Author Topic: Maria diangkat ke Surga  (Read 50346 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

September 28, 2011, 09:01:51 PM
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3571
  • Gender: Male
  • Gereja Katolik Roma
    • [b][i]Allah, demi menyatakan DiriNya kepada manusia dalam bentuk yang baru dan utuh, yang memulai era Penebusan, tiada memilih bagi tahta-Nya sebuah bintang di langit, pun istana dari seorang yang berkuasa. Pula Ia tak menghendaki sayap-sayap para malaika
Sebelum membaca threat ini ada baiknya membaca juga diskusi tentang pengangkatan Henokh dan Elia di: http://forumkristen.com/index.php?topic=39396.msg522857#msg522857

Pengangkatan  lain yang tidak tertulis dalam Alkitab tetapi ada dalam tradisi Katolik.

Maria diangkat ke surga


Gereja Katolik mengajarkan bahwa Bunda Maria diangkat ke surga, berdasarkan Tradisi Suci yang sudah ada sejak Gereja awal, namun baru ditetapkan/ dijadikan Dogma melalui pengajaran Bapa Paus Pius XII tanggal 1 November 1950, yang berjudul Munificentimtissimus Deus.

Umat Kristen non- Katolik banyak yang mempertanyakan hal ini, dan berpikir bahwa Gereja Katolik ‘menciptakan’ Dogma yang tidak berdasarkan Kitab Suci. Sebab bagi mereka sumber Wahyu Ilahi hanyalah Kitab Suci. Namun bagi orang Katolik, Wahyu Ilahi juga diperoleh dari Tradisi Suci yang telah berakar dan tumbuh di dalam Gereja Katolik, dan sebenarnya ada dasar Kitab Suci-nya, walaupun mungkin tidak dinyatakan secara eksplisit. Maka jika Gereja Katolik mengumumkan suatu doktrin, itu sebenarnya hanya mengumumkan apa yang sudah lama diimani oleh Gereja, dan bukannya sesuatu yang baru tiba-tiba ditambahkan. Sebagai contohnya, pada waktu Gereja Katolik mengumumkan pengajaran tentang Allah Trinitas pada tahun 325 pada Konsili Nicea, adalah bukan berarti sebelumnya tidak ada pengajaran Allah Trinitas ini. Tulisan-tulisan pengajaran para Bapa Gereja menjadi saksi yang hidup atas pengajaran tentang Trinitas ini. Demikian juga pada saat Gereja Katolik menetapkan Kanon Alkitab yaitu pada Konsili Hippo tahun 393 dan Konsili Carthage tahun 397 bukan berarti Gereja Katolik baru ‘menciptakan’ Alkitab pada saat itu. Sebelumnya kitab-kitab yang menjadi bagian Alkitab itu sudah ada, namun baru pada saat itu ditetapkan sebagai kanon Alkitab/ kitab-kitab yang diakui sebagai ‘diilhami oleh ROH KUDUS’, untuk membedakannya dengan kitab-kitab lain yang hanya merupakan karya tulis biasa.

Dengan pengertian yang sama maka Dogma Maria dikandung tanpa noda dan Dogma Maria diangkat ke surga merupakan pengajaran yang telah lama ada dan diimani oleh Gereja, yang nyata ada dalam tulisan para Bapa Gereja.

Di sepanjang sejarah Gereja, sudah banyak sekali gereja dibangun dengan tema Bunda Maria diangkat ke surga (MD 15) Dalam doa-doa Liturgi Gereja Katolik, sudah banyak doa-doa yang menunjukkan iman bahwa Bunda Maria ini diangkat ke surga setelah wafatnya. Hal ini kita ketahui dari Sacramentarium Gregorianum, yang mengatakan, “Sangat terberkatilah hari ini O Tuhan, di mana Bunda Allah menderita wafat, namun tidak terikat oleh belenggu kematian, sebab ia telah melahirkan Sang Putera Allah yang menjelma dalam [tubuh]nya.” (MD 17) Dan juga dalam Menaei Totiu Anni, “Tuhan, Raja semesta Alam, telah memberikan kepadamu [Maria] rahmat yang mengatasi kodrat. Seperti Ia menjagamu tetap perawan saat melahirkan, maka Ia telah menjaga tubuhmu takkan rusak di kubur, dan telah memuliakan tubuhmu dengan perbuatan-Nya yang ilahi, mengangkatnya dari dalam kubur.” (MD 18)

Liturgi memang tidak menyebabkan/ menjadi sumber iman Katolik, tetapi merupakan hasil/ disebabkan oleh iman Katolik. Jadi liturgi di sini adalah seperti buah yang dihasilkan dari pohon (lihat MD 20). Maka di sini diketahui bahwa iman Gereja tentang pengangkatan Bunda Maria ke surga, telah lama berakar dalam Gereja. Para kudus yang mengajarkan hal ini antara lain adalah: St. Yohanes Damaskus (676-754), St. Antonius Padua, (1195-1231), (1206-1280), St. Thomas Aquinas (1225-1274), St Albert Agung, St. Benardinus (1380-1404), St. Robertus Belarminus (1542-1621), St. St. Petrus Kanisius (1520-1597), Alphosus Liguori (1696-1787).


Beberapa tulisan Bapa Gereja tentang Maria diangkat ke surga:

1. Pseudo- Melito (300): Oleh karena itu, jika hal itu berada dalam kuasaMu, adalah nampak benar bagi kami pelayan- pelayan-Mu, bahwa seperti Engkau yang telah mengatasi maut, bangkit dengan mulia, maka Engkau seharusnya mengangkat tubuh Bundamu dan membawanya dengan-Mu, dengan suka cita ke dalam surga. Lalu kata Sang Penyelamat [YESUS]: “Jadilah seperti perkataanmu”

2. Timotius dari Yerusalem (400)
Oleh karena itu Sang Perawan [Maria] tidak mati sampai saat ini, melihat bahwa Ia yang pernah tinggal di dalamnya memindahkannya ke tempat pengangkatannya.

3. Yohanes Sang Theolog (400)
Tuhan berkata kepada Ibu-Nya, “Biarlah hatimu bersuka dan bergembira. Sebab setiap rahmat dan karunia telah diberikan kepadamu dari Bapa-Ku di Surga dan dari-Ku dab dari ROH KUDUS. Setiap jiwa yang memanggil namamu tidak akan dipermalukan, tetapi akan menemukan belas kasihan dan ketenangan dan dukungan dan kepercayaan diri, baik di dunia sekarang ini dan di dunia yang akan datang, di dalam kehadiran Bapa-Ku di Surga”… Dan dari saat itu semua mengetahui bahwa tubuh yang tak bercacat dan yang berharga itu telah dipindahkan ke surga

4. Gregorius dari Tours (575)
Para Rasul mengambil tubuhnya  [jenazah Maria] dari peti penyangganya dan menempatkannya di sebuah kubur, dan mereka menjaganya, mengharapkan Tuhan [YESUS] agar datang. Dan lihatlah, Tuhan datang kembali di hadapan mereka; dan setelah menerima tubuh itu, Ia memerintahkan agar tubuh itu diangkat di awan ke surga: dimana sekarang tergabung dengan jiwanya, [Maria] bersukacita dengan para terpilih Tuhan …

5. Theoteknos dari Livias (600)

Adalah layak … bahwa tubuh Bunda Maria yang tersuci, tubuh yang melahirkan Tuhan, yang menerima Tuhan, menjadi ilahi, tidak rusak, diterangi oleh rahmat ilahi dan kemuliaan yang penuh …. agar hidup di dunia untuk sementara dan diangkat ke surga dengan kemuliaan, dengan jiwanya yang menyenangkan Tuhan

6. Modestus dari Yerusalem (sebelum 634)

Sebagai Bunda KRISTUS yang termulia… telah menerima kehidupan dari Dia [KRISTUS], ia telah menerima kekekalan tubuh yang tidak rusak, bersama dengan Dia yang telah mengangkatnya dari kubur dan mengangkatnya kepada Diri-Nya dengan cara yang hanya diketahui oleh-Nya

7. Germanus dari Konstantinopel (683)

Engkau adalah ia, …. yang nampak dalam kecantikan, dan tubuhmu yang perawan adalah semuanya kudus, murni, keseluruhannya adalah tempat tinggal Allah, sehingga karena itu dibebaskan dari penguraian menjadi debu. Meskipun masih manusia, tubuhmu diubah ke dalam kehidupan surgawi yang tidak dapat musnah, sungguh hidup dan mulia, tidak rusak dan mengambil bagian dalam kehidupan yang sempurna

8. Yohanes Damaskinus (697)

Adalah layak bahwa ia, yang tetap perawan pada saat melahirkan, tetap menjaga tubuhnya dari kerusakan bahkan setelah kematiannya. Adalah layak bahwa dia, yang telah menggendong Sang Pencipta sebagai anak di dadanya, dapat tinggal di dalam tabernakel ilahi. Adalah layak bahwa mempelai, yang diambil Bapa kepada-Nya, dapat hidup dalam istana ilahi. Adalah layak bahwa ia, yang telah memandang Putera-Nya di salib dan yang telah menerima di dalam hatinya pedang duka cita yang tidak dialaminya pada saat melahirkan-Nya, dapat memandang Dia saat Dia duduk di sisi Bapa. Adalah layak bahwa Bunda Tuhan memiliki apa yang dimiliki oleh Putera-nya, dan bahwa ia layak dihormati oleh setiap mahluk ciptaan sebagai Ibu dan hamba Tuhan.

9. Gregorian Sacramentary (795)

Terhormat bagi kami, O Tuhan, perayaan hari ini, yang memperingati Bunda Allah yang kudus yang meninggal dunia untuk sementara waktu, namun tetap tidak dapat dijerat oleh maut, yang telah melahirkan Putera-Mu, Tuhan kami yang menjelma dari dirinya.

Perlu kita ketahui bahwa Bunda Maria ‘diangkat’ ke surga, dan bukan ‘naik’ ke surga. ‘Diangkat’ berarti bukan karena kekuatannya sendiri melainkan diangkat oleh kuasa Allah, sedangkan YESUS ‘naik’ ke surga oleh kekuatan-Nya sendiri. Bagi orang Katolik, peristiwa Bunda Maria diangkat ke surga adalah peringatan akan pengharapan kita akan kebangkitan badan di akhir zaman, di mana kita sebagai orang beriman, jika hidup setia dan taat kepada Allah sampai akhir, maka kitapun akan mengalami apa yang dijanjikan Tuhan itu: bahwa kita akan diangkat ke surga, tubuh dan jiwa untuk nanti bersatu dengan Dia dalam kemuliaan surgawi. Maka, Dogma Maria diangkat ke surga, bukan semata-mata doktrin untuk menghormati Maria, tetapi doktrin itu mau menunjukkan bahwa Maria adalah anggota Gereja yang pertama yang diangkat ke surga. Jika kita hidup setia melakukan perintah Allah dan bersatu dengan KRISTUS, seperti Bunda Maria, kitapun pada saat akhir jaman nanti akan diangkat ke surga, jiwa dan badan, seperti dia.

Dengan diangkatnya Bunda Maria ke surga, maka ia yang telah bersatu dengan YESUS akan menyertai kita yang masih berziarah di dunia ini dengan doa-doanya. Karena berpegang bahwa doa orang benar besar kuasanya (Yak 5:16), maka betapa besarlah kuasa doa Bunda Maria yang telah dibenarkan oleh Allah, dengan diangkatnya ke surga.


Salam
« Last Edit: September 28, 2011, 09:09:04 PM by CLAY »
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
September 28, 2011, 09:48:43 PM
Reply #1
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 293
  • Denominasi: Kristen
Dear All,

Maria merupakan bagian dari 144.000 orang yang disebutkan di kitab Wahyu, yang akan memerintah di Surga bersama Yesus Kristus.

Jadi sekarang  Maria memang sudah ada di Surga.

Salam,
BD - Aek Nabara
September 28, 2011, 10:03:01 PM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5554
Dear All,

Maria merupakan bagian dari 144.000 orang yang disebutkan di kitab Wahyu, yang akan memerintah di Surga bersama YESUS KRISTUS.

Jadi sekarang  Maria memang sudah ada di Surga.

Salam,
BD - Aek Nabara

oh ya.. berarti pengangkatan 144.000 pengikut Yesus sdh terjadi dong..  :mad0261:
trus.. kenapa di sebutkan tidak mencemarkan diri dgn perempuan-perempuan.. bukankah Maria adalah perempuan..  :mad0261: 
silahkan anda jelaskan fren, krn anda yg mengklaim Maria termasuk 144.000 org yg di tebus dari bumi..  :coolsmiley:

Wahyu 14:4.  Mereka adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan, karena mereka murni sama seperti perawan. Mereka adalah orang-orang yang mengikuti Anak Domba itu ke mana saja Ia pergi. Mereka ditebus dari antara manusia sebagai korban-korban sulung bagi Allah dan bagi Anak Domba itu.
Efesus 1:2.  Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu.
September 28, 2011, 10:32:33 PM
Reply #3
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5554
@ Budi Halasan..

blog anda tidak menjawab pertanyaan saya tuh fren..  :'(
silahkan di jawab dgn singkat dan jelas, pertanyaan saya di post no.2 fren..  :coolsmiley:
saya ulang deh pertanyaannya fren..  :happy0062:

kenapa di sebutkan tidak mencemarkan diri dgn perempuan-perempuan.. bukankah Maria adalah perempuan..   :coolsmiley:
silahkan anda jelaskan fren, krn anda yg mengklaim Maria termasuk 144.000 org yg di tebus dari bumi..  :knuppel2:

Wahyu 14:4. Mereka adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan, karena mereka murni sama seperti perawan. Mereka adalah orang-orang yang mengikuti Anak Domba itu ke mana saja Ia pergi. Mereka ditebus dari antara manusia sebagai korban-korban sulung bagi Allah dan bagi Anak Domba itu.
« Last Edit: September 28, 2011, 10:38:41 PM by don silver »
Efesus 1:2.  Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu.
September 28, 2011, 10:57:14 PM
Reply #4
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5554
helooo..  :smiley6600: si Budi kok kabur ya..  :mad0261:  kasih pernyataan tapi ga bisa kasih penjelasan..  :'(
Efesus 1:2.  Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu.
September 30, 2011, 10:33:06 AM
Reply #5
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 6427
  • Gender: Male
  • Dia mengikatku pd Tiang Penopang & Dasar Kebenaran
  • Denominasi: unam sanctam catholicam et apostolicam ecclesiam
2 Kor 12:2
Aku tahu tentang seorang Kristen; empat belas tahun yang lampau--entah di dalam tubuh, aku tidak tahu, entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya--orang itu tiba-tiba diangkat ke tingkat yang ketiga dari sorga.

:afro:
September 30, 2011, 10:38:46 AM
Reply #6
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 10846
alkitab tidak mencatat demikian,

bahwa maria tlah diangkat ke sorga    :cheesy:

alkitab adalah kebenaran
« Last Edit: September 30, 2011, 10:40:59 AM by cutz »
September 30, 2011, 10:48:36 AM
Reply #7
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3571
  • Gender: Male
  • Gereja Katolik Roma
    • [b][i]Allah, demi menyatakan DiriNya kepada manusia dalam bentuk yang baru dan utuh, yang memulai era Penebusan, tiada memilih bagi tahta-Nya sebuah bintang di langit, pun istana dari seorang yang berkuasa. Pula Ia tak menghendaki sayap-sayap para malaika
alkitab tidak mencatat demikian,

bahwa maria tlah diangkat ke sorga    :cheesy:

alkitab adalah kebenaran


Lain kali sebelum komet, ada baiknya baca lengkap dulu threatnya!! Bukankah sudah saya jelas kan sbb:bagi orang Katolik, Wahyu Ilahi juga diperoleh dari Tradisi Suci yang telah berakar dan tumbuh di dalam Gereja Katolik, dan sebenarnya ada dasar Kitab Suci-nya, walaupun mungkin tidak dinyatakan secara eksplisit. Maka jika Gereja Katolik mengumumkan suatu doktrin, itu sebenarnya hanya mengumumkan apa yang sudah lama diimani oleh Gereja, dan bukannya sesuatu yang baru tiba-tiba ditambahkan. Sebagai contohnya, pada waktu Gereja Katolik mengumumkan pengajaran tentang Allah Trinitas pada tahun 325 pada Konsili Nicea, adalah bukan berarti sebelumnya tidak ada pengajaran Allah Trinitas ini. Tulisan-tulisan pengajaran para Bapa Gereja menjadi saksi yang hidup atas pengajaran tentang Trinitas ini. Demikian juga pada saat Gereja Katolik menetapkan Kanon Alkitab yaitu pada Konsili Hippo tahun 393 dan Konsili Carthage tahun 397 bukan berarti Gereja Katolik baru ‘menciptakan’ Alkitab pada saat itu. Sebelumnya kitab-kitab yang menjadi bagian Alkitab itu sudah ada, namun baru pada saat itu ditetapkan sebagai kanon Alkitab/ kitab-kitab yang diakui sebagai ‘diilhami oleh ROH KUDUS’, untuk membedakannya dengan kitab-kitab lain yang hanya merupakan karya tulis biasa.

Dengan pengertian yang sama maka Dogma Maria dikandung tanpa noda dan Dogma Maria diangkat ke surga merupakan pengajaran yang telah lama ada dan diimani oleh Gereja, yang nyata ada dalam tulisan para Bapa Gereja.
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
September 30, 2011, 10:54:19 AM
Reply #8
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3571
  • Gender: Male
  • Gereja Katolik Roma
    • [b][i]Allah, demi menyatakan DiriNya kepada manusia dalam bentuk yang baru dan utuh, yang memulai era Penebusan, tiada memilih bagi tahta-Nya sebuah bintang di langit, pun istana dari seorang yang berkuasa. Pula Ia tak menghendaki sayap-sayap para malaika
"Yakinlah anakku, bahwa tubuhku ini, yang telah menjadi bejana bagi Sabda yang hidup, telah dihindarkan dari kerusakan makam. Yakinlah juga, bahwa tiga hari setelah kematianku, tubuhku itu dibawa oleh sayap-sayap malaikat menuju tangan kanan Putera Allah, di mana aku memerintah sebagai ratu." Pesan Bunda Maria dalam suatu penampakan kepada St. Antonius dari Padua




Dogma Santa Perawan Maria diangkat ke surga dirayakan untuk menghormati suatu kebenaran, yaitu bahwa setelah akhir hidupnya di dunia, Maria diangkat ke surga dengan jiwa dan raganya. Dalam Kitab Kejadian 5:24 dan 2 Raja-raja 2:1-12 Kitab Suci menceritakan bagaimana tubuh Henokh dan Elia diangkat ke surga. Jadi hal diangkat ke surga bukanlah hal baru yang belum pernah terjadi sebelumnya. Gereja tidak pernah menegaskan secara resmi apakah Bunda Maria benar-benar meninggal secara jasmani, meskipun banyak ahli yang beranggapan demikian.

Baru-baru ini dalam suatu meditasi mingguan, Paus Yohanes Paulus II menyatakan bahwa "Bunda tidak lebih tinggi dari Putera". Pernyataannya itu memperkuat keyakinan bahwa Maria mengalami kematian jasmani. Karena YESUS sendiri harus wafat, maka logis sekali jika kita beranggapan bahwa Bunda Maria juga wafat secara fisik sebelum ia diangkat ke surga. Karena kita yakin bahwa Bunda Maria dikandung tanpa dosa dan tetap "penuh rahmat" sepanjang hidupnya di dunia, logis juga jika kita beranggapan bahwa tubuh jasmaninya dihindarkan dari kerusakan setelah kematiannya. (Bandingkan dengan kenaikan Henokh dan Elia seperti yang saya tulis disini: http://forumkristen.com/index.php?topic=39396.0)

Seandainya Maria dimakamkan di suatu tempat di dunia ini, pastilah ada makamnya. Bunda Maria sangat dihormati dan dicintai oleh Gereja Perdana. Jemaat Gereja Perdana dengan cermat sekali menjaga reliqui (Latin = peninggalan, yaitu tulang-belulang, pakaian dll peninggalan para kudus), jenasah serta barang-barang peninggalan para martir gereja. Kita mengetahui lokasi di mana YESUS dilahirkan, lokasi penyaliban, lokasi YESUS naik ke surga, serta banyak tempat-tempat penting lainnya yang berhubungan dengan kehidupan KRISTUS. Kita dapat mengenali tempat-tempat tersebut karena saudara-saudara kita dari Gereja Perdana meneruskan informasi tersebut kepada kita melalui Tradisi. Reliqui jemaat gereja perdana serta reliqui keduabelas rasul masih ada, demikian juga reliqui KRISTUS seperti Kain Kafan Turin dan potongan-potongan kayu dari Salib KRISTUS yang asli.

Seandainya saja Bunda Maria mempunyai makam, tentulah makamnya akan dihargai serta dihormati oleh gereja. Karena, bukankah ia adalah Bunda Allah. Kenyataannya, tidak satu pun kota di mana Bunda Maria pernah tinggal, Efesus atau pun Yerusalem, yang menyatakan memiliki makam Maria. Mengapa demikian? Karena memang tidak ada makamnya di dunia.

Kaum Protestan tidak setuju dengan dogma Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga, meskipun mereka percaya bahwa kelak kita semua 'akan diangkat bersama-sama' dan 'menyongsong Tuhan di angkasa' (1 Tesalonika 4:17). Sebaliknya, umat Katolik percaya bahwa Maria diberi keistimewaan untuk lebih dulu diangkat ke surga. Dan mengapakah ia tidak boleh menerima keistimewaan seperti itu, tubuhnya - yang merupakan bejana kudus bagi bayi YESUS - dihindarkan dari kerusakan duniawi?

Secara sederhana Dogma Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga dapat dijelaskan sebagai berikut:

Tentunya kita masih ingat dogma Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Dosa, yaitu bahwa Tuhan menciptakan Maria dalam rahim ibunya, Santa Anna, tanpa noda dosa asal. Tuhan menghendaki demikian supaya Maria dapat mengandung YESUS, yang adalah Putera Allah. Pada akhir hidup Maria di dunia, Tuhan memutuskan untuk melakukan sesuatu yang istimewa baginya. Tubuhnya tidak dimakamkan, tetapi Tuhan mengangkat tubuhnya ke surga. Inilah yang disebut Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga. Bunda Maria diangkat jiwa dan raganya ke surga agar ia dapat senantiasa bersama dengan YESUS. Sungguh suatu karunia yang amat istimewa yang dianugerahkan Tuhan kepada Maria, karena Tuhan amat mengasihinya. Sekarang Maria adalah Ratu Surga dan Bumi.

Sementara Kitab Suci mengajarkan kita hal-hal yang terpenting, ada banyak keterangan serta informasi yang hanya kita peroleh melalui tradisi gereja karena pada kenyataannya ada banyak hal yang tidak dicatat dalam Kitab Suci:

Yohanes 20:30 "Memang masih banyak tanda lain yang dibuat YESUS di depan mata murid-murid-Nya, yang tidak tercatat dalam kitab ini."

2 Tesalonika 2:15 "Sebab itu, berdirilah teguh dan berpeganglah pada ajaran-ajaran yang kamu terima dari kami, baik secara lisan, maupun secara tertulis"

Kuasa Gereja untuk menetapkan dogma Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Dosa dan Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga datang dari kuasa mengajar yang dilimpahkan YESUS kepada Petrus dan para rasul. Kenyataan mengenai adanya ajaran-ajaran atau pun kejadian-kejadian yang tidak secara khusus dicatat di dalam Kitab Suci tidak berarti bahwa ajaran-ajaran atau pun kejadian-kejadian itu tidak ada. Gereja telah menetapkan dengan cermat dan tegas demi kepentingan kaum beriman karena YESUS telah berjanji kepada kita bahwa Ia akan membimbing dan mengajar Gereja-Nya dengan mutlak (tanpa salah) melalui para pemimpin gereja serta melalui Magisterium Gereja (Kuasa mengajar Gereja: tak dapat sesat dalam hal iman dan susila (moral) karena dilindungi oleh Allah ROH KUDUS) sampai akhir zaman.

Sumber: http://yesaya.indocell.net/id69.htm
« Last Edit: September 30, 2011, 10:59:08 AM by CLAY »
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
September 30, 2011, 11:16:15 AM
Reply #9
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 6427
  • Gender: Male
  • Dia mengikatku pd Tiang Penopang & Dasar Kebenaran
  • Denominasi: unam sanctam catholicam et apostolicam ecclesiam
Mzm 132:8 “Bangunlah ya Tuhan, dan pergilah ketempat perhentian-Mu, Engkau beserta TABUT kekuatan-Mu.”
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)