Author Topic: Menghujat ROH KUDUS tdk diampuni vs Menghujat Anak manusia diampuni ?  (Read 11356 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

March 03, 2010, 03:46:26 PM
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 346
  • Ketuhanan YME
Thread ini split dari thread “Tritunggal dalam berbagai kepercayaan !”, karena pembahasan yang dianggap melebar ke topik lain namun sebenarnya masih berhubungan.

Dasar dari pembahasan ini adalah :

“Apabila seorang mengucapkan sesuatu menentang Anak Manusia, ia akan diampuni, tetapi jika ia menentang ROH KUDUS, ia tidak akan diampuni, di dunia ini tidak, dan di dunia yang akan datangpun tidak”. [Mat 12:32]

dan

Tetapi apabila seorang menghujat ROH KUDUS, ia tidak mendapat ampun selama-lamanya, melainkan bersalah karena berbuat dosa kekal." [Mark 3 :29]

ada beberapa aspek yg menyertai pembahasan mengenai thread ini, al :

~ apa definisi dari menentang dan menghujat ROH KUDUS ?
~ sejauh mana suatu tindakan dapat dikategorikan sebagai tindakan menentang dan menghujat ROH KUDUS ?

~ apa definisi dari menentang Anak Manusia ?
~ sejauh mana suatu tindakan dapat dikategorikan sebagai tindakan menentang Anak Manusia ?

karena terdapat perbedaan istilah di kedua ayat tsb (menentang dan menghujat), maka pertama kali kita akan melihat makna dari kedua kata tsb.

~ Menentang, memiliki makna melawan (against) kata Yunani yg digunakan adalah κατά kata yg bermakna : down, against, according to (menjatuhkan, melawan, sesuai dengan) pengertian lain adl pengkhianatan.

~ menghujat, memiliki makna meghina, akar kata dari hujat, dalam bahasa Yunani βλασφημέω (blasphémeó), yang bermakna ucapan menghina, fitnah, berbicara tidak pantas terhadap hal2 yg bersifat sakral / suci.

Jadi dilihat dari maknanya terlihat bahwa kedua kata tsb memiliki makna yang sama yg tentu saja tidak terlepas dari konteks dari ayat itu sendiri.

Tindakan apa saja yg dapat dikategorikan sebagai menentang dan menghujat ROH KUDUS ?

Konteks Mat 12:24-32, memperlihatkan bagaimana orang Yahudi, mengatakan bahwa JC melakukan berbagai mukjizat karena pengaruh dari Beelzebul, penghulu setan. Padahal JC mengakui bahwa mukjizat yg dilakukan atas pengaruh ROH KUDUS yg berasal dari Allah, dengan demikian orang Yahudi telah menghina kuasa darimana itu berasal, maka JC mengkategorikan penghinaan terhadap kuasa sebagai perbuatan menghujat ROH KUDUS.

kemudian konteks Mark 3:20-30 memperlihatkan hal yang sama, dan jelas sekali perbuatan itu dikaitkan dgn ucapan seseorang, “ 30 Ia berkata demikian karena mereka katakan bahwa Ia kerasukan roh jahat.

Tindakan apa saja yang dapat dikategorikan sebagai menentang Anak Manusia ?

Lukas 23:34 YESUS berkata: "Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat." Dan mereka membuang undi untuk membagi pakaian-Nya.

Dari seluruh konteks pasal 23, tindakan demi tindakan yg dilakukan para prajurit maupun penguasa Roma saat itu, (Bdk Mat 27:24-35) juga penghinaan dan penganiayaan fisik yang ditujukan pada JC secara pribadi terus dilakukan, namun JC justru memperlihatkan tindakan / perbuatan tsb masih dapat diampuni.

Cara pandang JC terihat jelas ketika membedakan mana tindakan / perbuatan yg dapat diampuni dan mana yang tidak.

Bagaimana dengan tindakan menentang Allah ?

Bangsa Israel adl contoh dalam Alkitab yg menunjukkan bagaimana bangsa itu telah memberontak terhadap Allah, namun pengampunan demi pengampunan terus diberikan,

Maz 78: 36 Tetapi mereka memperdaya Dia dengan mulut mereka, dan dengan lidahnya mereka membohongi Dia.
37 Hati mereka tidak tetap pada Dia, dan mereka tidak setia pada perjanjian-Nya.
38 Tetapi Ia bersifat penyayang, Ia mengampuni kesalahan mereka dan tidak memusnahkan mereka; banyak kali Ia menahan murka-Nya dan tidak membangkitkan segenap amarah-Nya.
39 Ia ingat bahwa mereka itu daging, angin yang berlalu, yang tidak akan kembali.
40 Berapa kali mereka memberontak terhadap Dia di padang gurun, dan menyusahkan hati-Nya di padang belantara!
41 Berulang kali mereka mencobai Allah, menyakiti hati Yang Kudus dari Israel.


suatu hal yang sangat kontras jika dibandingkan dengan akibat dari tindakan Ananias dan Safira,

Kis 5: 4 Selama tanah itu tidak dijual, bukankah itu tetap kepunyaanmu, dan setelah dijual, bukankah hasilnya itu tetap dalam kuasamu? Mengapa engkau merencanakan perbuatan itu dalam hatimu? Engkau bukan mendustai manusia, tetapi mendustai Allah." 5 Ketika mendengar perkataan itu rebahlah Ananias dan putuslah nyawanya. Maka sangatlah ketakutan semua orang yang mendengar hal itu… 9 Kata Petrus: "Mengapa kamu berdua bersepakat untuk mencobai Roh Tuhan? Lihatlah, orang-orang yang baru mengubur suamimu berdiri di depan pintu dan mereka akan mengusung engkau juga ke luar." 10 Lalu rebahlah perempuan itu seketika itu juga di depan kaki Petrus dan putuslah nyawanya. Ketika orang-orang muda itu masuk, mereka mendapati dia sudah mati, lalu mereka mengusungnya ke luar dan menguburnya di samping suaminya.

Ketika JC mengatakan bahwa menentang RK tidak akan diampuni, tidak ada seorangpun diantara para penentang yg mati ketika itu juga, tetapi mengapa justru Ananias dan Safira mati ketika itu juga ?

Peristiwa yang mirip juga terjadi, ketika rasul Paulus mengutuk Elimas menjadi buta karena Elimas dianggap melawan RK, Acts 13:2-11

Jadi kita melihat bagaimana orang yg menggunakan lidahnya secara tidak patut sehubungan dgn kuasa Allah, dapat mengalami hukuman secara langsung, walaupun akibat2 seperti itu tidak harus terjadi secara spontan seperti yang dialami Elimas. Bahkan beberapa tidak diberi kesempatan utk bertobat seperti yg dialami Ananias dan Safira.

Namun apakah ini berarti karakteristik RK lebih kuat dibandingkan dengan Allah maupun JC ?, sehingga JC mengatakan barangsiapa menentang Anak Manusia akan diampuni, tetapi barangsiapa menentang RK tidak akan diampuni bahkan selamanya.

Sila berikan pandangan anda berdasarkan Alkitab.
« Last Edit: April 06, 2010, 10:50:51 AM by Abadonic »
March 03, 2010, 07:35:42 PM
Reply #1
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 3795
  • Gender: Male
@Abadonic

Bro saya berikan jawaban yang sebenarnya mudah dan sudah bro secara tidak langsung menemukan jawabannya sendiri

Bro kebetulan kutip ayat ini

Lukas 23:34 YESUS berkata: "Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat." Dan mereka membuang undi untuk membagi pakaian-Nya.

~ apa definisi dari menentang Anak Manusia ?

Ayat yang bro kutip itu adalah ayat yang memaparkan “aplikasi” ayat tersebut, prajurit romawi “tahu” bahwa YESUS KRISTUS adalah TUHAN bagi orang percaya, tetapi mereka tidak percaya YESUS KRISTUS adalah TUHAN

Karena itu mereka memperlakukan YESUS secara semena-mena karena ketidaktahuan mereka
Perbuatan mereka adalah perbuatan menentang Anak Manusia dikarenakan ketidaktahuan dan ketidakpercayaan mereka

Selama mereka hidup, mereka mendapatkan kesempatan untuk pengampunan dari Tuhan, atau dengan kata lain ada kesempatan untuk bertobat kepada TUHAN YESUS lewat karya ROH KUDUS

Sedang

~ apa definisi dari menentang dan menghujat ROH KUDUS ?

Heb 6:4  Sebab mereka yang pernah diterangi hatinya, yang pernah mengecap karunia sorgawi, dan yang pernah mendapat bagian dalam ROH KUDUS,

Heb 6:5  dan yang mengecap firman yang baik dari Allah dan karunia-karunia dunia yang akan datang,

Heb 6:6  namun yang murtad lagi, tidak mungkin dibaharui sekali lagi sedemikian, hingga mereka bertobat, sebab mereka menyalibkan lagi Anak Allah bagi diri mereka dan menghina-Nya di muka umum.

Heb 6:7  Sebab tanah yang menghisap air hujan yang sering turun ke atasnya, dan yang menghasilkan tumbuh-tumbuhan yang berguna bagi mereka yang mengerjakannya, menerima berkat dari Allah;

Heb 6:8  tetapi jikalau tanah itu menghasilkan semak duri dan rumput duri, tidaklah ia berguna dan sudah dekat pada kutuk, yang berakhir dengan pembakaran.

Adalah orang percaya yang pernah menerima karunia ROH KUDUS, namun mengunakannya untuk kepentingannya pribadi dan menjadi murtad atau jatuh dalam dosa perzinahan atau dosa2x lainnya

Pada kasus seperti mirip seperti yang dialami oleh Ananias dan Safira, yang mencoba untuk memanipulasi ROH KUDUS padahal sudah mendapatkan bagian dalam ROH KUDUS

Kalau bro baca lengkap, tidak ada yang menjelaskan karena Ananias dan Safira  “dibunuh” oleh ROH KUDUS dan tidak diberikan kesempatan bertobat

Act 5:1  Ada seorang lain yang bernama Ananias. Ia beserta isterinya Safira menjual sebidang tanah.

Act 5:2  Dengan setahu isterinya ia menahan sebagian dari hasil penjualan itu dan sebagian lain dibawa dan diletakkannya di depan kaki rasul-rasul.

Act 5:3  Tetapi Petrus berkata: "Ananias, mengapa hatimu dikuasai Iblis, sehingga engkau mendustai ROH KUDUS dan menahan sebagian dari hasil penjualan tanah itu?

Act 5:4  Selama tanah itu tidak dijual, bukankah itu tetap kepunyaanmu, dan setelah dijual, bukankah hasilnya itu tetap dalam kuasamu? Mengapa engkau merencanakan perbuatan itu dalam hatimu? Engkau bukan mendustai manusia, tetapi mendustai Allah."

Petrus tidak berkata, karena engkau memanipulasi ROH KUDUS, matilah engkau

Yang bro lupakan dan lewatkan di ayat itu, mungkin saja pada waktu itu Ananias mengalami stroke dan meninggal karena sangking shocknya mengapa Petrus bisa tahu?

Ananias sudah menganggap dia bisa membohongi Petrus dan ROH KUDUS, tapi alangkah terkejutnya scenario yang disusun itu bisa diketahui oleh Petrus melalui ROH KUDUS

Jadi anggapan karena membohongi ROH KUDUS, Ananias dan Safira langsung di”matikan” dan tidak diberikan kesempatan untuk bertobat itu keliru, padahal mereka sebenarnya adalah orang percaya yang sudah bertobat

Baik YESUS KRISTUS dan ROH KUDUS itu tidak bisa dibandingkan secara sembarangan yang mana yang lebih kuat, karena “MEREKA” bukan “ANGGOTA DIVISI LIGA ALLAH”, analogi anda seperti membandingkan YESUS KRISTUS dan ROH KUDUS secara esensial dan subtansi “sama” seperti Manchester United dengan Chelsea dalam Liga Inggris

Jadi saya anggap tema yang anda ajukan ini jauh dari relevansi antara esensi KRISTUS dan esensi ROH KUDUS, yang dimana itu sudah anda bahas di thread TRITUNGGAL,

Saran saya terhadap thread ini tidak ada bobotnya sama sekali jika anda lanjutkan, karena anda salah meletakan pondasi perbandingan dan persepsi

Kesalahan pemahaman anda sudah saya koreksi yah bro, jika ada subtansi yang relevan dengan apa yang sudah saya koreksi, bila kurang paham silahkan saya bertanya kembali


GBU

« Last Edit: March 04, 2010, 02:21:19 AM by tonypaulo »
March 03, 2010, 11:43:34 PM
Reply #2
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 490
  • Gender: Female
  • teko ajaib
@ bro tonypaulo:

bagaimanakah Yesus bila tidak ada RK pada-Nya?
God loves me with all His heart, all His soul, all His strength, and all His mind.. \(^o^)/
March 04, 2010, 12:57:54 AM
Reply #3
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 3795
  • Gender: Male
@ bro tonypaulo:

bagaimanakah YESUS bila tidak ada RK pada-Nya?

Sis Fe, YESUS KRISTUS kan dikandung dari ROH KUDUS

Mat 1:18  Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari ROH KUDUS, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri.

dan ROH KUDUS itu juga adalah Roh Kristus

Rom 8:9  Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus.

jadi Yesus Kristus tidak terpisahkan dengan ROH KUDUS

ada baiknya sis, jika ingin dibahas lebih mendalam di buka saja di Thread Ajaran Kristen, baik saya atau senior2 di forum ini akan lebih membeikan pemahaman secara Alkitabiah mengenai pertanyaan sis tersebut

:)

GBU
March 04, 2010, 03:03:00 AM
Reply #4
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 868
  • Gender: Male
Saya pikir untuk bro abadonic jika ingn belajar Alkitab,coba anda belajar dari terjemahan yang mendekati asli. Misal KJV. ato dari bahasa aslinya juga bisa. Terjemahan Indonesia untuk menentang ato menghujat kadang memang tidak sesuai bahasa aslinya.
LORD is my Sheperd... I shall not fear...
March 04, 2010, 12:05:17 PM
Reply #5
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2373
  • Gender: Male
  • Grand Inquisitor
  • Denominasi: Gereja Orthodox Indonesia
I. Kajian Bahasa Yunani

Mat 12:32
32. kai hos an eipe logon kata tou huiou tou anthropou aphethesetai auto hos d an eipe kata tou Pneumatos tou Hagiou ouk aphethesetai auto oute en touto to aioni oute en to mellonti.

Mrk 3:29
29. hos d an blasphemese eis to Pneuma to Hagion ouk echei aphesin eis ton aiona all enochos estin aioniou kriseos.

Arti Kata Menurut Lexicon:
1. Logon (berkata) + Kata (melawan/menentang) = berkata melawan/menentang.
2. Blasphemese = menghujat.

Arti "berkata melawan/menentang" pada Allah dapat dikategorikan sama dengan "menghujat", karena menghujat pastilah dengan cara "berkata" baik secara verbal maupun non-verbal (dalam hati, Mat 12:34).

Mat 12:34
34. Hai kamu keturunan ular beludak, bagaimanakah kamu dapat mengucapkan hal-hal yang baik, sedangkan kamu sendiri jahat? Karena yang diucapkan mulut meluap dari hati.

Dengan demikian arti kedua ayat itu (Mat 12:29 dan Mrk 3:29) menunjuk pada suatu perbuatan (entah terlihat entah dalam hati) yang sama, yaitu menghujat.

II. Mengapa Menghujat ROH KUDUS?

ROH KUDUS adalah Roh Allah yang secara khusus memberikan kesempatan kepada manusia untuk bertobat (insaf) sepanjang hidupnya.

Yoh 16:8 
8. Dan kalau Ia datang, Ia (ROH KUDUS) akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman;

Sehingga ROH KUDUS ini dapat diumpamakan sebagai jeritan hati Allah secara terus menerus bagi manusia untuk kembali kepadaNya. Penolakan (sampai ajal) terhadap jeritan hati Allah yang secara terus menerus inilah yang menyebabkan timbulnya dosa kekal/dosa menghujat ROH KUDUS.

III. Bentuk Menghujat ROH KUDUS

Dalam Alkitab ada 3 hal yang menyebabkan dosa kekal/menghujat ROH KUDUS:
1. Menolak Roh Kasih Karunia (ROH KUDUS) agar menerima pertobatan melalui Yesus Kristus sampai seumur hidup.

Ibr 12:25
25. Jagalah supaya kamu jangan menolak Dia, yang berfirman. Sebab jikalau mereka, yang menolak Dia yang menyampaikan firman Allah di bumi, tidak luput, apa lagi kita, jika kita berpaling dari Dia yang berbicara dari sorga?

2. Menyalahgunakan Roh Kasih Karunia (ROH KUDUS) untuk alasan berkubang dalam dosa seumur hidup

Ibr 10:26-27
26. Sebab jika kita sengaja berbuat dosa, sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran, maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu.
27. Tetapi yang ada ialah kematian yang mengerikan akan penghakiman dan api yang dahsyat yang akan menghanguskan semua orang durhaka.

Gal 6:7
7. Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.

3. Tidak mau mengampuni sampai seumur hidup.

Mat 6:14-15
14. Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga.
15. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu."

Jadi dosa kekal terjadi ketika ada penolakan kepada Allah seumur hidup manusia, sehingga tidak mungkin diampuni, karena sudah terlambat (sudah mati).

Lanjut ke pembahasan posting bro Abadonic,

Quote
maka JC mengkategorikan penghinaan terhadap kuasa sebagai perbuatan menghujat ROH KUDUS.

Tidak demikian, ini karena Anda mengadopsi SSY, yang mengatakan bahwa ROH KUDUS adalah kuasa, yang benar adalah Beliau adalah Pribadi.

Quote
kemudian konteks Mark 3:20-30 memperlihatkan hal yang sama, dan jelas sekali perbuatan itu dikaitkan dgn ucapan seseorang, “ 30 Ia berkata demikian karena mereka katakan bahwa Ia kerasukan roh jahat.

Hal itu dikatakan Yesus Kristus sebagai bentuk peringatan, bahwa orang bebal (yang sudah melihat/mengecap mujizat Allah tapi tetap tidak mau percaya) tidak akan diampuni (mengalami dosa kekal).

Quote
Kis 5: 4 Selama tanah itu tidak dijual, bukankah itu tetap kepunyaanmu, dan setelah dijual, bukankah hasilnya itu tetap dalam kuasamu? Mengapa engkau merencanakan perbuatan itu dalam hatimu? Engkau bukan mendustai manusia, tetapi mendustai Allah." 5 Ketika mendengar perkataan itu rebahlah Ananias dan putuslah nyawanya. Maka sangatlah ketakutan semua orang yang mendengar hal itu… 9 Kata Petrus: "Mengapa kamu berdua bersepakat untuk mencobai Roh Tuhan? Lihatlah, orang-orang yang baru mengubur suamimu berdiri di depan pintu dan mereka akan mengusung engkau juga ke luar." 10 Lalu rebahlah perempuan itu seketika itu juga di depan kaki Petrus dan putuslah nyawanya. Ketika orang-orang muda itu masuk, mereka mendapati dia sudah mati, lalu mereka mengusungnya ke luar dan menguburnya di samping suaminya.

Peristiwa yang mirip juga terjadi, ketika rasul Paulus mengutuk Elimas menjadi buta karena Elimas dianggap melawan RK, Acts 13:2-11

Mendustai/membohongi ROH KUDUS/Allah bukanlah konteks yang dimaksudkan menghujat ROH KUDUS.
Rasul Paulus hanya menggunakan kuasa ROH KUDUS (tangan Tuhan) ketika membutakan Elimas, tidak ada hubungannya dengan menghujat ROH KUDUS.

Quote
Ketika JC mengatakan bahwa menentang RK tidak akan diampuni, tidak ada seorangpun diantara para penentang yg mati ketika itu juga, tetapi mengapa justru Ananias dan Safira mati ketika itu juga ?

Nah, Anda tahu sendiri kan? mengapa tidak ada yang mati fisik saat Yesus berkata demikian? karena memang konteks Ananias dan Safira mati fisik bukanlah menghujat ROH KUDUS, dan hukuman menghujat ROH KUDUS bukanlah mati fisik, namun kematian kekal dalam Neraka.

Quote
Namun apakah ini berarti karakteristik RK lebih kuat dibandingkan dengan Allah maupun JC ?, sehingga JC mengatakan barangsiapa menentang Anak Manusia akan diampuni, tetapi barangsiapa menentang RK tidak akan diampuni bahkan selamanya.

Nah, dengan demikian tidak ada yang lebih superior dalam Trinitas.

Best Regard,
Daniel FS
---†---†---†---Fides Quaerens Intellectum---†---†---†---
March 04, 2010, 01:53:29 PM
Reply #6
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 3337
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Silakan pelajari 3 kasus kematian ini :

1. Nadab & Abihu.
Keduanya anak Harun yg menjabat sbg imam.
Mreka mati karena mempersembahkan api asing saat melaksanakan ibadah kpd YHVH di Kemah Pertemuan.

2. Uza.
Uza adl pengiring Tabut Perjanjian saat Daud memindahkannya ke Yerusalem.
Uza mati karena menyentuh Tabut agar Tabut tidak jatuh ke tanah setelah kereta pengangkutnya mngalami kecelakaan.

3. Ananias & Safira.
Mereka menjual sebidang ladang, menahan sebagian hasil penjualannya tetapi membohongi Petrus dan jemaat dengan mngatakan bhw itu adl keseluruhan hasil penjualan.
Mereka lalu mati karena telah mendustai ROH KUDUS.

------

Pernahkah mbayangkan bhw pd suatu hari,
Para pendusta, koruptor, org jahat akan mati bergeletakan di gereja saat sedang beribadah di hadapan Tuhan?
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)
March 04, 2010, 10:54:30 PM
Reply #7
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 346
  • Ketuhanan YME
@tonypaulo

ada perbedaan antara “tahu” dan “tidak percaya”, sama seperti orang Yahudi “tahu” tentang pribadi yang dijanjikan, tetapi mereka tidak mau percaya, karena pandangan mereka sendiri.

JC mengatakan mereka “tidak tahu apa yang mereka perbuat”, bisa juga diartikan dalam persepsi JC bahwa mereka sebenarnya memang tidak tahu apa2 mengenai ajaran JC, para prajurit itu mungkin “tahu” bahwa JC kristus adalah orang yang dianggap sebagai pembebas atau raja oleh sebagian bangsa Yahudi, namun sebagian Yahudi lainnya justru menolak dan memfitnah JC, anda bisa lihat mulai dari ayat 1 dari Luke 23, tidak ada indikasi bahwa para prajurit “tahu” bahwa JC adalah TUHAN, coba perhatikan peristiwanya.

1 Lalu bangkitlah seluruh sidang itu dan Yesus dibawa menghadap Pilatus. 2 Di situ mereka mulai menuduh Dia, katanya: "Telah kedapatan oleh kami, bahwa orang ini menyesatkan bangsa kami, dan melarang membayar pajak kepada Kaisar, dan tentang diri-Nya Ia mengatakan, bahwa Ia adalah Kristus, yaitu Raja." 3 Pilatus bertanya kepada-Nya: "Engkaukah raja orang Yahudi?" Jawab Yesus: "Engkau sendiri mengatakannya." 4 Kata Pilatus kepada imam-imam kepala dan seluruh orang banyak itu: "Aku tidak mendapati kesalahan apapun pada orang ini."

tapi reaksi Pilatus yg jelas2 tidak percaya pada JC namun “tahu” tentang Dia, mengatakan : tidak ada kesalahan apapun.  Bahkan ketika frase “melarang membayar pajak kepada Kaisar” disebutkan, Pilatus tidak menganggap ini sebagai hal yang serius. Bahkan Herodes pun bertindak sama, kita lanjut ayatnya :

14 dan berkata kepada mereka: "Kamu telah membawa orang ini kepadaku sebagai seorang yang menyesatkan rakyat. Kamu lihat sendiri bahwa aku telah memeriksa-Nya, dan dari kesalahan-kesalahan yang kamu tuduhkan kepada-Nya tidak ada yang kudapati pada-Nya. 15 Dan Herodes juga tidak, sebab ia mengirimkan Dia kembali kepada kami. Sesungguhnya tidak ada suatu apapun yang dilakukan-Nya yang setimpal dengan hukuman mati.. Pilatus mengatakan utk ketiga kalinya (bahkan sebenarnya sampai 5 kali) 22 Kata Pilatus untuk ketiga kalinya kepada mereka: "Kejahatan apa yang sebenarnya telah dilakukan orang ini? Tidak ada suatu kesalahanpun yang kudapati pada-Nya, yang setimpal dengan hukuman mati. Jadi aku akan menghajar Dia, lalu melepaskan-Nya." 23 Tetapi dengan berteriak mereka mendesak dan menuntut, supaya Ia disalibkan, dan akhirnya mereka menang dengan teriak mereka. 24 Lalu Pilatus memutuskan, supaya tuntutan mereka dikabulkan. 25 Dan ia melepaskan orang yang dimasukkan ke dalam penjara karena pemberontakan dan pembunuhan itu sesuai dengan tuntutan mereka, tetapi Yesus diserahkannya kepada mereka untuk diperlakukan semau-maunya.

Mark 15: 16 Kemudian serdadu-serdadu membawa Yesus ke dalam istana, yaitu gedung pengadilan, dan memanggil seluruh pasukan berkumpul. 17 Mereka mengenakan jubah ungu kepada-Nya, menganyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala-Nya. 18 Kemudian mereka mulai memberi hormat kepada-Nya, katanya: "Salam, hai raja orang Yahudi!" 19 Mereka memukul kepala-Nya dengan buluh, dan meludahi-Nya dan berlutut menyembah-Nya. 20 Sesudah mengolok-olokkan Dia mereka menanggalkan jubah ungu itu dari pada-Nya dan mengenakan pula pakaian-Nya kepada-Nya.

Mat 27: 41 Demikian juga imam-imam kepala bersama-sama ahli-ahli Taurat dan tua-tua mengolok-olokkan Dia dan mereka berkata: 42 Orang lain Ia selamatkan, tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan! Ia Raja Israel? Baiklah Ia turun dari salib itu dan kami akan percaya kepada-Nya. 43 Ia menaruh harapan-Nya pada Allah: baiklah Allah menyelamatkan Dia, jikalau Allah berkenan kepada-Nya! Karena Ia telah berkata: Aku adalah Anak Allah." 44 Bahkan penyamun-penyamun yang disalibkan bersama-sama dengan Dia mencela-Nya demikian juga.

Luke 23: 36 Juga prajurit-prajurit mengolok-olokkan Dia; mereka mengunjukkan anggur asam kepada-Nya 37 dan berkata: "Jika Engkau adalah raja orang Yahudi, selamatkanlah diri-Mu!" 38 Ada juga tulisan di atas kepala-Nya: "Inilah raja orang Yahudi"…. 47 Ketika kepala pasukan melihat apa yang terjadi, ia memuliakan Allah, katanya: "Sungguh, orang ini adalah orang benar!"

Jadi saya koreksi pernyataan anda mengenai para prajurit yg “tahu” bahwa JC adalah TUHAN bagi orang percaya, tetapi mereka mengolok oloknya sebagai “Raja orang Yahudi”, dan ayat terakhir menyatakan dengan jelas, bahwa JC dikatakan sebagai “orang benar” bukan TUHAN.

kata Yunani  “orang benar” yg dipakai adalah δίκαιος dikaios yg berarti correct, righteous, by impl. Innocent.

Ayat lain mengatakan “the Son of God” (“Anak Allah”) [Mat 27:54]

Saya kira mereka bukan orang yg cukup bodoh sehingga tidak bisa membedakan Allah dgn Anak Allah.

Akibat dari tindakan yg mereka lakukan, JC memohon kepada the Father agar kesalahan mereka karena ketidaktahuan mereka mengenai misi dari JC, diampuni oleh the Father. Tidak diceritakan apakah diantara prajurit itu ada yang kemudian menjadi pengikut Kristus, namun justru yang menarik adalah “dosa” mereka diperhitungkan lebih ringan dari pada “dosa” para imam (orang2 Yahudi yg membenci JC), Joh 19: 11 Yesus menjawab: "Engkau tidak mempunyai kuasa apapun terhadap Aku, jikalau kuasa itu tidak diberikan kepadamu dari atas. Sebab itu: dia, yang menyerahkan Aku kepadamu, lebih besar dosanya."

Bahkan konsekuensi dari perbuatan orang2 Yahudi berani mereka tanggung sendiri, Mat 27: 25 Dan seluruh rakyat itu menjawab: "Biarlah darah-Nya ditanggungkan atas kami dan atas anak-anak kami!"

Silakan anda lihat apakah JC mengatakan bahwa mereka tidak akan diampuni ?, JC hanya mengatakan dia yang menyerahkan aku, “LEBIH BESAR DOSANYA

Tetapi ketika JC mengatakan mengenai “hujat” terhadap ROH KUDUS, Dia mengatakan : “Tetapi apabila seorang menghujat ROH KUDUS, ia tidak mendapat ampun selama-lamanya, melainkan bersalah karena berbuat dosa kekal." [Mark 3 :29]

Sekaligus menjawab sanggahan Daniel FS, mengenai ROH KUDUS sebagai “kuasa”

ROH KUDUS oleh JC diidentifikasi sebagai suatu “KUASA”, perhatikan kata2-Nya : Mat 12: 27 Jadi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, dengan kuasa siapakah pengikut-pengikutmu mengusirnya? Sebab itu merekalah yang akan menjadi hakimmu. 28 Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Roh Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu

Sebuah ensiklopedia mengatakan : “Implikasi spesifik dari frasa “Roh Allah” harus disimpulkan berdasarkan pemahaman dari PL. Roh Allah sebagai kekuaatan. Roh Allah yg dipakai dalam PL menunjukan “nafas yang Mahakuasa” [Job 33:4] sama seperti bangsa Israel kuno berbicara tentang tangan Allah, lengan Allah dan wajah (muka) Allah, demikian juga dengan “nafas Allah” yakni kekuatan (energi) vital-Nya atau roh, yang aktif dan bagaikan Allah itu sendiri. Penggunaan istilah ini didasari kata asli “ruach” yg berarti nafas atau angin. Nafas hidup adalah energi vital pada manusia dan hewan, dan angin di Palestina yg dapat bertiup secara tiba2, dianggap sebagai kekuatan yg mengerikan, maka tidak mengherankan jika kedua atribut tsb dipakai sebagai manifestasi kekuatan misterius yang luar biasa yg dapat mempengaruhi pikiran dan jiwa manusia….. Roh Allah dalam PB, seperti dalam PL, ROH KUDUS turun dari atas [Mark 1:10] dicurahkan kepada mereka yang beriman [Kis 10:44,45] diberikan oleh Bapak [1 Yoh 3:24] ..., Roh Allah adalah kekuatan (energi).
Efek dari orang yang dirasuki ROH KUDUS ataupun Roh Setan terlihat dari kekuataan yg nyata dari orang2 tsb dalam melakukan tindakan2 mukjizat maupun dalam bentuk kemampuan yang lain.
Jadi secara tepat JC sendiri menggambarkan bahwa ROH KUDUS adalah suatu “kekuatan” atau “energi”, jadi salah jika mengatkana bahwa ROH KUDUS adalah “pribadi”, ungkapan yang sama juga diterapkan kepada firman Allah yg memiliki kuasa (power),

Heb 1:3 Dialah yang memancarkan keagungan Allah yang gilang-gemilang; Dialah gambar yang nyata dari diri Allah sendiri. Dialah juga yang memelihara keutuhan alam semesta ini dengan sabda-Nya yang sangat berkuasa. Sesudah Ia memungkinkan manusia untuk dibebaskan dari dosa-dosa mereka, Ia menduduki takhta pemerintahan di surga bersama-sama dengan Allah, Penguasa yang tertinggi.[BIS]

Heb 4:12 Perkataan Allah adalah perkataan yang hidup dan kuat; lebih tajam dari pedang bermata dua. Perkataan itu menusuk sampai ke batas antara jiwa dan roh; sampai ke batas antara sendi-sendi dan tulang sumsum, sehingga mengetahui sedalam-dalamnya pikiran dan niat hati manusia.

Bahkan doa pun memiliki kuasanya sendiri, Yak 5: 16 Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.

Efek yg dialami Ananias dan Safira bisa saja sebagai akibat rasa terkejut yang hebat, sehingga mengakibatkan kematian mereka, namun pernyataan Petrus memiliki konotasi lebih dari pada itu, mereka yg mencoba mempermainkan / menghina orang2 yg dihinggapi ROH KUDUS dapat mengalami hukuman langsung, walupun dalam beberapa kasus itu tergantung pada orang yg memiliki ROH KUDUS tsb [Joh 20:21-23]. contoh lain selain Ananias, Safira dan Elimas adalah anak2 [2 Raj 2:23-24].

Namun kuasa untuk mengampuni tidak dimiliki oleh RK, hak ini hanya dimiliki oleh Allah [Mat 6:14], JC (atas wewenang Allah; Mat 9:6), dalam ruang lingkup tertentu manusia juga wajib utk saling mengampuni [Luk 11:4] tidak ada satupun ayat yg menyatakan bahwa RK dapat mengampuni, para rasul juga memiliki hak istimewa ini [Joh 20:21-23].

Apakah karena hal itu (hak mengampuni tidak dimiliki RK) JC mengatakan orang yg menghujat RK tidak akan diampuni?, apakah RK begitu powerfull dibanding the Father and the Son ? jika demikian apakah RK ini ?

Apakah ini suatu usaha untuk membandingkan kekuatan antara the Father, JC dan RK ? yg menurut toni bukan divisi liga Allah.

Ungkapan JC sendirilah yang justru menimbulkan penilaian terhadap diri-Nya dan RK, tidak ada pemahaman yang salah dengan pertanyaan maupun argument saya, jadi silakan anda jelaskan se-jelas2-nya, mana yg lebih powerfull, JC or RK ?

Salam damai sejahtera.
March 04, 2010, 10:55:17 PM
Reply #8
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 346
  • Ketuhanan YME
Quote from: Daniel FS
ROH KUDUS adalah Roh Allah yang secara khusus memberikan kesempatan kepada manusia untuk bertobat (insaf) sepanjang hidupnya.

Yoh 16:8 
8. Dan kalau Ia datang, Ia (ROH KUDUS) akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman;

Sehingga ROH KUDUS ini dapat diumpamakan sebagai jeritan hati Allah secara terus menerus bagi manusia untuk kembali kepadaNya. Penolakan (sampai ajal) terhadap jeritan hati Allah yang secara terus menerus inilah yang menyebabkan timbulnya dosa kekal/dosa menghujat ROH KUDUS.


anda bicara salah satu peran RK, ok, Rk memang berfungsi utk menolong dan terutama membantu tugas para rasul dalam penyebaran injil, sampai sini saya juga setuju.

RK adalah jeritan hati Allah ?,  ungkapan isi hati Allah selalu diungkapkan dalam bentuk firman (kata2) anda bisa baca itu di Bilangan, Mazmur, Amsal dll.
Kurang tepat jika anda mengumpamakan RK sebagai jerian Allah, peranan RK tidak seperti itu, jika anda perhatikan bekerjanya RK selalu menakjubkan, membuat orang2 menjadi percaya ataupun tertegun. Penolakan terhadap the Father maupun JC pasti akan mengakibatkan hukuman tertentu, itu sudah tersirat dan tercatat dalam Alkitab. Penolakan tsb dapat dikategorikan sebagai Dosa, tetapi ada dosa yang dapat diampuni dan ada dosa yang tidak dapat diampuni.

Mark 3: 28 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya semua dosa dan hujat anak-anak manusia akan diampuni, ya, semua hujat yang mereka ucapkan (terjemahan lain : apapun dosa dan kutuk). 29 Tetapi apabila seorang menghujat ROH KUDUS, ia tidak mendapat ampun selama-lamanya, melainkan bersalah karena berbuat dosa kekal."

Konotasi ayat ini sungguh2 berbeda dengan dosa yg terus menerus tapi masih dapat diampuni (jika ada pertobatan), tetapi menghujat RK diartikan sama dengan melakukan dosa kekal.
Dosa bangsa Israel yang seperti kirmizi pun masih dapat diampuni, Yes 1:18 Marilah, baiklah kita berperkara! --Firman Tuhan--Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.
19 Jika kamu menurut dan mau mendengar, maka kamu akan memakan hasil baik dari negeri itu.


dosa yg sama dan terus menerus yang dilakukan tanpa pertobatan, memang dapat dikategorikan sebagai menghujat RK, karena dia dianggap mengorbankan JC berulang kali, sehingga tidak ada lagi korban yg bisa digunakan [Heb 6:4-6; 10:26]

Apakah dosa hujat terhadap RK dapat diampuni ? silakan jawab.

Quote from: Daniel FS
Tidak demikian, ini karena Anda mengadopsi SSY, yang mengatakan bahwa ROH KUDUS adalah kuasa, yang benar adalah Beliau adalah Pribadi.


:D, kenapa anda menyimpulkan bahwa saya mengadopsi SSY, diatas telah saya kutip komentar dari ensiklopedia khatolik yg bukan SSY, walaupun komentar tersebut hanyalah sebagai pelengkap argumen saya, komentar ensiklopedia tsb dalam beberapa hal senada dgn pemikiran saya. Anda tidak akan pernah bisa membuktikan bahwa RK adalah pribadi, tapi saya bisa membuktikan dari Alkitab bahwa RK adalah “energi” atau “kekuatan” yg sangat luar biasa. Terlihat dari efek yg timbul, ketika seseorang diliputi RK.

Referensi lain silakan baca sendiri disini : http://www.bibleresearch.org/immortalbook6/b6w5.html & http://www.bibleresearch.org/immortalbook6/b6w6.html

Quote from: Daniel FS
Hal itu dikatakan YESUS KRISTUS sebagai bentuk peringatan, bahwa orang bebal (yang sudah melihat/mengecap mujizat Allah tapi tetap tidak mau percaya) tidak akan diampuni (mengalami dosa kekal).


satu contoh, penjahat di sebelah kiri JC telah menyaksikan sendiri, apakah penjahat tsb tidak akan diampuni ?
juga bagaimana dengan Pilatus ? sebelum menjawab silakan baca Acts 24:15 dan 1 Joh 5:15,16

Quote from: Daniel FS
Mendustai/membohongi ROH KUDUS/Allah bukanlah konteks yang dimaksudkan menghujat ROH KUDUS.
Rasul Paulus hanya menggunakan kuasa ROH KUDUS (tangan Tuhan) ketika membutakan Elimas, tidak ada hubungannya dengan menghujat ROH KUDUS.


menghujat RK sama dengan menentang atau melawan, silakan anda teliti ayat ini : “tidakkah engkau akan berhenti membelokkan Jalan Tuhan yang lurus itu?”, Elimas dengan kuasa Iblis (krn dia tukang sihir) selalu menentang misi dari para rasul yg telah dikaruniai RK agar gubernur itu bertobat dan menjadi orang yg percaya, apakah anda menganggap ini hanya pekerjaan para rasul ?, tidak. Ini adalah pekerjaan RK maka jika ada yg melawan pekerjaan RK, ini berarti menentang RK, maka secara prinsip dapat dikatakan menghujat RK.
Bagaimana anda bisa mengatakan bahwa pekerjaan Elimas itu tidak ada hubungannya dgn menghujat RK ?

Quote from: Daniel FS
Nah, Anda tahu sendiri kan? mengapa tidak ada yang mati fisik saat YESUS berkata demikian? karena memang konteks Ananias dan Safira mati fisik bukanlah menghujat ROH KUDUS, dan hukuman menghujat ROH KUDUS bukanlah mati fisik, namun kematian kekal dalam Neraka.


jika Ananias dan Safira tidak berdosa terhadap RK, apakah hanya karena membohongi para rasul, mereka layak dihukum seperti itu ?, jika memang bukan berdosa kepada RK, kenapa para rasul itu berani mengatas namakan RK, bukankah akan terlihat kesewenangan mereka hanya karena dibohongi ?

coba anda bandingkan dengan tindakan yg lebih keji yg dilakukan orang Yahudi terhadap Paulus [Acts 14:19]

mana yang lebih keji dibohongi atau dilempari dan diseret sampai keluar kota ?, masa hanya dibohongi Ananias dan Safira dikutuk sampai mati ? silakan anda renungkan.

kalau anda tidak tahu jawabannya, kuncinya ada di ayat ini Joh 20:21-23.
JC bisa saja bertindak seperti Paulus, Petrus dan Elisa, tapi Dia tidak menggunakan haknya, karena itu bukan kehendak the Father, misi JC di Bumi sepenuhnya adalah melakukan kehendak Allah, the Father. Hal ini menunjukan bahwa Dia adalah manusia yang taat, tidak seperti Adam yg tidak taat pada kehendak Allah.
Hukuman bagi imam2 Farisi dan orang yg telah menghujat Allah, adalah hal yang pasti, kapan itu dilaksanakan (langsung ataupun segera), adalah sepenuhnya hak Allah. (lihat kasus uza di 2 Sam 6:5,6)

Quote from: Daniel FS
Quote from: Abadonic
Namun apakah ini berarti karakteristik RK lebih kuat dibandingkan dengan Allah maupun JC ?, sehingga JC mengatakan barangsiapa menentang Anak Manusia akan diampuni, tetapi barangsiapa menentang RK tidak akan diampuni bahkan selamanya.

Nah, dengan demikian tidak ada yang lebih superior dalam Trinitas.


bagaimana anda bisa menyimpulkan tidak ada yg lebih super ?, dijawab saja belum.
March 04, 2010, 11:07:46 PM
Reply #9
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1523
  • Gender: Male
  • Ashes to ashes dust to dust
Neh gw copy kan dari http://www.sarapanpagi.org/bukti-bukti-keilahian-roh-kudus-vt101.html

a) Interchangeable


Kitab Suci menggunakan sebutan ROH KUDUS dan Allah / Tuhan (ADONAI) / TUHAN (YHVH) secara interchangeable (= bisa dibolak-balik) :


1. Bandingkan Yesaya 6:8-10 dengan Kisah 28:25-27:


* Yesaya 6:8-10 –
6:8 Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata: "Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"
6:9 Kemudian firman-Nya: "Pergilah, dan katakanlah kepada bangsa ini: Dengarlah sungguh-sungguh, tetapi mengerti: jangan! Lihatlah sungguh-sungguh, tetapi menanggap: jangan!
6:10 Buatlah hati bangsa ini keras dan buatlah telinganya berat mendengar dan buatlah matanya melekat tertutup, supaya jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya, lalu berbalik dan menjadi sembuh."


* Kisah 28:25-27
28:25 Maka bubarlah pertemuan itu dengan tidak ada kesesuaian di antara mereka. Tetapi Paulus masih mengatakan perkataan yang satu ini: "Tepatlah firman yang disampaikan ROH KUDUS kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi Yesaya:
28:26 Pergilah kepada bangsa ini, dan katakanlah: Kamu akan mendengar dan mendengar, namun tidak mengerti, kamu akan melihat dan melihat, namun tidak menanggap.
28:27 Sebab hati bangsa ini telah menebal, dan telinganya berat mendengar, dan matanya melekat tertutup; supaya jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya, lalu berbalik sehingga Aku menyembuhkan mereka.


Kalau kita membandingkan 2 bagian Kitab Suci diatas, maka jelas terlihat bahwa apa yang dikatakan Paulus dalam Kisah 28:25-27 itu ia kutip dari Yesaya 6:8-10. Tetapi dalam Yesaya 6:8-10 itu dikatakan bahwa itu adalah ‘suara Tuhan’ kepada nabi Yesaya, sedangkan dalam Kisah 28:25-27 itu Paulus berkata bahwa ‘firman itu disampaikan oleh ROH KUDUS’ dengan per-antaraan nabi Yesaya. Ini menunjukkan bahwa ROH KUDUS adalah Tuhan sendiri!


2. Bandingkan Ibrani 3:7-11 dengan Mazmur 95:7b-11 dan Keluaran 17:1-7:


*Ibrani 3:7-11
3:7 Sebab itu, seperti yang dikatakan ROH KUDUS: "Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya,
3:8 janganlah keraskan hatimu seperti dalam kegeraman pada waktu pencobaan di padang gurun,
3:9 di mana nenek moyangmu mencobai Aku dengan jalan menguji Aku, sekalipun mereka melihat perbuatan-perbuatan-Ku, empat puluh tahun lamanya.
3:10 Itulah sebabnya Aku murka kepada angkatan itu, dan berkata: Selalu mereka sesat hati, dan mereka tidak mengenal jalan-Ku,
3:11 sehingga Aku bersumpah dalam murka-Ku: Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku."


Karena kata-kata dalam Ibrani 3:7-11 ini merupakan kata-kata ROH KUDUS, maka kata-kata ‘mencobai Aku’ berarti ‘mencobai ROH KUDUS’.
Kalau sekarang kita melihat dalam Mazmur 95:7b-11, yang hampir-hampir identik dengan Ibrani 3:7-11 tadi, maka bisa kita dapatkan dari Mazmur 95:8 bahwa itu adalah peristiwa yang terjadi di Masa dan Meriba. Dan peristiwa Masa dan Meriba itu diceritakan dalam Keluaran 17:1-7. Sekarang perhatikan Keluaran 17:7 yang berbunyi:

"Dinamailah tempat itu Masa dan Meriba, oleh karena orang Israel telah bertengkar dan oleh karena mereka telah mencobai TUHAN dengan mengatakan: ‘Adakah TUHAN di tengah-tengah kita atau tidak?’".

Jadi disini dipakai istilah ‘mencobai TUHAN (YHVH)’, padahal tadi dalam Ibrani 3:7-11 dikatakan bahwa mereka ‘mencobai ROH KUDUS’. Ini menunjukkan bahwa ROH KUDUS itu adalah TUHAN (YHVH)!


3. Bandingkan Ibrani 10:15-17 dengan Yerrmia 31:33-34.


* Ibrani 10:15-17
10:15 Dan tentang hal itu ROH KUDUS juga memberi kesaksian kepada kita,
10:16 sebab setelah Ia berfirman: "Inilah perjanjian yang akan Kuadakan dengan mereka sesudah waktu itu," Ia berfirman pula: "Aku akan menaruh hukum-Ku di dalam hati mereka dan menuliskannya dalam akal budi mereka,
10:17 dan Aku tidak lagi mengingat dosa-dosa dan kesalahan mereka."


* Yeremia 31:33-34
31:33 Tetapi beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, demikianlah Firman Tuhan: Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.
31:34 Dan tidak usah lagi orang mengajar sesamanya atau mengajar saudaranya dengan mengatakan: Kenallah TUHAN! Sebab mereka semua, besar kecil, akan mengenal Aku, demikianlah Firman Tuhan, sebab Aku akan mengampuni kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa mereka."


Jelas terlihat bahwa Ibrani 10:16-17 merupakan kutipan sebagian (tidak seluruhnya) dari Yeremia 31:33,34. Tetapi dalam Yeremia 31 dikatakan bahwa kata-kata itu diucapkan oleh TUHAN (YHVH) (perhatikan kata-kata ‘Firman Tuhan’ dalam Yeremia 31:31,32c,34b). Sedangkan dalam Ibrani 10:15-17 dikatakan bahwa itu merupakan ‘kesaksian / firman ROH KUDUS’ (Ibrani 10:15b,16b).

Disamping itu, dalam Yeremia 31 itu, yang mengadakan perjanjian, yang menaruh Taurat dalam batin umatNya, dan yang mengam-puni / tidak mengingat dosa umatNya, adalah TUHAN / Yahweh sendiri. Sedangkan dalam Ibrani 10:15-17, yang mengadakan per-janjian, yang menaruh hukum dalam hati, dan yang mengam-puni / tidak mengingat dosa, adalah ROH KUDUS.

Juga perlu diperhatikan bahwa ROH KUDUS dikatakan ‘tidak mengingat dosa’. Ini menunjukkan bahwa ROH KUDUS mempu-nyai kuasa untuk mengampuni dosa.

Semua ini menunjukkan bahwa ROH KUDUS adalah TUHAN (YHVH) sendiri!


4. Sekarang mari kita melihat pada Kisah 5:3-4,9 yang berbunyi sebagai berikut:


"Tetapi Petrus berkata: 'Ananias, mengapa hatimu dikuasai Iblis, sehingga engkau mendustai ROH KUDUS dan menahan sebagian dari hasil penjualan tanah itu? Selama tanah itu tidak dijual, bukankah itu tetap kepunyaanmu, dan setelah dijual, bukankah hasilnya itu tetap dalam kuasamu? Mengapa engkau merencana-kan perbuatan itu dalam hatimu? Engkau bukan mendustai manusia, tetapi mendustai Allah. ... Kata Petrus: ‘Mengapa kamu berdua bersepakat untuk mencobai Roh Tuhan?’".

Perhatikan bahwa kalau dalam Kisah 5:3 Petrus berkata bahwa Ananias ‘mendustai ROH KUDUS’, maka dalam Kisah 5:4 Petrus berkata bahwa Ananias ‘mendustai Allah’. Lalu dalam Kisah 5:9 Petrus berkata bahwa mereka ‘mencobai Roh Tuhan’. Ini lagi-lagi menunjukkan bahwa ROH KUDUS adalah Allah!


5. ROH KUDUS tinggal didalam orang percaya


Dalam 1 Korintus 3:16 Paulus berkata bahwa tubuh kita adalah ‘bait Allah’ (= rumah Allah), tetapi anehnya ia melanjutkan dengan kata-kata ‘dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu’. Kalau memang tubuh kita adalah bait / rumah Allah, maka itu seha-rusnya berarti bahwa Allahlah yang tinggal di dalam tubuh kita. Tetapi Paulus mengatakan Roh Allah (= ROH KUDUS) yang tinggal di dalam kita.
Dan kalau kita melihat dalam 1 Korintus 6:19 maka di sana Paulus berkata bahwa tubuh kita adalah ‘bait ROH KUDUS’.

Semua ini menunjukkan bahwa ROH KUDUS itu adalah Allah!


6. Roh TUHAN adalah TUHAN

* Yesaya 40:13
Siapa yang dapat mengatur Roh TUHAN atau memberi petunjuk kepada-Nya sebagai penasihat?

* Yesaya 40:14
Kepada siapa TUHAN meminta nasihat untuk mendapat pengertian, dan siapa yang mengajar TUHAN untuk menjalankan keadilan, atau siapa mengajar Dia pengetahuan dan memberi Dia petunjuk supaya Ia bertindak dengan pengertian?

Dengan cara yang sama, kalau kita membandingkan Yesaya 40:13 dengan Yesaya 40:14 maka bisa kita simpulkan bahwa ‘Roh TUHAN’ dalam Yesaya 40:13 itu adalah ‘TUHAN’ dalam Yesaya 40:14.

Baca saja.....

"Beginilah kau katakan kepada orang Israel itu:  AKULAH Aku telah mengutus aku kepadamu"
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)