Author Topic: HUBUNGAN BEDA AGAMA  (Read 117903 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

May 17, 2012, 12:27:50 AM
Reply #1610
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 1
  • Denominasi: PROTESTAN
ngga ngeroyok sih,,, cuma kalo kita tanpa 'bekal' apa2 berhubungan dengan yang tidak seagama, apakah kita bisa kuat..? alih2 bakalan kita yang bukan menginjili malah diqurani lho... (mau bukti? banyak lho temen2ku yang gini....)
dan satu hal: jangan jadikan seseorang menjadi pengikut KRISTUS karena diri kita, tapi jadikanlah mereka murid KRISTUS karena ada kerinduan di hati mereka sendiri lho...

PISS ah  :happy0025:

  ,,,memberitakan injil/kebenaran itu adalah tugas setiap orang yang telah menerima YESUS sebagai Tuhan dan Juruslamat..., knp kita harus takut diQur'anin ??? klw kita takut itu artinya ROH KUDUS ga ad di dalam diri kita donk... karena saat kita doa nerima YESUS masuk dalam hati kita, Tuhan mengirimkan ROH KUDUS sebagai penolong kita.. yang memberi keberanian dan kemampuan untuk memberitakan tentang pribadi YESUS kepada semua orang ( artinya ga pilih2 orang) tugas kita cuma menyampaikan.. klw mereka mw dengar atau ga, itu bukan urusan kita.. dan kita juga ga bisa mengubah hati seseorang hanya YESUS yang mampu mengubahkan hati seseorang. so, let's pray for the soul...!!!!
May 17, 2012, 11:09:01 PM
Reply #1611
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 454
  • Denominasi: kristen
Kalo menurut bang kumis sih sbb

Org yang memilih meninggalkan keyakinan yang lama jadi percaya sama Tuhan Yesus kebanyakan bukan karena pacaran atau nikah, tapi karena mereka melihat kalau Yesus itu is the Real Living God, anda ada jaminan keselamatan, dan banyak yg harus bayar harga masuk penjara hanya karena mereka terima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juru selamat!

Sebaliknya, orang yang tadinya percaya sama Tuhan Yesus tapi terus meninggalkannya, kebanyakan karena harta dan yg paling banyak krn pacaran trus NiKAH sama non believer!!!!   Yg ginian malah dapat appresiasi masuk poskota, atau infotainment

Coba ngaku mereka yg pernah pacaran ama yg beda keyakinan.. GW sih belum pernah dengar ada pendeta yg dulunya non Kristen jadi bertobat karena pacaran ama pacarnya yg emang udah Kristen. 

Salah satu sisi pengertian gelap dan terang tidak bisa bersatu dalam hal cari pacar adalah kebanyakan mereka jadi murtad. Jadi  alih2 udah mantap dlm Tuhan trus mau nginjilin.. ujung2nya pada murtad! alias kalah! Makanya konseling aja dilarang antar lawan jenis kan!

Jadi jangan coba2 deh,  urusan agar sang pacar bisa di injilin, itu bukan porsinya, biar orang lain aja yg urusin.
 Karena sesi pacaran itu ga bisa memberitakan injil, kan ada rasa cinta  sayang yg campur aduk sama logika dan Firman.. buntutnya say goodbye to Yesus.

Silahkan direspon




   
 
May 18, 2012, 09:08:11 PM
Reply #1612
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 1
  • Gender: Female
  • Denominasi: protestan
haduhhh...buat yg belom pernah jangan dehh... :'(
ak udah pernah, rasanya seperti ada yg mencuri sukacitaku ..
kedamaian itu tergantikan secara semu dan akhirnya ak kecewa dg pilihanku..

ak percaya, Tuhan akan memberikan yang terbaik..  :)
May 19, 2012, 08:35:37 PM
Reply #1613
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 1
  • Denominasi: Protestan
karena kata Tuhan dalam 2 korintus 14 ayat 6 : janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang - orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan ? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap ?
Jadi menurut saya, mendingan ga usah aja sekalian daripada punya pasangan yg berbeda agama dengan kita.

GBU  :afro:
May 21, 2012, 04:29:21 PM
Reply #1614
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 7
  • Denominasi: kharismatik
Kaged juga bacanya, bisa persis seperti keadaan gua sekarang. Bahkan sampe bulan dinikahinya dan kata2 nya juga sama ck ck ck. I know that feeling bro. Sakit banget lah, gua tau apa yang loe rasain. Tapi aku berfikir... yah inilah kasih Tuhan yg telah memisahkan saya dengan dia (pasangan tdk seiman) karena Tuhan tau kekuatan saya dan saya jika tdk diberikan keadaan kyk begini mungkin tdk akan oernah bisa melepaskannya. Sakit banget bro itu betul. Tapi hadapi saja bro. Saya tdk akan blg Tuhan akan menanggung rasa sakit ini dll, Saya akan bilang dari sudut real life aja: Sakit banget + sedih = tidak akan mengubah keadaan dia balik ke kita jadi ya sudah hadapi saja bro. Sakit itu gak bisa di skip jadi bisa apa u bro selain menghadapi semua ini? :) Dari sisi imannya: Tuhan akan menyediakan yg lebih baik bro, jadi hadapi semuanya dengan iman. Tapi... jika bro merasa gak mungkin lah Tuhan berikan yg lebih baik, efeknya apa? percaya gak percaya tetep aja kehendak Tuhan yg jadi bro:)

PS: Sorry agak hardcore tapi aku tau rasa sakit hati yg bro rasakan, kata2 penghiburan gak akan nolong karena emosi sedang menguasai kita. Sampe sekarang juga aku masih merasa kalo dia yg terbaik buat aku dan sangat aku cintai. Tapi tetep tuh Tuhan pisahkan. Antara percaya ato gak percaya bakal ada yg lebih baik ato tdknya ya kenyataanya seperti ini dan trs berjalan. So pasrahin aja deh ke Dia yg punya masa depan :) GBU bro

Hari ini gue dapat undangan dia bro...aku wanti-wanti dia jangan pake photo prewed. duch...ha ha ha..nasib. mungkin crita mas bro sama juga ama gue..kisah sedih gue di halaman 102 bro..baca dech
May 21, 2012, 07:33:48 PM
Reply #1615
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 4
  • Denominasi: Protestan

S.......khirnya sahabat saya tahu dan akibatnya rencana pertunangan gagal. Saya juga tidak mengerti apa yangterjadi tapi akibatnya saya merasa sangat bersalah karena membuat dia selalu tertekan. Sampai kemudian sungguh saya melakukan dosa yang besar karena kami kemudian tinggal bersama selama hampir 1.5 tahun dan bahkan melakukan tindakan memalukan. Saya sadar saya sudah merusak masa depan dia. Tapi dia sungguh tegar dan dia tetap menginginkan saya putus atau ikut iman dia. Terus terang dua hal yang berat dan saya tidak sanggup memilih selain diam. Dan hubungan terlarang pun terus berlanjut. Sampai suatu saat ibu nya mengabari kalau ayahnya telah menikah lagi dengan diam-diam dan telah memiliki anak usia 4 tahun. Betapapun ini menjadi ujian yang berat bagi dia dan saya. Saya tidak berpikiran untuk meninggalkan dia pada situasi seperti itu. Karena saya tahu ibu nya pun tertekan menghadapi kegagalan pacar saya dan suaminya. Memang sejak kecil pacar saya punya akar kepahitan dengan ayahnya dan sangat membenci. Ditambah kejadian itu betapa dia lebih membencinya. Hal itu pun di tambahkan dengan teror istri muda ayahnya ke pacar saya, Dari kejadian ini sampai suatu saat dia ambil keputusan untuk serius dengan saya walaupun dengan iman yang berbeda, waktu itu dia hanya menyampaikan kalau saya lebih baik dari pada ayahnya yang seiman namun berengsek. Saya terus terang tidak bisa menolak karena memang pernah saya minta ke dia jika jalan sendiri-sendiri. Saya terjebak dengan kata-kata saya sendiri. Hubungan berlanjut dengan lingkaran setan yang melilit saya. Sampai lebaran ini saya diminta ketemu keluarganya dan menyampaikan apa mau saya. Saya hanya bilang ke ortunya kalau memang diijinkan saya dengan dia maka saya minta ke mereka agar mengikhlaskan sepenuhnya anak nya untuk saya. Meskipun beda keyakinan ( maksud terselubung saya kalau suatu saat dia ikut iman saya berarti keluarganya harus ikhlas) ortunya tidak keberatan, dan minta orang tua saya segera melamar dia. Terus terang saya bingung dengan kondisi ini, saya tahu awalnya dan prosesnya sudah salah dan diteruskan dengan cara yang salah. Tapi kalau saya tidak bertanggung jawab saya takut akan terjadi hal-hal yang buruk di masa depan nanti. Lagi pula dia mengancam kalo dia akan sampaikan kebusukan saya ke keluarga saya jika saya menolaknya. Saya tidak ingin orang tua saya terpukul dengan kenyataan ini, karena terus terang dengan posisi saya di gereja seperti itu saya tidak ingin jemaat kecewa, terlebih temen-temen muda saya. Saya harus bertanggung jawab dengan perbuatan saya ini yang telah menghancurkan dia, tapi saya menjadi tidak yakin apakah saya bisa memenangkan dia suatu hari nanti sebelum kami punya anak dan menjadi masalah yang lebih besar lagi. Saat ini saya baru menyampaikan kepada keluarga saya intinya kami akan jalani perbedaan. Dan seperti yang saya duga sebelumnya keberatan-keberatan bermunculan bersama dengan contoh-contoh kasus yang disampaikan. Beberapa minta saya meninggalkan dia, beberapa minta saya untuk pikir-pikir lagi. Padahal faktanya saya sudah tidak punya pilihan lagi mengingat perbuatan saya itu. Tapi saya tidak pernah bisa sampaikan kebobrokan saya kepada keluargaku..karena itu cukup memalukan. Selama saya menjalani hubungan itu saya tetap paksakan melayani, karena memang selain tugas memang saya tidak ingin saya jauh dari Tuhan meskipun saya melakukan dosa. Dua bulan terakhir ini Saya sudah berkomitmen untuk tidak melakukan hubungan yang dilarang itu lagi dan menghargai kekudusan, dan saya juga sedang mengusahakan untuk mencarikan dia kontrakan tersendiri meskipun kebutuhan harian dan kuliah dia masih kami tanggung bersama. Permasalahannya saya diburu untuk ambil sikap untuk memenuhi permintaan orang tuanya..Saya bingung harus mengambil jalan apa...saya akui dosa saya, dan jika sekiranya saya harus bertanggung jawab saya siap, tapi saya sangat tidak siap jika kehancuran menimpa masa depan saya...tapi saat ini saya tidak tahu lagi harus seperti apa...orang tua saya pun sudah memberikan dua pilihan, pilih dia dan aku diminta ayahku untuk menganggap ayah sudah tiada.
Adakah temen-temen bisa kasih masukan...?? please jangan coba-coba... :'( :'(
yup sama bro, saya juga salah karena sudah tinggal bareng. Bahkan itulah yg menyebabkan jadi dalem banget ikatannya. Kita dah salah bro. Sekarang saya juga jaga kekudusan, kapok nanti kalo putus moga2 gak terlalu sakit hehehehe. Dan bener bro, pezinahan itu bawa sial, hidup saya jadi berantakan. Bener2 Tuhan pukul abis bro saat ini saya. Secara logika udalah gak ada untungnya sama sekali pacaran dengan yg beda iman bro, yg bikin kita tetep bertahan itu cuma napsu percayalah.
May 22, 2012, 12:03:24 PM
Reply #1616
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 5
  • Gender: Male
    • Belajar Komputer & Internet @Kompinia
.....
Saya lagi ada masalah ni temen2...

Saya udah pacaran 2.5 tahun. Beda agama. Dia agamanya Kong Hu Cu. Ortunya benci banget sama orang Kristen. Kristen dianggap sebagai agama yang ga hargai leluhur. Doa, bakar2an, dll untuk leluhur yg udah meninggal ga boleh.

Ortu saya, pendeta. Kalo saya lihat sendiri, klo ortu menginjili orang Budha atau Kong Hu Cu, ga pernah sampe ngatain bahwa mereka menyembah berhala. Pendekatan dilakukan hati-hati. Saya pernah dicritain sama mama, waktu papa menginjili yg nyembah Dewi Kwam Im, cuma dibilang, ga apa nyembah itu, tapi klo udah kenal Yesus, pasti lebih baik. Silakan dicoba, ga memaksa. Akhirnya itu orang coba2, sekarang jadi Kristen.

Papa saya kan punya FB, di situ banyak percakapan rohani sama kenalan2nya. Kemudian ada salah satu percakapan yang papa ngomong tentang perayaan imlek di greja saya. Di greja saya kan banyak Chinese-nya. Terus ada orang tanya di FB papa, koq imlek kebaktian? Dijawab papa, kan ga apa, memanfaatkan hari raya agama lain untuk memberitakan Yesus. Terus ada kata2 lagi, intinya, kita bisa rebut hari-hari yang dipakai iblis menjadi hari-hari untuk memberitakan Yesus. Misalnya seperti 25 Desember itu hari penyembahan dewa matahari, terus dipake buat natal.

Nahhh.... Pacar saya ini liat percakapan itu. Dia tersinggung. Dia ngomong, orang Kristen itu koq seenaknya ngatain dewa agama lain itu setan. Dia sms pake tanda seru. Padahal dia ni orangnya jarang sekali smp gitu. Kalo belum marah bngt ga sampe gitu lah.

Intinya, percakapan papa saya sama kenalannya di FB itu bikin dia tersinggung berat. Dewa-dewanya dianggap setan, iblis, berhala. Dia ngomong, semua agama kan y ngajari baik. Kenapa harus ada ngata2in gitu.

Ditambah lagi, dulu tetangganya, orang Kristen baru, pernah ngata2in blak2an di depan papanya, keluarganya ni nyembah setan. Kalo ga terima Yesus, masuk neraka. Mereka jadi benci sama Kristen awalnya gara2 itu.

Terus kenapa dia mau sama saya, karena saya cerita, ortu ga pernah koq ngata2in orang gitu. Karena memang saya ga pernah liat ortu terang2an nginjili orang pake kata2 kasar gitu.

Saya harus gimana... Jujur saya sayang bngt sama dia. Selama 2.5 tahun itu, sampe lulus kuliah, kita bareng terus. Dia di kos saya seringnya, tapi ga sampe main "tembak2an" koq. Sakit banget kalo harus kehilangan dia.

Terus saya ngomong sama dia, apa saya ngomong sama papa, tentang percakapan di FB itu. Itu nyinggung dia. Tuhannya dianggap berhala, iblis.

Apakah keputusan saya ini sudah benar? Mohon bantuan dari temen2. Saya bener2 ga mau kehilangan dia.
Musician (Keyboard & Piano Pop) | Web Developer (WP specialist) | SEO & Copywriting Consultant | Visit: www.kompinia.com
May 22, 2012, 03:50:31 PM
Reply #1617
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 1
  • Denominasi: baptis
pengalaman ku secara pribadi bener2 sulit untuk di persatukan apalgi salah satu tdk ada yg mengalah. aq gak mungkin dan dia juga fanatik.awlny dia mau ikut tpi itu cuma omdong. sebaiknya saran ku yg blm pernh jgn dech.
May 22, 2012, 03:57:07 PM
Reply #1618
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 1
  • Denominasi: protestan
tu susah banget tau, gimana ntar masa depan keyakinan. syukur saling ngerti  :)
May 23, 2012, 08:38:20 AM
Reply #1619
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 21
  • Gender: Male
  • Favor......
  • Denominasi: Kharismatik
mmg ribet sih beda agama hehe...., ikut monitor  ;D
#ProudToBeChristian
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)