Author Topic: Sebutan Tuhan bagi Yesus  (Read 4936 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

March 25, 2010, 01:42:02 PM
Reply #10
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 3046
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Pd dasarnya pemakaian kata 'kurios' dapat digunakan utk menerangkan 'yang Ilahi' bisa juga digunakan utk menerangkan 'yang manusiawi'.

Tergantung bagaimana sifat kalimat dan konteks pengucapan kata-kata.

Misalnya :

Mat. 1:22   
Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Kurios oleh nabi.


Kurios dalam konteks dsana mngacu pd Allah.
Maka Kurios itu dterjemahkan mjd Tuhan.

Mat. 4:7   
Yesus berkata kepadanya: "Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Kurios, Allahmu!"


Yesus mnyebut Allah sbg Kurios,
Jelas Kurios disana mngacu pd Allah.
Maka Kurios itu dterjemahkan mjd Tuhan.

Dan masih banyak contoh yg mngatakan bhw Allah pun dsebut sbg Kurios (dterjemahkan sbg Tuhan).

---------

Bagaimana dg Yesus?

Mari kita lihat bbrp contoh pmakaian kata Kurios yg dialamatkan pd Yesus.

Mat. 12:8   
Karena Anak Manusia adalah Kurios atas hari Sabat.


Siapakah Empunya hari Sabat?
Empunya hari Sabat tidak lain tidak bukan adalah YHVH Allah Israel.

Ternyata Yesus berkata bhw diriNya adl Kurios atas hari Sabat.
Brarti Yesus telah menyamakan diriNya dg YHVH.
Di sini layak jika Kurios dterjemahkan sbg Tuhan.

Maka Yesus adalah Tuhan atas hari Sabat alias YHVH itu sendiri.

Luk. 1:16-17   
ia akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada Kurios, Allah mereka,
dan ia akan berjalan mendahului Kurios dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan bagi Kurios suatu umat yang layak bagi-Nya.


Kita tau bhw Kurios disana mngacu pd Allah Israel, yaitu YHVH.
Maka itu cocok bila Kurios dterjemahkan mjd Tuhan.

Tp kita juga tau bhw Yohanes Pembaptis diutus mendahului pelayanan Yesus Kristus.

Maka sesuai dg ayat :

...dan ia akan berjalan mendahului Kurios dalam roh dan kuasa Elia...

Jelaslah bhw Tuhan yg dmaksud tsb adl Yesus Kristus.
Maka Yesus Kristus layak dsebut sbg Tuhan (dlm pengertian ilahi).

Yoh. 21:17   
Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: "Apakah engkau mengasihi Aku?" Dan ia berkata kepada-Nya: "Kurios, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku.


Dsana Petrus menyebut Yesus sbg Kurios.
Kurios yg bagaimana?
Kurios yg tau segala sesuatu alias mahatau.

Siapa sih Kurios yg mahatau itu?
Tentu yg mahatau hanya Allah saja.

Maka layak jika Kurios dsana dterjemahkan mjd Tuhan.
Dg kata lain, Petrus mengakui bhw Yesus adl Tuhan yg Ilahi.

Smoga mberkati...
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)
March 25, 2010, 02:48:44 PM
Reply #11
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 153
Bung Sarpag, apakah kita sepakat bahwa pada kutipan ayat-ayat yang saya berikan di awal thread ini kata kurios lebih menunjukkan arti kata Tuan ketimbang Tuhan?

Dengan mengutip ayat-ayat tersebut saya ingin menunjukkan bahwa penggunaan kata kurios pada masa itu adalah lazim sebagai sebutan kehormatan pada seseorang. Ini berarti dengan menerjemahkan kata kurios sebagai kata Tuhan, kaum Kristen Trinitarian telah bersalah dengan memasukkan idenya yang baru berkembang beberapa ratus tahun kemudian.

Salam Damai dalam KRISTUS.
Bro agussetiono, saya tertarik dengan yang Anda bold. Saya hendak menanyakan dua hal:
1. Apa bukti dari pernyataan Anda tersebut?
2. Di mana mata rantai antara kaum unitarian dengan para murid YESUS? Adakah murid YESUS yang unitarian?

Salam
Kaum unitarian juga berpendapat bahwa semua murid Yesus adalah unitarian. Teks-teks Kitab Suci yang menyebut Yesus dengan sebutan kurios dapat diterjemahkan tanpa keliru dengan mengganti kata tersebut dengan kata Tuan. Sebaliknya, sebutan kurios dapat diterjemahkan secara keliru pada ayat-ayat tertentu, contohnya seperti yang telah saya kutip pada awal thread ini.

Dalam thread ini saya tidak ingin berdebat tentang masalah trinitas yang telah dibahas pada thread-thread lainnya. Saya cuma ingin menunjukkan bahwa penerjemahan kata kurios sebagai sebutan bagi Yesus sebenarnya lebih menunjuk pada kata Tuan ketimbang Tuhan.
Seorang manusia tidak akan mampu melihat melebihi apa-apa yang tertulis dalam hatinya.
March 25, 2010, 02:52:03 PM
Reply #12
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 2739
  • me , just moe without 'o'
sebenarnya dimanakah letak perbedaan antara : tuan dg tuhan?
[image] of mine  is  God's own [image]

http://rotihidup.blogspot.com/

His crown was of thorns
His throne was a cross
His glory was humiliation

(the wisdom of the desert)
March 25, 2010, 02:52:56 PM
Reply #13
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 153
Pd dasarnya pemakaian kata 'kurios' dapat digunakan utk menerangkan 'yang Ilahi' bisa juga digunakan utk menerangkan 'yang manusiawi'.

Tergantung bagaimana sifat kalimat dan konteks pengucapan kata-kata.
Saya setuju bahwa kata kurios memiliki makna ilahi dan manusiawi. Akan tetapi pada teks-teks Kitab Suci kita harus dapat membedakan dengan baik mana makna yang dimaksud oleh penulis aslinya tanpa mengadakan perubahan makna sesuai keyakinan penerjemahnya.

Salam damai dalam Kristus
Seorang manusia tidak akan mampu melihat melebihi apa-apa yang tertulis dalam hatinya.
March 25, 2010, 02:58:54 PM
Reply #14
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 153
sebenarnya dimanakah letak perbedaan antara : tuan dg tuhan?
Tuhan dalam bahasa Indonesia (bukan bahasa Kitab Suci) menunjuk pada kata Allah.
Tuan menunjuk pada seseorang yang kita patuhi perintahnya, bisa manusia dan bisa juga Allah.
Seorang manusia tidak akan mampu melihat melebihi apa-apa yang tertulis dalam hatinya.
March 25, 2010, 03:03:16 PM
Reply #15
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 2739
  • me , just moe without 'o'
@agus

memang ayat2 yang anda sampaikan [bbrp, kecuali peristiwa Saulus, yg sptnya lbh kearah divine krn menyangkut sosok yg tidak kasat mata] merupakan sebutan yg lebih bersifat : manusiawi

tuan - lord

namun bagi saya, antara tuan dan tuhan atau lord - Lord tidak ada bedanya

saya memahami 'keberatan' anda soal pemilihan kata ini

saya percaya pelaku langsung waktu itu tidak/belum memahami sepenuhnya siapa Yess itu

dalam hal ini Yesus lebih banyak disebut 'tuan' [dlm bahasa anda]

namun apa yang tertulis adalah sudut pandang penulis yang telah mengerti bahwa Yesus itu lebih dari sekedar 'tuan', sebab Dia adalah 'Tuhan'

karena penulis telah melewati masa itu, dan bukan sedang dalam masa itu

Yesus adalah tuan

namun ketuanan ini berubah menjadi keTuhanan ketika Yesus menerima segala kuasa baik di langit/sorga - diatas maupun bumi - dibawah

Tuan spt apakah yg menerima segala kuasa ini?

Jadi penulis hanyalah membahasakan saja apa yg dialami oleh pelaku langsung

salam
[image] of mine  is  God's own [image]

http://rotihidup.blogspot.com/

His crown was of thorns
His throne was a cross
His glory was humiliation

(the wisdom of the desert)
March 25, 2010, 03:05:52 PM
Reply #16
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 2739
  • me , just moe without 'o'
sebenarnya dimanakah letak perbedaan antara : tuan dg tuhan?
Tuhan dalam bahasa Indonesia (bukan bahasa Kitab Suci) menunjuk pada kata Allah.
Tuan menunjuk pada seseorang yang kita patuhi perintahnya, bisa manusia dan bisa juga Allah.
nah karena kita membahas kitab suci, maka kita harus fokus pada kitab suci itu sendiri, dimana suatu kata bisa jadi dikhususkan dan tidak lagi bermakna umum, atau sebaliknya

salam
[image] of mine  is  God's own [image]

http://rotihidup.blogspot.com/

His crown was of thorns
His throne was a cross
His glory was humiliation

(the wisdom of the desert)
March 25, 2010, 06:48:48 PM
Reply #17
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 153

namun bagi saya, antara tuan dan tuhan atau lord - Lord tidak ada bedanya

saya memahami 'keberatan' anda soal pemilihan kata ini

saya percaya pelaku langsung waktu itu tidak/belum memahami sepenuhnya siapa Yess itu

dalam hal ini YESUS lebih banyak disebut 'tuan' [dlm bahasa anda]

namun apa yang tertulis adalah sudut pandang penulis yang telah mengerti bahwa YESUS itu lebih dari sekedar 'tuan', sebab Dia adalah 'Tuhan'

karena penulis telah melewati masa itu, dan bukan sedang dalam masa itu

YESUS adalah tuan

namun ketuanan ini berubah menjadi keTuhanan ketika YESUS menerima segala kuasa baik di langit/sorga - diatas maupun bumi - dibawah

Tuan spt apakah yg menerima segala kuasa ini?

Jadi penulis hanyalah membahasakan saja apa yg dialami oleh pelaku langsung

salam

Nah, justru di sinilah letak permasalahannya. Subyektifitas penerjemah seharusnya tidak boleh mempengaruhi hasil terjemahannya, karena keaslian makna dari teks tersebut menjadi berubah.

Salam damai dalam Kristus
Seorang manusia tidak akan mampu melihat melebihi apa-apa yang tertulis dalam hatinya.
March 25, 2010, 07:26:32 PM
Reply #18
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 3795
  • Gender: Male
Nah, justru di sinilah letak permasalahannya. Subyektifitas penerjemah seharusnya tidak boleh mempengaruhi hasil terjemahannya, karena keaslian makna dari teks tersebut menjadi berubah.

Salam damai dalam KRISTUS


mungkin kalau permasalahan "subyektifitas" dari sudut kepercayaan, dibawah ini ada referensi yang lebih "netral" untuk menjadi suatu kalibrasi

http://www.websters-online-dictionary.org/definition/lord
http://en.wikipedia.org/wiki/Kurios

semoga setidakny ada suatu kalibrasi persepsi yang bisa menjadi jalan tengah

:)
GBU

March 26, 2010, 10:21:01 AM
Reply #19
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 3046
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Saya setuju bahwa kata kurios memiliki makna ilahi dan manusiawi. Akan tetapi pada teks-teks Kitab Suci kita harus dapat membedakan dengan baik mana makna yang dimaksud oleh penulis aslinya tanpa mengadakan perubahan makna sesuai keyakinan penerjemahnya.

Salam damai dalam KRISTUS

Makanya itu kita sbg penafsir (yg bukan penulisnya) mnggunakan parameter konteks utk mngukur apakah 'kurios' yg dmaksud menerangkan makna 'manusiawi' ataukah makna 'ilahi'.

Saya adl pmbaca dan pnafsir,
Anda juga adl pmbaca dan pnafsir.

Kita bdua bukan penulisnya langsung.

Maka itu kita tidak punya hak utk memukul rata bhw semua kurios (yg dialamatkan pd Yesus) hanya bmakna 'tuan' dan tidak bisa bmakna 'Tuhan'.

Smua tergantung konteksnya.

---------

Namun dmikian,
Krn Anda berkeyakinan bhw smua murid Yesus adl unitarian dan Anda myakini konsep unitarian utk mjelaskan doktrin ttg Allah,
Maka Anda cenderung akan pukul rata bhw smua 'kurios' yg dialamatkan kpd Yesus adl 'tuan' bukan 'Tuhan', tanpa benar-benar mngamati konteksnya.

Jika bgitu,
Maka parameter melihat teks bukan lagi dari konteks teksnya,
Tp sudah konsep Anda.

Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)