Author Topic: Peperangan yang menentukan  (Read 766 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

September 10, 2011, 12:42:47 PM
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 513
  • Denominasi: Kristen Protestan
Peperangan yang menentukan

Hidup bisa jadi berkat ( baik untuk dirinya sendiri maupun untuk Tuhan ) dihalangi oleh ; kebiasaan ( habit ) yang tidak productive , sikap hidup ( attitude ) yang tidak terarah dan tidak ada keinginan untuk naik tingkat ( next level )

Kita menyadari ada raksasa yang menekan hidup antara lain kekuatiran , tidak percaya diri ,  ketakutan , putus asa dan tidak ada semangat juang yang tinggi . Semua itu bisa diatasi kalau hidup “ Dalam kristus “ yang memberikan jaminan hidup berkemenangan dari tekanan yang merupakan raksasa dalam hidup kita . Untuk itu kita harus membangun hubungan dengan Tuhan lewat doa yang berkualitas !

Hidup ini adalah suatu Peperangan / pergumulan , dalam mengambil keputusan , investasi , memilih jodoh dllnya , tetapi ada suatu peperangan dan pergumulan hidup yang tidak ada akhirnya , yaitu melawan kehidupan didalam diri kita sendiri , Untuk mencapai Peperangan yang menentukan ” Kemenangan “  terlebih dulu kita harus menyadari keberadaannya sebagai anak Allah  ,

Roma 8 : 29 “ Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula , mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran anak-Nya , supaya Ia , anak-Nya itu , menjadi yang sulung diantara banyak saudara “ .

Tuhan memanggil kita sebagai anak-anak-Nya adalah ditentukan / dibentuk untuk menjadi serupa gambaran Kristus dalam karakter dan kepribadian sehingga bisa disebut sebagai saudara Yesus dan akhirnya bisa mempermuliakan nama Tuhan !

•   Sebagai anak Tuhan yang hidup “ Dalam kristus “ kalau mengalami pertumbuhan rohani akan menghasilkan buah-buah hidup seperti pribadi , karakter Kristus bukan hanya jatuh bangun dalam dosa terus .

•   Pertumbuhan rohani anak-anak-Nya menghasilkan pribadi yang punya tujuan hidup sama seperti kristus yaitu ; “ Hidup menyenangkan hati Bapa melakukan kehendak dan rencana panggilan-Nya  yang mulia !”

Proses hidup menjadi serupa dengan gambaran anak-Nya belajar dalam Roma 8 : 30  ; “ Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula , mereka juga dipanggil-Nya , Dan mereka yang dipanggil-Nya , mereka itu juga dibenarkan-Nya , Dan mereka yang dibenarkan-Nya , mereka itu juga dimuliakan-Nya “ .

Dipanggil untuk dimuliakan-Nya inilah akan melewati proses , peperangan dan pergumulan hidup !

Galatia 4 : 29 , Lewat pembacaan Firman Tuhan tersebut kita tahu Sesungguhnya “ Peperangan yang menentukan ” menang atau kalah dalam pergumulan hidup ini selain pengaruh dunia ( konsep yang iblis ciptakan Efesus 6 : 12 ) adalah peperangan didalam diri kita sendiri yaitu , antara ; “ Manusia daging “ melawan “ Manusia Roh “  Manusia daging menjadi kuat , dominan saat manusia roh tidak dibangun dengan baik . ( memiliki saat teduh , menjadi pelaku Firman )

Bagaimana Manusia roh bisa menang melawan manusia daging !?

•   Kisah ; anjing putih melawan anjing hitam , bagaimana anjing putih bisa menang kalau tidak diberi makanan yang bergizi sedang anjing hitamnya terus diberi makan yang bergizi , atau kalau manusia jasmani dimanja sedang manusia rohani dibiarkan saja tidak diberi makanan yang sehat ( kebenaran Firman Tuhan ) maka jelas manusia roh akan kalah .

•   Manusia roh yang menang atau manusia daging yang menang Saat mau ibadah terjadilah hujan deras , apa yang akan dilakukan? manusia daging mengatakan besok minggu aja ibadahnya daripada baju basah dan bisa masuk angin , manusia roh mengatakan berangkat sekarang , inilah saat kita memuji dan mengucap syukur atas segala kebaikan Tuhan dan berkat Tuhan , atau kita sedang ada masalah dalam hati berkata siapa tahu Tuhan memberi jawaban lewat Firman yang disampaikan hari ini .
Bukti kemenangan “ manusia Roh “ melawan “ manusia daging “ adalah melakukan kehendak Bapa dalam hidupnya !

•   Pertama , kita harus tahu hidup di era P. B adalah hidup dalam “ Iman akan kasih Karunia-Nya  “ bukan oleh karena usaha seperti didalam era P.L

•   Kedua , untuk bisa mengalami kasih karunia-Nya , janji-janji-Nya dan mengalami “ Pemulihan hidup dalam segala sesuatu “ harus ada tindakan iman  dengan mempercayai “ Kebenaran Firman yang didengar maupun yang dibaca sepenuhnya tanpa memilih-milih Firman yang menyenangkan hati saja “
Contoh , mempercayai ( Iman )  Firman-Nya dalam ; Matius 8 : 5-13 .

•   Perwira ini percaya bahwa perkataan Tuhan pasti akan menghasilkan mujizat kesembuhan bagi hambanya , dengan pengertian seperti dirinya sebagai seorang komando kalau memerintahkan sesuatu kepada bawahan untuk pergi pasti akan melangkah , bertindak sesuai dengan perintahnya ,

•   ini menunjukkan juga iman percaya perwira tersebut akan Firman-Nya tidak akan kembali dengan sia-sia pasti terjadi . Yesaya 55 : 11 .

Menang menghadapi “ Peperangan yang menentukan “  adalah ;

Percaya akan Perkataan Tuhan  seutuhnya  bukan mengimani janji-janji-Nya yang manis saja tetapi termasuk hukum dan peraturan-peraturan yang Tuhan tetapkan dengan pengharapan semua akan membawa hidupnya dalam rencana Tuhan yang mulia , Dengan cara meninggalkan , meletakkan pikiran manusiawi  dan menaruh Firman-Nya dalam pikiran kita !

•   Sikap tersebut diwujudkan suka membaca , merenungkan dan memperkatakan Firman Tuhan yang akan akan membangun Imannya , ( Roma 10 : 17 ) sampai tidak ada keraguan sedikitpun dalam hatinya , disinilah terjadi peperangan dalam pikiran  yang menentukan ( the determiner battle ) , sampai Firman-Nya bertahta / menguasai seluruh hatinya !

Pertumbuhan rohani karena mempercayai Firman-Nya , Maka raksasa yang menekan hidup hilang dengan sendirinya dan hidup dalam kemerdekaan , penuh suka cita dan damai sejahtera !

•   Hasilnya menjadi anak Tuhan yang antusias saat mendengar perkataan Tuhan  lewat kotbah atau yang dibaca , semua kebenaran Firman ditaruh dalam hati , kemudian direnungkan dan akhirnya diperkatakan terus ( Yosua 1 : 8 ) maka akan menghasilkan perubahan mindset , karakter , mujizat kesembuhan dan kemenangan atas raksasa – raksasa yang menekan hidupnya .
Sebaliknya kalau kita membiarkan pikiran manusiawi mengatakan Firman ini sulit dilakukan , atau berpikir Firman Tuhan ini bukan untukku tapi dia , mereka ,  dllnya . maka manusia daging yang dibiarkan tumbuh dan manusia rohani tidak tumbuh .

•   Saat merenungkan Firman-Nya pasti akan terjadi pergumulan/peperangan antara keinginan manusia daging melawan keinginan manusia roh , ROH KUDUS menunjukkan kekurangan hidup dalam kehendak-Nya dalam kekudusan ( dipisahkan dari pengaruh dunia ) tetapi manusia daging menolak pengenalan akan Allah yang hidup , maka tidak ada pertumbuhan manusia rohaninya , sehingga tidak mengalami perubahan kepribadian dan karakter hidupnya .
Manusia daging menghibur diri bahwa dirinya masih manusia yang hidup dalam dunia untuk mentaati Firman Tuhan tidak mungkin , maka hidupnya tetap dikuasai manusia daging akibatnya buah-buah roh tidak nampak dalam kehidupannya .

Konsep Iman perwira tersebut juga mengajarkan Iman yang sejati adalah percaya perkataan Tuhan ( Firman-Nya ) bukan  “ Iman imajinasi “ ( hasil rekayasa pikiran manusiawinya ) Iman percaya yang benar adalah hasil percaya dan melakukan Firman-Nya sesuai yang tertulis dalam Alkitab , itupun dengan pengertian doa dijawab berdasarkan kedaulatan Tuhan bukan karena imannya yang menentukan .

Peperangan yang menentukan dalam hidup ini , apakah tetap dikuasai raksasa yang menekan hidupnya atau menang tergantung Iman percaya dan melakukan Firman-Nya , sebaliknya kalau hanya berhenti dalam pikiran saja , maka  sama seperti yang dikatakan dalam Roma 7 : 15 ; “ Sebab apa yang aku perbuat , aku tidak tahu . Karena bukan apa yang aku kehendaki ( manusia roh ) yang aku perbuat , tetapi apa yang aku benci ( manusia daging ) , itulah yang aku perbuat . “

Iman percaya dan melakukan Firman-Nya ( ajaran-ajaran Tuhan ) yang akan menghasilkan perubahan pribadi menjadi sama dengan kristus juga pemulihan atas semua aspek kehidupan sesuai dengan apa yang dikatakan  dalam ,

2   Yohanes  9

“ Setiap orang yang tidak tinggal didalam ajaran kristus , tetapi yang melangkah keluar dari situ , tidak memiliki Allah . Barang siapa tinggal didalam ajaran itu , ia memilik Bapa maupun anak “ Firman Tuhan ini mengatakan barang siapa tidak taat akan ajaran kristus tidak memiliki Allah , ( maksudnya hidupnya tidak rela dikuasai Allah ,  masih dikuasai dagingnya sendiri ) sebaliknya barang siapa taat dalam ajaran kristus ia menjadi milik anak maupun Bapa  maka hidupnya menjadi bagian dalam Kristus !

2   Timotius 3 : 16-17

“ Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar , untuk menyatakan kesalahan , untuk memperbaiki kelakukan dan mendidik orang  kebenaran . Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan yang baik “  Hasil seseorang yang mengimani dan mentaati Kebenaran Firman menghasilkan satu pribadi seperti kristus dan bisa menjadi berkat bagi kemuliaan nama-Nya !

Hasil seseorang mengimani dan mentaati ajaran Tuhan akan masuk sebagai bagian dalam kristus , memiliki hati dan perasaan sama seperti kristus yang peduli akan jiwa-jiwa yang terhilang karena tidak menerima anugrah Keselamatan dan dengan senang hati melakukan kehendak Bapa yaitu ,  melanjutkan tugas panggilan-Nya untuk jadi terang dan garam dalam dunia yang gelap ini untuk diutus untuk menjadi saksi kristus .

Buah seseorang yang meresponi ajaran kristus adalah ,

•   Matius 5 : 13-14 .  “ kamu adalah garam dunia . Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan ? tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang ( dikuasai raksasa ) Kamu adalah terang dunia . Kota yang terletak diatas gunung tidak mungkin tersembunyi “  apakah sudah memiliki langkah-langkah untuk hidup bisa menjadi garam dan terang didunia ini ?

•   Firman Tuhan mengatakan Matius 28 : 19 , “ Pergilah jadikan semua bangsa muridku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan anak dan ROH KUDUS , “ apakah kita sudah punya perencanaan bagaimana bisa memuridkan semua bangsa dan cara apa yang sudah kita persiapkan !?

Doa kami agar anda semua menang dalam pergumulan hidup antara “ manusia rohani “ melawan “ manusia daging “ dan mengalami pertumbuhan rohani sehingga karakter dan kepribadian kristus makin Nampak dalam hidupmu. Amin .


 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)