Author Topic: Apa tujuan TUHAN menciptakan manusia hidup dibumi (dunia) itu ?  (Read 32296 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

July 28, 2011, 01:36:16 PM
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 404
TUHAN berfirman : "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, agar supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."(Kej.3:26)

Saya memahami maksud TUHAN menciptakan manusia hidup dibumi (dunia) agar bisa menguasai bumi beserta isinya. Bahkan TUHAN MEMBERKATI manusia dalam kehidupannya di bumi.

TUHAN MEMBERKATI mereka, lalu TUHAN berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi."(Kej.3:28)


Apakah benar TUHAN menciptakan manusia untuk hidup didunia (bumi) agar manusia menjadi PENGUASA untuk MENGELOLA dan MEMELIHARA untuk KESEJAHTERAAN MANUSIA ?
Adakah pendapat lain dari kalian ?
July 28, 2011, 05:52:09 PM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1757
  • Gender: Male
  • Denominasi: No Thank's
Mungkin pemikiran saya ini akan berbeda dgn yg lain  :) , tapi inilah yg saya yakini :

Apakah Allah menciptakan kehidupan di bumi ini hanya untuk menyalurkan hobby ataupun iseng?, atau kesenangan seperti kita memelihara ikan dalam aquarium? Atau ingin punya semacam “groupies”, yang selalu memuja setiap saat dengan doa dan sorak sorai pujian?

Quote
Isaiah 43:7, KJV “Even every one that is called by my name: for I have created him for my glory, I have formed him; yea, I have made him.”

Romans 11:36, KJV “Who changed the truth of God into a lie, and worshipped and served the creature more than the Creator, who is blessed for ever. Amen.” “For of him, and through him, and to him, are all things: to whom be glory for ever. Amen.”


Allah menciptakan manusia untuk kemuliaan/kebesaranNya (theocentric), bukan  Allah mulia karena menciptakan manusia. Apakah manusia yang membuat Allah menjadi mulia dan besar? Ataukah “penciptaan manusia” itu sendiri yang memberikan benefit kepada kemuliaan Allah? Tanpa manusiapun Allah sudah mulia dan besar, namun karena kehendakNya, maka ia menciptakan manusia “For His glory, For of Him, and through Him, and to Him”

Dalam kitab Genesis, Allah berhenti mencipta secara langsung pada hari/masa ke 6, Dia hanya sekali saja meniupkan RohNya, yaitu kepada Adam yang merupakan cikal bakal dari segala roh manusia di bumi, dan di transmited-kan nya kepada Hawa. Itulah campur tangan Allah yang langsung dalam persemaian roh, Selanjutnya semua bermultiply dengan sendirinya. Jadi Adam adalah bibit awal dari ras manusia.
Quote
Ge 1:28 And God blessed them, and God said unto them, Be fruitful, and multiply, and replenish the earth, and subdue it: and have dominion over the fish of the sea, and over the fowl of the air, and over every living thing that moveth upon the earth.

Allah TIDAK dikatakan lagi membentuk jasmani kita dari tanah liat, tapi melalui suatu proses generasi yang sudah terbentuk dlm manusia. Begitu juga dengan roh, Allah tidak lagi meniup-niupkan Roh ke setiap manusia yang baru terbentuk dalam rahim, jadi Roh juga ber-mutiply.

Quote
Hebrews 4:3 - 4, KJV “For we which have believed do enter into rest, as he said, As I have sworn in my wrath, if they shall enter into my rest: although the works were finished from the foundation of the world. For he spake in a certain place of the seventh day on this wise, And God did rest the seventh day from all his works.”

Lalu untuk apa Allah menciptakan manusia dan memerintahkan untuk bertambah banyak? Semuanya adalah untuk kebesaran dan kemuliaan KerajaanNya! Itulah tujuan Allah menciptakan manusia. Memang Allah maha besar, Dia adalah yang paling besar, tapi Ia/kerajaanNya tidaklah statis, untuk itulah maka Ia memerintahkan kita untuk berbuah dan bertambah banyak! Itulah kehendak Allah semula pada kehidupan manusia di bumi.

Hingga saat kejatuhan Adam, yang membuat kehendak itu harus menempuh jalan yang berbeda dari yang semula. Namun tujuan semula tidaklah gagal, rencana tetap berjalan, walaupun saat ini harus berjalan bersama dgn kepentingan lawan (ilalang dan gandum).


Allah akan 'mengambil/consume” setiap roh yang pantas di hadapan-Nya sebagai buah dari kebun yg ia miliki, (bukan mengkonsumsi  dalam arti daging), tapi adalah untuk kepentingan dan kebesaranNya (Kerajaan Allah). Manusia yang  di anggap layak akan ikut serta dalam kemuliaanNya itu. Di Alkitab, Allah selalu menginginkan “benefit/pertumbuhan/perkembangan”, atau sering di umpamakan sebagai pengusaha/majikan/ Tuan tanah  yg membuka kebun anggur/ladang gandum, dan akan memetiknya saat panen tiba. Itulah tujuan penciptaan.


Quote
Yesaya 5:4, BIS.“Apa lagi yang harus Kubuat, tapi belum Kulakukan untuk kebun anggur-Ku itu? .” [/color]

Maleakhi 2:15.“Bukankah Allah yang Esa menjadikan mereka daging dan roh? Dan apakah yang dikehendaki kesatuan itu? Keturunan ilahi! Jadi jagalah dirimu! Dan janganlah orang tidak setia terhadap isteri dari masa mudanya.”

 
DUNIA INI ADALAH LADANG PERSEMAIAN ROH MILIK ALLAH



GBU
Janganlah perbedaan berpendapat membuat kita saling memaki dan mencela.....perbedaan itu tidak berarti apa-apa, selama kita tetap ber-iman dalam Yesus Kristus, Tuhan dan juruselamat manusia.
July 28, 2011, 06:08:54 PM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 538
Tuhan menciptakan segala sesuatu karena kurang kerjaan. Kalau sesuatu tidak ada kan malahan tidak menimbulkan masalah.
July 28, 2011, 08:30:03 PM
Reply #3
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 404
Mungkin pemikiran saya ini akan berbeda dgn yg lain  :) , tapi inilah yg saya yakini :

Isaiah 43:7, KJV “Even every one that is called by my name: for I have created him for my glory, I have formed him; yea, I have made him.”

Romans 11:36, KJV “Who changed the truth of God into a lie, and worshipped and served the creature more than the Creator, who is blessed for ever. Amen.” “For of him, and through him, and to him, are all things: to whom be glory for ever. Amen.”


Allah menciptakan manusia untuk kemuliaan/kebesaranNya (theocentric), bukan  Allah mulia karena menciptakan manusia. Apakah manusia yang membuat Allah menjadi mulia dan besar? Ataukah “penciptaan manusia” itu sendiri yang memberikan benefit kepada kemuliaan Allah? Tanpa manusiapun Allah sudah mulia dan besar, namun karena kehendakNya, maka ia menciptakan manusia “For His glory, For of Him, and through Him, and to Him”

Lalu untuk apa Allah menciptakan manusia dan memerintahkan untuk bertambah banyak? Semuanya adalah untuk kebesaran dan kemuliaan KerajaanNya!

Itulah tujuan Allah menciptakan manusia. Memang Allah maha besar, Dia adalah yang paling besar, tapi Ia/kerajaanNya tidaklah statis, untuk itulah maka Ia memerintahkan kita untuk berbuah dan bertambah banyak! Itulah kehendak Allah semula pada kehidupan manusia di bumi.

Hingga saat kejatuhan Adam, yang membuat kehendak itu harus menempuh jalan yang berbeda dari yang semula. Namun tujuan semula tidaklah gagal, rencana tetap berjalan, walaupun saat ini harus berjalan bersama dgn kepentingan lawan (ilalang dan gandum).

Allah akan 'mengambil/consume” setiap roh yang pantas di hadapan-Nya sebagai buah dari kebun yg ia miliki, (bukan mengkonsumsi  dalam arti daging), tapi adalah untuk kepentingan dan kebesaranNya (Kerajaan Allah). Manusia yang  di anggap layak akan ikut serta dalam kemuliaanNya itu. Di Alkitab, Allah selalu menginginkan “benefit/pertumbuhan/perkembangan”, atau sering di umpamakan sebagai pengusaha/majikan/ Tuan tanah  yg membuka kebun anggur/ladang gandum, dan akan memetiknya saat panen tiba. Itulah tujuan penciptaan.

 
DUNIA INI ADALAH LADANG PERSEMAIAN ROH MILIK ALLAH

GBU
DUNIA INI ADALAH LADANG PERSEMIAN ROH MILIK ALLAH kalau dikaitkan dengan tujuan TUHAN menciptakan manusia hidup dibumi/dunia di Kej.1: 26 dan 28, bagaimana pandangan anda ?
July 28, 2011, 09:00:43 PM
Reply #4
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1757
  • Gender: Male
  • Denominasi: No Thank's
DUNIA INI ADALAH LADANG PERSEMIAN ROH MILIK ALLAH kalau dikaitkan dengan tujuan TUHAN menciptakan manusia hidup dibumi/dunia di Kej.1: 26 dan 28, bagaimana pandangan anda ?

Genesis 1:26, KJV. “And God said, Let us make man in our image, after our likeness: and let them have dominion over the fish of the sea, and over the fowl of the air, and over the cattle, and over all the earth, and over every creeping thing that creepeth upon the earth.”

"let them have dominion", apakah anda melihat ini sebagai tujuan penciptaan? Ayat tersebut menunjukan pemberian kuasa/power manusia atas bumi dan isinya. Jadi bukan tujuan (GOAL) dari penciptaan manusia. Begitu juga ayat 28 nya.

Seorang atasan memberi suatu kuasa kepada bawahannya, tujuannya (GOAL) bukan agar bawahannya berkuasa, tapi agar bawahannya bisa melakukan suatu pekerjaan sesuai kehendak atasannya dan membuahkan hasil.


GBU

« Last Edit: July 28, 2011, 09:05:36 PM by simonsez »
Janganlah perbedaan berpendapat membuat kita saling memaki dan mencela.....perbedaan itu tidak berarti apa-apa, selama kita tetap ber-iman dalam Yesus Kristus, Tuhan dan juruselamat manusia.
July 28, 2011, 10:11:31 PM
Reply #5
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 404
Genesis 1:26, KJV. “And God said, Let us make man in our image, after our likeness: and let them have dominion over the fish of the sea, and over the fowl of the air, and over the cattle, and over all the earth, and over every creeping thing that creepeth upon the earth.”

"let them have dominion", apakah anda melihat ini sebagai tujuan penciptaan? Ayat tersebut menunjukan pemberian kuasa/power manusia atas bumi dan isinya. Jadi bukan tujuan (GOAL) dari penciptaan manusia. Begitu juga ayat 28 nya.

Seorang atasan memberi suatu kuasa kepada bawahannya, tujuannya (GOAL) bukan agar bawahannya berkuasa, tapi agar bawahannya bisa melakukan suatu pekerjaan sesuai kehendak atasannya dan membuahkan hasil.

GBU
"agar supaya mereka berkuasa" dimaksudkan Allah memberi kuasa kepada manusia untuk 'menguasai bumi' begitu maksudnya ? artinya Allah menjadikan manusia itu wakilNya di bumi, begitu ?



July 28, 2011, 11:34:09 PM
Reply #6
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1757
  • Gender: Male
  • Denominasi: No Thank's
"agar supaya mereka berkuasa" dimaksudkan Allah memberi kuasa kepada manusia untuk 'menguasai bumi' begitu maksudnya ? artinya Allah menjadikan manusia itu wakilNya di bumi, begitu ?


Benar, tapi itu bukan tujuan (goal) Allah menciptakan manusia spt isi pertanyaan topik.

Wakil? kalau di katakan manusia supaya mewakili Allah di bumi, lalu mewakili kepada siapa?
Menurut saya tidak, pemberian kuasa itu sendiri pasti dgn suatu maksud. Walaupun tdk di jelaskan secara spesifik, namun yg saya tangkap adalah agar manusia bisa memanfaatkan itu semua dan untuk mendukung kelangsungan hidupnya.

Saya sadar bahwa ini pemikiran yg sulit buat sebagian/banyak orang :) (baik Kristen maupun nonK)

Bagaimana pendapatmu bro Samino?


GBU
Janganlah perbedaan berpendapat membuat kita saling memaki dan mencela.....perbedaan itu tidak berarti apa-apa, selama kita tetap ber-iman dalam Yesus Kristus, Tuhan dan juruselamat manusia.
July 29, 2011, 07:34:44 AM
Reply #7
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 404
Benar, tapi itu bukan tujuan (goal) Allah menciptakan manusia spt isi pertanyaan topik.

Wakil? kalau di katakan manusia supaya mewakili Allah di bumi, lalu mewakili kepada siapa?
Menurut saya tidak, pemberian kuasa itu sendiri pasti dgn suatu maksud. Walaupun tdk di jelaskan secara spesifik, namun yg saya tangkap adalah agar manusia bisa memanfaatkan itu semua dan untuk mendukung kelangsungan hidupnya.

Saya sadar bahwa ini pemikiran yg sulit buat sebagian/banyak orang :) (baik Kristen maupun nonK)

Bagaimana pendapatmu bro Samino?

GBU
Saya sependapat bahwa TUJUAN Allah menciptakan manusia hidup didunia ini sebagai Penguasa (yg diberi kuasa oleh Allah = menurut gambarNya ?) dibumi untuk menguasai, mengelola dan memelihara bumi dan seisinya untuk kelangsungan dan kesejahteraan hidup manusia. Sebaliknya jangan sampai ada kerusakan dan kejahatan yang disebabkan oleh ulah manusia itu sendiri. Dengan demikian maksud tujuan Allah adalah demi kebaikan dan keselamatan manusia itu sendiri.

Ya tentunya Allah tidak membiarkan manusia meraba-raba didalam berusaha mencapai keselamatan, kedamaian, kesejahteraannya, untuk itulah Allah memilih UtusanNya dengan diberi bekal Petunjuk Aturan hidup dan kehidupan buat disampaikan kepada manusia. Ibarat pabrik mobil dipastikan menyertakan pada setiap productnya yakni buku petunjuk pemakaian dan pemeliharaan, agar mobil itu awet dan tidak celaka dipakai.
Petunjuk aturan hidup dan kehidupan manusia itu memang dibatasi peruntukannya hanya dipakai dibumi ini, sebab sesudah kematian manusia, petunjuk itu sudah tidak diperlukan lagi.

Saya teringat pengajaran YESUS di Matius 22:36-40, saat ditanya ahli taurat : "Guru, inti sari dari  hukum Taurat itu tentang apa ?"  Lalu dijawab YESUS :
1. Cintailah Allah Tuhanmu dengan penuh keikhklasan (dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu).
2.Cintailah sesama manusia sebagaimana kamu mencintai dirimu.
Kedua hubungan (Allah dan sesama manusia) mencintai itulah merupakan inti sari dari hukum Taurat dan seluruh kitab para Nabi
. (Terjemahan bebas dari penulis).
Jadi inti sari dari semua hukum (petunjuk aturan) Allah yang dibawa para Rasul atau nabi itu meliputi tata aturan/hukum hubungan vertikal dengan Allah dan hubungan horisontal dengan sesama manusia, dalam Islam disebut "hablumminallah wahablumminnas". Itulah esensinya sebuah agama yang datangnya dari Allah, Tuhan pencipta manusia. Makanya Yesus menegaskan "Bagi siapa yang mengamalkan dan mengajarkan (meneladani) seluruh aturan hukum Taurat dan kitab para Nabi, dia berhak masuk kedalam kerajaan sorga" (terjemahan bebas penulis dari Matius 5:19)

Demikian bro.......
« Last Edit: July 29, 2011, 08:20:23 AM by Samino »
July 29, 2011, 09:02:54 AM
Reply #8
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 429
"Lalu untuk apa Allah menciptakan manusia dan memerintahkan untuk bertambah banyak? Semuanya adalah untuk kebesaran dan kemuliaan KerajaanNya!"----
Emangnya kerajaannya kurang besar dan mulia ya..
July 29, 2011, 10:18:45 AM
Reply #9
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4100
  • Gender: Male
Menurut saya, yang perlu dipikirkan dan dipahami itu bukan Tujuan-Nya tetapi alasan-Nya (?)

Kalau kita mengerti apa alasan-Nya ALLAH menciptakan manusia, niscaya kita akan dapat melakukan kehendak-Nya. Sebab ALLAH tidak dapat semena-mena berbuat sesuatu yang melanggar Kemuliaan-Nya sendiri. Yang dapat ALLAH perbuat adalah menciptakan manusia dalam rangka menunjukkan Kemuliaan-Nya.

Jadi sekali lagi yang saya pertanyakan adalah apa alasan-Nya ALLAH menciptakan manusia.


Salam,
Yang menyelamatkan manusia adalah mengenal ALLAH di dalam Anak-Nya.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)