Author Topic: Matius 16:18  (Read 40409 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

May 28, 2008, 03:37:57 PM
Reply #10
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 5
Quote
Tidak ada bukti manuskrip Matius dalam bahasa Aramaic. Semua manuskrip2 tua yg ada hanya ditulis dalam bahasa Yunani. Jadi lebih baik kita pelajari sesuai apa yg ditulis dalam bahasa aslinya, daripada spekulasi apa yg Yesus katakan dalam bahasa Aramaic. Lebih baik kita tetap stick to the original language dari tulisan Matius yg diakui sbg tulisan yg diinspirasi ROH KUDUS, yaitu Injil Matius dalam bahasa Yunani


Monggo...ada e-book gratis yang anda bisa baca mengenai reliability of the Greek.http://www.aramaicpeshitta.com/

Quote
Dan kalau the original manuscript in greek membedakan antara petros dan petra, sudah pasti juga ada pengertian special yg dimaksud


Seperti sudah dijelaskan oleh Cah_Samosir, Kata benda dalam bahasa Yunani dibagi menjadi 3 jenis: feminin, maskulin, dan neuter/netral. Nama Petrus yang adalah laki-laki tentu harus menggunakan nama maskulin sementara 'batu' yang menjadi masalah diartikan Petra yang bersifat feminin.

Kenapa kata batu besar ini bersifat feminin?

'Tanah' (land) oleh bangsa-bangsa yang menggunakan kata ganti orang ke-3 yang dibedakan menurut gender seperti bhs Inggris(HE/She) dapat diganti dengan "she". Bahkan untuk nama negara secara khusus menggunakan "she". Kalo tidak percaya coba tanya sama bule yang berpendidikan. Bahkan orang Jepang pun berpikiran sama, makanya ada yang namanya "Nyotaimori"(silahkan di-Google atau cari di Wikipedia sendiri)(May contain a bit obscene images but NOT porn). Ini didasari oleh pemikiran bahwa tanah (land) dan perempuan memiliki kesamaan: dapat mensuplai kebutuhan.

Contoh:
Tanah memberi tempat tinggal/daerah/teritori dan kekayaan alam(barang tambang, tanaman)
Perempuan melahirkan manusia baru dan mengurusnya secara alami dengan kewajiban memberi ASI.

Jadi...Yesus membedakan Petros dan Petra karena memang mereka tidak bisa disamakan. Masa' Petrus yang cowo dikasi nama feminin? 'Batu' yang secara kebudayaan dan linguistik bersifat feminin tentu juga tidak bisa digantikan dengan kata benda yang maskulin karena memang kata itu tidak ada.

Lagi, apakah dalam membedakan anda menggunakan kata 'dan' dalam kalimat anda?
"Mr. Bean bodoh dan Einstein pintar"
Atau
"Mr. Bean bodoh tetapi Einstein pintar"

Tidak jarang ada orang protestan yang secara tidak sadar sengaja mengganti 'dan' dalam Matt 16:18 menjadi 'tapi'.

Silahkan baca dulu http://www.catholic.com/library/Peter_the_Rock.asp mengenai latar belakang linguistik tentang masalah ini sebelum me-reply post saya. Di sini dijelaskan dengan santai dengan cerita.
« Last Edit: May 28, 2008, 03:46:37 PM by Zavius Firerave »
May 28, 2008, 03:46:17 PM
Reply #11
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 2738
  • me , just moe without 'o'
Quote
Tidak ada bukti manuskrip Matius dalam bahasa Aramaic. Semua manuskrip2 tua yg ada hanya ditulis dalam bahasa Yunani. Jadi lebih baik kita pelajari sesuai apa yg ditulis dalam bahasa aslinya, daripada spekulasi apa yg Yesus katakan dalam bahasa Aramaic. Lebih baik kita tetap stick to the original language dari tulisan Matius yg diakui sbg tulisan yg diinspirasi ROH KUDUS, yaitu Injil Matius dalam bahasa Yunani


Monggo...ada e-book gratis yang anda bisa baca mengenai reliability of the Greek.

http://www.aramaicpes#$%ta.com/


Link nya sdh bener apa belon ya, kog ndak bisa buka? thx

Salam
[image] of mine  is  God's own [image]

http://rotihidup.blogspot.com/

His crown was of thorns
His throne was a cross
His glory was humiliation

(the wisdom of the desert)
May 28, 2008, 03:51:05 PM
Reply #12
  • Founder/Webmaster
  • Administrator
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1275
  • Gender: Male
Mungkin tersensor karna ada bagiannya yang masuk dalam bad words.

Coba diketik ulang memakai spasi atau garis datar untuk dipisahkan huruf - hurufnya.
May 28, 2008, 03:56:14 PM
Reply #13
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 5
Iya, sori. Lagi nyoba benerin.
Ini direct link ke e-booknya

http://www.aramaicpes[h]itta.com/Was%20the%20New%20Testament%20Really%20Written%20in%20Greek%20-%20Edition%201a.pdf

Ini link ke website-nya

http://www.aramaicpes[h]itta.com/

Hilangkan simbol [] di sekitar huruf "h".
May 28, 2008, 04:44:03 PM
Reply #14
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 102
  • Gender: Male
  • Christ is my portion !
Sdr.sandpiper, siapa bilang interpretasi kedua sulit dibuktikan :

Ini dia buktinya :

Batu karang dalam Matius 16:18 ada 2 aspek :


1) Kristus itu sendiri   (interpretasi kedua)

1 Korintus 3:11 ......>Karena tidak ada seorangpun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus.

Ayat ini adalah ketuk palu dari Rasul Paulus bagi siapa saja yang coba-coba meletakkan dasar lain selain Kristus terutama bagi Roman Catholic dimana saya tidak habis pikir bagaimana mereka memandang ayat ini.

Hi Newman,

Saya setuju bahwa Kristus adalah batu dasar dimana Gereja berdiri. In fact, org2 Katolik pun percaya demikian, hanya bedanya mereka juga percaya bahwa diayat ini khususnya, Yesus sedang bicara kepada Petrus dan menunjuk kpd Petrus saat ucapan ini diutarakanNya

Jadi mengenai 1 Kor 3:11, semua pihak setuju bahwa Paulus mengajarkan Yesus adalah dasar. Tapi org Roma Katolik akan berkelit dgn berkata walaupun Yesus adalah dasar, tapi Petrus juga dasar, walaupun Yesus lebih “mendasar” dan Petrus “berdasar” kepada Yesus.

Jadi memang interpretasi bahwa The Rock di Matius 16 adalah Yesus / pengakuan iman Petrus bahwa Yesus adalah Anak Allah lebih plausible daripada interpretasi Katolik yg berkata Petrus adalah the Rock.

However, saya sedang memilih interpretasi yg mana yg lebih akurat sesuai konteks Matius 16. Personally, saya tidak keberatan kalau kita percaya bahwa either Batu yg dimaksud adalah Yesus atau pengakuan iman bahwa Yesus adalah Anak Allah. Tapi kalau kita hanya bisa memilih satu interpretasi yg bisa dipilih, maka saya lebih cenderung kepada interpretasi ketiga.

Cheers

Yes, I know this is a classic question and I know what you mean.

Sdr. sandpiper , sebenarnya baik itu interpretasi kedua maupun interpretasi ketiga semuanya mengacu kepada Yesus Kristus.
Semua orang percaya adalah batu namun bukan dalam arti sebagai batu dasar. Semua orang percaya hanyalah batu penyusun bagi kediaman Allah dimana batu-batu ini adalah hasil pengubahan ROH KUDUS dalam orang percaya. Itulah sebabnya semua orang percaya diubah sampai serupa gambar-Nya. Inilah mengapa sebabnya antara batu ini demikian mirip. Yang satu adalah batu dasar yaitu Kristus dan kesaksian (wahyu) tentang Kristus, dan batu-batu lainnya (orang percaya) adalah hasil pengubahan ROH KUDUS bagi penyusun kediaman Allah. Dan saya sangat jelas melihat pemikiran ini dalam konteks keseluruhan Alkitab. Dan pemikiran inilah jalur pengembangan Alkitab.
Dan terakhir , jika  batu dasar dalam Matius 16:18 tetap direfer ke Petrus oleh sebagian orang (termasuk Roman Catholic dan sebagian commentary oleh Protestant scholar) berdasarkan Wahyu 21:14, hal ini bukan berarti mengandung diperbolehkannya jalur pemikiran adanya papacy. Karena Wahyu 21:14 yang mengatakan "dibangun atas rasul" paralel dengan Efesus 2:20 yang menyiratkan bahwa sebenarnya kesaksian yang mereka berikanlah sebagai dasar (interpretasi ke-3 yang kamu katakan sdr.sandpiper). Jadi walaupun rasul disebutkan dasar dalam Wahyu 21:14, hal ini hanya menyiratkan bahwa fokusnya ditujukan kepada kesaksian mereka akan Yesus Kristus (lihat Efesus 3:5-6 diatas yang menyiratkan pemberitaan para rasul dan nabi akan Kristus). Tambahan lagi, jika papacy diterapkan maka kekepalaan atas Gereja akan berpindah dari Kristus kepada Paus. Dan ini secara jelas bertentangan dengan Alkitab.

Struktur yang jelas adalah Allah ...> Kristus....>dan Gereja (1 Korintus 11:3)

bukan

Allah ....>Kristus.....>Paus...>dan Gereja


Salam ya sdr.sandpiper.  :afro:
« Last Edit: May 28, 2008, 09:20:15 PM by Newman »
"If God spare my life, I will see to it that the boy who drives the plowshare knows more of the scripture than you, Sir!"
May 28, 2008, 08:34:08 PM
Reply #15
  • FK Friend
  • FK - Senior
  • ******
  • Posts: 314
  • Gender: Male
saya kurang tau mas, ada or ga nya manuscript semua alkitab dalam basaha aramaic, krn emg saya blm pernah melihat secara langsung...tapi klo mas mau berusaha sedikit, mas pasti menemukan nats diatas dalam (MAT 16:18) dalam bahasa aramaic...
intiny spt ini mas...klo mas percaya injil adalah firman Yesus, maka kita harus belajar juga menerima bahwa bahasa yg digunakan Yesus adalah bahasa Aramaic, bukan bahasa Yunani...
Saya tahu bahwa Yesus bicara dalam bahasa Aramaic. Tapi Injil Matius diakui sebagai diilhami oleh ROH KUDUS dalam bahasa Greek dan bukan Aramaic. So here's my point, kita tidak tahu dgn persis apa yg Yesus katakan dalam bahasa Aramaic, sebab itu kita hanya bisa belajar dari Injil Matius yg ditulis dalam bahasa Greek (Yunani)

Masalahnya, kita tidak pernah menemukan manuskrip asli Matius yg ditulis dalam bahasa aramaic, melainkan hanya bahasa Yunani. Jadi sangat sulit jka kita mau spekulasi utk mengartikan kata the rock dengan mengacu kepada bahasa aramaic, sebab batu itu dalam bahasa aramaic bukan hanya disebut "kepha", tapi juga bisa "shua"

Alasan kedua mengapa saya menolak interpretasi bahwa Petrus adalah the Rock adalah karena jika memang itu yg dimaksud oleh Matius, mengapa ia tidak menjelaskan terlebih lanjut secara explicit?


Quote
klo kita baca kembali ayat yg diberikan : Mat 16:8
"Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya."

disini Yesus yang berkata2 (tentu dalam bahasa Aramaic, krn Yesus emg menggunakan bahasa Aramaic) kepada Petrus..bukan kepada yg lain...jadi bukan pengakuan Petrus..mungkin salah ayat mas nya kali hehehehe
Jadi anda tahu persis apa yg Yesus katakan dalam bahasa Aramaic? Kalau bisa tahu persis, maka saya angkat topi buat anda, sebab tidak ada satu ahli Alkitabpun yg bisa tahu persis apa yg Dia katakan dalam bahasa Aramaic mengenai ayat 16:18 ini.

Spt yg saya sudah jelaskan, ayat 18 berhubungan dgn ayat 15-17, khususnya ayat 16:
Quote
15. Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?"

16. Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!"

17. Kata Yesus kepadanya: "Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga.

18. Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.

Ayat 16 menjelaskan bagaimana Petrus memberikan pengakuan imannya bahwa Yesus adalah Mesias, dan di ayat 17 Yesus memberkati Petrus atas apa yg dia ucapkan. Dan ucapan Petrus itu (pengakuan imannya) dijadikan dasar dari ayat 18. Oleh karena itu Kristus berkata, " Engkaulah Petrus dan di atas batu karang ini (pengakuan imanmu) Aku akan mendirikan jemaatKu..."

Quote
ada yg lain ko mas...
Gerhard Maier (Teolog Lutheran) dalam buku Biblical Interpretation and Church Text and Context (Terjemahan oleh HP Dressler) halaman 60;
DA Carson, Professor of New Testament, Babtist Protestant dalam The Expositor's Bible Commentary;

silahkan dicari sendiri ya...
dan lagi mas..mereka itu profesor semua yg tentu saja ilmu, pengalaman dan penelitiannya sdh diakui, dibandingkan kita2 ini or paling ga saya tentang bible...

Spt yg saya sudah katakan sebelumnya banyak ahli teologi Protestan yg percaya bahwa Petrus adalah Batu, tapi yg mereka maksud adalah hanya diri Petrus saja dan bukannya org lain spt Paus. Jadi walaupun mereka percaya bahwa yg dimaksud adalah Petrus, tetap apa yg mereka katakan tidak bisa dijadikan dukungan oleh Roma Katolik.

saya jadi agak bingung utk percaya omongan mana yg benar, apakah yg pertama or yg kedua..
tafsiran pertama or kedua ???
mungkin krn diprotestan, semua bisa menafsirkan alkitab ya dan tidak ada satu otoritas tertinggi yg melakukan hal tersebut, makanya penafsirannya bisa berbeda2 1 dgn yg lain..bahkan penafsiran seorang bisa berbeda pertama dan berikutnya...akhirnya spt yg kita lihat skr ini, banyak sekali denominasi krn tersebut; bukan satu tubuh lagi...

Memang benar oleh karena Protestan tidak mempunyai badan tertentu spt Vatican, maka penafsiran Alkitab hanya bisa dilakukan secara individual (private). Tapi jika ada kesalahan dalam interpretasi bukan berarti yg salah adalah prinsip sola scripturanya, sebab manusianya lah yg bersalah dan bukan prinsipnya.
For I determined not to know anything ... except Jesus Christ and Him crucified.
May 28, 2008, 08:45:50 PM
Reply #16
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 306
  • Kasih Karunia
Quote
any way...saya rasa, saya cukup memberi kontribusi krn saya sdh menjelaskkan berdasarkan yg saya ketahui dalam gereja katolik...selebihnya, silahkan bro and sis klo ingin tau lebih banyak menggali sendiri...
mohon maaf, klo ada kata2 yg kurang berkenan....


salam damai....

Terima kasih Bro. Cah_Samosir.

Dalam berdiskusi spt ini terkadang tidak tercapai kata sepakat,
Namun setiap pihak telah mengungkapkan opininya untuk kemudian dipelajari pihak lain,
Dan semoga wawasan bisa bertambah.

God Bless You Abundantly
He Must Grow Greater And Greater But I Less And Less
May 28, 2008, 08:56:49 PM
Reply #17
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 102
  • Gender: Male
  • Christ is my portion !
ada yg lain ko mas...
Gerhard Maier (Teolog Lutheran) dalam buku Biblical Interpretation and Church Text and Context (Terjemahan oleh HP Dressler) halaman 60;
DA Carson, Professor of New Testament, Babtist Protestant dalam The Expositor's Bible Commentary;
silahkan dicari sendiri ya...
dan lagi mas..mereka itu profesor semua yg tentu saja ilmu, pengalaman dan penelitiannya sdh diakui, dibandingkan kita2 ini or paling ga saya tentang bible...

Spt yg saya sudah katakan sebelumnya banyak ahli teologi Protestan yg percaya bahwa Petrus adalah Batu, tapi yg mereka maksud adalah hanya diri Petrus saja dan bukannya org lain spt Paus. Jadi walaupun mereka percaya bahwa yg dimaksud adalah Petrus, tetap apa yg mereka katakan tidak bisa dijadikan dukungan oleh Roma Katolik.

Yang saya bold merah sepertinya perlu saya tambahkan kalimatnya  :

...dan ahli-ahli (professor Alkitab) yang memberikan penafsiran ini adalah orang-orang yang menolak Kepausan (Papacy).

Sekali lagi, jika batu dasar dalam  Matius 16:18 memang dipaksakan atau taruhlah memang Petrus, seperti halnya dasar ditujukan kepada 12 rasul dalam Wahyu 21:14, itu tidak lain karena para rasul disini memang memberikan kesaksian tentang Tuhan Yesus Kristus (lihat dan baca dengan jelas Efesus 3:5-6). Jadi target point disini adalah kesaksian tentang Tuhan Yesus Kristus.

Jadi jika disebut Tuhan Yesus untuk suatu kasus disebut sebagai batu penjuru (untuk aspek menyatukan kedua tembok pemisah seperti Kis 4:11), maka para rasul adalah dasar (Wahyu 21:14) dengan target point nya adalah kesaksian tentang Tuhan Yesus Kristus.

Dan ayat ini tidak sedang menceritakan bahwa Kepausan (Papacy) boleh didirikan.    

Kalau ayat tentang Tuhan Yesus sebagai dasar sudah sangat jelas dalam 1 Korintus 3:11.

Jadi pokok pembicaraan disini adalah Yesus Kristus itu sendiri dan pembicaraan (kesaksian) tentang Tuhan Yesus Kristus.


Salam  :afro:


« Last Edit: May 28, 2008, 09:24:24 PM by Newman »
"If God spare my life, I will see to it that the boy who drives the plowshare knows more of the scripture than you, Sir!"
May 28, 2008, 09:01:37 PM
Reply #18
  • FK Friend
  • FK - Senior
  • ******
  • Posts: 314
  • Gender: Male
Quote
Seperti sudah dijelaskan oleh Cah_Samosir, Kata benda dalam bahasa Yunani dibagi menjadi 3 jenis: feminin, maskulin, dan neuter/netral. Nama Petrus yang adalah laki-laki tentu harus menggunakan nama maskulin sementara 'batu' yang menjadi masalah diartikan Petra yang bersifat feminin.

Jadi...Yesus membedakan Petros dan Petra karena memang mereka tidak bisa disamakan. Masa' Petrus yang cowo dikasi nama feminin? 'Batu' yang secara kebudayaan dan linguistik bersifat feminin tentu juga tidak bisa digantikan dengan kata benda yang maskulin karena memang kata itu tidak ada.

Pernyataan ini mengasumsikan bahwa Yesus sedang berkata kepada Petrus ketika Ia berkata "diatas batu karang ini...". Tapi hal ini susah dibuktikan. Bisa saja Yesus sedang menunjuk kepada diriNya sendiri saat mengucapkan kata2 itu, sehingga apa yg Dia maksud sebagai batu adalah diriNya sendiri, dan cara Matius menjelaskan hal ini adalah dgn membedakan Petrus dengan petra (yaitu Kristus). Bukankah ini juga suatu penjelasan yg setidaknya juga masuk akal?

Juga,
Kalau mau jelas bahwa Petruslah yg dimaksud, mengapa Yesus tidak berkata kpd Petrus: "Engkaulah Petros, dan diatas petros aku akan mendirikan jemaatKu..."?


Quote
Lagi, apakah dalam membedakan anda menggunakan kata 'dan' dalam kalimat anda?
"Mr. Bean bodoh dan Einstein pintar"
Atau
"Mr. Bean bodoh tetapi Einstein pintar"

Tidak jarang ada orang protestan yang secara tidak sadar sengaja mengganti 'dan' dalam Matt 16:18 menjadi 'tapi'.

Silahkan baca ayat 15-18, dimana secara kontekstual, penggunaan kata 'dan' adalah suatu kemungkinan. Yesus sedang masih bicara mengenai pengakuan iman Petrus (ayat 16), oleh karena itu Dia bisa saja menggunakan kata 'dan' diayat 18.

Jadi bisa saja yg dimaksud Yesus diayat 18 adalah "Engkau Petrus dan diatas batu karang ini (yaitu pengakuan imanmu) Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya"

Hal ini dikonfirmasi diayat 20, dimana akhirnya Yesus melarang murid-murid-Nya supaya jangan memberitahukan kepada siapapun bahwa Ia adalah Mesias.


For I determined not to know anything ... except Jesus Christ and Him crucified.
May 28, 2008, 09:06:20 PM
Reply #19
  • FK Friend
  • FK - Senior
  • ******
  • Posts: 314
  • Gender: Male

Sdr. sandpiper , sebenarnya baik itu interpretasi kedua maupun interpretasi ketiga semuanya mengacu kepada Yesus Kristus.
Semua orang percaya adalah batu namun bukan dalam arti sebagai batu dasar. Semua orang percaya hanyalah batu penyusun bagi kediaman Allah dimana batu-batu ini adalah hasil pengubahan ROH KUDUS dalam orang percaya. Itulah sebabnya semua orang percaya diubah sampai serupa gambar-Nya. Inilah mengapa sebabnya antara batu ini demikian mirip. Yang satu adalah batu dasar yaitu Kristus dan kesaksian (wahyu) tentang Kristus, dan batu-batu lainnya (orang percaya) adalah hasil pengubahan ROH KUDUS bagi penyusun kediaman Allah. Dan saya sangat jelas melihat pemikiran ini dalam konteks keseluruhan Alkitab. Dan pemikiran inilah jalur pengembangan Alkitab.

Thanks Bro Newman,

I agree both interpretations (the Rock = Yesus / pengakuan iman Petrus) pada akhirnya memang sama ujung2nya.

GBUA
For I determined not to know anything ... except Jesus Christ and Him crucified.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)