Author Topic: Mengapa Pendeta Tidak Memiliki Kuasa Muzizat?  (Read 8202 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

January 27, 2012, 02:19:36 PM
Reply #50
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 435
  • Gender: Male
  • Caring & Sharing
    • Koleksi Video Background Untuk Easyworship
  • Denominasi: Kharismatik
Menurut aku meski sudah melihat mujizat belum tentu orang percaya Yesus.
Yang terpenting adalah orang percaya menjadi teladan.
Video Background Easyworship
http://dit-videobackground.blogspot.com/
January 27, 2012, 05:50:30 PM
Reply #51
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1794
  • Gender: Male
  • Denominasi: Lutheran
mujizat pendeta bg saya adalah :

buku2 rohani yang tidak menyesatkan
tulisan2 rohani yang meneguhkan iman
pemikiran2 yang brilian untuk mengatasi problem hidup zaman ini
kotbah2 yang membangun iman jemaat
perhatian yang tulus kepada orang2
cara hidup yang menjadi teladan

Peace   :happy0064: :happy0064: :happy0064:
"the possibility of error does not necessitate the probability of error"
January 27, 2012, 07:27:17 PM
Reply #52
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 6955
  • Gender: Male
  • Denominasi: Back to Bible
mujizat pendeta bg saya adalah :

buku2 rohani yang tidak menyesatkan
tulisan2 rohani yang meneguhkan iman
pemikiran2 yang brilian untuk mengatasi problem hidup zaman ini
kotbah2 yang membangun iman jemaat
perhatian yang tulus kepada orang2
cara hidup yang menjadi teladan

Peace   :happy0064: :happy0064: :happy0064:
Amien Bro CalvinFabian,
mengapa mujizat semakin langka? karena lebih banyak org yg menjadi penonton dan tdk mendukung ke arah terjadinya mujizat.

Seorg teman pernah berkisah, bahwa ketika dia pulang dari misinya di Kalimantan, perahu ketinting yg ditumpanginya membentur balok kayu yg hanyut. Semua penumpang tumpah ke air, dia nyaris tenggelam tetapi kemudian dia berpegang pd box speaker yg hanyut dekatnya, dia selamat, tetapi seorg rekannya meninggal.

Waktu ditanya apakah dia kapok dgn pengalaman yg mengerikan itu? jawabannya sungguh mengejutkan : minggu depan saya mau ke Papua katanya dgn wajah berseri2, ketika dicecar apa yg membuat anda begitu bersemangat? jawabnya aku melihat banyak mujizat terjadi, Tuhan memakai siapa saja yg berdoa di sana, dan mujizat terjadi dgn mudahnya.

Mengapa mijizat mudah terjadi di tempat2 terpencil? salah satu alasannya mereka berserah dan berharap penuh pada kuasa Tuhan, bukan hanya menjadi penonton, mereka tdk bisa berharap pd sarana pengobatan yg memang sangat minim.
Jadi yg salah bukan pd yg berdoa/Pendeta, tapi lebih pada yg di doakan gak percaya (minta bukti dulu baru percaya), teman saya yg bermisi ke kalimantan itu sama sekali bkn Pendeta dan dia masih sangat muda.
GBU all
Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami . . .  tetapi seandainya tidak, . . . kami tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu." - Daniel 3:17-18
January 27, 2012, 07:33:46 PM
Reply #53
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1794
  • Gender: Male
  • Denominasi: Lutheran
Amien Bro CalvinFabian,
mengapa mujizat semakin langka? karena lebih banyak org yg menjadi penonton dan tdk mendukung ke arah terjadinya mujizat.

Seorg teman pernah berkisah, bahwa ketika dia pulang dari misinya di Kalimantan, perahu ketinting yg ditumpanginya membentur balok kayu yg hanyut. Semua penumpang tumpah ke air, dia nyaris tenggelam tetapi kemudian dia berpegang pd box speaker yg hanyut dekatnya, dia selamat, tetapi seorg rekannya meninggal.

Waktu ditanya apakah dia kapok dgn pengalaman yg mengerikan itu? jawabannya sungguh mengejutkan : minggu depan saya mau ke Papua katanya dgn wajah berseri2, ketika dicecar apa yg membuat anda begitu bersemangat? jawabnya aku melihat banyak mujizat terjadi, Tuhan memakai siapa saja yg berdoa di sana, dan mujizat terjadi dgn mudahnya.

Mengapa mijizat mudah terjadi di tempat2 terpencil? salah satu alasannya mereka berserah dan berharap penuh pada kuasa Tuhan, bukan hanya menjadi penonton, mereka tdk bisa berharap pd sarana pengobatan yg memang sangat minim.
Jadi yg salah bukan pd yg berdoa/Pendeta, tapi lebih pada yg di doakan gak percaya (minta bukti dulu baru percaya), teman saya yg bermisi ke kalimantan itu sama sekali bkn Pendeta dan dia masih sangat muda.
GBU all

iya bro Pa_ul,, lagian kita biasanya berpikiran mukjizat2 yang bizarre, sakit kanker stadium 10 udah 20 tahun tiba2 sembuh baru di sebut mukjizat, kuasa Tuhan, Tuhan sayang saya, dll,, yang kecil2 dan sederhana malah di abaikan,,,
"the possibility of error does not necessitate the probability of error"
January 27, 2012, 07:59:47 PM
Reply #54
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 6955
  • Gender: Male
  • Denominasi: Back to Bible
iya bro Pa_ul,, lagian kita biasanya berpikiran mukjizat2 yang bizarre, sakit kanker stadium 10 udah 20 tahun tiba2 sembuh baru di sebut mukjizat, kuasa Tuhan, Tuhan sayang saya, dll,, yang kecil2 dan sederhana malah di abaikan,,,
Sebetulnya ada satu mujizat yg luar biasa, tapi org tdk pernah mau memberikan kesakisan di depan umum, karena rasanya malu2 in, ini kasusnya:

Ketika seseorg yg misalnya sakit berat, sdh berdoa, sdh di tumpangi tangan, sdh berpuasa tapi gak sembuh2 (krn mungkin jawaban Tuhan spt kpd R.Paulus : II Korintus  12:9 Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku.), org sakit ini tetap tegar, imannya tdk terguncang bahkan dia begitu siap utk mengahdapi segala kemungkinan terburuk terjadi.

Orang2 disekeliling cenderung menghakimi: yg doa-in gak punya karunia sih, yg di doa- in gak punya iman sih dsb.

Padahal mujizat besar sudah terjadi : orang sakit ini tetap memiliki iman yg kuat kpd Tuhan Yesus, mujizat ini terjadi karena org ini tetap berserah kpd Tuhan utk segala yg Tuhan ijinkan terjadi walaupun tdk sesuai dgn keinginannya, dan Tuhan menguatkan dia, luar biasa, mujizat yg sangat sering terlewatkan krn dianggap bkn mujizat, dan org malu utk menyampaikan ini sbg kesaksian.

Bukankah akan sangat sulit sekali utk percaya kepada Tuhan pd saat penderitaan mendera? kalau kita tetap dpt berdiri tegap ketika semua itu terjadi berarti mujizat besar telah terjadi, Tuhan memberikan kekuatan yg luar biasa shg kita sanggup berdiri teguh d atas Firman-Nya.
GBU all.
Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami . . .  tetapi seandainya tidak, . . . kami tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu." - Daniel 3:17-18
February 01, 2012, 11:49:32 AM
Reply #55
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1845
iya bro Pa_ul,, lagian kita biasanya berpikiran mukjizat2 yang bizarre, sakit kanker stadium 10 udah 20 tahun tiba2 sembuh baru di sebut mukjizat, kuasa Tuhan, Tuhan sayang saya, dll,, yang kecil2 dan sederhana malah di abaikan,,,

Ya, kalau yang spektakuler ,melawan kebiasaan alam itu baru yang namanya mujizat.
kalau cuma pilek bisa sembuh itu sih bukan mujizat, sebab babmnyak orangpun bisa sembuh sendiri pileknya tanpa doa atau tanpa minum obat sekalipun , itu adalah daya alami tubuh melawan penyakit.
kalaupun tuhan turut dilibatkan itu bukan mujizat tetapi bolehlah  dikatakan Tuhan Turut bekerja dalam kesembuhan pilek itu

Tuhan yesus memberkati
Han
TIDAK SEMUA ISI ALKITAB ADALAH FIRMAN ALLAH DAN TIDAK SEMUA FIRMAN ALLAH TERTULIS DALAM ALKITAB
February 01, 2012, 04:06:00 PM
Reply #56
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1794
  • Gender: Male
  • Denominasi: Lutheran
Ya, kalau yang spektakuler ,melawan kebiasaan alam itu baru yang namanya mujizat.
kalau cuma pilek bisa sembuh itu sih bukan mujizat, sebab babmnyak orangpun bisa sembuh sendiri pileknya tanpa doa atau tanpa minum obat sekalipun , itu adalah daya alami tubuh melawan penyakit.
kalaupun tuhan turut dilibatkan itu bukan mujizat tetapi bolehlah  dikatakan Tuhan Turut bekerja dalam kesembuhan pilek itu

Tuhan YESUS memberkati
Han

iya om Han, Calvin menangkap maksudx,
sy pun tdk antipati terhadap mujizat2 yang terjadi di Gereja, namun tanpa mengurangi rasa hormat kepada pendeta2 yang tidak berkecimpung dalam hal2 mujizat yang dimaksudkan.

Salam Damai,,
"the possibility of error does not necessitate the probability of error"
February 03, 2012, 01:54:20 AM
Reply #57
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 219
  • Denominasi: protestan
menurut saya, rasanya terlalu naif kalau mempertanyakan hal tersebut

apakah pastor/pendeta yang selalu melakukan mujizat penyembuhan, dsb; lebih baik dari pendeta yang tidak melakukannya?

kuasa melakukan mujizat, misal penyembuhan, adalah satu dari karunia Roh, dan tidak semua karunia itu sama

Quote
Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh.
Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan.
Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang.
Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama.
Sebab kepada yang seorang Roh memberikan karunia untuk berkata-kata dengan hikmat, dan kepada yang lain Roh yang sama memberikan karunia berkata-kata dengan pengetahuan.
Kepada yang seorang Roh yang sama memberikan iman, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menyembuhkan.
Kepada yang seorang Roh memberikan kuasa untuk mengadakan mujizat, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk bernubuat, dan kepada yang lain lagi Ia memberikan karunia untuk membedakan bermacam-macam roh. Kepada yang seorang Ia memberikan karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menafsirkan bahasa roh itu.
Tetapi semuanya ini dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yang memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya.
(I Korintus 12:4-11)
Karunia itu diberikan sesuai kehendak-Nya, jadi seyogyanya kita tidak mempertanyakan atau membanding-bandingkan karunia, karena itu akan menjadi pintu bagi kecongkakan, tinggi hati dan akhirnya berbuah dosa.

Saya tidak akan menghakimi tentang tren misa atau kebaktian akbar penyembuhan atau KKR penyembuhan, dsb -- namun perlu diingat esensinya, apakah memang pelayanan itu menjaring jiwa-jiwa yang haus dan lapar akan kebenaran?
Ataukah hanya menjaring jiwa-jiwa yang haus dan lapar akan mujizat dan hanya memuaskan keinginan semu saja akan keajaiban?

Mungkin referensi ini bisa mengingatkan kita, bahwa Yesus pun mengalami trend massa pengikut yang demikian : lima ribu orang mengikuti Dia karena mujizat-mujizat yang dilakukan-Nya, bahkan rela menyeberang danau Galilea untuk menyusul-Nya, namun Dia tidak tertipu oleh massa pengikut yang demikian (ref. Yohanes 6:1-71)
Apakah para pastor dan pendeta yang melaksanakan KKR dan demonstrasi penyembuhan serta mujizat lain, siap untuk menyaring jemaat yang menjadi massa pengikutnya dan mengalami hal ini :
Quote
Mulai dari waktu itu banyak murid-murid-Nya mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Dia.
(Yohanes 6:66)

Untuk para umat Kristen dari berbagai aliran, dapat dipahami keinginan untuk melihat kuasa yang dinyatakan dengan mujizat, namun perlu diingat mujizat bukan hanya eksklusif milik orang yang percaya kepada Allah dan Yesus Kristus melalui karunia ROH KUDUS, namun juga milik para mesias dan nabi palsu :
Quote
Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.
(Matius 24:24)

Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia.
(I Yohanes 4:1)
wewwww.......jangan sampai kita tanpa sadar termasuk golongan dari yang disebutkan dalam ayat Matius di atas atau pun massa pengikut Yesus yang akhirnya undur diri ketika ternyata Yesus tidak sesuai dengan harapan kita, seperti yang terlihat dalam contoh di atas (ref. Yoh 6:1-71)

Dan saya juga mendengar berbagai kisah kesaksian, kesembuhan yang tidak melalui demonstrasi "one man show" di gereja-gereja atau di event2 KKR, yakni kesembuhan yang dialami setelah didoakan dan ditumpang tangan oleh para penatua dan majelis gereja, termasuk sang pendeta -- jadi mujizat itu janganlah dipersempit ruangnya hanya kepada individu pastor dan pendeta, dan juga janganlah dipersempit hanya dilakukan atau melalui satu orang yang beraksi dengan penuh kuasa.

Ini hanya pendapat saya saja, jika ada yang gak berkenan mohon maaf yaa  :)



February 03, 2012, 07:56:02 AM
Reply #58
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 23
JIka kita perhatikan bahwa Rasul Paulus dan murid-murid Tuhan YESUS memiliki kuasa muzizat dari Tuhan YESUS.
Bahkan barang-barang Rasul Paulus dan Jubah Tuhan YESUS memiliki kuasa muzizat kesembuhan.

Banyak zaman sekarang ini para ahli teologia yang menjadi pendeta, bahkan mereka ada yang s3 teologia.
Mereka belajar bertahun-tahun tentang Alkitab dan mengajarkan tentang Alkitab kepada banyak Alkitab

Pertanyaannya :
1. Mengapa banyak pendeta tidak memiliki kuasa Tuhan YESUS?
2. Mengapa banyak pendeta hanya menyuruh umat yang mereka layani untuk beriman dan berdoa supaya
    mengalami kesembuhan? sedangkan Tuhan YESUS menjanjikan kuasa dan barang milik Rasul Paulus
    mengandung kuasa kesembuhan.
3. Mengapa banyak pendeta tidak mengalami babtisan ROH KUDUS?
4. Ada Apa dengan para pendeta sekarang ini?

dalam buku URAPAN karya BEnny Hinn,semua sudah dijelaskan secara lengkap,
urapan mengikuti HADIRAT,jika seorang px HADIRAT maka urapan akan ikut jg,Mujizat/kuasa/urapan berasal dari HADIRAT ALLAH.
dan salah satu syarat penting untuk mendapatkan/berlama" dalam HADIRAT ALLAH adalah dengan membayar hargax,hargax adalah kematian terhadap diri sendiri/menyangkal diri sendiri setiap hari ( 1kor 15:31; lukas 9:23 )
tp kita tidak bs menyalahkan pendeta kalo tidak ada HADIRAT ALLAH dalam hidupx,dengan menyalahkan pendeta artinya kita bs jg menyalahkan Tuhan,knp Tuhan mesti angkat orang itu jadi pendeta,
baik jemaat,hamba Tuhan,penginji,pendeta asal mau membayar hargax,maka tiada yang mustahil bagi org percaya (markus 9:23)
February 07, 2012, 09:09:27 PM
Reply #59
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 29
  • Gender: Male
  • Seorang hamba tetaplah seorang hamba...
  • Denominasi: Pentakosta
Urapan ngga bisa dibeli dengan pengetahuan ttg Tuhan atopun kemegahan gereja...
Urapan hanya bisa dari pengenalan akan Tuhan, karena kita mengenal dan intim dengan RohNya...

dan sebenernya kuasa penyembuhan yg sering terjadi di gereja bukanlah krena pendeta itu seakan2 dikasi tongkat untuk menyembuhkan, dan yg disentuh sembuh... bukan sama skali bukan bgitu...

Hanya pribadi yg punya hubungan intim dgn Tuhan yg bisa mendatangkan "hadirat-Nya"
dan kehadiranNya dgn segala kuasa itu yg bisa nyembuhin saat pendeta itu lg nyanyi untuk Tuhannya yg dia sayang... ato menceritakan ttg Tuhannya...

kuncinya hanya 1:
keintiman... hubungan dengan Tuhan melebihi dgn teman terbaikmu...
Haus dan lapar akan dia melebihi kita menginginkan udara...
(banyak orang mencari Tuhan tapi tidak haus dan lapar akan Dia, mencari Dia cmn krena kewajiban ato tuntutan pelayanan) keintiman dan Kuasa ROH KUDUS TIDAK HANYA untuk pelayan, tapi untuk siapapun yang menjawab ketukan lembut Dia di hati kita.
dan gw berani jamin Dia, my only Best Friend will show u Himself in all love u never imagine...
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)