Author Topic: ROH JANIN DARI MANA?  (Read 13356 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

June 12, 2019, 12:28:37 PM
Reply #200
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2496
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Tertiga lagi:
Tubuh, jiwa dan roh


Menurutku:
Tubuh mengajari kita akan kebutuhan hidup
Jiwa mengajari kita mengabadikan kebutuhan hidup itu
Roh adalah hidup yg mengajari tubuh dan jiwa utk hidup yg kekal
 
Sebab mereka yg hidup menurut daging, memikirkan hal2 yg dr daging; mereka yg hidup menurut Roh, memikirkan hal2 yg dr Roh. Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera. Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya. [Rm 8:5-7]

« Last Edit: August 16, 2019, 04:12:51 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
July 04, 2019, 09:20:24 AM
Reply #201
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2496
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Itu dan ini kata-ku,
Tahu itu domain fisik, himpunan tahu ialah ilmu pengetahuan (-logy)
Percaya itu domain jiwa, himpunan percaya jiwa2 ada pd aliran kepercayaan (logis)
Iman domain roh, pemberian Roh, dasar pengharapan, bukti tahu yg lalu dan yg nanti (logos)

Namun karena kami memiliki roh iman yang sama,
Seperti ada tertulis: "Aku percaya, sebab itu aku berkata-kata,"
Maka kami juga percaya dan sebab itu kami juga berkata-kata. [2Kor 4:13] 

Saudara2-ku yg kekasih, janganlah percaya akan setiap roh,
tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah (Roh); sebab
banyak nabi2 palsu yg telah muncul dan pergi ke seluruh dunia. [1Yoh 4:1]
 

Dr diskusi Yoh 16:12 di link bawah ini
Dpt diduga mengapa iman murid2-Nya masih tipis2
http://forumkristen.com/index.php?topic=51684.msg1254786#msg1254786

[Yoh 17]
Adalah doa Yesus setelah “khotbah perpisahan” (Yoh 16)
Doa utk kesebelasan murid2-Nya yg sudah mulai percaya
Dan utk semua org dan semua kita yg ingin beriman kpd-Nya
Doa ini dipanjatkan setelah mereka percaya Dia datang dr Allah

Saat2 itu iman Petrus kpd Yesus masih putus2
Imannya masih dominan melalui penglihatan
Saat-Nya tiba, bw Dia hrs kembali kpd Bapa
Agar ROH KUDUS yg menolong mereka
Memimpin kpd seluruh kebenaran-Nya

Potongan doa-Nya [Ay.6-8]
... Aku telah menyatakan nama-Mu kpd semua org, yg Engkau berikan kpd-Ku dr dunia. Mereka itu milik-Mu dan Engkau telah memberikan mereka kpd-Ku dan mereka telah menuruti firman-Mu. Sekarang mereka tahu, bw semua yg Engkau berikan kpd-Ku itu berasal dr pd-Mu. Sebab segala firman yg Engkau sampaikan kpd-Ku telah Kusampaikan kpd mereka dan mereka telah menerimanya. Mereka tahu benar2, bw Aku datang dr pd-Mu, dan mereka percaya, bw Engkaulah yg telah mengutus Aku ...

Yg mau kutunjukkan dr potongan doa itu adalah:
Proses mereka beriman kpd Yesus yg adalah Tuhan
Dr tahu, lalu percaya, lalu beriman setelah Petakosta

Menurutku bagi kita org Kristen sekarang hal itu hrs terbalik
Hrs dimulai dr beriman, lalu percaya, lalu tahu segalanya
Sebab: Now faith is the substance of things hoped for
The evidence of things not seen. [Heb 11:1]


Kiwari: “Believing makes you see”
Bareto: “Seeing is believing”
Peace pisan!


« Last Edit: September 12, 2019, 03:38:32 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
July 19, 2019, 12:36:20 PM
Reply #202
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2496
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Ini oot di sana maka kubawa sini, Bro!
Soal mustahil, soal kini dan masa lalu
Sebab kita hrs sudah manusia baru kini


NB: Lupakan yg lalu2
Sebab kita terus berubah
Lebih baik dan lebih lagi


Kondisi @Sotardugur Parreva hari ini ditentukan oleh yang lalu.
Mustahil melupakan yang lalu,
Apakah Anda jengah?

Aku senang melihat semangatmu
Aku pun tidak jengah bicara firman
Gimana cara "meninggal"kan masa lalu

Sebab masa lalu itu daging
Dan masa depan adalah Roh
Masa kini jiwa yg terus berubah

Salam Damai!
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
September 12, 2019, 05:33:02 PM
Reply #203
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2496
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
SP: Karena batu sentuhan juga tidak kumengerti yang bagaimana,
Menurutku batu yg sering disentuh itu batu akik
Batu akik memang mahal dan sering di-poles2
Lebih keras dr "petros" dan kerap jadi jimat

Ada tiga metapora batu dr [1Pet 2:7] kpd Yesus:
“Batu yg telah dibuang oleh tukang2 bangunan, telah menjadi
batu penjuru, juga telah menjadi batu sentuhan dan batu sandungan.”


Bisa saja ku-coba2 gunakan,
Dia menjadi batu penjuru bagi mereka yg telah beriman kpd Yesus (logos)
Dia menjadi batu sentuhan bagi mereka yg spt2 percaya kpd Yesus (logis)
Dia menjadi batu sandungan bagi mereka yg hanya tahu doang Yesus (logy)


Jadi, "tahu" itu domain tubuh
"Percaya" itu domain jiwa
"Iman" itu domain roh

Kurasa
Tak cukup dgn "tahu" doang bisa percaya
Tak cukup dgn "percaya" doang bisa beriman
Mungkin dgn "beriman" doang bisa pd cukup

Begitu keknya pengalaman mulai kanak sampe nabi2
Mungkin pengalaman kita masih berada di antaranya
Yaitu hanya beriman utk percaya secukupnya, kali2

Iman yg sudah mentok, ya, merasa cukup
Yg belum mandek akan tetap terus bertumbuh
Iman yg bertumbuh akan mendatangkan perubahan

Kurasa hanya thp yg alami yg mudah kita pastikan
Sebab pernah tahu atau mudah dan ada yg mengalaminya
Yg alami dominan ttg tahu, masuk dlm ilmu pengetahuan (- logy)

Hal duniawi perlu pemikiran dgn ragam alasan
Sebab kebenaran ada tiga yg kerap tak segaris (logis)
Kebenaran pribadi – kebenaran kelompok – kebenaran illahi

Hal rohani yg paling pelik, sebab pemikiran hrs rela dr-Nya (logos)
Tidak cukup hanya dgn tahu, tidak cukup hanya dgn percaya
Sebab hal rohani kerap melampaui akal pikiran manusia


Jadi,
Tahu itu domain fisik, himpunan tahu ialah ilmu pengetahuan (-logy)
Percaya itu domain jiwa, himpunan percaya jiwa2 ada pd aliran kepercayaan (logis)
Iman domain roh, pemberian Roh, dasar pengharapan, bukti tahu yg lalu dan yg nanti (logos)

Salam Damai!
« Last Edit: October 03, 2019, 06:15:31 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
December 16, 2019, 12:37:12 PM
Reply #204
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2496
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen

Spy tidak oot di sana soal "KUNCI"
Kubawa ke sini saja soal "bayi"
Sbb:


Siapa saja merdeka untuk memaknai bahwa tangisan orok adalah kata. Namun, uuppss... menurut pemahamanku, tangisan atau erangan atau celotehan orok bukan kata, karena kata adalah rangkaian bunyi atau tulisan yang mempunyai arti. Sementara, tangisan atau erangan atau celotehan orok tidak mempunyai arti apa-apa.
Damai harusnya tanpa pentung.

Siapa saja merdeka untuk memaknai bahwa tangisan orok adalah kata.
Yes! Jika orok baru lahir langsung nangis, ibunya terpanggil, bahagia [Yoh 16:21]
Tapi jika orok itu hanya mangap-mangap saja, ibunya tak bisa bicara
Ia berpikir keras, “Ini orok apa oray kobra...”, gitu,loh.


Namun, uuppss...
"Uppss" itu spt senada dgn kaget, atau nada hampir kesambit ...
Yg bertelinga hrs bisa juga membedakan bunyi, “Pesstt” dgn “Pessssssssssst”
Yg pertama bisa berarti, “Gud moning, Neng!”, yg lain berarti bannya "kempes".


menurut pemahamanku, tangisan atau erangan atau celotehan orok bukan kata,
Jangan2 “kata hati” pun belum bermakna bagimu, kali!
Lihat, bayi bisa senyum, bisa bersedu, kurasa itu bukan ecek2?
Mungkin tdk banyak kita tau, tapi bisa tangkap beda2 ekspresinya
http://forumkristen.com/index.php?topic=32498.msg1223457#msg1223457


karena kata adalah rangkaian bunyi atau tulisan yang mempunyai arti.
Kau hrs benar, jika definisi kata adalah hanya yg bisa kau tangkap saja
Tapi kau hrs tahu ada “kata hati, kata sandi” yg tak bisa kau tangkap artinya
Rangkaian bunyi bayi itu utk komunikasi dgn ibu-nya atau dgn yg bertelinga saja


Sementara, tangisan atau erangan atau celotehan orok tidak mempunyai arti apa-apa.
Itu bagi yg membatasi makna kata
Bukanlah hrs begitu maknanya bagi ibunya
Ibu bisa bedakan mana nada lapar/basah/manja
Dan bukan juga hrs berbunyi, jika Roh mengajari kita

[Yoh 16:13] Apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dlm seluruh kebenaran;
sebab Ia tidak akan berkata-kata dr diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yg didengar-Nya
itulah yg akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kpd-mu hal2 yg akan datang.


Damai harusnya tanpa pentung.
Jika damai hrs begini-begitu-begimana, tuh, ya!
Damai itu berserah, tak hrs begini-begitu rupa
Salam Damai Brow ... !

« Last Edit: December 17, 2019, 03:20:36 AM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)