Author Topic: Ramalan Watchtower (yang meleset lagi)  (Read 11967 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

December 25, 2011, 04:56:48 PM
Reply #240
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9049
  • Gender: Male
  • Denominasi: Catholic
@sanc

Lantas bagaimana bisa terjadi pada saat itu orang orang penganut ssy menjual semua harta bendanya dan berkumpul di markas WT menantikan hari Tuhan, brur?
Menghujat sangat mudah, terlebih lagi jika tanpa bukti.
Melakukan sebaik seperti yang dihujat, jauh lebih sulit.
December 25, 2011, 04:59:04 PM
Reply #241
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2313
  • Gender: Male
  • Denominasi: "Knowing God"
Wah beneran sampai jual harta??, jadi gimana nasibnya tuch setelah ternyata meleset??
3:20 Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.
December 25, 2011, 05:03:38 PM
Reply #242
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9049
  • Gender: Male
  • Denominasi: Catholic
Saya tidak tanya lebih lanjut bro, tetapi sudah pastilah mereka menjadi miskin, mungkin brur sanc lebih tahu apa yang terjadi pada mereka dulu.
Menghujat sangat mudah, terlebih lagi jika tanpa bukti.
Melakukan sebaik seperti yang dihujat, jauh lebih sulit.
December 25, 2011, 05:09:41 PM
Reply #243
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 625
  • Denominasi: Kristen
@sanc

Lantas bagaimana bisa terjadi pada saat itu orang orang penganut ssy menjual semua harta bendanya dan berkumpul di markas WT menantikan hari Tuhan, brur?

Terima kasih sdr Bruce,

Seperti yang sudah saya akui, SSY pernah salah dalam menyimpulkan kedatangan Hari Tuhan. Kesimpulan yang salah ini membuat beberapa (sekali lagi beberapa, bukan semuanya) SSY bereaksi berlebihan, sampai ada yang menjual hartanya. Mengenai yang berkumpul di "markas WT", kemungkinan itu hanya bagi yang tinggal di dekat "markas WT", karena tidak mungkin yang di Indonesia pergi ke Amerika.

Terima kasih.
"Jeova Sanctus Unus"

"Jeova tu Solus Altissimus in Omni Terra"

"Veritas Liberabit Vos"
December 25, 2011, 05:13:57 PM
Reply #244
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9049
  • Gender: Male
  • Denominasi: Catholic
@sanc

Sudah tentu itu adalah kejadian di US sana brur. Karena saat kejadian itu, di Indo ssy belum banyak pengikutnya. Oiya, mengenai harta yang dijual dan diserahkan hasilnya kepada WT, apakah kemudian mereka mendapat penggantian dari WT brur? Atau dianggap sebagai persembahan dan hilang?

Salam
Menghujat sangat mudah, terlebih lagi jika tanpa bukti.
Melakukan sebaik seperti yang dihujat, jauh lebih sulit.
December 25, 2011, 05:29:39 PM
Reply #245
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 625
  • Denominasi: Kristen
@sanc

Sudah tentu itu adalah kejadian di US sana brur. Karena saat kejadian itu, di Indo ssy belum banyak pengikutnya.

Sdr Bruce,

Jika yang dimaksud adalah sehubungan tahun 1975, sudah cukup banyak SSY di Indonesia, karena SSY masuk ke Indonesia tahun 1931. Namun hal yang sama berlaku untuk negara-negara lain.


Oiya, mengenai harta yang dijual dan diserahkan hasilnya kepada WT, apakah kemudian mereka mendapat penggantian dari WT brur? Atau dianggap sebagai persembahan dan hilang?

Salam

Maaf, saya tidak tahu informasi itu. Setahu saya, mereka menjualnya untuk pribadi.
Saya menduga apa yang terjadi saat itu adalah seperti ini:
SSY percaya bahwa saat "sengsara besar" (peristiwa yang mengawali Armagedon) keadaan ekonomi akan sangat sulit. Itulah sebabnya beberapa SSY menjual hartanya dan berharap, dengan hartanya itu mereka bisa membeli sedikit makanan dan bertahan sampai Armagedon.

Terima kasih.
"Jeova Sanctus Unus"

"Jeova tu Solus Altissimus in Omni Terra"

"Veritas Liberabit Vos"
December 25, 2011, 05:29:54 PM
Reply #246
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 140
@sanc

Lantas bagaimana bisa terjadi pada saat itu orang orang penganut ssy menjual semua harta bendanya dan berkumpul di markas WT menantikan hari Tuhan, brur?
Wah beneran sampai jual harta??, jadi gimana nasibnya tuch setelah ternyata meleset??
Saya tidak tanya lebih lanjut bro, tetapi sudah pastilah mereka menjadi miskin, mungkin brur sanc lebih tahu apa yang terjadi pada mereka dulu.

Saya mendapati adanya suatu kerinduan yang menggebu-gebu akan datangnya Hari Tuhan yang kedua, dlm sejumlah komunitas Kristen tertentu masih sebatas kewajaran. Kita teringat kepada bagaimana murid-murid YESUS KRISTUS masa awal, yang juga saking berhasrat agar Kerajaan Allah dibawah YESUS akan segera mengambil kendali terhadap kuasa imperium Romawi yang "menjajah", sampai2 mereka teledor berharap itu harus datang di masa hidup mereka. Kalau yang terjadi dengan ssy lebih pada gairah yang kuat, bisa jadi karena kesadaran akan "terlalu lamanya" (bayangkan 2000 tahun) YESUS menjanjikan mau datang tapi sepertinya parusia itu terus tertunda, atau bisa juga karena mempertimbangkan nubuatan tertentu di kitab2 PL, sehingga itu mendorong mereka pada eforia yang teramat besar akan segeranya KRISTUS mengambil kendali dunia yang semakin bermasalah dan susah ini. Namun ini hendaknya tidak serta merta dituduh sebagai pseudo-prophecy atau nabi palsu. Fakta bahwa mereka (ssy) kemudian "bangkit" dan lalu menjadi umat yang paling cepat penyebarannya dewasa ini menjadi bukti bahwa mereka ingin progresif dan makin "berhati-hati".
« Last Edit: December 25, 2011, 05:32:15 PM by Damai itu Indah »
"Jangan melampaui yang ada tertulis" (1 Kor. 4:6)
December 25, 2011, 05:35:24 PM
Reply #247
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 140
@sanc

Sudah tentu itu adalah kejadian di US sana brur. Karena saat kejadian itu, di Indo ssy belum banyak pengikutnya. Oiya, mengenai harta yang dijual dan diserahkan hasilnya kepada WT, apakah kemudian mereka mendapat penggantian dari WT brur? Atau dianggap sebagai persembahan dan hilang?

Salam

Hal ini tidak perlu dipersoalkan bruder. Dalam sejarah Alkitab kita bisa lihat "pengorbanan" harta materi bahkan jiwa raga kalau itu demi apa yang diyakini benar.
"Jangan melampaui yang ada tertulis" (1 Kor. 4:6)
December 25, 2011, 05:40:39 PM
Reply #248
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9049
  • Gender: Male
  • Denominasi: Catholic
Sdr Bruce,

Jika yang dimaksud adalah sehubungan tahun 1975, sudah cukup banyak SSY di Indonesia, karena SSY masuk ke Indonesia tahun 1931. Namun hal yang sama berlaku untuk negara-negara lain.

Tapi tetap tidak sebanyak sekarang kan brur?


Quote
Maaf, saya tidak tahu informasi itu. Setahu saya, mereka menjualnya untuk pribadi.
Saya menduga apa yang terjadi saat itu adalah seperti ini:
SSY percaya bahwa saat "sengsara besar" (peristiwa yang mengawali Armagedon) keadaan ekonomi akan sangat sulit. Itulah sebabnya beberapa SSY menjual hartanya dan berharap, dengan hartanya itu mereka bisa membeli sedikit makanan dan bertahan sampai Armagedon.

Terima kasih.

Lho, bukankah mereka saat itu berkumpul di bethel?
Dan dari informasi yang saya dengar dari teman saya, bethel memang sudah sangat lengkap fasilitasnya brur, bahkan perkebunan kentang, bahan makanan, peternakan, juga sudah dipersiapkan di bethel.

Saat itu saya attack dengan pertanyaan, saya katakan tidak mungkin semua kebutuhan bisa dicukupi sendii oleh bethel, pasti ada yang masih dibeli dari luar, ketika itu teman saya ngotot bahwa semua kebutuhan sudah bisa terpenuhi sendiri di dalam bethel.

Yang mana yang benar brur?
Menghujat sangat mudah, terlebih lagi jika tanpa bukti.
Melakukan sebaik seperti yang dihujat, jauh lebih sulit.
December 25, 2011, 05:42:20 PM
Reply #249
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2313
  • Gender: Male
  • Denominasi: "Knowing God"
Fakta bahwa mereka (ssy) kemudian "bangkit" dan lalu menjadi umat yang paling cepat penyebarannya dewasa ini menjadi bukti bahwa mereka ingin progresif dan makin "berhati-hati".

Punya buktinya mas kalau paling cepat, info dari lembaga independen mungkin jangan asal klaim?? :char11:
3:20 Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)