Author Topic: Wakil Allah di dunia ( Allah selalu menggunakan Sistemnya-Allah tidak berubah)  (Read 31474 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

September 28, 2011, 08:58:38 PM
Reply #60
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 622
Dalam Katolik ada oknum-oknum yang berbuat dosa & salah, tapi bukan berarti ajaran Katolik mengajarkan demikian.

Dalam Protestan ada oknum-oknum yang berbuat dosa & salah, tapi bukan berarti ajaran Protestan menjarkan demikian.

Jika kita masih belum mampu membuka hati & pikiran kita, maka akan mudah melontarkan : lihatlah itu ajaran gereja anu sehingga umatnya berprilaku demikian.

Jika demikian, pantaskah kita mengaku telah membaca & mempelajari Alkitab? :D
September 29, 2011, 10:48:00 AM
Reply #61
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3692
  • Gender: Male
  • Gereja Katolik Roma
    • [b][i]Allah, demi menyatakan DiriNya kepada manusia dalam bentuk yang baru dan utuh, yang memulai era Penebusan, tiada memilih bagi tahta-Nya sebuah bintang di langit, pun istana dari seorang yang berkuasa. Pula Ia tak menghendaki sayap-sayap para malaika
Dalam Katolik ada oknum-oknum yang berbuat dosa & salah, tapi bukan berarti ajaran Katolik mengajarkan demikian.

Dalam Protestan ada oknum-oknum yang berbuat dosa & salah, tapi bukan berarti ajaran Protestan menjarkan demikian.

Jika kita masih belum mampu membuka hati & pikiran kita, maka akan mudah melontarkan : lihatlah itu ajaran gereja anu sehingga umatnya berprilaku demikian.

Jika demikian, pantaskah kita mengaku telah membaca & mempelajari Alkitab? :D


Pius XII, Encyclical Letter of Pius XII On The Mystical Body of Christ: Mystici Corporis (Boston: Pauline Books & Media), 66. Paus Pius XII menegaskan bahwa dosa dari anggota Gereja tidak bisa ditujukan kepada Gereja itu sendiri, karena Gereja itu pada dasarnya kudus. Ketidaksempurnaan ini ditujukan kepada anggota Gereja yang memang semuanya mempunyai inklinasi untuk berbuat dosa (concupiscence). Inklinasi untuk berbuat dosa adalah sebagai akibat dari dosa dari manusia pertama.


GBU
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
October 01, 2011, 05:28:13 PM
Reply #62
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 136
  • Gender: Male
Kesan yg saya dapat dari PB, posisi Petrus tidaklah lebih tinggi dari rasul lain. Jika ada perbedaan pendapat, diselesaikan dengan musyawarah diantara rasul. Paulus bahkan pernah menegur keras Petrus, dengan mengatakan Petrus telah bersikap munafik. Doktrin kepausan itu berkembang secara gradual, sama seperti doktrin Trinitas. Bedanya, Trinitas ada baik eksplisit maupu implisit dalam Alkitab, sedangkan klaim bahwa Petrus adalah "wakil Tuhan" dan pimpinan umat Kristen tampaknya tdk mendapat dukungan dari fakta PB. 
Peace
October 02, 2011, 01:19:00 AM
Reply #63
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 130
Yoh :
21:15. Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku."
21:16 Kata Yesus pula kepadanya untuk kedua kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku."
21:17 Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: "Apakah engkau mengasihi Aku?" Dan ia berkata kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku.
21:18 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ketika engkau masih muda engkau mengikat pinggangmu sendiri dan engkau berjalan ke mana saja kaukehendaki, tetapi jika engkau sudah menjadi tua, engkau akan mengulurkan tanganmu dan orang lain akan mengikat engkau dan membawa engkau ke tempat yang tidak kaukehendaki."
21:19 Dan hal ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana Petrus akan mati dan memuliakan Allah. Sesudah mengatakan demikian Ia berkata kepada Petrus: "Ikutlah Aku."

October 06, 2011, 10:30:28 AM
Reply #64
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3692
  • Gender: Male
  • Gereja Katolik Roma
    • [b][i]Allah, demi menyatakan DiriNya kepada manusia dalam bentuk yang baru dan utuh, yang memulai era Penebusan, tiada memilih bagi tahta-Nya sebuah bintang di langit, pun istana dari seorang yang berkuasa. Pula Ia tak menghendaki sayap-sayap para malaika
Kesan yg saya dapat dari PB, posisi Petrus tidaklah lebih tinggi dari rasul lain. Jika ada perbedaan pendapat, diselesaikan dengan musyawarah diantara rasul. Paulus bahkan pernah menegur keras Petrus, dengan mengatakan Petrus telah bersikap munafik. Doktrin kepausan itu berkembang secara gradual, sama seperti doktrin Trinitas. Bedanya, Trinitas ada baik eksplisit maupu implisit dalam Alkitab, sedangkan klaim bahwa Petrus adalah "wakil Tuhan" dan pimpinan umat Kristen tampaknya tdk mendapat dukungan dari fakta PB. 


Masuk aja ke sini dan baca: http://katolisitas.org/2011/10/05/keutamaan-petrus-5-dalam-gereja-di-lima-abad-pertama/
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
October 06, 2011, 04:43:43 PM
Reply #65
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1114
  • Gender: Male
  • Yesus sahabatku
@ bro clay

apakah kriteria menjadi Paus mengalami perubahan ?
apa saja kriteria seseorg mjd Paus ?
Amsal 21:2  Setiap jalan orang adalah lurus menurut pandangannya sendiri, tetapi Tuhanlah yang menguji hati.

Wahyu 22: 21  Kasih karunia Tuhan Yesus menyertai kamu sekalian! Amin.

http://www.yabina.org/layout2.htm
October 06, 2011, 10:51:26 PM
Reply #66
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3692
  • Gender: Male
  • Gereja Katolik Roma
    • [b][i]Allah, demi menyatakan DiriNya kepada manusia dalam bentuk yang baru dan utuh, yang memulai era Penebusan, tiada memilih bagi tahta-Nya sebuah bintang di langit, pun istana dari seorang yang berkuasa. Pula Ia tak menghendaki sayap-sayap para malaika
@ bro clay

apakah kriteria menjadi Paus mengalami perubahan ?
apa saja kriteria seseorg mjd Paus ?

Dalam Konstitusi Apostolis Universi Apostolis Gregi (22 Februari 1996) yang membahas situasi sede vacante dan proses pemilihan Paus, hanya para kardinal Gereja Romawi Kudus yang memiliki hak penuh untuk memilih. Dari 183 kardinal yang ada, satu masih in pectore (terpilih namun masih dirahasiakan), ada 118 kardinal yang papabilis.

Secara teoretis, Paus terpilih tidak harus selalu berasal dari kalangan kardinal yang telah menerima tahbisan uskup. Sejarah gereja membuktikan bahwa seorang diakon pun dapat dipilih menjadi Paus. Proses pemilihan Paus Gregorius Agung, Gregorius VII, Innosensius III, dan lain- lain, hanyalah salah satu bukti sejarah di mana tidak perlu seseorang pertama-tama telah menerima tahbisan uskup untuk dapat dipilih menjadi Paus. Karena itu, seorang diakon, imam, uskup, atau kardinal memiliki kemungkinan untuk terpilih menjadi Paus. Luasnya rentang kemungkinan inilah yang sering membuat para wartawan keliru dalam menebak hasil konklaf.

Hal lain adalah bahwa uskup Roma tidaklah selalu harus berasal dari keuskupan Roma. Paus Yohanes Paulus II, misalnya, beliau merupakan Paus pertama non-Italia yang terpilih semenjak Paus Adrianus VI (1522-1523).

Nama Paus yang terpilih dalam sebuah konklaf tidak otomatis menjadi Paus jika Paus terpilih menolaknya. Syarat sahnya jabatan seorang Paus adalah pemilihan sah dan penerimaan jabatan dari pihak yang terpilih. Begitu terpilih dan menyatakan diri menerima pilihan itu, saat itu jugalah berfungsi secara efektif kewenangan yuridis yang dimilikinya. Karena itu, meskipun Paus terpilih belum memiliki meterai tahbisan uskup, seandainya proses pemilihan itu dilakukan secara sah dan ia menerimanya, pada saat itu juga setiap pernyataannya berkaitan dengan tata aturan hukum yang diproklamasikannya berlaku secara efektif. Kewenangan yuridis berfungsi secara otomatis begitu Paus terpilih menyatakan menerima proses pemilihannya.

Saat ini Kitab Hukum Kanonik (KHK) 1983 mempersyaratkan jika Paus terpilih belum menerima meterai tahbisan uskup, hendaknya ia segera ditahbiskan menjadi uskup (KHK 332, §1).

Paus memiliki kuasa jabatan tertinggi, penuh, langsung, dan universal dalam reksa penggembalaannya pada gereja universal. Kekuasaannya tidak ada di bawah subordinasi Kolegio Para Kardinal. Namun, dalam menjalankan tugas penggembalaannya, ia selalu terikat dalam persekutuan dengan para uskup lain, bahkan dengan seluruh gereja: tetapi ia mempunyai hak untuk menentukan cara, baik personal maupun kolegial, pelaksanaan jabatan itu, sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan gereja (KHK 333, §2).

Dalam perjalanan sejarah gereja kita banyak menemukan Paus yang begitu termasyhur dan terkenal, namun Yohanes Paulus II adalah satu-satunya Paus Global yang kehadiran dan pesannya menjangkau telinga, mata, dan hati seluruh dunia. Kehadiran dan setiap kegiatannya menjangkau batas-batas yang tak pernah dimiliki oleh para Paus sebelumnya.

Dia adalah seorang pastor universal yang ajaran-ajarannya bisa disimpulkan dengan satu kata, penghargaan terhadap nilai hidup manusia beserta seluruh dimensinya yang terentang sejak masih dalam kandungan hingga akhir hidup.

Keberadaan dirinya sebagai aktor sejarah dan pesan-pesan Injili yang disampaikannya selama 26 tahun masa pemerintahan kepausannya telah mewarnai lembaran sejarah dunia abad milenium ini.
« Last Edit: October 06, 2011, 11:37:09 PM by CLAY »
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
October 07, 2011, 02:34:15 AM
Reply #67
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2949
  • Gender: Male
Jaman memang makin ancur, bahkan sampai ke pemimpin "gereja"-pun lakukan tindakan pelecehan seksual.

Roma 1:21 Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap. 1:22 Mereka berbuat seolah-olah mereka penuh hikmat, tetapi mereka telah menjadi bodoh. 1:23 Mereka menggantikan kemuliaan Allah yang tidak fana dengan gambaran yang mirip dengan manusia yang fana, burung-burung, binatang-binatang yang berkaki empat atau binatang-binatang yang menjalar. 1:24 Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada keinginan hati mereka akan kecemaran, sehingga mereka saling mencemarkan tubuh mereka. 1:25 Sebab mereka menggantikan kebenaran Allah dengan dusta dan memuja dan menyembah makhluk dengan melupakan Penciptanya yang harus dipuji selama-lamanya, amin. 1:26 Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada hawa nafsu yang memalukan, sebab isteri-isteri mereka menggantikan persetubuhan yang wajar dengan yang tak wajar. 1:27 Demikian juga suami-suami meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan isteri mereka dan menyala-nyala dalam berahi mereka seorang terhadap yang lain, sehingga mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan laki-laki, dan karena itu mereka menerima dalam diri mereka balasan yang setimpal untuk kesesatan mereka. 1:28 Dan karena mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada pikiran-pikiran yang terkutuk, sehingga mereka melakukan apa yang tidak pantas:

Penyebab utama adalah degradasi moral yang tak terbendung.

Apakah ini karena peraturan SELIBAT?
Tapi khan pendeta tidak SELIBAT.


2 Tim 4:3-4 Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng. -"Makanya ada POST yang DIHAPUS"
October 07, 2011, 10:34:45 AM
Reply #68
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3692
  • Gender: Male
  • Gereja Katolik Roma
    • [b][i]Allah, demi menyatakan DiriNya kepada manusia dalam bentuk yang baru dan utuh, yang memulai era Penebusan, tiada memilih bagi tahta-Nya sebuah bintang di langit, pun istana dari seorang yang berkuasa. Pula Ia tak menghendaki sayap-sayap para malaika
Jaman memang makin ancur, bahkan sampai ke pemimpin "gereja"-pun lakukan tindakan pelecehan seksual.

Roma 1:21 Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap. 1:22 Mereka berbuat seolah-olah mereka penuh hikmat, tetapi mereka telah menjadi bodoh. 1:23 Mereka menggantikan kemuliaan Allah yang tidak fana dengan gambaran yang mirip dengan manusia yang fana, burung-burung, binatang-binatang yang berkaki empat atau binatang-binatang yang menjalar. 1:24 Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada keinginan hati mereka akan kecemaran, sehingga mereka saling mencemarkan tubuh mereka. 1:25 Sebab mereka menggantikan kebenaran Allah dengan dusta dan memuja dan menyembah makhluk dengan melupakan Penciptanya yang harus dipuji selama-lamanya, amin. 1:26 Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada hawa nafsu yang memalukan, sebab isteri-isteri mereka menggantikan persetubuhan yang wajar dengan yang tak wajar. 1:27 Demikian juga suami-suami meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan isteri mereka dan menyala-nyala dalam berahi mereka seorang terhadap yang lain, sehingga mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan laki-laki, dan karena itu mereka menerima dalam diri mereka balasan yang setimpal untuk kesesatan mereka. 1:28 Dan karena mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada pikiran-pikiran yang terkutuk, sehingga mereka melakukan apa yang tidak pantas:

Penyebab utama adalah degradasi moral yang tak terbendung.

Apakah ini karena peraturan SELIBAT?
Tapi khan pendeta tidak SELIBAT.


Bukan karena peraturan selibatnya.. tapi karena orangnya!!

Kenapa kita tidak fokus pada hal-hal positif. Mari kita melihat kenyataan bahwa kejadian buruk tersebut merupakan kasus minoritas, sebab secara mayoritas, masih banyak imam menjalankan tugasnya sebagai imam dengan sangat baik dan setia. Lihatlah pengorbanan para misionaris dan para imam lain yang bekerja tak mengenal lelah untuk melayani umat dan membawa kabar Kerajaan Allah kemanapun; tanpa mengharapkan imbalan materi, tanpa mengejar kesuksesan dan kesenangan duniawi. Ini sebenarnya merupakan bukti yang sangat nyata akan besarnya kuasa ROH KUDUS yang menyertai Gereja Katolik. Karena kalau bukan karena kuasa ROH KUDUS, tidak ada orang yang mau dan mampu meninggalkan segalanya untuk mengikuti Kristus, seperti yang kita lihat terjadi pada para imam, biarawan-biarawati, para misionaris, dan para awam yang mengabdikan diri sepenuhnya pada karya kerasulan awam.

Mari kita melihat juga bahwa pihak pimpinan Gereja dalam hal ini Paus Benediktus XVI  (sebelumnya Paus Yohanes Paulus II) juga sudah menangani masalah ini. Mari kita serahkan ke dalam tangan Tuhan, perihal kelanjutannya. Melalui  masalah pelecehan seksual ini, Gereja Katolik di Amerika mengalami masa pemurnian. Dan kabar baiknya adalah, bahwa justru pada tahun-tahun sekarang ini jumlah panggilan imamat di Amerika mulai menunjukkan peningkatan, setelah sekian tahun mengalami penurunan. Maka oleh rahmat Allah, kejadian negatif ini malah dipakai untuk menghasilkan buah-buah positif bagi pertumbuhan Gereja Katolik di Amerika. Dan semoga hal-hal kebaikan lainnya dapat dihasilkan oleh Gereja Katolik di seluruh dunia.

Banyak orang selalu melihat gereja Katolik pada sisi lemahnya, bukan pada karyanya. Banyak yang suka menghakimi gereja Katolik secara tidak adil.

Bagi rekan-rekan Katolik yang mungkin lelah menanggapi serangan2 dari pihak2 diluar Katolik pada akhirnya harus kita  sadari bahwa tujuan umat Katolik menjadi saksi Kristus dan membangun Gereja adalah untuk mengasihi Tuhan; dan bukannya untuk memuaskan pihak-pihak atau agama-agama tertentu yang mengkritik Katolik . Motivasi perbuatan kasih kita itu hanya tertuju kepada Tuhan, dan bukan yang lain. Maka umat Katolik tidak akan menjadi sedih dan kecewa, jika misalnya, pihak-pihak yang lain tetap tidak puas. Sebab bukan kepada mereka kita harus mempertanggungjawabkan segala perbuatan kita di Hari Penghakiman/ akhir jaman nanti. Kita harus berhadapan dengan Tuhan sendiri, dan karenanya, fokus utama perbuatan kita harus ditujukan demi kasih dan iman kita kepada-Nya. Semoga, memang, setelah kita melakukan segala sesuatu dengan motif kasih kepada Tuhan, maka harapannya adalah orang lain dapat melihat ketulusan hati kita, dan tidak lagi berpikir negatif tentang kita.

Mari tetaplah berpikir positif. Harus kita akui memang banyak ‘pernyataan-pernyataan negatif’ ataupun kesalah pahaman yang ditujukan terhadap Gereja Katolik. Hal ini jangan sampai menurunkan semangat kita, tetapi malah harus mendorong kita untuk hidup lebih baik dan kudus. Semoga Tuhan berbelas kasihan kepada Gereja-Nya dan kepada kita semua sebagai anggota-anggotanya; sehingga kita dimampukan oleh-Nya untuk menjadi saksi Kristus yang memancarkan kasih dan kebenaran, supaya di tengah-tengah kegelapan dunia, terang Kristus dapat bersinar.

Tuhan Memberkati
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
October 08, 2011, 11:43:12 AM
Reply #69
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3692
  • Gender: Male
  • Gereja Katolik Roma
    • [b][i]Allah, demi menyatakan DiriNya kepada manusia dalam bentuk yang baru dan utuh, yang memulai era Penebusan, tiada memilih bagi tahta-Nya sebuah bintang di langit, pun istana dari seorang yang berkuasa. Pula Ia tak menghendaki sayap-sayap para malaika
Format atau bacaan dari pengumuman Habemus Papam ketika kardinal mengumumkan hasil pemilihan Paus

 
Annuntio vobis gaudium magnum:
    Habemus Papam!
    Eminentissimum ac reverendissimum Dominum,
    Dominum [Nama Awal],
    Sanctæ Romanæ Ecclesiæ Cardinalem [Nama Akhir],
    Qui sibi nomen imposuit [Nama Paus].


Terjemahan Bahasa Indonesia:

    Kami umumkan kepada anda sebuah berita gembira:
    Kita memiliki Paus baru!
    Yaitu yang mulia dan terhormat
    Tuan [Nama Awal]
    Kardinal Gereja Katolik Roma [Nama Akhir]
    Yang menamai dirinya sebagai [Nama Paus]


Habemus Papam 2005


Tatacara dalam membaca Habemus Papam adalah, menyebutkan nama awal terlebih dahulu (Carolum, Iosephum, Angelum), lalu dilanjutkan dengan membaca nama akhir, seperti (Wojtyla, Luciani, Roncalli). Dan untuk penyebutan nama paus, dengan cara akusatif dalam Bahasa Latin, seperti (Ioannes Pauli primi)
« Last Edit: October 08, 2011, 11:46:11 AM by CLAY »
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)