Author Topic: Maksud dari 1 Korintus 14:1-25  (Read 2880 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

September 16, 2008, 01:27:04 AM
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 62
1 Korintus 14:1-25

14:1 Kejarlah kasih itu dan usahakanlah dirimu memperoleh karunia-karunia Roh, terutama karunia untuk bernubuat.
14:2 Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah. Sebab tidak ada seorang pun yang mengerti bahasanya; oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia.
14:3 Tetapi siapa yang bernubuat, ia berkata-kata kepada manusia, ia membangun, menasihati dan menghibur.
14:4 Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, ia membangun dirinya sendiri, tetapi siapa yang bernubuat, ia membangun Jemaat.
14:5 Aku suka, supaya kamu semua berkata-kata dengan bahasa roh, tetapi lebih dari pada itu, supaya kamu bernubuat. Sebab orang yang bernubuat lebih berharga dari pada orang yang berkata-kata dengan bahasa roh, kecuali kalau orang itu juga menafsirkannya, sehingga Jemaat dapat dibangun.
14:6 Jadi, saudara-saudara, jika aku datang kepadamu dan berkata-kata dengan bahasa roh, apakah gunanya itu bagimu, jika aku tidak menyampaikan kepadamu penyataan Allah atau pengetahuan atau nubuat atau pengajaran?
14:7 Sama halnya dengan alat-alat yang tidak berjiwa, tetapi yang berbunyi, seperti seruling dan kecapi -- bagaimanakah orang dapat mengetahui lagu apakah yang dimainkan seruling atau kecapi, kalau keduanya tidak mengeluarkan bunyi yang berbeda?
14:8 Atau, jika nafiri tidak mengeluarkan bunyi yang terang, siapakah yang menyiapkan diri untuk berperang?
14:9 Demikianlah juga kamu yang berkata-kata dengan bahasa roh: jika kamu tidak mempergunakan kata-kata yang jelas, bagaimanakah orang dapat mengerti apa yang kamu katakan? Kata-katamu sia-sia saja kamu ucapkan di udara!
14:10 Ada banyak -- entah berapa banyak -- macam bahasa di dunia; sekalipun demikian tidak ada satu pun di antaranya yang mempunyai bunyi yang tidak berarti.
14:11 Tetapi jika aku tidak mengetahui arti bahasa itu, aku menjadi orang asing bagi dia yang mempergunakannya dan dia orang asing bagiku.
14:12 Demikian pula dengan kamu: Kamu memang berusaha untuk memperoleh karunia-karunia Roh, tetapi lebih dari pada itu hendaklah kamu berusaha mempergunakannya untuk membangun Jemaat.
14:13 Karena itu siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, ia harus berdoa, supaya kepadanya diberikan juga karunia untuk menafsirkannya.
14:14 Sebab jika aku berdoa dengan bahasa roh, maka rohkulah yang berdoa, tetapi akal budiku tidak turut berdoa.
14:15 Jadi, apakah yang harus kubuat? Aku akan berdoa dengan rohku, tetapi aku akan berdoa juga dengan akal budiku; aku akan menyanyi dan memuji dengan rohku, tetapi aku akan menyanyi dan memuji juga dengan akal budiku.
14:16 Sebab, jika engkau mengucap syukur dengan rohmu saja, bagaimanakah orang biasa yang hadir sebagai pendengar dapat mengatakan "amin" atas pengucapan syukurmu? Bukankah ia tidak tahu apa yang engkau katakan?
14:17 Sebab sekalipun pengucapan syukurmu itu sangat baik, tetapi orang lain tidak dibangun olehnya.
14:18 Aku mengucap syukur kepada Allah, bahwa aku berkata-kata dengan bahasa roh lebih dari pada kamu semua.
14:19 Tetapi dalam pertemuan Jemaat aku lebih suka mengucapkan lima kata yang dapat dimengerti untuk mengajar orang lain juga, dari pada beribu-ribu kata dengan bahasa roh.
14:20 Saudara-saudara, janganlah sama seperti anak-anak dalam pemikiranmu. Jadilah anak-anak dalam kejahatan, tetapi orang dewasa dalam pemikiranmu!
14:21 Dalam hukum Taurat ada tertulis: "Oleh orang-orang yang mempunyai bahasa lain dan oleh mulut orang-orang asing Aku akan berbicara kepada bangsa ini, namun demikian mereka tidak akan mendengarkan Aku, Firman Tuhan."
14:22 Karena itu karunia bahasa roh adalah tanda, bukan untuk orang yang beriman, tetapi untuk orang yang tidak beriman; sedangkan karunia untuk bernubuat adalah tanda, bukan untuk orang yang tidak beriman, tetapi untuk orang yang beriman.
14:23 Jadi, kalau seluruh Jemaat berkumpul bersama-sama dan tiap-tiap orang berkata-kata dengan bahasa roh, lalu masuklah orang-orang luar atau orang-orang yang tidak beriman, tidakkah akan mereka katakan, bahwa kamu gila?
14:24 Tetapi kalau semua bernubuat, lalu masuk orang yang tidak beriman atau orang baru, ia akan diyakinkan oleh semua dan diselidiki oleh semua;
14:25 segala rahasia yang terkandung di dalam hatinya akan menjadi nyata, sehingga ia akan sujud menyembah Allah dan mengaku: "Sungguh, Allah ada di tengah-tengah kamu."
14:26 Jadi bagaimana sekarang, saudara-saudara? Bilamana kamu berkumpul, hendaklah tiap-tiap orang mempersembahkan sesuatu: yang seorang mazmur, yang lain pengajaran, atau penyataan Allah, atau karunia bahasa roh, atau karunia untuk menafsirkan bahasa roh, tetapi semuanya itu harus dipergunakan untuk membangun.
14:27 Jika ada yang berkata-kata dengan bahasa roh, biarlah dua atau sebanyak-banyaknya tiga orang, seorang demi seorang, dan harus ada seorang lain untuk menafsirkannya.
14:28 Jika tidak ada orang yang dapat menafsirkannya, hendaklah mereka berdiam diri dalam pertemuan Jemaat dan hanya boleh berkata-kata kepada dirinya sendiri dan kepada Allah.
14:29 Tentang nabi-nabi -- baiklah dua atau tiga orang di antaranya berkata-kata dan yang lain menanggapi apa yang mereka katakan.
14:30 Tetapi jika seorang lain yang duduk di situ mendapat penyataan, maka yang pertama itu harus berdiam diri.
14:31 Sebab kamu semua boleh bernubuat seorang demi seorang, sehingga kamu semua dapat belajar dan beroleh kekuatan.
14:32 Karunia nabi takluk kepada nabi-nabi.
14:33 Sebab Allah tidak menghendaki kekacauan, tetapi damai sejahtera.
14:34 Sama seperti dalam semua Jemaat orang-orang kudus, perempuan-perempuan harus berdiam diri dalam pertemuan-pertemuan Jemaat. Sebab mereka tidak diperbolehkan untuk berbicara. Mereka harus menundukkan diri, seperti yang dikatakan juga oleh hukum Taurat.
14:35 Jika mereka ingin mengetahui sesuatu, baiklah mereka menanyakannya kepada suaminya di rumah. Sebab tidak sopan bagi perempuan untuk berbicara dalam pertemuan Jemaat.
14:36 Atau adakah firman Allah mulai dari kamu? Atau hanya kepada kamu sajakah firman itu telah datang?
14:37 Jika seorang menganggap dirinya nabi atau orang yang mendapat karunia rohani, ia harus sadar, bahwa apa yang kukatakan kepadamu adalah perintah Tuhan.
14:38 Tetapi jika ia tidak mengindahkannya, janganlah kamu mengindahkan dia.
14:39 Karena itu, saudara-saudaraku, usahakanlah dirimu untuk memperoleh karunia untuk bernubuat dan janganlah melarang orang yang berkata-kata dengan bahasa roh.
14:40 Tetapi segala sesuatu harus berlangsung dengan sopan dan teratur.



Banyak orang Kristen yang bingung tentang Karunia Roh yang Rasul Paulus maksud. ada yang menganggap bahasa Roh adalah manifestasi karunia Allah, ada pula yang menganggap bahasa Roh merupakan media untuk berbicara kepada Allah, ada pula yang menganggap bahasa Roh adalah perlambangan orang percaya, dsb.
saya dengan keterbatasan mencoba untuk menyingkapkan maksud dari tulisan Rasul Paulus kepada jemaat di Korintus.

Quote
14:1 Kejarlah kasih itu dan usahakanlah dirimu memperoleh karunia-karunia Roh, terutama karunia untuk bernubuat.
14:2 Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah. Sebab tidak ada seorang pun yang mengerti bahasanya; oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia.

Rasul Paulus menghimbau kepada jemaat diKorintus agar memohon ROH KUDUS agar mereka dapat mengerti maksud dari ajaran-ajaran Yesus Kristus. Rasul Paulus bermaksud untuk membedakan antara berdoa bahasa Roh, dan Kotbah.

14:2a Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah.

Ayat ini sudah jelas adalah berdoa dalam bahasa Roh. sebab orang yang berdoa dalam bahasa Roh tidak perlu diterjemahkan oleh manusia karena bersifat rahasia adanya (hubungan pribadi manusia dengan Allah).

14:2b Sebab tidak ada seorang pun yang mengerti bahasanya; oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia.




Quote
14:3 Tetapi siapa yang bernubuat, ia berkata-kata kepada manusia, ia membangun, menasihati dan menghibur.

Bernubuat yang dimaksud adalah memberitakan kebenaran Injil (Kotbah)




Quote
14:4 Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, ia membangun dirinya sendiri, tetapi siapa yang bernubuat, ia membangun Jemaat.



14:4a Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, ia membangun dirinya sendiri,

Berdoa dalam bahasa Roh tujuannya untuk membangun dirinya sendiri dengan kata lain membangkitkan iman kepercayaan kepada Tuhan Yesus sebagai Allah yang hidup. maka sangat dianjurkan untuk berdoa dengan bahasa roh jika mengalami cobaan yang berat.

14:4b tetapi siapa yang bernubuat, ia membangun Jemaat.

Tujuan Bernubuat (Kotbah) adalah untuk membangun Jemaat agar tetap berada dijalur yang benar dan tidak menyimpang kekanan dan kekiri.




Quote
14:5 Aku suka, supaya kamu semua berkata-kata dengan bahasa roh, tetapi lebih dari pada itu, supaya kamu bernubuat. Sebab orang yang bernubuat lebih berharga dari pada orang yang berkata-kata dengan bahasa roh, kecuali kalau orang itu juga menafsirkannya, sehingga Jemaat dapat dibangun.

Rasul Paulus menganjurkan bahwa semua jemaat memohon agar menerima ROH KUDUS agar dapat berbahasa Roh. agar dapat mengerti kebenaran dan menyebarkan injil (berkotbah) sesuai dengan kebenaran tuntunan ROH KUDUS. Karena Berkotbah jauh lebih berharga dari berdoa dalam bahasa Roh. kecuali seseorang mempunyai karunia untuk menerjemahkan Doa dalam Bahasa Roh. sehingga dapat menyebabkan jemaat terbangun imannya.




Quote
14:6 Jadi, saudara-saudara, jika aku datang kepadamu dan berkata-kata dengan bahasa roh, apakah gunanya itu bagimu, jika aku tidak menyampaikan kepadamu penyataan Allah atau pengetahuan atau nubuat atau pengajaran?
14:7 Sama halnya dengan alat-alat yang tidak berjiwa, tetapi yang berbunyi, seperti seruling dan kecapi -- bagaimanakah orang dapat mengetahui lagu apakah yang dimainkan seruling atau kecapi, kalau keduanya tidak mengeluarkan bunyi yang berbeda?
14:8 Atau, jika nafiri tidak mengeluarkan bunyi yang terang, siapakah yang menyiapkan diri untuk berperang?
14:9 Demikianlah juga kamu yang berkata-kata dengan bahasa roh: jika kamu tidak mempergunakan kata-kata yang jelas, bagaimanakah orang dapat mengerti apa yang kamu katakan? Kata-katamu sia-sia saja kamu ucapkan di udara!
14:10 Ada banyak -- entah berapa banyak -- macam bahasa di dunia; sekalipun demikian tidak ada satu pun di antaranya yang mempunyai bunyi yang tidak berarti.
14:11 Tetapi jika aku tidak mengetahui arti bahasa itu, aku menjadi orang asing bagi dia yang mempergunakannya dan dia orang asing bagiku.

Maksud dari Rasul Paulus adalah Berdoa dalam bahasa Roh terus menerus tidaklah baik. sebab Bahasa Roh tidak membangun Jemaat, karena tidak memberitakan pengetahuan akan kebenaran firman Allah atau pengajaran yang penting. dan sama dengan kosong tanpa perbuatan / iman untuk mengajak orang mengenal kebenaran Firman Allah. jika Iman seseorang tidak terbangun bagaimana mempersiapkan diri untuk berkotbah memberitakan injil Tuhan yang benar. Karena bahasa Roh tidak dimengerti oleh manusia jika tidak diberikan karunia untuk menafsirkan bahasa Roh itu.




Quote
14:12 Demikian pula dengan kamu: Kamu memang berusaha untuk memperoleh karunia-karunia Roh, tetapi lebih dari pada itu hendaklah kamu berusaha mempergunakannya untuk membangun Jemaat.
14:13 Karena itu siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, ia harus berdoa, supaya kepadanya diberikan juga karunia untuk menafsirkannya.
14:14 Sebab jika aku berdoa dengan bahasa roh, maka rohkulah yang berdoa, tetapi akal budiku tidak turut berdoa.

Banyak orang yang memohon karunia ROH KUDUS, namun jika untuk membangun diri sendiri tidaklah banyak gunanya. sebab tujuan memohon ROH KUDUS adalah untuk membangun jemaat (berkotbah)
sebab jika seseorang telah menerima ROH KUDUS ada baiknya untuk memohon karunia untuk menafsirkan doa bahasa Roh.
dan jika berdoa dalam bahasa Roh maka roh orang itu yang berdoa. sebab akal budi tidak berdoa.




Quote
14:15 Jadi, apakah yang harus kubuat? Aku akan berdoa dengan rohku, tetapi aku akan berdoa juga dengan akal budiku; aku akan menyanyi dan memuji dengan rohku, tetapi aku akan menyanyi dan memuji juga dengan akal budiku.
14:16 Sebab, jika engkau mengucap syukur dengan rohmu saja, bagaimanakah orang biasa yang hadir sebagai pendengar dapat mengatakan "amin" atas pengucapan syukurmu? Bukankah ia tidak tahu apa yang engkau katakan?
14:17 Sebab sekalipun pengucapan syukurmu itu sangat baik, tetapi orang lain tidak dibangun olehnya.

Maka sebaiknya jika orang yang telah menerima karunia berdoa dalam Bahasa Roh, maka perlu berdoa dengan bahasa akal manusia. dan adapula baiknya jika orang menerima karunia menyanyi dalam bahasa Roh (nyanyian Roh) juga menyanyi dengan bahasa akal manusia. karena jemaat tidak dapat mengerti maksud dari nyanyian dan pengucapan syukur yang engkau sampaikan. sebab jemaat tidak dapat mengerti dan terbangun jika hanya berbahasa Roh saja maka ada baiknya untuk menggunakan bahasa akal dalam berkebaktian.




Quote
14:18 Aku mengucap syukur kepada Allah, bahwa aku berkata-kata dengan bahasa roh lebih dari pada kamu semua.
14:19 Tetapi dalam pertemuan Jemaat aku lebih suka mengucapkan lima kata yang dapat dimengerti untuk mengajar orang lain juga, dari pada beribu-ribu kata dengan bahasa roh.

Rasul Paulus sangat bersyukur telah diberi karunia berdoa dalam bahasa Roh. akan tetapi Rasul Paulus sangat mementingkan memberitakan kebenaran secara singkat dari pada berdoa dalam bahasa Roh dalam waktu yang lama.




Quote
14:20 Saudara-saudara, janganlah sama seperti anak-anak dalam pemikiranmu. Jadilah anak-anak dalam kejahatan, tetapi orang dewasa dalam pemikiranmu!

Rasul Paulus mengimbau agar janganlah berpikiran seperti anak-anak. lebih baik mengerti sedikit tentang kejahatan akan tetapi mempunyai Iman yang dewasa kepada Tuhan Yesus.




Quote
14:21 Dalam hukum Taurat ada tertulis: "Oleh orang-orang yang mempunyai bahasa lain dan oleh mulut orang-orang asing Aku akan berbicara kepada bangsa ini, namun demikian mereka tidak akan mendengarkan Aku, Firman Tuhan."
14:22 Karena itu karunia bahasa roh adalah tanda, bukan untuk orang yang beriman, tetapi untuk orang yang tidak beriman; sedangkan karunia untuk bernubuat adalah tanda, bukan untuk orang yang tidak beriman, tetapi untuk orang yang beriman.


Allah telah banyak berfirman melalui berbagai bahasa. akan tetapi masih tidak mengenal kebenaran yang dimaksudkan oleh Allah.


14:22a Karena itu karunia bahasa roh adalah tanda, bukan untuk orang yang beriman, tetapi untuk orang yang tidak beriman;

Oleh sebab itu doa dalam bahasa Roh adalah tanda nyata adanya Yesus Kristus ditengah kehidupan orang yang percaya bahwa dialah Allah yang hidup bukan diperuntukkan oleh orang yang sudah beriman akan tetapi diperuntukkan untuk orang yang tidak beriman.


14:22b sedangkan karunia untuk bernubuat adalah tanda, bukan untuk orang yang tidak beriman, tetapi untuk orang yang beriman.

Karunia bernubuat (berkotbah) adalah tanda bukan untuk orang yang tidak beriman kepada Tuhan Yesus. akan tetapi bernubuat (berkotbah) adalah untuk orang yang beriman kepada Tuhan Yesus.




Quote
14:23 Jadi, kalau seluruh Jemaat berkumpul bersama-sama dan tiap-tiap orang berkata-kata dengan bahasa roh, lalu masuklah orang-orang luar atau orang-orang yang tidak beriman, tidakkah akan mereka katakan, bahwa kamu gila?
14:24 Tetapi kalau semua bernubuat, lalu masuk orang yang tidak beriman atau orang baru, ia akan diyakinkan oleh semua dan diselidiki oleh semua;
14:25 segala rahasia yang terkandung di dalam hatinya akan menjadi nyata, sehingga ia akan sujud menyembah Allah dan mengaku: "Sungguh, Allah ada di tengah-tengah kamu."

14:23 Jadi, kalau seluruh Jemaat berkumpul bersama-sama dan tiap-tiap orang berkata-kata dengan bahasa roh, lalu masuklah orang-orang luar atau orang-orang yang tidak beriman, tidakkah akan mereka katakan, bahwa kamu gila?

Doa dalam bahasa Roh tidaklah harus sering digunakan. sebab jika orang yang baru dan tidak beriman maka ia akan mengatakan bahwa kamu (seluruh jemaat) adalah gila? sebab mereka tidak mengerti apa yang dimaksud dengan bahasa Roh.

14:24 Tetapi kalau semua bernubuat, lalu masuk orang yang tidak beriman atau orang baru, ia akan diyakinkan oleh semua dan diselidiki oleh semua;
14:25 segala rahasia yang terkandung di dalam hatinya akan menjadi nyata, sehingga ia akan sujud menyembah Allah dan mengaku: "Sungguh, Allah ada di tengah-tengah kamu."

Dan jika jemaat bernubuat (berkotbah) lalu masuklah orang yang baru dan tidak beriman dan mendengarkan kebenaran dan rahasia Firman Tuhan. maka hatinya akan percaya bahwa Allah itu ada. Yesus itu nyata dan berada ditengah-tengah Jemaat.
« Last Edit: September 16, 2008, 01:35:29 AM by labbats19xx »
September 16, 2008, 01:28:04 AM
Reply #1
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 62
LANJUTAN ...


Quote
14:26 Jadi bagaimana sekarang, saudara-saudara? Bilamana kamu berkumpul, hendaklah tiap-tiap orang mempersembahkan sesuatu: yang seorang mazmur, yang lain pengajaran, atau penyataan Allah, atau karunia bahasa roh, atau karunia untuk menafsirkan bahasa roh, tetapi semuanya itu harus dipergunakan untuk membangun.
14:27 Jika ada yang berkata-kata dengan bahasa roh, biarlah dua atau sebanyak-banyaknya tiga orang, seorang demi seorang, dan harus ada seorang lain untuk menafsirkannya.
14:28 Jika tidak ada orang yang dapat menafsirkannya, hendaklah mereka berdiam diri dalam pertemuan Jemaat dan hanya boleh berkata-kata kepada dirinya sendiri dan kepada Allah.
14:29 Tentang nabi-nabi -- baiklah dua atau tiga orang di antaranya berkata-kata dan yang lain menanggapi apa yang mereka katakan.
14:30 Tetapi jika seorang lain yang duduk di situ mendapat penyataan, maka yang pertama itu harus berdiam diri.
14:31 Sebab kamu semua boleh bernubuat seorang demi seorang, sehingga kamu semua dapat belajar dan beroleh kekuatan.
14:32 Karunia nabi takluk kepada nabi-nabi.
14:33 Sebab Allah tidak menghendaki kekacauan, tetapi damai sejahtera.
14:34 Sama seperti dalam semua Jemaat orang-orang kudus, perempuan-perempuan harus berdiam diri dalam pertemuan-pertemuan Jemaat. Sebab mereka tidak diperbolehkan untuk berbicara. Mereka harus menundukkan diri, seperti yang dikatakan juga oleh hukum Taurat.
14:35 Jika mereka ingin mengetahui sesuatu, baiklah mereka menanyakannya kepada suaminya di rumah. Sebab tidak sopan bagi perempuan untuk berbicara dalam pertemuan Jemaat.

Rasul Paulus menjelaskan bagaimana tata cara beribadah yang benar. seluruh Jemaat harus aktif melayani.

Seorang bermazmur (memimpin pujian)

Yang lain pengajaran, atau penyataan Allah, atau karunia bahasa roh, atau karunia untuk menafsirkan bahasa roh, tetapi semuanya itu harus dipergunakan untuk membangun (Berkotbah)

Jika ada yang berkata-kata dengan bahasa roh, biarlah dua atau sebanyak-banyaknya tiga orang, seorang demi seorang, dan harus ada seorang lain untuk menafsirkannya. Jika tidak ada orang yang dapat menafsirkannya, hendaklah mereka berdiam diri dalam pertemuan Jemaat dan hanya boleh berkata-kata kepada dirinya sendiri dan kepada Allah. (Berdoa dalam bahasa Roh)

Tentang nabi-nabi -- baiklah dua atau tiga orang di antaranya berkata-kata dan yang lain menanggapi apa yang mereka katakan. Tetapi jika seorang lain yang duduk di situ mendapat penyataan, maka yang pertama itu harus berdiam diri. Sebab kamu semua boleh bernubuat seorang demi seorang, sehingga kamu semua dapat belajar dan beroleh kekuatan. Karunia nabi takluk kepada nabi-nabi. (Sesi Tanya Jawab tentang kebenaran Firman Tuhan)

Sebab Allah tidak menghendaki kekacauan, tetapi damai sejahtera. (Ibadah harus teratur dan khusuk)

Sama seperti dalam semua Jemaat orang-orang kudus, perempuan-perempuan harus berdiam diri dalam pertemuan-pertemuan Jemaat. Sebab mereka tidak diperbolehkan untuk berbicara. Mereka harus menundukkan diri, seperti yang dikatakan juga oleh hukum Taurat. Jika mereka ingin mengetahui sesuatu, baiklah mereka menanyakannya kepada suaminya di rumah. Sebab tidak sopan bagi perempuan untuk berbicara dalam pertemuan Jemaat. (Tata krama dalam beribadah orang Yahudi)




Quote
14:36 Atau adakah firman Allah mulai dari kamu? Atau hanya kepada kamu sajakah firman itu telah datang?
14:37 Jika seorang menganggap dirinya nabi atau orang yang mendapat karunia rohani, ia harus sadar, bahwa apa yang kukatakan kepadamu adalah perintah Tuhan.
14:38 Tetapi jika ia tidak mengindahkannya, janganlah kamu mengindahkan dia.
14:39 Karena itu, saudara-saudaraku, usahakanlah dirimu untuk memperoleh karunia untuk bernubuat dan janganlah melarang orang yang berkata-kata dengan bahasa roh.
14:40 Tetapi segala sesuatu harus berlangsung dengan sopan dan teratur.

Apakah kita akan bergerak memberitakan kebenaran Injil Tuhan jika diberi? atau apakah Injil Tuhan harus selesai dan berakhir pada diri kita (orang-orang percaya dan telah menerima karunia ROH KUDUS)?
Jika seseorang telah menganggap dirinya Pengkotbah atau mendapat karunia rohani yang lain. maka ia harus sadar bahwa haruslah ia taat dan menjalankan perintah-perintah Tuhan.
Jika Pengkotbah atau penerima karunia rohani yang lain tidak taat dan menjalankan perintah-perintah Tuhan, janganlah mengikuti dia.

Rasul Paulus menghimbau agar orang-orang yang sudah dibaptis haruslah memohon ROH KUDUS dan bergeraklah untuk memberitakan kebenaran Injil yang telah Tuhan berikan kepada kita yang telah mengetahui kebenaran. janganlah melarang orang berdoa dalam bahasa Roh.

Pertemuan Jemaat (kebaktian) haruslah berjalan secara sopan dan teratur.
November 10, 2011, 12:04:24 PM
Reply #2
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 56
Bukti orang tidak belajar Teologi maupun orang yang yang tidak gemar melakukan FT yang seperti tulisan2 ini :
ngawur !!

Wahai pembaca budiman, hati2 membaca, mendengar tafsiran Alkitab, ujilah segala sesuatu kata Alkitab, termasuk apa kata pendeta seperti saya juga.

Surat kiriman Paulus ditujukan untuk menjawab persoalan yang ada, yaitu orang Korintus yang suka berbahasa Roh tapi gak liat2 orang lain yang ada disitu, orang2 sok rohani / menganggap dirinya paling rohani. Ini ga ada kaitannya dengan hal berkhotbah!!

Paulus memang berbahasa Roh bahkan lebih hebat drpd semua rasul, tapi baginya mengucapkan 5 kata itu lebih baik drpd berbahasa Roh yang tidak bisa mendidik dan membangun jemaat (ay 18-19). Jadi orang Korintus mirip2 seperti orang2 Karismatik sekarang, Bahasa Roh bisa dikursuskan, kalau bunyi seragam, bahkan bisa di lafalkan sewaktu2. orang belum percaya masuk gereja lalu liat orang berbahasa Roh, malah menganggap yang berbahasa Roh itu orang gila, orang ga bener.... itu bahasa Roh yang Palsu menurut Paulus. Bahasa Roh itu ada untuk membangun jemaat, nubuat untuk membangun jemaat dan bukan menakuti2 jemaat. Kunci jawabannya di ayat penutup Guys.

Bernubuat itu menyampaikan kata2 Allah alias jadi jubir, bukan khotbah. menyampaikan kebenaran Injil betul, tapi kebenaran yang seperti apa ? apakah mengulang ayat2 di Alkitab semata2 ? Bisa Jadi tapi bukan khotbah, kenapa bukan khotbah ?? Cari tahu dulu apa artinya khotbah ? apa pendeta ngomong di mimbar itu artinya khotbah ??? BUKAN MEN.....! Tanya Pendetanya ! Belajar lagi sono...yang bener.

Regards,

Pdt. Adi
s3prayer@yahoo.co.uk


November 10, 2011, 12:37:42 PM
Reply #3
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2301
  • Gender: Male
  • Denominasi: "Knowing God"
Siapa yang ngawur bro ? Bro labbat?

Bukankah dia mencoba menjelaskan arti 1Kor 14:1-25,kalo ada yg  kurang di perbaiki dong, dia kan nga bilang ada kursus bahasa roh?!.

anda sendiri udah pernah dibaptis ROH KUDUS?
Apakah anda anti orang kharismatik?
Jadi anda kalo berada diatas mimbar ngapain aja, tidak berkotbah?? membaca breaking news from Heaven??
3:20 Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.
November 23, 2011, 06:18:18 PM
Reply #4
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 296
  • Gender: Male
Beban rasul paulus adalah membangun tubuh Kristus.
Dalam beribadah yang terpenting adalah semua yang hadir terbangun bersama-sama ke arah Kristus, bukanlah masing-masing individu merasa lebih dari yang lain.
Paulus menganjuri jemaat di korintus untuk lebih memperhatikan karunia-karunia yang lebih terutama yaitu bernubuat atau membagi firman atau kotbah. 1 Korintus 14:1
Pada saat itu dalam ibadah setiap jemaat yang hadir memiliki hak yang sama dalam membagi firman atau bernubuat atau kotbah. 1 kor 14:24
Hal ini sangat berbeda sekali dengan yang terjadi pada hari ini. Beban menyampaikan Firman Tuhan hanya pada satu orang dan yang lainnya hanya duduk manis, dengar, dan pulang.
Padahal dalam contoh di Alkitab semua orang memiliki beban yang sama dalam hal ini, bernubuat.
Cara hidup jemaat mula-mula adalah Kis. 2:42 Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.
Salah satu bentuk pengajaran rasul adalah hal bernubuat ini.
Semoga bermanfaat.
I can say I am witness..
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)