Author Topic: apa arti kata pengharapan - secara Alkitabiah ?  (Read 3484 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

November 21, 2010, 11:20:46 AM
Reply #10
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1597
Quote
walo kita sudah ada tiket air-asia yg sdh terjadwal berangkat ke timbuktu
esok - jam 9 pagi dan tiba jam 10 pagi di timbuktu. ("terlihat" itu memang pasti).


Timbuktu ???? Donal bebek yah. he he he

 

November 21, 2010, 10:36:14 PM
Reply #11
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 3795
  • Gender: Male
pengharapan itu adalah bagaimana dimensi supranatural itu menjadi sesuatu yang natural...

:)

@tony,

makasi atas masukannya.

saya terus terang "gak nyampe" apa dari makna yg tony maksud dlm penjabarannya  di kehidupan...:)

saya ngerti "pengharapan" dlm dimensi supranatural
adalah sesuatu yg bersangkutan dgn tidak kasat mata
dan erat hubungannya dgn iman kepercayaan.

sdgkan dalam dimensi naturalnya, adl pengharapan
yg pada umumnya kejadian pd khdpn kita di dunia ini.

tidak demikian yang tercatat di Alkitab. orang percaya adalah orang yang hidup di alam natural dengan potensi supranatural yang menjadi konsekuensi dari orang percaya itu sendiri

misalnya bagaimana manusia yang telah jatuh dalam dosa bisa hidup berkemenangkan atas dosa?

bukankah itu suatu manifestasi bahwa apa yang supranatural bisa membongkar realitas natural yang menguasai manusia

bukankah Manusia diciptakan untuk menguasai dunia (natural) ? karena ada potensi supranatural melalui penebusan Kristus Yesus, sehingga manusia tidak hanya tunduk dalam hal2 yang natural belaka

demikian pengharapan, bagaimana pengharapan Musa bisa membelah laut merah? bagaimana pengharapan Daniel bisa tetap selamat dari gua singa, dsb, dsb

orang yang hanya mengunakan logika agamawinya tentu tak bisa menangkap dimensi ini, karena ketidakpercayaan terhadap TUHAN, ia lebih memilih percaya kepada agama daripada TUHAN


lepas dari ttg pengharapan stlh kematian - yaitu akan masuk surga,
dlm kehidupan sehari2 - saya mrasa ada pengharapan pada Tuhan.

buat saya - yg namanya harapan (pengharapan) itu adl sesuatu
yg saya tidak akan pernah bisa tau apakah akan pasti terkabul/terjadi ato tidak....,

dan diatas segalanya itu...terkabul/terjadi ato tidak -
sepertinya tidak menjadi masalah besar ..:)

namun, bgmanakah caranya saya menjabarkan -
pengharapan tsb menjadi sesuatu yg natural ?

makasi tony.
salam.

pengharapan itu bicara tentang iman, iman itu adalah bukti dari apa yang belum terlihat dalam alam natural... tetapi sedang bergerak di alam supranatural

namun bedakan pengharapan dengan keinginan

saya berharap jadi presiden hampir mirip saya punya keinginan jadi presiden

kalau bicara keinginan lepas keinginan, TUHAN bukanlah berhala tempat untuk mengajukan puluhan daftar keinginan kita

:)
November 21, 2010, 11:18:04 PM
Reply #12
  • Local Moderator
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12071
  • Gender: Female
  • aman dalam perlindungan Tuhan
mungkin sederhananya: pengharapan --> apa yang dicita2kan/diinginkan
bisa juga si....kalau dianalogikan seperti ini:
apakah bisa dianalogikan berdasarkan KARENA kita hidup di dunia fana,
shg khdpn bahkan setelah matipun - manusia tidak pernah tau akan spt apa ?

jadi disini artinya pengharapan adl sesuatu yg belum terjadi pada kita,
tidak / belum bisa diliat - belum juga bisa di mutlak-kan.

contoh di kehidupan,

walo kita sudah ada tiket air-asia yg sdh terjadwal berangkat ke timbuktu
esok - jam 9 pagi dan tiba jam 10 pagi di timbuktu. ("terlihat" itu memang pasti).

Tetapi tetap dalam prakteknya, kita sbg manusia tidak akan pernah tau
apakah pesawat akan rusak, apakah akan tiba dgn selamat di timbuktu,
apakah kita gak terlambat gara2 macet ke cengkareng, dsb.

jadi harapan kita disini adalah : tiba di Timbuktu tanpa aral melintang.

dalam Kekristenan jelas, pengharapan itu tidak akan sia-sia atau mengecewakan

Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh ROH KUDUS yang telah dikaruniakan kepada kita. (Rm 5:5)

Marilah kita teguh berpegang pada pengakuan tentang pengharapan kita, sebab Ia, yang menjanjikannya, setia. (Ibr 10:23)

teringat kembali akan khotbah seorang HT yang mengatakan bahwa:
"pengharapan itu adalah iman yang lebih"
menjadi seseorang yang selalu hidup dengan hati nurani yang murni di hadapan Tuhan dan manusia.
selalu jujur meski kadang jujur itu menyakiti yang lain. Yang penting Tuhan ga sakit.
November 23, 2010, 09:47:52 PM
Reply #13
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3960
    • fossil coral cantik
A.
Saya tidak menampik - buat yg ber-iman Kristen,
bhw dgn berpegang teguh pada Tuhan,semua akan berjalan baik -
sehingga mereka tidak perlu PERNAH merasa kuatir...

disini jika kita terus berpegang teguh pada iman percaya kita semua badai pasti berlalu, jadi bukan tidak ada badai bro

Iya murukh... saya mengerti bukan artinya tidak ada badai.
Cuma yg saya rasa kok, sepertinya susah menerapkannya ialah,
yg saya bold diatas tsb.... "tidak pernah merasa kuatir"

apakah seorang iman Kristen, krn begitu besarnya iman pada Tuhan,
suatu ketika ibu-nya sakit keras - yg mematikan...
akan tenang2 saja... tidak merasakan kekuatiran sama sekali
apakah ibunya akan bertahan hidup/tidak ?
karena dia mempunyai iman yg amat sangat kuat pada Tuhan ?

sungguh susah dibenak saya, apabila saya seorang Kristen dimana
ibu dlm keadaan memprihatinkan... entah bertahan hidup/tidak...
dan saya tdk perlu merasa kuatir sama sekali...
biar saja mau mati ya mati, mau hidup ya hidup....
toh itu semua yg terbaik dr Tuhan....

berdasarkan pengalaman saya sendiri...
saya lebih milih pasrah pada Tuhan, dgn tetap melakukan usaha2
pengobatan pada ibu... DAN - sekalipun SUDAH PASRAH...
yah..mungkin krn saya bukan Kristen, maka jadinya
rasa kuatir itu tetap aja terus menghantui saya sbg manusia biasa.
dan hal itu buat saya - terasa natural...tetap ada rasa kuatir,
shg ada pengharapan Tuhan kuatkan hati, dsb.

Kalo saya bayangkan saya jadi org Kristen....
krn iman percaya yg begitu kuat, jadi tenang2 aja...
gak ada rasa kuatir sama sekali akan nasib ibu,
krn percaya Tuhan pasti kasih yg terbaik...
kok buat saya seperti gak manusiawi ya ?? ...:)

Quote
1Pet 5:8-9
Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.[/b]

sebetulnya disini saya sepertinya "menangkap" -
bhw diayat diatas tsb, ada terselip "rasa kuatir" -
maka "sadarlah dan berjaga2lah" - dikatakan disitu.
jangan terlena ... jgn P D dgn merasa tak perlu kuatir
karena merasa pasti semua PASTI akan baik baik saja.

tapi yah... gak tau juga sih bener apa kaga,
saya mengartikan kandungan ayat tsb ... :)

Quote
saya tidak tahu bro odading apa sudah pernah percaya kpd Tuhan YESUS lalu murtad atau memang sama sekali belum pernah percaya kepada Tuhan YESUS

saya org yg belum bisa secara tulus dan iman
untuk mengakui YESUS = Tuhan ... :)

banyak posting teman2 disini mendukung,
bahwa semua mungkin perlu proses...

Quote
semua penjelasan disini dan postingan sebelum sebelum ini adalah ditujukan kepada orang2 yang sudah percaya  :)

gpp murukh ...., walo semua itu kamu tujukan ke saya
dan tadinya murukh sudah pikir saya org percaya YESUS = Tuhan,
tapi berguna semua kok masukannya.... :)

Quote
1Kor 10:13
Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.

Belum bisa membayangkan bahwa cobaan itu ada,
baik dtg dari Allah - maupun dari iblis atas seijin Allah ... :)

Quote
ada begitu banyak anak2 Tuhan yang pernah mengalami kekecewaan bro, dan sebenarnya dari yang saya alami semua itu bukan karena Tuhan yang salah, tapi karena kesombongan kita yang adalah dosa, dan tanpa kita sadari dosa itu menumpuk dalam hidup kita

yg saya bold, kenapa bisa sampai terjadi demikian ya murukh ?
apakah krn kadar iman yg kurang ? buat dosa berulang2 ?
apakah ini dikarenakan - saya ada sedikit inget - kalimat :
Roh Saya tidak akan selama-lamanya berada di manusia ?

Quote
tapi klo sampai bunuh diri memang terlalu itu  :)

he-he-he.... iyaaa sorrrryyy....
itu emang rekayasa contoh saya aja kok...:)

Quote
Tuhan YESUS mengasihimu.... :)

seperti biasa, makasih selalu murukh.
November 23, 2010, 09:59:39 PM
Reply #14
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3960
    • fossil coral cantik

pengharapan itu bicara tentang iman, iman itu adalah bukti dari apa yang belum terlihat dalam alam natural... tetapi sedang bergerak di alam supranatural

namun bedakan pengharapan dengan keinginan

saya berharap jadi presiden hampir mirip saya punya keinginan jadi presiden

ngerti dah saya, maksudnya skrg..:)

yg saya bold diatas....,
apakah pergerakannya itu dan disaat sampai titik hentinya -
manusia PASTI bisa memastikan-nya arah gerak dan titik hentinya ?


[/quote]
kalau bicara keinginan lepas keinginan, TUHAN bukanlah berhala tempat untuk mengajukan puluhan daftar keinginan kita

:)
[/quote]

hihihi....
itu mah... orang2 yg pergi ke gunung Kawi... he-he-he...:)

makasi Tony atas penjelasannya.
salam.
November 23, 2010, 10:43:20 PM
Reply #15
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3960
    • fossil coral cantik
@chrisma,

dalam Kekristenan jelas, pengharapan itu tidak akan sia-sia atau mengecewakan

kalo saya boleh ngambil kesimpulan sendiri (sbg nonKristen) :
(ini secara general - manusia pada umumnya)
ada 2 faktor penting pada suatu pengharapan :

1. Bagaimana usaha si manusia dalam pengharapannya :
pesawat berangkat jam 9 pagi... bangunnya jam 8,
sementara perjalanan ke airport 55 menit,
berharap tidak terlambat adalah bermain2 dgn pengharapan.
Gak pantes rasanya - ini disebut pengharapan yg tidak akan sia2...:)

2. Bagaimana tingkat / kadar optimisme seseorang :
pesawat sudah menukik tegak lurus 180 derajat kejebur laut,
penumpang sudah pada histeris dan ada yg pingsan,
tetapi orang ini tetap percaya bahwa pesawat gak akan kejebur,
karena dia yakin pilotnya adalah pilot handal ... :)

Apakah kira2 analogi tsb sama/mirip pada pengharapan iman Kristen ?

Quote
Marilah kita teguh berpegang pada pengakuan tentang pengharapan kita, sebab Ia, yang menjanjikannya, setia. (Ibr 10:23)

Dan pengharapan tidak mengecewakan
, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh ROH KUDUS yang telah dikaruniakan kepada kita. (Rm 5:5)

sepertinya ayat diatas, mirip dengan analogi no.1 ... ?
kalo tidak berpegang teguh, maka pengharapan bisa mengecewakan..
(kalo bangun jam8, pengharapan ga terlambat - bisa mengecewakan)

sedangkan yg berikut ini, lebih ke analogi no.2 ... ?
Quote
teringat kembali akan khotbah seorang HT yang mengatakan bahwa:
"pengharapan itu adalah iman yang lebih"

begitu gak ya kira-kira, Chrisma ? ... :)

nah... tapi masih ada satu lagi - yg saya masih belum ngerti....

bgmana dgn adanya iman Kristen, yg sudah bisa "melihat"
masa depannya setelah mati - dia berada di surga ?
Dan saya rasa - tidak banyak orang2 seperti ini di dunia...
dimana kemungkinannya :
ini adalah orang2 yg taraf iman sempurna,
atau juga memang Tuhan sdh memilihnya sbg nabi / santo / Mom Theressa...:)

Dia sudah tidak perlu lagi suatu pengharapan utk dirinya,
(krn dia sudah "melihat" dia ada di surga, apalagi toh yg dia harapkan utk dirinya ?) -
tetapi dia tetap berpengharapan - hanya saja untuk orang lain ...
agar orang2 lain ini bisa masuk surga ?

begitu gak ya, Chrisma ? ... :)

makasi Chrisma atas respon-nya.

salam.


« Last Edit: November 23, 2010, 10:45:35 PM by odading »
November 23, 2010, 11:22:57 PM
Reply #16
  • Local Moderator
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12071
  • Gender: Female
  • aman dalam perlindungan Tuhan
@odading
respon untuk posting anda di atas, saya rasa cukup ini:
dalam Yesus tidak ada yang tidak pasti
mudahkah kita untuk mempercayai hal tersebut? --> tidak itulah mengapa dikatakan pengharapan adalah iman yang lebih
lebih dalam hal ketahanan ujian waktu

kata kuncinya adalah: pengharapan itu SUDAH PASTI adalah hal yang belum menjadi kenyataan
bila sudah menjadi kenyataan ngapain berharap lagi
masalah si A, si B melihat dirinya ada di surga, IMO itu hanya sekelumit konfirmasi pendahulu tentang harapan yang akan menjadi kenyataan.
menjadi seseorang yang selalu hidup dengan hati nurani yang murni di hadapan Tuhan dan manusia.
selalu jujur meski kadang jujur itu menyakiti yang lain. Yang penting Tuhan ga sakit.
November 23, 2010, 11:34:44 PM
Reply #17
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1419
  • Gender: Male
  • He is the re-builder of everything that has broken
  • Denominasi: Kharismatik
@odading
thx sudah ngesplit kesini  :afro:

tanyakan ( buat polling ) buat FK-ers Kristen apakah masih pernah merasa kuatir
saya percaya 100 % jawabnya adalah pernah

walau sudah memiliki Kristus dalam hati, bukan artinya tidak pernah memiliki kekuatiran
banyak FT berbicara mengenai kekuatiran

kenapa demikian ?

karena memang Tuhan tahu bahwa manusia walau sudah memiliki-Nya pasti sering mengalami kekuatiran

hanya kita tidak boleh tetap dalam kekuatiran itu dan tidak mempunyai pengharapan, karena Tuhan Yesus sendiri adalah sumber pengharapan tesebut


Filipi 4:6-7
6  Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.

ketika kita menaruh pengharapan kita kepada Tuhan Yesus maka :

7  Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.


Quote
apakah seorang iman Kristen, krn begitu besarnya iman pada Tuhan,
suatu ketika ibu-nya sakit keras - yg mematikan...
akan tenang2 saja... tidak merasakan kekuatiran sama sekali
apakah ibunya akan bertahan hidup/tidak ?
karena dia mempunyai iman yg amat sangat kuat pada Tuhan ?

sungguh susah dibenak saya, apabila saya seorang Kristen dimana
ibu dlm keadaan memprihatinkan... entah bertahan hidup/tidak...
dan saya tdk perlu merasa kuatir sama sekali...
biar saja mau mati ya mati, mau hidup ya hidup....
toh itu semua yg terbaik dr Tuhan....

berdasarkan pengalaman saya sendiri...
saya lebih milih pasrah pada Tuhan, dgn tetap melakukan usaha2
pengobatan pada ibu... DAN - sekalipun SUDAH PASRAH...
yah..mungkin krn saya bukan Kristen, maka jadinya
rasa kuatir itu tetap aja terus menghantui saya sbg manusia biasa.
dan hal itu buat saya - terasa natural...tetap ada rasa kuatir,
shg ada pengharapan Tuhan kuatkan hati, dsb.

Kalo saya bayangkan saya jadi org Kristen....
krn iman percaya yg begitu kuat, jadi tenang2 aja...
gak ada rasa kuatir sama sekali akan nasib ibu,
krn percaya Tuhan pasti kasih yg terbaik...
kok buat saya seperti gak manusiawi ya ?? ...smiley


jelas memang tidak manusiawi spt itu bro
saya yakin tidak ada yang terlalu kuat imannya bro  :)
pasti terbersit rasa kekuatiran walau sedikit

ketika seseorang yang kita kasihi sakit dan nyaris mati atau vonis mati, maka pengharapan disini bisa saja berharap disembuhkan Tuhan, tapi pengharapan lain yang lebih penting adalah ketika kita tahu yang sakit itu sudah memiliki Yesus maka jika memang dia dipanggil oleh Bapa, maka dia akan menuju pangkuan abraham

bukan berarti kita diem saja, karena memang kita harus merawat si orang sakit tersebut
walau sudah divonis matipun secara medis kita tetap harus melakukan usaha paling tidak merawatnya sambil mengharapkan muzizat terjadi

jadi kita juga tidak bisa memaksakan kehendak kita bahwa harus disembuhkan Tuhan
mungkin saja memang waktunya telah tiba, atau bisa saja juga muzizat Tuhan terjadi

tapi tetap harus ada usaha kita baik secara jasmani maupun rohani, bukan diem dan seolah2 iman kita kuat  :)


Quote
1Pet 5:8-9
Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.[/b]

sebetulnya disini saya sepertinya "menangkap" -
bhw diayat diatas tsb, ada terselip "rasa kuatir" -
maka "sadarlah dan berjaga2lah" - dikatakan disitu.
jangan terlena ... jgn P D dgn merasa tak perlu kuatir
karena merasa pasti semua PASTI akan baik baik saja.

tapi yah... gak tau juga sih bener apa kaga,
saya mengartikan kandungan ayat tsb ... :)



saya lebih suka berasumsi kuatir yang positip akan diri saya sendiri apakah saya masih tetap dalam koridornya Tuhan, dan tetap berjaga2 atas pengaruh2 setan yang secara diem2 merasuki hati kita

2Kor 13:5  Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak di dalam iman. Selidikilah dirimu! Apakah kamu tidak yakin akan dirimu, bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu? Sebab jika tidak demikian, kamu tidak tahan uji.


Quote
saya tidak tahu bro odading apa sudah pernah percaya kpd Tuhan YESUS lalu murtad atau memang sama sekali belum pernah percaya kepada Tuhan YESUS

saya org yg belum bisa secara tulus dan iman
untuk mengakui YESUS = Tuhan
... :)

banyak posting teman2 disini mendukung,
bahwa semua mungkin perlu proses...

Quote
semua penjelasan disini dan postingan sebelum sebelum ini adalah ditujukan kepada orang2 yang sudah percaya  :)

gpp murukh ...., walo semua itu kamu tujukan ke saya
dan tadinya murukh sudah pikir saya org percaya YESUS = Tuhan,
tapi berguna semua kok masukannya.... :)


karena memang pertanyaan bro mengenai seorang Kristen, maka saya jawab dari sisi FT bro
bagaimana sebenarnya pengharapan dalam Kekristenan, sehingga pandangan @odading tentang Kekristenan tidak melenceng


semua memang proses bro, pilihan adalah mutlak dari bro odading
hanya saya percaya ROH KUDUS akan menjelaskan lebih rinci akan FT yang diberitakan oleh setiap FK-ers  :)


saya percaya setiap orang yang mencari akan mendapatkan, karena Tuhan Yesus pun sedang mencari manusia2 untuk datang kepada-Nya

rasa atau tidak rasa Tuhan Yesus sedang dekat sekali dengan kamu bro, karena yang kamu tanyakan di FK ini adalah mengenai Dia  :)


Quote
1Kor 10:13
Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.

Belum bisa membayangkan bahwa cobaan itu ada,
baik dtg dari Allah - maupun dari iblis atas seijin Allah ... :)

yang benar adalah yang ku bold merah itu bro

Yakobus 1:12-13

12  Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.
13   Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: "Pencobaan ini datang dari Allah!" Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun.


dan memang spt FT 1Kor 10:13 itu, bahwa tidak boleh iblis melakukan pencobaan yang melebihi keputusan Tuhan

Ayub 1:11-12
11  Tetapi ulurkanlah tangan-Mu dan jamahlah segala yang dipunyainya, ia pasti mengutuki Engkau di hadapan-Mu."
12  Maka Firman Tuhan kepada Iblis: "Nah, segala yang dipunyainya ada dalam kuasamu; hanya janganlah engkau mengulurkan tanganmu terhadap dirinya." Kemudian pergilah Iblis dari hadapan TUHAN.

Ayub 2:5-6
5  Tetapi ulurkanlah tangan-Mu dan jamahlah tulang dan dagingnya, ia pasti mengutuki Engkau di hadapan-Mu."
6  Maka Firman Tuhan kepada Iblis: "Nah, ia dalam kuasamu; hanya sayangkan nyawanya."


Quote
ada begitu banyak anak2 Tuhan yang pernah mengalami kekecewaan bro, dan sebenarnya dari yang saya alami semua itu bukan karena Tuhan yang salah, tapi karena kesombongan kita yang adalah dosa, dan tanpa kita sadari dosa itu menumpuk dalam hidup kita

yg saya bold, kenapa bisa sampai terjadi demikian ya murukh ?
apakah krn kadar iman yg kurang ? buat dosa berulang2 ?
apakah ini dikarenakan - saya ada sedikit inget - kalimat :
Roh Saya tidak akan selama-lamanya berada di manusia ?


karena kita tidak menaruh pengharapan yang benar bro, ego kita yang selalu bermain2 sptnya kita yang menjadi tuhan dan Tuhan yang kita atur

kata2 yang saya bold itu di PL bro, ketika zaman menara babel

kejadian 6:3  Berfirmanlah TUHAN: "Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia, karena manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan seratus dua puluh tahun saja."

ketika Tuhan Yesus datang ke dunia ini maka hal itu tidak berlaku lagi, dan itu sudah dinubuatkan dalam PL dan terjadi dalam PB   :)


Yl 2:28  "Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan.

Kis 2:17  Akan terjadi pada hari-hari terakhir—demikianlah firman Allah—bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat, dan teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan, dan orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi.

jadi ROH KUDUS ada di dunia ini dan bekerja untuk menginsafkan dunia akan dosa, dan ketika kita mau menerima kehadiran-Nya, maka Dia akan bertakhta selamanya

sehingga ada FT yang lain yang berhubungan dengan itu,

Roma 8:1-2, 9
1  Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus.

Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.

9  Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus.


Tuhan Yesus mengasihimu.... :)
Ketika hatiku merasa pahit dan buah pinggangku menusuk-nusuk rasanya,aku dungu dan tidak mengerti, seperti hewan aku di dekat-Mu.
( Mazmur 73:21-22 )
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)