Author Topic: Kumpulan Thread yg berhubungan dengan Per10an  (Read 45347 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

September 05, 2011, 11:14:01 AM
Reply #30
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1075
Khan saya sudah bilang didalam Alkitab ini sudah tertulis semua hukum yang diberikan Tuhan kepada manusia, jadi hukum yang tertulis dalam Alkitab ini bukan hukum atau aturan yang datang dari manusia, ini bukan hukum perdata / pidana, jangan disamakan hukum dengan hukum yang ada dibumi ? apakah kita mau jalankan atau tidak sesuai hukum yang tertulis dalam Alkitab ini bukan urusan kita dengan manusia, namun kita berurusan dengan sang khalik?

Dan semua ayat yang anda tuliskan dalam Ibrani 7:12 dan Filipi 3:9 itu adalah mengenai Hukum Taurat yang sudah dibatalkan, jadi hukum taurat yang dibatalkan itu adalah mengenai ibadah orang Kristen yang sudah dirubah atau yang telah dibatalkan itu tidak memakai lagi tatacara Hukum Taorat MUSA yaitu  mengenai tatacara ibadahnya...

Memang benar ketika Tuhan YESUS datang Dia  sendiri masih turut ambil bagian dalam rumah ibadah itu (Mark. 1:21 ; 12:35-37). Ia tidak menolak ibadah tradisionil, begitu juga Dia sunat mengikuti hukum Taurat itu, namun ada hal hal yang Ia melawan yaitu hukum-hukum ritual selama hukum itu hanya diikuti secara formalitas. Dalam ajaranNya Ia selalu menekankan bahwa kasih kepada Allah adalah ibadah yang sesungguhnya. Ia meletakkan Hukum Kasih diatas kebiasaan Sabat dan Kurban (Mat. 5:23-24 ; 12:7-8 ; Mark. 7:1-13). Dengan demikian, ibadah yang sebenarnya adalah : suatu pelayanan yang dipersembahkan kepada Allah tidak hanya dalam arti ibadah di Bait Suci, tapi juga dalam arti pelayanan kepada sesama (Luk. 10:25 ; Mat. 5:23 ; Yoh.4:20-24).

Orang-orang Kristen dalam Gereja mula-mula juga masih terus mengikuti ibadah di Bait Suci, terutama di Sinagoge. Dan ketika terjadi perpisahan antara Jahudiisme dan gereja, ada dugaan bahwa ibadah Sinagoge banyak mewarnai ibadah gereja.

Dalam perkembangan selanjutnya, terutama setelah perpisahan gereja dengan Jahudiisme, hari ibadah utama bagi orang Kristen ditetapkan pada Hari Tuhan (Kis.2:46 ; 20:7). Dengan demikian kebiasaan Sabat pun ditinggalkan. Unsur-unsur yang dicantumkan dalam ibadah jemaat dapat kita lihat dari 1 Kor. 14:26-33, yakni : Mazmur/pujian, doa, pembacaan Kitab Suci dan penjelasannya. Perjamuan Kasih (1 Kor. 11:23-28) juga merupakan unsur penting dalam ibadah gereja.

Pada mulanya ibadah gereja dilakukan di rumah-rumah orang percaya. Hal ini terus berlanjut hingga orang-orang Kristen memiliki rumah ibadahnya sendiri. Hal yang amat penting dalam kepercayaan Kristen tentang ibadah adalah, Kehadiran Allah (Mat. 18:10 ; 1 Kor. 14:25).

Bagi gereja, ibadah umat tetap diutamakan karena ibadah ini bertujuan untuk :

- Membangun ‘tubuh KRISTUS’ atau gereja (1 Kor. 14 : 5, 12, 26 ; 1 Tim. 4 : 13)
- Membina pelayanan sesama (Kis. 2 : 45)
- Membina Persekutuan (1 Kor. 10 : 16 – 17)
- Menunjukkan respons kita terhadap kemuliaan Allah, yang dinyatakan dengan doa dan ucapan syukur (pbd. Maz. 116 : 12)
Hidup setiap orang Kristen juga harus menjadi ibadah, yakni menjadi ‘persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan pada Allah’ (Rom. 12 : 1). Itu berarti bahwa orang Kristen harus menyadari bahwa tubuhnya, adalah Bait ROH KUDUS sehingga ia dapat melayani Dia baik dengan pikirannya, rohnya, maupun dengan tubuhnya. Ibadah yang sejati adalah mempersembahkan tubuh kepada Allah dan semua yang dikerjakannya setiap hari. Dan hal itu dapat terjadi apabila hidup orang-orang percaya berubah oleh ‘pembaharuan budi’ (Rom. 12 : 2), yakni dengan kehidupan yang berpusat pada KRISTUS.


4. PENUTUP

Ibadah adalah identitas Gereja atau orang percaya, yang menunjukkan ketinggian spritual disertai ungkapan pujian dan syukur kepada Tuhan.

Ibadah yang benar adalah apabila kita menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran (Yoh. 4:23), dan menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah sebagai persembahan yang hidup (Ro. 12:1).

Jadi kesimpulannya Tuhan tidak pernah mengatakan pemberian persepuluhan itu dibatalkan,  perubahan penyembhan didalam roh itu tidak ada sangkut paut  dengan pemberian persepuluhan , mau kasih lebih juga bagus, kalau tidak kasih juga tidak apa-apa? kan Tuhan itu anda tidak lihat, kan kita cuma hutang aja ko' sama Tuhan saja? ngapain harus takut Gimana pertanyaanya kalau anda berhutang sama bos anda dikantor? apakah anda berani berhutang sama bosmu anda dikantor? tentu anda tidak berani kan?
Kenapa sama Tuhan anda berani berhutang.

Apakah karena iman anda harus melihat baru percaya? atau tidak melihat namun percaya?.Amin.


Menurut saya kita hidup tidak dijaman Hukum Taurat lagi melainkan didalam jaman kasih karunia.

Hukum Taurat haruslah dilihat pakai kacamata Injil baru kita bisa menafsirkannya dengan benar karena sistim Hukum Taurat hanya diberikan bagi orang Yahudi,sedangkan Injil bagi semua bangsa didunia termasuk juga bangsa Yahudi sendiri.

hukum Taurat tidak pernah dibatalkan oleh YESUS tetapi dia memperbaharui penafsirannya atau memberikan makna yang baru dengan berkata :

Matius 5:22 Tetapi Aku berkata kepadamu: .....

Matius 5:28 Tetapi Aku berkata kepadamu:......

Matius 5:32 Tetapi Aku berkata kepadamu........


Demikian juga persembahan kepada Tuhan haruslah dilihat dari kacamata Injil bukan menurut prinsip Hukum Taurat .



« Last Edit: September 05, 2011, 11:16:18 AM by gandola »
September 05, 2011, 11:52:23 AM
Reply #31
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 909
  • Gender: Male
  • ^cOoL^
Syalom sahabat dan kekasih didalam YESUS KRISTUS,

1.   Perpuluhan adalah milik Allah jangan curi itu, berikan kepada perbendaharaan jemaat dimana kamu berada.
2.   Perpuluhan bukan hak atau milik kita (semua kita apa pendeta, penatua, anggota jemaat) yang memiliki penghasilan harus mengembalikan 10% kepada Tuhan. Itu perintah Allah bukan perintah manusia.
3.   Allah tidak meminta lebih dari 10% atau kurang dari 10%, ikuti seperti yang diperintahkannya. Lebih atau kurang dari 10% mengartikan bukan perpuluhan lagi (sepersepuluh dari pendapatan kita). Perpuluhan dipergunakan untuk para hamba Tuhan melayani jemaat, mengabarkan Injil, yang berhubungan dengan pelayanan bukan utuk dana pembangunan Gereja.
4.   Berilah Persembahan selain perpuluhan, persembahan adalah ungkapan sukur dan besarnya kasih kita kepada Tuhan .. tidak dibatasi seperti perpuluhan. Persembahan ini dipergunakan untuk kelancaran pelayanan pekerjaan Tuhan seperti, membangun Gereja, membayar sewa perbaktian, listrik, beli peralatan Gereja, biaya kostor Gereja dan operational Gereja.
5.   Konsep perpuluhan didalam Alkitab dilakukan oleh Abraham, kemudian Yakup, Bangsa Israel dan Umat Kristen pada dewasa ini. semuanya untuk pekabaran Firman Tuhan dan pelayanan menggembalakan jemaat Tuhan.
6.   Tidak ada ayat didalam Alkitab untuk membatalkan perpuluhan setelah perjanjian Baru.
YESUS tidak menyiadakan Perpuluhan dan persembahan… dia meneguhkannya karena itu perintah dari YESUS sendiri yang dikenal dengan raja Melkisedek.

Salam,
John

Syalom dan selamat bergabung...

Saya sudah baca secara lompat2 tulisan kamu sebelumnya. Inti dari diskusi ini sebenarnya adalah
1 "Apakah perpuluhan itu wajib 10% ?"
2. "Jemaat yang tidak memberikan perpuluhan 10% akan terkena kutuk karena mencuri uang Tuhan ?"
3. "Apakah perpuluhan HARUS diberikan kepada gereja ?"

Saya bercerita hal yang nyata saja. Mohon pendapat kamu.

Ada seorang ketua majelis gereja yang taat bayar perpuluhan dan rajin pelayanan. Di suatu ketika, mamanya gagal ginjal dan musti cuci darah yang menghabiskan biaya ratusan juta rupiah bahkan lebih. Uang, tabungan, dan rumah habis untuk membayar biaya pengobatan. Dia masih rela bayar perpuluhan dan percaya Tuhan akan membukakan jalan untuknya.

Setelah itu, karena himpitan ekonomi untuk pertama kalinya dia tidak bayar perpuluhan. Dia janji dalam hatinya kalau dia hutang kepada Tuhan dan akan dibayar kemudian. Bulan kemudian, dia tidak sanggup lagi dan mohon bantuan dari gereja. Ada sumbangan dari gereja tapi jumlahnya masih jauh dari memuaskan. Sementara pendeta dan rekan2 sekerja membesuk malah lebih banyak komentar aja, mama kamu bagusnya minum obat ini atau ikut terapi ini. Kebetulan anaknya juga demam dan dikasih saran untuk minum vitamin. Apa mereka gak pikir...? Rekan sekerjanya sudah jual mobil, rumah malah cuma ngomong pergi ke dokter dan minum vitamin. Kalau memang mengasihi, berilah uang.

Sudah beberapa bulan lamanya dia ter-katung2 dengan situasi ini, hutang kiri kanan, dan masih rutin ke gereja. Kebetulan hari ini pendeta meng-khotbahkan tentang perpuluhan itu adalah kewajiban. Tidak memberi perpuluhan berarti mencuri uang Tuhan. Dia sedih dan tidak kembali lagi ke gereja (dalam waktu yang lama). Ini bukan drama atau sinetron, ini sebuah kisah nyata dari perjalanan hidup seseorang.

Mungkin banyak yang berpendapat bahwa orang ini melakukan kesalahan (dosa), sehingga Tuhan tidak mau menolong dia. Mungkin saja.

Mungkin ada yang berpendapat cobaan datang sama seperti ayub. mungkin saja.

Hidup ini seperti roda, kadang hidup berkelimpahan - kadang juga kekurangan. Buat orang2 yang mewajibkan perpuluhan dan berkata, "masa kasih 10% saja gak mau padahal Tuhan sudah menebus 100% ?", berdoalah semoga himpitan ekonomi itu tidak terjadi sama saudara. Kalau hal itu terjadi, saya rasa baru kamu bisa menyadari apa itu persembahan yang sesungguhnya.

Pemberian abraham 10% adalah contoh bagaimana seseorang yang mengasihi Tuhan memberikan miliknya kepada Tuhan. Itu dijadikan teladan buat umat israel dan kita dalam memberikan persembahan. Tetapi hal itu tidaklah wajib. Tidak wajib bukan berarti kita pelit. Karena Tuhan tau hati kita. Selama kita memberi dengan hati yang mengasihi, Tuhan pasti berkenan. Tidak perlu dipatok berapa persen. Apalagi di ancam2 dengan kutuk.

Salam Damai
"Mereka berbuat seolah-olah mereka penuh hikmat, tetapi mereka telah menjadi bodoh" (Roma 1:22)
September 05, 2011, 12:03:06 PM
Reply #32
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5328
  • Gender: Male
hmmm terus untuk misi dll... bagaimana???
apa tidak perlu dana???

September 05, 2011, 01:28:23 PM
Reply #33
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 4
  • Denominasi: Kristen ( GBI )
Shalom all,
seru juga niih.. tp pendapat saya gini yaa :

kalo Muslim ada namanya zakat yang 2.5% wajib.. setidaknya 10% lbh gede.. Amiin
tapi kalo 10% gk rela, dengan 2.5% rela dan dengan iman dan perbuatan,... tinggal tunggu hasilnya saat ktemu Yesus di atas nanti.. hehehe.. itu kehendak Allah, bukan kita.

Kalo utk beli barang di ritel dan utk makan di resto saja ada PPN dan PB1 sebesar 10%, bener2 kita itung2an sama Allah ya kalo perpuluhan aja gk ngasih.

10% hanya dianggap minimum (skrg jadi std pajak), tp kalo mau ngasih 15%, 17%, 20% ato spt (lupa namanya) yang menyerahkan 90% dan hidup dari 10% nya, juga gk papa..

trus knapa dimasalahin ya? mnrt saya, lakukan bagianmu, sisanya ya srahkan sama Allah.
disalahgunakan sama pendeta? pendeta jg manusia, penuh daging dan dosa, hukumannya sama Allah dong, toh dia dapetnya 10x lbh berat kan. EGP..

Lukas 12 : 48 -- "...setiap orang yang kepadanya banyak diberi, daripadanya banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, daripadanya akan lebih banyak lagi dituntut."

saat kita tau harus memberikan "sesuatu" utk kemuliaan Tuhan, perluas kerajaan dimana nanti kita juga memimpin, emang mnrt anda kita mau ngasih brapa?
Ini juga kerajaan KITA, Milik KITA, mau ngasih brapa?

Greja juga bisa salah :
Katolik memaklumkan Perang Salib, apa Yesus pernah mengajarkan ? musuh kita bukan darah dan daging kan?
Anglikan membolehkan perkawinan Gay.. God create Adam and Eve, not ADAM and STEVE..

So, what the big deal?
Kita diarahkan 10%, fine.. itu adalah penunjuk, krn Tuhan melihat hati, ketulusan..
Bayangkan kalo kita perpuluhannya 90% dan dengan hati yang tuuuuluuuusss, bahagianya Allah Bapa kita..
Kalo sdh demikian, kira-kira semakin dipercaya gak? ditambahkan lagi lebih dan lebih lagi?
Waduu, I lost count..

So, Yesus mengajarkan simplicity, 10 hukum taurat disingkat jadi 2..
Memberi dari kekurangan, lebih bgus drpd memberi dari kekurangan..
Siapa lbh mengasihi ibu bapaknya daripada Allah, tidak layak bagi dia..
Lbh baik menolong orang daripd mengikuti ritual hari Sabat..
Pohon ara gk berbuah, dikutukk..

Duuh, seandainya iman kita sebiji sesawi aja, mgkn kalo ijin gk perpuluhan dikasih kalii? hehehe..

Lakukan bagianmu, selebihnya Allah akan menggenapi janji-janjinya..

Ameeeennn
September 05, 2011, 01:39:39 PM
Reply #34
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 518
  • Denominasi: Protestan

Menurut saya kita hidup tidak dijaman Hukum Taurat lagi melainkan didalam jaman kasih karunia.

Hukum Taurat haruslah dilihat pakai kacamata Injil baru kita bisa menafsirkannya dengan benar karena sistim Hukum Taurat hanya diberikan bagi orang Yahudi,sedangkan Injil bagi semua bangsa didunia termasuk juga bangsa Yahudi sendiri.

hukum Taurat tidak pernah dibatalkan oleh YESUS tetapi dia memperbaharui penafsirannya atau memberikan makna yang baru dengan berkata :

Matius 5:22 Tetapi Aku berkata kepadamu: .....

Matius 5:28 Tetapi Aku berkata kepadamu:......

Matius 5:32 Tetapi Aku berkata kepadamu........


Demikian juga persembahan kepada Tuhan haruslah dilihat dari kacamata Injil bukan menurut prinsip Hukum Taurat .

Oh jadi penerapan persepuluhan yang kita pakai ini masih pola PL, namun bagaimana  denagn penerapan Tuhan Yesus sendiri dibawa ini Dia mengatakan memberi apa yang wajib anda berikan kepada Allah (Mat.22:16,22)  dan juga penulis kitab Ibrani 7:1-9 apakah ini bukan peraturan PB. 

Coba kita lihat dalam Matius 22:16,21 dibawa ini bahwa orang Farisi ingin menjerat Yesus dengan pertanyaan “Apakah kita diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar atau tidak?.

Dengan pertanyaan  orang Farisi ini seharusnya Tuhan Yesus hanya menjawab tentang memberi pajak saja, namun tak diuga-duga Tuhan Yesus menjawabnya bukan saja membayar  wajib pajak, malahan Yesus Tuhan Yesus menjawab tentang memberikan apa yang wajib kamu berikan kepada Allah." Apa yang wajib itu "tentunya persepuluhan".

Supaya anda tahu,  ayat ini Yesus sendiri yang berbicara Dia adalah Firman yang telah menjadi manusia itu, Dia sendiri  yang mengesahkan ayat ini “apa yang wajib yang anda bayar untuk Allah”…sekali lagi apa yang wajib?.....bisa kah anda berbantah bantah dengan perkataan Tuhan Yesus ini, Dia sebagai pengenapan PB dan Injil yang kita sembah, jangan berdialog dengan saya, saya juga manusia berdosa seperti anda, perlu anda berdoa dan bertanya kepada Yesus, anda kan orang Kristen pasti bisa berbicara dalam doa, bisakah Tuhan saya tidak memberi persepuluhan kepada-Mu Tuhan. Hukum memberi persepuluhan ini bukan saya yang buat, kan Tuhan sendiri silakan anda Tanya Tuhan. 

Matius 22:21Jawab mereka: "Gambar dan tulisan Kaisar." Lalu kata Yesus kepada mereka: "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah."

Rasul Paulus menerapkan kepada kita bahwa Tuhan telah menetapkan mereka yang memberitakan injil harus hidup dari pemberitaan injil itu (1 Kor 9:14), hal ini diteguhkan dalam Gal.6:6…Dalam Perjanjian Lama para orang Lewi dan Imam Imam hidup dari pesrsepulhan orang Israel. Begitu pula Tuhan menghendaki supaya para pengabar Injil hidup dari wajib pemberian persepuluhan orang orang Kristen.

Rasul Paulus pada mulanya tidak menerima pemberian apa- apa dari jemaat diKorintus. Tetapi kemudian Rasul Paulus mengakui bahwa hal itu salah, dan ia meminta ampun dari Jemaat itu (2 Kor.12:13). Dan Paulus memberitahukan bahwa jemaat-jemaat di Korintus masih terbelakangan dibanding dengan Jemaat-Jemaat yang lain karena Jemaat Korintus tidak membiayai Rasul Paulus, saya kira dengan ayat ini gembala sidang patut meminta ampun karena kelalaian mereka dalam mengajarkan memberi persepuluhan…. Apalagi yang saya dengar ada doktrin baru lagi katanya doktrin ala-ala barat bahwa mereka bekerja dan mendapatkan penghasilan bahwa itu semua adalah itu adalah milik mereka, bukan milik Tuhan, karena keringat mereka yang keluar, bukan Tuhan…ala-ala barat ini sudah berbaur sampai keIndonesia, mereka tidak terlalu mengutamakan Tuhan, Tuhan itu nomor dua, mereka lebih mengutamakan diri mereka. Memang jangan heran kita sudah berada dipenghujung akhir zaman……jadi berwaspadalah!!!!!
Yakobus 4:11 Saudara-saudaraku, janganlah kamu saling memfitnah! Barangsiapa memfitnah saudaranya atau menghakiminya, ia mencela hukum dan menghakiminya; dan jika engkau menghakimi hukum, maka engkau bukanlah penurut hukum, tetapi hakimnya.
September 05, 2011, 03:03:14 PM
Reply #35
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5389
Shalom all,
seru juga niih.. tp pendapat saya gini yaa :

kalo Muslim ada namanya zakat yang 2.5% wajib.. setidaknya 10% lbh gede.. Amiin
tapi kalo 10% gk rela, dengan 2.5% rela dan dengan iman dan perbuatan,... tinggal tunggu hasilnya saat ktemu YESUS di atas nanti.. hehehe.. itu kehendak Allah, bukan kita.

Kalo utk beli barang di ritel dan utk makan di resto saja ada PPN dan PB1 sebesar 10%, bener2 kita itung2an sama Allah ya kalo perpuluhan aja gk ngasih.

10% hanya dianggap minimum (skrg jadi std pajak), tp kalo mau ngasih 15%, 17%, 20% ato spt (lupa namanya) yang menyerahkan 90% dan hidup dari 10% nya, juga gk papa..

trus knapa dimasalahin ya? mnrt saya, lakukan bagianmu, sisanya ya srahkan sama Allah.
disalahgunakan sama pendeta? pendeta jg manusia, penuh daging dan dosa, hukumannya sama Allah dong, toh dia dapetnya 10x lbh berat kan. EGP..

Lukas 12 : 48 -- "...setiap orang yang kepadanya banyak diberi, daripadanya banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, daripadanya akan lebih banyak lagi dituntut."

saat kita tau harus memberikan "sesuatu" utk kemuliaan Tuhan, perluas kerajaan dimana nanti kita juga memimpin, emang mnrt anda kita mau ngasih brapa?
Ini juga kerajaan KITA, Milik KITA, mau ngasih brapa?

Greja juga bisa salah :
Katolik memaklumkan Perang Salib, apa YESUS pernah mengajarkan ? musuh kita bukan darah dan daging kan?
Anglikan membolehkan perkawinan Gay.. God create Adam and Eve, not ADAM and STEVE..

So, what the big deal?
Kita diarahkan 10%, fine.. itu adalah penunjuk, krn Tuhan melihat hati, ketulusan..
Bayangkan kalo kita perpuluhannya 90% dan dengan hati yang tuuuuluuuusss, bahagianya Allah Bapa kita..
Kalo sdh demikian, kira-kira semakin dipercaya gak? ditambahkan lagi lebih dan lebih lagi?
Waduu, I lost count..

So, YESUS mengajarkan simplicity, 10 hukum taurat disingkat jadi 2..
Memberi dari kekurangan, lebih bgus drpd memberi dari kekurangan..
Siapa lbh mengasihi ibu bapaknya daripada Allah, tidak layak bagi dia..
Lbh baik menolong orang daripd mengikuti ritual hari Sabat..
Pohon ara gk berbuah, dikutukk..

Duuh, seandainya iman kita sebiji sesawi aja, mgkn kalo ijin gk perpuluhan dikasih kalii? hehehe..

Lakukan bagianmu, selebihnya Allah akan menggenapi janji-janjinya..

Ameeeennn


Broo@arthursien...

Kamu saja yang non-K ( mohon maaf kalau saya salah )...sudah memahami apa sebetulnya makna yang menjadi ketentuan dan ketetapan Allah dalam Alkitab..ya..?? dan itu jika juga di korelasikan dng apa yang ada di Ajaran Islam. ( menurut anda ).... Artinya ketetapan ya ketetapan dan ketentuan ya ketentuan bukan.?? Tidak ada lagi celah untk tawar-menawar disitu. Tapi ya sungguh memprihatinkan bagi sebagian kalangan umat Kristen...?? hal yang minim saja 10%, masih menjadi kendala bagi dirinya untuk dilaksanakan dng alasan..kok Allah mematok besaran 10% tsb ..sih..?? heheheh...kan berdasarkan keiklasan dan ketulusan kita mau kasih berapa ya tergantung maunya kita dong..!! Itulah pandangan sebagian umat Kristen yang belum memahami apa arti perpuluhan itu sebetulnya. Tapi ya semoga paradigma perpuluhan dapat disikapi lebih arif lagi sesuai dng apa yang diajarkan oleh Alkitab. bukan diajarkan oleh oknum manusianya dng alasan yang dibuat-buat demi keuntungan dan kepentingan dirinya sendiri.

Salam GBU
September 05, 2011, 04:49:16 PM
Reply #36
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1075
Oh jadi penerapan persepuluhan yang kita pakai ini masih pola PL, namun bagaimana  denagn penerapan Tuhan YESUS sendiri dibawa ini Dia mengatakan memberi apa yang wajib anda berikan kepada Allah (Mat.22:16,22)  dan juga penulis kitab Ibrani 7:1-9 apakah ini bukan peraturan PB. 

Coba kita lihat dalam Matius 22:16,21 dibawa ini bahwa orang Farisi ingin menjerat YESUS dengan pertanyaan “Apakah kita diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar atau tidak?.

Dengan pertanyaan  orang Farisi ini seharusnya Tuhan YESUS hanya menjawab tentang memberi pajak saja, namun tak diuga-duga Tuhan YESUS menjawabnya bukan saja membayar  wajib pajak, malahan YESUS Tuhan YESUS menjawab tentang memberikan apa yang wajib kamu berikan kepada Allah." Apa yang wajib itu "tentunya persepuluhan".

Supaya anda tahu,  ayat ini YESUS sendiri yang berbicara Dia adalah Firman yang telah menjadi manusia itu, Dia sendiri  yang mengesahkan ayat ini “apa yang wajib yang anda bayar untuk Allah”…sekali lagi apa yang wajib?.....bisa kah anda berbantah bantah dengan perkataan Tuhan YESUS ini, Dia sebagai pengenapan PB dan Injil yang kita sembah, jangan berdialog dengan saya, saya juga manusia berdosa seperti anda, perlu anda berdoa dan bertanya kepada YESUS, anda kan orang Kristen pasti bisa berbicara dalam doa, bisakah Tuhan saya tidak memberi persepuluhan kepada-Mu Tuhan. Hukum memberi persepuluhan ini bukan saya yang buat, kan Tuhan sendiri silakan anda Tanya Tuhan. 

Matius 22:21Jawab mereka: "Gambar dan tulisan Kaisar." Lalu kata YESUS kepada mereka: "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah."

Rasul Paulus menerapkan kepada kita bahwa Tuhan telah menetapkan mereka yang memberitakan injil harus hidup dari pemberitaan injil itu (1 Kor 9:14), hal ini diteguhkan dalam Gal.6:6…Dalam Perjanjian Lama para orang Lewi dan Imam Imam hidup dari pesrsepulhan orang Israel. Begitu pula Tuhan menghendaki supaya para pengabar Injil hidup dari wajib pemberian persepuluhan orang orang Kristen.

Rasul Paulus pada mulanya tidak menerima pemberian apa- apa dari jemaat diKorintus. Tetapi kemudian Rasul Paulus mengakui bahwa hal itu salah, dan ia meminta ampun dari Jemaat itu (2 Kor.12:13). Dan Paulus memberitahukan bahwa jemaat-jemaat di Korintus masih terbelakangan dibanding dengan Jemaat-Jemaat yang lain karena Jemaat Korintus tidak membiayai Rasul Paulus, saya kira dengan ayat ini gembala sidang patut meminta ampun karena kelalaian mereka dalam mengajarkan memberi persepuluhan…. Apalagi yang saya dengar ada doktrin baru lagi katanya doktrin ala-ala barat bahwa mereka bekerja dan mendapatkan penghasilan bahwa itu semua adalah itu adalah milik mereka, bukan milik Tuhan, karena keringat mereka yang keluar, bukan Tuhan…ala-ala barat ini sudah berbaur sampai keIndonesia, mereka tidak terlalu mengutamakan Tuhan, Tuhan itu nomor dua, mereka lebih mengutamakan diri mereka. Memang jangan heran kita sudah berada dipenghujung akhir zaman……jadi berwaspadalah!!!!!


Kalau soal kepemilikan Allah maka bukan hanya perpuluhan tetapi seluruh dunia ini memang milik Allah bro.

Mazmur 50:10,12 sebab punya-Kulah segala binatang hutan, dan beribu-ribu hewan di gunung. Jika Aku lapar, tidak usah Kukatakan kepadamu, sebab punya-Kulah dunia dan segala isinya.

Bagi Allah persembahan yang paling berharga adalah hidup kita :

Roma 12:1 Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.

Ajaran PB bukan membatalkan pemberian persembahan tetapi tidak menggunakan formula mati seperti didalam PL.

Jadi mau berikan 10% atau 20% atau 100% tidak ada batasannya melainkan hanya kerelaan hati yang memberi yang Tuhan lihat.

1 Sam.16:7 Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: "Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.


Salam





September 05, 2011, 05:33:28 PM
Reply #37
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 4
  • Denominasi: Kristen ( GBI )
Shalom juga bro,

Pada dasarnya manusia jadi berpengetahuan, karna memang makan buah pengetahuan, tapi dari kepintaran itulah kenapa manusia jadinya suka berdalih dan suka mencari-cari celah..

kenapa Gay bisa menikah? karena dasar pernikahan kan kasih bukan karna kelamin.. alasannya demikian.
kenapa 10%? gak 5%? kan smua hrs berdasar suka rela.. alasannya demikian.
kenapa harus mengampuni kalo disakiti? kan mata ganti mata.. alasan lagi.
too much perdebatan..

padahal pendekatan yang paling bagus adalah bertanya sendiri ke Allah Bapa.
Apa sih yang dia rindukan kita lakukan?
ato bertanyalah pada diri sendiri ( radha narsis siih ) :
Jika aku adalah Bapa, pencipta manusia : -- apa yang ingin aku liat dari manusia ciptaanku? aku uda kasi 100% penghasilan, masakan kembalikan 10% lagi diitung-itung?

mungkin dengan kacamata yang berbeda, kita bisa merasakan "hati Allah" thd kita, umat ciptaanNya, yang hanyalah debu dan bukan siapa-siapa..

GBU too...
September 05, 2011, 10:32:14 PM
Reply #38
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3009
Kalau menurut pendapat saya kalau didalam PB pemberian itu harus sukarela datangnya dari hati  bukan jumlahnya yang menjadi persoalan.

Salam

anda benar bung gondola,
pendapat anda sesuai dengan pemahaman alkitabiah 8 gereja yg saya sebutkan di page 2   :afro:
Efesus 2:15-a

(TB)
sebab dengan mati-Nya sbg manusia IA telah
membatalkan hukum Taurat dgn SEGALA perintah dan ketentuannya


(BIS)
Hukum agama Yahudi dgn perintah-perintah dan peraturan-peraturannya sudah dihapuskan oleh Kristus
September 05, 2011, 10:34:28 PM
Reply #39
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3009

Menurut saya kalau perpuluhan diikat dengan rumusan angka yang mati maka kalau ada yang memberikan 11 % atau 100 % persembahan berarti dia sudah tidak taat atau berdosa kepada Tuhan dong.

PL kan bilang perpuluhan bukan minimum perpuluhan.

Didalam PB tidak ada sama sekali ajaran kewajiban perpuluhan kecuali ayat yang sudah saya berikan itu.

Silahkan bro kutip ajaran perpuluhan didalam PB.

Lagipula didalam Markus 12 Tuhan juga melihat hati yang memberi dari janda miskin bukan jumlah yang diberi oleh orang orang kaya.


Mengenai Hukum Taurat sudah jelas Paulus mengajarkan sbb :

Efesus 2:15 sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,

Ibrani 7:12 Sebab, jikalau imamat berubah, dengan sendirinya akan berubah pula hukum Taurat itu.

Filipi 3:9 dan berada dalam Dia bukan dengan kebenaranku sendiri karena mentaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karena kepercayaan kepada KRISTUS, yaitu kebenaran yang Allah anugerahkan berdasarkan kepercayaan.






Bro Gandola memang MANTAP  :afro:
Efesus 2:15-a

(TB)
sebab dengan mati-Nya sbg manusia IA telah
membatalkan hukum Taurat dgn SEGALA perintah dan ketentuannya


(BIS)
Hukum agama Yahudi dgn perintah-perintah dan peraturan-peraturannya sudah dihapuskan oleh Kristus
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)