Author Topic: ROH JANIN DARI MANA?  (Read 10788 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

February 18, 2018, 07:31:20 AM
Reply #100
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 982
  • BIBLE IS TRUTH
Coba cari dulu, Bro!
Atau cari couter-nya.

Salam Damai!

Itukan tugas anda yang membuat statement tsb.

February 20, 2018, 01:04:58 PM
Reply #101
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1390
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Yak 4:5  Janganlah kamu menyangka, bahwa Kitab Suci tanpa alasan berkata:
"Roh yang ditempatkan Allah di dalam diri kita, diingini-Nya dengan cemburu!"

Sekalipun kamu belum pernah melihat Dia, namun kamu mengasihi-Nya.
Kamu percaya kpd Dia, sekalipun kamu sekarang tidak melihat-Nya.
Kamu bergembira karena sukacita yg mulia dan yg tidak terkatakan,
karena kamu telah mencapai tujuan imanmu, yaitu keselamatan jiwamu.
Keselamatan itulah yg diselidiki dan diteliti oleh nabi2,
yg telah bernubuat tentang kasih karunia yg diuntukkan bagimu.
[1Pet.1.8-10]

Jadi yg dimaksud keselamatan itu ialah keselamatan jiwa
Jiwa kita ini yg hrs menjadi kudus, bukan roh yg dr Allah
Roh yg dr Allah dlm diri kita membawa jiwa yg kudus

Kesimpulan sementaraku:
Itulah yg kumaksud dgn nyawa, paduan roh dan jiwa
Yg sebaliknya sebut saja arowah, paduan jiwa dan roh

Salam Damai!
« Last Edit: October 10, 2018, 04:19:06 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
February 22, 2018, 05:55:29 AM
Reply #102
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 982
  • BIBLE IS TRUTH
Tugasmu, sesuai namamu, debat
Mendebat setiap statemenku
Bukan mita2 tunjukin ayat

Yg kukatakan:
Jadi,
Keselamatan jiwa itulah kesempurnaan
Sebab dosa bukan pd roh manusia

Carilah counter-nya atau ayatnya
Jika tugasmu mendebat statemen

Salam Damai!

Bukan saya yg membuat topiknya mas !
February 22, 2018, 02:42:43 PM
Reply #103
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1390
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Seorang anak dilahirkan.
Dia dilahirkan tanpa pengetahuan,
Tanpa kesadaran thp dirinya sendiri.

Hal pertama yang dia sadari bukanlah dirinya sendiri, tetapi hal lain.
Ini wajar, karena mata terbuka ke arah luar, tangan menyentuh org luar,
Telinga mendengarkan suara dari luar, semua indra terbuka ke arah luar.

Itulah yg kuartikan kelahiran, kelur dari ... lalu masuk ke ...
Kelahiran berarti keluar dr kandungan alami masuk ke dlm dunia ego,
Lahir kembali bisa berarti keluar dr dunia ego masuk ke dlm yg superego
Tepatnya: Keluar dari ikatan dunia ego ini, masuk ke dalam Kerajaan-Nya
Jadi, saat lahir tali pusernya diputus, lahir kembali ikatan dunia ego diputus

Rekaan ku saat ini kpd bayi yg baru lahir itu.
Setelah bayi lahir keluar dr kandungan masuk ke dlm dunia ini, yg pertama dilakukan adalah berkejut, lalu menangis setelah bernafas. Nafas pertama kuanggap menghisap nafas Yg Maha Kuasa spt manusia pertama yg dr debu-tanah nafas pertamanya dihembuskan Yg Maha Kuasa. Ketiga kerja itu, berkejut, bernafas, menangis adalah kodrati dan dilakukan berulang-ulang. Menangis atau bersedu itu  seolah tak rela dia keluar dari rahim Ibunya. Kehangatan telah berubah menjadi kedinginan/kepanasan. Suara desir darah, dendang jantung berubah jadi riuh-rendah, rantang jatuh, piring pecah. Sanak famili pd senyum-tertawa ribut bahagia menyambut kehadirannya. Semua menjawilnya sambil cengengesan unjuk gigi. Semua berceloteh memiripkan wajahnya dgn seseorang. Dia berulang ulang berkejut, tubuh me-regang2 tanda bertumbuh via tulang belakang. Bahkan dikala tidur lelap pun dia sering berkejut. Dia masih ingin salto spt biasa dlm kandungan dan ternyata tak bisa lagi. Efek gravitasi menghilangkan gaya apungnya. Sekujur tubuh dikekep lampin, tak mungkin bisa salto lagi serasa di luar angkasa, ya, yerkejut lah!

Sedih emang, dia sudah hrs mulai ikut aturan main dunia nyata yg mungkin tidak dikehendakinya. Dia masih menginginkan kebebasan dgn kehangatan seperti sedia kala ketika di dalam buai kandungan Ibunya. Dia beulang-ulang menangis pertanda lapar atau tak nyaman popok-nya becek. Dgn demikian jiwanya mulai dimuati dgn berbagai masukan dunia ego, bagaimana menyelamatkan dirinya agar nyaman, ya, insting primitif, menangis menjerit, bahkan bersedu dlm mimpi. Kini ia hrs merasa lapar, lalu menangis spontan, bahkan teriak2 memberi sinyal minta tolong. Walau mata masih rabun, insting primitifnya sudah bekerja. Ketika ada yg menempel dipipinya, tangisnya berhenti, dia bagai menghardik dan mengarahkan mulutnya yg mungil itu kearah suatu kemungkinan nikmat. Jika karet dot atau kempeng yg menempel di pipi, ya, dot itu yg disedot. Jika kelingking kita yg ada, kelingkingpun di saut. Bila putting Ibu yg ada, wah, alhamdulilah lah, rasanya, jiwanya selamat, ada nikmat sesaat. Dia mulai berjuang untuk mempertahankan hidup dgn naluri, insting primitif-nya itu. Orang tuanya memperjuangkan kehidupannya tentu. Orang tua mengupayakan kemudahan2 baginya, mempertahankan, agar dia tetap hangat dgn melindunginya dari segala gangguan yg mungkin muncul, memberi makan tepat waktu, menjaga jangan sampai jatuh dr tempat tidur, dst.

Di saat dia kenyang di situ lah dia ngantuk, di situ dia merasa nikmat, di situ dia melupakan tubuhnya, dan di situ lah dia tersenyum, di situ berasa damai, bahwa ternyata dia tidak jauh2 amat dilepas begitu saja ke dunia ini sendirian, tetapi ada yg menjamin kenyamanannya dan keselamatannya, yaitu Ibu yg penuh cinta, yg ternyata tidak pernah jauh darinya, yg mencintai dirinya sepenuhnya. Dia masih mengenal dendang degup jantung Ibunya, bahkan dia mulai belajar mendengarkan lagu-lagu merdu yg tidak monoton lagi spt degup jantung dulu dlm rahim. Dia mulai bisa senyum dan kadang kala tertawa lepas sendirian. Mungkin dia merasa lucu atau merasa bodoh membayangkan tingkahnya tadi, atau mungkin dia sedang bertemu dengan jati dirinya yang dulu, yaitu diri yang sesungguhnya nyaman.

Entah lah!
Itu masih mungkin dan mungkin saja
Bahwa senyum itu lah fitrah kita, bukan sedih atau kejut

Saat anak berkejut
Itu berarti, tubuh meregang utk bertumbuh.
Berkejut, mungkin segaris dgn kejang2 lalu mati

Saat anak bersedu,
Itu berarti, kalbu-nya di-raut2 melentur.
Bersedu, sehaluan dengan menangis,
Mengadu kpd Ibu yang penuh cinta,
Berdoa kpd Tuhan yang penuh daya.
Agar sembuh dan bertumbuh jiwa

Maka kukatakan kemarinan, kalo kau di ludahin,
Menangis lah mengadu kpd ibu berdoa kpd Tuhan,
Hanya dgn begitu kita bisa lupa kpd ego kita,
Utk menumbuhkan superego yg lebih bagus.

Saat anak bersenyum,
Itu berarti jati-dirinya sedang bertumbuh.
Bernyanyilah dan berbagilah rahmat itu.
Karna memang begitulah anak2 Tuhan
Dan itulah fitrah semula yg dijanjikan
Yaitu berkehidupan dgn-Nya

Salam Damai!

NB: Bayi mimpi apa?
http://forumkristen.com/index.php?topic=61430.msg1218326#msg1218326
« Last Edit: February 22, 2018, 03:22:58 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
June 26, 2018, 04:26:33 PM
Reply #104
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1390
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Ayat pendukungnya mana ?

Coba cari dulu, Bro!
Atau cari ayat counter-nya.

Itukan tugas anda yang membuat statement tsb.

Tugasmu, sesuai namamu, debat
Mendebat setiap statemenku
Bukan mita2 ditunjukin ayat

Yg kukatakan:
Itu yg sedang ku elaborasi di link2 itu
Sebab kesempurnaan adalah pd jiwa
Dosa bukan nempel pd roh manusia

Jadi, keselamatan jiwa itulah kesempurnaan
Carilah counter-nya atau ayatnya
Jika tugasmu mendebat statemen

Atau, apakah dua ayat ini sementara cukup?
Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita. [Ibr.4:12] 

Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka. [Mat 10:28] 

Salam Damai!
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
June 26, 2018, 06:51:55 PM
Reply #105
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 401
  • Gender: Male
  • Denominasi: Protestan
Sejak awal penciptaan Tuhan telah memberikan kuasa dan kebebasan kepada manusia untuk beranak pinak,
karena Tuhan telah melengkapi manusia dengan organ2 reproduksi, roh terbentuk akibat terbentuknya janin, Tuhan tidak menunggui orang berhubungan intim terus meniupkan roh kedalamnya, maka jika orang menyalah gunakan kebebasan dengan berbuat dosa perjinahan ataupun perkosaan maka janin dan roh yang terbentuk terjadi tanpa bisa dicegah karena Tuhan telah beri kebebasan dan kuasa untuk beranak pinak sbb 
 
Kejadian 1:28  Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka:  "Beranak cuculah dan bertambah  banyak, penuhilah bumi.....

Di jaman sebelum banjir Nuh, the fallen angels mengawini anak2 manusia dan melahirkan raksasa2, roh raksasa ini dikutuk Tuhan karena Tuhan tidak pernah memberikan perintah kpd malaikat2 untuk berkembang biak dengan manusia dan janin raksasa terbentuk dari badan malaikat yang memberontak dengan badan manusia menjadi Roh yang tidak direstui Tuhan krn selalu berbuat jahat.

Seperti ditulis dalam Kitab Henokh :

The Book of Enoch chapter 15: 8-12

And now the giants, who have been begotten from body and flesh, will be called evil spirits on earth, and their dwelling-places will be upon the earth.

9. Evil spirits proceed from their bodies; because they are created from above, their beginning and first basis being from the holy watchers, they will be evil spirits upon the earth, and will be called evil spirits.

10. But the spirits of heaven have their dwelling-places in heaven, and the spirits of the earth, who were born on the earth, have their dwelling-places on earth.

11. And the spirits of the giants, who cast themselves upon the clouds, will be destroyed and fall, and will battle and cause destruction on the earth, and do evil; they will take no kind of food, nor will they become thirsty, and they will be invisible.





« Last Edit: June 26, 2018, 06:57:24 PM by Ashes to Ashes »
June 27, 2018, 12:11:41 PM
Reply #106
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1390
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Sejak awal penciptaan Tuhan telah memberikan kuasa dan kebebasan kepada manusia untuk beranak pinak,
karena Tuhan telah melengkapi manusia dengan organ2 reproduksi, roh terbentuk akibat terbentuknya janin,

Wellcome aboard, Bro!
Pls beri pandanganmu
Ttg tubuh, jiwa dan roh

Salam Damai!
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
June 27, 2018, 05:36:40 PM
Reply #107
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2478
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
Memang roh itu dari tuhan, itu pasti, tapi apa setiap janin terbentuk terus tuhan pada saat itu juga memberikan roh ke janin itu? Pernahkah ada yg pemikiran ttg ini?

Seperti biasa kalo sudah mentok maka teori bebas berkecamuk di pikiran saya. Kalau melihat dari benih dosa yg terus di turunkan mulai dari adam, saya melihat lebih mungkin kalau roh itu "di tunaskan" dari orang tua kita (ayah?), sehingga akibatnya kita tetap di lahirkan dgn  roh berbenih dosa  (kehilangan kekudusan). Kalau setiap janin yg memperoleh roh fresh langsung dari tuhan, maka itu bukan roh yg mengandung benih dosa, seperti halnya YESUS, yang kudus dari Tuhan, yg rohnya fresh langsung dari tuhan. Roh yg di turunkan dari orangtua kita adalah roh yg belum kudus. Jadi biarpun ortu sudah di kuduskan (di baptis), tapi tetap yg di turunkan adalah yg belum kudus, karena itu untuk memperoleh kekudusan, kita harus di lahirkan kembali. Saya melihat kehidupan di dunia ini seperti sarana "budi daya roh" milik tuhan, yg tujuannya adalah untuk kemuliaan/kebesaran Tuhan sbg pemilik ladang. Terdengar gila ya? :coolsmiley: Apakah itu semua berlawanan dgn alkitab?

Saya pernah membaca ada ayat yg mengatakan bahwa kita harus mencari pengetahuan tdk sebatas pada alkitab saja, tapi lagi2 saya lupa ayatnya  :ashamed0002:.

Thanks to rita dan bro salvation yg sudah menjawab di topik sebelah. Keduanya berpendapat bahwa roh dari tuhan, tapi belum menjelaskan pertanyaan saya, apakah fresh/langsung dari tuhan atau melalui/turunan dari ortu (ayah).

barangkali ada pendapat lagi, silahkan... :)

salam..


ROH
yang kuketahui adalah:
Semenjak seseorang/makhluk memiliki kehidupan (bergerak/bertumbuh/Berkembang) semenjak saat itulah makhluk itu memiliki roh.

aku meyakini tanam tanaman, binatang dan juga serangga bisa hidup adalah karena adanya Roh Tuhan pada makhluk itu.

JIWA
yang aku ketahui sampai saat ini adalah, makhluk yang punya jiwa hanyalah makhluk inteligensia. yang memiliki perasaan dan pikiran yang dapat berhubungan dengan Pencipta.

Manusia dan Malaikat adalah makhluk berjiwa. sebab memiliki kesadaran diri dan dapat berhubungan dengan pencipta.

sejak kapankah manusia memiliki Jiwa, jawabannya saya kurang tahu, tapi saya meyakini semenjak manusia itu telah menjadi makhluk hidup manusia itu sudah punya jiwa, Jiwa dapat bertumbuh, berkembang, dan semakin kuat. tetapi kuatnya Jiwa juga harus diimbangi dengan kuatnya tubuh atau raga.

kalau tubuh sakit, otak dan saraf lemah maka Jiwa itu juga akan ikut menjadi lemah.
dan kalau tubuh sehat dan kuat serta otak dan saraf juga sehat maka kemungkinan besar Jiwa itu juga kuat dan sehat.

walaupun tidak selamanya di dalam Tubuh yang sehat terdapat Jiwa yang kuat. sebab sering juga terjadi manusia memiliki tubuh yang sehat tapi memiliki Jiwa yang tidak sehat.

hampir dapat dipastikan bahwa di dalam Tubuh yang sehat terdapat Jiwa yang kuat.


salam
TYM
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
June 27, 2018, 06:27:54 PM
Reply #108
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 8052
  • Denominasi: Newbie Baru Belajar
ada 3 teori perihal asal roh:

1. tradusianisme : teori bahwa jiwa dihasilkan dari orangtua kandung bersama dengan tubuh jasmani. dalilnya ayat Kej 2:2-3 yg mengindikasikan bahwa Allah berhenti menciptakan.

2. kreasionisme : teori bahwa Allah menciptakan jiwa yang baru ketika manusia dikandung. dalilnya:
Zak 12:1 Ucapan ilahi. Firman Tuhan tentang Israel: Demikianlah Firman Tuhan yang membentangkan langit dan yang meletakkan dasar bumi dan yang menciptakan roh dalam diri manusia:
Pkh 12:7 dan debu kembali menjadi tanah seperti semula dan roh kembali kepada Allah yang mengaruniakannya.
Ibr 12:9 Selanjutnya: dari ayah kita yang sebenarnya kita beroleh ganjaran, dan mereka kita hormati; kalau demikian bukankah kita harus lebih taat kepada Bapa segala roh, supaya kita boleh hidup?


3. pandangan sekte2 tertentu : teori bahwa Allah menciptakan semua jiwa manusia pada saat yang sama, dan “menempelkan” jiwa tersebut kepada manusia pada saat ia dikandung.



wa penganut kreasionisme yg juga dianut bapa2 Gereja

Repentance and humility establish the soul. Charity and meekness strengthen it.
- Monk Evagrius
June 27, 2018, 07:26:23 PM
Reply #109
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 401
  • Gender: Male
  • Denominasi: Protestan
Wellcome aboard, Bro!
Pls beri pandanganmu
Ttg tubuh, jiwa dan roh

Salam Damai!

Gak kuat Bro.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)