Author Topic: Apa tujuan TUHAN menciptakan manusia hidup dibumi (dunia) itu ?  (Read 32316 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

September 01, 2011, 07:38:17 AM
Reply #180
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 52
Sebagaimana disebutkan dalam Kejadian 1:27 bahwa TUJUAN Allah menciptakan manusia menurut GAMBARNYA (KEHENDAKNYA) hidup didunia ini sebagai Penguasa  dibumi untuk menguasai, mengelola dan memelihara bumi dan seisinya untuk kelangsungan dan kesejahteraan hidup manusia. Sebaliknya jangan sampai ada kerusakan dan kejahatan yang disebabkan oleh ulah manusia itu sendiri. Dengan demikian maksud tujuan Allah adalah demi kebaikan dan keselamatan manusia itu sendiri.

Tentunya Allah tidak membiarkan manusia meraba-raba didalam berusaha mencapai keselamatan, kedamaian, kesejahteraannya, untuk itulah Allah MENJADIKAN manusia menurut GAMBAR dan RUPANYA (CITRANYA = KEBAIKAN) dengan mendatangkan UtusanNya dengan diberi bekal Petunjuk Aturan hidup dan kehidupan buat disampaikan kepada manusia. Ibarat pabrik mobil dipastikan menyertakan pada setiap productnya yakni buku petunjuk pemakaian dan pemeliharaan, agar mobil itu awet dan tidak celaka dipakai.

Petunjuk aturan hidup dan kehidupan manusia itu memang dibatasi peruntukannya hanya dipakai dibumi ini, sebab sesudah kematian manusia, petunjuk itu sudah tidak diperlukan lagi.

Saya teringat pengajaran YESUS di Matius 22:36-40, saat ditanya ahli taurat : "Guru, inti sari dari  hukum Taurat itu tentang apa ?"  Lalu dijawab YESUS :
1. Cintailah Allah Tuhanmu dengan penuh keikhklasan (dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu).
2.Cintailah sesama manusia sebagaimana kamu mencintai dirimu.

Kedua hubungan (Allah dan sesama manusia) MENCINTAI itulah merupakan inti sari dari hukum Taurat dan seluruh kitab para Nabi
. (Terjemahan bebas dari penulis Matius 22:36-40)

Jadi inti sari dari semua hukum (petunjuk aturan) Allah yang dibawa para Rasul atau nabi itu meliputi tata aturan/hukum hubungan vertikal dengan Allah dan hubungan horisontal dengan sesama manusia, dalam Islam disebut "hablumminallah wahablumminnas". Itulah esensinya sebuah agama yang datangnya dari Allah, Tuhan pencipta manusia. Makanya YESUS menegaskan "Bagi siapa yang mengamalkan dan mengajarkan (meneladani) seluruh aturan hukum Taurat dan kitab para Nabi, dia berhak masuk kedalam kerajaan sorga" (terjemahan bebas penulis dari Matius 5:19)

Itulah hakekat tujuan hidup manusia di dunia ini agar manusia dapat selamat hidup dan kehidupannya di bumi ini, mengingat dalam diri manusia terdapat dua keinginan (positif / roh dan negatif / kedagingan) maka mengimani dan mentaati hukum Allah harus diutamakan (Matius 5:19) dan dengan sekuat tenaga tidak memperturutkan keinginan hawa nafsu (keinginan daging) sebab dari situ setan mempengaruhi manusia untuk mengajak berbuat dosa (1 Yoh.3:8).
Yang kamu maksud  BUKAN KEBENARAN ALLAH adalah yang beda Denga tafsir Kristen, iya toh......!
« Last Edit: September 01, 2011, 07:40:46 AM by Brodin »
September 01, 2011, 07:54:30 AM
Reply #181
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4100
  • Gender: Male
Yang kamu maksud KEBENARAN ALLAH adalah yang beda tafsir kriste, iya toh......!

Perbedaan-perbedaan yang ada pada penafsiran-penafsiran teks Kitab Suci hanya membuktikan ketidakbenaran orang dalam memahami Kebenaran yang terkandung di dalamnya. Untuk itulah kita harus waspada pada setiap ajaran yang diajarkan.... jangan asal menerima ajaran hanya karena tafsirannya itu sesuai dengan pemahaman kita.

Kita harus mengujinya seturut Kehendak ALLAH (bukan menurut kehendak kita).
Tetapi masalahnya, bagaimana saudara dapat mengujinya seturut dengan Kehendak-Nya? jika saudara tidak mengenal Kebenaran?  :coolsmiley:

Kenalilah TUHAN, ALLAH dengan benar; Sebab dari Dia-lah datangnya Kebenaran.


Salam,
Nb: banyak orang ber-agama tetapi tidak mengenal ALLAH.
Yang menyelamatkan manusia adalah mengenal ALLAH di dalam Anak-Nya.
September 01, 2011, 08:19:38 AM
Reply #182
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 293
  • Denominasi: Kristen
Dear Gentasurgawi,

Dasar dilahirkannya Yesus Kristus menjadi  manusia adalah Kejadian 3 : 15 (Coba baca)

14 Kemudian Allah Yehuwa berfirman kepada ular itu, ”Karena engkau telah melakukan hal ini, terkutuklah engkau dari antara semua binatang peliharaan dan dari antara semua binatang liar di padang. Dengan perutmu engkau akan berjalan dan debulah yang akan kaumakan sepanjang hari-hari kehidupanmu. 15 Dan aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan wanita itu dan antara benihmu dan benihnya. Ia akan meremukkan kepalamu dan engkau akan meremukkan tumitnya.”

Jadi Allah menubuatkan kedatangan benih (Yesus Kristus), setelah kejatuhan manusia kedalam dosa.

Ini adalah upaya Allah, untuk mengatasi kegagalan Adam dan Hawa menaati Hukum Allah tentang buah terlarang. Baca Yohanes 3 : 16-17.
16 ”Karena Allah begitu mengasihi dunia ini, ia memberikan Putra satu-satunya yang diperanakkan, agar setiap orang yang memperlihatkan iman akan dia tidak akan dibinasakan melainkan memperoleh kehidupan abadi. 17 Karena Allah mengutus Putranya ke dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan agar dunia diselamatkan melalui dia



Tq,
Budi Halasan - Petojo
September 01, 2011, 11:07:37 AM
Reply #183
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 52
Dear Gentasurgawi,

Dasar dilahirkannya YESUS KRISTUS menjadi  manusia adalah Kejadian 3 : 15 (Coba baca)

14 Kemudian Allah Yehuwa berfirman kepada ular itu, ”Karena engkau telah melakukan hal ini, terkutuklah engkau dari antara semua binatang peliharaan dan dari antara semua binatang liar di padang. Dengan perutmu engkau akan berjalan dan debulah yang akan kaumakan sepanjang hari-hari kehidupanmu. 15 Dan aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan wanita itu dan antara benihmu dan benihnya. Ia akan meremukkan kepalamu dan engkau akan meremukkan tumitnya.”

Jadi Allah menubuatkan kedatangan benih (YESUS KRISTUS), setelah kejatuhan manusia kedalam dosa.

Ini adalah upaya Allah, untuk mengatasi kegagalan Adam dan Hawa menaati Hukum Allah tentang buah terlarang. Baca Yohanes 3 : 16-17.
16 ”Karena Allah begitu mengasihi dunia ini, ia memberikan Putra satu-satunya yang diperanakkan, agar setiap orang yang memperlihatkan iman akan dia tidak akan dibinasakan melainkan memperoleh kehidupan abadi. 17 Karena Allah mengutus Putranya ke dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan agar dunia diselamatkan melalui dia



Tq,
Budi Halasan - Petojo
Maaf, kalau boleh berkomentar....

Kejadian 3:14 menjelaskan bahwa Allah telah menetaplan KUTUKAN kepada iblis sebagai penyebab Adam dan Hawa melakUkan pelanggaran (perbuatan dosa). Sedangkan Kejadian 3:15 menjelaskan bahwa Allah telah menetapkan iblis sebagai MUSUH MANUSIA seluruhnya. Adapun cara permusuhan iblis adalah dengan menghalangi setiap langkah manusia menuju kebenaran yg datang dari Allah, hal ini digambarkan bahwa iblis meremukkan tumit manusia. Sedangkan manusia (yg beriman) berusaha mengancurkan pengaruh bisikan (ajaran) iblis, hal ini digambarkan dengan manusia meremukkan kepala iblis. Begitulah penafsiran yang benan menurut konteks ayatnya.....
September 01, 2011, 11:11:19 AM
Reply #184
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 52
Perbedaan-perbedaan yang ada pada penafsiran-penafsiran teks Kitab Suci hanya membuktikan ketidakbenaran orang dalam memahami Kebenaran yang terkandung di dalamnya. Untuk itulah kita harus waspada pada setiap ajaran yang diajarkan.... jangan asal menerima ajaran hanya karena tafsirannya itu sesuai dengan pemahaman kita.

Kita harus mengujinya seturut Kehendak ALLAH (bukan menurut kehendak kita).
Tetapi masalahnya, bagaimana saudara dapat mengujinya seturut dengan Kehendak-Nya? jika saudara tidak mengenal Kebenaran?  :coolsmiley:

Kenalilah TUHAN, ALLAH dengan benar; Sebab dari Dia-lah datangnya Kebenaran.


Salam,
Nb: banyak orang ber-agama tetapi tidak mengenal ALLAH.
Itu kan klaim kamu, saya mengatakan penjelasan saya itulah yang benar menurut firman ALLAH (KEBENARAN DARI ALLAH). Sedangkan pendapatmu itu salah......!
September 01, 2011, 11:31:40 AM
Reply #185
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4100
  • Gender: Male
Perbedaan-perbedaan yang ada pada penafsiran-penafsiran teks Kitab Suci hanya membuktikan ketidakbenaran orang dalam memahami Kebenaran yang terkandung di dalamnya. Untuk itulah kita harus waspada pada setiap ajaran yang diajarkan.... jangan asal menerima ajaran hanya karena tafsirannya itu sesuai dengan pemahaman kita.

Kita harus mengujinya seturut Kehendak ALLAH (bukan menurut kehendak kita).
Tetapi masalahnya, bagaimana saudara dapat mengujinya seturut dengan Kehendak-Nya? jika saudara tidak mengenal Kebenaran?  :coolsmiley:

Kenalilah TUHAN, ALLAH dengan benar; Sebab dari Dia-lah datangnya Kebenaran.


Salam,
Nb: banyak orang ber-agama tetapi tidak mengenal ALLAH.
Itu kan klaim kamu, saya mengatakan penjelasan saya itulah yang benar menurut firman ALLAH (KEBENARAN DARI ALLAH). Sedangkan pendapatmu itu salah......!

Saya tidak sedang mengutarakan pendapat saya... itu adalah Kebenaran-Nya.... tinggal bagian saudara yang memutuskan apakah "ya" itu benar atau "tidak" itu salah.

Tetapi Yesus Kristus telah mengajarkannya demikian:

Mat. 5:37   Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.


Salam,
Yang menyelamatkan manusia adalah mengenal ALLAH di dalam Anak-Nya.
September 01, 2011, 11:53:54 AM
Reply #186
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 52
Itu kan klaim kamu, saya mengatakan penjelasan saya itulah yang benar menurut firman ALLAH (KEBENARAN DARI ALLAH). Sedangkan pendapatmu itu salah......!


Saya tidak sedang mengutarakan pendapat saya... itu adalah Kebenaran-Nya.... tinggal bagian saudara yang memutuskan apakah "ya" itu benar atau "tidak" itu salah.

Tetapi YESUS KRISTUS telah mengajarkannya demikian:

Mat. 5:37   Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.


Salam,
Ternyata tidak juga, cuma isapan jempol kamu......!
September 01, 2011, 12:00:54 PM
Reply #187
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4100
  • Gender: Male
Ternyata tidak juga, cuma isapan jempol kamu......!

Ya sudah kalau itu penilaiannya... saudara bisa ikuti pembahasan selanjutnya.  :afro:


Salam,
Yang menyelamatkan manusia adalah mengenal ALLAH di dalam Anak-Nya.
September 01, 2011, 12:12:32 PM
Reply #188
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 52
Ya sudah kalau itu penilaiannya... saudara bisa ikuti pembahasan selanjutnya.  :afro:


Salam,
Nah, bener kan kalau kamu mentog nggak bisa ngasih rujukan alias itu cuma isapan jempol doang.....!
September 01, 2011, 12:19:48 PM
Reply #189
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4100
  • Gender: Male
Nah, bener kan kalau kamu mentog nggak bisa ngasih rujukan alias itu cuma isapan jempol doang.....!
Pengertian itupun gak apa-apa, kalau saudara jadi senang :D


Salam,
Yang menyelamatkan manusia adalah mengenal ALLAH di dalam Anak-Nya.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)