Author Topic: Boleh kah guru SM marah2 sama murid saat lagi ngajar??  (Read 1793 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

January 29, 2012, 12:54:33 AM
Reply #10
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1794
  • Gender: Male
  • Denominasi: Lutheran
kasihan anakx ntar trauma,.. nganggap Kekristenan kejam, munafik ngajarin mengasihi tp marah2 gag jelas, akhirnya murtad, kalo gag indiferen, acuh tak acuh, "terhilang", dsb,,
semuanya hanya karena tdk bs meletakkan kemarahan, ketegasan, emosi, dgn tepat dan benar.
"the possibility of error does not necessitate the probability of error"
January 29, 2012, 02:45:06 PM
Reply #11
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 325
  • Gender: Female
  • TRAGIC ROYALTY
  • Denominasi: Catholic
Sebenernya aneh sih kalau masalah nyanyi aja dimarahin, karena seharusnya sih mereka nyanyi karena mereka emang ingin memuji Tuhan dari keinginan sendiri, bknnya gara" gurunya marah jadi terpaksa nyanyi. Lama" mereka bakal merasa sunday school is like hell, gak beda sama sekolah biasa.

Aku sendiri ngajar piano juga ke anak" kecil, dan memang banyak kok yg kadang" gak mau denger. Jadi nya mesti dirayu, dibikin gak bosen. Aku gak tau berapa jam sekolah minggu itu, tapi aku kalau ngajar piano cuman 30 menit per minggu per murid, jadi nya lebih mudah buat ngontrol (soalnya sepengalamanku, anak kecil itu mudah sekale bosan).....
God is the best listener; you dont need to shout, nor cry out loud. Because He hears even the very silent prayer of sincere heart.
January 30, 2012, 01:38:56 PM
Reply #12
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 50
  • Gender: Female
  • Denominasi: Protestan
Aq jg amat menyayangkan sih tindakan GSM yg marah2 ke anak muridnya. Apa lg mpe nyuruh mereka pulang.Padahal dengan mereka dateng ke sekolah minggu aja aq pikir itu udah merupakan satu bentuk penyangkalan diri buat mereka, mengingat hari minggu banyak tanyangan anak di tv yg menarik. Tinggal bagaimana kreativitas GSM dlm pelayanan. Langkah chenz dengan membagikan bahan untuk disharingkan dengan GSM yg lain udah sangat bagus. Tp klo pengen yg lebih lg mungkin bisa dengan mengadakan seminar/pelatihan GSM. Mungkin dengan bekerja sama/ mengundang gereja lain. Kaya gereja aq taun lalu itu pake jasa MEBIG ( http://www.mebig-indonesia.org ) . Jd lumayan bisa nambah temen sesama GSM jg dari gereja lain.
---I can do all things in him that strengtheneth me (Philippians 4: 13)---
February 14, 2012, 04:07:02 PM
Reply #13
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1586
  • Gender: Male
  • SALAM DAMAI SEJAHTERA
marah dengan lembut diperbolehkan

marah dengan tegas diperbolehkan

tapi

marah dengan kasar tidak baik

marah dengan alasan tdk jelas tidak baik

----------------------------------------------------------

marah adalah salah satu pelampiasan emosi jd klo dipendam bisa jadi bom waktu alias penyakit namun dalam

mengungkapkan amarah yah dengan positif.

dalam mengajarkan anak anak dibutuhkan kesabaran yg luar biasa :)

tetep semangan guru sekolah minggu.:)
Melayani lah kamu sama lain sebagai teladan yg ditunjukkan YESUS
November 09, 2014, 12:46:16 PM
Reply #14
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 17862
  • Gender: Male
  • sssttt
  • Denominasi: Protestan Konservatif
Heheheheehe, aku jadi guru SM malah ga bisa marah2, aku pake pendekatan ke anak halus ga kasar2 marah2. Setiap org punya pendekatan yg berbeda-beda sama anak, tp kalo aku sebisa mungkin jangan sampe marah2in anak. Apalagi dalam hal memuji Tuhan dengerin firman. Itu kesadaran dan ga bisa dipaksa. Halus tp perintahnya tegas. Kalo sampe marah2 gitu ya menurutku terlalu banget.
kar'na rencanaMu indah bagiku.
ANTI Kristen LIBERAL
November 10, 2014, 10:55:54 PM
Reply #15
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 196
Ini doa yg diucapin salah seorang GSM di gerejaku, dan harus diikutin murid2nya
GSM: Tuhan Yesus    M: Tuhan Yesus.....
GSM: kami janji...     
GSM: tidak akan ribut lg di sekolah minggu   
GSM: Kalau kami masih ribut
GSM: hukum kami ya Tuhan Yesus
Itu boleh gk nakut2in anak kecil dgn hukuman lgs dari Tuhan? Umur muridnya mgkn paling tua 5 thn. Byk yg msh toddler
November 10, 2014, 11:45:17 PM
Reply #16
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 13019
Ini doa yg diucapin salah seorang GSM di gerejaku, dan harus diikutin murid2nya
GSM: Tuhan Yesus    M: Tuhan Yesus.....
GSM: kami janji...     
GSM: tidak akan ribut lg di sekolah minggu   
GSM: Kalau kami masih ribut
GSM: hukum kami ya Tuhan Yesus
Itu boleh gk nakut2in anak kecil dgn hukuman lgs dari Tuhan? Umur muridnya mgkn paling tua 5 thn. Byk yg msh toddler

Ha ha ha ha, sang GSM tak sadar akibatnya.
Seandainya, para murid SM tetap ribut, dan hukuman Tuhan tidak turun, mereka menganggap sang GSM bohong, atau malah Tuhan tidak tahu kalau mereka ribut. Kalaupun mereka patuh, mereka menganggap Tuhan lebih 'kejam' dibanding GSM nya.
Sepertinya bukan itu yang diharapkan oleh GSM.
Jadi, lebih baik sang GSM mencari cara lain yang lebih creative, misalnya yang bisa duduk tenang dan tidak ribut, akan dapat hadiah 'gambar Tuhan', tentu lebih menarik.

November 11, 2014, 12:10:42 AM
Reply #17
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 495
  • Gender: Male
  • Trinitas
  • Denominasi: Protestan
Sebenarnya saya belum pernah mengajar di sekolah minggu, namun saya pernah mengajar anak-anak SD kelas 2 dan 3 selama 6 bulan..Tetapi saya akan tetap memberikan pendapat, karena setelah membaca postingan ini, terlintas dipikiran saya suatu ide untuk menjadi masukan..Pada dasarnya, anak-anak zaman sekarang mulai dari cara berbicara mereka, pola pikir mereka dan gaya hidup mereka sudah selangkah lebih depan dibandingkan dengan kita-kita zaman dahulu..Hal ini diakibatkan pengaruh media, lingkungan dikeluarga mereka dan teman-teman mereka di sekolah maupun di sekolah minggu (SM)...Tentu saja anak-anak sekolah minggu pada usia tersebut belum mengerti/tidak tau sama sekali dalam memahami pesan rohani yang terkandung dalam ALKITAB, sehingga membutuhkan bimbingan dari guru Sekolah Minggu..
Untuk itu, sebagai guru sekolah minggu, perlu lebih mendekatkan diri dengan semua anak-anak sekolah minggu dan memberikan perhatian yang lebih ekstra kepada mereka terlebih lagi kepada anak-anak sekolah minggu yang pendiam+penyendiri dan yang bandel/badung+tukang ribut..Tentu saja tanpa mengabaikan anak-anak sekolah minggu yang lain..Perhatian tersebut tentu saja berbeda dengan anak yang pendiam+penyendiri, yang mana kita harus lebih aktif untuk bertanya, memberikan semangat/dorongan baik itu berupa senyuman dan tertawa yang tulus, ucapan yang manis dan lemah lembut, atau berupa hadiah apabila anak itu berprestasi serta menjadi pendengar yang baik tentunya......Dan cara ini juga bisa diterapkan pada anak-anak yang lain, selain anak yang yang bandel/badung+tukang ribut....
Sedangkan anak yang bandel/badung+tukang ribut, kita harus bersikap tegas tanpa disertai dengan ancaman apalagi ancaman yang bersifat rohani maupun duniawi yang menakutkan bagi mereka, tidak boleh terbawa emosi dan marah sehingga perkataan kita kasar dan hati mereka terluka nantinya..Setelah itu apabila anak yang bandel/badung+tukang ribut tadi mengerti akan ketegasan kita, kita mulai bisa berbicara yang lemah lembut dengan menurunkan nada bicara kita dan berbicara secara baik-baik sambil memberikan pengertian kepada anak yang bandel/badung+tukang ribut tersebut..Jika anak yang bandel/badung+tukang ribut tersebut sudah bisa ditaklukan, maka teman-temannya yang hanya sekedar ikutan, otomatis akan patuh...Lagipula, anak yang bandel/badung+tukang ribut tersebut hanya salah menempatkan kekreatifan mereka dan kurang akan perhatian..Justru setelah mereka patuh pada guru sekolah minggu mereka, anak bandel/badung+tukang ribut tersebut menjadi hiburan tersendiri bagi guru sekolah minggunya dan menjadi teman tertawa bersama sehingga guru sekolah minggunya akan tersenyum dengan sendirinya...Apabila anak yang bandel/badung+tukang ribut tersebut sudah patuh terhadapa guru sekolah minggunya, maka jadilah pendengar yang baik, berilah semangat dan senyuman yang tulus, dan berilah hadiah apabila anak bandel/badung+tukang ribut tersebut mulai menunjukkan perubahan secara konsisten..Namun, jika anak yang bandel/badung+tukang ribut tersebut tetap saja tidak berubah setelah berpuluh-puluh atau ratusan kali diingatkan sebaiknya laporkan kepada orang tua..Akan tetapi jika orang tuanya cuek dan tak mau tau, laporkan kepada pengawas/supervisi anda mengenai orang tua dari yang bandel/badung+tukang ribut tersebut..
Tentu saja perhatian tersebut harus tetap konsisten diberikan kepada anak-anak sekolah minggu baik sebelum dimulainya sekolah minggu, pada waktu berlangsungya sekolah minggu atau setelah sekolah minggu telah selesai ..
"Jadilah teman, abang atau kakak bagi anak-anak tersebut", sehingga mereka dapat tau bahwa mereka tidak sendiri di dunia ini dan guru-guru sekolah minggu dapat menjadi teladan yang bisa mereka ikuti nantinya ketika mereka sudah beranjak dewasa..Siapa taukan, karena guru sekolah minggu (SM) mereka, salah satu dari mereka bercita-cita untuk menjadi guru dan akhirnya juga melayani dengan menjadi guru sekolah minggu..Selalu ingat, berdoalah terlebih dahulu kepada ALLAH agar kasih dari ALLAH yang didalamnya terdapat kesabaran, murah hati, dan lain sebagainya (1 Korintus 13 : 4-7), diberikan kepada saudara pada waktu hendak mengajar anak-anak sekolah minggu dan setiap harinya dalam menjalani hidup..Sehingga karakter/sifat kita diubahkan dan pada akhirnya anak-anak sekolah minggu tersebut dapat mengenal beberapa karakter ALLAH melalui Guru Sekolah Minggunya serta lambat laun karakter/sifat mereka juga diubahkan..Demikian pandangan saya dan masukan dari saya, semoga bermanfaat..Kiranya kasih karunia dan damai sejahtera dari ALLAH, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai saudara-saudari yang melayani dengan menjadi Guru Sekolah Minggu....Salam..Terima Kasih
« Last Edit: December 18, 2014, 06:03:34 PM by jari »
I am here

Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)