Author Topic: Wakil Allah di dunia ( Allah selalu menggunakan Sistemnya-Allah tidak berubah)  (Read 30683 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

September 13, 2011, 07:11:01 PM
Reply #20
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3677
  • Gender: Male
  • Gereja Katolik Roma
    • [b][i]Allah, demi menyatakan DiriNya kepada manusia dalam bentuk yang baru dan utuh, yang memulai era Penebusan, tiada memilih bagi tahta-Nya sebuah bintang di langit, pun istana dari seorang yang berkuasa. Pula Ia tak menghendaki sayap-sayap para malaika
Dear All,

Ada berita baru. Coba simak.

Maraknya Pedofilia, Mayoritas Warga Austria Tidak Percaya Gereja Katolik Roma
 


Selasa, 28/06/2011 07:07 WIB | Arsip | Cetak

Mayoritas warga di Austria tidak percaya terhadap Gereja Katolik Roma, karena skandal seks yang melibatkan para pastor pedofil, sebuah jajak pendapat terbaru menunjukkan.

Menurut jajak pendapat yang dilakukan oleh surat kabar Kurier Austria, 61 persen dari warga Austria mengatakan mereka tidak percaya kepada Gereja Katolik Roma.

Sekitar 35 persen mengatakan mereka masih percaya Gereja sedangkan 4 persen mengatakan mereka tidak tahu apakah mereka percaya kepada Gereja.

Jajak pendapat ini melibatkan 1.000 orang dewasa Austria yang diwawancarai oleh telepon dari tanggal 26-28 Mei.

Gereja Katolik Roma beberapa waktu terakhir telah diguncang banjir keluhan, terutama di Eropa dan Amerika Serikat, di mana dilaporkan banyak pastor yang telah melakukan pelecehan seksual terhadap ratusan anak-anak selama beberapa dekade terakhir.

Gereja sendiri menutup-nutupi kasus pelecehan dengan hanya memindahkan pastor pedofil ke tempat lain, bukan menghukum mereka, para kritikus mengatakan.

Paus Benediktus XV sendiri dituduh telah membantu upaya untuk melindungi para imam pedofil dari penuntutan hukum.

Tuduhan terhadap Paus termasuk kejahatan terhadap kemanusiaan telah dimulai di Pengadilan Pidana Internasional.

Dua pengacara Jerman, Kristen Sailer dan Gert-Joachim Hetzel dari negara asal Paus dari Bavaria, telah menyerahkan 16.500 dokumen yang mendakwa Paus untuk berbagai kejahatan terhadap kemanusiaan.

Paus Benediktus dibebankan dengan pembentukan dan pemeliharaan sistem di seluruh dunia dengan menutup-nutupi kejahatan seksual yang dilakukan oleh para pastor Katolik dan membuat perlakuan istimewa terhadap mereka, yang hal itu justru membantu terjadinya kejahatan seksual baru.(fq/prtv)

Sumber : Era Muslim

Salam,
BP


Saya tidak menolak kebenaran berita tersebut, tetapi itu tidak menjadi bukti bahwa gereja salah, sebab gereja juga terdiri dari manusia yang jg yg cenderung berbuat salah. Paus sendiri telah menyatakan permintaan maaf atas kasus2  pelecehan sexual yang terjadi didalam lingkup gereja Katolik. Salah satu permintaan maaf paus bisa dibaca disini:  http://www.vatican.va/holy_father/benedict_xvi/letters/2010/documents/hf_ben-xvi_let_20100319_church-ireland_en.html

Secara obyektif, kita melihat adanya langkah- langkah dari Paus Benediktus XVI untuk menangani hal ini. Sungguh,  sebagai umat, kami perlu turut mendoakan para imam, agar mereka dapat hidup kudus. Di atas semua itu, kita perlu membedakan antara ajaran dengan orang- orang yang melaksanakannya. Yang bersalah di sini adalah orang- orangnya, yaitu sebagian dari para imam; namun ajaran Gereja tidak salah. Gereja memang terdiri dari “Saints and sinners” (para orang kudus dan orang berdosa), sehingga hal ini dapat terjadi. Kita tidak boleh melihat hanya kepada orang- orangnya (apalagi jika yang dilihat hanya orang- orang yang jahat/ berdosa saja), sebab jika demikian kita dapat menjadi kecewa. Kita harus melihat kepada ajaran Kristus, dan bagaimana seharusnya kita hidup sebagai para murid-Nya. Didalam 12 Rasul pun terdapat seorang YUDAS ISKARIOT, tetapi perbuatan YUDAS atas Yesus tidak akan mampu menghapus karya dari 11 rasul lainnya. Sekarang tergantung anda lebih suka melihat  YUDAS atau 11 rasul yang lainya


Dan lagipula pelecehan seksual tidak hanya terjadi di dalam Gereja Katolik, namun juga di gereja-gereja yang lain, bahkan menurut data, jumlahnya lebih banyak.kasus pelecehan ini tidak saja melibatkan para imam Katolik, tetapi juga para pendeta dari gereja- gereja non Katolik. FOX News memuat berita tentang angka kasus pelecehan seksual anak- anak oleh pendeta Protestan di Amerika yang dilaporkan oleh hanya tiga perusahaan asuransi (260 kasus/ tahun) yang melampaui angka pelecehan yang dilakukan oleh imam Katolik (total 228 kasus/ tahun), selengkapnya bisa anda baca disini: http://www.foxnews.com/story/0,2933,286153,00.html

Fakta ini tentu tidak dimaksudkan untuk membela oknum yang melakukan kejahatan tersebut di Gereja Katolik, sebab perbuatan pelecehan tersebut tetap lah sangat keliru/ dosa dan sungguh tidak sesuai dengan ajaran Kristus. Namun, fakta tersebut menunjukkan bahwa hal pelecehan seksual terjadi tidak hanya di Gereja Katolik. Nampaknya, masyarakat di dunia dewasa ini banyak yang ’sakit’ dan Gereja tak terpisahkan dari masyarakat yang menjadi anggotanya, maka hal ini dapat terjadi. Padahal, jika seorang imam Katolik setia kepada ajaran Kristus, maka tidak akan ada kasus pelecehan seksual di Gereja Katolik; demikian pula di gereja Protestan. Jadi problemnya bukan ajarannya tetapi beberapa orang yang tidak setia melaksanakan ajaran imannya.

Salam
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
September 13, 2011, 09:42:50 PM
Reply #21
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 293
  • Denominasi: Kristen
Mungkinkah berkat Allah masih ada Di Gereja Katolik Roma?


Ada berita lagi .....

Skandal Seks Gereja Katolik

Paus Benediktus XVI Terlibat?

INILAH.COM, Vatikan – Kecaman mengalir untuk Paus Benediktus XVI setelah terbongkar beberapa skandal seks. Benarkah pemimpin tertinggi umat Katolik itu terlibat?

Masa lalu Paus Benediktus XVI ketika ia masih menjabat sebagai kardinal dengan nama aslinya, Joseph Ratzinger, terus dikuak. Ternyata, ia familiar dengan sejumlah kasus pelecehan seksual. Pertanyaan pun timbul, bagaimana ia bisa mengawasi langsung sejumlah skandal yang saat ini mencuat lagi dan menodai kesucian gereja Katolik.

Sebuah laporan menyebutkan, Kardinal Ratzinger yang ketika itu menjabat sebagai uskup agung di Munich, mendapatkan kopian sebuah memo. Isinya mengenai seorang pendeta yang ia kirim ke terapi pada 1980-an untuk mengobati pedofilia, akan kembali ditugaskan hanya beberapa saat setelah ia menjalani terapi. Benar saja, tak lama kemudian ia melakukan dosa serupa di gereja baru setelah dipindahkan.

Dalam pernyataan Archdiocese of Munich and Freising, telah disebutkan bahwa keputusan menugaskan kembali Pastur Peter Hullermann yang bermasalah itu tanggung jawab deputi Kardinal Ratzinger ketika itu, Pastur Gerhard Gruber.

Dalam memo itu tertulis bahwa Kardinal Ratzinger tak hanya memimpin pertemuan pada 15 Januari 1980 namun juga mengetahui pemindahan Hullermann dari Amerika ke Jerman.

Seberapa besar peran Paus ketika itu masih belum diketahui. Tapi Pastur Friedrich Fahr yang bertanggung jawab terhadap masalah ini, mengatakan dirinya selalu berhubungan dengan Kardinal Ratzinger.

Cara Paus mengatasi masalah ini kemudian membuat dirinya mendapatkan kepercayaan Vatikan dalam mengatasi kasus serupa. Namun beberapa pihak mengatakan, ia seharusnya bisa lebih bertanggung jawab dalam mencegah berulangnya kasus serupa. Seperti menjauhkan pastur bermasalah dari anak-anak.

“Kami mengakui ada kesalahan dalam menangani Pastur Hellerman,” demikian pernyataan Archdiocese of Munich and Freising. Namun, mereka mengakui kesalahan itu ada pada pihak yang menuding keterlibatan Kardinal Ratzinger, bukan sang kardinal.

Pejabat gereja juga membela Paus, mengatakan memo semacam itu merupakan hal yang rutin. Sehingga jarang mampir ke meja Uskup Agung. “Belum tentu Kardinal Ratzinger membacanya ketika itu,” ujar judicial vicar di Munich Archdiocese, Pastur Lorenz Wolf.

Paus Benediktus XVI pun makin dikenal Vatikan karena kemampuannya mengatasi pastur yang melakukan pelanggaran hukum. Ia juga mendapatkan pujian dari para keluarga korban, karena menyikapi kasus ini dengan serius serta meminta maaf pada para korban Pastur Hellerman di Amerika pada 2008.

Jasanya ini dinilai sebagai batu lompatan paling besar yang mengantarkan Paus pada posisinya saat ini. Namun dengan mencuatnya skandal seks di gereja, masa lalu karirnya kembali dikulik.

Terutama enam pekan yang paling menghebohkan pada Desember 1979 hingga Februari 1980. Periode itu sangat penting, karena menunjukkan bagaimana gereja menangani masalah Hullermann.

September 1979, Hullerman dilepas dari konggregasi setelah tiga pasang orangtua melaporkan pada atasannya mengenai pelecehan seksual pada anak laki-laki mereka. Tudingan itu tak disangkal Hullerman dan masih tercatat di file pribadinya. Tak lama beradar surat permintaan untuk transfer Hullerman ke Munich untuk berkonsultasi dengan psikiater.

Alasan pelecehan seksual pada anak-anak tak disebutkan dalam surat permintaan itu. Namun ada laporan dari konggregasi dan berujung pada penarikan Pastur Hullerman secara cepat.

Momen terpenting pada 15 Januari 1980, ketika Kardinal Ratzinger memimpin rapat mengenai Hullerman, dimana notulen hanya menyatakan ia membutuhkan perawatan psikiater dan dipindahkan ke konggregasi Munich.

Pada 20 Januari 1980, Kardinal Ratzinger menerima kopian memo dari deputinya, Pastur Gruber, bahwa Hullerman dikembalikan pada tugas penuh. Pada 1986, Pastur Hullerman dikenakan tuntutan pelecehan seksual di Bavaria. [mdr]

http://inilah.com/news/read/politik/2010/03/26/422711/paus-benediktus-xvi-terlibat/
lebih dari setahun yang lalu
September 13, 2011, 09:44:55 PM
Reply #22
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 293
  • Denominasi: Kristen
Ini berita lagi ......


Skandal Seks Para Pastor Gegerkan Gereja Katolik Brazil
Rio de Janeiro, Brasil (Voa-Islam.com) - Pihak berwenang Brazil sedang menyelidiki tiga orang pastor yang dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak petugas altar setelah sebuah video yang diduga menunjukkan satu kasus pelecehan disiarkan di televisi, kata polisi dan pejabat gereja pada Selasa (16/03).

Kasus ini terungkap setelah jaringan televisi SBT konon menayangkan sebuah video yang menunjukkan pastor tua berusia 82 tahun berhubungan seks dengan putra altar berusia 19 tahun yang telah bekerja untuknya selama empat tahun. Pemuda lain yang muncul dalam laporan mengatakan bahwa mereka juga telah dilecehkan oleh Monsignor Luiz Marques Barbosa.

Pihak berwenang juga sedang menyelidiki Monsignor Raimundo Gomes, 52, dan Pastor Edilson Duarte, 43, karena diduga melakukan hubungan seksual dengan anak laki-laki dan para pemuda.

Menurut pernyataan dari gereja, tiga pastor tersebut "diduga terlibat dalam tindakan (belum dibuktikan) pelecehan seksual." Pernyataan itu tidak mengatakan apakah orang-orang tersebut mengaku bersalah atau menyangkalnya. Tak satu pun dari para  pastor itu berada di tempat untuk ditanya tentang kasus tersebut, dan gereja tidak bersedia menyediakan kontak khusus bagi mereka.

..Menurut pernyataan dari gereja, tiga pastor tersebut "diduga terlibat dalam tindakan (belum dibuktikan) pelecehan seksual..

Pejabat Gereja di keuskupan agung Penedo, di timur laut negara bagian Alagoas, mengatakan ketiganya telah diskors. Seorang pejabat polisi mengatakan orang-orang tersebut bebas sambil menunggu penyelidikan, yang akan berlangsung hingga akhir April. Baik pejabat gereja maupun  polisi meminta namanya dirahasiakan karena mereka tidak berwenang untuk mendiskusikan kasus ini.

Seorang juru bicara Vatikan, Rev Federico Lombardi, mengatakan para pejabat di sana peduli akan kasus tersebut.

Dalam laporannya minggu lalu, jaringan televisi SBT menunjukkan gambar seorang pria yang tampak seperti Barbosa berhubungan seks dengan remaja 19 tahun. Dikatakan kejadian tersebut direkam diam-diam pada bulan Januari 2009 oleh seorang pria berusia 21 tahun yang telah menuduh Barbosa melecehkan dirinya sejak usia 12 tahun.

SBT mengatakan video itu dikirim secara anonim oleh seseorang ke stasiun televisi tersebut, dan para wartawan pergi ke kota berpenduduk 200.000 jiwa itu untuk menyelidiki bulan lalu.

Seorang wartawan SBT mengunjungi rumah Barbosa untuk melakukan wawancara dan mengkonfrontir tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

Sebelum meningkatkan pertanyaan kepada tuduhan pelecehan seksual, wartawan tersebut bertanya apakah sang pastor pernah berdosa.

"Siapa yang tidak pernah melakukan dosa?" Barbosa menanggapi.

Pastor tersebut kemudian ditanya apakah daerah punya masalah dengan pedofilia.

"Saya pikir itu lebih dari (masalah) homoseksualitas daripada pedofilia," kata Barbosa.

kejadian tersebut direkam diam-diam pada bulan Januari 2009 oleh seorang pria berusia 21 tahun yang telah menuduh Barbosa melecehkan dirinya sejak usia 12 tahun.

Ditanya langsung apakah dia pernah melecehan para anak laki-laki, Barbosa mengatakan ia hanya bisa menjawab pertanyaan seperti "dalam pengakuan dosa." Dia kemudian mengakhiri wawancara, yang disiarkan pada Kamis dan diposting pada halaman YouTube SBT.

Uskup Valerio Breda mengeluarkan sebuah pernyataan mengatakan bahwa dalam terang "kuburan dan fakta-fakta menyedihkan diumumkan di televisi," Barbosa dan dua imam lainnya telah dihentikan.

"Kami mencela, tanpa pembatasan dan dengan hati hancir oleh rasa malu dan kesedihan, fakta-fakta di dalam laporan yang, meskipun mereka belum terbukti, menimbulkan rasa kemarahan hati nurani manusia dan penganut Kristen," tulis Breda.

Dia menambahkan bahwa tidak ada dari orang-orang yang diduga sebagai korban atau keluarga mereka yang pernah menghubungi gereja mengenai tuduhan pelecehan tersebut.

Breda mengatakan gereja telah bekerja sama dengan polisi dan juga akan melakukan penyelidikan sendiri.

Namun gereja mengatakan tidak mau berkomentar lebih jauh mengenai kasus ini. (aa/cnews.canoe.ca)
September 13, 2011, 09:49:49 PM
Reply #23
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 293
  • Denominasi: Kristen
siapa sebenarnya wakil Allah di Bumi?.......

Ini berita lagi .....

Gereja Katolik Irlandia Terus Tutupi Kasus Pelecehan Seks Para Pastor

DUBLIN, IRLANDIA (voa-islam.com) - Sebuah laporan yang disponsori pemerintah Irlandia mengatakan pada Rabu bahwa hirarki Gereja Katolik di Irlandia terus menyembunyikan pelecehan seksual terhadap anak-anak oleh para pastor bahkan setelah mereka memperkenalkan aturan pada pertengahan 1990-an untuk melindungi anak di bawah umur.

Pembukaan rahasia pemerkosaan dan pemukulan oleh anggota orde religius dan para pastor di masa lalu terhadap telah menghancurkan peran dominan Gereja Katolik di Irlandia.

Tapi laporan terbaru dalam penanganan klaim pelecehan seks di keuskupan Cloyne, di County Cork, menunjukkan bahwa para pastor senior masih mencoba untuk menutupi dugaan pelecehan tersebut sampai hari ini.

"Ini bukan katalog kegagalan dari era yang berbeda. Ini bukan tentang Irlandia 50 tahun lalu.. Ini adalah tentang Irlandia sekarang," kata Menteri untuk Anak Frances Fitzgerald dalam sebuah konferensi pers.

..laporan terbaru dalam penanganan klaim pelecehan seks di keuskupan Cloyne, di County Cork, menunjukkan bahwa para pastur senior masih mencoba untuk menutupi dugaan pelecehan tersebut sampai hari ini..

Fokus pada 19 pastur

Laporan itu, yang berfokus pada 19 Imam Katholik yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak selama periode dari Januari 1996 hingga Februari 2009, mencatat bagaimana keuskupan tersebut gagal untuk melaporkan semua keluhan pelecehan seksual kepada polisi dan tidak melaporkan setiap keluhan kepada otoritas kesehatan antara 1996 hingga 2008 .

Uskup yang sebelumnya bertanggung jawab atas keuskupan Cloyne, John Magee, berbohong kepada pihak berwenang bahwa ia telah melaporkan semua dugaan pelanggaran tersebut ke polisi, kata laporan itu.

Ia mengundurkan diri pada Maret tahun lalu setelah penyelidikan Gereja mengatakan penanganannya terhadap tuduhan pelecehan telah menunjukkan anak-anak pada resiko.

Magee mengeluarkan permintaan maaf kepada para korban pada hari Rabu atas kegagalannya untuk melaporkan pelecehan dan mengatakan dia berharap laporan itu akan "memberikan awal yang baru yang kita semua harapkan pada tahun 1996."

Pemerintah Irlandian tengah  mengirimkan undang-undang kepada parlemen yang bisa memenjarakan para Imam Katholik sampai lima tahun penjara jika mereka gagal untuk melaporkan kepada pihak berwenang informasi tentang pelecehan seksual terhadap anak-anak, kata Menteri Kehakiman Alan Shatter.

..Pemerintah Irlandian tengah  mengirimkan undang-undang kepada parlemen yang bisa memenjarakan para Imam Katholik sampai lima tahun penjara jika mereka gagal untuk melaporkan kepada pihak berwenang informasi tentang pelecehan seksual terhadap anak-anak..

Vatikan "sama sekali  tidak membantu"

Laporan ini juga mengkritik Vatikan karena "sama sekali tidak membantu" dengan menggambarkan pedoman gereja Irlandia tentang bagaimana untuk menangani tuduhan pelecehan sebagai "hanya sebuah dokumen studi."

"Pedoman gereja tidak diterapkan dan cukup jelas juga bahwa Vatikan terlibat dalam hal itu," kata Shatter. Pemerintah akan memutuskan apakah akan segera memanggil duta kepausan, wakil Paus di Irlandia, atas masalah ini, katanya.

"Itu hanya pergi untuk menunjukkan kita tidak bisa mempercayai kata-kata Gereja dan bahwa adalah sesuatu yang sangat menyedihkan untuk mengatakan hal tersebut," kata Maeve Lewis, ketua kelompok orang yang selamat dari perlakuan kejam One in Four.

"Saya tidak percaya selama satu menitpun bahwa Cloyne adalah keuskupan nakal, yang berbeda dari yang lain."

Laporan itu mengatakan bahwa pedoman Gereja yang akan melindungi anak-anak telah mereka implementasikan. Perasaan sakit para korban yang mengadukan tindakan pelecehan seksual oleh para pastor diperparah oleh kenyataan bahwa penyiksa mereka tampaknya tidak mengalami adanya sanksi setelah pelecehan terungkap.

Salah satu tuduhan pelecehan terhadap seorang gadis cilik berusia sembilan dihentikan oleh para penyidik yang menganggapnya​​hanya "lebih sebagai keakraban" semata, terlepas dari kenyataan bahwa pastor tersebut telah mengakui melakukan pelecehan terhadap gadis cilik tersebut di masa lalu.

'Penindasan seksual mendalam'

..Para korban pelecehan seksual itu berpendapat bahwa dalam pertemuan mereka dengan para pejabat tinggi Gereja, perhatian satu-satunya dari petinggi gereja adalah melindungi institusi gereja daripada kesejahteraan anak-anak..

Pastor lain memerintahkan penentangan saran dari psikolog yang menemukan bukti dari "penindasan seksual mendalam" dan bukti psikosis. Tidak ada laporan yang dibuat ke polisi meskipun keluhan oleh tiga pemuda yang mengatakan para imam itu membuat mereka mabuk dan melecehkan mereka.

"Tanpa kecuali, (korban) merasa bahwa mereka telah dikecewakan oleh institusional Gereja tersebut," kata laporan itu.

"Para korban pelecehan seksual itu berpendapat bahwa dalam pertemuan mereka dengan para pejabat tinggi Gereja, perhatian satu-satunya dari petinggi gereja adalah melindungi institusi gereja daripada kesejahteraan anak-anak."

Seorang uskup bahkan meresmikan pernikahan salah satu korbannya, kata laporan itu.

Laporan ini adalah yang keempat oleh sebuah komisi pemerintah di Irlandia. Sebuah laporan tahun 2009 yang menyebar luas tentang penganiayaan anak oleh para imam di Keuskupan Agung Dublin antara tahun 1975 dan 2004 mengatakan Gereja di Irlandia secara "obsesif" menyembunyikan pelecehan sexual tersebut.

Kepala Gereja Katolik di Irlandia Kardinal Sean Brady mengeluarkan permintaan maaf untuk mengekspresikan "rasa malu dan kesedihan" atas apa yang terjadi.

Rilisan laporan tersebut menandai "satu hari gelap" bagi Gereja Katolik di Irlandia, katanya. (st/msnbc)
September 13, 2011, 09:53:51 PM
Reply #24
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 293
  • Denominasi: Kristen
Perkenan Allah sudah ada di titik MINUS????

Ini berita lagi ......

Krisis Gereja Katolik Belgia


NIJMEGEN (voa-islam.com): Gereja Katolik-Roma Belgia masih belum memberikan kejelasan mengenai sejumlah besar skandal pelecehan anak-anak. Laporan tentang pelecehan besar-besaran oleh institusi gereja mengejutkan seluruh Belgia.

Senin lalu uskup agung Mechelen, Léonard van Mechelen, mengadakan jumpa pers, dihadiri seluruh media Belgia. Mereka mengharapkan keterbukaan dalam kasus ini dan juga kejelasan. Namun gereja tetap bungkam.

Sulit mengakui
"Lagi-lagi tidak ada hasil satu pun," keluh seorang wartawan Vlandria. "Mereka terus bertahan."
"Bukan main," kata rekan wartawan dari Walonia. Baik pers maupun publik Belgia sangat heran dengan tabir yang sampai sekarang menyelimuti gereja Katolik.

Bahkan tayangan televisi ketika uskup Léonard dilontari berbagai pertanyaan kritis usai jumpa pers, tidak menjawab pertanyaan para pemirsa. "Memang dia mengatakan sesuatu?" tanya mereka. Satu-satunya janji dari pihak gereja adalah akan dibangun pusat untuk "pengakuan, penyembuhan, pemulihan dan rekonsiliasi." Namun masih belum jelas, di mana, kapan dan siapa yang akan memimpinnya.

Aturan Main
Profesor Peter Nissen adalah guru besar sejarah budaya religi di Universitas Radboud, Nijmegen. Ia tidak heran dengan ketidakjelasan gereja Katolik Belgia.

"Gereja, apalagi gereja Belgia, di mana gereja Katolik Roma memiliki posisi penguasa di bidang filsafat, sudah terbiasa menentukan undang-undangnya sendiri. Menentukan aturan main sendiri, juga soal cara komunikasi dengan lingkungan di sekitar. Dan jika kini terungkap hal-hal yang merugikan citra gereja, sulit bagi mereka untuk menanganinya."

Damage Control
Apa yang diharapkan media Belgia dari konferensi pers Senin kemarin adalah, pimpinan gereja menyerahkan seluruh penyelidikan kepada pihak kehakiman. Penyerahan ke tangan yustisi memang bisa memberikan kejelasan dan bahkan bisa mengurangi kemarahan rakyat negara itu. Nissen berpendapat, pihak gereja tidak bisa lagi mengingkari hal tersebut. Menurutnya sampai saat ini kekecewaan rakyat Belgia terhadap gereja begitu besar, sehingga penyerahan penyelidikan kepada pihak yustisi tidak dapat dihindari lagi. Jadi boleh dibilang ini sama dengan 'damage control' atau 'untuk mengontrol dampak negatif.'

Penyerahan semua kasus ke tangan pihak yustisi Belgia ini juga berulangkali diminta organisasi para korban pelecehan. Tidak menjadi soal apakah kasus itu sudah kadaluarsa, yang terpenting adalah keterbukaan.

Mengobati Luka
Satu langkah pendekatan yang diambil persatuan gereja Belgia adalah pendirian 'Pusat Pengakuan'. Menurut Nissen ini dapat disamakan dengan satu cara untuk mengobati luka.

"Sebenarnya tidak sejauh itu. Mereka menjanjikan sesuatu di masa depan, yang mana pihak gereja sendiri tidak tahu apa tugas-tugas lembaga tersebut. Untuk sementara ia berfungsi sebagai pusat informasi. Ya memang kedengarannya tidak jelas dan tidak tegas, juga penjelasan tentang hal ini. Sementara para korban mengatakan 'satu hal penting adalah keadilan."

Nissen berpendapat sebetulnya pendirian pusat informasi itu adalah tamparan bagi para korban.

Selamat
Yang menjadi pertanyaan apakah gereja Belgia bisa keluar dari krisis ini dengan selamat. Peter Nissen berpendapat krisis ini berbeda dari masalah-masalah yang dihadapi gereja Belgia sampai sekarang. Selama ini ancaman datang dari luar tubuh gereja; revolusi Prancis, Zaman Penerangan dan industrialisasi. Ancaman selalu datang dari luar.

"Krisis sekarang ini datang dari dalam tubuh gereja sendiri. Krisis itu sangat merusak kepercayaan terhadap gereja. Kemungkinan besar kepercayaan itu makin berkurang, sehingga gereja merosot menjadi suatu ikatan religius rakyat minoritas."

Tawa mengejek
Namun menurut Nissen, satu hal sudah pasti. Harus ada keterbukaan, saat ini juga. Lagi-lagi membentuk komisi gereja yang menyelidiki sendiri gereja, hanya akan menimbulkan tawa mengejek, kata guru besar. (za/rnw)
September 13, 2011, 09:56:56 PM
Reply #25
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 293
  • Denominasi: Kristen
Inikah wajah wakil Allah?

Ini berita lagi .....

Gereja Roma Pelecehan Seksual atas Biarawati Meningkat


Sunday, 27 February 2011. 11:40

Hidayatullah.com–Gereja Katolik Roma mengumumkan, di 23 negara para pendeta gereja Katolik melakukan pelecehan atas para biarawati yang disebut sebagai dunia kegelapan yang masuk ke gereja.

Menurut laporan situs INN mengutip situs Amerika Alternet, gereka Katolik Roma mengumumkan bahwa di 23 negara dunia, para pendeta Katolik ternyata melakukan pelecehan seksual atas para biarawati, dunia kegelapan dunia, yang memasuki gereja.

Berdasarkan laporan ini, kejadian ini banyak terjadi di banyak negara Afrika. Para pendeta Katolik yang harus menerima hidup tidak kawin melakukan hubungan seksual dengan perempuan pekerja seksual komoersial, namun untuk mencegah teridap AIDS, mereka melakukan hubungan seks dengan para biarawati.

Padahal para biarawati disebut oleh mereka sebagai dunia kegelapan yang memasuki gereja.

Laporan ini menunjukkan betapa para pendeta, khususnya di negara-negara dunia ketiga memanfaatkan pengaruhnya mereka secara luas terutama pengaruh finansial dan kekuasaan mereka, sehingga dapat memaksa para biarawati memuaskan nafsu mereka. Bahkan dalam sebagian kasus, hubungan haram ini berujung pada kehamilan dan para biarawati itu dipaksa melakukan aborsi. Sebuah perbuatan yang diharamkan dalam agama Kristen. *

Sumber : irib
Rep: Administrator
Red: Cholis Akbar
September 13, 2011, 10:02:27 PM
Reply #26
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 293
  • Denominasi: Kristen
Adakah dampak dari itu semua.....?

Ini simak lagi .....

Belgia: 475 Kasus Pelecehan Anak, 5 Juta Ancam Tinggalkan Gereja

BRUSSELS (voa-islam.com): Komisi Penyelidikan Independen di Belgia mengkonfirmasikan terjadinya ratusan kasus pelecehan seksual dalam Gereja Katolik lebih dari tiga dekade pada paruh kedua abad kedua puluh.

Komite penyelidikan di kota Louvain yang terletak di sebelah timur ibukota Brussels hari ini dalam laporan terakhir menegaskan telah terjadi sedikitnya 475 kasus pelecehan seksual terhadap anak-anak dalam Gereja Katolik di Belgia pada periode antara tahun enam puluhan hingga delapan puluhan abad kedua puluh.

Menurut kantor berita Jerman bahwa laporan tersebut berdasarkan penyelidikan kepada para korban dan bukti gambar pelanggaran seksual, dan itu setelah Konferensi Keuskupan Belgia telah mengizinkan Komite untuk melihat besarnya pelecehan seksual.

Perlu dicatat bahwa Roger Vangylwi, uskup dari kota Broja telah mengajukan pengunduran dirinya April lalu setelah mengaku bersalah melakukan pelecehan terhadap keponakannya sendiri berulang kali.

5 juta warga Jerman berencana meninggalkan Gereja.

Sebuah jajak pendapat telah mengungkapkan bahwa hampir seperempat dari penganut Kristen Katolik di Jerman berpikir akan keluar dari gereja, setelah terbongkarnya skandal pelecehan seksual terhadap anak di dalam gereja, dan pakatan untuk menutupinya .

Jajak pendapat yang diadakan oleh surat kabar Jernman "Bild" yang tersebar luas bekerja sama dengan Institut "Forsa" untuk mengukur indikator pendapat dan disiarkan melalui situs resminya Jumat lalu bahwa 23% dari umat Katolik Jerman berpikir untuk keluar dari gereja, termasuk 19% nya menyebut diri mereka "sangat religius".

Ini berarti bahwa Gereja Katolik bisa kehilangan sekitar 5 juta pengikut dari total populasi di Jerman sekitar 25 juta orang.

Krisis terburuk yang dihadapi gereja yang telah mengguncang citranya di depan para pengikutnya, setelah terungkap adanya skandal pelecehan seksual terhadap anak di dalam Gereja di Jerman dan negara-negara Eropa lainnya, dimana skandal tersebut telah menyeret nama Benediktus XVI Paus Vatikan yang menyembunyikan skandal selama beberapa tahun.
September 13, 2011, 11:29:44 PM
Reply #27
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1114
  • Gender: Male
  • Yesus sahabatku
@ budi

ada yg menarik dari kutipan berita yg anda sebut yaitu bersumber dari berita islam. (voa.islam dan hidayatulah)
apakah anda sudah melakukan ferifikasi ?
apa motif berita tersebut dimunculkan ?
apakah berita tersebut dapat dipertanggungjawabkan ?
Amsal 21:2  Setiap jalan orang adalah lurus menurut pandangannya sendiri, tetapi Tuhanlah yang menguji hati.

Wahyu 22: 21  Kasih karunia Tuhan Yesus menyertai kamu sekalian! Amin.

http://www.yabina.org/layout2.htm
September 14, 2011, 07:28:56 AM
Reply #28
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 293
  • Denominasi: Kristen
Sahaba,

Kenapa? mereka bohong? ah, berita ini saya sudah ke seluruh dunia......karena saya ambil dari internet.

Kecil kemungkinan mereka bohong....

Ini kenyataan, Koran Kompas juga banyak memberikan berita yang sama.

Saya akan carikan ya......sabar.....


C.U.
September 14, 2011, 09:18:48 PM
Reply #29
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3677
  • Gender: Male
  • Gereja Katolik Roma
    • [b][i]Allah, demi menyatakan DiriNya kepada manusia dalam bentuk yang baru dan utuh, yang memulai era Penebusan, tiada memilih bagi tahta-Nya sebuah bintang di langit, pun istana dari seorang yang berkuasa. Pula Ia tak menghendaki sayap-sayap para malaika
Sahaba,

Kenapa? mereka bohong? ah, berita ini saya sudah ke seluruh dunia......karena saya ambil dari internet.

Kecil kemungkinan mereka bohong....

Ini kenyataan, Koran Kompas juga banyak memberikan berita yang sama.

Saya akan carikan ya......sabar.....


C.U.


Jika sumber dari pihak yang memang sentimen terhadap gereja Katolik anda percayai, tetapi sumber gereja Katolik anda sangkal!!  Bukannya sudah saya jelaskan dan jawab bahwa Saya tidak menolak kebenaran berita tersebut, tetapi itu tidak menjadi bukti bahwa gereja salah, sebab gereja juga terdiri dari manusia yang jg yg cenderung berbuat salah. Paus sendiri telah menyatakan permintaan maaf atas kasus2  pelecehan sexual yang terjadi didalam lingkup gereja Katolik. Salah satu permintaan maaf paus bisa dibaca disini:  http://www.vatican.va/holy_father/benedict_xvi/letters/2010/documents/hf_ben-xvi_let_20100319_church-ireland_en.html

Secara obyektif, kita melihat adanya langkah- langkah dari Paus Benediktus XVI untuk menangani hal ini. Sungguh,  sebagai umat, kami perlu turut mendoakan para imam, agar mereka dapat hidup kudus. Di atas semua itu, kita perlu membedakan antara ajaran dengan orang- orang yang melaksanakannya. Yang bersalah di sini adalah orang- orangnya, yaitu sebagian dari para imam; namun ajaran Gereja tidak salah. Gereja memang terdiri dari “Saints and sinners” (para orang kudus dan orang berdosa), sehingga hal ini dapat terjadi. Kita tidak boleh melihat hanya kepada orang- orangnya (apalagi jika yang dilihat hanya orang- orang yang jahat/ berdosa saja), sebab jika demikian kita dapat menjadi kecewa. Kita harus melihat kepada ajaran KRISTUS, dan bagaimana seharusnya kita hidup sebagai para murid-Nya. Didalam 12 Rasul pun terdapat seorang YUDAS ISKARIOT, tetapi perbuatan YUDAS atas YESUS tidak akan mampu menghapus karya dari 11 rasul lainnya. Sekarang tergantung anda lebih suka melihat  YUDAS atau 11 rasul yang lainya. Begitupula perbuatan dosa yang dilakukan oleh segelintir iman dalam gereja Katolik tidak akan mampu menghapus karya gereja Katolik selama 2000 tahun di dunia


Dan lagipula pelecehan seksual tidak hanya terjadi di dalam Gereja Katolik, namun juga di gereja-gereja yang lain, bahkan menurut data, jumlahnya lebih banyak.kasus pelecehan ini tidak saja melibatkan para imam Katolik, tetapi juga para pendeta dari gereja- gereja non Katolik. FOX News memuat berita tentang angka kasus pelecehan seksual anak- anak oleh pendeta Protestan di Amerika yang dilaporkan oleh hanya tiga perusahaan asuransi (260 kasus/ tahun) yang melampaui angka pelecehan yang dilakukan oleh imam Katolik (total 228 kasus/ tahun), selengkapnya bisa anda baca disini: http://www.foxnews.com/story/0,2933,286153,00.html



Jehovah's Witness abuse trial nears end
Woman alleges sexual abuse covered up by church elders

http://www.rickross.com/reference/jw/jw128.html

I am a jehovahs witness and an elder at my hall (church) sexually harasses me ?what can i do legally ?
http://answers.yahoo.com/question/index?qid=20110504084352AA5rJja

Jehovah's Witnesses and child sex abuse
http://en.wikipedia.org/wiki/Jehovah%27s_Witnesses_and_child_sex_abuse

Sexual Abuse Suit Filed Against Jehovah's Witness Leaders
http://www.watchtowerinformationservice.org/sexual-child-abuse/sexual-abuse-suit-filed-against-jehovahs-witness-leaders/

NBC Jehovah's Witnesses child sexual abuse

NBC Jehovah's Witnesses child sexual abuse


Jehovah's Witnesses Arrested For 30-Year-Old Sex Crime

Jehovah's Witnesses Arrested For 30-Year-Old Sex Crime



Report: Protestant Church Insurers Handle 260 Sex Abuse Cases a Year
http://www.insurancejournal.com/news/national/2007/06/18/80877.htm

Sex Abuse in the Protestant Church
http://www.suite101.com/content/sex-abuse-in-the-protestant-church-a268469

collection of news reports on ministers who have sexually abused children:

ALL Protestant denominations - 838 Ministers

147 Baptist Ministers

251 "Bible" Church Ministers (fundamentalist/evangelical)

140 Anglican/Episcopalian Ministers

38 Lutheran Ministers

46 Methodist Ministers

19 Presbyterian Ministers

197 various Church Ministers

http://www.reformation.com/

Quote from: budi halasan

Ini kenyataan,
Saya akan carikan ya......sabar.....

C.U.



Fakta ini tentu tidak dimaksudkan untuk membela oknum yang melakukan kejahatan tersebut di Gereja Katolik, sebab perbuatan pelecehan tersebut tetap lah sangat keliru/ dosa dan sungguh tidak sesuai dengan ajaran KRISTUS. Namun, fakta tersebut menunjukkan bahwa hal pelecehan seksual terjadi tidak hanya di Gereja Katolik. Nampaknya, masyarakat di dunia dewasa ini banyak yang ’sakit’ dan Gereja tak terpisahkan dari masyarakat yang menjadi anggotanya, maka hal ini dapat terjadi. Padahal, jika seorang imam Katolik setia kepada ajaran KRISTUS, maka tidak akan ada kasus pelecehan seksual di Gereja Katolik; demikian pula di gereja Protestan. Jadi problemnya bukan ajarannya tetapi beberapa orang yang tidak setia melaksanakan ajaran imannya.


Salam


« Last Edit: September 14, 2011, 09:34:52 PM by CLAY »
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)