Author Topic: Perpuluhan vs Amal  (Read 14841 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

March 03, 2011, 06:58:36 PM
Reply #350
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 11427
  • Gender: Male
  • Tuus Totus Ego Sum, Et Omnia Mea Tua Sunt
justru sebenarnya adanya persepuluhan Taurat tersebut dikarenakan Abram melakukannya dan tertulis di alkitab

tentang dia memberi sekali seumur hidupnya, aku ngak tahu
dan darimana juga kamu tahu dia memberikan hanya 1 kali seumur hidupnya

coba pikirkan
kenapa taurat memasukkan persepuluhan
jika budaya persepuluhan itu hilang pada zamannya abraham, kenapa tiba2 muncul kembali di taurat

bukankah itu merupakan sesuatu yang turun temurun diteruskan kpd musa


Hehehehehe.... Kitab Kejadian BUKAN ALKITABnya MUSA :)

MUSA LAHIR JAUUUUUHHHHHHHHHH............ sebelum Abraham dan Yakub, kalau Abraham melakukan karena SUDAH TERTULIS dalam ALKITAB, anda mulai ngawur, sebab KITAB KEJADIAN DITULIS setelah PEMBUANGAN ke BABEL, JAUUUUUHHHHHHHHHH............ setelah MUSA LAHIR :) dan DIAKUI oleh SEMUA THEOLOG baik PROTESTAN maupun KATOLIK bahkan oleh PARA RABBI Yahudi SENDIRI :)

Mengenai turun temurun sejak Abraham, SEHARUSNYA YAKUB TIDAK BERNASAR PERSEPULUHAN karena DISELAMATKAN oleh TUHAN ALLAH, namun SEHARUSNYA karena KEBIASAAN ABRAHAM dan atau PERINTAH TUHAN ALLAH :)

Dan MUSA beserta SELURUH BANGSA Yahudi, sekali lagi, MUSA beserta SELURUH BANGSA Yahudi MENGENAL PERSEPULUHAN dari HUKUM TAURAT :)


http://id.wikipedia.org/wiki/Kitab_Kejadian



Text
The oldest extant manuscripts of Genesis are the twenty-four fragments found among the Dead Sea Scrolls, dating from between 150 BC and AD 70. The next oldest are the Greek Septuagint manuscripts of the Codex Sinaiticus and Vaticanus, produced by the early Christian church in the 4th century. The oldest manuscripts of the Masoretic Text, which forms the basis of Jewish worship and many Western Christian bibles, date from around AD 1000. Also worthy of note are the Samaritan and Syriac translations. Modern scholarly translations rely on all these manuscripts, attempting to find the best possible version through critical examination of the texts.
[edit]Composition
There is currently no consensus on the process by which Genesis came to be written. The documentary hypothesis (which sees Genesis the product of the editorial weaving of a number of originally independent and complete accounts of the same material), which did enjoy the status of a consensus among many Western scholars for most of the 20th century, no longer enjoys the support it once did, and rival theories have been advanced using fragmentary models (composition by an author from various "fragments") or supplementary models (an original text later expanded and edited), or combinations of these.[13] The many anachronisms in the text point to a date in the 1st millennium B.C., and recent proposals attempt to place it in the 5th century when the post-Exilic Jewish community was trying to adapt itself to life under the Persian empire.[14]

Covenants
See also: Covenant (biblical)
The covenants are integral to the understanding not only of Genesis but also of the entire Bible.[21] Otto Eissfeldt, an early scholar of the Ugarit texts, recognised that in Ugarit the promise of a son was given to kings together with promises of blessing and numerous descendants, which the author asserts is a clear parallel to the pattern of Genesis. Claus Westermann (1964 and 1976), analysing the Genesis covenants in the light of Ugarit and Icelandic sagas, came to the conclusion that the Patriarchal stories were usually lacking any promises in their original form. Westermann saw the promise of a son in Genesis 16:11 and 18:1-15 as genuine, as well as the promise of land behind 15:7-21 and 28:13-15; the rest he saw as representing later editors.[22] Rolf Rendtorff accepts Westermann's thesis that the Patriarchal stories were originally independent, and suggests that the promises were added to link the stories of Abraham, Isaac and Jacob into cycles which grew through a process of gradual accretion into the final book. John Van Seters speculates that Genesis is a late and unified composition, from which it is impossible to excise the Covenants without doing damage to the overall narrative.[23]

Bro erdeka, terjemahan kedalam bahasa Indonesia dari halaman tersebut banyak kekurangannya dari halaman bahasa Inggrisnya:

http://en.wikipedia.org/wiki/Book_of_Genesis

Ini lebih lengkap, penerjemah halaman tersebut banyak mengurangi dari halaman aslinya :)
Inter Esse Et Non Esse

Cogito Ergo Sum

Non Nobis Domine, Non Nobis, Sed Nomini Tuo Da Gloriam

Extra Ecclesiam Nulla Salus

In Hoc Signo Vinces

With love,

your Yopi
March 03, 2011, 07:02:45 PM
Reply #351
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 11427
  • Gender: Male
  • Tuus Totus Ego Sum, Et Omnia Mea Tua Sunt
justru sebenarnya adanya persepuluhan Taurat tersebut dikarenakan Abram melakukannya dan tertulis di alkitab

tentang dia memberi sekali seumur hidupnya, aku ngak tahu
dan darimana juga kamu tahu dia memberikan hanya 1 kali seumur hidupnya

coba pikirkan
kenapa taurat memasukkan persepuluhan
jika budaya persepuluhan itu hilang pada zamannya abraham, kenapa tiba2 muncul kembali di taurat

bukankah itu merupakan sesuatu yang turun temurun diteruskan kpd musa


Hehehehehe.... Kitab Kejadian BUKAN ALKITABnya MUSA :)

MUSA LAHIR JAUUUUUHHHHHHHHHH............ sebelum Abraham dan Yakub, kalau Abraham melakukan karena SUDAH TERTULIS dalam ALKITAB, anda mulai ngawur, sebab KITAB KEJADIAN DITULIS setelah PEMBUANGAN ke BABEL, JAUUUUUHHHHHHHHHH............ setelah MUSA LAHIR :) dan DIAKUI oleh SEMUA THEOLOG baik PROTESTAN maupun KATOLIK bahkan oleh PARA RABBI Yahudi SENDIRI :)

Mengenai turun temurun sejak Abraham, SEHARUSNYA YAKUB TIDAK BERNASAR PERSEPULUHAN karena DISELAMATKAN oleh TUHAN ALLAH, namun SEHARUSNYA karena KEBIASAAN ABRAHAM dan atau PERINTAH TUHAN ALLAH :)

Dan MUSA beserta SELURUH BANGSA Yahudi, sekali lagi, MUSA beserta SELURUH BANGSA Yahudi MENGENAL PERSEPULUHAN dari HUKUM TAURAT :)


kaenya anda yang memang yang ngaur ngebacanya bro  :)

yang saya maksud disitu adalah Abraham memberikan persepuluhan kepada Melkisedekh, dan itu dituliskan di kitab kejadian terlepas siapa pun yang menuliskan kitab kejadian tsb
artinya penulisnya tahu bahwa abraham memang memberika persepuluhan

bukan aku katakan masa Abraham sudah ada kitab kejadian

dan jangan tanyakan sama aku siapa penulis kitab kejadian
Musa merumuskan hukum taurat, itu intinya


Kitab Kejadian:

http://en.wikipedia.org/wiki/Book_of_Genesis

Benar, karena itu Persepuluhan Abraham bukan perintah turun temurun karena pada Yakub hanya bernazar karena diselamatkan TUHAN, bukan karena diperintahkan TUHAN.

Kalau memang turun temurun dan diperintah TUHAN tentu Yakub tidak bernazar melainkan memang sudah kewajibannya :)
Inter Esse Et Non Esse

Cogito Ergo Sum

Non Nobis Domine, Non Nobis, Sed Nomini Tuo Da Gloriam

Extra Ecclesiam Nulla Salus

In Hoc Signo Vinces

With love,

your Yopi
March 03, 2011, 07:49:28 PM
Reply #352
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1419
  • Gender: Male
  • He is the re-builder of everything that has broken
  • Denominasi: Kharismatik
justru sebenarnya adanya persepuluhan Taurat tersebut dikarenakan Abram melakukannya dan tertulis di alkitab

tentang dia memberi sekali seumur hidupnya, aku ngak tahu
dan darimana juga kamu tahu dia memberikan hanya 1 kali seumur hidupnya

coba pikirkan
kenapa taurat memasukkan persepuluhan
jika budaya persepuluhan itu hilang pada zamannya abraham, kenapa tiba2 muncul kembali di taurat

bukankah itu merupakan sesuatu yang turun temurun diteruskan kpd musa


Hehehehehe.... Kitab Kejadian BUKAN ALKITABnya MUSA :)

MUSA LAHIR JAUUUUUHHHHHHHHHH............ sebelum Abraham dan Yakub, kalau Abraham melakukan karena SUDAH TERTULIS dalam ALKITAB, anda mulai ngawur, sebab KITAB KEJADIAN DITULIS setelah PEMBUANGAN ke BABEL, JAUUUUUHHHHHHHHHH............ setelah MUSA LAHIR :) dan DIAKUI oleh SEMUA THEOLOG baik PROTESTAN maupun KATOLIK bahkan oleh PARA RABBI Yahudi SENDIRI :)

Mengenai turun temurun sejak Abraham, SEHARUSNYA YAKUB TIDAK BERNASAR PERSEPULUHAN karena DISELAMATKAN oleh TUHAN ALLAH, namun SEHARUSNYA karena KEBIASAAN ABRAHAM dan atau PERINTAH TUHAN ALLAH :)

Dan MUSA beserta SELURUH BANGSA Yahudi, sekali lagi, MUSA beserta SELURUH BANGSA Yahudi MENGENAL PERSEPULUHAN dari HUKUM TAURAT :)


kaenya anda yang memang yang ngaur ngebacanya bro  :)

yang saya maksud disitu adalah Abraham memberikan persepuluhan kepada Melkisedekh, dan itu dituliskan di kitab kejadian terlepas siapa pun yang menuliskan kitab kejadian tsb
artinya penulisnya tahu bahwa abraham memang memberika persepuluhan

bukan aku katakan masa Abraham sudah ada kitab kejadian

dan jangan tanyakan sama aku siapa penulis kitab kejadian
Musa merumuskan hukum taurat, itu intinya


Kitab Kejadian:

http://en.wikipedia.org/wiki/Book_of_Genesis

Benar, karena itu Persepuluhan Abraham bukan perintah turun temurun karena pada Yakub hanya bernazar karena diselamatkan TUHAN, bukan karena diperintahkan TUHAN.

Kalau memang turun temurun dan diperintah TUHAN tentu Yakub tidak bernazar melainkan memang sudah kewajibannya :)


sebenarnya kenapa Yakub bernazar saat itu

coz memang dia masih kere, pelarian serta buronan Esau
apa juga yang bisa diberikannya sama Tuhan selain hanya bernazar

dan ketika dia diketiak bapaknya juga apa memang yang dimilikinya, semua punya bapaknya

nah apakah niatan untuk memberi itu datang dengan sendirinya, dan bukan belajar dari pengalaman orang2 yang terdahulu

dan apakah Ishak tidak mengajari anak2nya hal2 yang penting dilakukan untuk Tuhan

artinya juga apakah Yakub dengan sendirinya jadi orang baik2 dan mengerti tentang Tuhan karena alasan dipilih Tuhan semata


masalah wajib atau tidak wajib itu juga bergantung kepada kita, kita hanya wajib mengasihi Tuhan

oh ya...
spt copasan bro rapento diatas, saya berjemaat bukan di gereja yang mewajibkan persepuluhan, tapi anehnya semua jemaat rata2 memberikan persepuluhan

dan baiknya juga masalah keuangan gereja tidak dipegang oleh pendeta bro, dan itu semua transparan
mungkin karena inilah maka jemaatnya cepat saja memberikan persembahan persepuluhan atau persembahan lainnya



dan diskusi ini juga bukan memaksakan bahwa harus begini, harus begitu
kita hanya berusaha ngebahas asal muasal persepuluhan tsb, yang menurut rapento berasal dari bangsa asing ( diluar umat Tuhan ) di sekitar abraham



« Last Edit: March 03, 2011, 07:51:44 PM by murukh murhing »
Ketika hatiku merasa pahit dan buah pinggangku menusuk-nusuk rasanya,aku dungu dan tidak mengerti, seperti hewan aku di dekat-Mu.
( Mazmur 73:21-22 )
March 03, 2011, 08:03:06 PM
Reply #353
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 11427
  • Gender: Male
  • Tuus Totus Ego Sum, Et Omnia Mea Tua Sunt
justru sebenarnya adanya persepuluhan Taurat tersebut dikarenakan Abram melakukannya dan tertulis di alkitab

tentang dia memberi sekali seumur hidupnya, aku ngak tahu
dan darimana juga kamu tahu dia memberikan hanya 1 kali seumur hidupnya

coba pikirkan
kenapa taurat memasukkan persepuluhan
jika budaya persepuluhan itu hilang pada zamannya abraham, kenapa tiba2 muncul kembali di taurat

bukankah itu merupakan sesuatu yang turun temurun diteruskan kpd musa


Hehehehehe.... Kitab Kejadian BUKAN ALKITABnya MUSA :)

MUSA LAHIR JAUUUUUHHHHHHHHHH............ sebelum Abraham dan Yakub, kalau Abraham melakukan karena SUDAH TERTULIS dalam ALKITAB, anda mulai ngawur, sebab KITAB KEJADIAN DITULIS setelah PEMBUANGAN ke BABEL, JAUUUUUHHHHHHHHHH............ setelah MUSA LAHIR :) dan DIAKUI oleh SEMUA THEOLOG baik PROTESTAN maupun KATOLIK bahkan oleh PARA RABBI Yahudi SENDIRI :)

Mengenai turun temurun sejak Abraham, SEHARUSNYA YAKUB TIDAK BERNASAR PERSEPULUHAN karena DISELAMATKAN oleh TUHAN ALLAH, namun SEHARUSNYA karena KEBIASAAN ABRAHAM dan atau PERINTAH TUHAN ALLAH :)

Dan MUSA beserta SELURUH BANGSA Yahudi, sekali lagi, MUSA beserta SELURUH BANGSA Yahudi MENGENAL PERSEPULUHAN dari HUKUM TAURAT :)


kaenya anda yang memang yang ngaur ngebacanya bro  :)

yang saya maksud disitu adalah Abraham memberikan persepuluhan kepada Melkisedekh, dan itu dituliskan di kitab kejadian terlepas siapa pun yang menuliskan kitab kejadian tsb
artinya penulisnya tahu bahwa abraham memang memberika persepuluhan

bukan aku katakan masa Abraham sudah ada kitab kejadian

dan jangan tanyakan sama aku siapa penulis kitab kejadian
Musa merumuskan hukum taurat, itu intinya


Kitab Kejadian:

http://en.wikipedia.org/wiki/Book_of_Genesis

Benar, karena itu Persepuluhan Abraham bukan perintah turun temurun karena pada Yakub hanya bernazar karena diselamatkan TUHAN, bukan karena diperintahkan TUHAN.

Kalau memang turun temurun dan diperintah TUHAN tentu Yakub tidak bernazar melainkan memang sudah kewajibannya :)


sebenarnya kenapa Yakub bernazar saat itu

coz memang dia masih kere, pelarian serta buronan Esau
apa juga yang bisa diberikannya sama Tuhan selain hanya bernazar

dan ketika dia diketiak bapaknya juga apa memang yang dimilikinya, semua punya bapaknya

nah apakah niatan untuk memberi itu datang dengan sendirinya, dan bukan belajar dari pengalaman orang2 yang terdahulu

dan apakah Ishak tidak mengajari anak2nya hal2 yang penting dilakukan untuk Tuhan

artinya juga apakah Yakub dengan sendirinya jadi orang baik2 dan mengerti tentang Tuhan karena alasan dipilih Tuhan semata


masalah wajib atau tidak wajib itu juga bergantung kepada kita, kita hanya wajib mengasihi Tuhan

oh ya...
spt copasan bro rapento diatas, saya berjemaat bukan di gereja yang mewajibkan persepuluhan, tapi anehnya semua jemaat rata2 memberikan persepuluhan

dan baiknya juga masalah keuangan gereja tidak dipegang oleh pendeta bro, dan itu semua transparan
mungkin karena inilah maka jemaatnya cepat saja memberikan persembahan persepuluhan atau persembahan lainnya



dan diskusi ini juga bukan memaksakan bahwa harus begini, harus begitu
kita hanya berusaha ngebahas asal muasal persepuluhan tsb, yang menurut rapento berasal dari bangsa asing ( diluar umat Tuhan ) di sekitar abraham


Sebenarnya saya juga melakukan persepuluhan, jadi pada dasarnya saya tidak menolak adanya persepuluhan, yang saya tolak adalah persepuluhan versi Taurat karena dalam Malaekhi mengharapkan imbalan kemakmuran dan ancaman kutuk dalam persepuluhan tersebut berdasarkan aturan Taurat, saya mengikuti jejak Yakub yang bernazar, sebab gereja saya tidak wajib  tetapi boleh namun dengan kerelaan hati, bukan karena perintah atau ancaman kutuk, itulah yang membedakan persepuluhan PB dengan persepuluhan PL.

Mengenai asal muasal persepuluhan, apakah ini dapat menjawab?

Akar Historis Persepuluhan

Kata ma‘aser (מעשׂר) yang digunakan dalam Bahasa Ibrani untuk persembahan persepuluhan diambil dari istilah Akkadian (bahasa yang menjadi lingua franca di dunia Semit pada zaman Abraham) esru, esirtu atau esretu, yaitu pajak yang jumlahnya sepersepuluh pada zaman Mesopotamia kuno.

Teks-teks kuno dari Mesopotamia kuno mengenai persepuluhan berasal dari periode Akkad Kuno hingga Neo-Babilonia, sementara di kalangan masyarakat Ugarit, referensi tentang persepuluhan berasal dari paruh kedua milenium kedua sebelum Masehi. Masyarakat Ugarit menyebutnya ma‘sarisa.

Beberapa teks Ugarit mengatakan bahwa ma‘sarisa tidak harus persis sepuluh persen, sebab akar kata ‘-s-r sendiri berarti "perjamuan." Hal yang sama juga terjadi di kalangan Neo-Babilonia. Jumlah persepuluhan bersifat tidak mengikat dan biasanya bergantung pada status sosial seseorang.

Pada zaman Mesopotamia kuno, persepuluhan tak hanya diberikan kepada kerajaan, tapi juga kepada pejabat keagamaan atau pada kelompok atau kaum tertentu, sama seperti pemberian persepuluhan kepada kaum Lewi dalam tradisi Israel.

Meskipun teks-teks Mespotamia Kuno tentang persepuluhan berasal dari periode-periode belakangan, namun, para ahli meyakini bahwa praktek persepuluhan di kalangan Mesopotamia telah berlangsung jauh sebelum itu, dan bisa jadi, apa yang dilakukan Abram dalam Kej. 14 sebenarnya hanyalah merupakan bagian dari tradisi Mesopotamia kuno. Dokumen-dokumen tua dari kota Ur, kota asal Abram, menunjukkan bahwa tradisi persepuluhan juga sudah sangat dikenal di kota itu. Persepuluhan di kota Ur kuno diberikan kepada dewi Ningal, dewi lokal penduduk Ur.

Bentuk persepuluhan tak hanya menjadi tradisi Mesopotamia kuno, masyarakat Syro-Palestina juga memiliki tradisi serupa, bahkan di Mesir juga ada tradisi semacam itu. Artinya, pada masa-masa peradaban kuno, persepuluhan bukanlah hal yang baru.

Bentuk-bentuk persepuluhan kuno juga sangatlah beragam, ada yang berupa hasil bumi, ternak hingga barang-barang berharga seperti perak dan perunggu.

Tradisi Persepuluhan dalam Perjanjian Lama (Tanakh) dan Yudaisme

Dalam Perjanjian Lama, penetapan mengenai persembahan persepuluhan di kalangan orang-orang Israel baru dilakukan pada zaman Musa (Bil. 18:24) dan diberikan khusus kepada orang-orang Lewi (yaitu mereka yang melayani Kemah Pertemuan sebagai imam, pemusik, pengangkat tabut perjanjian, bahkan yang merawat Kemah Pertemuan).

Sebagai konsekuensinya, orang-orang Lewi tidak mendapat bagian dalam tanah perjanjian. Mereka hidup dari dukungan suku-suku Israel lainnya. Prinsip inilah yang kemudian ditegaskan oleh Paulus (1Kor. 9:13), berangkat dari pengajaran Yesus dalam Mat. 23:32 (band. Luk. 11:42).

Dalam Im. 27:30-34 dijelaskan mengenai apa saja persepuluhan itu. Persepuluhan berasal dari hasil pertanian. Sepersepuluh dari hasil bumi haruslah menjadi milik TUHAN, dan jika hendak digantikan dengan uang, maka haruslah ditambahkan seperlima (Im. 27:30). Sementara, persepuluhan berupa ternak adalah hitungan kesepuluh dari setiap ternak yang ada. Sederhananya, seorang peternak cukup menghitung ternaknya, dan setiap kelipatan sepuluh, maka ternak tersebut menjadi milik TUHAN (Im. 27:32). Ternak kesepuluh itu tidak boleh digantikan, apapun keadaan ternak itu, haruslah menjadi milik TUHAN.

Banyak orang seringkali tidak bisa membedakan antara persepuluhan dengan persembahan sulung (Kel. 22:29, 30). Persembahan sulung diambil dari hasil pertanian pertama, sedangkan persepuluhan dikenakan setiap tahun kepada suku-suku Israel (Ul. 14:22).

Dalam Perjanjian Lama setidaknya ditemukan empat bentuk persepuluhan: (1) persepuluhan untuk kaum Lewi (Im. 14:27; Bil. 18), (2) persepuluhan setiap tahun ketiga, yaitu persepuluhan untuk kaum Lewi, orang asing, anak yatim dan janda (Ul. 14:28, 29; 26:12), (3) persepuluhan dari kaum Lewi, yang diserahkan kepada imam Harun (Im. 18:26-28), dan (4) persepuluhan untuk perjamuan bersama di Yerusalem (Ul. 14:23-27).

Perjanjian Lama membagi kaum Lewi ke dalam tiga kelompok: yaitu kohanim (para imam), keturunan Harun dan Lewiim (sisa keturunan Lewi). Keturunan Harun ditahbiskan sebagai imam, sedangkan sisa keturunan Lewi menjadi pelayan para imam (Bil. 18:1-7).

Persepuluhan diberikan kepada kaum Lewi, yaitu mereka yang membantu pelayanan para imam, sedangkan para imam menerima persepuluhan dari kaum Lewi (Bil. 18:26).

Selain menerima persepuluhan dari kaum Lewi, para imam juga berhak menerima "persembahan sulung" (bīkkūrīm) (Bil. 18:11-24) dan "persembahan khusus" (tĕrūmāʰ) (Kel. 25:1-27).

Tradisi persepuluhan pada masa inter-testamental (periode antara Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru) dijelaskan dalam kitab Tobit. Dalam pasal 1:7, 8 disebutkan peruntukan persepuluhan sebagai berikut:

1. Persepuluhan pertama diberikan kepada keturunan Lewi (huiois Leui), yang melayani di Yerusalem.
2. Persepuluhan kedua dijual dan diberikan (dibelanjakan makanan) setiap tahun di Yerusalem. Beberapa ahli menafsirkan bahwa persepuluhan kedua ini digunakan untuk pembangunan kota Yerusalem.
3. Persepuluhan ketiga diberikan kepada orang-orang yang membutuhkan (ois kathēkei).

Selanjutnya, tradisi persepuluhan di kalangan Yudaisme disebutkan dalam Hilkhot Ma‘aser Shenī, karya Maimonides:

1. Persepuluhan pertama untuk keturunan Lewi (para pelayan Bait Suci)

2. Persepuluhan kedua diberikan untuk Yerusalem (Ul. 14:22-27)
3. Persepuluhan ketiga diberikan kepada orang-orang miskin (Ul. 26:12).

Perpuluhan Dalam Kekristenan Kini

Pada masa kini, banyak gereja mempertahankan tradisi persembahan persepuluhan yang mengacu pada Perjanjian Lama. Namun, sayangnya, dalam aplikasinya, umumnya gereja-gereja keliru menerapkan persembahan persepuluhan.

Kekeliruan pertama adalah mengenai kapan persepuluhan itu dikumpulkan. Mayoritas gereja-gereja kini mengumpulkan persepuluhan setiap bulan, umumnya di awal bulan. Sementara, dalam Perjanjian Lama dan tradisi Yudaisme, persepuluhan dikumpulkan setiap tahun.

Kekeliruan kedua adalah bentuk persepuluhan. Dalam Perjanjian Lama, persepuluhan selalu berupa hasil pertanian (tanaman maupun ternak) atau persisnya hasil yang diperoleh dari tanah atau dari pekerjaan seseorang, namun, bukan dalam bentuk uang. Jika hasil itu diuangkan, maka haruslah ditambahkan seperlima bagian (Im. 27:30).

Kekeliruan ketiga adalah peruntukan persepuluhan. Mayoritas gereja-gereja kini memperuntukkan persepuluhan bagi para imam (pendeta bahkan lebih spesifik untuk gembala sidang). Padahal, dalam tradisi Perjanjian Lama, para imam hanya menerima persepuluhan dari kaum Lewi atau sekarang lebih tepat para pengerja di gereja, mulai dari para pembantu pendeta, pemusik, pelayan ibadah, hingga koster (petugas yang merawat gedung gereja). Persepuluhan itu sendiri seharusnya dibagikan kepada kaum Lewi non-imam.



Mudah-mudahan ya bro :)
Inter Esse Et Non Esse

Cogito Ergo Sum

Non Nobis Domine, Non Nobis, Sed Nomini Tuo Da Gloriam

Extra Ecclesiam Nulla Salus

In Hoc Signo Vinces

With love,

your Yopi
March 03, 2011, 09:49:05 PM
Reply #354
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3009
yang menurut rapento

koreksi sedikit.. saya membacanya dari buku sejarah :)

PS : saya dapat bukunya dulu di Gramedia :)
       mungkin sekarang masih ada.






yang menurut rapento berasal dari bangsa asing ( diluar umat Tuhan ) di sekitar abraham

Abram berasal dari keluarga Terah.
Terah ini melahirkan Abram, Nahor dan Haran.
Mereka semua bermukim di Ur-Kasdim, yang terletak, di daerah dekat Mesopotamia


lalu kemudian
Terah membawa keluarganya dari Ur dan berpindah ke Haran di Mesopotamia utara,
sekitar 180 km di barat laut Ur, di sana ia meninggal dunia.


Kejadian 11:31-31
Lalu Terah membawa Abram, anaknya,
serta cucunya, Lot, yaitu anak Haran, dan
Sarai, menantunya, isteri Abram, anaknya;
ia berangkat bersama-sama dengan mereka dari Ur-Kasdim
untuk pergi ke tanah Kanaan, lalu
sampailah mereka ke Haran, dan menetap di sana.
Umur Terah ada dua ratus lima tahun; lalu ia mati di Haran.


--> 1. Abram berasal dari Ur-Kasdim
--> 2. Abram pindah dari Ur-Kasdim --> Haran

----------------------------

Sementara Abram masih di Haran (Mesopotamia),
Allah memanggilnya untuk meninggalkan negeri dan sanak saudaranya dan
pergi ke negeri yang akan ditunjukkan Tuhan, yang ternyata adalah Kanaan.


Kejadian 12:1
Berfirmanlah TUHAN kepada Abram:
"Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu;

Kejadian 12:5
Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan,
lalu sampai di situ.


Abram pindah dari NEGERI ASLINYA ke Kanaan

sampai sini abram sudah samapai di kanaan

--> 3. Abram pindah dari Ur-Kasdim --> Haran --> Kanaan




cukup sampai sini dulu.. nanti bersambung




yang menurut rapento berasal dari bangsa asing ( diluar umat Tuhan ) di sekitar abraham

sebelum saya melanjutkan, saya mau tanya dulu deh :)
bangsa Abram ini yang mana bro murukh ?

bangsa abram adalah ...
a.) Ur-Kasdim
b.) Haran
c.) Kanaan

yang (a) , (b) atau (c) ?








saya kadang bertanya-tanya
Sebenarnya perlu kah kita (pihak pro dan kontra persepuluhan wajib)
melanjutkan diskusi ini ?

karena entah mengapa .. saya merasa diskusi akan berakhir tanpa 1 suara bulat

karena apa ?

ya karena itu tadi. dokrin gereja selalu lebih unggul dari Alkitab :)




selain itu juga,
Semakin didiskusikan semakin melebar kemana-mana


sebenarnya kalau disederhanakan
pertanyaannya sih begini


APAKAH  ABRAM  WAJIB  BERI  10%  KE  MELKISEDEK

Jawab Saja
YA WAJIB atau
TIDAK, TIDAK WAJIB


dan jawabannya disertai sedikit penjelasan.

saya rasa itu lebih bermanfaat. :)






sekedar mengingatkan bro murukh

Salah satu tujuan Diskusi di thread ini adalah membahas
Apakah ADA dasar Alkitab
untuk menerapkan Persepuluhan-WAJIB pada ibadah umat kristiani
« Last Edit: March 03, 2011, 10:11:08 PM by repento »
Efesus 2:15-a

(TB)
sebab dengan mati-Nya sbg manusia IA telah
membatalkan hukum Taurat dgn SEGALA perintah dan ketentuannya


(BIS)
Hukum agama Yahudi dgn perintah-perintah dan peraturan-peraturannya sudah dihapuskan oleh Kristus
March 03, 2011, 10:13:53 PM
Reply #355
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3009

Bentuk persepuluhan tak hanya menjadi

tradisi Mesopotamia kuno,

masyarakat Syro-Palestina juga memiliki tradisi serupa, bahkan di

Mesir juga ada tradisi semacam itu.


Artinya,

pada masa-masa peradaban kuno, persepuluhan bukanlah hal yang baru.


Nice Info  :afro:
Efesus 2:15-a

(TB)
sebab dengan mati-Nya sbg manusia IA telah
membatalkan hukum Taurat dgn SEGALA perintah dan ketentuannya


(BIS)
Hukum agama Yahudi dgn perintah-perintah dan peraturan-peraturannya sudah dihapuskan oleh Kristus
March 03, 2011, 10:28:10 PM
Reply #356
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3009
Kekeliruan pertama adalah mengenai kapan persepuluhan itu dikumpulkan.

Mayoritas gereja-gereja kini mengumpulkan persepuluhan setiap bulan, umumnya di awal bulan. Sementara, dalam Perjanjian Lama dan tradisi Yudaisme,
persepuluhan dikumpulkan setiap tahun.

NICE INFO   :afro:


Ulangan 14:22
Haruslah engkau benar-benar mempersembahkan
sepersepuluh dari seluruh hasil benih yang tumbuh di ladangmu,
tahun demi tahun.


Ternyata
menurut Hukum Taurat,
Persepuluhan dilakukan tiap 1 tahun !

menurut Hukum Taurat,
Persepuluhan TIDAK dilakukan tiap 1 bulan :happy0062:




Kekeliruan kedua adalah bentuk persepuluhan.

Dalam Perjanjian Lama,
persepuluhan selalu berupa hasil pertanian (tanaman maupun ternak) atau persisnya hasil yang diperoleh dari tanah atau dari pekerjaan seseorang,
namun,
bukan dalam bentuk uang.

Jika hasil itu diuangkan, maka haruslah ditambahkan seperlima bagian (Im. 27:30).


lagi-lagi NICE INFO   :afro:


Imamat 27:30-31
Demikian juga
segala persembahan persepuluhan dari tanah, baik dari hasil benih di tanah maupun dari buah pohon-pohonan,
adalah milik TUHAN; itulah persembahan kudus bagi TUHAN.
Tetapi jikalau
seseorang mau menebus juga sebagian dari persembahan persepuluhannya itu,
maka ia harus menambah seperlima.



wah-wah bearti mesti nambah seperlima dari 10 %

1/5 dikalikan 10 % = 2 %

jadi menurut Hukum Taurat
para petani harus/wajib memberikan 10 % jika berupa hasil panen
para petani harus/wajib memberikan 12 % jika berupa uang   :happy0062:



perlu diingat hitungan diatas adalah produk Tuhan juga (alias ada di Hukum Taurat),

mohon yg punya kenalan atau sodara yg bekerja petani dan percaya YESUS diberitahu utk segera memberi persepuluhan sebesar 12% :) hahahaha










Kekeliruan ketiga adalah peruntukan persepuluhan.

Mayoritas gereja-gereja kini memperuntukkan persepuluhan bagi para imam
(pendeta bahkan lebih spesifik untuk gembala sidang).


Padahal, dalam tradisi Perjanjian Lama,
para imam hanya menerima persepuluhan dari kaum Lewi atau sekarang lebih tepat para pengerja di gereja, mulai dari para pembantu pendeta, pemusik, pelayan ibadah, hingga koster (petugas yang merawat gedung gereja).
Persepuluhan itu sendiri seharusnya dibagikan kepada kaum Lewi non-imam.

Bilangan 18:26-28
Lagi haruslah engkau berbicara kepada orang Lewi dan berkata kepada mereka:
Apabila kamu menerima dari pihak orang Israel
persembahan persepuluhan yang Kuberikan kepadamu
dari pihak mereka sebagai milik pusakamu,
maka haruslah kamu mempersembahkan sebagian dari padanya sebagai

persembahan khusus kepada TUHAN, yakni
persembahan persepuluhanmu dari persembahan persepuluhan itu, dan
persembahan itu akan diperhitungkan sebagai persembahan khususmu,
sama seperti gandum dari tempat pengirikan dan
sama seperti hasil dari tempat pemerasan anggur.

Secara demikian kamupun harus mempersembahkan sebagai persembahan khusus kepada TUHAN
sebagian dari segala persembahan persepuluhan yang kamu terima dari pihak orang Israel.
Dan yang dipersembahkan dari padanya sebagai persembahan khusus kepada TUHAN
haruslah kamu serahkan kepada imam Harun.





menurut hukum Taurat,
--> 10% umat Israel diberikan ke suku Lewi lebih dahulu,         
--> barulah kemudian 10% itu diambil 10% nya diberikan ke Imam.



Ringkasnya begini,
menurut Hukum Taurat, kalo dihitung-hitung, maka

Para Lewi yg NON-IMAM memperoleh 9%  :happy0062:
Para Lewi yg IMAM        memperoleh 1%  :happy0062:
----------------------------------------------------
Total                                          10%




Apakah gereja yg memberlakukan persepuluhan-wajib masih TUNDUK pada salah satu Aturan Persepuluhan yg terdaoat di Perjanjian Lama ?

perlu diingat hitungan diatas adalah produk Tuhan juga (alias ada di Hukum Taurat)
« Last Edit: March 03, 2011, 11:00:20 PM by repento »
Efesus 2:15-a

(TB)
sebab dengan mati-Nya sbg manusia IA telah
membatalkan hukum Taurat dgn SEGALA perintah dan ketentuannya


(BIS)
Hukum agama Yahudi dgn perintah-perintah dan peraturan-peraturannya sudah dihapuskan oleh Kristus
March 03, 2011, 10:31:06 PM
Reply #357
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 11427
  • Gender: Male
  • Tuus Totus Ego Sum, Et Omnia Mea Tua Sunt

Bentuk persepuluhan tak hanya menjadi

tradisi Mesopotamia kuno,

masyarakat Syro-Palestina juga memiliki tradisi serupa, bahkan di

Mesir juga ada tradisi semacam itu.


Artinya,

pada masa-masa peradaban kuno, persepuluhan bukanlah hal yang baru.


Nice Info  :afro:

Sama2 bro :afro:
Inter Esse Et Non Esse

Cogito Ergo Sum

Non Nobis Domine, Non Nobis, Sed Nomini Tuo Da Gloriam

Extra Ecclesiam Nulla Salus

In Hoc Signo Vinces

With love,

your Yopi
March 03, 2011, 11:05:18 PM
Reply #358
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3009
Berikut adalah beberapa saja  aturan persepuluhan menurut Hukum Taurat
(tentu saja, selain yg ada di Maleaki 3 yg sudah terkenal di gereja2)




A. Ulangan 14:22
Persepuluhan dilakukan tiap 1 tahun sekali



B. Imamat 27:30-31
Persepuluhan jika diuangkan mesti nambah seperlima sehingga menjadi 12%



C.Bilangan 18:26-28
Perhitungan Persepuluhan utk Kaum Lewi adalah sbb
Para Lewi yg NON-IMAM memperoleh 9% 
Para Lewi yg IMAM        memperoleh 1%



D. Ulangan 26:12
Khusus Pada Tahun Ketiga, --> jadi setiap 3 tahun sekali
Persepuluhan diberikan tidak hanya ke kaum Lewi saja,

Pada Tahun ketiga persepuluhan diberikan ke 4 Golongan, yaitu
1. Lewi
2. orang asing
3. Anak Yatim
4. Janda








Apakah gereja yg memberlakukan persepuluhan-wajib masih TUNDUK pada 4 Aturan2 Persepuluhan-Hukum-Taurat di atas ?



Jangan-jangan gereja yg memberlakukan persepuluhan-wajib malah TIDAK TAHU aturan persepuluhan diatas ?

dikhawatirkan pengetahuan tentang persepuluhan para pendeta gereja yg memberlakukan persepuluhan-wajib hanya di Maleaki 3 saja ?

Itupun yg di Maleaki 3 sebenarnya adalah
firman yg ditujukan untuk mereka sendiri para pendeta (bukan ke jemaat)
Namun malah mengotbahi jemaat menggunakan Maleaki 3
  :mad0261:




PS : 4 aturan saja dulu, aturan persepuluhan taurat yg lain masih ada sebenarnya :)
« Last Edit: March 03, 2011, 11:14:49 PM by repento »
Efesus 2:15-a

(TB)
sebab dengan mati-Nya sbg manusia IA telah
membatalkan hukum Taurat dgn SEGALA perintah dan ketentuannya


(BIS)
Hukum agama Yahudi dgn perintah-perintah dan peraturan-peraturannya sudah dihapuskan oleh Kristus
March 04, 2011, 01:25:34 AM
Reply #359
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1419
  • Gender: Male
  • He is the re-builder of everything that has broken
  • Denominasi: Kharismatik
jadi sebenarnya masalahnya apa mengenai per10an

per10an nya yang salah atau caranya


klo ada gereja yang mewajibkan dan penggunaannya benar,...apakah itu salah dan bertentangan dengan hukum kasih


yang diwajibkan saja untuk kita spt memberitakan injil kadang tidak kita laksanakan, apalagi yang masih abu2

dan bagi aku pribadi, sedapatnya menjadi pelaku FT, dan urusan mau dikemanakan uang itu, bukan juga urusan gw
yang penting urusanku sama Tuhan sudah beres

dan pola per10an hukum Taurat, khusus untuk dan hasil bumi, adalah kondisi yang cocok untuk zaman bahari, apalagi bagi sso yang gaji2an sekarang ini




Ketika hatiku merasa pahit dan buah pinggangku menusuk-nusuk rasanya,aku dungu dan tidak mengerti, seperti hewan aku di dekat-Mu.
( Mazmur 73:21-22 )
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)