Author Topic: Kumpulan Thread yg berhubungan dengan Per10an  (Read 37481 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

September 04, 2011, 09:47:20 AM
Reply #20
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 518
  • Denominasi: Protestan
Perpuluhan itu hanya menunjukan ketaat tan kita aja
sebenernya TUHAN menghendaki kita 100 % diri kita , kepada DIA

TUHAN YESUS itu melihat hati kita dan ke taat tan kita saja...
jgn menyambungkan perpuluhan dengan berkat ekonomi , maupun berkat2 yg lain... ini sesat

karena perpuluhan itu memang sudah haknya TUHAN YESUS..

Mulailah ubah perilaku hidup ini sesuai dengan YESUS KRISTUS...
inilah yg di kehendaki BAPA..

TUHAN memberkati  :angel:

Hocai,
Sepersepuluh saja sudah tidak beri apalagi 100% nya?
kacian ya...anak-anak Tuhan zaman sekarang---?
Yakobus 4:11 Saudara-saudaraku, janganlah kamu saling memfitnah! Barangsiapa memfitnah saudaranya atau menghakiminya, ia mencela hukum dan menghakiminya; dan jika engkau menghakimi hukum, maka engkau bukanlah penurut hukum, tetapi hakimnya.
September 04, 2011, 10:48:35 AM
Reply #21
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 518
  • Denominasi: Protestan
REPENT@,

"Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah." Matius 22:21 "

Apakah yang “wajib diberikan kepada Allah” berikan itu dengan iklas dan sukarela? Tentu saja persepuluhan Tuhan itu adalah hak milik-Nya. Dengan demikian, Tuhan Yesus sendiri yang mengesahkan persepuluhan ini, sebagai apa yang wajib diberikan kepada Allah.  Siapa sih yang mau melawan dan membatalkan ayat ini ?   

Tuhan sendiri yang katakan langsung, ngapain saya harus percaya sama REPENTO? Banyak BO’OOOOOOOOOOOOOOOOOONG nya….Kasian ya anak-anak  Tuhan-----...

Dalam Penjanjian Baru juga disinggung  mengenai persepuluhan malahan di katakan 5 (lima) kali dalam ayat Ibrani pasal 7:1-9. sbb:

Sejarah dizaman Purbakala Abraham sudah memberi Persepuluhan-----------------------------------------Ibr. 7:2.

Abraham memberi persepuluhan hasil rampasan yg paling baik-----------------------------------------------Ibr.7:4.

Sejarah persepuluhan HT anak2 Lewi memungut dari umat Israel---------------------------------------------Ibr.7:5.

Gambaran PB dalam hal menerima persepuluhan untuk kesaksian bahwa Dia hidup----------------------------Ibr.7:8

Gambaran perantara Abraham dipungut juga persepuluhan dari Lewi,  yang berhak menerima persepuluhan-----Ibr.7:9.



Jadi kesimpulan penulisan Perjanjian Baru dalam kitab Ibrani pasal 7:1-9 menceriterakan sangat jelas sekali mengenai sejarah persepuluhan yang begitu lengkap dan maknanya.

Penulisan Ibrani ini suatu hal yang nyata dan yang tidak ada alasan apapun dalam umat PB atau gereja apapun untuk merekayasa ayat-ayat  firman Allah untuk membatalkan ayat ayat dalam sejarah persepuluhan Ibrani 7 ini…..

Mengapa? Karena dalam kitab Ibrani 7:1-9 merupakan sejarah persepuluhan yang merentetan dan sejarah purbakala sampai sejarah umat Perjanjian Baru ini tidak dapat dibatalkan.

Apalagi ayat yang memperkuat persepuluhan itu didalam Ibrani 7:8 mereka yang menerima persepuluhan harus bersaksi untuk Tuhan bahwa IA hidup kita banding dengan Matius 16:15,16  Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?" Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!"

Kitab Ibrani ini ditulis dalam Perjanjian Baru, dan tentu orang orang Kristen mula mula telah memberi persepuluhan juga, makanya ayat ini ditulis dalam Perjanjian Baru oleh penulis Ibrani.

Pengalaman hidup dari seseorang dengan Tuhan itu sangat penting, sehingga kita bergembira dalam memberi bukan hanya 1/10 saja namun tolalitas hidup kita kepada-Nya yaitu seharusnya 100% untuk Tuhan, dan semuanya itu harus dengan sukacita tentunya kita harus belajar memberi kepada Tuhan dari hal-hal  yang kecil yaitu memberi  1/10  Tuhan sebagaimana pengalaman kita bersama Tuhan itu yang kita cari, dan pengalaman dengan Tuhan sangat penting, sehingga kita memiliki kesaksian hidup dengan Tuhan benar benar nyata dan jalan kita sudah tepat dan benar, pengenalan hidup dengan Tuhan ini merupakan sebuah pengenalan yang konkret, bukan sekedar fanatisme bodoh sebagai pemeluk agama tertentu? dalam hal ini agama Kristen juga bukan karena kita lahir dalam keluarga Kristen kita benar benar harus tahu bahwa hidup dalam kesaksian kita berjalan bersama Mesias, Anak Allah yang hidup itu benar.     

Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya."Yohanes 14:21…   Amin.

   
Yakobus 4:11 Saudara-saudaraku, janganlah kamu saling memfitnah! Barangsiapa memfitnah saudaranya atau menghakiminya, ia mencela hukum dan menghakiminya; dan jika engkau menghakimi hukum, maka engkau bukanlah penurut hukum, tetapi hakimnya.
September 04, 2011, 11:18:39 AM
Reply #22
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1075
Kalau menurut pendapat saya kalau didalam PB pemberian itu harus sukarela datangnya dari hati  bukan jumlahnya yang menjadi persoalan.

Salam
September 05, 2011, 06:08:34 AM
Reply #23
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 518
  • Denominasi: Protestan
Kalau menurut pendapat saya kalau didalam PB pemberian itu harus sukarela datangnya dari hati  bukan jumlahnya yang menjadi persoalan.

Salam

Kalau demikian mana ayatnya bro?

Yang saya tahu Tuhan inginkan kedua-duanya.Amin
Yakobus 4:11 Saudara-saudaraku, janganlah kamu saling memfitnah! Barangsiapa memfitnah saudaranya atau menghakiminya, ia mencela hukum dan menghakiminya; dan jika engkau menghakimi hukum, maka engkau bukanlah penurut hukum, tetapi hakimnya.
September 05, 2011, 08:25:14 AM
Reply #24
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1075
Kalau demikian mana ayatnya bro?

Yang saya tahu Tuhan inginkan kedua-duanya.Amin


2 Kor.9:7 Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.

Didalam PB baik Yesus maupun para Rasul tidak pernah mengajarkan pemberian perpuluhan karena itu merupakan sistim persembahan didalam PL yang sekarang sudah digenapi didalam PB.,

September 05, 2011, 09:09:40 AM
Reply #25
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 518
  • Denominasi: Protestan

2 Kor.9:7 Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.

Didalam PB baik YESUS maupun para Rasul tidak pernah mengajarkan pemberian perpuluhan karena itu merupakan sistim persembahan didalam PL yang sekarang sudah digenapi didalam PB.,

Anda bilang sistim persembahan didalam PL yang sekarang sudah digenapi didalam PB. Saya bilang sistemnya penyembhan persepu;luhan sudah sejak zaman purbakala dan Tuhan datang kedunia ini mengenapi semua nubuat nubuat yang telah tertulis dalam PL sebagai Anak Domba Allah dan menebus dosa dosa manusia, Jadi Yesus datang bukan menebus persepuluhan. sangat jauh pengertian kita tentang ajaran Kekristenan.

Semua tentang persepuluhan sudah tertulis sejak  zaman pubakala, PL maupun sampai zaman PB secara gamblang kita bisa membaca  didalam Ibrani 7:1-9 dan ada 5 ayat tertulis secara lengkap. Apa anda berani mengatakan bahwa ayat  ibrani 7:1-9 ini adalah ayat yang tidak Alkitabiah dan ayat ini bukan ajaran PB?

Mengapa penulis Ibrani harus menulis didalam kitab PB,  apakakah penulisan ini dikhusukan untuk orang orang zaman PL?

---Bagaimana jawaban mu???

Visi  dan Misi Tuhan itu bukan urus persepuluhan kita sebagai manusia diminta Tuhan mau menjalani atau tidak aturan hukum yang sudah ada sejak zaman purbakala itu? Dia tidak minta anda harus pintar berargumentasi,  anda ahli teologia, Dia minta ketaatan manusia, dan  lakukanlah dengan Iman dan perbuatan.
     
Apa benar Yesus datang menghabus persepuluhan Tuhan, padahal kita semua manusia berhutang pada dia. Amin.

Secara rohani persepuluhan itu milik Dia, kalau anda mengatakan masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, ya berarti anda melakukan jangan dengan kata kata doang, pasti melakukan dengan perbuatan jasmani secara nyata...
Yakobus 4:11 Saudara-saudaraku, janganlah kamu saling memfitnah! Barangsiapa memfitnah saudaranya atau menghakiminya, ia mencela hukum dan menghakiminya; dan jika engkau menghakimi hukum, maka engkau bukanlah penurut hukum, tetapi hakimnya.
September 05, 2011, 09:55:28 AM
Reply #26
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 11426
  • Gender: Male
  • Tuus Totus Ego Sum, Et Omnia Mea Tua Sunt
Inter Esse Et Non Esse

Cogito Ergo Sum

Non Nobis Domine, Non Nobis, Sed Nomini Tuo Da Gloriam

Extra Ecclesiam Nulla Salus

In Hoc Signo Vinces

With love,

your Yopi
September 05, 2011, 10:11:29 AM
Reply #27
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1075
Anda bilang sistim persembahan didalam PL yang sekarang sudah digenapi didalam PB. Saya bilang sistemnya penyembhan persepu;luhan sudah sejak zaman purbakala dan Tuhan datang kedunia ini mengenapi semua nubuat nubuat yang telah tertulis dalam PL sebagai Anak Domba Allah dan menebus dosa dosa manusia, Jadi YESUS datang bukan menebus persepuluhan. sangat jauh pengertian kita tentang ajaran Kekristenan.

Semua tentang persepuluhan sudah tertulis sejak  zaman pubakala, PL maupun sampai zaman PB secara gamblang kita bisa membaca  didalam Ibrani 7:1-9 dan ada 5 ayat tertulis secara lengkap. Apa anda berani mengatakan bahwa ayat  ibrani 7:1-9 ini adalah ayat yang tidak Alkitabiah dan ayat ini bukan ajaran PB?

Mengapa penulis Ibrani harus menulis didalam kitab PB,  apakakah penulisan ini dikhusukan untuk orang orang zaman PL?

---Bagaimana jawaban mu???

Visi  dan Misi Tuhan itu bukan urus persepuluhan kita sebagai manusia diminta Tuhan mau menjalani atau tidak aturan hukum yang sudah ada sejak zaman purbakala itu? Dia tidak minta anda harus pintar berargumentasi,  anda ahli teologia, Dia minta ketaatan manusia, dan  lakukanlah dengan Iman dan perbuatan.
     
Apa benar YESUS datang menghabus persepuluhan Tuhan, padahal kita semua manusia berhutang pada dia. Amin.

Secara rohani persepuluhan itu milik Dia, kalau anda mengatakan masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, ya berarti anda melakukan jangan dengan kata kata doang, pasti melakukan dengan perbuatan jasmani secara nyata...


Menurut saya kalau perpuluhan diikat dengan rumusan angka yang mati maka kalau ada yang memberikan 11 % atau 100 % persembahan berarti dia sudah tidak taat atau berdosa kepada Tuhan dong.

PL kan bilang perpuluhan bukan minimum perpuluhan.

Didalam PB tidak ada sama sekali ajaran kewajiban perpuluhan kecuali ayat yang sudah saya berikan itu.

Silahkan bro kutip ajaran perpuluhan didalam PB.

Lagipula didalam Markus 12 Tuhan juga melihat hati yang memberi dari janda miskin bukan jumlah yang diberi oleh orang orang kaya.


Mengenai Hukum Taurat sudah jelas Paulus mengajarkan sbb :

Efesus 2:15 sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,

Ibrani 7:12 Sebab, jikalau imamat berubah, dengan sendirinya akan berubah pula hukum Taurat itu.

Filipi 3:9 dan berada dalam Dia bukan dengan kebenaranku sendiri karena mentaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karena kepercayaan kepada Kristus, yaitu kebenaran yang Allah anugerahkan berdasarkan kepercayaan.




September 05, 2011, 10:49:45 AM
Reply #28
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 518
  • Denominasi: Protestan

Menurut saya kalau perpuluhan diikat dengan rumusan angka yang mati maka kalau ada yang memberikan 11 % atau 100 % persembahan berarti dia sudah tidak taat atau berdosa kepada Tuhan dong.

PL kan bilang perpuluhan bukan minimum perpuluhan.

Didalam PB tidak ada sama sekali ajaran kewajiban perpuluhan kecuali ayat yang sudah saya berikan itu.

Silahkan bro kutip ajaran perpuluhan didalam PB.

Lagipula didalam Markus 12 Tuhan juga melihat hati yang memberi dari janda miskin bukan jumlah yang diberi oleh orang orang kaya.


Mengenai Hukum Taurat sudah jelas Paulus mengajarkan sbb :

Efesus 2:15 sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,

Ibrani 7:12 Sebab, jikalau imamat berubah, dengan sendirinya akan berubah pula hukum Taurat itu.

Filipi 3:9 dan berada dalam Dia bukan dengan kebenaranku sendiri karena mentaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karena kepercayaan kepada KRISTUS, yaitu kebenaran yang Allah anugerahkan berdasarkan kepercayaan.

Khan saya sudah bilang didalam Alkitab ini sudah tertulis semua hukum yang diberikan Tuhan kepada manusia, jadi hukum yang tertulis dalam Alkitab ini bukan hukum atau aturan yang datang dari manusia, ini bukan hukum perdata / pidana, jangan disamakan hukum dengan hukum yang ada dibumi ? apakah kita mau jalankan atau tidak sesuai hukum yang tertulis dalam Alkitab ini bukan urusan kita dengan manusia, namun kita berurusan dengan sang khalik?

Dan semua ayat yang anda tuliskan dalam Ibrani 7:12 dan Filipi 3:9 itu adalah mengenai Hukum Taurat yang sudah dibatalkan, jadi hukum taurat yang dibatalkan itu adalah mengenai ibadah orang Kristen yang sudah dirubah atau yang telah dibatalkan itu tidak memakai lagi tatacara Hukum Taorat MUSA yaitu  mengenai tatacara ibadahnya...

Memang benar ketika Tuhan Yesus datang Dia  sendiri masih turut ambil bagian dalam rumah ibadah itu (Mark. 1:21 ; 12:35-37). Ia tidak menolak ibadah tradisionil, begitu juga Dia sunat mengikuti hukum Taurat itu, namun ada hal hal yang Ia melawan yaitu hukum-hukum ritual selama hukum itu hanya diikuti secara formalitas. Dalam ajaranNya Ia selalu menekankan bahwa kasih kepada Allah adalah ibadah yang sesungguhnya. Ia meletakkan Hukum Kasih diatas kebiasaan Sabat dan Kurban (Mat. 5:23-24 ; 12:7-8 ; Mark. 7:1-13). Dengan demikian, ibadah yang sebenarnya adalah : suatu pelayanan yang dipersembahkan kepada Allah tidak hanya dalam arti ibadah di Bait Suci, tapi juga dalam arti pelayanan kepada sesama (Luk. 10:25 ; Mat. 5:23 ; Yoh.4:20-24).

Orang-orang Kristen dalam Gereja mula-mula juga masih terus mengikuti ibadah di Bait Suci, terutama di Sinagoge. Dan ketika terjadi perpisahan antara Jahudiisme dan gereja, ada dugaan bahwa ibadah Sinagoge banyak mewarnai ibadah gereja.

Dalam perkembangan selanjutnya, terutama setelah perpisahan gereja dengan Jahudiisme, hari ibadah utama bagi orang Kristen ditetapkan pada Hari Tuhan (Kis.2:46 ; 20:7). Dengan demikian kebiasaan Sabat pun ditinggalkan. Unsur-unsur yang dicantumkan dalam ibadah jemaat dapat kita lihat dari 1 Kor. 14:26-33, yakni : Mazmur/pujian, doa, pembacaan Kitab Suci dan penjelasannya. Perjamuan Kasih (1 Kor. 11:23-28) juga merupakan unsur penting dalam ibadah gereja.

Pada mulanya ibadah gereja dilakukan di rumah-rumah orang percaya. Hal ini terus berlanjut hingga orang-orang Kristen memiliki rumah ibadahnya sendiri. Hal yang amat penting dalam kepercayaan Kristen tentang ibadah adalah, Kehadiran Allah (Mat. 18:10 ; 1 Kor. 14:25).

Bagi gereja, ibadah umat tetap diutamakan karena ibadah ini bertujuan untuk :

- Membangun ‘tubuh Kristus’ atau gereja (1 Kor. 14 : 5, 12, 26 ; 1 Tim. 4 : 13)
- Membina pelayanan sesama (Kis. 2 : 45)
- Membina Persekutuan (1 Kor. 10 : 16 – 17)
- Menunjukkan respons kita terhadap kemuliaan Allah, yang dinyatakan dengan doa dan ucapan syukur (pbd. Maz. 116 : 12)
Hidup setiap orang Kristen juga harus menjadi ibadah, yakni menjadi ‘persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan pada Allah’ (Rom. 12 : 1). Itu berarti bahwa orang Kristen harus menyadari bahwa tubuhnya, adalah Bait ROH KUDUS sehingga ia dapat melayani Dia baik dengan pikirannya, rohnya, maupun dengan tubuhnya. Ibadah yang sejati adalah mempersembahkan tubuh kepada Allah dan semua yang dikerjakannya setiap hari. Dan hal itu dapat terjadi apabila hidup orang-orang percaya berubah oleh ‘pembaharuan budi’ (Rom. 12 : 2), yakni dengan kehidupan yang berpusat pada Kristus.


4. PENUTUP

Ibadah adalah identitas Gereja atau orang percaya, yang menunjukkan ketinggian spritual disertai ungkapan pujian dan syukur kepada Tuhan.

Ibadah yang benar adalah apabila kita menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran (Yoh. 4:23), dan menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah sebagai persembahan yang hidup (Ro. 12:1).

Jadi kesimpulannya Tuhan tidak pernah mengatakan pemberian persepuluhan itu dibatalkan,  perubahan penyembhan didalam roh itu tidak ada sangkut paut  dengan pemberian persepuluhan , mau kasih lebih juga bagus, kalau tidak kasih juga tidak apa-apa? kan Tuhan itu anda tidak lihat, kan kita cuma hutang aja ko' sama Tuhan saja? ngapain harus takut Gimana pertanyaanya kalau anda berhutang sama bos anda dikantor? apakah anda berani berhutang sama bosmu anda dikantor? tentu anda tidak berani kan?
Kenapa sama Tuhan anda berani berhutang.

Apakah karena iman anda harus melihat baru percaya? atau tidak melihat namun percaya?.Amin. 
Yakobus 4:11 Saudara-saudaraku, janganlah kamu saling memfitnah! Barangsiapa memfitnah saudaranya atau menghakiminya, ia mencela hukum dan menghakiminya; dan jika engkau menghakimi hukum, maka engkau bukanlah penurut hukum, tetapi hakimnya.
September 05, 2011, 11:01:43 AM
Reply #29
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 1
  • Denominasi: Protestan
Syalom sahabat dan kekasih didalam Yesus Kristus,

Semoga bermakna bagi kita semuanya dan menjadi berkat bagi yang mempercayainya.

Perpuluhan

Rencana lnjil dalam menyokong pekerjaan Allah untuk mengkhotbahkan lnjil yang kekal adalah melalui persepuluhan dan persembahan umat-Nya. Dasar Alkitabiah untuk pengembalian persepuluhan dan persembahan dapat ditemukan dalam referensi berikut: Im. 27:30; Mal. 33-12; Mat. 23:23; 1 Kor. 9:9-14; 2 Kor. 9:6-15. Sistem persepuluhan dan persembahan ini dimaksudkan untuk mengingatkan satu kebenaran besar kepada pikiran mereka-bahwa Allah adalah sumber dari segala berkat, kepada-Nyalah rasa syukur manusia harus disampaikan atas segala pemberian-pemberian yang baik dari pemeliharaan-Nya.

"Persepuluhan dan persembahan kepada Allah adalah suatu pengakuan akan kekuasaan-Nya atas kita melalui penciptaan, dan itu juga merupakan suatu pengakuan akan kekuasaan-Nya melalui penebusan. Karena semua kekuatan kita berasal dari Kristus, maka persepuluhan dan persembahan itu harus dikembalikan kepada Allah. Keduanya selamanya mengingatkan kita akan klaim penebusan, yang merupakan klaim terbesar, dan yang mencakup semua yang lain. Realisasi korban yang menggantikan kita harusselamanyasegardalam pikiran kitadan harus selalu memberikan suatu pengaruh atas pikiran dan rencana-rencana kita.

Persepuluhan itu kudus, dipisahkan oleh Allah bagi diri-Nya. Ini harus dibawa ke perbendaharaan-Nya untuk digunakan menyokong para pekerja lnjil dalam pekerjaan mereka. Ia telah memberikan kepada kita sebuah rencana untuk meningkatkan jumlah yang cukup untuk menjalankan kegiatan. Rencana Allah dalam sistem persepuluhan itu indah dalam kesederhanaan dan kesamaannya. Semua orang dapat melaksanakannya dengan iman dan keberanian, karena itu berasal dari Allah. Di dalamnya tergabung kesederhanaan dan kegunaan, dan itu tidak sulit untuk dipahami dan dilaksanakan. Semua dapat merasakan bahwa mereka dapat melakukan suatu bagian dalam memajukan pekerjaan penyelamatan yang mulia. Semua orang, baik pria, wanita, dan orang muda boleh menjadi bendaharawan bagi Tuhan dan boleh menjadi agen untuk memenuhi tuntutan perbendaharaan. Rasul berkata: 'Hendaklah kamu masing-masing-sesuai dengan apa yang kamu peroleh-menyisihkan

Dengan mengakui rencana Alkitab dan tuntutan kudus sebagai anak-anak Allah dan anggota tubuh-Nya, seluruh jemaat didorong untuk mengembalikan persepuluhan dengan setia (sepersepuluh dari pendapatan atau gaji mereka) ke dalam perbendaharaan Gereja, untuk menyokong para pekerja dan untuk memenuhi pengeluaran dalam menjalankan pekerjaan Allah dalam lingkup tanggung jawab dan kegiatan mereka masing-masing. Aspek keuangan dan usaha dari pekerjaan itu sangatlah penting. Hal itu tidak dapat dipisahkan dari penyampaian kabar keselamatan: bahkan merupakan bagian mendasar dari penyampaian kabar keselamatan.

Rencana keuangan gereja menyokong tujuan yang lebih besar daripada yang nampak dalam laporan keuangan dan statistiknya. Pengaturan itu lebih daripada suatu cara untuk mengumpulkan dan membagikan dana. Di bawah pengendalian Allah, ini adalah salah satu faktor pemersatu yang paling besar dalam Pergerakan pekabaran Firman Tuhan keseluruh dunia. Umat Allah adalah umat yang bersatu. Sistem gereja untuk membagikan persepuluhan antara Daerah / Wilayah di seluruh dunia dan dalam membagikan dana dengan ladang pekerjaan sedunia telah menjadi cara yang mengagumkan dalam mempersatukan pekerjaan di seluruh dunia.

Bagaimana Persepuluhan Digunakan? Persepuluhan harus dikuduskan untuk pekerjaan pelayanan, kebutuhan para hamba Tuhan untuk mengajar Alkitab dan untuk menyokong administrasi daerah/wilayah dalam memelihara jemaat-jemaat dan usaha-usaha misionaris di ladang. Persepuluhan itu tidak boleh digunakan untuk pekerjaan lain, untuk membayar utang jemaat atau lembaga, atau program pembangunan. "Suatu pekabaran yang sangat jelas dan pasti lelah diberikan kepada kita umatNya. Diperingatkan kepada jemaat untuk menggunakan / menerapkan persepuluhan untuk berbagai tujuan yang walaupun baik, bukanlah merupakan tujuan penggunaan persepuluhan yang telah Tuhan perintahkan.

Bagaimana Mengembalikan Perpuluhan. Persepuluhaand alah milik Tuhan dan harus dibawa sebagai suatu tindakan perbaktian ke dalam perbendaharaan Daerah / Wilayah melalui jemaat di mana keanggotaan seseorang berada. Para Pekerja Daerah / Wilayah dan Pengurus Jemaat Harus Menjadi Teladan dalam Mengembalikan Persepuluhan.

Para pekerja Daerah / Wilayah dan ketua-ketua jemaat, serta pengurus lain dan para pemimpin lembaga harus mengakui ini sebagai prinsip kepemimpinan dalam pekejaan Allah, agar contoh yang baik dibuat dalam hal mengembalikan persepuluhan. Tidak seorang pun boleh terus menjadi pengurus jemaat atau pekerja daerah/ wilayah jika tidak melakukan standar kepemimpinan ini.

Perpuluhan Suatu Tuntutan Alkitabiah  - Sekalipun pengembalian persepuluh & tidak dilaksanakan sebagai ukuran keanggotaan, ini diakui sebagai tugas Alkitabiah yang harus dilakukan oleh setiaporang yang percaya kepada Allah dan sebagai salah satu latihan kerohanian dalam mana pemberinya harus mengakui dengan iman kepenuhan berkat dalam kehidupan dan pengalaman Kristen.

"Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam  rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firmanTuhan semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan" (Mal. 310).

Selain persepuluhan, Alkitab menekankan tugas kita untuk membawa persembahan kepada Tuhan. Menahan persembahan disamakan dengan menahan persepuluhan dan disebut dengan perampokan (Mal 3:8 - Bolehkah manusia menipu Allah? Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau?" Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus!). Gereja yang benar sejak permulaannya telah mengikuti praktek pemberian persembahan secara berlimpah bagi pekerjaan Allah. Sebagai hasilnya kemakmuran dan berkat yang besar telah menyokong pekerjaan itu. Umat Allah telah bersatu menyokong pekerjaan Tuhan dengan limpah, oleh memberikan persembahan sesuai dengan pendapatan mereka.
Persembahan sebagai ungkapan kasih kita kepada Tuhan atas berkat kehidupan yang kita nikmati, tidak ada batasnya. Persembahan tidak ditentukan persentasenya tetapi masing-masing dengan sekedar persembahan, sesuai dengan berkat yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu - Ulangan 16:17. Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya, bawalah persembahan dan masuklah ke pelataran-Nya!- Mazmur 96:8
Perpuluhan adalah milik Tuhan yang kita harus kembalikan yaitu 10 % dari penghasilan kita kepadaNya. Imamat 27:30 Demikian juga segala persembahan persepuluhan dari tanah, baik dari hasil benih di tanah maupun dari buah pohon-pohonan, adalah milik TUHAN; itulah persembahan kudus bagi TUHAN.” Bagaimanakah anjuran Tuhan bagi kita untuk menguji berkat-berkat yang Ia janjikan? 
Maleakhi 3:10“Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, Firman Tuhan semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan. 
II Korintus 9:7 Berikan dengan hati yang penuh suka cita, karena engkau ingin menyenangkan Tuhan. Ada dalam Alkitab, hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.
Adakah perintah pemberian perpuluhan dan persembahan yang suci ini ditiadakan oleh kedatangan Yesus selama dia menjelma jadi manisia?
Perhatikan pernyataan Yesus dalam Matius 23:23 Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan
Ayat ini menguatkan bahwa Yesuslah yang memerintahkan pengembalian perpuluhan, dengan satu pengertian yang benar bukan dengan paksa bukan dengan kekerasan dan menjadi alat pemerasan bagi anggota jemaat seperti yang sudah dilakukan oleh para ahli Taurat bahkan beberapa Gereja pada jaman dewasa ini. lebih jelasnya point dari ayat ini adalah sebagai berikut:
1.   Perpuluhan adalah milik Allah jangan curi itu, berikan kepada perbendaharaan jemaat dimana kamu berada.
2.   Perpuluhan bukan hak atau milik kita (semua kita apa pendeta, penatua, anggota jemaat) yang memiliki penghasilan harus mengembalikan 10% kepada Tuhan. Itu perintah Allah bukan perintah manusia.
3.   Allah tidak meminta lebih dari 10% atau kurang dari 10%, ikuti seperti yang diperintahkannya. Lebih atau kurang dari 10% mengartikan bukan perpuluhan lagi (sepersepuluh dari pendapatan kita). Perpuluhan dipergunakan untuk para hamba Tuhan melayani jemaat, mengabarkan Injil, yang berhubungan dengan pelayanan bukan utuk dana pembangunan Gereja.
4.   Berilah Persembahan selain perpuluhan, persembahan adalah ungkapan sukur dan besarnya kasih kita kepada Tuhan .. tidak dibatasi seperti perpuluhan. Persembahan ini dipergunakan untuk kelancaran pelayanan pekerjaan Tuhan seperti, membangun Gereja, membayar sewa perbaktian, listrik, beli peralatan Gereja, biaya kostor Gereja dan operational Gereja.
5.   Konsep perpuluhan didalam Alkitab dilakukan oleh Abraham, kemudian Yakup, Bangsa Israel dan Umat Kristen pada dewasa ini. semuanya untuk pekabaran Firman Tuhan dan pelayanan menggembalakan jemaat Tuhan.
6.   Tidak ada ayat didalam Alkitab untuk membatalkan perpuluhan setelah perjanjian Baru.
Yesus tidak menyiadakan Perpuluhan dan persembahan… dia meneguhkannya karena itu perintah dari Yesus sendiri yang dikenal dengan raja Melkisedek.

Salam,
John
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)