Author Topic: Tips Membuat Renungan atau Khotbah?  (Read 10857 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

October 15, 2011, 02:14:25 PM
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 6
  • Gender: Male
  • Gerry Atje
    • The Story of Us
  • Denominasi: Ikut Yesus Ajah ...

"Selamat!! Kamu di percaya oleh Dia
untuk memberitakan Kabar Baik!"

"Appaaa?? Saya dipercaya Dia untuk
memberitakan Firman ditengah Jemaat??
Anda pasti bercanda!!"

Yups, biasanya reaksi pertama seseorang dalam menyambut 'panggilan' Dia dan kepercayaan Dia kepada dirinya adalah tepat seperti pemuda yang kaget setengah mati itu ... "Yakin nih Tuhan, saya bisa?? Saya kok gak yakin yach"

Kalau memang benar hal itu juga terjadi dalam diri kita. Bersyukurlah! [???] Bersyukurlah karena Sahabat tidak sendirian merasakan situasi itu!

Sebab, bahkan Sahabat-Sahabat kita, yang kita baca kisah mereka pun di dalam Alkitab, mengalami konflik seperti itu.


Ingat saja Sahabat kita yang satu itu ... wuihh, dulu mah 'kagak se-percaya diri itu dia kan?! Jadi jika Musa dan kita mengalami konflik yang sama pada awal 'penunjukan' diri untuk dipercaya oleh Dia, di mana perbedaan antara kita dengan Musa? Musa akhirnya mempercayai Dia yang sudah memberikan kepercayaan kepada dirinya. Mungkin itulah yang bisa membuat seorang Sahabat di masa kini berbeda dengan 'pengalaman akhir' yang diputuskan oleh Musa.

Norman Vincent Peale dalam salah satu bukunya pernah berkata seperti ini: "Saya percaya pada diri saya, sebab Tuhan menciptakan saya, dan Dia tidak membuat barang rongsokan! Kalau Anda tidak percaya pada diri sendiri, sebenarnya Anda tidak benar-benar percaya pada Tuhan"

Menarik! Sebab Norman membahasakan kembali [dengan sempurna menurut saya] tentang dasar dan arti dari sebuah 'kepercayaan diri' -- Kita bisa percaya diri, merasa kuat dan bisa, bukan terutama karena melihat diri kita. Apalah diri kita ini, lemah, rapuh, mudah jatuh ... Tetapi, ketika kita melihat Dia yang telah memberikan kepercayaan kepada kita [dan kalau sudah diberi kepercayaan juga pasti diberi kekuatan dan kemampuan] ... kenapa harus ragu terhadap panggilan Dia yang sudah percaya kepada kita??

Saya memang belum lama melayani ditengah jemaat dan sejauh penglihatan saya, beberapa orang menjadi ragu ketika mereka di percaya untuk melayani pemberitaan firman di tengah jemaat. Di laman ini saya ingin men-share-kan tentang salah satu cara untuk melayankan pemberitaan firman di tengah jemaat. Apa yang mau saya sampaikan ini adalah pengembangan dari materi pembinaan dan pelatihan khotbah yang pernah saya bawakan di beberapa gereja.


Ada beberapa hal yang menjadi
tujuan pembicaraan kita saat ini :

    Tentang teknik-teknik dasar menemukan pesan dalam teks Alkitab
    Cara mengaitkan pesan dalam teks Alkitab dengan kehidupan keseharian masa kini
    Bagaimana menyusun naskah khotbah
    Bagaimana menyampaikan Kabar Baik itu di hadapan jemaat

Keempat arah tujuan pembicaraan kita saat ini akan saya bagi menjadi dua kelompok, yaitu:
1. Mempersiapkan Pemberitaan Kabar Baik.
2. Menyampaikan Kabar Baik di Jemaat


===========================
MEMPERSIAPKAN
PEMBERITAAN KABAR BAIK


"Persiapan diri itu sangat penting, bahkan yang terpenting! Ketika seorang pengkhotbah gagal mempersiapkan diri dengan baik, maka sesungguhnya ia mempersiapkan untuk gagal dalam penyampaian firman"

SURVEY PERJANJIAN LAMA
(9 Periode Masa dan Latar Belakang Umum)

1. Masa Penciptaan

    - Allah menciptakan segala sesuatunya baik adanya
    - Kejatuhan manusia ke dalam dosa

2. Masa Bapa Leluhur Israel

    - Cikal bakal Israel sebagai umat pilihan Allah
    - Sejarah bangsa-bangsa besar di dunia (Israel, Arab, dll.)
    - Tokoh-tokoh: Abraham, Iskak, Yakub, 12 suku Israel

3. Masa di Mesir dan di Padang Gurun

    - Yusuf mati
    - Israel tertindas di Mesir
    - Penyelamatan Allah melalui Musa dalam peristiwa Keluaran
    - Perjalanan 40 tahun di padang gurun

4. Masa Pendudukan Tanah Kanaan

    - Yosua: Penaklukan tanah Kanaan – tanah Perjanjian
    - Perjumpaan dengan suku bangsa asing dengan berbagai tradisi, adat dan iman yang lain
    - Mempertahankan tanah Kanaan dari serangan bangsa lain (kehadiran Hakim-hakim)

5. Masa Raja-raja

    - Muncul keinginan untuk menjadi seperti bangsa lain yang mempunyai raja (sistem Kerajaan Israel)
    - Raja-raja besar Israel: Saul, Daud, Salomo
    - Masa kejayaan Israel

6. Masa Kerajaan Israel terpecah dua: Israel Utara & Israel Selatan

    - Salomo mati
    - Israel terpecah menjadi 2

7. Masa Pra-Pembuangan

    - Kemerosotan moral Israel
    - Muncul Nabi-nabi: “Tobat atau dihukum”

8. Masa Pembuangan

    - Israel di hukum Tuhan dengan peristiwa pembuangan
    - Muncul Nabi-nabi: “Tobat maka kita akan dipulihkan”

9. Masa Pasca-Pembuangan

    - Israel diizinkan pulang ke tanah Perjanjian
    - Pembangunan kembali Israel (tembok Yerusalem, Bait Allah)
    - Pemaknaan kembali akan Hukum Taurat bagi kehidupan Israel

SURVEY PERJANJIAN BARU
(2 Periode Masa dan Latar Belakang Umum)

1. Masa Karya Pelayanan YESUS

    - Injil-injil
    - Berhadapan dengan adat dan tradisi Yahudi dan penafsiran akan Hukum Taurat yang membelenggu kehidupan bangsa Israel
    - Kabar Baik dari YESUS
    - Karya Penyelamatan KRISTUS bagi umat manusia

2. Masa Karya Pelayanan Rasul-rasul – Pergumulan Jemaat Mula-mula

    - Sejarah pembentukan jemaat mula-mula
    - Pergumulan orang-orang Kristen Yahudi dan Kristen Non-Yahudi
    - Berhadapan dengan tradisi dan adat istiadat dan agama / sistem kepercayaan masyarakat sekitar yang belum percaya.
    - Pengharapan akan kedatangan kembali Tuhan YESUS.

Hmmmm (",) ... panjang dan lama yaa ... hehehe, tapi itulah ringkasan paling singkat untuk mengetahui 'inti dari isi' Alkitab kita yang tebalnya -/+ 1392 halaman itu.

Okey, jika kita sudah mengenal tentang Alkitab kita ... sekarang mari kita bersama melihat hal-hal apa yang perlu kita persiapkan sebelum kita menyampaikan suatu kabar baik dari Tuhan itu di dalam sebuah renungan atau khotbah ...


1. MENEMUKAN DAN MEMAHAMI
MAKNA PESAN Firman Tuhan DALAM TEKS ALKITAB (PENAFSIRAN ALKITAB)

Tantangannya:
Firman Tuhan memiliki makna dan pesan khusus bagi kehidupan umat pada waktu itu untuk menunjukkan Jalan, Kebenaran, Keselamatan dan Kehidupan.

Tugas Pengkhotbah:
Menangkap apa yang menjadi makna pesan Firman Tuhan yang ada di dalam teks Alkitab

2. MENEMUKAN DAN MEMAHAMI MAKNA PESAN Firman Tuhan BAGI KEHIDUPAN KITA DI MASA KINI

Tantangan:
Tuhan tetap berbicara kepada kita di masa kini melalui firman-Nya untuk menunjukkan Jalan, Kebenaran, Keselamatan dan Kehidupan.

Tugas Pengkhotbah:
Menemukan apa yang menjadi kehendak Tuhan untuk kita lakukan dalam kehidupan di masa kini.

3. MERENCANAKAN STRUKTUR ATAU KERANGKA KHOTBAH & MENYUSUN NASKAH KHOTBAH

Bagaimana kita mau mengawali atau membuka khotbah?

    Menceritakan sesuatu? (ilustrasi, sejarah, hasil bacaan, dll)
    Membuka dengan hal yang berhubungan dengan seni? (lagu, puisi, dll)
    Membuka dengan mengangkat suatu masalah atau tanggapan kritis tentang sesuatu?
    Membuka khotbah dengan suatu pernyataan yang mengejutkan?

Bagaimana kita menceritakan kembali inti pesan Firman Tuhan dalam teks Alkitab?

    Tafsirkan apa yang perlu ditafsirkan secara jelas dan menarik (tidak semua hasil temuan kita dalam bagian persiapan - penafsiran Alkitab - perlu disampaikan dalam khotbah)
    Memahami suatu teks dengan "cara baru"
    Penggambaran dan daya imajinasi dalam menafsir suatu teks

Bagaimana kita menerapkan pesan Firman Tuhan dalam konteks kita di masa kini?

    Prinsip SW: "So What?" Apa hubungan Firman Tuhan dengan hidup saya? (pendengar khotbah)
    Prinsip YBW: "Yes, But How?" Iya tau harus begitu .. tapi tolong bantu saya untuk menerapkan pesan Firman Tuhan itu dalam situasi pergumulan saya sekarang ini!

Hal-hal apa yang perlu di kaji lebih dalam lagi?

    Misal: "Mari kita miliki iman seperti Abraham!" --> Kaji lebih jauh: Mengapa seseorang bisa kesulitan dalam memiliki iman seperti Abraham? --> Kaji lebih jauh: Apa yang bisa kita lakukan agar bisa sampai di titik iman seperti Abraham?

Ilustrasi atau bahan lain apa yang bisa menguatkan pesan Firman Tuhan ketika berkhotbah?

    Prinsip: Ceritakan kembali ilustrasi atau apapun bahan penolong lainnya yang kita dapatkan dengan bahasa dan gaya kita sendiri (jangan cuma copy paste aja)

Bagaimana kita menyimpulkan apa yang menjadi kehendak Tuhan berdasarkan firman-Nya itu?

*****

MENYAMPAIKAN KHOTBAH


Menurut saya khotbah yang baik itu adalah khotbah yang bisa menarik minat jemaat untuk mendengarkan. Dan kalau bisa cerita khotbah yang dianggap 'gak menarik bagi jemaat bisa dibuat lebih menarik. Tidak bertele-tele, itu yang penting. Percuma dong khotbahnya panjang-panjang tapi jemaatnya cuma nunggu kata "Amin" doang.
(perkataan salah seorang anggota jemaat ketika ditanya: apa itu khotbah yang baik?)
[/i]

1. KUASAI NASKAH KHOTBAH YANG AKAN DISAMPAIKAN

Tujuan:
Supaya kita tidak terpaku pada teks khotbah kita

Cara:
Pelajari naskah khotbah sebaik mungkin,
baca berulang-ulang dan berlatih menyampaikan khotbah itu.

2. KUASAI AUDIENS (JEMAAT SEBAGAI PENDENGAR KHOTBAH)

Tujuan:
Supaya pesan Firman Tuhan yang disampaikan
dapat diterima dan dipahami dengan baik

Cara:
Kontak mata dengan jemaat,
ekspresi wajah dan gerak-gerik yang mendukung,
vokalisasi jelas. Berlatih.

3. KUASAI MANAJEMEN WAKTU DALAM MENYAMPAIKAN KHOTBAH

Tujuan:
Supaya khotbah tidak menjemukan karena muter-muter
atau terlalu lama di salah satu bagian tertentu.

Cara:
Perkirakan waktu yang akan digunakan selama berkhotbah:
20" = 3 + 7 + 7 + 3 .. Amin.
« Last Edit: October 15, 2011, 02:44:53 PM by Gerry Atje »
Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya! (Roma 11:36)
http://gerryindrapratamaatje.blogspot.com/
June 06, 2014, 09:32:10 PM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 545
  • Gender: Male
  • Denominasi: Oikumene
 :afro: tips yang menarik pak...
June 07, 2014, 07:10:25 AM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2653
  • Gender: Male
  • RASIO POST MENGHINA thd TOTAL POSTS = ... %
Shalom,

Terima kasih Pak Gerry Atje. Saya ada pertanyaan Pak.

1. Tentang persiapan. Yg paling utama, persiapan itu, tentang persiapan materi khotbah atau ttg penyerahan diri kpd tuntunan Tuhan?

2. Tentang mempersiapkan materti khotbah. Itu dgn pemilihan pengkhotbah sendiri atau mengutamakan menyerahkan hal itu kpd tuntunan Tuhan untuk menentukan Firman Tuhan yg akan disampaikan kpd jemaat?

3. Mencermati periodisasi yang Bapak sajikan, sebelum air bah, Tuhan menyuruh Nuh mewartakannya. Sebelum pembinasaan Sodom dan Gomora, Tuhan memberitahu Abraham akan hal itu. Tuhan juga menyuruh Yunus ke Niniwe dgn pemberitaan pada zamannya. Pada zaman kita sekarang ini, apa pemberitaan masa kini? Bagaimana periodisasi yg Bapak sampaikan diselaraskan dgn pemberitaan Injil yg kekal dalam Wahyu 14:6?

Why 14:6 Dan aku melihat seorang malaikat lain terbang di tengah-tengah langit dan padanya ada Injil yang kekal untuk diberitakannya kepada mereka yang diam di atas bumi dan kepada semua bangsa dan suku dan bahasa dan kaum,

Demikian, semoga bermanfaat,
Salam, JBU, Jericho, J.






BEBERAPA KALI PERLU KETEKUNAN DAN AMBIL RESIKO MEMBUANG WAKTU
MENGHADAPI DISKUSI YG DICOBA DISERET2 KE
HAL2 DI LUAR ALKITAB DAN KE LOGIKA2 SIA2 SERTA AD-HOMINEM2;

SEBAGAI CERMIN BAGI SIAPA SAJA
YG MAU MENYERET2 DISKUSI ALKITAB KE NON ALKITAB






















'
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)