospel of Jesus Christ.

Sekarang saya mau bertanya kepada anda, coba tunjukkan contoh ajaran lisan ini yang gereja anda percayai ada dalam gereja anda dan yang berbeda dgn apa yg Paulus tulis dalam surat2nya. Mana buktinya kalau memang ada?

Kedua, Magisterium Musa / Gereja ada, tetapi ada suatu perbedaan yang sangat besar antara Magisterium Musa / Gereja di Alkitab dengan Magisterium gereja anda.
Gereja anda mengaku-ngaku dirinya infallible, sedangkan di Alkitab tidak ada magisterium infallible itu.

Alkitab menyatakan bahwa pedoman iman kita yg infallible adalah Alkitab dan bukannya Magisterium Musa atau Gereja. Gereja sering tersesat, baca Wahyu 2 & 3.




For I determined not to know anything ... except Jesus Christ and Him crucified.
June 24, 2008, 12:38:43 AM
Reply #89
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 20
Kedua, Magisterium Musa / Gereja ada, tetapi ada suatu perbedaan yang sangat besar antara Magisterium Musa / Gereja di Alkitab dengan Magisterium gereja anda.
Gereja anda mengaku-ngaku dirinya infallible, sedangkan di Alkitab tidak ada magisterium infallible itu.
Anda yakin bhw Alkitab tidak menyebutkan Magisterium Musa/Gereja itu infallible, klo begitu pada bagian mana di Alkitab disebutkan bhw Magisterium Musa dan Magisterium Gereja itu fallible (dpt sesat)?????? Mohon dijelaskan dan diberikan contoh kesesatan itu.


Bagian lain dari seluruh postingan anda akan saya jawab komprehensif (termasuk pertanyaan2 anda).

Sebagai permintaan/pertanyaan terakhir dari saya sebelum saya membahas seluruh tulisan anda sebelum2nya adalah:
1. mohon uraikan sejarah pemakaian kitab2 tertulis (PL, Injil dan surat2 Gembala)  pada masa awal gereja hingga pra-kanonisasi
GBU
2. mohon uraikan sejarah kanonisasi Alkitab (PL dan PB)
Utk kedua poin di atas anda ckp menunjukkan link situs yg anda terima keabsahan isinya atau yg resmi menjadi ajaran gereja anda.

Terima kasih. GBU
« Last Edit: June 24, 2008, 01:04:22 AM by love_peaceful »
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)