Author Topic: Daftar Gereja di Indonesia yang tidak menerapkan per10an-wajib  (Read 22199 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

October 30, 2011, 05:04:16 AM
Reply #50
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 346
  • Gender: Male
  • Cetak pin @ cuma Rp1500
    • www.pesanpin.com
Kalau mengikuti contoh Para Rasul, mak bukan hanya 10% yang diberikan, melainkan SELURUH harta kita.

Kis 4:34    Sebab tidak ada seorangpun yang berkekurangan di antara mereka; karena semua orang yang mempunyai tanah atau rumah, menjual kepunyaannya itu, dan hasil penjualan itu mereka bawa

Kis 4:35    dan mereka letakkan di depan kaki rasul-rasul; lalu dibagi-bagikan kepada setiap orang sesuai dengan keperluannya.

 :azn:

Coba dicek bahasa aslinya. kalo ga salah kata menjual itu dalam bentuk participial. Kalo diindonesiakan mungkin menjadi "menjuali", maksudnya menjual berkali-kali. Jadi beda dengan komunisme, di mana orang menjual/menyerahkan  miliknya secara seluruhnya, dan menjadikannya milik bersama. Jemaat mula-mula berkali-kali menjual hartanya. Harta tersebut menjadi melimpah, karena misalnya saya jual mobil lalu memberikannya kepada para rasul, lalu bulan depan saya jual tanah rumah, eh panen anggur berhasil lalu saya bisa beli mobil dan tanah lagi. Lalu saya jual ternak, namun tambak udang panen berhasil, lalu jual ini itu dan seterusnya. Jadi bukan sekali jual lalu semua properti jadi milik bersama ala komunisme.

Para orang kaya pemilik rumah besar ini yg membiayai penginjilan. Rumah mereka ini yg menjadi ecclesia domestica, gereja rumahan, karena memang pada dasarnya rumah. Kalau jemaat menjual total smua hartanya, maka ga ada pemilik rumah. Yg ada pemilik bersama.
Pin 44mm, 58mm, 75mm
Gantungan Kunci, ID Card
October 30, 2011, 06:58:54 AM
Reply #51
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 175
  • Gender: Female
  • Denominasi: Pengikut Yesus
Ngasih persembahan persepuluhan aja itung2an n banyak mikir apalagi kalau ngasih seluruh hidupnya buat Tuhan?? ga tau dah,,  :char11:
Tp yang penting cara memberinya yg harus bener, memberi dengan rela n sukacita. Kalo ga rela ya mendingan ga usah ngasih.. :happy0025:
Menurut saya itu cuma salah satu wujud kalo qt mengasihi Tuhan n mendukung pelebaran pekerjaan Tuhan..  Jadi urusan ada pendeta atau pelayan Tuhan yg "nakal" (menggunakannya untuk kepentingan sendiri), itu urusan mereka sama Tuhan.. yahh tinggal didoakan aja n nunggu Tuhan yg berperkara.. :angel:
So, kalo ada yg tergerak ngasih perpuluhan, ga usah liat peraturan gereja, langsung kasih aja..  :afro:
Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia." (yohanes 14:23)
October 30, 2011, 09:24:30 AM
Reply #52
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9049
  • Gender: Male
  • Denominasi: Catholic
Coba dicek bahasa aslinya. kalo ga salah kata menjual itu dalam bentuk participial. Kalo diindonesiakan mungkin menjadi "menjuali", maksudnya menjual berkali-kali. Jadi beda dengan komunisme, di mana orang menjual/menyerahkan  miliknya secara seluruhnya, dan menjadikannya milik bersama. Jemaat mula-mula berkali-kali menjual hartanya. Harta tersebut menjadi melimpah, karena misalnya saya jual mobil lalu memberikannya kepada para rasul, lalu bulan depan saya jual tanah rumah, eh panen anggur berhasil lalu saya bisa beli mobil dan tanah lagi. Lalu saya jual ternak, namun tambak udang panen berhasil, lalu jual ini itu dan seterusnya. Jadi bukan sekali jual lalu semua properti jadi milik bersama ala komunisme.

Para orang kaya pemilik rumah besar ini yg membiayai penginjilan. Rumah mereka ini yg menjadi ecclesia domestica, gereja rumahan, karena memang pada dasarnya rumah. Kalau jemaat menjual total smua hartanya, maka ga ada pemilik rumah. Yg ada pemilik bersama.

Dari bahasa Yunani (bahasa awal PB)

Acts 4:34    oude gar endehV tiV uphrcen en autoiV osoi gar kthtoreV cwriwn h oikiwn uphrcon pwlounteV eferon taV timaV twn pipraskomenwn

Acts 4:35    kai etiqoun para touV podaV twn apostolwn diedidoto de ekastw kaqoti an tiV creian eicen

ke bahasa Latin :

Act 4:34    neque enim quisquam egens erat inter illos quotquot enim possessores agrorum aut domorum erant vendentes adferebant pretia eorum quae vendebant

Act 4:35    et ponebant ante pedes apostolorum dividebantur autem singulis prout cuique opus erat

ke bahasa Inggris :

Acts 4:34    For nether ony nedi man was among hem, for how manye euere weren possessouris of feeldis, ether of housis, thei seelden, and brouyten the pricis of tho thingis that thei seelden,

Acts 4:35    and leiden bifor the feet of the apostlis. And it was departid to ech, as it was nede to ech.


Jika, artinya menjuali, memang bisa seperti anda katakan, berarti menjual berulang ulang, bro. Tetapi apakah bisa juga diartikan menjual berulang ulang semua barang miliknya (sawah, ladang, rumah, perhiasan) ?

Syalom
Menghujat sangat mudah, terlebih lagi jika tanpa bukti.
Melakukan sebaik seperti yang dihujat, jauh lebih sulit.
October 30, 2011, 03:22:25 PM
Reply #53
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 346
  • Gender: Male
  • Cetak pin @ cuma Rp1500
    • www.pesanpin.com
Misalnya saya menjuali harta saya, maka saya tidak akan jatuh miskin. Jual rumah bisa ngekos. Jual motor bisa naik angkot. Jual ladang warisan engkong di kampung, jual Hp, jual kulkas dll bisa beli lagi. Semua ini tidak membat saya kehilangan pendapatan. Saya tetap punya peluang berpenghasilan besar walau harta sudah dijual. Misalnya Bill Gates menyumbang semua harta pribadinya pun dia tetap akan punya penghasilan besar selama saham kepemilikan microsoft tidak dia jual.  Kalau saya menjual bisnis saya berikut harta pribadi lain, maka saya menjadi pengangguran dan kalau tak segera bekerja atau usaha lagi, saya bisa kelaparan.

Yang saya mau katakan. Mungkin yang dijual oleh para anggota jemaat itu bukan sumber penghasilan mereka. Petani misalnya menjual rumahnya, benda berharga dan tanah tertentu, namun tidak menjual pertaniannya. Saudagar/pedagang mungkin menjual rumah atau tanah namun tidak menjual bisnisnya.
Jadi mungkin mereka-mereka ini tetap berpenghasilan lumayan atau malah makin besar, walaupun aset mereka telah mereka juali untuk pembiayaan pekabaran injil.

*ini OOT nggak ya :rolleye0014:*
Pin 44mm, 58mm, 75mm
Gantungan Kunci, ID Card
October 30, 2011, 03:30:48 PM
Reply #54
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9049
  • Gender: Male
  • Denominasi: Catholic
Misalnya saya menjuali harta saya, maka saya tidak akan jatuh miskin. Jual rumah bisa ngekos. Jual motor bisa naik angkot. Jual ladang warisan engkong di kampung, jual Hp, jual kulkas dll bisa beli lagi. Semua ini tidak membat saya kehilangan pendapatan. Saya tetap punya peluang berpenghasilan besar walau harta sudah dijual. Misalnya Bill Gates menyumbang semua harta pribadinya pun dia tetap akan punya penghasilan besar selama saham kepemilikan microsoft tidak dia jual.  Kalau saya menjual bisnis saya berikut harta pribadi lain, maka saya menjadi pengangguran dan kalau tak segera bekerja atau usaha lagi, saya bisa kelaparan.

Yang saya mau katakan. Mungkin yang dijual oleh para anggota jemaat itu bukan sumber penghasilan mereka. Petani misalnya menjual rumahnya, benda berharga dan tanah tertentu, namun tidak menjual pertaniannya. Saudagar/pedagang mungkin menjual rumah atau tanah namun tidak menjual bisnisnya.
Jadi mungkin mereka-mereka ini tetap berpenghasilan lumayan atau malah makin besar, walaupun aset mereka telah mereka juali untuk pembiayaan pekabaran injil.

*ini OOT nggak ya :rolleye0014:*

Yaaah, apapun yang dilakukan oleh jemaat mula mula itu, jelas lebih besar daripada apa yang kita berikan sekarang ini. Dalam prosentasi terhadap harta kita ya. Kita hanya memberikan max 10%, tetapi mereka mungkin memberi labih dari itu.

Padahal mereka dulu beribadat dalam persembunyian, di goa bawah tanah, dikejar tentara romawi, dikejar tentara imam agung.

Sekarang kita? Paling paling dibubarin satpol PP, diusir oleh FPI dan warga, di bom, dll. Lho.... koq ngga lebih baik ya, he he he
Menghujat sangat mudah, terlebih lagi jika tanpa bukti.
Melakukan sebaik seperti yang dihujat, jauh lebih sulit.
October 30, 2011, 07:00:02 PM
Reply #55
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 346
  • Gender: Male
  • Cetak pin @ cuma Rp1500
    • www.pesanpin.com
Pin 44mm, 58mm, 75mm
Gantungan Kunci, ID Card
October 30, 2011, 07:14:33 PM
Reply #56
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9049
  • Gender: Male
  • Denominasi: Catholic
Kita??

Elu kali wkwkwkwk  ;D

Ente becanda? Kalau gereja ane, jujur aja bro, ngga pernah diganggu, ente tanya FPI gereja apa yang mereka takuti/segani, walau hati ane bukannya seneng kalau ada gereja yang diganggu FPI. Gitu bro.

Menghujat sangat mudah, terlebih lagi jika tanpa bukti.
Melakukan sebaik seperti yang dihujat, jauh lebih sulit.
October 30, 2011, 07:21:11 PM
Reply #57
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 346
  • Gender: Male
  • Cetak pin @ cuma Rp1500
    • www.pesanpin.com
Gereja ane diganggunya sama DLLAJR karena parkir sembarangan bikin macet wkwkwk
Pin 44mm, 58mm, 75mm
Gantungan Kunci, ID Card
October 30, 2011, 07:23:30 PM
Reply #58
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9049
  • Gender: Male
  • Denominasi: Catholic
Gereja ane diganggunya sama DLLAJR karena parkir sembarangan bikin macet wkwkwk

Kalo gereja ane, bahkan masjid Istiqlal pun di buka untuk tempat parkir.

 :wink:

Jangan bermegah diri lah, ngga baik itu.

Menghujat sangat mudah, terlebih lagi jika tanpa bukti.
Melakukan sebaik seperti yang dihujat, jauh lebih sulit.
October 30, 2011, 07:30:33 PM
Reply #59
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 346
  • Gender: Male
  • Cetak pin @ cuma Rp1500
    • www.pesanpin.com
parkir sembarangan karena gerejanya kecil dan lahan parkirnya minim  :cheesy: bukan karena orang kayanya banyak lalu mobilnya bertebaran di mana-mana wkwkwk

Ente prasangka nih

Mulai OOT nih.
Pin 44mm, 58mm, 75mm
Gantungan Kunci, ID Card
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)