Author Topic: ROH, JIWA, DAN TUBUH  (Read 6239 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

January 28, 2011, 03:13:11 PM
Reply #10
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3694
bila pada awal nya roh dan jiwa adalah satu..
mengapa hewan dikatakan memiliki jiwa tapi tidak memiliki roh ?

apakah jiwa yang terdapat pada hewan dan jiwa yg terdapat pada manusia berbeda ?
January 28, 2011, 03:16:49 PM
Reply #11
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 127
  • Gender: Male
  • don't copy but pay the price
    • Yasperin
pada tubuh daging terdapat hawa nafsu dan keinginan daging. pada jiwa terdapat pikiran, emosi dan tekad. sedangkan pada roh benar ada intuisi, hati nurani dan persekutuan. ketika manusia diciptakan Allah, manusia hanya ada tubuh dari debu tanah. kemudian Allah menghembuskan nafas kehidupan kepada manusia sehingga ketika nafas hidup itu yang adalah roh manusia bertemu dengan tubuh maka manusia menjadi hidup dan saat itulah menghasilkan jiwa manusia.

roh manusia pada awalnya adalah tempat Allah untuk berkontak dengan manusia. sedangkan jiwa adalah alat untuk merealisasikan apa yang menjadi kehendak Allah didalam roh manusia dan tubuh manusia bertindak sesuai perintah yang diterima dari jiwa. namun jiwa manusia tidaklah dikuasai oleh Allah seperti seorang ditaktor, namun Allah memberikan kehendak bebas kepada manusia untuk memilih.

sayangnya pada waktu itu, kehendak bebas yang Allah berikan kepada manusia itu disalah gunakan. manusia ditambah dengan hasutan iblis memilih pohon pengetahuan yang baik dan jahat. padahal kehendak Allah sebermula adalah menerima Allah melalui makan pohon kehidupan atau pohon hayat.
akibat dari manusia makan pohon pengetahuan, tubuh manusia semula yang adalah murni dihadapan Allah menjadi tubuh dosa karena iblis menyusup kedalam tubuh manusia dan mengakibatkan roh manusia menjadi tidak berfungsi. manusia tidak bisa lagi berkontak dengan Allah seperti dahulu lagi dan manusia ketika berbicara kepada Allah harus bersembunyi dari Allah karena dosa. Allah adalah kudus, terang, kasih dan adil-benar. dosa, kegelapan dan pelanggaran berakhir dengan maut.

sejak saat itu manusia yang sebelumnya bersandar kepada Allah melalui roh, karena roh manusia kehilangan fungsinya, akhirnya berada dibawah kehendak jiwanya sendiri. manusia tidak lagi berada dibawah pengawasan Allah didalam roh manusia, sekarang jiwalah yang memimpin manusia. tekad bebas manusia yang menjadi pemimpin.

sementara kepemimpinan pada diri manusia dipegang oleh jiwa, tubuh manusia mulai menimbulkan keinginannya. hal ini terlihat dari ketika persembahan kain ditolak oleh Allah, hati kain menjadi panas. melalui hati nurani kain, Allah telah memperingatkan agar berhati-hati terhadap dosa yang sedang mengintip. namun kain tidak menghirukan peringatan Allah didalam hati nuraninya. kemudian tragedi pertama terbunuhnya manusia terjadi dan habel dibunuh oleh kain.

sejak saat itu jiwa manusia takluk kepada tubuh manusia yang penuh dosa karena telah disusupi oleh iblis dan dengan demikian tekat bebas manusia telah dikekang oleh keinginan dari tubuh daging manusia.

God be with you all
Don't Copy but Pay the Price - God be with you all - Yasperin Lawang :happy0025:
January 28, 2011, 03:21:17 PM
Reply #12
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6337
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Quote
Jiwa dan roh itu bersama-sama (terikat) walau bukan satu.

atau dengan perkataan lain , jiwa adalah saudara kembar identik dari roh :wink:

dan ini memang bidangnya para psikolog , jadi saya harus setuju dengan siip :tongue:

Ini ga ada urusannya sama psikologi.

Juga Bro Moe jangan mulai-mulai ya  :angry:

-------

Istilah 'daging' di dalam Alkitab, sbenarnya mngatakan ttg interaksi antara 'jiwa dan tubuh' yg lebih mnyukai dosa.

Gini lho...

Jiwa itu kesadaran manusia.
Saya tau bhw saya adl (nama saya) krn saya diajar dari kecil bhw itu adl nama saya.
Jika saya mlihat sso di cermin, maka saya tau bhw itu adl saya.
Saya tau bhw saya ada dan hidup dan saya tau siapa saya.
Itu smua adl fungsi dari jiwa.

Jiwa itu ksadaran.

Yg mbentuk ksadaran akan diri sendiri dan lingkungan (tmasuk sgala tuntutan sosial) adl pikiran dan perasaan kita (yg adl bagian dari jiwa).

Krn jiwa itu ksadaran, maka jiwa juga yg mbuat kputusan (khendak).

Apa yg saya mau lakukan, itulah kputusan yg diambil oleh kesadaran saya alias jiwa saya.

---------

Jd jiwa brada pd 2 pilihan.
Mau mlakukan keinginan Tuhan atau mau mlakukan yg jahat.

Psoalannya, dari sejak lahirnya, jiwa manusia sudah tercemar.
Pikiran dan perasaan kita condong kpd apa yg cemar sdgkn keinginan tubuh condong pd pemuasan nafsu (pleasure principle).

Keinginan dari jiwa dan tubuh yg cemar mlahirkan istilah kedagingan, yaitu :

Gal 5:19   
Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu,
penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,
kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu--seperti yang telah kubuat dahulu--bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.


Kadangkala 'jiwa' brusaha sendiri mati-matian utk mlawan keinginan cemar dari jiwa dan tubuh, yaitu dg sperangkat moralitas, aturan, adat-istiadat dan hukum.

Tp smua usaha tsebut dlakukan oleh jiwa yg cemar shg tidak mungkin bkenan kpd Allah.

Jika krn satu dan lain hal, jiwa mampu mngendalikan roh, yaitu jika jiwa dan roh dhubungkan, maka jiwa yg cemar akan mnyalahgunakan rohnya utk masuk ke alam roh.

Jika roh manusia ddiami oleh roh jahat, maka jiwa manusia akan diikat utk mngikuti keinginan roh jahat yg bdiam dlm roh manusia. Bhkn ksadaran manusia bisa dibajak (jiwanya diikat) shg ia scr tidak sadar mlakukan keinginan roh jahat (pristiwa kerasukan).

---------

Maka Tuhan Yesus datang utk mmulihkan roh manusia.
Ia mlahirkan kembali roh manusia oleh ROH KUDUS shg manusia mmiliki ksadaran baru.
Yaitu ksadaran akan ROH KUDUS.

Dg ksadaran akan ROH KUDUS dan tinggalnya Roh dalam roh manusia, maka manusia dbrikan kuasa utk mperbarui jiwa dan tubuhnya yg cemar (proses pngudusan).

Dg bgitu, jiwa yg benar (yg sudah diampuni oleh darah Tuhan Yesus) akan bisa mmutuskan pbuatan yg benar (mnrt standar ROH KUDUS) dan mngarahkan tubuh utk mlakukan apa yg benar shg berkenan kpd Allah.

----------

Itu sih stau saya...sangat mungkin salah.
Silakan Bro Moe koreksi.
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
January 28, 2011, 03:25:33 PM
Reply #13
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6337
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
bila pada awal nya roh dan jiwa adalah satu..
mengapa hewan dikatakan memiliki jiwa tapi tidak memiliki roh ?

apakah jiwa yang terdapat pada hewan dan jiwa yg terdapat pada manusia berbeda ?

Stau saya,
Hewan btindak scr instinktif.
Hewan btindak mngikuti keinginan tubuhnya.

Mnrt saya,
Jiwa yg ada pd hewan tidak sama dg jiwa yg ada pd manusia.
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
January 28, 2011, 03:42:16 PM
Reply #14
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3694
yang saya tangkap dari bacaan2..

roh adalah tempat Tuhan bermanifestasi..
jiwa adalah tempat dimana roh bermanifestasi..
tubuh adalah tempat jiwa bermanifestasi..

saat manusia meninggal, jiwa akan menempel kemana roh pergi..
saat jiwa tidak mendapat tempat untuk bermanifestasi, berarti sudah tidak bisa lagi berbuat dosa...
iblis pun bermanifestasi di dalam manusia juga kan ?

apa ini berarti menjadi kudus otomatis ?
January 28, 2011, 03:43:40 PM
Reply #15
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3694
bila pada awal nya roh dan jiwa adalah satu..
mengapa hewan dikatakan memiliki jiwa tapi tidak memiliki roh ?

apakah jiwa yang terdapat pada hewan dan jiwa yg terdapat pada manusia berbeda ?

Stau saya,
Hewan btindak scr instinktif.
Hewan btindak mngikuti keinginan tubuhnya.

Mnrt saya,
Jiwa yg ada pd hewan tidak sama dg jiwa yg ada pd manusia.


thx atas penjelasan bro siip..
January 29, 2011, 05:06:06 PM
Reply #16
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 483
Quote
Ini ga ada urusannya sama psikologi.

lho kan semua yg menyangkut : segala macam roh , kesurupan ,  manifestasi roh , fenomena cenayang , parapsikologi .

itu kan semua bidang permainan para psikolog? :tongue:

dalam hal ini saya menghargai para psikolog sebagai cendekiawan bukan sebagai dukun :afro:
January 31, 2011, 02:46:38 PM
Reply #17
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6337
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Psikologi tidak bermain di area rohani.

Parapsikologi itu bukan psikologi.
Metafisika itu bukan fisika.

Rata-rata psikolog dunia Timur akan mngakui adanya aspek 'roh manusia' dan aspek 'alam roh' yg tidak dbahas oleh bidang Psikologi (yg basic-nya ilmiah).
Jd psikolog dunia Timur akan mngakui bhw ada 'fenomena rohani yg tidak sesuai' utk djelaskan mlalui pendekatan teori Psikologi (ilmiah).

Misalnya nih,
Ilmu psikologi bisa aja akan mngatakan bhw sluruh isi Kitab Wahyu adl ilusi, delusi dan halusinasi dari Rasul Yohanes sbg kompensasi dari depresi, ketersendirian dan tekanan rasa sakit di tubuhnya.

Tp bagi kita umat Kristiani, kita tau bhw Rasul Yohanes mngalami visi rohani dari ROH KUDUS.
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
January 31, 2011, 06:18:02 PM
Reply #18
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3694
bro tolong di bantu yang ini..


yang saya tangkap dari bacaan2..

roh adalah tempat Tuhan bermanifestasi..
jiwa adalah tempat dimana roh bermanifestasi..
tubuh adalah tempat jiwa bermanifestasi..

saat manusia meninggal, jiwa akan menempel kemana roh pergi..
saat jiwa tidak mendapat tempat untuk bermanifestasi, berarti sudah tidak bisa lagi berbuat dosa...
iblis pun bermanifestasi di dalam manusia juga kan ?

apa ini berarti menjadi kudus otomatis ?
February 02, 2011, 11:49:07 AM
Reply #19
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 127
  • Gender: Male
  • don't copy but pay the price
    • Yasperin
setelah manusia mati, iblis yang tinggal di dalam tubuh manusia tidak lagi dapat berbuat dosa karena tubuh akan kembali ketanah dan menjadi debu. namun jiwa manusia Tuhan tempatkan dalam satu wilayah yaitu alam maut yang berada didalam perut bumi. alam maut ini akan terbagi dua yaitu pertama firdaus dan alam maut penderitaan(Lukas 16:19-31).

setiap orang yang percaya Tuhan akan dibawa ke dalam firdaus dan setiap orang yang tidak percaya akan di bawa kedalam alam maut penderitaan. antara firdaus dengan alam maut penderitaan terdapat jurang yang tidak terseberangi.

namun yang perlu kita ketahui bahwa ketika waktu hiduplah manusia itu begitu berharga. kalau sudah mati manusia tidak bisa lagi berbuat apa-apa. memang ketika manusia meletakan pikirannya diatas daging maka hanya akan menghasilkan dosa belaka. namun disisi yang lain jika kita meletakan pikiran kita diatas roh maka kita akan berguna ditangan Tuhan dan mulut kita akan penuh pijian yang memuliakan Allah.

arti kata kudus bukan berarti menjadi seperti orang yang suci dan rohani sekali, melainkan kata kudus adalah berarti terpisah dari dunia dan hidup bagi Tuhan. ini seperti kurban bakaran dan kurban yang lainnya. ketika kurban tersebut berada dipasar, itu berarti masih milik umum dan siapa saja berhak membeli. namun ketika kurban itu telah berada diatas mezbah, maka kurban itu telah dikuduskan bagi Allah. jadi perkara kudus adalah perkara ketika masih hidup bukan sudah mati. kalau mati berarti sudah berakhir waktu kita dan tidak dapat diganggu gugat lagi.
Don't Copy but Pay the Price - God be with you all - Yasperin Lawang :happy0025:
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)