Author Topic: Kumpulan Thread yg berhubungan dengan Per10an  (Read 82097 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

November 22, 2018, 11:19:40 AM
Reply #430
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 219
  • Hidup Itu sementara dan saling memberkati.
  • Denominasi: Protestan
pajak 0.5% bung kalo u pengusaha.kalo gereja minta 10% kebanyakan kalo cuma buat bangun gereja aja dan buat pendetanya ,buat sekolah yang mahal..
Harap Maklum kalau saya hanya suka berpikir simple saja.

Dahulu saya mahasiswa miskin, makan saja susah, ku pikir Tuhan mengertilah saya tak mampu mempersembahakan banyak, apalagi 10 %

Ketika saya mulai kerja, saya masih miskin, gaji kecil, makan di warteg. Ku pikir Tuhan mengertilah kondisiku. Toh di warteg makanan gak dipajakin 10 % kan.. ho ho ho.

Sekarang saya sudah hidup berkecukupan. Nah. Mulailah makan di tempat yang rada-rada bagus lah, di restoran geto lho. Eh. Lho.. Kok itu ada pajak 10 % , belum lagi plus Service Tax 5 %.. Nah, kalau kita gak niat bayar tuh pajak , yah jangan makan di sana. Balik deh ke warteg. Mudah kan. Tetapi kan kita tetap mau makan, contoh ke Kfc saja kena pajak 10 %

Saat itu saya berpikir, makan saja kena pajak 10 %, kenapa ke gereja tak bisa . Gereja di tempat saya pergi masih kekurangan kok. Atau karena itu mau pindah gereja ? wk wk wk. Gak sampai begitu kali.

Terus terang lihat di laporan keuangan Gereja, masih kekurangan terus. Yah, saya pribadi sisihkan lah 10 % saja , dan saya masukkan ke kolekte. Saya melihat kalau tak salah di kitab Maleakhi, kenapa sampai harus ada di dalam cerita itu tentang hal ini ? Ini karena Gereja Tuhan kekurangan, sementara kita kelebihan, namun tak berniat memberi.

Kalau gereja udah berlebihan, terlebih udah memiliki keuangan dari sekolah, cobalah salurkan kelebihan uangmu kepada yang lebih membutuhkan, entah ke yayasan dll. Toh untuk itulah kita diberkati berlebih. Untuk memberi.

Hidup hanya sementara.
November 22, 2018, 02:16:52 PM
Reply #431
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 676
Harap Maklum kalau saya hanya suka berpikir simple saja.

Dahulu saya mahasiswa miskin, makan saja susah, ku pikir Tuhan mengertilah saya tak mampu mempersembahakan banyak, apalagi 10 %

Ketika saya mulai kerja, saya masih miskin, gaji kecil, makan di warteg. Ku pikir Tuhan mengertilah kondisiku. Toh di warteg makanan gak dipajakin 10 % kan.. ho ho ho.

Sekarang saya sudah hidup berkecukupan. Nah. Mulailah makan di tempat yang rada-rada bagus lah, di restoran geto lho. Eh. Lho.. Kok itu ada pajak 10 % , belum lagi plus Service Tax 5 %.. Nah, kalau kita gak niat bayar tuh pajak , yah jangan makan di sana. Balik deh ke warteg. Mudah kan. Tetapi kan kita tetap mau makan, contoh ke Kfc saja kena pajak 10 %

Saat itu saya berpikir, makan saja kena pajak 10 %, kenapa ke gereja tak bisa . Gereja di tempat saya pergi masih kekurangan kok. Atau karena itu mau pindah gereja ? wk wk wk. Gak sampai begitu kali.

Terus terang lihat di laporan keuangan Gereja, masih kekurangan terus. Yah, saya pribadi sisihkan lah 10 % saja , dan saya masukkan ke kolekte. Saya melihat kalau tak salah di kitab Maleakhi, kenapa sampai harus ada di dalam cerita itu tentang hal ini ? Ini karena Gereja Tuhan kekurangan, sementara kita kelebihan, namun tak berniat memberi.

Kalau gereja udah berlebihan, terlebih udah memiliki keuangan dari sekolah, cobalah salurkan kelebihan uangmu kepada yang lebih membutuhkan, entah ke yayasan dll. Toh untuk itulah kita diberkati berlebih. Untuk memberi.

mmg gereja ama resto tinggi mana ya biaya2nya??...gimana kalo dibanding yang lain misal orang jual pulsa?atau jual grosiran barang?

bisa dikirim ke forum ini laporan keuangan gereja anda?? kok bisa minus trus padahal ada perpuluhan yang banyak juga yang kasik walau tidak wajib blom pendapatan gereja lainnya...kita lihat di katolik dan banyak gereja sukarela aja cukup tuh padal tidak pernah atau kita tidak dengar mengajarkan perpuluhan wajib..

dan memang memaksa perpuluhan itu salah kalo sukarela baiklah.

jadi kita bisa lihat dan masyarakat tau dibuat apa saja keuangan gereja kalo korup atau memakai sesuka hati jd mungkin masih ada yang tau kalo kekurangan akan ada yang bantu tp tlg jangan pura" kekurangan padal tidak...

soalnya kita ke banyak gereja yang mengharuskan perpuluhan ,bahkan yg masih sekolah didoktrin wajib perpuluhan terutama yang mewah" pendetanya kaya" terutama yang pegang keuangan gereja atau keluarga.


..jujur gak jelas dibuat apa saja sayangnya, pernah dengar ada laporan 1taun sekali itupun tidak jelas dan terlalu global dan hanya bisa dilihat dimimbar selama beberapa menit... intinya kalo digunakan sesuka hati tidak ada yang tau kalo tidak jelas seperti itu kecuali keluarga atau yg pegang keuangan saja...

kita kasik perumpamaan nyatanya ya

saya kasik contoh resto kecil dan gereja kecil dah ini resto adalah kerjaan yang untungnya banyak boasanya dibanding jual barang perbulan

resto dgn pendapatan kotor 1jt

 kena pajak 10%-100rb kena  perpuluhan 100rb misal kalo wajib

d potong bahan dan pekerja+-500rb

dipoto g lg sewa tempat dan perbaikan 100rb

dll


jadi total yg didapat untuk keluarganya yg punya resto 1jt-100rb-100rb-500rb-100rb=200rb ini blom lain2 jd6jt/bulan

sekarang gereja kecil dgn jemaat 200orang misal yg cukup 100 orang dgn pendapatan 10jt rata"

yg 100 orang tidak mampu dah itung aja yg tidak mampu tidak kita masukan dah sumbanganny juga anak sekolah yg juga suruh bayar tidak kita masukan juga

hitung perpuluhan saja yg kaya dan yg hasil saja 100*1jt=100jt dipotong gaji pegawai gereja 2orang yg dibayar 3jt /orang ,renovasi dll 4jt perbulan dah...orang" pelayanan gratis...

sisa untuk keluarga yg punya gereja 90jt /perbulan blom sumbangan lainnya...

apakah anda mengerti perbedaannya???
« Last Edit: November 22, 2018, 03:10:17 PM by andre765 »
November 22, 2018, 05:51:55 PM
Reply #432
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3399
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
soalnya kita ke banyak gereja yang mengharuskan perpuluhan ,bahkan yg masih sekolah didoktrin wajib perpuluhan terutama yang mewah" pendetanya kaya" terutama yang pegang keuangan gereja atau keluarga.

Dulu kebanyakan pendeta mati kurus2, cacingan, kurang makan
Kini kebanyakan pendeta mati gemuk2, jantungan kelebihan makan
Di Eropa makin banyak gereja sepi, tutup, dijual, dijadikan retoran, dll.
Kita hrs waspadai hal2 spt ini di Indonesia.

Quote
pernah dengar ada laporan 1taun sekali itupun tidak jelas dan terlalu global dan hanya bisa dilihat dimimbar selama beberapa menit... intinya kalo digunakan sesuka hati tidak ada yang tau kalo tidak jelas seperti itu kecuali keluarga atau yg pegang keuangan saja...

Wao! Padahal sudah abad informasi, ya!
Apa sulitnya dibuat laporan keu. tiap minggu
Di print-out atau di-share di group jemaat yg mau

Mungkin donatur akan bertambah banyak,
Jika program kerjanya jelas anggaran relevan
Dan laporan pelaksanaan/keuangan transparan

Itu adalah tantangan
Alon-alon one by one

Salam Damai!
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
November 23, 2018, 11:10:06 AM
Reply #433
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 219
  • Hidup Itu sementara dan saling memberkati.
  • Denominasi: Protestan
apakah anda mengerti perbedaannya???

kurasa kamu terlalu banyak berhitung dan mungkin terlalu banyak berpikir. Santai saja Bro. Semua harus gampang saja, kalau akhir bulan tabunganmu bertambah, berarti kamu lebih. Gitu saja kan. Hitung saja berapa kamu sanggup memberi, toh itu nanti yang dihitung oleh Tuhan. Jangan memaksakan diri, tidak ada harganya.

Gereja banyak yang tutup kok. Hal biasa saja, jangan langsung ngomong semua gereja kaya raya. Itu tidak benar. Terus memang semua Gereja Penuh ? Gereja saya cuma paling 60 orang jemaatnya yang datang. Tiap bulan diberikan kok perincian biaya gereja. Ditempelin. Kita tau kok kalau saldo gereja berkurang terus.

Inilah saatnya kita yang memiliki kelebihan memberikan kepada Gereja, minimal sebagai tanda kasih kita kepada Tuhan yang telah memberikan segalanya kepada kita. Tentu saja dengan hati yang rela. Gak rela ya jangan, apalagi terpaksa.

Yang sering kan biasa , kita susah dapat perkiraan, atau kita memang malas berhitung . Yang gampang tinggal lihat pajak makan di restoran, pajak 10 %, Service 5 %.. Yah kira-kira kalau sanggup yah begitulah.

Mudah kan..
Hidup hanya sementara.
November 23, 2018, 11:14:00 AM
Reply #434
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 219
  • Hidup Itu sementara dan saling memberkati.
  • Denominasi: Protestan
Di Eropa makin banyak gereja sepi, tutup, dijual, dijadikan retoran, dll.
Kita hrs waspadai hal2 spt ini di Indonesia.

Nah kalau Gereja Sepi, tutup dan dijual itu kenapa ?
Apakah Umat Tuhan kurang diberkati ?
Atau Umat Tuhan malas urusin gerejanya.?
Atau Umat TUhan habis ?
Hidup hanya sementara.
November 23, 2018, 01:09:54 PM
Reply #435
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3399
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
SL: Nah kalau Gereja Sepi, tutup dan dijual itu kenapa ?
Ada yg bilang iurannya mahal
Ada yg beralasan, "jemaatnya lebay2"
Ada karna jemaat muda pd hunting ke kota besar
Jemaat kota besar yg pensiun pd pindah ke daerah yg lain

Yg tinggal di sekitar gereja desa hanya yg tua2 bangka
Yg ada di sekitar gereja kota semua toko & perkantoran
Keduanya faktor pengurang juga, bukan "tukar-tambah"

SL: Apakah Umat Tuhan kurang diberkati ?
Diberkati dgn uang maksudnya? Dan mereka sehat2, tapi
Jenis tagihan tambah banyak sebab iklan dunia berjanji instan

SL: Atau Umat Tuhan malas urusin gerejanya.?
Gereja kota sudah banyak yg menjadi objek turis saja
Gereja desa banyak yg terbengkalai, ditumbuhi ilalang

SL: Atau Umat TUhan habis ?
Sesungguhnya imigran berdatangan
Eropa sangat membutuhkan mereka
Pemuda mereka makin fooling around
Malas beranak, walaupun diberi bonus
Pertumbuhan penduduk negatip terus2
Googling deh!

Salam Damai Bro!
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
November 23, 2018, 08:18:10 PM
Reply #436
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 676
kurasa kamu terlalu banyak berhitung dan mungkin terlalu banyak berpikir. Santai saja Bro. Semua harus gampang saja, kalau akhir bulan tabunganmu bertambah, berarti kamu lebih. Gitu saja kan. Hitung saja berapa kamu sanggup memberi, toh itu nanti yang dihitung oleh Tuhan. Jangan memaksakan diri, tidak ada harganya.

Gereja banyak yang tutup kok. Hal biasa saja, jangan langsung ngomong semua gereja kaya raya. Itu tidak benar. Terus memang semua Gereja Penuh ? Gereja saya cuma paling 60 orang jemaatnya yang datang. Tiap bulan diberikan kok perincian biaya gereja. Ditempelin. Kita tau kok kalau saldo gereja berkurang terus.

Inilah saatnya kita yang memiliki kelebihan memberikan kepada Gereja, minimal sebagai tanda kasih kita kepada Tuhan yang telah memberikan segalanya kepada kita. Tentu saja dengan hati yang rela. Gak rela ya jangan, apalagi terpaksa.

Yang sering kan biasa , kita susah dapat perkiraan, atau kita memang malas berhitung . Yang gampang tinggal lihat pajak makan di restoran, pajak 10 %, Service 5 %.. Yah kira-kira kalau sanggup yah begitulah.

Mudah kan..



bayangkan anak masih sekolah juga disuruh perpuluhan wajib lagi bisa saja orang tuanya berhutang

yang dikasik itu bukan Tuhan bro tapi pengelola gereja apakah dikelola baik tidak tergantung pengelolanya.

paling Tuhan lihat kalo ortunya masih utang anak sekolahnya kasik perpuluhan maksa berat hati tp dipaksakan seperti sukarela mungkin Tuhan berpikir anak ini kok gak liat ekonomi keluarga kasihan tulus sayang kurang pintar

atau pengelola yang kelebihan uang gayanya tidak punya uang ,gerejanya dikasik perpuluhan +sumbangan trus Tuhan mungkin berpikir kok gak dikasik yg lain aja ortumu lo lebih butuh sekelilingmu ada yang kurang makan sehari" itu lebih butuh pikir Tuhan

lalu kenapa katolik dan banyak gereja atau tempat ibadah lainnya dapat bertahan tanpa perpuluhan??dan bisa berkembang

bisa fotokan laporan gereja anda?apakah gereja kecil 60orang pendeta anda hanya bekerja di gereja saja atau juga cari kerjaan lainnya?

mungkin ada orang daerah anda yang tau kondisi yang berniat menyumbang kalo mmg membutuhkan

tapi apakah harus perpuluhan ngak kan boleh aja beri sukarela.kalo perpuluhan itu harusnya 10% gimana orang yang jualan pulsa yang untungnya gak sampai 10%?apakah harus jual rugi?? misal 100rb dia dapat 1000 rupiah kalo dia jual 120rb buat perpuluhan dan pajak kalo mmg 10%seperti cuma hitung cara resto saja sperti cara anda hitung...apakah laku??..

kalo anda jadi penjual pulsa yguntung sedikit dan anda simple cuma lihat pajak resto kemudian anda ingin memberi pajak sama seperti resto.apakah gak bangkrut??

jadi jangan terlalu simple bro berpikirnya agak ulet dikit kalo mau jadi orang sukses dan cerdik dan memberinya tepat sasaran effective dan effisient tidak dibodohi orang sehigga berguna bagi orang lain dan menyenangkan Tuhan.


resto aja kadang tutup dan gak dimasukan semua ke pajaknya kalo merasa terlalu nipis atau terlalu banyak dipajak...kadang biaya ama hasilnya banyak biayanya...kadang sepi pembeli buat bayar pegawai aja ada yang gak cukup..

gak usah harus pakai kata perpuluhan lah

kita boleh berpikir simple tapi tetap cerdik jamgan lihat hanya dari satu sisi saja lihat sisi yang lain..

bukan hanya kasik gereja aja yang seperti untuk Tuhan karena kita perlu beri juga ke keluarga teman anak sesama masyarakat negara atasan bawahan pekerjaan orang ya g berjasa kepada kita dll itu semua seperti untuk Tuhan bukan manusia


apakah harus bernasar perpuluhan(artinya 10%) yang kalo salah dan tidak 10% bisa berdosa karena membohongi ROH KUDUS


kenapa tidak mengatakan sumbangan sukarela saja??kasik tapi sukarela bukan perpuluhan

apakah tidak cukup pememberian sukarela?
masakan Tuhan tidak mencukupkan anak yang dikasihiNya?masakan harus memaksakan perpuluhan yang tidak harus?

bukankah Yesus sendiri bekerja?

yg bahkan Yesus sendiri setau saya tidak pernah tercatat memberikan perpuluhan sumbangan sukarela iya Ia pernah tapi lebih ke masyarakat yang membutuhkan...







« Last Edit: November 23, 2018, 09:31:10 PM by andre765 »
November 25, 2018, 07:20:55 PM
Reply #437
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 219
  • Hidup Itu sementara dan saling memberkati.
  • Denominasi: Protestan
bayangkan anak masih sekolah juga disuruh perpuluhan wajib lagi bisa saja orang tuanya berhutang

yang dikasik itu bukan Tuhan bro tapi pengelola gereja apakah dikelola baik tidak tergantung pengelolanya.


Sepertinya engkau kembali terlalu berpikir terlalu keras. Perpuluhan itu bukan patokan, patokan adalah hati dan kerelaan kita, toh semua milik kita adalah milik pemberianNya juga.

Seperti yang dikatakan Ayub, Tuhan memberi, Tuhan mengambil. Terpujilah TUhan. Semua itu adalah kerelaan kita semata. Yang contoh mudah kan mencontoh pajak makanan 10 %, terserah kalau kamu mau lebih. Tak masalah kan?

"Muliakanlah Tuhan dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu."

Atau kamu tak memiliki harta, tak apa, dengan keringat, kerja keras membantu di gereja juga adalah persembahan yang baik dan sempurna.

Mungkin kamu takut uang kamu jadi mubajir , atau menjadikan pendeta jadi gemuk dll. Lalu kamu tak berniat menyumbang walaupun Tuhan memberkatimu berlebih. Benar ?

Biar mudah saya ajukan pertanyaan saja.

Saya dengan suka rela menyumbang 1 juta rupiah, ternyata 500 rb di pake dengan tak jelas oleh penyelenggara gereja. Lalu menurutmu , berapakah Nilai yang diterima oleh TUHAN ?


Salam,

Hidup ini hanya sementara.
Hidup hanya sementara.
November 26, 2018, 05:16:31 PM
Reply #438
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3399
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Allah itu Kasih
Kasih-Nya paling besar
Melebihi kasih ibu kpd beta

Inget lagu:
Kasih ibu kepada beta
Tak terkira sepanjang masa
Hanya memberi tak harap kembali
Bagai sang surya menerangi dunia


Kasih itu memberi, baik materi maupun energi
Memberi kpd teman, saudara, tetangga, gereja
Memberi berarti memiliki, yaitu memiliki kasih

Menurutku,
Besar kecil pemberian bukan patokan,
Tapi frekwensi pemberian bisa jadi latihan
Latihan utk menjadikan kita sbg pengasih

Salam Damai!
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
November 26, 2018, 08:08:12 PM
Reply #439
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 676


Sepertinya engkau kembali terlalu berpikir terlalu keras. Perpuluhan itu bukan patokan, patokan adalah hati dan kerelaan kita, toh semua milik kita adalah milik pemberianNya juga.


sepertinya anda hanya melihat satu sisi berpikir terlalu dangkal

banyak kerjaan itu untungnya gak sebanyak restorant bung masak cuma suruh liat restoran aja kan bisa bangkrut kalo yg kerjaan untungnya gak sampe 10% bahkan ada kerjaan yg untungnya gak sampe 1% gan...

ya kalo bukan 10% namanya itu bukan perpuluhan tapi memberi sukarela...
 kebanyakan kalo ke gereja yg sekolahnya mahal,gaya hiduppemiliknya mewah2,membohongi jemaat dengan kewajiban perpuluhan.banyak yang lebih membutuhkan daripada gereja sering2 apalagi yang maksa dengan diperhalus...


dan dikasus ananias dan safira ketika seseorang membohongi Tuhan lebih berat hukumannya bukan karena tidak memberi tapi memberi dengan berbohong

jemaatnya suruh deklarasi perpuluhan semua padahal banyak jg yg ngasiknya sukarela paling isinya 10rb-100rb gak sepuluh persen tapi sudah cukup bahkan lebih2 sih kalo cuma buat pendetanya ama buat kerjaan gereja saja apalagi kalo gak transparant udah lebih2 minta2 trus....mungkin pikirnya Tuhan kalo perpuluhan ya sepuluh persen juga pikirNya sapa suruh deklarasi" segala bisa nyebabkan banyak yg berdosa dengan  berbohong...gereja yang membuat deklarasi segala ini memicu untuk menyebabkan dosa berbohong...

pertanyaan saya banyak yang gak dijawab...

pertanyaan apakah anak masih sekolah yang blom  berpenghasilan diwajibkan perpuluhan atau dgn berbagai kata" intinya wajib. apakah diperbolehkan??bukankah itu tidak alkitabiah...

misal nih pendeta p kelihatan hidup mewah" ayatnya mata duitan atau gak wajib seakan diwajibkan

tapi si a bersikeras untuk menyumbang sebanyak" untuk pendeta p atau yg banyak karena kelihatan rohani...

mungkin Tuhan melihat hamba ini tulus sayang kurang pintar dibodohi pake ayat yang salah kok mau...Tuhan mengajar sukarela kok dimainin jadi wajib ya mau aja
 pantesnya hamba ini jadi hamba saja kalo jd anak atau sahabat atau pemimpin yg sejati kurang darinstandart masihan...mungkin pikirNya lebih baik diberikan ke orang yg lebih  baik dan membutuhkan gak harus gereja


kalo kasik ke anak atau orang tua atau tetangga atau yg lain yang lebih membutuhkan dari gereja bukankah ini lebih untuk Tuhan??

bukankan kita juga harus smart giver memberi degan cerdik atau pokonya memberi sembarangan gpp??

setuju sukarela kan bro tapi gak setuju wajib perpuluhan?ini topiknya perpuluhan

biar gak berdosa atau salah perpuluhan sebaiknya memberi sukarela kepada sesama ,orang tua,anak,tetangga,bawahan,atasan,panti,gereja,tempat yang membutuhkan orang yg membutuhkan,negara dll kalo usahakan dengan cerdik bijak dan tulus mau banyak dikit boleh kira" aja dengan bijak sesuai akal sehat hati nurani yang dari Tuhan dan menyenangkan Tuhan
« Last Edit: November 27, 2018, 07:17:40 AM by andre765 »
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)