Author Topic: Apa tujuan TUHAN menciptakan manusia hidup dibumi (dunia) itu ?  (Read 32322 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

August 13, 2011, 09:47:21 PM
Reply #110
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 404
Quote
Lha iyalaah....kan YESUS pernah mengatakan "Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya (menyempurnakannya)".(Mat.5:17) dan ditegaskan lagi : "Siapa yang melakukan dan mengajarkan aturan hukum taurat, berhak masuk kerajaan sorga."(Mat.5:19)

Masak anda masih nggak paham yang dikatakan YESUS ??

Hehehehe... balik lagi ke "Barangsiapa" neh? :D

Salam,
Tapi sekarang sesuai bunyi ayatnya yakni "siapa" kata "barang" sudah tidak ada.
Begini aja deh, kalau anda ngotot bahwa hukum taurat sudah ditiadakan, padahal Yesus tetap berbegang teguh pada hukum taurat sebagaimana dikatakan di Matius 22:36-40 dan Matius psl.5. Itu artinya anda membenarkan kalau Kekristenan itu sudah tidak punya hukum yang datangnya dari Allah, Tuhan pencipta langit dan bumi. Padahal itu esensi dari sebuah agama harus punya Tuhan yang disembah (diibdahi dan ditaati) dan aturan hukum dariNya yang juga harus ditaati.
August 13, 2011, 09:56:23 PM
Reply #111
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4100
  • Gender: Male
Hehehehe... balik lagi ke "Barangsiapa" neh? :D

Salam,

Tapi sekarang sesuai bunyi ayatnya yakni "siapa" kata "barang" sudah tidak ada.
Begini aja deh, kalau anda ngotot bahwa hukum taurat sudah ditiadakan, padahal YESUS tetap berbegang teguh pada hukum taurat sebagaimana dikatakan di Matius 22:36-40 dan Matius psl.5. Itu artinya anda membenarkan kalau Kekristenan itu sudah tidak punya hukum yang datangnya dari Allah, Tuhan pencipta langit dan bumi. Padahal itu esensi dari sebuah agama harus punya Tuhan yang disembah (diibdahi dan ditaati) dan aturan hukum dariNya yang juga harus ditaati.

Kalau saudara maunya ber-agama, ya memang harus begitu... sayakan sudah bilang bahwa saya tidak ber-agama bro... :D

Salam,
Yang menyelamatkan manusia adalah mengenal ALLAH di dalam Anak-Nya.
August 13, 2011, 10:00:49 PM
Reply #112
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 404
Kalau saudara maunya ber-agama, ya memang harus begitu... sayakan sudah bilang bahwa saya tidak ber-agama bro... :D

Salam,
Ooh....ya sudah kalau begitu maumu, silahkan istirahat besuk bangun pagi dan selamat beraktifitas........!
August 15, 2011, 05:13:37 PM
Reply #113
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5389
broo@Samino dan broo@vbn..

Sampai di sini (reply 111-112 ), saya menangkap begini :

@Samino masih mengakui bahwa Kitab Taurat Musa / PL masih relevan digunakan sampai sekaang ini, karena alasannya SUDAH ADA PENGGENAPAN OLEH INJIL KRISTUS.

Sedangkan :

@VBN sudah tidak mengakui lagi / tidak relevan lagi Taurat Musa / PL  digunakan sampai sekarang ini, karena pada dasarnya tidak dak ada manusia manapun ( barangsiapa pun )yang mampu 100 % menjalankan Hukum Taurat Musa TSB. Oleh karenanya sudah ada hukum Kasih dari TYK.


Kalau tidak salah perseteruan argumentaasi broo berdua titik beratnya di situ bukan.?? LANTAS APA relevansinya dengan judul trit diatas..? yang berbunyi : Re: Apa tujuan TUHAN menciptakan manusia hidup dibumi (dunia) itu ?
Hheehhehehe...

Salam GBU
August 15, 2011, 08:51:36 PM
Reply #114
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 538
August 16, 2011, 07:31:34 AM
Reply #115
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 154
TUHAN berfirman : "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, agar supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."(Kej.3:26)

Saya memahami maksud TUHAN menciptakan manusia hidup dibumi (dunia) agar bisa menguasai bumi beserta isinya. Bahkan TUHAN MEMBERKATI manusia dalam kehidupannya di bumi.

TUHAN MEMBERKATI mereka, lalu TUHAN berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi."(Kej.3:28)


Apakah benar TUHAN menciptakan manusia untuk hidup didunia (bumi) agar manusia menjadi PENGUASA untuk MENGELOLA dan MEMELIHARA untuk KESEJAHTERAAN MANUSIA ?
Adakah pendapat lain dari kalian ?

Saudara ku ...

Jika kita lihat dan pelajari dengan "teliti" makna dan tujuan dari Kejadian 3 : 26, maka ada beberapa point terpenting yang harus diperhatikan pada ayat disana, sebab ayat tersebut akan menjawab pertanyaan dalam topik disini, yaitu :

1. Pada ayat tersebut dinyatakan tujuan dari penciptaan, yaitu :"Agar manusia berkuasa atas alam raya".
2. Jika Kejadian 3 ayat 26 kita bandingkan dengan Kejadian 3 ayat 27, maka akan terdapat "Perbedaan Besar" pada kedua ayat tersebut, yaitu : Pada Kejadian 3 : 26 ( digunakan perkataan MENJADIKAN ), sementara pada Kejadian 3 : 27 ( digunakan perkataan MENCIPTAKAN). ==> Namun untuk point kedua ini, dapat kita bahas pada kesempatan terpisah, agar kita tetap fokus pada pembahasan dalam topik disini.

Nah, setelah kita melihat kedua point penting tersebut diatas, maka timbul pertanyaan besar, khususnya yang menyangkut Kejadian 3 : 26 tersebut diatas, yaitu : Apakah manusia setelah diciptakan oleh Allah, maka manusia itu telah dapat berkuasa atas alam raya ini, seperti yang dituangkan pada Kejadian 3 : 26 tersebut diatas?

Maka jawaban adalah sederhana, yaitu : Sejak manusia diciptakan, "TERNYATA" manusia itu belum pernah "BERKUASA" atas alam raya, lalu timbul pertanyaan selanjutnya : Jika ternyata manusia itu belum pernah "BERKUASA" atas alam raya ini, maka kejadian 3 : 26 itu, diperuntukan buat siapa ?

Nah .. untuk menjawab pertanyaan tersebut, maka kita dibawa pada Kelahiran Yesus kedalam dunia ini, dimana selama manusia itu ada, "TERNYATA" hanya "YESUS" yang dapat membuktikan bahwa "YESUS  BERKUASA" atas alam raya ini.

Jadi, dari Fakta tersebut, maka sekarang kita memahami bahwa Kejadian 3 : 26 diperuntukan "BUKAN" untuk rencana penciptaan adam dan Hawa, tetapi jauh kedepan dalam "Great Design" Allah, bahwa Kejadian 3 : 26 tersebut diperuntukan untuk "Yesus Kristus".

Artinya : Karena Yesus adalah Allah yang "MENJADI" manusia, maka sekarang kita telah dapat menjawab permasalahan dalam topik ini dengan benar, yaitu : Allah menciptakan Alam semesta ini, berdasarkan Kejadian 3 : 26, adalah untuk suatu tujuan besar, yaitu : "Karena Allah akan menjadi manusia".

Jadi kesimpulannya adalah : Allah menciptakan Alam semesta ini adalah "Untuk diri Allah sendiri", guna merealisasikan Rencana Besar Allah, sebab Allah itu mau menjadi manusia, dan realisasi rencana besar Allah itu, terwujut dalam "Kedatangan Yesus Kristus di dunia ini dalam Wujut Manusia yang sama seperti saya dan saudara".


Salam Kasih ..
August 16, 2011, 08:39:44 AM
Reply #116
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4100
  • Gender: Male
Lha iyalaah....kan YESUS pernah mengatakan "Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya (menyempurnakannya)".(Mat.5:17) dan ditegaskan lagi : "Siapa yang melakukan dan mengajarkan aturan hukum taurat, berhak masuk kerajaan sorga."(Mat.5:19)

Masak anda masih nggak paham yang dikatakan YESUS ??




Hehehehe... balik lagi ke "Barangsiapa" neh? :D


Salam,

Tapi sekarang sesuai bunyi ayatnya yakni "siapa" kata "barang" sudah tidak ada.

Jadi artinya saudara setuju/mendukung PENYESUAIAN kata "barangsiapa" menjadi "siapa".... ok, sip!! :D

Begini aja deh, kalau anda ngotot bahwa hukum taurat sudah ditiadakan, padahal YESUS tetap berbegang teguh pada hukum taurat sebagaimana dikatakan di Matius 22:36-40 dan Matius psl.5. Itu artinya anda membenarkan kalau Kekristenan itu sudah tidak punya hukum yang datangnya dari Allah, Tuhan pencipta langit dan bumi. Padahal itu esensi dari sebuah agama harus punya Tuhan yang disembah (diibdahi dan ditaati) dan aturan hukum dariNya yang juga harus ditaati.

Mat. 22:36-40   
"Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?"
Jawab YESUS kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi."


Kedua hukum yang disampaikan oleh YESUS KRISTUS di atas itu BUKAN hukum Taurat sekalipun konteks-nya terdapat di dalam kitab Taurat; Sebab dikatakan oleh YESUS KRISTUS bahwa pada kedua hukum itulah tergantung SELURUH HUKUM TAURAT DAN KITAB PARA NABI.
Logikanya adalah tidak mungkin kedua hukum itu termasuk hukum Taurat jika dikatakan kemudian SELURUH HUKUM TAURAT tergantung padanya.  :afro:

Kenyataan itu membuktikan bahwa pernyataan saudara yang mengatakan: "YESUS tetap berbegang teguh pada hukum taurat..." menjadi tidak benar.


Salam,
« Last Edit: August 16, 2011, 08:44:56 AM by zxcvbn »
Yang menyelamatkan manusia adalah mengenal ALLAH di dalam Anak-Nya.
August 16, 2011, 09:06:00 AM
Reply #117
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 404
Saudara ku ...

Jika kita lihat dan pelajari dengan "teliti" makna dan tujuan dari Kejadian 3 : 26, maka ada beberapa point terpenting yang harus diperhatikan pada ayat disana, sebab ayat tersebut akan menjawab pertanyaan dalam topik disini, yaitu :

1. Pada ayat tersebut dinyatakan tujuan dari penciptaan, yaitu :"Agar manusia berkuasa atas alam raya".
2. Jika Kejadian 3 ayat 26 kita bandingkan dengan Kejadian 3 ayat 27, maka akan terdapat "Perbedaan Besar" pada kedua ayat tersebut, yaitu : Pada Kejadian 3 : 26 ( digunakan perkataan MENJADIKAN ), sementara pada Kejadian 3 : 27 ( digunakan perkataan MENCIPTAKAN). ==> Namun untuk point kedua ini, dapat kita bahas pada kesempatan terpisah, agar kita tetap fokus pada pembahasan dalam topik disini.

Nah, setelah kita melihat kedua point penting tersebut diatas, maka timbul pertanyaan besar, khususnya yang menyangkut Kejadian 3 : 26 tersebut diatas, yaitu : Apakah manusia setelah diciptakan oleh Allah, maka manusia itu telah dapat berkuasa atas alam raya ini, seperti yang dituangkan pada Kejadian 3 : 26 tersebut diatas?

Maka jawaban adalah sederhana, yaitu : Sejak manusia diciptakan, "TERNYATA" manusia itu belum pernah "BERKUASA" atas alam raya, lalu timbul pertanyaan selanjutnya : Jika ternyata manusia itu belum pernah "BERKUASA" atas alam raya ini, maka kejadian 3 : 26 itu, diperuntukan buat siapa ?
Maaf bro, ini kan sama saja anda memandang rendah atas rencana atau tujuan Allah menciptakan manusia untuk hidup di bumi (dunia), padahal tujuan Allah sudah dinyatakan tentunya Allah juga sudah punya langkah2 agar manusia benar-2 bisa berkuasa dan selamat hidupnya didunia. Langkah awal Allah telah menetapkan hukumNya kepada manusia (Adam), mana yang baik/boleh dan mana yang tidak baik (dilarang)--baca Kej.2:16-17. Itulah hukum Allah yang pertama yang diberikan kepada manusia agar manusia bisa selamat didalam mengarungi kehidupannya didunia. Hukum-2 Allah selanjutnya akan diberikan kepada setiap kurun waktu dan kondisi komunitas manusia yang ada. Itu semua dengan harapan manusia bisa selamat dan bisa benar-2 berkuasa atas bumi ini.

Nah .. untuk menjawab pertanyaan tersebut, maka kita dibawa pada Kelahiran YESUS kedalam dunia ini, dimana selama manusia itu ada, "TERNYATA" hanya "YESUS" yang dapat membuktikan bahwa "YESUS  BERKUASA" atas alam raya ini.

Jadi, dari Fakta tersebut, maka sekarang kita memahami bahwa Kejadian 3 : 26 diperuntukan "BUKAN" untuk rencana penciptaan adam dan Hawa, tetapi jauh kedepan dalam "Great Design" Allah, bahwa Kejadian 3 : 26 tersebut diperuntukan untuk "YESUS KRISTUS".

Artinya : Karena YESUS adalah Allah yang "MENJADI" manusia, maka sekarang kita telah dapat menjawab permasalahan dalam topik ini dengan benar, yaitu : Allah menciptakan Alam semesta ini, berdasarkan Kejadian 3 : 26, adalah untuk suatu tujuan besar, yaitu : "Karena Allah akan menjadi manusia".

Jadi kesimpulannya adalah : Allah menciptakan Alam semesta ini adalah "Untuk diri Allah sendiri", guna merealisasikan Rencana Besar Allah, sebab Allah itu mau menjadi manusia, dan realisasi rencana besar Allah itu, terwujut dalam "Kedatangan YESUS KRISTUS di dunia ini dalam Wujut Manusia yang sama seperti saya dan saudara".

Salam Kasih ..
Itu sih asumsi anda yang tidak sesuai fakta adanya penciptaan manusia dan firmanNya yang menyatakan tujuan penciptaan manusia, pointnya adalah untuk manusia, tidak ada disebutkan Tuhan hendak menempati bumi. Maaf, anda jangan memaksakan diri dengan asumsi-asumsi yang tidak ada dasarnya bro......!
« Last Edit: August 16, 2011, 09:13:54 AM by Samino »
August 16, 2011, 09:31:44 AM
Reply #118
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 404

Mat. 22:36-40   
"Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?"
Jawab YESUS kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi."


Kedua hukum yang disampaikan oleh YESUS KRISTUS di atas itu BUKAN hukum Taurat sekalipun konteks-nya terdapat di dalam kitab Taurat; Sebab dikatakan oleh YESUS KRISTUS bahwa pada kedua hukum itulah tergantung SELURUH HUKUM TAURAT DAN KITAB PARA NABI.
Logikanya adalah tidak mungkin kedua hukum itu termasuk hukum Taurat jika dikatakan kemudian SELURUH HUKUM TAURAT tergantung padanya.  :afro:

Kenyataan itu membuktikan bahwa pernyataan saudara yang mengatakan: "YESUS tetap berbegang teguh pada hukum taurat..." menjadi tidak benar.

Salam,
Begini aja deh, mari kita belajar dari Yesus yang pernah mengajarkan dalm khutbahnya dibukit yang terkenal itu, perhatikan kata-katanya di Matius psl.5 sbb. :

A.Hukum Taurat : JANGAN MEMBUNUH

5:21  Kamu telah mendengar yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan membunuh; siapa yang membunuh harus dihukum.
5:22 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.
5:23 Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau,
5:24 tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.
5:25 Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan, supaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada hakim dan hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya dan engkau dilemparkan ke dalam penjara.
5:26 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya engkau tidak akan keluar dari sana, sebelum engkau membayar hutangmu sampai lunas.

B. Hukum Taurat : JANGAN BERBUAT ZINAH

5:27 Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah.
5:28 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.
5:29 Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka.
5:30 Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka.
5:31 Telah difirmankan juga: Siapa yang menceraikan isterinya harus memberi surat cerai kepadanya.
5:32 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang menceraikan isterinya kecuali karena zinah, ia menjadikan isterinya berzinah; dan siapa yang kawin dengan perempuan yang diceraikan, ia berbuat zinah.

C. Hukum Taurat : JANGAN BERSUMPAH PALSU

5:33 Kamu telah mendengar pula yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan bersumpah palsu, melainkan peganglah sumpahmu di depan Tuhan.
5:34 Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah sekali-kali bersumpah, baik demi langit, karena langit adalah takhta Allah,
5:35 maupun demi bumi, karena bumi adalah tumpuan kaki-Nya, ataupun demi Yerusalem, karena Yerusalem adalah kota Raja Besar;
5:36 janganlah juga engkau bersumpah demi kepalamu, karena engkau tidak berkuasa memutihkan atau menghitamkan sehelai rambutpun.
5:37 Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.

D. Hukum Taurat : Hukum Kisas, Mata ganti mata dan gigi ganti gigi.

5:38 Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi.
5:39 Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.
5:40 Dan kepada orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu.
5:41 Dan siapapun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil.
5:42 Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu.

E. Hukum taurat : Kasihilah sesama dan membenci kejahatan (musuh).

5:43 Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu.
5:44 Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.
5:45 Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.
5:46 Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?
5:47 Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allahpun berbuat demikian?
5:48 Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna."

Nah, Hukum Taurat dari A s/d E itu oleh Yesus telah ditiadakan atau dihapus ?
August 16, 2011, 09:59:25 AM
Reply #119
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4100
  • Gender: Male
Begini aja deh, mari kita belajar dari YESUS yang pernah mengajarkan dalm khutbahnya dibukit yang terkenal itu, perhatikan kata-katanya di Matius psl.5 sbb. :

A.Hukum Taurat : JANGAN MEMBUNUH

5:21  Kamu telah mendengar yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan membunuh; siapa yang membunuh harus dihukum.
5:22 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.
5:23 Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau,
5:24 tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.
5:25 Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan, supaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada hakim dan hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya dan engkau dilemparkan ke dalam penjara.
5:26 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya engkau tidak akan keluar dari sana, sebelum engkau membayar hutangmu sampai lunas.

B. Hukum Taurat : JANGAN BERBUAT ZINAH

5:27 Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah.
5:28 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.
5:29 Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka.
5:30 Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka.
5:31 Telah difirmankan juga: Siapa yang menceraikan isterinya harus memberi surat cerai kepadanya.
5:32 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang menceraikan isterinya kecuali karena zinah, ia menjadikan isterinya berzinah; dan siapa yang kawin dengan perempuan yang diceraikan, ia berbuat zinah.

C. Hukum Taurat : JANGAN BERSUMPAH PALSU

5:33 Kamu telah mendengar pula yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan bersumpah palsu, melainkan peganglah sumpahmu di depan Tuhan.
5:34 Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah sekali-kali bersumpah, baik demi langit, karena langit adalah takhta Allah,
5:35 maupun demi bumi, karena bumi adalah tumpuan kaki-Nya, ataupun demi Yerusalem, karena Yerusalem adalah kota Raja Besar;
5:36 janganlah juga engkau bersumpah demi kepalamu, karena engkau tidak berkuasa memutihkan atau menghitamkan sehelai rambutpun.
5:37 Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.

D. Hukum Taurat : Hukum Kisas, Mata ganti mata dan gigi ganti gigi.

5:38 Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi.
5:39 Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.
5:40 Dan kepada orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu.
5:41 Dan siapapun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil.
5:42 Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu.

E. Hukum taurat : Kasihilah sesama dan membenci kejahatan (musuh).

5:43 Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu.
5:44 Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.
5:45 Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.
5:46 Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?
5:47 Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allahpun berbuat demikian?
5:48 Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna."

Nah, Hukum Taurat dari A s/d E itu oleh YESUS telah ditiadakan atau dihapus ?


Perhatikan apa yang diajarkan/dikatakan oleh YESUS KRISTUS (mulai dari yang warna merah).... itu yang diajarkan dan yang dimaksudkan dengan Ia menggenapi hukum Taurat... bukan kata-kata tertulis (yang saudara bold) itu yang diajarkan YESUS KRISTUS!! :D


Salam,
« Last Edit: August 16, 2011, 10:01:18 AM by zxcvbn »
Yang menyelamatkan manusia adalah mengenal ALLAH di dalam Anak-Nya.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)