Author Topic: Bapa, Firman dan ROH KUDUS (Trinity)  (Read 33875 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

November 18, 2010, 03:20:40 PM
Reply #20
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 2738
  • me , just moe without 'o'
Sesuai permintaan TS, saya post pemahaman saya

-----------------------------------------------------------------------------------
Quote


Bapa, Putra, ROH KUDUS adalah Esa, satu kesatuan dalam satu Hayah [Existence], Satu Pribadi yang Esa.

ROH KUDUS adalah Existence [Hayah] Allah dalam dimensi Roh atau Spirit, sebagai lawan dari human existence dalam materi.

Bapa adalah Roh Allah yang Exist [Hayah] dalam segala kemuliaan dan kekudusanNya

Putra adalah bagaimana Sang Roh Allah yang Exist [Hayah] dalam segala kemuliaanNya (untuk) :

1. Melakukan segala kehendak dan perintahNya, yaitu dengan ber-Firman

Tanpa Firman [Sang Putra], maka Bapa adalah Allah yang bisu.

2. Menyatakan dirinya dalam rupa manusia, yaitu dengan mengambil rupa seorang Hamba, seorang Anak Manusia, dengan cara menanggalkan seluruh kemuliaanNya, mengosongkan atribut ke-IlahianNya.


Kenapa dan bagaimana Dia mau menjadi manusia?

Karena ELOHIM begitu mengasihi manusia, maka Dia mengutus DiriNya sendiri untuk menemui manusia.

Bukan dengan segala kemuliaanNya [Bapa] , namun Dia menanggalkan kemuliaaNya.

Php 2:7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.

Bukan dalam rupa Bapa, namun mengosongkan seluruh kemuliaan itu.

Kenapa?

Karena tidak ada satu orang manusia berdosa pun yang sanggup melihat wajah Tuhan yang penuh kekudusan dan kemuliaan : maka misi penyelamatan akan berubah menjadi misi pembinasaan!

Exo 33:20-23
(20) Lagi firman-Nya: "Engkau tidak tahan memandang wajah-Ku, sebab tidak ada orang yang memandang Aku dapat hidup."
(21) Berfirmanlah TUHAN: "Ada suatu tempat dekat-Ku, di mana engkau dapat berdiri di atas gunung batu;
(22) apabila kemuliaan-Ku lewat, maka Aku akan menempatkan engkau dalam lekuk gunung itu dan Aku akan menudungi engkau dengan tangan-Ku, sampai Aku berjalan lewat.
(23) Kemudian Aku akan menarik tangan-Ku dan engkau akan melihat belakang-Ku, tetapi wajah-Ku tidak akan kelihatan."

Adam dan Hawa sempat bergaul dan menikmati wajah Tuhan yang penuh kemuliaan dan kekudusan ini sebelum jatuh dalam dosa.

Bukan pula dalam hakekat atau rupa Roh [ROH KUDUS], karena manusia tidak hidup dalam alam roh namun dalam alam materi.
Karena mata rohani manusia sudah di non aktifkan, maka manusia tidak dapat melihat realitas alam roh dimana Alah ada dengan mata fisik [biologis]

[Kecuali tanpa karunia dari Tuhan, Tuhan sanggup mengaktifkan mata rohani manusia untuk tujuan yang dikehendaki Allah, atau seseorang yang mengunakan medium kekuatan roh jahat]


Maka ELOHIM mengutus DiriNya yaitu FirmanNya agar mengambil rupa manusia.

Menjadi daging - incarnate, agar manusia bisa : melihat, meraba, menjamah, bergumul dengan Tuhan.
Dan yang terpenting adalah agar Allah bisa berbicara kepada manusia, menyatakan isi hati Allah kepada manusia!

Hanya Firman yang 'mungkin' menjalankan misi ini :

Joh 1:1-3
(1) Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
(2) Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.
(3) Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.


ELOHIM menjadikan dunia ini oleh Firman.

Bukan oleh Kemuliaan.

Bukan pula oleh Roh.


Demikian pula, ELOHIM menjadikan diriNya dalam rupa manusia oleh Firman.


ELOHIM berinisiatif dan komit untuk menyatukan kembali, menghilangkan pemisahan antara manusia dengan Tuhan.

ELOHIM berinisiatif dan komit untuk mengadakan pendamaian antara manusia dengan Tuhan, melalui Sang Firman yaitu Yesus.

Maka Sang Firman itu sendiri berFirman :

Joh 14:6 Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Dengan tegas Sang Firman yaitu ELOHIM sendiri, bukan subordinat ELOHIM, bahwa hanya melalui FirmanNya lah manusia bisa kembali kepada Bapa, yaitu ke dalam hadirat ELOHIM yang penuh Kemuliaan dan Kekudusan yaitu Bapa, kembali menimati persekutuan dengan ELOHIM.

Semua telah diserahkan kepada Sang Firman

Mat 11:27 Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak seorangpun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorangpun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya.

Ketika Sang Firman menjadi Manusia, Allah tetap ada di Sorga yaitu Kemuliaan yang ditanggalkanNya,



http://rotihidup.blogspot.com/2008/05/trinitas-bapa-putra-roh-kudus.html

Dan berikut pemahaman Gereja Orthodox Oriental -- yang diwakili oleh Jesuit_Dm

Quote
Saudara ku, menurut saya saudara "terbalik" dalam memahami persoalan dalam topik yang kita bahas disini, sebab saya TIDAK PERNAH menyatakan, bahwa HAKIKAT itu dapat Dihilangkan ataupun Dikosongkan ataupun Ditanggalkan, tetapi yang "DITANGGALKAN" adalah Atribut dari pada Hakikat itu, dimana berdasarkan Filipi 2 ayat 7, Atribut dari pada Allah telah ditanggalkan oleh Sang Firman, sebelum Sang Firman itu menjadi manusia, dan setelah Sang Firman menjadi manusia, maka Sang Firman diberikan Atribut Baru, yaitu : ANAK  TUNGGAL  BAPA ==> Artinya : Atribut Anak Tunggal Bapa ini ada, setelah SANG FIRMAN MENJADI MANUSIA dan bernama YESUS.

Kesimpulan :

1). YHVH  ( Hakikat ) ==> Diberikan sebagai Kemuliaan   BAPA  ( sebab dari pada-Nya-lah segala sesuatu ini ada ).
2). YHVH  ( Hakikat ) ==> Diberikan sebagai Kemuliaan  ANAK  TUNGGAL  BAPA  ( sebab Sang Firman atau YHVH itu telah menjadi manusia ).
3). YHVH adalah Nama dari Sang Firman, sebelum Sang Firman itu menjadi manusia.
4). YESUS  adalah Nama dari Sang Firman, setelah Sang Firman itu menjadi manusia.
5). Hakikat Allah itu adalah : Tunggal ataupun Esa, yaitu : ROH KUDUS dan Hakikat itu bernama YHVH ( sebelum menjadi manusia ) dan bernama YESUS ( setelah menjadi manusia ).
6). Jadi Baik Bapa ataupun Anak, BUKANLAH  HAKIKAT dari pada Allah, tetapi yang menjadi Hakikat dari pada Allah adalah : ROH KUDUS itu sendiri.


Salam Kasih dalam damai.

http://forumkristen.com/index.php?topic=20465.msg209353#msg209353


Jadi dalam hal ini pandangan saya lebih condong/mendekati/menyamai pandangan gereja orthodox oriental, dan bukan orthodox oxidental/western


salam.

ps: tidak usah ditanggapi, karena pembahasan sudah cukup panjang x lebar di link diatas.
[image] of mine  is  God's own [image]

http://rotihidup.blogspot.com/

His crown was of thorns
His throne was a cross
His glory was humiliation

(the wisdom of the desert)
November 18, 2010, 07:39:15 PM
Reply #21
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6239
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Yg saya tangkap dari variasi paham tritunggal timur dan paham tritunggal barat adalah :

Doktrin Tritunggal Gereja Timur mnekankan Bapa sbg sumber dari Firman dan Roh.
Firman (YESUS) dan ROH KUDUS melekat pd Bapa, bersama-sama dengan Bapa namun dapat dibedakan dari Bapa (merupakan Pribadi yang berbeda dari Bapa). Ke-esa-an Allah terletak pada Bapa yang memiliki Firman dan Roh.

Moe dan Jesuit memiliki perbedaan variasi yg mngatakan bhw sumbernya adalah ROH KUDUS (namun prinsipnya kurang lebih sama).

-------

Di sisi lain, konsep Tritunggal Gereja Barat memahami Bapa, Firman dan ROH KUDUS sbg Pribadi yg berbeda namun sehakikat, setara dan sekekal. Ke-esa-an Allah terletak pada kesatuan persekutuan Bapa, Firman dan Roh yang tidak terpisahkan dan senantiasa selaras.

---------

Apakah apa yg saya tangkap itu benar?
« Last Edit: November 18, 2010, 07:45:15 PM by Siip »
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
November 18, 2010, 09:25:54 PM
Reply #22
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12407
  • Gender: Male
    • http://www.mypage.com/
  • Denominasi: Protestan Injili/Evangelikal
Yg saya tangkap dari variasi paham tritunggal timur dan paham tritunggal barat adalah :

Doktrin Tritunggal Gereja Timur mnekankan Bapa sbg sumber dari Firman dan Roh.
Firman (YESUS) dan ROH KUDUS melekat pd Bapa, bersama-sama dengan Bapa namun dapat dibedakan dari Bapa (merupakan Pribadi yang berbeda dari Bapa). Ke-esa-an Allah terletak pada Bapa yang memiliki Firman dan Roh.

Moe dan Jesuit memiliki perbedaan variasi yg mngatakan bhw sumbernya adalah ROH KUDUS (namun prinsipnya kurang lebih sama).

-------

Di sisi lain, konsep Tritunggal Gereja Barat memahami Bapa, Firman dan ROH KUDUS sbg Pribadi yg berbeda namun sehakikat, setara dan sekekal. Ke-esa-an Allah terletak pada kesatuan persekutuan Bapa, Firman dan Roh yang tidak terpisahkan dan senantiasa selaras.

---------

Apakah apa yg saya tangkap itu benar?


Menurut saya anda sudah benar. Sebaliknya saya tidak setuju dengan sebagian pernyataan bro moe bahwa, "Bapa, Putra, ROH KUDUS adalah Esa, satu kesatuan dalam satu Hayah [Existence], Satu Pribadi yang Esa." Banyak kekeliruan doktrin akan terjadi sekiranya kita tidak dapat membedakan konsep hakikat dan pribadi. Menurut saya, esa menyangkut hakikat, kejamakan menyangkut pribadi. Hakikat menyangkut keapaan Allah, pribadi menyangkut kebagaimanaan Allah. Singkatnya, Apakah Allah? Satu hakikat yg esa. Siapakah Allah? Bapa, Anak dan ROH KUDUS. Itulah satu hakikat Allah yg esa dalam tiga pribadi, Bapa, Anak dan ROH KUDUS. Sila google milis2 yg mempertahankan ajaran tritunggal khususnya dari tulisan theolog2 tersohor, saya yakin itulah yg diajar mereka.

Salam.
« Last Edit: November 18, 2010, 09:27:55 PM by CosmicBoy »
Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau kata-Ku salah, tunjukkan kesalahannya tapi jikalau kata-Ku benar, mengapakah engkau menampar Aku?" (Injil riwayat Yuhana 18:23)
November 18, 2010, 09:50:53 PM
Reply #23
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2373
  • Gender: Male
  • Grand Inquisitor
  • Denominasi: Gereja Orthodox Indonesia
Quote from: moe
Dan berikut pemahaman Gereja Orthodox Oriental -- yang diwakili oleh Jesuit_Dm

Saya koq agak ragu bro kalau Jesuit_Dm itu dari Orthodox Oriental, kalau iya dibawah Episkop mana/siapa? Patriakh/Yuridiksi mana/siapa?

Soalnya dari beberapa pengertian yang dipakai bukan pengertian Orthodox Oriental dan seringkali salah dalam memakai istilah Theologi umum, misalnya dia percaya bahwa Yesus Kristus hanya memiliki natur manusia dalam InkarnasiNya, Orthodox Oriental justru percaya bahwa Yesus Kristus dalam InkarnasiNya memiliki hanya natur Allah (dan bukan manusia).

Best Regard,
Daniel FS
---†---†---†---Fides Quaerens Intellectum---†---†---†---
November 18, 2010, 10:01:45 PM
Reply #24
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12407
  • Gender: Male
    • http://www.mypage.com/
  • Denominasi: Protestan Injili/Evangelikal
Banyak dari kita keliru dengan frase 'kejamakan Allah'. Frase ini menyesatkan dan sangat tidak alkitabiah. Hakikat Allah tidak jamak, esa adanya. Kalu hakikat Alah itu jamak, maka kita terjerumus dalam politeisme, menyembah lebih dari satu Allah. Yang benar, pribadi Allah adalah jamak, tiga adanya, Bapa, Anak dan ROH KUDUS. Jadi harus ati2 apabila mengembangkan frase ini. Lebih baik mengatakan 'kejamakan pribadi Allah' daripada 'kejamakan Allah'.

Salam.
Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau kata-Ku salah, tunjukkan kesalahannya tapi jikalau kata-Ku benar, mengapakah engkau menampar Aku?" (Injil riwayat Yuhana 18:23)
November 20, 2010, 07:48:58 PM
Reply #25
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2373
  • Gender: Male
  • Grand Inquisitor
  • Denominasi: Gereja Orthodox Indonesia
Kalau mengenai Logos, saya memandangnya sama, Logos ya Logos, Davar ya Davar, Firman ya Firman, yaitu Yesus Kristus, tidak ada yang lebih besar atau kecil.

Best Regard,
Daniel FS
---†---†---†---Fides Quaerens Intellectum---†---†---†---
December 02, 2010, 07:25:46 PM
Reply #26
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 10
    • christolog
trinitas itu lagu lama mash saja di percaya :) ;D
December 02, 2010, 07:29:06 PM
Reply #27
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 10
    • christolog
Kalau mengenai Logos, saya memandangnya sama, Logos ya Logos, Davar ya Davar, Firman ya Firman, yaitu YESUS KRISTUS, tidak ada yang lebih besar atau kecil.

Best Regard,
Daniel FS

ROH KUDUS itu bisa diterima siapa saja, trutama bagi mereka yang melakukan perbuatan baik, jd tidak melulu yang menerima roh kudis itu tuhan
December 02, 2010, 07:41:49 PM
Reply #28
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1597
Kalau mengenai Logos, saya memandangnya sama, Logos ya Logos, Davar ya Davar, Firman ya Firman, yaitu YESUS KRISTUS, tidak ada yang lebih besar atau kecil.

Best Regard,
Daniel FS


ROH KUDUS itu bisa diterima siapa saja, trutama bagi mereka yang melakukan perbuatan baik, jd tidak melulu yang menerima roh kudis itu tuhan



Ada slimmer yang masuk  Page ini

baca rules ya

http://forumkristen.com/index.php?topic=16032.0


December 02, 2010, 07:43:59 PM
Reply #29
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1597
Kalau mengenai Logos, saya memandangnya sama, Logos ya Logos, Davar ya Davar, Firman ya Firman, yaitu YESUS KRISTUS, tidak ada yang lebih besar atau kecil.

Best Regard,
Daniel FS

ROH KUDUS itu bisa diterima siapa saja, trutama bagi mereka yang melakukan perbuatan baik, jd tidak melulu yang menerima roh kudis itu tuhan


anak kemaren sore ya.......

 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)