Author Topic: Sidang Kajian Terpisahnya Protestan Dari Katholik: Indulgensi  (Read 7672 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

February 27, 2010, 09:31:36 PM
Reply #30
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 193
  • Gender: Male
Saya agak curiousnya dalam hal ini:
"Apakah benar yang semua Anda katakan tentang Indulgensi pada zaman Luther itu pernyataan resmi magisterium Katolik?"
Karena jika nanti setelah dikonfirmasi dengan Gereja resmi Katolik dan sejarah bertentangan, maka bukankah Anda sendiri melawan standar magisterium Katolik yang sah (yang dalam hal ini juga Anda percayai)? Anda bisa mempertangungjawabkannya?

Best Regard,
Daniel FS
Magisterium? Magisterium itu ada banyak: Paus, Uskup, Pastor. Semua bisa berdosa/bersalah dalam hal-hal tertentu. Tetapi Paus dan Konsili Para Uskup tidak bisa bersalah dalam hal-hal tertentu.

Saya hanya menyimpulkan bahwa surat indulgensi itu sebenarnya tidak ada. Kalau ada, silakan buktikan. Sampai saat ini yang ada hanya surat-surat buta. Nggak jelas sama sekali. Silakan terjemahkan secara bertanggung jawab, jujur, dan benar.

Saya bahkan rela mengorbankan hidup saya dalam debat ini. (tentang sumpah murtad saya) Bagi saya Gereja Katolik adalah hidup dan kebahagiaan terbesar saya. Kalau imanku sudah melayang, sama seperti nyawaku melayang. Kalau sampai saya murtad, saya akan menjadi atheist (atau mungkin bunuh diri). Karena saya percaya tidak ada Kristen yang lebih benar dan lebih baik dari Gereja Katolik. Lebih baik mati dari pada keluar dari Katolik.

Tapi saya sendiri lah yang bodoh bersumpah sembarangan. Karena mungkin saja Romo Tetzel membuat surat yang aneh-aneh tanpa persetujuan Paus atau Konsili Para Uskup. Gereja Katolik hanya bisa dinyatakan sesat jika ajaran iman resmi dan global dari Paus dan atau Para Uskup ternyata SALAH. Romo Tetzel itu bukan apa-apa dalam Gereja Katolik. Sama seperti Romo Martin Luther, tentu saja Romo Tetzel bisa sesat juga.

Sejauh ini para Romo yang pernah mengajari saya, tidak ada yg mengatakan bahwa indulgensi pernah dijual maupun adanya surat indulgensi (apaan tuh, hihihi...). Silakan Anda cari berbagai cara. Jatuhkanlah iman saya, jika Anda mampu. Baliklah pandangan saya tentang Gereja saya, jika Anda bisa.

Saya siap menanggung semua konsekuensinya.
« Last Edit: February 27, 2010, 09:33:43 PM by korektor »
February 28, 2010, 08:25:08 PM
Reply #31
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 3804
  • Gender: Male

Saya bahkan rela mengorbankan hidup saya dalam debat ini. (tentang sumpah murtad saya) Bagi saya Gereja Katolik adalah hidup dan kebahagiaan terbesar saya. Kalau imanku sudah melayang, sama seperti nyawaku melayang. Kalau sampai saya murtad, saya akan menjadi atheist (atau mungkin bunuh diri). Karena saya percaya tidak ada Kristen yang lebih benar dan lebih baik dari Gereja Katolik. Lebih baik mati dari pada keluar dari Katolik.

saya rasa tidak semua orang yang memilih atheis tidak dapat kesempatan untuk mengenal KRISTUS

statement anda tentang bunuh diri, bukanlah perkataan yang baik dan patut anda ucapkan di forum ini

mohon pertimbangkan kata2 yang memang tidak pantas untuk seseorang menyatakan bunuh diri itu sudah termasuk dalam "kekejaman secara verbal"

perbuatan Yudas Iskariot tidak perlu diikuti atau "dipromosikan" di forum ini

mohon lebih hati2 dalam mengunakan perkataan bro


GBU

February 28, 2010, 09:32:00 PM
Reply #32
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2373
  • Gender: Male
  • Grand Inquisitor
  • Denominasi: Gereja Orthodox Indonesia
Quote
saya rasa tidak semua orang yang memilih atheis tidak dapat kesempatan untuk mengenal KRISTUS

statement anda tentang bunuh diri, bukanlah perkataan yang baik dan patut anda ucapkan di forum ini

mohon pertimbangkan kata2 yang memang tidak pantas untuk seseorang menyatakan bunuh diri itu sudah termasuk dalam "kekejaman secara verbal"

perbuatan Yudas Iskariot tidak perlu diikuti atau "dipromosikan" di forum ini

mohon lebih hati2 dalam mengunakan perkataan bro


GBU

Saya setuju dengan Anda bro tonypaulo, saya juga merasa berbelas kasihan jika hanya karena masalah demikian maka bunuh diri.

Quote
Magisterium? Magisterium itu ada banyak: Paus, Uskup, Pastor. Semua bisa berdosa/bersalah dalam hal-hal tertentu. Tetapi Paus dan Konsili Para Uskup tidak bisa bersalah dalam hal-hal tertentu.

Saya hanya menyimpulkan bahwa surat indulgensi itu sebenarnya tidak ada. Kalau ada, silakan buktikan. Sampai saat ini yang ada hanya surat-surat buta. Nggak jelas sama sekali. Silakan terjemahkan secara bertanggung jawab, jujur, dan benar.

Saya bahkan rela mengorbankan hidup saya dalam debat ini. (tentang sumpah murtad saya) Bagi saya Gereja Katolik adalah hidup dan kebahagiaan terbesar saya. Kalau imanku sudah melayang, sama seperti nyawaku melayang. Kalau sampai saya murtad, saya akan menjadi atheist (atau mungkin bunuh diri). Karena saya percaya tidak ada Kristen yang lebih benar dan lebih baik dari Gereja Katolik. Lebih baik mati dari pada keluar dari Katolik.

Tapi saya sendiri lah yang bodoh bersumpah sembarangan. Karena mungkin saja Romo Tetzel membuat surat yang aneh-aneh tanpa persetujuan Paus atau Konsili Para Uskup. Gereja Katolik hanya bisa dinyatakan sesat jika ajaran iman resmi dan global dari Paus dan atau Para Uskup ternyata SALAH. Romo Tetzel itu bukan apa-apa dalam Gereja Katolik. Sama seperti Romo Martin Luther, tentu saja Romo Tetzel bisa sesat juga.

Sejauh ini para Romo yang pernah mengajari saya, tidak ada yg mengatakan bahwa indulgensi pernah dijual maupun adanya surat indulgensi (apaan tuh, hihihi...). Silakan Anda cari berbagai cara. Jatuhkanlah iman saya, jika Anda mampu. Baliklah pandangan saya tentang Gereja saya, jika Anda bisa.

Saya siap menanggung semua konsekuensinya.

Ada cara yang lebih bijak dalam menanggapinya, yaitu dengan cara "bunuh diri" yang bukan bunuh diri,

Maksudnya, bunuhlah diri (ego) Anda dan bukan diri fisik Anda, akuilah kesalahan dan jangan diulangi (saya tidak minta Anda keluar dari Katolik koq, kalau Anda menikmatinya silahkan saja, saya juga cinta Katolik, dan sekali-kali saya rindu mengikuti ibadah di Katolik), sayapun tidak sungkan-sungkan meralat & mengkoreksi hal yang salah dalam diri saya. Saya kira itulah fungsi korektor?

Bukankah Gereja Katolik telah memberikan teladan untuk rendah hati, berani seperti ksatria dalam mengakui kesalahan, dan pertobatan yang tulus murni di hadapan Allah?

Akhir kata, janganlah mati bagi Kristus jika belum genap hidupmu bagi Kristus...

Best Regard,
Daniel FS
---†---†---†---Fides Quaerens Intellectum---†---†---†---
March 01, 2010, 12:27:55 AM
Reply #33
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 193
  • Gender: Male
Saya akan tunggu siapa pun yg berhasil menerjemahkan surat2 indulgensi yg beraneka ragam itu. Terjemahkan secara jujur dan bertanggung jawab. Nanti kita lihat apakah surat itu isinya tentang penjualan indulgensi atau apa. Saya yakin Romo Tetzel tidak berlaku sebodoh itu. Para master teologi  di www.katolisitas.org bilang isi surat itu adalah rujukan pengakuan dosa ke pastor di gereja atau kapel tertentu. Tapi teruslah berjuang menerjemahkannya, barangkali semua pengajar Katolik berbohong ya?

Sampai saat ini saya percaya Gereja Katolik secara institusional tidak pernah sesat dalam masalah iman. Yesus adalah jaminan kebenaran iman Katolik. Kalau iman Katolik salah, berarti Yesus bukanlah Tuhan. Dia sendiri yg menganugerahkan Kunci Kerajaan Surga kepada St Petrus dan para penerusnya.


Allah tidak mungkin bersalah, dan Dia tidak akan pernah menyesali Gereja Katolik yg dibentuk-Nya dua milenium yg lalu.
March 01, 2010, 01:39:27 AM
Reply #34
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 632
@korektor: tetapi ada yg aneh, kalau mencari di google mengenai 'Catholic Indulgences' atau 'Letter of Indulgences' maka yang muncul adalah rekaman gambar2 di atas. Bahkan ada yang dikemas dalam museum. Sekaligus ada beberapa penjelasan mengenai letter of indulgences.

Kira2 apakah ada hal pemicu atau penyebab lain sehingga surat2 rujukan permohonan pengakuan dosa tersebut 'didefinisikan' sebagai surat indulgensi?

Menurut logika saya jika surat tersebut bahkan dipampang di musium dan diberi judul 'Letter of Indulgences' berarti ada kesalahan pengertian dari 'musium' / khalayak, sedang di sisi lain posisi Vatican sangat berhak memprotes 'kesalahan' tersebut. Ada penjelasan kah mengenai hal ini?

Thanks

(jelasinnya ga usa pake ngutukin orang ya hahaha ;D)
@forum-label-Kristen.com

Isaias 5,21 "ouai oi sunetoi en eautoiV kai enwpion eautwn episthmoneV"

"I like your CHRIST, I do not like your Christians. Your Christians are so unlike your CHRIST." Mahatma Gandhi
March 01, 2010, 09:51:42 AM
Reply #35
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 193
  • Gender: Male
Tau tuh. Saya heran, biasanya Tahta Suci itu cenderung diam kalau namanya dibusukkan oleh orang. Alasan Paus dan Para Uskup: nanti fakta akan membuktikan sendiri siapa yang benar dan siapa yang salah. Tidak perlu sibuk memprotes perbuatan orang. Kasus The Da Vinci Code yang menuduh Gereja Katolik melakukan kebohongan publik tentang Hidup Selibat Yesus Kristus, itu pun sebenarnya tidak hendak diprotes oleh Tahta Suci, tapi di level bawah banyak pastor/Romo yang sibuk menjelaskan ini dan itu.

Saya juga heran kenapa tidak ada museum Protestan yang tidak memampang teks "Surat Indulgensi" dalam huruf yang jelas terbaca. Ada apa di balik semua ini. Cuma mau membusukkan nama orang saja. Membuktikan tidak mau.
March 01, 2010, 10:08:31 AM
Reply #36
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 632
hm.. Ic

Tetapi yang saya temukan bukan dari situs2 atau museum protestant saja. Kalau mencari sejarah mengenai mesin cetak (Johannes Gutenberg), surat indulgences juga disebutkan di sana.

Contoh: http://en.wikipedia.org/wiki/Johannes_Gutenberg
Gutenberg's workshop was set up at Hof Humbrecht, a property belonging to a distant relative. It is not clear when Gutenberg conceived the Bible project, but for this he borrowed another 800 guilders from Fust, and work commenced in 1452. At the same time, the press was also printing other, more lucrative texts (possibly Latin grammars). There is also some speculation that there may have been two presses, one for the pedestrian texts, and one for the Bible. One of the profit-making enterprises of the new press was the printing of thousands of indulgences for the church, documented from 1454–55.

Atau disini: http://www.ideafinder.com/history/inventors/gutenberg.htm
1450 Gutenberg' formed a partnership with the wealthy Johann Fust
1450 Gutenberg begins work on a Bible, the first is 40 lines per page.
1452 Gutenberg begins printing the 42-line Bible in two volumes.
1454 Gutenberg prints indulgences (notes sold to Christians by the Pope, pardoning their sins)
1455 First block-printed Bible, the Biblia Pauperum, published in Germany.
1455 Gutenberg completed work on what is estimated to be 200 copies of the Bible



Apakah tidak aneh juga kalau sejarah mesin cetak (Johannes Gutenberg) bahkan mencatat mengenai pencetakan Indulgences. Mungkin bisa dikasih rujukan ga sejarah mengenai Indulgences seperti yg korektor bilang, dari situs2 Katolik mungkin?
@forum-label-Kristen.com

Isaias 5,21 "ouai oi sunetoi en eautoiV kai enwpion eautwn episthmoneV"

"I like your CHRIST, I do not like your Christians. Your Christians are so unlike your CHRIST." Mahatma Gandhi
March 01, 2010, 10:51:49 AM
Reply #37
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 193
  • Gender: Male
hm.. Ic

Tetapi yang saya temukan bukan dari situs2 atau museum protestant saja. Kalau mencari sejarah mengenai mesin cetak (Johannes Gutenberg), surat indulgences juga disebutkan di sana.

Contoh: http://en.wikipedia.org/wiki/Johannes_Gutenberg
Gutenberg's workshop was set up at Hof Humbrecht, a property belonging to a distant relative. It is not clear when Gutenberg conceived the Bible project, but for this he borrowed another 800 guilders from Fust, and work commenced in 1452. At the same time, the press was also printing other, more lucrative texts (possibly Latin grammars). There is also some speculation that there may have been two presses, one for the pedestrian texts, and one for the Bible. One of the profit-making enterprises of the new press was the printing of thousands of indulgences for the church, documented from 1454–55.

Atau disini: http://www.ideafinder.com/history/inventors/gutenberg.htm
1450 Gutenberg' formed a partnership with the wealthy Johann Fust
1450 Gutenberg begins work on a Bible, the first is 40 lines per page.
1452 Gutenberg begins printing the 42-line Bible in two volumes.
1454 Gutenberg prints indulgences (notes sold to Christians by the Pope, pardoning their sins)
1455 First block-printed Bible, the Biblia Pauperum, published in Germany.
1455 Gutenberg completed work on what is estimated to be 200 copies of the Bible



Apakah tidak aneh juga kalau sejarah mesin cetak (Johannes Gutenberg) bahkan mencatat mengenai pencetakan Indulgences. Mungkin bisa dikasih rujukan ga sejarah mengenai Indulgences seperti yg korektor bilang, dari situs2 Katolik mungkin?


Tentang surat indulgensi, itu tidak ada dijelaskan dalam situs Katolik. Yang ada adalah penjelasan bahwa Martin Luther salah paham. Bagi saya sih Marin Luther bukan salah paham, tapi memang sengaja membusukkan nama Gereja Katolik.

Wikipedia itu cari gampangnya aja, sehingga ditulis "printing of thousands of indulgences". Begitu juga dengan idefinder, sejak kapan indulgensi berarti pengampunan dosa? Saya rasa Anda bisa baca Katekismus dan Kitab Hukum Kanonik yg saya tulis di halaman 1. Sudah jelas kok. Paus maupun Tetzel tidak pernah menjual surat. Mereka mencari sumbangan. Lalu yg memberi sumbangan diberikan surat. Surat apa itu? Kita tunggu kemahiran saudara-saudara kita dari sekte-sekte Kristen untuk menerjemahkan surat-surat tersebut. Karena semuanya berbeda-beda tulisannya. Itu sudah pasti, silakan lihat semua gambar "surat indulgensi" yg dipampang oleh saudara-saudara dari sekte-sekte Kristen pada halaman-halaman thread ini. Gambar surat maupun komposisi kata-katanya jelas berbeda-beda.
March 01, 2010, 12:02:24 PM
Reply #38
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 2738
  • me , just moe without 'o'
Coba ini lebih jelas ga:


Source: http://www.newworldencyclopedia.org/entry/Indulgences


Ego fr. jezoning yunmabofex dzidia gotty bisiety

Confettor et pniarius monafterij et capelle bte maries
ginis dinimus confrecate loci beremitaru cofta dyos de
putatizo pnibus recognofco difcret "Mr. honegtog johanine
chaldus dizgi fred" dictulocus et capella vifsa
taffemibiaz fua petain foima ecclefise confette et auctorisao
se a fede aplicanriba in basparte coesffa inliseta pieta faluta
ri abfoliest tes quotu fide prites licreras tradidi figilloqe in
huiufmodi litteris cofaeto fignaui anno M -------

puyeng
[image] of mine  is  God's own [image]

http://rotihidup.blogspot.com/

His crown was of thorns
His throne was a cross
His glory was humiliation

(the wisdom of the desert)
March 01, 2010, 01:10:54 PM
Reply #39
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 715
  • BROTHERHOOD IN JESUS CHRIST - - - (1Kor 12:27)
Tentang surat indulgensi, itu tidak ada dijelaskan dalam situs Katolik. Yang ada adalah penjelasan bahwa Martin Luther salah paham. Bagi saya sih Marin Luther bukan salah paham, tapi memang sengaja membusukkan nama Gereja Katolik.
??????


Sedikit kutipan dari BUKU "Menguji Kebenaran Iman Kita - Bagaimana Gereja Katholik menjelaskan ajaran iman yang biasa menjadi sorotan kaum Evangelis" karya Aloysius Budyapranata. Pr terbitan Yayasan Pustaka Nusatama 2009 >>> Sumber Katholik

Quote
BAB 8. Sedikit Tentang Sejarah Reformasi Dalam Gereja
Latar Belakang

Istilah Reformasi mulai digunakan pada abad 17 untuk usaha membaharui seluruh Gereja dari atas ke bawah selama abad 15 dan 16.
Konsili mengeluarkan banyak dekrit pembaruan yang baik (Konsili Ekumenis di Pisa, Konstanz, Bazel, Firenze, Lateran V) tetapi tidak ada yang memperdulikan pelaksanaannya.
.......dstnya (hal..89)

Faktor2 yang memunculkan gerakan pembaharuan di Gereja antara lain adanya kelompok awam di kota yang bebas, yang memperoleh pendidikan tanpa pengawasan klerus di satu pihak, dan dilain dipihak para klerus dan pejabat tinggi Gereja  (Abas, Prelat, Uskup, Kardinall dan Paus) kurang peka akan revolusi cara berfikir yang sedang berlangsung di masyarakat.
Mereka ini mengejar kepentingan duniawi, memajukan sastra dan kesenian, serta membuat sistem Nepotisme dalam Gereja.
Hal ini yang menyebabkan adanya Skisma Barat (1378-1417), karena adanya penyalahgunaan wewenang rohani, pemilihan Paus yang tidak pantas (Paus Alexander VI dan Leo IX), korupsi serta komersialisasi jabatan Gerejani, sehingga menyebabkan Umat yang baik dan saleh menjadi putus asa.

....... dstnya (hal 90)

=================================================
Dikutip dari Pembaharuan Karismatik Katholik 1987
THE POWER IS CORRUPT.
Seluruh Kerajaan2 Kristen Eropa saat itu tunduk kepada TAHTA SUCI.
RAJA RAJA EROPA tunduk kepada VATIKAN (red. Paus).

Apakah itu yang Yesus Mau?
Mendirikan KERAJAAN DUNIA?
apakah Yesus perlu bantuan manusia jika IA ingin mendirikan KERAJAAN DUNIA?


Inilah yang Yesus katakan :
Mat 28:19   
Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan ROH KUDUS,

Mat 16:18   
Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus   dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku  dan alam maut tidak akan menguasainya.


--------------------------
lanjut ...............

Quote
MARTIN LUTHER

Luther mula mula menyerang penjualan Indulgensi oleh Biarawan Tetzel OP.
Kemudian Ia membela beberapa pandangan baru, khususnya ajaran tentang pembenaran hanya karena Iman.
Lalu Luther menyerang wewenang Paus dan menolak beberapa ajaran para Teolog sebelumnya yang berfokus pada Kitab Suci,sesuai dengan tafsirannya sendiri.
Luther juga semula tidak menginginkan perpecahan.
Ia memelopori pembaharuan.
Tetapi Ia diseret arus yang disebabkan oleh rasa tidak puas di kalangan umat yang menginginkan pembaharuan...

dst....... (hal 91) 
-------------
....
Luther dianggap pahlawan pembebas.
Akibatnya memang terjadi perpecahan dan penafsiran yang bebas.
Pengucilan Paus terhadap Luther tidak dapat membendung gerakan yang sudah terjadi.
Namun anehnya ROMA pada waktu tidak tanggap, bahwa ada reaksi yang dahsyat dari Jerman, malahan masih bertindak seperti sebelumnya.
Padahal Gereja sudah sangat memerlukan pembaharuan.
Luther selanjutnya menyerang umat yang setia kepada Paus.
Persatuan Gereja selalu diboikot.
Akibatnya perpecahan terjadi, sehingga muncullah kelompok Lutheran, Kalvinis, Anabaptis, Anglikan dll.
dst............. (hal 93)
--------------
......
PEMIKIRAN SETELAH REFORMASI
Protes Luther terhadap Gereja yang susah payah itu sebenarnya beralasan.
Seruannya untuk kembali kepada sumber yang asli itu tepat juga.

Namun tragis, perpecahan tak dapat dihindarkan, karena kedua belah pihak mendahulukan pribadi dan golongan.
Pihak Katholik belum memahami protes Luther, sedangkan PAUS dan banyak USKUP tenggelam dalam soal politik.
dst............. (hal 95)
=================================================
Dikutip dari Pembaharuan Karismatik Katholik 1987
Kebenaran adalah KEBENARAN.

lanjut.......
-------------------
Quote
....
Tetapi atas desakan orang yang masih setia kepada PAUS, mendesak agar dikumpulkan untuk Konsili Ekumenis di Trente yang meletakkan dasar bagi pembaruan Katholik.
Karena adanya tantangan dari pihak Protestan, maka Reformasi Katholik lebih bersifat defensif atau restoratif (pemulihan keadaan lama).
Arus ini  memuncak sampai pada Konsili Vatikan I (1870-1871),
Paus Yohanes XXIII(1963) memanggil Uskup-Uskup seluruh dunia dan pengamat-pengamat berbagai GEREJA BUKAN KATHOLIK supaya bersama-sama memikirkan dan memulai reformasi untuk menemukan dan memenuhi prasayarat guna melancarkan persatuan Gereja, yaitu Ekumene.
Sejak tahun 1965 kemajuan besar sudah tercapai walaupun masih banyak rintangan, misalnya adanya fundamentalisme dalam Gereja Katholik, sentralisme.kuria Roma yang harus diatasi supaya seluruh Gereja dapat menjawab tantangan abad 21.
dst............. (hal 96-97)
=================================================
Dikutip dari Pembaharuan Karismatik Katholik 1987

SEMOGA SEMUANYA MENJADI JELAS.  :coolsmiley:
@ RT Anthony de Mello =
“These things will destroy the human race:
politics without principle, progress without compassion, wealth without work, learning without silence, religion without fearlessness and worship without awareness.”
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)