Author Topic: Apa tujuan TUHAN menciptakan manusia hidup dibumi (dunia) itu ?  (Read 33231 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

January 13, 2012, 05:22:23 PM
Reply #500
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 713
  • Denominasi: Protestan

sizxbn


Quote
Quote from: alamak on Yesterday at 06:35:57 PM

Roh yang berasal dari jiwa manusia itu sampai sekarang sodara tidak mampu menunjukkan ayat dukungannya didalam Alkitab karena menurut Alkitab hanya ada satu macam roh (huruf kecil) saja yang ada didalam diri manusia yaitu yang berasal dari Allah sendiri bukan dari manusia.
Apakah karena tidak ada ayatnya yang tertulis dalam Kitab Suci maka 'roh' yang timbul dari jiwa manusia itu tidak pernah ada... begitu?

Bukankah argument sodara yang seperti itu juga tidak ada ayatnya di Kitab Suci?

Jika argumentasi saya tidak ada nilai kebenaranya; Maka seharusnya kebenaran-Nya bisa membuktikan bahwa argumentasi saya itu salah... tetapi ternyata tidak ada, malahan yang ada justru argumentasi sodara yang tidak berdasarkan kebenaran.


Ayat berikut ini sudah menghancurkan semua teori bikinan sodara sendiri bahwa roh manusia itu berasal dari jiwa manusia itu sendiri yang adalah nonsense belaka :

Zak. 12:1 Firman Tuhan tentang Israel: Demikianlah Firman Tuhan yang membentangkan langit dan yang meletakkan dasar bumi dan yang menciptakan roh dalam diri manusia.

Tidak ada dikatakan ada dua roh yang diciptakan Allah didalam diri manusia.

Kelihatan sudah ajaran sesat sodara yang tidak ada dukungan Alkitabnya itu !


Soal teori karangmu yang mengatakan binatang tidak punya roh, kok tidak ditanggapi lagi ?

Apa sudah pikun ?

Saya kutip lagi bukti bahwa binatang memiliki roh :


Bil.16:22 Tetapi sujudlah mereka berdua dan berkata: "Ya Allah, Allah dari roh segala makhluk! Satu orang saja berdosa, masakan Engkau murka terhadap segenap perkumpulan ini?

Pengkotbah 3:21 (KJV) Who knoweth the spirit of man that goeth upward, and the spirit of the beast that goeth downward to the earth?


Tumbuhan, binatang, dan manusia, disebut "makhluk hidup",


Quote
Quote from: alamak on Yesterday at 06:35:57 PM

Jika--hanya ada satu macam roh (huruf kecil) saja yang ada didalam diri manusia yaitu yang berasal dari Allah sendiri bukan dari manusia-- kenapa masih ada roh yang tidak mengaku bersama-sama ROH KUDUS-Nya bahwa dirinya adalah anak-anak ALLAH?

Mungkinkah  ‘roh’ yang dari ALLAH itu dapat melakukannya?
‘roh’ manusia bukan Roh Allah atau ROH KUDUS sehingga tidak kebal terhadap dosa.
Baca ayat dibawah ini baik baik :

Roma  55:12 Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa.
Jelas bahwa semua orang yang masih memiliki roh,jiwa dan nafas sudah mengalami maut karena dosa dosanya sendiri.
Manusia adalah satu kesatuan antara unsur materi dan rohaninya sehingga semua cemar oleh dosa.
Kalau roh manusia tidak cemar oleh dosa mengapa pula Alkitab mengatakan roh manusia akan diperbaharui ?

Kata siapa roh manusia bukan roh ALLAH?

Baca baik-baik pernyataan Kitab Suci ini:
Mzm. 51:11   (51-13) Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu, dan janganlah mengambil roh-Mu yang kudus dari padaku!

Siapa yang bicara sembarangan tanpa dasar kebenaran? sehingga berani mengatakan roh ALLAH tidak kebal dari dosa?


Sodara sudah bingung sendiri sehingga tidak bisa membedakan mana roh manusia yang diciptakan Allah (Zak.12:1) dan mana Roh Allah yang adalah dirinya Allah sendiri.

Ayat dibawah ini akan menelanjangi kesasatan ajaran organisasi agamamu bung :

I Korintus 2:11 Siapa gerangan di antara manusia yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri manusia selain roh manusia sendiri yang ada di dalam dia? Demikian pulalah tidak ada orang yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri Allah selain Roh Allah

Sudah bisa membedakan sekarang antara roh manusia dengan Roh Allah ?

Jadi manusia yang terdiri dari roh dan tubuh bisa berdosa bung ?

Makanya belajar lagi yang serius bung !

Itu komentar sodara mengatakan ada dua macam roh/spirit manusia itu dari mana lagi datangnya ?

Apakah dari paham pantheistikmu ?



Ecclesia Semper Reformanda Est
January 13, 2012, 05:22:41 PM
Reply #501
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 713
  • Denominasi: Protestan

sizxbn

Quote
Quote from: alamak on Yesterday at 06:35:57 PM
Quote
Rupanya sodara suka mengutip ayat tanpa mengerti maknanya.
Ayat di atas bukan untuk menunjukkan bahwa `roh' (huruf kecil) itu adalah roh manusia.
‘ruah’ (nafas) dalam ayat di atas itu adalah untuk binatang-binatang... baca ayatnya yang benar.
Sodara yang ngaco sendiri tidak mengerti makna roh yang dimiliki baik oleh manusia maupun binatang.

Ayat itu menjelaskan roh berasal dari Allah,roh manusia adalah bagian dari immaterial manusia yang berasal dari Allah bukan dari jiwa manusia itu sendiri menurut teori karangan sodara sendiri yang tidak ada dasar Alkitabnya.

Zakharia 12:1 Firman Tuhan tentang Israel: Demikianlah Firman Tuhan yang membentangkan langit dan yang meletakkan dasar bumi dan yang menciptakan roh dalam diri manusia:

Jangan ngelantur kemana-mana!!
Saya tidak sedang menyanggah roh manusia berasal dari ALLAH.
Saya menyanggah pernyataan sodara atas ayat di Mazmur 104:30 Apabila Engkau mengirim roh-Mu, mereka tercipta, dan Engkau membaharui muka bumi. yang menurut sodara konteks 'roh' pada ayat itu adalah roh manusia?

Bil.16:22 Tetapi sujudlah mereka berdua dan berkata: "Ya Allah, Allah dari roh segala makhluk! Satu orang saja berdosa, masakan Engkau murka terhadap segenap perkumpulan ini?

Tumbuhan, binatang, dan manusia, disebut "makhluk hidup",

Sodara sudah tidak bisa membedakan antara roh manusia dengan roh Allah sekarang mengatakan roh manusia berasal dari Allah.

Silahkan menjawab secara konsisten apakah manusia itu memang punya roh atau tidak ?

Manusia itu merupakan mahluk yang memiliki roh,jiwa dan tubuh atau tidak ?

Kalau manusia punya roh apakah rohnya berbeda atau sama dengan Allah yang adalah Roh

Jawab dulu pertanyaan dasar ini agar sodara tidak kacau logikanya.


Quote
Quote from: alamak on Yesterday at 06:35:57 PM
Binatangpun memiliki roh :

Bil.16:22 Tetapi sujudlah mereka berdua dan berkata: "Ya Allah, Allah dari roh segala makhluk! Satu orang saja berdosa, masakan Engkau murka terhadap segenap perkumpulan ini?

Pengkotbah 3:21 (KJV) Who knoweth the spirit of man that goeth upward, and the spirit of the beast that goeth downward to the earth?

Jadi jelas argumentasi sodara berantakan lagi nih !
Yang berantakkan memahami kata ‘roh’ atau ‘ru-ah’ itu adalah sodara.
Kata ‘roh’ atau ‘ru-ah’ itu (yang secara umum ditujukan kepada mahkluk hidup) bermakna sebagai: "NAFAS" atau "BREATH" secara literal; BUKAN nišmaṯ ḥayyîm (ROH KUDUS) yang dihembuskan ALLAH atau di-naphach-kan ALLAH kepada manusia saja... tidak kepada binatang.


Saya tidak pernah mengatakan ROH KUDUS diberikan kepada manusia sebagai nafas hidup.

Baca lagi argumentasi saya mengenai keilahian dan kepribadian ROH KUDUS pd postingan sebelumnya yang tidak mampu kamu sanggah itu.

Itukan hanya teori karangan sodara saja yang tidak mampu membedakan antara :

Nafas hidup = nišmaṯ ḥayyîm

ROH KUDUS = Ruakh Adonai ; Ruah Qadesow ; Ruakh ELOHIM.


Kalau didalam PB sodara pakai istilah apa untuk ROH KUDUS ?

Sudah jelas Alkitab membedakan kedua hal tersebut dengan istilah yang berbeda tetapi logika pantheisme sodara yang tidak mengenal Allah itu bersifat pribadi menjadikan sodara kalang kabut sendiri tidak mampu mempertahankan teori palsu yang dibuat buat sendiri.

Allah sodara hanyalah roh alam semesta atau energi alam semesta yang tidak bersifat pribadi bung !

Allah sodara itu hanyalah penyembahan berhala didalam Kekristenan !


Quote
Quote from: alamak on Yesterday at 06:36:19 PM

Jadi sodara menganggap Tuhan YESUS menyesatkan dengan mengatakan bahwa ROH KUDUS selamanya akan tinggal didalam diri manusia ?

Silahkan buktikan apakah YESUS atau sodara yang sedang sesat,tetapi sudah pasti hanya sodara saja yang sesat total dengan mengatakan ROH KUDUS tidak tinggal selamanya didalam diri manusia !

Yang pasti bukan YESUS KRISTUS yang sesat ucapan-Nya, melainkan pengertian sodara yang sesat memahaminya.
Artinya tidak ada yang perlu dibuktikan dari perkataan YESUS, melainkan saya akan buktikan bahwa pengertian sodara yang sesat memahaminya. 


Yesus berkata:

Yoh.14:16 Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya.

Baca lagi pakai logika yang saya bold merah itu dan lihat kamus apakah selamanya itu berarti masih bisa hilang lagi !

Jadi yang sesat jelas sodara yang mengatakan ROH KUDUS bisa keluar lagi alias tidak selamanya ada pada manusia.



Ecclesia Semper Reformanda Est
January 13, 2012, 05:22:58 PM
Reply #502
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 713
  • Denominasi: Protestan
sizxbn

Quote
Quote from: alamak on Yesterday at 06:36:19 PM

Ada juga Kitab Suci mengatakan bahwa ada orang Kristen yang imannya ternyata palsu !

1 Yoh.2:19 Memang mereka berasal dari antara kita, tetapi mereka tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita; sebab jika mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita, niscaya mereka tetap bersama-sama dengan kita. Tetapi hal itu terjadi, supaya menjadi nyata, bahwa tidak semua mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita.

Bukan karena iman mereka palsu; Mereka semua adalah orang-orang yang sungguh-sungguh mempercayai YESUS KRISTUS seperti sodara tetapi dengan pengertian dan pemahaman yang salah, sehingga mereka sesat.


Sodara tidak mampu menafsirkan kedua ayat tersebut yang jelas jelas sekali secara literal mengatakan ada iman yang palsu melainkan hanya mengandalkan kepala batu doang tanpa pakai logika yang sehat.

Kalimat ‘tidak semua mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita’ sudah jelas sekali adalah sesuatu yang palsu karena Yesus sendiri mengatakan mereka bukan termasuk golongan orang percaya yang sejati.

Belajar lagi bahasa yang baik baru menafsir bung !


Quote
Quote from: alamak on Yesterday at 06:36:19 PM
Tidak perlu sodara membawa-bawa masalah murtad disini karena bukan threadnya.

Saya tidak membicarakan tentang murtad.
Saya hanya membuktikan kesalahan pengertian sodara tentang eksistensi ROH KUDUS pada orang-orang yang ercaya kepada YESUS KRISTUS. Jadi jangan coba-coba sodara alihkan kepermasalahan lain.


Sodara yang menuduh Yesus sesat karena Yesus mengatakan ROH KUDUS selamanya akan ada pada manusia tetapi sodara mengatakan tidak karena ROH KUDUS bisa keluar lagi !

Memang roh pantheisme sudah merusak jalan pikiran sodara didalam memahami ajaran Kristen !


Quote
Quote from: alamak on Yesterday at 06:36:19 PM
Quote

Stepanus berteriak itu dalam adalah menjelang kematiannya yaitu sewaktu roh nya akan meninggalkannya.
Kalau roh hanya daya kekuatan tubuh maka Stepanus tidak mati dirajam,melainkan hanya kehilangan kekuatan saja alias lemas bung.
Ada ada saja sodara ini !

Jadi teori sodara yang mengatakan roh meninggalkan manusia sewaktu dia berdosa hanyalah omong kosong doang !


Sodara jangan ngelantur kemana-mana!!

Apakah sedang membicarakan Stefanus?..... Tolong sodara perhatikan tulisan saya di atas.


Kembali kepada persoalan semula :

Roh Manusia

Alkitab mengajarkan :

1.   Tanpa roh manusia mati ( Yak.2:26)
2.   Roh manusia dan tubuhnya merupakan satu kesatuan (Maleakhi 2:15)


Sodara mengatakan :

•   Roh manusia meninggalkan tubuhnya sewaktu ia berdosa tanpa ayat dukungan yang benar


2.Alkitab mengajarkan sbb :

•   Allah menciptakan roh didalam diri manusia (Zak.12:1)


Tetapi sodara mengatakan :

•   Roh/spirit berasal dari jiwa manusia tanpa ayat dukungan



3.Alkitab mengajarkan sbb :

•   Roh Allah tidak sama dengan roh manusia ( 1 Kor.2:11)


Sodara tidak mampu membedakan mana Roh Allah dan mana roh manusia


Kesimpulan :

   Teori sodara mengenai roh manusia adalah antibiblical alias sesat.


Ditambah lagi menyamakan begitu saja antara roh manusia dengan daya kekuatan sudah merupakan bukti ajaran pantheisme sodara yaitu menganggap Allah hanyalah energi alam semesta dan tidak bersifat pribadi.

Demikian juga roh manusia hanya bersifat daya kekuatan / energi !






Ecclesia Semper Reformanda Est
January 13, 2012, 05:23:13 PM
Reply #503
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 713
  • Denominasi: Protestan
sizxbn


Quote
Quote
Begitu juga rohku yang dimaksud dalam Kis.7:59, bukan roh seperti pemahaman sodara. Kata 'rohku' yang dimaksudkan oleh Stefanus itu adalah jiwanya sendiri.... bukan roh yang berasal dari Allah. (masa roh yang dari ALLAH sendiri masih dimohonkan juga untuk diterima ALLAH?)
Roh manusia bukan Allah melainkan perangkat hidup yang diberikan Allah kepada manusia dan setelah manusia mati maka roh tersebut kembali kepada Allah.

Pengk.12:7 dan debu kembali menjadi tanah seperti semula dan roh kembali kepada Allah yang mengaruniakannya.

Roh dan jiwa manusia yang merupakan elemen non material semua berasal dari Allah dan kalau tidak ada berarti manusia itu sudah mati.

Dimana ada ajaran Alkitab bahwa roh manusia berasal dari jiwanya ???

Belajar lagi etimologi Alkitab baik baik agar tidak ngaco tidak karuan penafsirannya dan mengambil segala macam ayat yang tidak nyambung sama sekali.

Baca lagi semua penjelasan awal saya mengenai penggunaan kata kata roh,jiwa dan nyawa supaya tidak bertele tele terus komentar sodara !

Argumentasi sodara ngelantur kemana-mana!!
Fokus dengan penjelsan saya di atas.

Kalau sodara belum sanggup mengomentari penjelsan saya, lebih baik sodara belajar dulu yang benar.. jangan cepat-cepat ikut berdebat.


Omongan kosong yang tidak nyambung lagi dan tidak sanggup memberikan bukti atas teori sendiri !

Saya ulangi lagi pertanyaannya :

Dimana ada ajaran Alkitab bahwa roh manusia berasal dari jiwanya ???

Silahkan bertanggungjawab kalau bikin teori baru,jangan lari kesana kemari !


Quote
Quote from: alamak on Yesterday at 06:36:39 PM
Quote
Betul, hidup itu datangnya hanya dari ALLAH; Tetapi hidup yang dimaksud itu bukan hidup seperti layaknya binatang yang hidup, yang hanya dapat bergerak dan bernafas oleh karena ia bernyawa, melainkan hidup mulia seturut gambaran rupa ALLAH.
Tetapi mengatakan gambar Allah ada didalam nafas hidupnya sudah pasti teori ngaco karena tidak ada dukungan Alkitabnya !

Menurut sodara yang tidak mengerti Kitab Suci memang tidak ada ayatnya.


Komentar kosong lagi dan tidak bisa mempertahankan teori karangan sendiri !

Kembali kepada persoalan awal :

1.Alkitab mengajarkan sbb :

a.   Manusia tetap memiliki gambar Allah ( Kej.9:6)
b.   Diperbaharui menjadi gambar Kristus ( Roma 8:29)


Sodara mengatakan :

•   Gambar Allah hilang sewaktu manusia berdosa tanpa ayat dukungan


2.Alkitab mengajarkan :

•   Manusia diciptakan menurut gambar Allah tanpa menjelaskan dimana lokasinya (Kej.1:26).


Sodara mengatakan :

•   Gambar Allah ada didalam nafas hidup tanpa ayat dukungan yg jelas


Kesimpulan :

   Teori sodara mengenai gambar Allah adalah antibiblical alias sesat.



Ecclesia Semper Reformanda Est
January 13, 2012, 05:23:27 PM
Reply #504
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 713
  • Denominasi: Protestan
sizxbn


Quote
Quote from: alamak on Yesterday at 06:36:39 PM
Quote
ROH KUDUS adalah roh yang menjadikan manusia hidup seturut gambar dan rupa ALLAH.

Nafas hidup adalah nafas yang menghidupkan manusia (Kej.2:7) dimana kalau tidak ada lagi berarti manusia sudah tidak bernafas lagi alias mati.

Tetap saya istilah nafas hidup sama sekali tidak identik dengan ROH KUDUS melainkan hanya teori karangan sodara saja.

Apalagi mengkaitkan ‘darah’ yang jelas hanya materi dengan pengertian ROH KUDUS yang bersifat ROH itu,sudah pasti ngaco total.

Sodara masih perlu banyak belajar mengenai nafas, jiwa dan nyawa kalau tidak mau kepentok-pentok sendiri.



Komentar kosong lagi yang tidak nyambung tanpa sanggup mempertahankan teori bikinan sendiri.

Kembali kepada persoalan awal :

ROH KUDUS

Alkitab mengajarkan bahwa :

1.   ROH KUDUS adalah Allah (replay 361) dengan 26 ayat yang tidak mampu sdr bantah.
2.   ROH KUDUS adalah pribadi (replay 469 dengan bukti 16 aktivitas pribadi)


Sodara mengatakan :

•   ROH KUDUS adalah nafas hidup tanpa dukungan ayat yang relevan


Alkitab mengajarkan bahwa :

•   Nama yang dipakai untyuk ROH KUDUS didalam PL adalah Ruakh Adonai ; Ruah Qadesow ; Ruakh ELOHIM.
•   Nama ROH KUDUS didalam PB adalah “hagiou pneumatos”


Sodara mengatakan :

•   ROH KUDUS adalah nishmat hayyim yaitu nafas hidup


Alkitab mengajarkan bahwa :

•   ROH KUDUS bekerja didalam diri manusia (1 Kor.3:16; 6:19;2 Kor.1:22 ; Mat.10:20 ; Roma 8:11)


Sodara mengatakan :

•   ROH KUDUS bekerja diluar diri manusia.



Kesimpulan :

•   Teori sodara mengenai ROH KUDUS adalah antibiblical alias sesat.


Quote
Quote from: alamak on Yesterday at 06:36:39 PM
Quote
Nyawa ada didalam darah berarti kalau tidak ada darah manusia itu memang sudah pasti mati alias tidak bernyawa lagi.

Begitu saja kok repot banget menafsirkannya.
Tetapi nafas ya tetap nafas artinya dan sama sekali tidak sama dengan ROH KUDUS,wong istilahnya saja berbeda total tapi sodara putar belit maknanya.

Selamat ber Pantheisme ria bung !

Nyawa itu bermakna: HIDUP!! (bukan nyawa ada di dalam darah  )
Dengan mempunyai Nyawa artinya mempunyai darah dan mempunyai nafas (bernafas), tetapi belum tentu mempunyai nišmaṯ ḥayyîm atau ROH KUDUS.


Nafas hidup (nishmat hayyim) yang immaterial sama sekali tidak sama dengan darah (dam) yang bersifat material.

Memang kelemahan sodara sejak awal kerjanya hanya mempersamakan apa yang tidak sama misalnya anak manusia dianggap sama dengan anak tangga,anak panah dsb.

Nafas hidup disamakan dengan ROH KUDUS,Yesus,kuasa dll.

Kemampuan sodara memang masih sangat cetek mengenai hermeneutik karena selama ini hanya belajar pantheisme doang tapi sudah berani mengkritik Kekristenan !




Ecclesia Semper Reformanda Est
January 13, 2012, 05:23:58 PM
Reply #505
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 713
  • Denominasi: Protestan
sizxbn

Quote
Quote from: alamak on Yesterday at 06:36:59 PM

Mat. 1:20   Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari ROH KUDUS.
Baca lagi berulang ulang dan jangan bosan kitab Kej.2:7 bahwa nafas hidup itu adalah perangkat kehidupan yang diberikan kepada manusia sehingga ia menjadi mahluk hidup.
Sama sekali tidak ada sedikitpun ajaran Alkitab mengatakan nafas hidup (impersonal) adalah ROH KUDUS dan YESUS KRISTUS yang bersifat personal (pribadi).
Semua ini hanya karangan sodara saja yang hobinya cuman membuat teori baru yang Pantheistis dan comot comot ayat Alkitab untuk mendukungnya.
Silahkan buktikan dari postingan saya sebelumnya bahwa ROH KUDUS itu bukan Allah dan juga bukan bersifat pribadi !
Sampai sekarang sodara tidak mampu membuktikan kesalahan ajaran Alkitab bahwa ROH KUDUS adalah Allah yang berpribadi.

ROH KUDUS memang BUKAN ALLAH.
ROH KUDUS adalah nišmaṯ ḥayyîm (ROH KUDUS) yang pernah dihembuskan ALLAH atau di-naphach-kan ALLAH kepada manusia saja. Sebenarnya tidak perlu ayat tertulis untuk memahami pengertian itu jika sodara tidak  didoktrin dengan ajaran Tritunggal.


Jadi sodara mengaku sekarang bahwa tidak pernah ada ayat yang mendukung teori mu yang memang terbukti hanya karanganmu yang subyektif saja.

Kalau ROH KUDUS bukan Allah mengapa Alkitab mengatakan sbb :

•  1. Adalah Allah. Kel 17:7; Ibr 3:7-9; Bil 12:6; 2Pet 1:21

•  2. Adalah Tuhan semesta alam. Yes 6:3,8-10; Kis 28:25

•  3. Adalah Tuhan yang Mahatinggi. Mazm 78:17,21; Kis 7:51

•  4. Memohon kepada-Nya seperti kepada Tuhan. Luk 2:26-29; Kis 4:23,25; 1:16,20

•  5. Disebut Allah. Kis 5:3,4

•  6. Bersama Bapa dan Anak dalam baptisan. Mat 28:19

•  7. Kekal. Ibr 9:14

•  8. Hadir di mana-mana. Mazm 139:7-13

•  9. Mahatahu. 1Kor 2:10

•  10. Mahakuasa. Luk 1:35; Rom 15:19

•  11. Roh kemuliaan dan Roh Allah. 1Pet 4:14

•  12. Pencipta. Kej 1:26,27; Ayub 33:4

•  13. Sama dan satu dengan Allah. Mat 28:19; 2Kor 13:13

•  14. Yang mengerjakan semuanya dalam semua orang. Dan 4:35; 1Kor 12:6,11

•  15. Yang mengadakan kelahiran baru. Yoh 3:5,6; 1Yoh 5:4

•  16. Membangkitkan KRISTUS dari kematian. Kis 2:24; 1Pet 3:18; Ibr 13:20; Rom 1:4

•  17. Mengilhamkan Firman Allah. 2Tim 3:16; 2Pet 1:21

•  18. Sumber hikmat. Yes 11:2; Yoh 16:13; 14:26; 1Kor 12:8

•  19. Sumber kuasa yang ajaib. Mat 12:28; Luk 11:20; Kis 19:11; Rom 15:19

•  20. Menentukan dan menyuruh hamba-hamba Tuhan. Kis 13:2,4; Mat 9:38; Kis 20:28

•  21. Menunjukkan ke mana Injil akan diberitakan. Kis 16:6,7,10

•  22. Tinggal di dalam orang-orang kudus. Yoh 14:17; 1Kor 14:25; 3:16; 6:19

•  23. Penghibur jemaat. Kis 9:31; 2Kor 1:3

•  24. Menyucikan jemaat. Yeh 37:28; Rom 15:16

•  25. Menjadi saksi. Ibr 10:15; 1Yoh 5:9

•  26. Menginsafkan akan dosa, kebenaran dan penghakiman. Yoh 16:8-11


Silahkan dibantah ayat terseburt satu persatu kalau sodara memang punya kemampuan !


Quote
Quote from: alamak on Yesterday at 06:36:59 PM
Quote
Ayat-ayat tersebut dengan jelas telah memperlihatkan kepada kita tentang rancangan ALLAH atas manusia yang dijadikan-Nya seturut gambar dan rupa ALLAH sehingga ia boleh berkuasa atas ciptaan-Nya yang lain; tetapi yang kemudian --gambar dan rupa ALLAH tersebut-- keluar dari manusia oleh karena dosa (Kej.6:3).

Sama sekali tidak ada istilah ‘tselem demut’ (gambar Allah) didalam ayat yang sodara kutip,berarti memang hobi sodara berdiskusi dengan comot comot ayat yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan teori karangan sodara sendiri.

Sodara sungguh-sungguh tidak mengerti Kitab Suci maupun Kuasa ALLAH. 


Kembali omongan kosong tidak nyambung alias tidak mampu mempertahankan teori bikinan sendiri !

Silahkan buktikan bahwa gambar Allah (tselem demut) ada didalam nafas manusia seperti teori mu itu !

Jangan cari jalan lari kemana mana,pertahankan saja teorimu kalau mampu !



Ecclesia Semper Reformanda Est
January 13, 2012, 05:24:13 PM
Reply #506
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 713
  • Denominasi: Protestan
sizxbn


Quote
Quote from: alamak on Yesterday at 06:36:59 PM
Quote
Jika sodara mengerti; Dapatkah sodara bertanya: "apakah gambar Allah bisa hilang atau tidak dari diri manusia yang masih hidup...???"

Komentar dan pertanyaan sodara di atas hanya membuktikan bahwa sodara tidak mengerti Kitab Suci maupun Kuasa ALLAH.
Kita tidak sedang membicarakan kuasa Allah disini bung tetapi masalah roh.

Sodara yang ngaco belo mengatakan gambar Allah bisa hilang karena ayat yg sodara kutip sama sekali tidak menggunakan istilah ‘tselem demut’ (gambar Allah),demikian juga ayat berikut ini sudah menghancu-rleburkan teori karangan sodara :

Kejadian 9:6 Siapa yang menumpahkan darah manusia, darahnya akan tertumpah oleh manusia, sebab Allah membuat manusia itu menurut gambar-Nya sendiri.

Jelas bahwa manusia yang hidup tetap memiliki gambar Allah didalam dirinya.

Satu lagi bukti bahwa sodara tidak menarik pelajaran dari dalam Alkitab (eksegesis) melainkan berusaha memasukkan teori karangan sodara dengan mencomot-comot ayat Alkitab untuk mendukungnya (eisegesis).

Membicarakan Kitab Suci tanpa mengikut-sertakan Kuasa ALLAH sama juga omong kosong.
Membicarakan tentang 'roh' manusia tanpa memahami Kuasa ALLAH adalah menipu diri.

Btw, Di mana ayatnya yang mengatakan bahwa gambar ALLAH tetap ada pada manusia yang berdosa?


Baca lagi pakai nalar yang sehat :

Kejadian 9:6 Siapa yang menumpahkan darah manusia, darahnya akan tertumpah oleh manusia, sebab Allah membuat manusia itu menurut gambar-Nya sendiri.

Jelas walaupun manusia masih berdosa tetap menyandang gambar Allah didalam dirinya.

Percuma sodara bawa ajaran pantheisme yang allahnya hanya energi alam semesta itu untuk mengkritik Kekristenan !

Allah bukan sekedar kuasa dan kuasa tidak menggambarkan seluruh keberadaan Allah bung !

Sodara sudah tidak sanggup lagi membantah akan kepalsuan ajaranmu yang mengatakan gambar Allah bisa hilang dari manusia !


Quote
Quote from: alamak on Yesterday at 06:37:14 PM

Apakah kalau nišmaṯ ḥayyîm meninggalkan tubuh manusia maka manusianya mati (secara fisik)? jawabannya:Tidak.
Sebab sesuai dengan pengertian jiwa dalam bahasa Ibrani, ‘nephesh’ : living being (with life in the blood) masih ada  dalam manusia; Sehingga, sekalipun nishmat hayyim meninggalkan tubuh manusia, manusianya akan tetap hidup.
Baca lagi kej.2:7 dimana nafas hidup itulah yang membuat manusia menjadi mahluk yang hidup.

Kalau nafas hidup diambil maka manusia bukan manusia yang hidup lagi alias darahnyapun sudah beku semua karena tidak ada nafas yang menghidupi lagi.

Kej. 35:18 Dan ketika ia hendak menghembuskan nafas -- sebab ia mati kemudian -- diberikannyalah nama Ben-oni kepada anak itu, tetapi ayahnya menamainya Benyamin

Baca diatas menghembuskan nafas berarti kematian.

Kej.2:7 berbicara mengenai REALISASI rancangan ALLAH menjadikan Adam segambar dengan Rupa-Nya; Tidak ada sangkut pautnya dengan manusia sebagai mahkluk hidup seturut gambar-Nya.
Mengenai manusia yang seturut Gambar-Nya terdapat dalam Kitab Kejadian pasal 1:27


Sama sekali tidak ada penjelasan Alkitab bahwa gambar Allah ada didalam nafas hidup manusia,melainkan hanya sodara kaitkan saja apa yang tidak ada dukungan ajaran Alkitabnya.

Ini bukti teori karangan sendiri dengan mencomot comot Alkitab secara tidak nyambung.
 

Quote
Darah tidak menjadi beku, jiwa tidak menjadi lenyap hanya oleh karena nafas hidup (nišmaṯ ḥayyîm atau ROH KUDUS) keluar dari pada manusia. Buktinya, banyak orang yang tidak percaya YESUS KRISTUS tetap hidup, mempunyai darah, mempunyai jiwa dan bernafas.

Menghembuskan nafas pada Kej. 35:18 mempunyai pengertian jiwanya ber-angkat; Bandingkan dengan terjemahan KJV: And it came to pass, as her soul was in departing,... bukan menghembuskan nišmaṯ ḥayyîm.


Kitab Kej.2:7 jelas menyatakan karena nafas hidup lah makanya mahluk itu disebut hidup,jadi kalau nafas hidup tidak ada lagi berarti mahluk itu tidak hidup namanya alias mati.

Namanya saja nafas hidup,sudah pasti berkaitan dengan pemberian hidup oleh Allah bung.

Kalau manusia tidak bernafas lagi apakah sodara menganggapnya hidup ?

Silahkan less bahasa Indonesia yang baik lagi baru kasi komentar.



Ecclesia Semper Reformanda Est
January 13, 2012, 05:24:31 PM
Reply #507
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 713
  • Denominasi: Protestan
sizxbn


Quote
Quote from: alamak on Yesterday at 06:37:14 PM
Quote
Manusia tidak akan mati (secara fisik) sekalipun rohnya meninggalkan tubuhnya (baca penjelasan saya di atas).
Kata mengambil 'roh' mereka dalam Mzm. 104:29 di atas mempunyai arti mengambil nyawa mereka, bukan mengambil nišmaṯ ḥayyîm mereka.

Kalau sodara baca Mzm. 104 secara menyeluruh maka akan sodara akan mengetahui bahwa yang dimaksud mereka di sana adalah binatang.
Bagaimana mungkin ALLAH mengambil nišmaṯ ḥayyîm-Nya kepada binatang? pernahkan ALLAH menghembuskan nišmaṯ ḥayyîm-Nya kepada binatang?
Yehezkiel berbicara kepada bangsa Israel,apakah mereka manusia atau binatang bung ?
Sodara mengatakan mengambil nyawa tetapi manusia tidak mati ???
Apakah sodara pakai logika tidak  ?
Baca lagi berulang ulang Kej.2:7 dan camkan baik baik artinya.

Jadi teori karangan sodara yang mengatakan rohani manusia sudah tidak ada karena dosa lagi lagi hanyalah omong kosong doang.

Sodara sungguh tidak fokus dengan ayat yang sodara kutip sendiri.
Saya mengomentari konteks Mzm. 104 yang sodara kutip; Tetapi sodara nyeliwer ke Yehezkiel? 

Mengenai nyawa, jiwa dan nafas; sodara masih perlu belajar banyak.


Saya sudah belajar banyak dari  banyaknya kengawuran yang sudah sodara bikin sendiri !

Sodara yang sudah berantakan pemahamannya dengan mengatakan bahwa kalau roh manusia keluar dari tubuhnya dia tidak mati.

Baca lagi Alkitab cermat cermat :

Lukas 8:55 Maka kembalilah roh anak itu dan seketika itu juga ia bangkit berdiri. Lalu Yesus menyuruh mereka memberi anak itu makan.

Sebelumnya anak itu sudah mati karena rohnya keluar darti tubuhnya tetapi dengan mujizat Yesus mengembalikan rohnya yang tadinya sudah keluar tsb sehingga anak tsb hidup lagi.

Camkan lagi baik baik ayat dibawah ini dan pakailah akal sehat :

Mazmur 104:29 Apabila Engkau menyembunyikan wajah-Mu, mereka terkejut; apabila Engkau mengambil roh mereka, mereka mati binasa dan kembali menjadi debu

Mengatakan nafas hidup keluar tetapi manusia masih hidup adalah absurb !

Yeh. 37:9 Maka firman-Nya kepadaku: "Bernubuatlah kepada nafas hidup itu, bernubuatlah, hai anak manusia, dan katakanlah kepada nafas hidup itu: Beginilah Firman Tuhan ALLAH: Hai nafas hidup, datanglah dari keempat penjuru angin, dan berembuslah ke dalam orang-orang yang terbunuh ini, supaya mereka hidup kembali.


Quote
Quote from: alamak on Yesterday at 06:37:28 PM

Apa maksudnya mati rohani?
Apakah rohnya masih ada di dalam manusia, sehingga rohnya dapat diperbaharui.... begitu?
Yang namanya mati ya mati tidak ada lagi.... kok masih diputer-puter pengertiannya?

Baca dan cermati lagi baik baik replay saya # 230,236,293 dan 331 mengenai kematian rohani,dan terbukti sodara berargumentasi tidak pernah menyimak apa yang sudah dijelaskan,melainkan asal jawab terus sehingga kwalitas kemampuan diskusi sodara sangat rendah.

Jadi jelas bahwa sodara tidak mampu menyanggah pengajaran Alkitab bahwa roh manusia bisa diperbaharui karena teori roh meninggalkan tubuh dari sodara sudah ngaco belo melawan kebenaran Alkitab.

Silahkan bantah kebenaran Alkitab tersebut bukannya muter muter terus pertanyaannya !

Apa yang jelas dari pemahaman sodara itu?
Yang namanya mati ya mati, gak ada lagi.... kok bisa diperbaharui? diperbaharui apanya, wong sudah tidak ada.


Sodara ternyata tidak pernah menyimak apa yang sudah dijelaskan,atau membaca tetapi bengong melulu !

Kelihatan sodara hanya bisanya debat kusir tanpa mempunyai kwalitas berdebat sama sekali.

Baca baik baik lagi:

Efesus 2:1 Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu.
2:5 telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita -- oleh kasih karunia kamu diselamatkan --


Istilah mati disini menurut sodara apa sih kalau memang punya kemampuan menafsir secara berkwalitas ?

Paulus berbicara kepada orang yang hidup atau kepada orang mati disini ?

Sudah itu pakai juga akal sehat akan penjelasan dibawah ini :

Death is separation. A physical death is the separation of the soul from the body. Spiritual death, which is of greater significance, is the separation of the soul from God. In Genesis 2:17, God tells Adam that in the day he eats of the forbidden fruit he will “surely die.” Adam does fall, but his physical death does not occur immediately; God must have had another type of death in mind—spiritual death. This separation from God is exactly what we see in Genesis 3:8. When Adam and Eve heard the voice of the Lord, they “hid themselves from the presence of the LORD God.” The fellowship had been broken. They were spiritually dead.

Kalau nggak ngerti juga ya silahkan tidur sajalah !



Ecclesia Semper Reformanda Est
January 13, 2012, 05:24:54 PM
Reply #508
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 713
  • Denominasi: Protestan
sizxbn


Quote
Quote from: alamak on Yesterday at 06:37:28 PM
Quote
Roh yang dimaksudkan dalam Ef.4:22-23 itu bukan 'roh' seperti pemahaman sodara. Sodara tidak mengerti soal 'roh'. Roh yang dimaksud dalam PB itu adalah "INGATAN" atau "DAYA INGAT" manusia; Oleh sebab itu dikatakan dalam roh (ingatan) pikiranmu!!
Rasul Paulus mengatakan: bahwa di dalam akal budi ia melayani hukum-hukum ALLAH.
Itu artinya, di dalam pikirannya ia diperbaharui oleh ROH KUDUS.
Teori baru lagi supaya bisa melarikan diri dari kesalahan sendiri !
Sejak kapan pula Alkitab mengajarkan roh manusia hanyalah ingatan doang !
Kalau begitu yang sodara katakan roh manusia meninggalkan tubuhnya sewaktu berdosa berarti manusia tersebut hilang ingatan alias gila kalau berdosa ???

Betapa kontradiksinya dan kacau balaunya pikiran sodara !

Teori baru atau teori lama yang baru sodara dengar?

Ya, benar.... sesungguhnya semua orang telah kehilangan ingatannya akan kebenaran ketika nišmaṯ ḥayyîm atau ROH KUDUS meninggalkan dirinya. Tetapi karena kasih ALLAH, oleh YESUS KRISTUS telah diberikan kembali nišmaṯ ḥayyîm atau ROH KUDUS untuk mengingatkannya kembali akan kebenaran-Nya.

Yoh. 14:26   tetapi Penghibur, yaitu ROH KUDUS, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.


Kelihatan sudah kontradiksi sodara disini yaitu dengan mengutip ayat yang menjelaskan bahwa ROH KUDUS :

•   Mengajarkan

•   Mengingatkan

Jadi kalau mengatakan ROH KUDUS bukan pribadi melainkan hanya nafas doang seperti ajaran pantheismu itu adalah ajaran sesat didalam kekeristenan.

Bisakah nafas mengajar ?

Bisakah nafan mengingatkan ?

Roh manusia diidentikkan dengan ingatan adalah ajaran ngawur lagi karena kerjamu hanya mampu mempersamakan apa yang tidak sama bung !

Anak kecilpun ngerti bahwa roh dan ingatan itu sama sekali tidak identik.

Apakah anak manusia,anak panah,anak buah,anak tangga sama juga bung ?

Padahal masih pakai kata ‘anak’,sedangkan roh dan ingatan sama sekali berbeda istilahnya !


Quote
Quote from: alamak on Yesterday at 06:37:28 PM

Yang menulis itu adalah sumber Yahudi yang paling mengerti bahasanya ketimbang sodara yang butahuruf terhadap bahasa Ibrani.

Didalam keterangan mereka jelas bahwa nishmat dari asal kata ‘neshamah’ dalam konteks tertentu sama maknanya dengan ‘ruwahc’ yaitu nafas kehidupan yang ada didalam segala mahluk hidup.

Hanya sodara saja yang menganggap nafas hidup adalah ROH KUDUS makanya ngaco melulu penafsiran sodara.

Sodara dari awal tidak pernah menyimak penjelasan saya bahwa unsur immaterial dari manusia seperti roh,jiwa,nafas didalam konteks tertentu memiliki kesamaan arti.

Silahkan sodara dalami lagi lexicon yang saya pernah berikan mengenai istilah neshamah,ruwach,dan nephesh.

Jangan berkomentar kosong... jika orang Yahudi mengerti bahasanya sendiri, mereka tidak akan menyalibkan YESUS KRISTUS; Sebab Kitab Suci-nya (Taurat) sudah menuliskan tentang YESUS; Tapi kenapa mereka tetap menyalibkan YESUS?

Sodara sungguh-sungguh salah dalam memahami siapa YESUS KRISTUS, siapa ROH KUDUS (nišmaṯ ḥayyîm); Tapi sudah banyak berteori.... tambah ngaco bung!!


Komentar ambruadul lagi !

Orang Yahudi paling mengerti bahasa ibunya bukan seperti sodara yang buta huruf Ibrani tapi berlagak ngerti.

Yang berbeda adalah konsep Mesias mereka berbeda dengan yang menurut Alkitab persis seperti konsep pantheistikmu mengenai dirinya Allah yang sama ngaconya.

Alkitab mengajarkan bahwa :

1.   Yesus adalah Allah yang kekal (Yoh.1:1-2)
2.   Yesus adalah Pencipta (Yoh.1:3)
3.   Yesus inkarnasi menjadi manusia (Yoh.1:14)
4.   Yesus disebut ‘Logos’ didalam PB
5.   Yesus adalah Mesias yang dinubuatkan didalam PL


Sodara mengatakan :

1.   Yesus adalah nafas hidup (nishmat hayyim),tanpa dukungan ayat yg benar
2.   Yesus sudah ada didalam diri Adam tanpa dukungan ayatnya


Kesimpulan :

•   Teori sodara mengenai Yesus Kristus adalah antibiblical alias sesat.




Ecclesia Semper Reformanda Est
January 13, 2012, 05:25:18 PM
Reply #509
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 713
  • Denominasi: Protestan
sizxbn


Quote
Quote from: alamak on Yesterday at 06:37:42 PM

Sodara mengatakan manusia memiliki freewill,sekarang apa definisi freewill sodara itu dan mana ayat Alkitabnya ?

Baca Kitab Kej. 2: 16-17.

Setelah ALLAH menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya (Kej.2:7) ALLAH memberikan freewill kepada manusia.

Kej. 2:16   Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: "Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas,
Kej. 2:17   tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati."


Kelihatan sekali sodara tidak ngerti apa itu freewill !

Baca baik baik Kej.2:17 yang saya bold merah !

Mungkinkah ada freewill kalau manusia dibatasi oleh larangan Tuhan ?

Bisakah manusia berbuat seenaknya melanggar hukum Tuhan ?

Adakah istilah bebas kalau ada persyaratan yang harus dipatuhi ?

Bebas makan asal……,berarti kebebasanmu terbatas tidak freewill.

Istilah kehendak yang bebas itu tidak pernah ada didalam Alkitab.

Jadi konsep freewillmu hanya mimpi disiang bolong doang bung !


Quote
Quote from: alamak on Yesterday at 06:37:42 PM


Yang dihembuskan hanyalah nafas hidup (nishmat hayyim), jadi jelas sodara hanya memaslkukan ayat Alkitab saja dan memutarbelitkan penafsirannya secara sembrono.

Sodara sudah dibutakan oleh indoktrinasi organisasi agama sdr.

Jelas-jelas Kitab Suci mengatakannya demikian, jelas-jelas juga sodara menyangkalnya.

Baik nišmaṯ ḥayyîm maupun ROH KUDUS hanyalah menyangkut penyebutannya dalam kata-kata, tetapi yang terpenting adalah pemaknaan atau pengertiannya yang benar.
Jika sodara memisah-misahkannya pengertiannya berdasarkan perbedaan penyebutannya dalam kata-kata, maka sesungguhnya sodara miskin dalam makna atau pengertiannya yang benar.
Nišmaṯ ḥayyîm adalah penyebutan ROH KUDUS dalam PL; yang mana nišmaṯ ḥayyîm ini berasal dari hembusan (naphach) ALLAH; Sama seperti ROH KUDUS yang juga datang dari hembusan (naphach) ALLAH.

Fyi, saya tidak beragama seperti sodara, jadi bagaimana mungkin saya bisa dibutakan oleh doktrin agama? Sodaralah sesungguhnya yang telah dibutakan oleh doktrin agama sodara karena sodara beragama


Kalau tidak beragama bukan berarti tidak memiliki benih agama didalam dirimu bung !

Dirimu atau logikamu atau wawasan berpikirmu atau presaposisimulah yang menjadi agamamu karena itulah yang ultimate bagimu !

Memang mereka yang tidak menganut agama Nasrani sudah umum pola pikirnya bersifat phanteistik duniawi karena mereka tidak mungkin memahami hal hal rohani Kekristenan.

Jadi sinyalemen saya memang tidak meleset karena konsep allahmu hanyalah roh alam semesta atau energi semesta alam yang bukan bersifat pribadi melainkan benda mati.

Dan didalam Kekristenan mereka yang tidak mendapat karunia pencerahan dari ROH KUDUS tidak mungkin memahami Firman Allah karena itu hanya mampu dicerna oleh iman bukan hanya sekedar logika manusia yang sangat terbatas itu.

I Korintus 2:14 Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani.

Pemaknaan ROH KUDUS sodarapun sangat kacau karena hanya menyimpulkan sendiri saja tanpa mampu melihat etimologi penggunaan istilah yang berbeda sekali satu sama lain.

Teorimu yang pantheistik itu yang bikin kacau karena tidak bisa membedakan pribadi Allah dengan sifat sifat-Nya.

Kalau sodara sifatnya pemarah tidak berarti bahwa pemarah itu adalah diri sodara sepenuhnya karena sodara lebih dari hanya makna pemarah itu.

Demikian juga dengan Tuhan !

Tuhan bukan hanya direpresentasikan oleh salah satu sifat-Nya saja tetapi Ia jauh lebih besar dari itu dan tidak ada kata kata yang cukup untuk mengukur secara sempurna seluruh kebesaran Tuhan.




Ecclesia Semper Reformanda Est
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)