Author Topic: seperti apa ya buah dan pohon kehidupan  (Read 4107 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

March 19, 2008, 08:29:11 AM
Reply #10
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 14
  • Gender: Male
selama ni lum pernah dengar khotbah yg menggambarkan buah pengetahuan baik dan salah secara jelas  :huh:
March 20, 2008, 12:22:39 AM
Reply #11
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 306
  • Kasih Karunia
Berhubung ada yang nanya tentang buah pengetahuan yang baik dan jahat, maka gue mau share dikit ya.

Ketika Adam dan Hawa memakan buah itu, ada 3 akibat yang fatal bagi manusia :
1. Manusia berdosa karena melanggar perintah Allah.
2. Manusia menyerahkan otoritas bumi kepada Iblis karena manusia menuruti tipuan dari Iblis.
3. Manusia tau tentang apa yang baik dan apa yang jahat (sebagai akibat dari buah tersebut).

Gue mau share dikit tentang poin ke 3.

Kej. 3:22
Berfirmanlah TUHAN Allah: "Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat; maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya."

Sebenarnya, sebelum makan buah itu, manusia tau ga apa yang baik dan jahat?
Ga tau bila Allah tidak mengatakannya.

Pada saat itu, manusia seperti kertas yang putih bersih. Bila Allah tidak berfirman, maka kita ga ngerti apa yang baik dan yang jahat.

Dahulu, satu2nya larangan bagi manusia adalah agar tidak makan buah pengetahuan baik dan jahat, iya kan?
Selain itu ga ada larangan yang lain kan?

Simaklah ayat ini :

Kej. 3:10 - 11
Ia menjawab: "Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi."
Firman-Nya: "Siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau telanjang? Apakah engkau makan dari buah pohon, yang Kularang engkau makan itu?"

Pernahkah Allah melarang manusia untuk telanjang?
Pernahkah Allah mengatakan bahwa telanjang itu salah pada saat itu?

Siapakah yang mengatakan pada manusia bahwa mereka telanjang dan bahwa telanjang itu memalukan (pada saat itu)?

Kej 3:6-7
Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya.
Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat.

Ternyata buah itulah yang memberitahukan bahwa mereka telanjang dan bahwa telanjang itu hal yang memalukan.

Jadi, buah itu mengatakan tentang yang baik dan yang jahat kepada manusia, namun ini di luar dari rencana dan Firman Tuhan pada mereka.

Tuhan tidak pernah memberitahu dan tidak pernah melarang, namun buah itu memberitahukan dan melarangnya.

Tadinya cuma jangan makan buah.
Sekarang nambah aturan menjadi jangan telanjang.

Sekarang, apa akibat dari buah itu?

Di dalam hati manusia, telah terdapat hukum tentang yang baik dan jahat (tapi tidak atas pengaturan Tuhan).

Bayangkan,
Satu aturan saja Adam dan Hawa udah ga bisa taat, gimana kalo banyak aturan?
Manusia yang adalah daging tidak akan bisa dengan sempurna menolak yang jahat sehingga manusia akan terjerat dalam dosa.

Sejak saat itu, dalam diri manusia ada Taurat (hukum) dan hukum ini merangsang manusia untuk berbuat dosa.

Inilah jerat Iblis sehingga manusia diikat dalam dosa.

Inilah yang dimaksud di kitab Roma sebagai jerat Hukum Taurat.


___________
« Last Edit: March 20, 2008, 07:48:58 AM by Manusia Biasa Saja »
He Must Grow Greater And Greater But I Less And Less
March 20, 2008, 02:02:34 AM
Reply #12
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 258
  • Gender: Male
Berhubung ada yang nanya tentang buah pengetahuan yang baik dan jahat, maka gue mau share dikit ya.

Ketika Adam dan Hawa memakan buah itu, ada 3 akibat yang fatal bagi manusia :
1. Manusia berdosa karena melanggar perintah Allah.
2. Manusia menyerahkan otoritas bumi kepada Iblis karena manusia menuruti tipuan dari Iblis.
3. Manusia tau tentang apa yang baik dan apa yang jahat (sebagai akibat dari buah tersebut).

Gue mau share dikit tentang poin ke 3.

Kej. 3:22
Berfirmanlah TUHAN Allah: "Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat; maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya."

Sebenarnya, sebelum makan buah itu, manusia tau ga apa yang baik dan jahat?
Ga tau bila Allah tidak mengatakannya.

Pada saat itu, manusia seperti kertas yang putih bersih. Bila Allah tidak berfirman, maka kita ga ngerti apa yang baik dan yang jahat.

Dahulu, satu2nya larangan bagi manusia adalah agar tidak makan buah pengetahuan baik dan jahat, iya kan?
Selain itu ga ada larangan yang lain kan?

Simaklah ayat ini :

Kej. 3:10 - 11
Ia menjawab: "Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi."
Firman-Nya: "Siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau telanjang? Apakah engkau makan dari buah pohon, yang Kularang engkau makan itu?"

Pernahkah Allah melarang manusia untuk telanjang?
Pernahkah Allah mengatakan bahwa telanjang itu salah pada saat itu?

Siapakah yang mengatakan pada manusia bahwa mereka telanjang dan bahwa telanjang itu memalukan (pada saat itu)?

Kej 3:6-7
Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya.
Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat.

Ternyata buah itulah yang memberitahukan bahwa mereka telanjang dan bahwa telanjang itu hal yang memalukan.

Jadi, buah itu mengatakan tentang yang baik dan yang jahat kepada manusia, namun ini di luar dari rencana dan Firman Tuhan pada mereka.

Tuhan tidak pernah memberitahu dan tidak pernah melarang, namun buah itu memberitahukan dan melarangnya.

Tadinya cuma jangan makan buah.
Sekarang nambah aturan menjadi jangan telanjang.

Sekarang, apa akibat dari buah itu?

Di dalam hati manusia, telah terdapat hukum tentang yang baik dan jahat (tapi tidak atas pengaturan Tuhan).

Bayangkan,
Satu aturan saja Adam dan Hawa udah ga bisa taat, gimana kalo banyak aturan?
Manusia yang adalah daging tidak akan bisa dengan sempurna menolak yang jahat sehingga manusia akan terjerat dalam dosa.

Sejak saat itu, dalam diri manusia ada Taurat (hukum) dan hukum ini merangsang manusia untuk berbuat dosa.

Inilah jerat Iblis sehingga manusia diikat dalam dosa.

Inilah yang dimaksud di kitab Roma sebagai jerat Hukum Taurat.
___________
Bro Manusia biasa klo ini poin ini sih tau...tp adakah yang tau gambaran seperti apa buah dan pohon kejahatan itu....
March 20, 2008, 08:07:54 AM
Reply #13
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 306
  • Kasih Karunia
Ada sih beberapa tafsiran,
Tapi ini tidak tercantum dalam alkitab,
So jangan terlalu dijadikan acuan, apalagi doktrin...

Fruit of the tree

The Book of Enoch 31:4,
Purporting to be written by the antediluvian prophet Enoch (Henokh), describes the Tree of Knowledge:
"It was like a species of the Tamarind tree, bearing fruit which resembled grapes extremely fine; and its fragrance extended to a considerable distance. I exclaimed, How beautiful is this tree, and how delightful is its appearance!"

In the Talmud, Rabbi Meir says that the fruit was a grape. Another Talmudic tradition suggests that Eve actually made, and drank, wine.

Also in the Talmud,
Rabbi Nechemia says that the fruit was a fig. Adam and Eve used fig leaves to cover themselves after eating the fruit (Genesis 3:7). Perhaps this was because the leaves were nearby, or perhaps it shows God creating the cure before the illness, i.e. the same tree that caused the problem was then used to remedy it. Another explanation lies within the "fruit" of the fig tree, the fig itself, which is not actually a fruit but rather a flower of sorts, serving as the tree's genitalia.

Another Talmudic interpretation,
Expressed by Rabbi Yehuda, is that the fruit was wheat.

In Western Christian art,
The fruit is most commonly depicted as an apple, although apples were unknown in the ancient Levant (they originated in central Asia). One possible reason for this would arise from a medieval pun if it were shown that a source of humor to monks lay in consonance of the Latin words for evil and for apple, and thus by eating the malum (apple), Eve contracted malum (evil). There is, however, no textual or historical evidence by which to argue the usage of this image. It may simply be that apples were the most common tree fruit in most parts of Christian Europe.

Proponents of the theory that the Garden of Eden was located somewhere in what is known now as the Middle East suggest that the fruit was actually a pomegranate (delima). This ties in with the Greek myth of Persephone, where her consumption of seven pomegranate seeds leads to her having to spend time in Hades.

Banyak khan tafsirannya...
Sayang alkitab tidak banyak memberikan gambaran mengenai wujud buahnya.

Sebenarnya beberapa terjemahan bahasa Inggris dari Kej 3 : 6 mengatakan :

RWEBSTR
And when the woman saw that the tree [was] good for food, and that it [was] pleasant to the eyes, and a tree to be desired to make [one] wise, she took of its fruit, and ate, and gave also to her husband with her; and he ate.

NKJV
So when the woman saw that the tree [was] good for food, that it [was] pleasant to the eyes, and a tree desirable to make [one] wise, she took of its fruit and ate. She also gave to her husband with her, and he ate.

MESSAGE
When the Woman saw that the tree looked like good eating and realized what she would get out of it--she'd know everything!--she took and ate the fruit and then gave some to her husband, and he ate.

Dalam bahasa Ibrani, memang dikatakan secara hurufiah bahwa yang menarik mata adalah 'pohonnya'. Hanya tafsiran-implied yang mengatakan bahwa 'buahnya' yang menarik mata.

Menarik bukan??

__________
« Last Edit: March 20, 2008, 08:19:02 AM by Manusia Biasa Saja »
He Must Grow Greater And Greater But I Less And Less
March 23, 2008, 01:56:46 PM
Reply #14
  • Guest
@isengah...

kalo menurut jessie...
gambarannya seperti buah tomat gitu lho... :mad0261:
kan hawa gak perlu manjat pohon... ;D :cheesy:
March 24, 2008, 04:19:09 AM
Reply #15
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 1417
  • Gender: Male
  • muach ... muach .... muach ...
@isengah...

kalo menurut jessie...
gambarannya seperti buah tomat gitu lho... :mad0261:
kan hawa gak perlu manjat pohon... ;D :cheesy:



coba kalo pas jaman itu udah ada ketapel ....

mungkin buahnya kira2 bakal sebesar ... buah duren tuh .....  :cheesy:


*soalna khan ga perlu manjat2 lagi ... tinggal ... jepret ajah .....  ;D
editor for life ......... !!! :afro:
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)